Anda di halaman 1dari 15

IDENTIFIKASI DAMPAK PADA KEGIATAN REKREASI TAMAN

(Studi Kasus : Taman Koleksi)

Oleh : Kelompok 1/ Praktikum 2

Bhintary Fauzya Putri Helvira Kurniati Afrodita Indayana Beni Nuryanto

(J3B110014) (J3B110045) (J3B110049) (J3B210074)

Dosen: Bedi Mulyana, S.Hut, M.Par, MMHTRL Anisa Fitri S.Hut, M.Pd

PROGRAM KEAHLIAN EKOWISATA PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

I.
A. Latar Belakang

PENDAHULUAN

Taman adalah sebuah sebuah kawasan dengan luasan tertentu dan didominasi oleh vegetasi peneduh, dan memiliki sejumlah fungsi minimal adalah fungsi rekreasi. Keberadaan taman merupakan salah satu kebutuhan vital manusia mengingat fungsi rekreasi yang dimiliki oleh taman itu sendiri. Manusia memiliki suatu keinginan untuk dapat menikmati udara bebas ataupun melepaskan suatu kepenatan nya dari semua aktivitas yang telah dilakukannya. Taman merupakan salah satu tempat yang dapat dijadikan seseorang untuk melepas kepenatan yang dimilikinya ataupun tempat yang dapat dianggap seseorang untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan, baik itu kegiatan ynag bersifat aktif maupun kegiatan yang bersifat aktif. Seseorang dalam melakukan aktivitas yang dapat dilakukan di taman ini memerlukan fasilitas yang dapat mendukung dilakukannya aktivitas yang akan dilakukan oleh seseorang tersebut. Fasilitas yang terdapat pada taman terkadang bermacam-macam , sesuai dengan keadaan taman itu sendiri, tidak semua taman memiliki faiitas yang sama pada setiap taman. Hal ini dilakukan sesuai dengan perilaku pengguna fasilitas taman itu sendiri dan bagaimana pengunjung tersebut menggunakan dan manfaatkan fasilitas yang terapat pada taman itu.fasilitas rekereasi yang terdapat di taman itu sendiri dalam waktu penggunaannya pun sangat diatur oleh petugas taman itu sendiri agar fasilitas rekreasi taman dapat tetap terjaga. Salah satu contoh kasus yaitu Taman Budi Agung, yaitu pada taman ini memiliki berbagai fasilitas pendukung, dan perilaku pengunjung pun beranekaragam dalam menggunakan fasilitas rekreasi taman itu sendiri, maka dari itu pentingnya mengetahui perilaku pengunjung dalam menggunakan fasiltas taman agar tetap terjaga fasilitas dari taman itu sendiri. B. Tujuan Praktik

Tujuan dari praktikum secara umum terbagi menjadi dua, yaitu tujuan instruksional umum (TIU) dan tujuan instruksional khusus (TIK). Tujuan tersebut antara lain adalah sebagai berikut : 1. Mengetahui, memahami dan mengerti elemen serta mampu menjelaskan dampak dari kegiatan rekreasi pada taman dan alternative solusinya. 2. Mahir dalam menjelaskan berbagai dampak kegiatan rekreasi pada taman, serta terampil memilih solusi dari berbagai dampak yang ada.

II.

KONDISI UMUM

Taman koleksi adalah sebuah taman yang secara koordinat terletak 636'3"LS 10648'20"BT dan secara umum letaknya berada di Komplek Kampus IPB Baranangsiang dan berada dibawah pengelolaan Caf Taman Koleksi yang ada didekatnya. Luas 200m dan didukung dengan berbagai elemen taman berupa fasilitas bangku dan meja taman, lampu taman,serta jalan setapak yang cukup baik kondisinya, membuat taman ini dapat menjadi suatu amusement park yang cukup kompleks. Salah atu bagian penting dari Taman Koleksi ini ialah keberadaan Pohon Kapuk yang sangat besar dan rindang membuat taman ini memiliki suasana yang sejuk dan nyaman,selain itu ada pula pohon lainnya yang telah menjadi habitat tupai sehingga hal tersebut merupakan atraksi tersendiri bagi pengunjung.

Gambar 1. Taman Koleksi Taman Koleksi IPB adalah satu dari sedikit taman publik yang bisa dimanfaatkan secara gratis di Bogor. Meskipun kurang terawat dan ada sampah di sana-sini, rupanya tidak menyurutkan minat beberapa orang untuk sejenak hinggap menghindari panasnya Bogor di kala siang. Mulai dari mahasiswa yang numpang belajar sampai orang pacaran bisa ditemui pada bangku-bangku taman yang ada di taman ini.

