Anda di halaman 1dari 10

Opisthorchis felinius

Nama penyakit & Hospes


Nama Penyakit Hospes

Opistorkiasis

Manusia Kucing

Anjing
Anjing laut.

Distribusi Geograpik
Parasit ini tersebar di Eropa dan asia misalnya : Vietnam dan India

Habitat
Cacing dewasa hidup di dalam saluran empedu dan saluran pancreas hospes definitive

Morfologi
7 12 mm

Cacing dewasa yang berbentuk lanset mempunyai ukuran panjang antara 7- 12 mm dan lebar badan antara 2 3 mm. Sucker terdapat oral sucker maupun maupun ventral sucker yang ukurannya sama besar. Alat reproduksi Uterus melingkar terdapat di daerah pertengahan tubuh. Ovarium berlobus, begitu juga dengan ke dua buah testis. Vitelaria terdapat di sepertiga tubuh bagian tengah. Telur yang berukuran 30 x 12 16 mikron, bentuk mirip dengan telur Clonorchis sinencis dan mengandung embrio di dalamnya.

2 3 mm

Siklus Hidup

Infeksi terjadi dengan makan ikan mentah yang merupakan hospes perantara kedua yang mengandung metaserkaria. Telur yang dikeluarkan oleh hospes definitive jika di telan oleh siput (bulimus) segera menetas dan mirasidium akan berkembang di dalam tubuh siput, sehingga akhirnya menjadi serkaria yang kemudian meninggalkan tubuh siput untuk mencari hospes perantara yang kedua yaitu ikan keluarga cyprinidae. Setelah termakan ikan akan menjadi metaserkari yang infektif bilamana dimakan oleh ospes definitive yaitu manusia atau anjing, cacing keluar dari kista di duodenum dan sampai ke saluran empedu bagian distal, dan menjadi dewasa dalam waktu 3 sampai 4 minggu.

Epidimiologi
Infeksi cacing hati ini pada manusia berhubungan erat dengan kebiasaan makan , seperti makan ikan yang tidak dimasak. Nelayan yang suka makan demikian sering terinfeksi. Kucing dan anjing terinfeksi karena memakan ikan segar atau sisa-sisa buangan ikan. Hewan rumah dapat berperan sebagai pembawa parasite ini.

Patogenesis
Kelainan yang terjadi pada penderita mirip dengan pathogenesis pada klonorkiasis

Diagnosis
Pemeriksaan tinja atau cairan duodenum penderita untuk menemukan telur cacing yang khas dilakukan untuk menegakkan diagnosis pasti

Pencegahan

Memasak ikan yang dimakan dengan baik


Menjaga kebersihan lingkungan