Anda di halaman 1dari 51

BAB I TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

IDENTITAS PERUSAHAAN Nama perusahaan Alamat Telepon Fax Ka. UPTD Laboratorium : UPTD Laboratorium perindustrian : Jl. Raya Dampyak Km. 4 Tegal : ( 0283 ) 357437 : ( 0283 ) 357311 / 357109 : Drs. Drajat Samyono. MT

Unit pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Tegal pada awalnya didirikan pada tahun 1982 dalam rangka program incubator terhadap produk-produk spesifik perlogaman daerah Tegal dan sekitarnya, yang keberadaannya di Lingkungan Industri Kecil (LIK). Peran dan fungsinya berbasis pada layanan teknis teknologi diantaranya layanan proses produksi, perencanaan produksi, konsultasi, promosi, pendidikan, dan latihan serta pendampingan kerja dan usaha. Pada tahun 1990 ditingkatkan menjadi unit swadana yang di harapkan mempunyai kemampuan professional dalam layanan jasa pembinaan termasuk meningkatkan eksistensinya secara mandiri. Era tahun 2000, pemerintah kabupaten Tegal bersama masyarakat pelaku usaha

memperhatikan UPT LIK Tegal merupakan aset strategis yang secara history ikut mengembangkan potensi usaha menengah dan usaha kecil di daerah. Melalui berbagai pertimbangan dan kajian kedepan bersama 1

berbagai institusi, khususnya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi tersusun rencana srategis lima tahun ke depan, diantaranya meningkatkan fungsi dan perannya sebagai Pusat Pelayanan dan Inovasi Teknologi. Proses rivitalisasi tersebut menarik cukup perhatian proses pembangunan di daerah. Perbaikan dan pembangunan secara bertahap mulai dilakukan, optimalisasi utilitas termasuk sumberdaya manusia serta sosialisasi publik didorong untuk meningkatkan jaringan kerja sama. Semua proses tersebut dilaksanakan sebagai bagian pengembangan kompetensi di masa mendatang dan sebagai pintu gerbang transformasi global.

VISI DAN MISI Visi dan Misi UPTD Laboratorium Perindustrian LIK Takaru Tegal adalah sebagai berikut : Visi Sebagai keunggulan pusat strategis terhadap daya dukung

pertumbuhan sektor industri dan perdagangan dalam meningkatkan daya saing. Misi a. Melaksanakan pelayanan prima, permintaan pengujian selesai 1 hari. b. Meningkatkan kompetensi personil, setiap personil memiliki sertifikat keahlian di bidang masing-masing. c. Seluruh alat terjamin ketelusurannya. d. Setiap pengaduan akan di tindak lanjuti paling lama 3 hari.

JENIS PELAYANAN UPTD LABORATORIUM PERINDUSTRIAN Macam pelayanan jasa yang diberikan UPTD Laboratorium

Perindustrian Tegal antara lain : Laboratorim Uji Material Laboratorim uji material komposisi dan mekanik spesifik untuk beberapa sifat dan perlakuan material, kemampuan uji untuk pendamping masuk pasar hasil produk usaha kecil dan menengah sekarang baru pada tahap persiapan akreditasi, sehingga untuk sementara keluaran hasil sertifikasi uji, bekerja sama dengan dengan laboratorium uji konstruksi BPPT Serpong. Design Centre Kegiatan berupa pembuatan desain produk, perencanaan produksi, gambar teknik serta modifikasi desain. Pelayanan ini menggunakan teknologi CAD/CAM yang cukup madern pada skala teknologi saat ini. Dies Centre Proses layanan pembuatan dies dan moul ini sudah menggunakan teknologi yang cukup ideal yang semuanya sudah didukung CNC Wire cut, milling, lathe, head treatment, dan flame hardening. Production Centre Melakukan pelayanan produksi baik melalui proses plate working, machining, welding, maupun forging. Proses ini meskipun konvensional, tetapi kondisi peralatan dalam kondisi baik dan terrawat.

Informasi Centre Merupakan teknologi informasi dengan website www.ppit.co.id berfungsi selain untuk pasar maya, juga pusat informasi termasuk akses purchasing order.

FASILITAS UPTD LABORATORIUM PERINDUSTRIAN UPTD Laboratorium Perindustrian yang merupakan satu instansi pemerintah ini mampu bersaing dengan dunia industri yang berkembang semakin pesat. Hal ini dikarenakan adanya kerja sama dengan berbagai perusahaan di berbagai wilayah bahkan di luar pulau. Selain itu UPTD Laboratorium Perindustrian juga memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk memenuhi pasanan para pelanggan. Fasilitas tersebut berupa peralatan pemesinan yang menggunakan teknologi tinggi serta di dukung dengan lokasi yang sangat strategis yaitu berada di tepi jalan pantura Tegal sehingga memudahkan para pelanggan untuk melakukan kerja sama dengan pihak UPTD Laboratorium Perindustrian. Fasilitas beserta spesifikasi mesin-mesin yang di miliki UPTD Laboratorim Perindustrian Tegal adalah sebagai berikut : SPECTROMETER (SIMADZU OES-5500 II) Compression Test Concave curvature radius, 600 mm Number of groves, 2400 / mm Reciprocal dispersion, 0.69 nm/mm Fungsi alat : Analisa komponen material Non Ferro ( Al / Cu )

Gb.spectrometer(SIMADZU OES-5500 II) EDM CNC WIRE CUT CM-450 DC Servo Motor 750 Watt Electromagnetic stone 7 kg / cm Work Table X = 400 mm, Y = 300 mm Fungsi Alat : Untuk memotong Plate / besi / special steel dengan ketebalan max 50 mm.

