Ramadhan Tosepu, SKM., M.

Kes

. lingkungan. Sudut pandang ini disebut sudut pandang kesehatan masyarakat. perilaku secara multidisiplin dan mulitsektoral. tetapi kesehatan dipandang dari sudut sosial. budaya.Latar Belakang Sejarah Perkembangan Kesehatan Masyarakat Kebangkitan ilmu pengetahuan pada akhir abad 18 dan awal abad 19 berdampak besar terhadap kehidupan manusia termasuk dampaknya terhadap kesehatan. Salah satu perubahan penting adalah kesehatan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai masalah biologis.

Bidang – bidang yang berkembang meliputi :  Kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja  Epidemiologi  Biostatistik  Administrasi kebijakan kesehatan dan gizi  Pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku .

Aktivitas Kesehatan Masyarakat  Menentukan dampak dari interaksi gen dengan variabel risiko yang dapat diubah terhadap status kesehatan penduduk  Mengembangkan kebijkan tentang bagaimana dan kapan uji genetik di terapkan dalam program penanggulangan penyakit  Menjamin bahwa program yang terkait genetik tersebut efektif dan bermutu tinggi sehingga mungkin akan muncul bidang garapan baru terkait dengan penerapan genetik dalam kesehatan masyarakat. .

abad ke 16 oleh Pemerintah Belanda.Perkembangan Kesmas di indonesia  abad ke 16 oleh Pemerintah Belanda. . ditandai dengan dengan didirkannya Sekolah Dokter Jawa oleh dr. kemudian tahun 1948 wabah cacar yang masuk ke Indonesia melalui Singapura  Kebangkitan pendidikan ilmu kesehatan di Indonesia sebenarnya dimulai tahun 1851. Bleeker. berbarengan dengan terjadinya wabah kolera pada tahun 1937 di Eltor. perkembangannya sebagai kegiatan kesehatan masyarakat. Namun. Bosch dan dr. Sekolah ini diberi nama STOVIA (School Tot Oplelding Van Indiche Artsen).

 Setelah itu.Lanjutan. perkembangan ilmu kesehatan masyarakat semakin terfokus.. Pada tahun 1927 STOVIA berubah menjadi Sekolah Kedokteran. Leimena dan dr. 1913 didirikan sekolah yang kedua di Surabaya.. Periode ini ditandai dengan berkembagnya konsep kesehatan masyarakat ke dalam program kesehatan..  Pada zaman kemerdekaan.. Fatah . dan tahun 1947 berubah menjadi Fakultas kedokteran Universitas Indonesia.. dengan nama NIAS (Nederland Indische Artsen School). titik awalnya perkembangan ilmu kesehatan masyarakat di Indonesia dimulai dari Program Bandung Plan pada tahun 1951 oleh dr.

Pada periode yang sama.Pada tahun 1956. yang kemudian menjadi awal berdirinya Bagian IKM-IKP di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Barmawi Wongso Kusumo dan Prof. Sabdoadi mulai mengajarkan ilmu kesehatan masyarakat di Universitas Airlangga. beberapa tokoh kesehatan masyarakat seperti Prof. . Sulianti Saroso. Professor Mochtar juga melakukan pengajaran ilmu kesehatan masyarakat di Universitas Gadjah Mada dan Insititut Teknologi Bandung. Professor Mochtar mendirikan Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Pencegahan (IKM-IKP) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Prof.

untuk membentuk Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia. Mochtar gugur dalam kecelakaan pesawat terbang di Pegunungan Burangrang dalam perjalanan untuk mengajar kesehatan masyarakat di ITB.Pembentukan FKM Pertama di Indonesia • Pada tahun 1959 Prof. Mochtar mengajukan gagasan ke Rektor UI. Bandung. • sebelum gagasan dapat direalisasikan. . pada tanggal 24 Januari 1961 Prof.

Lanjutan. Prof. . • Tahun 1962. Sayono Sumodijoyo melanjutkan gagasan tersebut pada tanggal 26 Februari 1965 melalui SK Mendiknas No. Prof. Kemudian SK berdirinya FKM UI diperbaiki melalui SK No... berdirilah FKM pertama di Indonesia. Setelah Universitas Indonesia mendirikan FKM di tahun 1965. Sayono Sumodijoyo diangkat menjadi Dekan pertama FKM UI. 153/1965 dan tanggal berdirinya FKM UI ditetapkan tanggal 1 Juli 1965. kemudian diikuti oleh Universitas Hasanuddin yang mendirikan FKM tahun 1982. 26/1965.

Terima Kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful