DIAGNOSIS POLIP NASAL DAN SEPTUM DEVIASI

Oleh : M Nurman Hikmallah

Polip Nasal • Definisi : Massa lunak hingga kenyal pada cavum nasi yang terbentuk dari degenerasi hidrofik pada mukosa hidung. • Penyebab : allergi inhalan .

deviasi Massa Tidak jelas endoskopi .Symptom & Sign obstruksi nasi rinoskopi anterior hipert konka Sept.

meatus medius .Massa pada cavum nasi .Pemeriksaan faring : – Drainase post nasal . hiperemi – sekret mukopurulen kental – warna kuning-kehijauan di kavum nasi.Septum deviasi .Pemeriksaan fisik Rinoskopi anterior : – mukosa hidung edem.

including sleepdisordered breathing Common cold Rhinosinusitis (acute and chronic) .Adverse Clinical Impact in UR Disease : Congestion and Inflammation Allergic rhinitis Nasal polyps Congestion Inflammation Asthma with AR Sleep disturbance.

granulomatosa : Sarcoidosis Wegener Vasculitis/ autoimun : lupus Sjorgan Drug induced •Aspirin/ NSID •Nasal dekongestan •Betabloker optalmik •Estrogen/ Oral contrasepsi Rinitis vasomotor •Sindrom yg berhubungan dg faktor fisis & kimia •Rinitis ok udara dingin & kering •Rinitis gustatory •Rinitis krn paparan cahaya silau •Anthipertensi •Reseprpin •Metyl dopa •Betabloker guanethidin •Rinitis krn polutan •Rinitis krn sensitisasi kimia Neoplasma Kel anatomi .Klasifikasi Sindrom yg diketahui etiologinya Infeksi Bakteri Jamur Imunodefisiensi Sindrom silia imotil Cystic fibrosis Sindrom tdk diketahui etiologinya Rinitis non alergi eosinofilia Rinitis atropi : Ozaena Operasi yang berlebihan Kelainan metabolik : kehamilan hipotiroidi Peny.

. Tidak ada Tidak sering Alergi Seasonal Hidung gatal. rinore.m.. drainase post. sinus pressure 70% : < 20 th Antigen spesifik & Iritan non spesifik Sering ada Sering ada Positive Negative Rinitis non alergi Rinitis Alergi Pem sitologi Umur Fakt pencetus Peny atopi lain Riw keluarga Rinitis P. sinus pressure 70% : > 20 th Iritan non spes.RINITIS KRONIK ANAMNESIS Tes Kulit / IgE Spesifik Non Alergi Pola gejala Jenis gejala Perenial Kongesti.n Negative Eosinofil Rinitis Infeksi Rinitis non infeksi non eosinofil Rinitis Non Alergi Eosinofilik Anti biotik/ antimikotk Steroid topikal . rinore. bersin. drainase post.

dekongestan sistemik. dekongestan topikal Betabloker optalmik aspirin Kehamilan (trimestr II) Hipotiroidi? Simtomatik / Operatif Steroid.RINITIS non INFEKSI non EOSINOFILIK Anamnesis + Rinoskopi / Nasal Endoskopi Pem PA & lab Kel Anatomi / Neoplasma Ozaena Akibat operasi yg berlebih Peny granulomatosa Antihipertensi. Terapi peny yg mendasai terapi simptomatik yg sesuai Anti kholinergik operatif Peny otoimun: SLE terapi sesuai Krn udara dingin & kering Gustatory Paparan chy silau Sensitif bhn kimia . estrogen.

Dekongestan • Operatip bila terapi medikamentosa tidak berhasil .Antihistamin .Terapi • Medikamentosa .Pemberian kortikosteroid selama 2 bulan dengan tapering off .

trauma .rhinitis allergy .Septum deviasi • Definisi : kelainan deformitas struktur anatomi pada septum nasi • Penyebab : .

Sumbatan pada hidung .Nyeri kepala • Pemeriksaan Rinoskopi Anterior .Adanya septum deviasi .• Gejala dan Tanda .

OBSTRUKSI NASI .

Terapi • Terapi medika mentosa kurang bermanfaat • Pembedahan untuk koreksi dari septum yang mengalami deviasi : SEPTOPLASTI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful