Anda di halaman 1dari 9

PROSES DIFUSI

KELOMPOK 4
BAGUS FIRMAN MEITA NURLITA REBECCA RETNO RIKA

PENGERTIAN DIFUSI
DIFUSI adalah merupakan proses pertukaran
gas melintasi membran alveolus kapiler yang tipis (0,5 micro meter)

Kekuatan pendorong untuk pemindahan ini adalah


selisih tekanan partial antara darah dan fase gas

UDARA BEBAS: PiO2 PiN2 : 20.9 % x 760 = 159 mmHg : 78.6 % x 760 = 597mmHg PiCO2 : 0.04 % x 760 = 0.3 mmHg PiH2O : 0.46 % x 760 = 3.5 mmHg

ALVEOLUS

N2
PAN2: 573 mmHg PAO2: 104 mmHg

H2O
PAH2O: 47 mmHg PACO2: 40 mmHg

KAPILER PARU

PROSES DIFUSI

O2
PaO2: 40 mmHg

O2

CO2 CO2
PaO2: 104 mmHg

O2

CO2
PaCO2: 45 mmHg

PaCO2: 40 mmHg

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEPATAN DIFUSI GAS MELALUI MEMBRAN PERNAPASAN


1. 2. 3. 4.

KETEBALAN MEMBRANE LUAS PERMUKAAN MEMBRANE KOEFISIEN KELARUTAN GAS PERBEDAAN TEKANAN ANTARA KEDUA SISI MEMBRANE

1. KETEBALAN MEMBRANE
KECEPATAN DIFUSI BUKAN HANYA DIPENGRUHI OLEH MENEBALNYA MEMBRANE ALVEOLI ITU SENDIRI (MIS: FIBROSIS PARU) DAN JUGA BISA DISEBABKAN OLEH MELEBARNYA JARAK DIFUSI (MIS: OEDEMA PARU)

2. LUAS PERMUKAAN MEMBRANE


PADA KONDISI NORMAL SEMAKIN LUAS PERMUKAAN ALVEOLI AKAN SEMAKIN CEPAT PROSES DIFUSI BERLANGSUNG PADA BEBERAPA KONDISI TERTENTU LUAS PERMUKAAN MEMBRANE ALVEOLI BISA BERKURANG, SEPERTI PADA KASUS Ca PARU (PENGANKATAN SEBAGIAN JARINGAN PARU) DAN PADA EMFISEMA (TERJADI PERLENGKETAN DAN PENGHANCURAN SEBAGIAN DINDING ALVEOLUS)

3. KOEFISIEN DIFUSI GAS


Koefisien difusi gas adalah perbandingan antara 2 faktor penentu karakteristik gas yaitu DAYA LARUT dan BERAT MOLEKUL Pada berbagai tekanan kecepatan difusi CO2 melalui membrane 20 kali kecepatan difusi O2

4. PERBEDAAN TEKANAN ANTARA KEDUA SISI MEBRANE


Adalah perbedaan antara tekanan partial gas dalam alveoli dan tekanan gas dalam darah. Jika tekanan antara alveoli dan kapiler sama, perpindahan gas antara keduanya tidak akan berlangsung