Gb.EDM CNC WIRE CUT CM-450

CNC MILLING MCV 720 5

Work Surface 950 x 560 / mm T-slot ( size x number ) 18 x 3 mm Max Table Load 500 kg Spindle speed 4000, 6000, 8000, 10000 rpm Fungsi Alat : Untuk proses perataan, proses profil ( mold and cavity ).

Gb.CNC MILLING MCV- 720 CNC LATHE OKUMA&HOWA Max Swing 450 mm Max Turning 280 mm Max Turning length 330 mm Max Bar 51 mm Distance Between Centers 330 mm Spindle Speed Override 50 ~ 150 % Fungsi Alat : Untuk pembubutan rata, pembubutan bentuk profil

Gb.CNC LATHE OKUMA&HOWA VERTICAL MACHINING CENTRE ( VMC ) Working Area 700 x 308 mm Y, Y, Z Travel : 610, 305, 460 mm Spindle Nose to Table 70 350 mm Load Table : 350 kg Spindle Speed : 160 8000 RPM 7

AC Servo Motor X, Y, X : 5.5/7.5 Kw Spindle Taper BT 40 Automatic Tool Changer ( ATC ) Control Fanuc DNC For PC Fungsi Alat : Untuk proses perataan permukaan, proses bentuk profil.

Gb.VERTICAL MACHINING CENTRE ( VMC )

3D EDM ELECTRIC SPARK MACHINE : EDM ZNC Work Table : 650 x 350 mm X, Y, X travel : 400 x 300 x 200 mm Max Electrode Weight : Up to 180 kg Max Workpiece Weight : 750 Kg Dielectric Tank 305 L2 Control Axes : 3 Axis Dro Plus Programable EDM Cotroller Fungsi Alat : Untuk Proses pembentukan profil dengan sistim

elektroda. ( khusus untuk benda yang presisi dan perlu ketajaman sudut )

Gb.D EDM ELECTRIC SPARK MACHINE : EDM ZNC LOKASI UPTD LAB. PERINDUSTRIAN

Lokasi UPTD Laboratorium Perindustrian ini terletak di jalan raya Damyak Km.4 Tegal. Di pandang dari sudut lokasi, UPTD mempunyai beberapa nilai lebih di antaranya : Jalan Damyak merupakan jalur utama di Pantura Lokasi perusahaan dekat dengan fasilitas umum seperti rumah sakit, pelabuhan, stasiun, terminal, dll. Penyediaan air cukup mudah karena terletak di dataran rendah.

Gb.Denah UPTD Laboratorium Perindustrian Tegal


9 8 6 5 18 12 10 4 13 19 14 15 16 2 11 3

17

Keterangan :

10

1. Ruang Komputer ( Design Centre,Basic Data). 4. Ruang CNC Milling. 5. Ruang CNC Lathe. 6. Ruang Dapur. 7. Ruang Pendaftaran,Administr asi,dan lain-lain. 8. Ruang Penyimpanan Alat. 9. Ruang penyimpanan Barang dan Bahan. 10. Ruang Uji Kekerasan bahan dan Kerapuhan bahan.

2. Ruang Spektrometer. 3. Ruang Wire Cut.

11. Ruang Uji Tarik dan Uji Tekan (Universal Testing machine). 12. Ruang Karyawan. 13. Ruang Karyawan. 14. Ruang Siswa Prakerin. 15. Kamar Mandi. 16. Ruang Shalat. 17. Toilet. 18. Ruang Ganti. 19. Ruang Mesin Konvensional.

Struktur Organisasi

KEPALA UPTD UPTD LAB Drs.Drajat Samyono.MT

Manager Mutu Syaiful Bahri A,ST

PPC Eko Supriyanto,ST

Administrasi

Kepala TU M. Fatkhuri

11

Umi Mustoriah

Maintenance Djunitono

UJI MEKANIK Syaiful Bahri,ST

UJI KOMPOSISI Eko Supriyanto,ST

MACHINE SHOP Eko Supriyanto

DESIGN CENTER Eko Supriyanto,ST

CNC MILLING Jaka Susila

CNC LATHE Surono W

CNC WIRECUT Handriyanto, ST

Prosedur Pelayanan Jasa UPTD Lab

12

CUSTOM

KEPALA LAB. UPTD PERINDUSTRIAN

PENDAFTARAN

PPC

DESIGN CENTRE

CNC

KONVENSIONAL

WIRE CUT

MILLING

LATHE

QUALITY CONTROL UJI KOMPOSISI UJI KEKERASA N UJI TARIK/TEKAN

BAB II LANDASAN TEORI


13

Latar Belakang Masalah Dewasa ini kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat cepat.Kemajuan ini termasuk dalam dunia industri dan multi media.Dalam dunia industri misalnya,mesin produksi atau mesin perkakas sudah banyak menggunakan teknologi tinggi seperti mesin frais mesin bor, mesin bubut dan lain-lain.Kemajuan teknologi di bidang multimedia yang sangat pesat salah satunya adalah komputer. Penggunaan teknologi komputer saat ini telah mengalami kemajuan yang amat pesat, salah satunya dengan mengaplikasikan program komputer kedalam mesin-mesin perkakas seperti mesin bubut, mesin freis, mesin bor,mesin las, mesin gerinda dan lain-lain. Hasil gabungan antara teknologi komputer dan teknologi mekanik inilah yang selanjutnya dinamakan mesin CNC (Computer Numerically Controlled ), yang mana pengoperasiannya menggunakan program yang dikontrol langsung oleh komputer. Jika dibandingkan dengan mesin perkakas konvensional yang setaraf dan sejenis,maka mesin perkakas CNC akan menghasilkan komponen yang memiliki kualitas yang sama antara komponen yang satu dengan komponen lainnya,lebih teliti (akurat), lebih tepat (presisi), luwes (fleksibel) dan cocok untuk menghasilkan produk dalam kuantitas besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Adapun beberapa keuntungan mesin perkakas CNC yaitu :