III. TINJAUAN PUSTAKA


Yandri P.(1992) berpendapat bahwa Identifikasi merupakan suatu proses mengenali suatu obyek tertentu, dengan metode yang bervariasi tergantung dengan obyek dan tujuannya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Perilaku merupakan suatu tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan atau lingkungan Suatu perubahan yang terjadi sebagai akibat dari suatu aktivitas , baik dampak yang bersifat positif maupun negative merupakan suatu dampak (Soemarwoto,1994) Salah satu cara untuk memulihkan kondisi yang dilakukan pada waktu luang (Soekadijo, 2000)Sebuah aktivitas yang dilakukan pada waktu luang dengan tujuan untuk kembali kreatif (Avenzora, Press Com). Djamal (2005), taman adalah sebidang tanah terbuka dengan luasan tertentu di dalamnya ditanam pepohonan, perdu, semak dan rerumputan yang dapat dikombinasikan dengan kreasi dari bahan lainnya.Umumnya dipergunakan untuk olah raga, bersantai, bermain dan sebagainya.

IV. METODE PRAKTIKUM


A. Waktu dan lokasi

Praktikum identifikasi dampak pada kegiatan rekreasi taman, dilakukan dengan studi lapangan pada dua hari berbeda yaitu hari sabtu 10 Maret 2012 pukul 15.00 WIB 17.00 WIB dan pada hari Minggu tanggal 11 Maret 2012 pukul 19.00 20.00 WIB. Lokasi praktikum berada di Taman Koleksi Komplek Kampus IPB Baranangsiang. B. Alat dan bahan Kegiatan praktikum yang dilakukan dengan observasi langusng ke lokasi pengamatan yang telah ditentukan. Alat yang digunakan untuk membantu kelancaran dan kemudahan praktikum memiliki fungsi masing-masing sebagai berikut (Tabel 1). Tabel 1. Alat dan bahan yang digunakan
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Alat-alat Alat Tulis Tallysheet Note book Buku/internet Printer Kamera Fungsi Mencatat objek pengamatan Mempermudah dalam pencatatan hasil Membuat dan menyusun laporan Sumber Informasi Mencetak hasil laporan Dokumentasi data yang diperoleh

C.

Langkah Pengerjaan

Praktikum identifikasi perilaku penggunaan fasilitas rekreasi pada taman memiliki berbagai langkah-langkah pengerjaan.Langkah pengerjaan ini bertujuan agar praktikum dapat berjalan sesuai dengan hasil yang diinginkan.Langkah pengerjaan yang dilakukan sebagai berikut. 1. Menentukan studi kasus pada tiap kelompok 2. Pengamatan dilakukan dengan penelusuran literatur, baik dari buku, majalah ataupun internet. 3. Mencatat seluruh fasilitas yang ada dan penggunaannya. 4. Melengkapi tallysheet dan memberikan deskripsinya. 5. Menyusun hasil praktikum ke dalam laporan lengkap.

V.
A. Hasil Praktik

HASIL DAN PEMBAHASAN

Taman Koleksi Baranangsiang yang terletak di Komplek Kampus IPB Baranangsiang, merupakan sebuah amusement park. Keberadaan taman koleksi sebagai salah satu taman kota umumnya dan taman kampus khususnya, memiliki sejumlah dampak yang disajikan pada (Tabel 2). Tabel 2. Identifikasi Perilaku Penggunaan Fasilitas Taman
No. 1 Dampak Ekologi a.Dampak Positif Bentuk Foto Deskripsi Perilaku negative pengunjung dalam hal kesadaran dan tanggung jawab akan pembuangan limbah sampah yang mereka hasilkan atau mereka bawa

b.Dampak Negatif

Sampah Padat

Sosial Budaya Adanya kegiatan diskusi kelompok yang dilakukan mahasiswa dapat menjadi sebuah contoh positif sehingga dapat merubah opini, bagi para pengunjung lain yang memanfaatkan secara berlebihan Kegiatan social dalam bentuk mengobrol atau bercengkrama dengan teman juga mempunyai pengaruh yang cukup baik dalam aspek social budaya, karena pasti terjadi komunikasi yang baik sehingga menimbulkan citra positif pada taman

a.Dampak Positif

Berdiskusi Kelompok

Kegiatan Sosialiasi antar teman

b.Dampak Negatif

Berpacaran dan melakukan hal yang berlebihan

Keberadaan Taman Koleksi yang bebas dikunjungi oleh siapa saja dan tidak terikat peraturan secara spesifik, membuat para pengunjung berperilaku berlebihan dan lebih kearah negative, sehingga dapat menimbulkan citra negative terhadap taman itu sendiri Keuntungan secara tidak langsung yang dirasakan para pengunjung dalam hal ekonomi salah satunya ialah keuntungan untuk menghirup udara segar berupa oksigen secara bebas dan gratis Keberadaan Taman Koleksi yang memiliki tingkat kenyamanan yang cukup baik serta bebas digunakan oleh siapa saja, membuat pengelola terdahulu berfikir bahwa banyaknya pengunujung yang datang akan menimbulkan dampak ekonomi yang positif, maka di bangunlah caf Taman Koleksi yang sekarang bertugas mengelola Taman Koleksi

Ekonomi

a.Dampak Positif

Gratis menghirup oksigen

Caf Taman Koleksi

b.Dampak Negatif

Timbul peluang bisnis baru

Banyaknya pengunjung yang datang tentunya akan menarik soerang penjual untuk berjualan di sekitar Taman Koleksi meskipun jumlah penjual tersebut terbatas

B.

Pembahasan

Taman Koleksi merupakan salah satu amusement park yang letaknya sangat strategis, dengan letak yang berada berdekatan antara sebuah pusat perbelanjaan atau Mall Botani Square yang mempunyai banyak pengunjung dengan sebuah kampus IPB Baranangsiang yang memiliki banyak mahasiswa, sehingga Taman Koleksi merupakan sebuah taman yang fungsinya cukup dibutuhkan dalam fungsi rekreasi. Taman Koleksi ini sering difungsikan untuk fungsi selain rekreasi, contohnya : berdiskusi maupun komunikasi bisnis. 1. Ragam Kegiatan Rekreasi Taman (Afrodita Indayana, J3B110049)

Taman Koleksi IPB Baranangsiang mempunyai fasiiltas yang cukup memadahi dalam kategori amusement park. Jalan setapak yang mempunyai sebagai media pengguna untuk berjalan kaki telah tersedia dengan kondisi cukup baik. Fasilitas meja dan bangku kursi merupakan salah satu fasilitas yang cukup vital dalam kebutuhan amusement park, hal tersebut telah tersedia dan dilengkapi oleh pengelola dengan jumlah yang cukup. Fakta tersebut mengingat letak keberadaan Taman Koleksi yang sangat strategis yang berada pada jalur sirkulasi keluar masuk mahasiswa, civitas academia, ataupun pengunjung Botani square. Keberadaan taman koleksi yang ditunjang berbagai macam fasilitas dan kenyaman yang ditawarkan, serta kebebasan pengunjung untuk menikmati taman koleksi yang tidak diatur dalam suatu peraturan yang spesifik, membuat pengunjung taman koleksi ini mempunyai ragam bentuk kegiatan rekreasi yang dilakukan, meskipun kegiatan berbeda beda dan mempunyai alasan tersendiri pula. Kegiatan ini dapat dalam bentuk individu maupun kelompok, selain itu kurangnya pengawasan dari pengelola terhadap pengunjung, membuat kegiatan rekreasi dibagi menjadi dua bagian, yang pertama ialah kegiatan positif berupa kegiatan yang memanfaatkan fungsi taman koleksi sebagai mana mestinya, contohnya : berjalan kaki di jalan setapak, berdiskusi, berfoto maupun membaca buku. Penggolongan kegiatan yang kedua ialah kegiatan negative, yang dilakukan oknum pengguna yang tidak mengetahui secara spesifik peraturan di taman koleksi, sehingga pengguna tersebut melakukan kegiatan yang berlebihan dari fungsi dan cara penggunaan sebagaimana mestinya, contohnya : membuang sampah sembarangan, berpacaran secara berlebihan, duduk dengan kaki diatas kursi dan lain sebagainya. Fakta tersebut sangat mempengaruhi pencitraan taman koleksi sendiri.