14

1. Kemampuan mengulang Pada saat pembuatan benda kerja, mesin CNC ini mampu mengulangi membuat beberapa benda dengan bentuk yang sama persis dengan aslinya. 2. Keserbagunaan Mesin CNC dapat digunakan untuk berbagai bentuk pengerjaan / bermacam-macam kontur sesuai dengan kebutuhan. 3. Ketelitian pengerjaan tinggi dan dapat digabung dengan mesin lain dalam hal ini mesin CAD/CAM dengan perangkat tambahan sehingga pemakaian mesin CNC akan lebih efektif, 4. Waktu produksi lebihcepat, 5. Kapasitas produksi lebih cepat, 6. Kapasitas produksi lebih besar, dan 7. Biaya pembuatan produk lebih murah. Mesin CNC dapat digabung dengan mesin lain dalam hal ini adalah mesin CAD/CAM dengan perangkat tambahan. Dengan digabungnya mesin CNC dengan CAD/CAM akan lebih efektif, karena dengan adanya mesinCAD/CAM operator tinggal membuat program benda kerja dan program tersebut dapat disimpan dalam komputer atau disket. Setelah program dibuat,operator bisa melihat kembali program tersebut dan dapat mengeksekusinya dalam bentuk simulasi, sehingga bila ada kesalahan program dapat diketahui lebih dahulu sebelum di eksekusi ke mesin sebenarnya. Sehingga penggunaannya akan lebih efektif dan efisien.

15

Pembatasan Masalah Guna mempermudah pemahaman dan penafsiran dalam penyusunan Laporan PKL ini maka diperlukan pembatasan masalah. Untuk itu penulis membatasi masalah hanya pada pengertian mesin CNC,komponen utama dan fungsinnya,serta cara pengoperasian mesin CNC MILLING MCV -720.sebagaimana telah di pelajari oleh penulis selama melaksanakan PKL di UPTD LABORATORIUM DISPERINDAG.KAB.TEGAL

Perumusan Masalah Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat dirumuskan masalah dalam penulisan Laporan PKL ini yaitu : 1. Bagaimana revolusi mesin CNC? 2. Apa pengertian mesin CNC Milling? 3. Apa saja komponen-komponen utama mesin CNC Milling,dan apa fungsinya? 4. Bagaimana system pengoperasian mesin CNC Milling MCV-720?

Tujuan Penulisan Berdasarkan masalah yang diungkap diatas maka tujuan penulis

16

yang ingin dicapai dalam penulisan Laporan PKL ini adalah : 1.Untuk mengetahui lebih eksplisit tentang system kerja mesin CNC Milling MCV-720 2.Untuk mengetahui komponen utama Mesin CNC Milling serta fungsinya.

Manfaat Penelitian Berdasarkan tujuan diatas, maka penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi : 1. Bagi penulis dapat menjadi sumber informasi dan pengetahuan baru untuk lebih memahami lagi tentang mesin CNC Milling secara teoritis. 2.Mahasiswa Teknik Mesin.Yaitu sebagai sumber informasi

pembelajaran untuk lebih mengetahui secara teknis system pengoperasian mesin CNC Milling. 3.Industri/perusahaan di harapkan dapat membantu menyediakan tenaga kerja (SDM) yang siap pakai untuk memenuhi kebutuhan industri manufakture.

17

BAB II LANDASAN TEORI


Revolusi Mesin CNC CNC telah didahului oleh mesin NC (Numerical Control), yang mana sangat kaku dan operasi parameternya tidak bisa diubah. NC telah diciptakan pada akhir tahun 40-an dan awal 50-an oleh John T. Parsons yang bekerja sama dengan Laboratorium Servo mechanisms MIT. Sistem CNC yang pertama menggunakan gaya hardware NC, dan komputernya digunakan untuk penghitungan kompensasi tool dan terkadang untuk mengedit.Pita kaset tape yang diberi lubang terus digunakan sebagai media penyaluran G-code kedalam controller untuk beberapa dekade setelah1950, sampai telah digantikan oleh kabel RS232, floppy disk, dan sekarang pada umumnya tersambung secara langsung kedalam jaringan internet. Datadata yang terdiri dari G-code ditejermahkan oleh controller biasanya disimpan dalam bentuk ekstensi NC. Kebanyakan pasar memiliki saving formatnya masing- masing yang mana dicocokkan dengan standar sertifikasi dari ISO.Masa pengenalan dari mesin mesin CNC ini secara cepat

mengubah perindustrian manufaktur. Bentukan curves bisa dengan mudah dipotong oleh garis lurus, stuktur kompleks 3D relatif mudah untuk dibuat,dan beberapa langkah machining yang memerlukan bantuan manusia secara dramatis telah dikurangi.Dengan berkembangnya otomatisasi dari proses manufaktur dengan CNC machining, perkembangan yang besar 18

dalam konsistensi dan kualitas telah di capai tanpa melibatkan perasaan sang operator.Otomatisasi CNC mengurangi frekuensi dari kesalahan kesalahan dan memberi operator CNC jam terbang dalam melaksanakan suatu pekerjaan..Otomatisasi CNC juga menghasilkan fleksibilitas lebih dalam cara pencekaman dari benda kerja pada proses permesinan dan tentu saja fleksibilitas waktu dalam pembuatan komponen komponen yang berbeda. Definisi Perbedaan NC Dengan CNC Sebuah mesin NC ialah mesin yang menggunakan

NumericalControl tetapi tidak mempunyai memory storage dan akan kehabisan pita setiap waktu mesin melakukan cycle. Sedangkan mesin CNC sudah mempunyai memory storage dan program yang sudah dibuat dapat disimpan dalam control mesin tersebut.Mesin NC ialah nenek moyang dari mesin - mesin industri modern yang ada sekarang ini tetapi sekarang sudah tidak dipakai lagi karena sudah ketinggalan zaman. Dan tidak efisien dibandingkan denganmesin CNC.Mesin Milling CNC adalah mesin milling dimana pergerakan meja mesin (sumbu X dan Y) serta spindle(rumah cutter) dikendalikan oleh suatu program. Program tersebut berisi langkahlangkah perintah yang harus dijalankan oleh mesin CNC. Program tersebut bisa dibuat langsung pada mesin CNC (huruf perhuruf,angka per angka), yang hasil programnya disebut dengan program NC, atau dibuat menggunakan PC plus software khusus untuk membuat program NC. Program seperti ini disebut dengan CAM.Kelemahan pembuatan program

19

NC dengan cara manual pada mesin CNC adalah waktu yang dibutuhkan sangat lama.

BAB III PEMBAHASAN

Komponen-Komponen Utama Mesin Meja mesin Mesin milling CNC bisa bergerak dalam 2 sumbu yaitu sumbu X dan sumbu Y. Untuk masing-masing sumbunya, meja ini dilengkapi dengan motor penggerak,ball screw plus bearing dan guideway slider untuk akurasi pergerakannya. Untuk pelumasannya, beberapa mesin menggunakan minyak oli dengan jenis dan merk tertentu, dan beberapa mesin menggunakan grease. Pelumasan ini sangat penting untuk menjaga kehalusan pergerakan meja,dan menghindari kerusakan ball screw ,bearing atau guideway slider . Untuk itu pemberian pelumas setiap hari wajib dilakukan kecuali mesin tidak digunakan. Meja ini bisa digerakkan secara manual dengan menggunakan handle eretan.

20

Gb.Meja Mesin

Spindle Mesin Spindle mesin merupakan bagian dari mesin yang menjadi rumah cutter .Spindle inilah yang mengatur putaran dan pergerakan cutter pada sumbu-Z.Spindle inipun digerakkan oleh motor yang dilengkapi oleh transmisi berupa belting atau kopling. Seperti halnya meja mesin,spindle ini juga bisa digerakkan oleh handle eretan yang sama. Pelumasan untuk spindle ini biasanya ditangani oleh pembuat mesin.Spindle inilah yang memegang arbor cutter dengan batuan udara bertekanan.

Gb.Spindle mesin

21

Magasin Tool Satu program NC biasanya menggunakan lebih dari satu tool/cutter dalam satu operasi permesinan.Pertukaran cutter yang satu dengan yang lainnya dilakukan secara otomatis melalui perintah yang tertera pada program. Oleh karena itu harus ada tempat khusus untuk menyimpan tooltool yang akan digunakan selama proses permesinan.Magasin Tool adalah tempat peletakkan tool/cutter standby yang akan digunakan dalam satu operasi permesinan. Magasin tersebut memiliki banyak slot untuk banyak tool, antara 8 sampai 24 slot tergantung jenis mesin CNC yang digunakan.

Gb.Tool Magazin

22

Monitor Pada bagian depan mesin terdapat monitor yang menampilkan datadata mesin mulai dari setting parameter,posisi koordinat benda, pesan error,dan lain-lain.

Gb.monitor

Panel Control Panel control adalah kumpulan tombol-tombol panel yang terdapat pada bagian depan mesin dan berfungsi untuk memberikan perintahperintah khusus pada mesin, seperti memutar spindle,menggerakkan meja, mengubah setting parameter,dan lain-lain. Masing-masing tombol ini harus diketahui dan dipahami betul oleh seorang CNC Setter

23

Gb.panel control Coolant hose Setiap mesin pasti dilengkapi dengan sistem pendinginan untuk cutter dan benda kerja. Yang paling umum digunakan yaitu air coolant dan udara bertekanan, melalui selang yang dipasang pada blok spindle.

Gb.coolant hose Ke-enam komponen tersebut harus dipelajari terlebih dahulu dan dipahami sebelum melangkah ke bab berikutnya.