Gambar 1. Ragam Kegiatan Rekreasi


2. Dampak Kegiatan Kurniati,J3B110045) Rekreasi Taman Terhadap Ekologi (Helvira

Perilaku pengunjung yang menggunakan taman koleksi, secara garis besar merupakan perilaku yang konsumtif, dalam arti bahwa setiap pengunjung yang menggunakan kenyamanan taman koleksi ini masih belum memperlihatkan secara nyata, kegiatan rekreasi yang dapat membangun taman koleksi ini. Taman Koleksi adalah taman yang menyediakan jasa untuk pemanfaatan kegiatan rekreasi secara gratis, dan kenyamanan taman sendiri ditunjang oleh adanya aspek ekologi yang terjaga yaitu vegetasi pohon, sehingga membuat taman ini menjadi nyaman untuk dikunjungi. Fakta ini seharusnya dapat menimbulkan suatu hubungan timbal balik yang positif antara taman dengan pengunjung, namun timbal balik positif yang dilakukan pengunjung belum terlaksana, sehingga hanya ada timbal balik negative dalam aspek ekologi yang diberikan pengunjung taman dalam bentuk sampah padat. Fakta ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran para pengguna taman untuk menjaga lingkungan taman meskipun telah tersedia sejumlah papan himbauan untuk membuang sampah pada tempatnya. Perilaku ini secara tidak langsung akan mempengaruhi citra taman koleksi.

Gambar 2. Perilaku yang menyebakan dampak negatif dalam aspek ekologi

3.

Dampak Kegiatan Rekreasi Taman Terhadap Sosial - Budaya (Bhintary Fauzya Putri, J3B110014)

Taman Koleksi merupakan salah satu taman yang mempunyai fungsi cukup penting dalam konteks pemanfaatan rekreasi. Keberadaan yang cukup strategis membuat banyak individu maupun kelompok berdatangan untuk memanfaatkan fungsi tersebut, didukung lebih dengan fasilitas yang cukup untuk menjadi pelengkap kenyamanan dalam pemanfaatan rekreasi, selain itu Taman Koleksi merupakan taman yang terbuka untuk umum, sehingga siapapun dapat berkunjung ke taman tersebut. Waktu yang dilakukan bisa digunakan untuk mengunjungi Taman Koleksi juga tidak terikat oleh jadwal tertentu karena Taman Koleksi tidak mempunyai sistem sirkulasi pengunjung secara khusus (gerbang khusus), sehingga pengunjung dapat kapan saja menggunakan taman ini. Pada umumnya pengunjung Taman Koleksi menggunakan taman ini untuk kegiatan rekreasi, namun secara lebih spesifik lagi adapula pengguna yang menggunakan taman sebagai lokasi untuk menunjang kegiatan organisasinya berupa berkumpul di taman tersebut. Perilaku tersebut merupakan salah satu 8

perilaku social yang dapat menimbulkan dampak positif bagi taman karena hal tersebut merupakan hal positif yang dilakukan terkait pemanfaatan taman sebagaimana mestinya. Perilaku negative yang dilakukan oleh pengguna secara langsung maupun tidak langsung akan menimbulkan dampak negative yang dapat merusak pencitraan taman. Perilaku tersebut antara lain ialah berpacaran secara berlebihan dan menggunakan fasilitas taman secara berlebihan dengan menaikan kaki keatas bangku, hal tersebut dilarang karena letak taman koleksi yang letaknya berada didalam kampus sehingga perilaku negative tersebut dikhawatirkan akan mencoreng nama baik kampus.

Gambar 3. Pengguna dengan pemanfaatan berlebihan 4. Dampak Kegiatan Rekreasi Taman Terhadap Ekonomi (Beni Nuryanto, J2B110074)

Taman Koleksi merupakan amusement park yang dapat digunakan oleh semua kalangan. Keberadaan Taman Koleksi Baranangsiang memicu respon positif dari pengguna dalam segi pemanfaatannya. Kegiatan rekreasi yang dilakukan di Taman Koleksi sebenarnya memberikan dampak positif secara tidak langsung terhadap pengunjung, dengan kenyamanan yang ditunjang dari aspek vegetasi yang lestari membuat pengunjung dapat memanfaatkan dan mengkonsumsi oksigen yang ada secara gratis atau tidak dipungut biaya sehingga hal tersebut dapat dikategorikan merupakan dampak positif dari aspek ekonomi yang ada. Keberadaan Taman Koleksi yang ramai dikunjungi pengunjung membuat pengelola utama Taman Koleksi yaitu Kampus IPB berspekulasi bahwa kegiatan rekreasi di Taman Koleksi akan menimbulkan dampak ekonomi yang positif sehingga Kampus IPB Baranangsiang membangun sebuah Caf Taman Koleksi yang sekarang menjadi pengelola Taman Koleksi itu sendiri, sehingga dapat disimpulkan bahwa Caf taman Koleksi merupakan hasil yang ditimbulkan akibat dampak positif dalam aspek ekonomi yang ada. Keberadaan caf sekarangpun sangat menunjang keberadaan taman itu sendiri, dibuktikan dengan banyaknya pengunjung yang datang kedalam caf tersebut. Kegiatan rekreasi yang dilakukan pada Taman Koleksi juga menimbulkan dampak negative dari aspek ekonomi, antara lain keberadaan pedagang asongan yang dapat menimbulkan sampah dari hasil konsumsi pegunjung, meskipun pedangang asongan yang terdapat di Taman Koleksi juga telah dibatasi keberadaannya.