24

Pelumas Ballscrew Beberapa mesin menggunakan oli sebagai pelumas, pelumas ini biasanya ditampung dalam tabung plastic yang ditempatkan di bagian belakang mesin. Tabung ini dilengkapi dengan sensor yang terhubung dengan mesin yang akan memberikan peringatan apabila jumlah oli sudah tidak mencukupi.Jumlah oli pelumas ini harus di periksa setiap hari dan ditambah apabila perlu . Jenis oli yang bisa digunakan antara lainVactra Oil no 2, ESSO K68,Shell T68.Beberapa perusahaan menggunakan oli Hidrolik no 32, namun hal ini tidak dianjurkan. Satu hal yang juga sangat penting dilakukan terkait dengan pelumas ball screw ini adalah kepastian terdistribusikan nya pelumas ini secara merata ke tempat-tempat yang seharusnya.Pelumas ini di

distribusikan dari tabung belakang menuju meja mesin melalui pipa kecil dengan bantuan pompa. Apabila ada masalah dengan sistem distribusi, maka meja aka bergerak tanpa pelumas,akibatnya dalam waktu singkat ball screw akan rusak (aus, terbakar, dll), bearing akan hancur, dan biaya yang dikeluarkan untuk memperbaikinya akan sangat mahal. Pastikan bahwa pelumas terdistribusi dengan benar dengan cara membuka tutup meja secara periodik dan memeriksa apakah pelumas terdistribusi dengan benar. Lakukan pemeriksaan ini sebulan sekali. Gejala awal dari kerusakan ballscrew atau bearing dapat dideteksi dari bunyi kasar yang dikeluarkan meja ketika meja digerakkan. Lakukan segera pemeriksaan apabila ini terjadi.

25

Gb.Tabung pelumas ballscrew

Pelumas Guide way slider Mesin Milling CNC memiliki 4 buah Guide way slider , yaitu

perangkat yang menyangga semua beban berat meja, dan membawa meja bergerak ke sumbu dan Y.Guide way ini bertanggung jawab atas akurasi pergerakkan meja dan kemulusan gerakannya.Hubungan antara

guideway,rel landasan dan meja mesin adalah mutlak sliding fit, tidak diperkenankan adanya kelonggaran sedikitpun. Apabila itu terjadi, maka akurasi pergerakan akan melenceng jauh, dan bearing serta ballscrew akan cepat rusak.Untuk menjaga konsistensinya, pergerakan guide way ini juga harus selalu dibantu oleh pelumas.Kebanyakan mesin menyatukan pelumas ini dengan pelumas pada ball screw . Tetapi ada beberapa mesin yang

26

Gb.Guide Way Slider memisahkannya. Untuk tipe mesin ini Anda harus memeriksa distribusi pelumasan juga secara terpisah. Pelumas Silinder Udara Bertekanan Pada ATC ( Auto Tool Change) Pada proses ganti tool secara otomatis, mesin menggunakan pneumatic cylinder yang dibantu udara bertekanan (angin) sebagai tenaganya. Udara bertekanan itu mendorong poros yang ada didalam Cylinder yang pada gilirannya akan mendorong tuas pada magasin untuk mengeluarkan tool.Untuk cylinder inipun dibutuhkan pelumas yang harus selalu kita periksa kecukupannya. Pelumas ini biasanya diletakkan pada tabung plastik kecil yang diletakkan di depan cylindernya. Meskipun pelumas untuk cylinder ini sangat awet, bisa bertahan sampai bertahuntahun tanpa harus ditambah, tetapi pemeriksaan secara periodik tetap harus dilakukan untuk mengantisipasi kebocoran. Jenis pelumas untuk cylinder ini bisa menggunakan oli hidrolik no.32, oli yang sama yang biasa digunakan pada mesin jahit.

27

Gb.Pelumas ATC Pneumatic Cylinder Saringan Udara Panel Belakang Mesin Pada bagian belakang mesin terdapat panel tempat menyimpan perangkat keras mesin tersebut. Panel tersebut berisi kartu pengatur (untuk spindle, motor servo,amplifier ),relay dan lain-lain. Pada saat mesin dihidupkan, hal ini akan meningkatkan suhu pada ruangan dalam, oleh karena itu pada pintu panel belakang biasanya dipasang satu exhaustfan yang menarik udara luar ke dalam ruangan panel selama mesin di hidupkan. Pada pintu fan ini di pasang filter mat untuk menyaring debu yang ikut tertarik,dan filter ini akan cepat sekali kotor tertutup debu (tergantung dari lingkungan ruangan mesin ditempatkan). Apabila filter ini tersumbat debu, fan akan gagal mendinginkan ruangan panel, dan akibatnya hardware dalam ruangan panel akan mengalami overheat dan mengalami

kerusakan.Bersihkan filter fan pada pintu ruangan panel belakang SETIAP HARI.

28

Gb.Saringan udara panel mesin

Tangki Coolant Setiap mesin memiliki tangki khusus untuk penampungan coolant (pendingin) dengan kapasitas yang berbeda-beda, berkisar antara 200 hingga 700-an liter air, tergantung dari ukuran mesin. Alur yang terjadi pada proses pendinginan benda kerja oleh coolant adalah sebagai berikut: coolant pada tangki ditarik oleh pompa menuju inlet yang terpasang pada (biasanya blok spindle mesin) melalui selang fleksible.Inlet akan mengeluarkan coolant ke arah benda kerja atau tool (tergantung arah yang dinginkan operator ) dengan kapasitas semburan yang bisa di atur. Coolant tersebut kemudian akan mengalir kembali ke dalam tangki coolant yang berada di bagian bawah mesin. Pada saat coolant kembali mengalir ke tangki penampungan, chip yang halus akan ikut terbawa masuk karena ukurannya yang kecil sehingga bisa masuk ke celah yang kecil dan berbobot cukup ringan sehingga mudah terbawa arus coolant. Tumpukan chip halus 29

pada

tangki

coolant

dalam

jumlah

banyak

akan

mengakibatkan

tersumbatnya saluran keluar dari tangki menuju selang, dan akibatnya coolant tidak akan keluar dari inlet. Permesinan pada material logam HARUS SELALU MENGGUNAKAN COOLANT. Bersihkan tangki secara periodik (2 minggu sekali atau sebulan sekali, tergantung dari produktifitas mesin dan jenis material yang digunakan).