VI.
A. Kesimpulan

KESIMPULAN DAN SARAN

Taman Koleksi Baranangsiang merupakan salah satu amusement park yang mempunyai fungsi pemanfaatan untuk rekreasi yang telah dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat mendukung dan menunjang kenyamanan kegiatan rekreasi yang dilakukan di taman tersebut. Kegiatan rekreasi yang dilakukan pada Taman Koleksi juga secara langsung maupun tidak langsung dapat menimbulkan dampak positif dan negative terhadap taman itu sendiri maupun pengguna taman, dampak tersebut dapat berupa dari aspek ekologi, ekonomi, dan social budaya. Keberadaan fasilitas yang disediakan oleh pengelola ironisnya kadang dipergunakan secara berlebihan, ataupun tidak dipergunakan sebagaimana mestinya oleh para pengguna taman, sehingga hal tersebut membuat citra Taman Koleksi sebagai pemanfaatan rekreasi yang tentunya mempunyai aspek pelestarian ekologi dan keindahaan berkurang, dengan membuang sampah dengan sembarangan. Kebebasan waktu mengunjungi Taman Koleksi yang diberikan oleh pengelola untuk pengunjung membuat Taman Koleksi mempunyai tingkat pemanfaatan yang tinggi oleh para penggunanya, karena kunjungan dapat dilakukan kapan saja. Taman Koleksi yang berada di Komplek Kampus IPB Baranangsiang ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan, hal tersebut mempengaruhi berbagai perilaku positif dan negatif pengunjung yang dapat berkembang ditambah dengan kurangnya pengawasan oleh pihak pengelola. Perilaku negative yang ada sangat berdampak negative bagi citra Taman Koleksi sendiri terlebih letaknya yang berada di kawasan Kampus membuat kadang citra Taman Koleksi sebagai Taman Kampus telah tercoreng. Pemanfaatan Taman Koleksi sebagai lokasi rekreasi juga menimbulkan dampak positif dan negative dalam aspek ekonomi B. Saran

Keberadaan Taman Koleksi dengan didukung berbagai fasilitas dan kenyamanan telah menjadikan Taman Koleksi sebagai salah satu taman yang harus dikunjungi dengan oleh masyarakat, namun agar pemanfaatan rekreasi pada taman tersebut dapat berjalan lebih efektif dan mengurangi dampak negative dari berbagai aspek, pengawasan perlu ditingkatkan untuk mengurangi banyaknya pemanfaatan fasilitas secara berlebihan dan tidak teratur yang berdampak pada perilaku negative pengunjung yang ada.

10

DAFTAR PUSTAKA
http://bogorwatch.wordpress.com/tag/taman-koleksi/ [Diakses : sabtu 10 maret 2012 pukul 17.05 WIB ] http://jajanankita.wordpress.com/2009/05/24/resto-taman-koleksi/ [Diakses : sabtu 10 maret 2012 pukul 17.05 WIB ] http://wikimapia.org/18901412/Taman-Koleksi-IPB-Baranangsiang

11

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ........................................................................................................... i DAFTAR TABEL ...................................................................................................... ii DAFTAR GAMBAR .................................................................................................. iii I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang... ..... 1 B. Tujuan............................. ...... 1 II. KONDISI UMUM. ..... 2 III. TINJAUAN PUSTAKA. ..3 IV. METODE PRAKTIK A. Lokasi dan Waktu. ...... 4 B. Alat dan Bahan. .... .4 C. Tahapan Kerja. ....... 4 V. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Praktik.. .......6 B. Pembahasan. ...... 7 VI. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan........ 10 B. Saran.. ........... 10 DAFTAR PUSTAKA.... 11

i 12

DAFTAR TABEL
Tabel 1. Alat dan bahan yang digunakan ................................................................. 4 Tabel 2. Identifikasi Perilaku Penggunaan Fasilitas Taman ...................................... 5

ii 13

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Ragam kegiatan Rekreasi ....................... Error! Bookmark not defined. Gambar 2. Perilaku yang menyebabkan dampak negatif dalam aspek ekologi ........ 8 Gambar 3. Pengguna dengan pemanfaatan berlebihan ........................................... 9

14 iii