Gb.Tanki Coolant

Selain perawatan rutin komponen di atas, kebersihan bodi mesin secara keseluruhan harus dijaga SETIAP HARI KERJA tanpa kecuali.

Tombol Pada Panel Control Panel kontrol adalah pusat pemerintahan dari mesin CNC. Dari panel kontrol inilah semua perintah pergerakan mesin dikeluarkan. Setiap Setter mutlak harus memahami semua fungsi dari panel kontrol.

30

Gb.Panel Kontrol

Sistem Operasi CNC Dalam mesin CNC kita mengenal beberapa sistem kendali, yang umum digunakan dalam sistem operasionalnya yaitu : A.Numerical Control (NC) : Pengontrolan secara numeric. B.Computerized Numerical Control (CNC) : Pengontrolan secara numeric dengan komputer. C.Direct Numerical Control (DNC) : Pengontrolan numeric secara langsung. D.Computer Aided Design (CAD) : Perangkat perencanaan desain gambar pada komputer. E.Computering Intregated Manufacturing :

31

Pengaturan (CIM) menggunakan komputer terpadu.

Mengenal Tombol CNC MILLING MCV 720 Sebelum melangkah ke tahap pembuatan program,perlu kita pelajari tombol yang ada pada monitor mesin CNC agar kita mengetahui fungsi dari tombol-tombol tersebut seperti dapat di lihat ada gambar di bawah ini :

Gb.Tombolpanel control

Keterangan :

32

Gb.mode Selector Mode selector merupakan pilihan menu,antara lain : EDIT : menu untuk membuat dan merubah program AUTO : proses mesin secara otomatis MDI : manual data input yang berfungsi untuk memasukan data secara manual dan biasanya di gunakan sekali pakai. RAPID: yaitu pergerakan mesin secara cepat. JOG : yaitu menu untuk melaksanakan kerja secara otomatis.

X,Y,Z : merupakan arah pergerakan mesin yang bekerja secara manual. ZRN : adalah menu untuk mengembalikan posisi mesin pada posisi awal.

Gb.Jog federate Jog federate : Mementukan kecepatan pemakanan pada JOG atau

DRY RUN. Skala : 0 ~ 200.

33

Gb.Axis selector Axis Selector : Menentukan axis yang akan dijalankan pada mode

JOG atau RAPID.

Gb.Emergency Stop Emergency Stop: Menghentikan mesin pada saat darurat.

Gb.Feed Override Feed Override: Hanya di gunakan pada program otomatis tapi tidak pada program G84 dan G74.

34

Gb.Spindle Override Spindle Override :Mengatur kecepatan spindle (50-200%)

Gb.Zero Return Zero return : Masing-masing axis kembali ke titik nol

35

Gb.Program Protec Program protect : Write untuk mengedit data atau program dan

menyimpan

data pada posisi lock

Sistem Koordinat Koordinat pada mesin CNC Milling paling sedikit memiliki tiga koordinat seperti pada gambar di bawah ini :

- Sumbu X bergerak kearah horizontal -Sumbu Y bergerak kearah melintang -Sumbu Z bergerak kearah vertikal Dalam pembuatan program di kenal dengan perpindahan koordinat Absolute(G90) dan perpindahan koordinat Incremental(G91) dengan pengertian apabila kita menggunakan absolute(90) maka perpindahan dari A ke B maka titik nolnya tidak akan berubah,sedangkan apabila kita 36

menggunakan Incremental(G91) maka perpindahan A ke B titik nolnya berubah.

Metode pemrograman Pemrograman On Line Operator mengetik program kerja dengan tombol mesin. Pemrograman Dialog Pada Mesin Operator terlebih dahulu menjawab pertanyaan alamat sebelum memulai aturan berikutnya. Pemrograman Eksternal Operator mengetik program dalam kode G130 pada sebuah teletyte untuk membuat pita berlubang. Pemrograman Computer External Diperlukan perangkat CAD / CAM seperti Auto cad, Mastercam , dan Delacam untuk fasilitas membuat desain menggambar bentuk profil dengan yang postprocessor terdapat pada perangkat CAD / CAM,maka gambar akan diterjenahkan ke bahasa program. Bahasa pemrograman Beberapa bahasa pemrograman yang banyak dijumpai adalah: a). GTL

37

Dipakai pada pemrograman CNC, sistem ini juga dipakai untuk tujuan lain seperti ca, routing, dan perencanaan kapasitas. b). Compact II Compact II adalah bahasa pemrograman universal, dipakai pada komputer sendiri maupun time sharing. c). Mini APT Bahasa pemrograman untuk benda kerja yang jenisnya banyak. d). Miturn Miturn dipakai pada program kerja turning atau bubut. e). Kode G / Gcode G - code G-code digunakan untuk perintah kerja ke mesin CNC yang disusun sedemikian rupa pada program NC yang kemudian diterjemahkan oleh CPU mesin, kemudian mesin tersebut akan bergerak secara terprogram. G-code juga disebut preparatory code, dan semua kata dalam program CNC yang diawali dengan huruf G. umumnya ini adalah sebuah kode yang mengisyaratkan tool mesin tipe pergerakan apa yang akan dilakukan, seperti : G00 Pergerakan cepat Kontrol G01 Pergerakan pemakanan pada garis lurus atau G02 Garis lengkung CW

38

G03 CCW circular interpolation G04 Dwell. G05 Nano contour control G10/G11 Programmable Data input/Data write cancel G17 X-Y plane selectionG18 X-Z plane selection G19 Y-Z plane selection G20 Programming in inches G21 Programming in mm G28 Return to home position G30 2nd reference point return G31Skip function (used for probes and tool length measurement systems) G33 Constant pitch threading G34 Variable pitch threading G40 Tool radius compensation off G41 Tool radius compensation left G42 Tool radius compensation right G43 Tool offset compensation positive G44 Tool offset compensation negative G45 Axis offset single increase G46 Axis offset single decrease G47 Axis offset double increase G48 Axis offset double decrease

39

G49 Tool offset compensation cancel G53 Machine coordinate system G54 to G59 Work coordinate systems G54.1 P1 toP48Extended work coordinate systems G73 High speed drilling canned cycle G74 Left hand tapping canned cycle G76 Fine boring canned cycle G80 Cancel canned cycle G81 Simple drilling cycle G82 Drilling cycle with dwell G83 Peck drilling cycle G84 Tapping cycle G84.2 Direct right hand tapping canned cycle G90 Absolute programming (type B and C systems) G91 Incremental programming (type B and C systems) G92 Programming of absolute zero point G94/G95Inch perminute/Inch per revolution feed (type Asystem) G98/G99Inch per minute/Inch per revolution feed (type B andC systems) G96/G97Constant cutting speed (Constant surfacespeed)/Constant rotation speed (constant RPM)

M-Code

40

M-code mengatur keseluruhan dari mesin tersebut, memerintahkan untuk berhenti, memulai menyalakan cooling, dll. Mesin yang lain pun memakai kode yang sama untuk melakukan fungsi yang berbeda. Daftar bagian dariM-code : M0 = Program Stop (non-optional) M1 = Optional Stop, machine will only stop if operator selects this option M2 = End of Program M3 = Spindle on (CW rotation) M4 = Spindle on (CCW rotation) M5 = Spindle off M6 = Tool Change M7 = Coolant on (flood) M8 = Coolant on (mist) M9 = Coolant off M10=Pallet clamp M11=Pallet un-clamp M26= enable automatic b-axis clamping M27 = disable automatic b-axis clamping M30 =End of program/rewind tape M48 = enable speed and feed overdrives M49 = disable speed and feed overdrives M60 = pallet shuttle and program stop

41

APLIKASI PROGRAM CNC MILLING Pemasangan Tool a. Isi tabung kompresor. b. Gerakkan spindle. c. Tekan tombol Tool Clam/ Unclam dan pada waktu yang bersamaan masukkan holder pada Tool Shank.

Proses setting a. Bersihkan blok, ragum, dan komponen tank. b. Letakkan paralel pada ragum untuk mensejajarkan dan meninggikan benda kerja dari mulut ragum agar ragum aman dari pisau. c. Pasang benda kerja dengan ragum. d. Pastikan permukaan bagian bawah benda kerja menempel pada paralel dengan memukulnya dan kencangkan ragum. Menentukan Start Point a.Gerakkan tool ke posisi yang diinginkan. b.Tekan tombol REL. c.Pilih axis yang ingin disetting kemudian tekan tombol : - X 0 INPUT - Y 0 INPUT 42

- Z 0 INPUT d.Tekan Offset Setting. e.Pilih work pada menu soft key. f. Masukkan nilai nol pada axis di daerah kerja G54 dengan menekan tombol : X NOL MEASURE Y NOL MEASURE Z NOL MEASURE g. Tekan tombol RESET. Memasukan Program Transfer Program a) Pilih program yang akan ditansfer pada komputer. b) Posisikan Mode Selektor pada posisi TAPE. c) Tekan Cycle Start. d) Tekan enter pada keyboard komputer.

On Line ( Manual ) Operator harus mengetik program yang sudah ditulis dengan baik dan benar. langkah-langkah memasukkan program manual adalah: a. Posisikan pada handle EDIT. b. Tekan keys PROG untuk menampilkan program.

43

c. Tekan INPUT untuk memasukkan data. d. ALTER untuk memasukkan data dan sekaligus menghapus data yang lama. e. INSERT untuk memasukkan data tanpa menghapus data yang lama. f. DELETE untuk menghapus program per blok. Keterangan : POS PROG OFFSET SETTING : Menampilkan posisi pada layar. : Menampilkan program pada layar. : Menampilkan koordinat titik offset setting pada layar. SYSTEM MESSAGE GRAPH : Menampilkan system pada layar. : Menampilkan message pada layar. : Menampilkan grafik pada layar.

Contoh Aplikasi Program CNC Milling Proses Pembentukan Profil Dies Simbal. Dalam pembuatan dua buah profil dies ini, dies dibuat dengan menggunakan CNC MILLING MCV 720. Langkah-langkah prosesnya adalah sebagai berikut : Hidupkan saklar utama mesin. Tekan tombol Power On. Pasang pisau end mill 12 ( ball nuse 13 pada langkah yang sama) dengan cara :

44

Tekan tombol Unclam / Clam dan masukkan holder pisau pada tool shank (tabung kompresor harus dalam keadaan terisi angin ).Putar mode selector ke mode HANDLE.Gerakkan meja mesin kearah sumbu X, Y, Z.Putar mode selector ke mode HOME.Tekan tombol HOME.Pasang benda kerja dengan menggunakan klem dengan bantuan dua buah holder dan paralel agar pisau tidak menyentuh klem tersebut.

Setting titik nol benda kerja : Setting titik nol sumbu X. Putar mode selector ke mode MANUAL. a. Putar spindle. b. Ubah tampilan layar ke RELATIVE. c. Sentuhkan endmill pada sisi benda kerja searah sumbu X. d. Tekan tombol X INPUT. e. Sentuhkan endmill pada sisi sebaliknya. f. Lihat angka axis X pada layar. g. Letakkan endmill di tengah-tengah sumbu X dengan cara membagi dua angka X yang tertera pada layar. h. Tekan tombol TOOL OFFSET WORK X 0 MEASURE.

Setting titik nol sumbu Y. a) Putar mode selector ke mode MANUAL. 45

b) Putar spindle. c) Ubah tampilan layar ke RELATIVE. d) Sentuhkan endmill pada sisi benda kerja searah sumbu Y. e) Tekan tombol Y INPUT. f) Sentuhkan endmill pada sisi sebaliknya. g) Lihat angka axis Y pada layar. h) Letakkan endmill di tengah-tengah sumbu Y dengan cara membagi dua angka Y yang tertera pada layar. i) Tekan tombol TOOL OFFSET WORK X 0 MEASURE. Setting titik nol sumbu Z.

Gb.Setting 0 sumbu X, Y, dan Z : Sentuhkan endmill searah sumbu Z pada atas benda kerja kemudian tekan Y INPUT. Tekan tombol TOOL OFFSET WORK X 0 MEASURE. a. Putar ke mode HOME. b. Tekan tombol HOME. c. Hidupkan komputer dan masukkan windows.

46

d. Pilih program yang akan ditransfer. e. Posisikan Mode Selector pada posisi TAPE. f. Tekan Cycle Start. g. Tekan enter pada keyboard komputer. Setelah proses benda kerja yang pertama selesai ulangi hal yang sama pada proses benda kerja yang kedua dengan program yang telah di sediakan. Pada pembuatan dies ini, dies pada bagian penumpu dibuat dua buah dengan kelengkungan sudut yang berbeda karena pada saat trial menggunakan mesin hidrolik, bahan yang ditrial tidak sama ukuran kelengkungan sudutnya ( akibat gaya aksi dan reaksi ) sehingga hasil pembentukan pen tidak sama. Proses pembuatan simbal dilakukan dengan dua tahap yaitu mengepres bahan menggunakan pen ( top plate ). simbal tanpa pemasangan pen dan

47

BAB IV PENUTUP

Kesimpulan Mesin CNC adalah suatu mesin perkakas yang menggunakan control numeris sebagai pengendali sumbu-sumbu pada mesin yang digunakan untuk memproduksi benda kerja. Mesin NC ialah mesin yang menggunakan Numerical Control tetapi tidak mempunyai memory storage dan akan kehabisan pita setiap waktu mesin melakukan cycle.CNC yang berasal dari perkembangan perkakas manual dan IT hingga tercipta dan terus berkembang hingga saat ini.Perkembangan teknologi CNC ini semua berasal dari usaha manusia

48

untuk meningkatkan semua nilai tambah baik dari segi sumber daya alamnya hingga sumber daya manusianya.

Saran Praktek kerja Lapangan sangat baik dilaksanakan tetapi harus ada upaya evaluasi berkesinambungan.Kebersihan mesin dan sekitarnya harus dijaga demi keawetan mesin dan kenyamanan kerja.Kedisiplinan dalam bekerja harus selalu dijaga demi efektifitas dan efisiensi kerja.Kekompakan antar pekerja dapat mendukung terciptanya produk yang bermutu.

Penutup Setelah menjalani praktik kerja lapangan selama satu bulan di UPTD Laboratorium Perindustrian LIK Takaru Tegal, penulis telah banyak mendapatkan pengalaman, ketrampilan, dan pengetahuan baru yang sesuai dengan bidang kompetensi penulis. Semua ini penulis peroleh berkat bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak, baik dari Universitas maupun dari industri . Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak yang sudah membantu dan membimbing penulis selama Praktek Kerja Lapangan. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis mengharap kritik dan saran yang membangun. Akhir kata Sebagai akhir dari laporan Praktek Kerja Lapangan ,penulis berharap tulisan ini dapat menjadi pedoman dan motivasi pembaca

49

untuk

dapat memahami, mempelajari dan mengembangakan ilmu

pengetahuan dalam bidang pembelajaran proses produksi khususnya mesin CNC dan bidang permesinan pada umumnya.

DAFTAR PUSTAKA

1. Bayu, M Fikri, 2007. Proses Pembuatan Bending Plat di UPTD Laboratorium Perindustrian Tegal, Tegal. 2. Wibowo, Daud Ary, 2006 . Proses Pembuatan Matres Kampas Rem di UPTD Laboratorium Perindustrian Tegal, Tegal. 3. FANUC Series oi MC OPERATORS MANUAL, Juni, 2004 / Edition 01 FANUC LTD, 2004 Printed in Japan. 4. P3TIM, BPPT. 2004. Desain dan Pembuatan Mould and die.

50

5. Dahlih Machinery. 2000. Operation and Maintenance Manual. Dahlih Machinery Co. Ltd. Wujih Shiang Taiwan R.O.C.

51