P. 1
pengertian

pengertian

|Views: 185|Likes:
Dipublikasikan oleh Aninda Virgynia Putri
pengertian
pengertian

More info:

Published by: Aninda Virgynia Putri on Apr 19, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2015

pdf

text

original

NAMA

: ANINDA VIRGYNIA PUTRI

NIM/JURUSAN: M0212013/FISIKA TUGAS 2. : B.INDONESIA

Jelaskan mengapa bahasa Indonesia dikatakan sebagai lingua franca! Jawaban : Bahasa Indonesia secara historis merupakan varian bahasa melayu yang digunakan di wilayah yang luas meliputi Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, bagian selatan Thailand, bagian selatan Filipina, dan beberapa tempat di Afrika Selatan. Bahasa melayu diangkat menjadi bahasa persatuan di Indonesia pada 28 Oktober 1928 dalam peristiwa Sumpah Pemuda. Sejak saat itu, bahasa melayu digunakan di Indonesia sekarang dinamai Bahasa Indonesia. Tetapi, secara resmi bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi di Indonesia pada 18 Agustus 1945 ketika konstitusi Indonesia diresmikan. Sehingga Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara. Lingua franca merupakan salah satu alasan Ekstralinguistik mengapa Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Lingua franca adalah sebuah istilah linguistik yang mempunyai arti "bahasa pengantar" atau "bahasa pergaulan". Bahasa Indonesia sebagai Lingua Franca di kepulauan Nusantara, dipakai dalam pergaulan oleh semua orang dari berbagai daerah dan sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia

4. Jelaskan empat fungsi bahasa baku! Jawaban : 1. Penggunaan bahasa baku memiliki fungsi sebagai berikut : Pemersatu, pemakaian bahasa baku dapat mempersatukan sekelompok orang menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa. 2. Pemberi keikhlasan, pemakaian bahasa baku dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya 3. Pembawa kewibawaan, pemakaian bahasa baku dapat memperlihatkan kewibawaan pemakainya. 4. Kerangka acuan, bahasa baku menjadi tolak ukur benar atau tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang. 6. Jelaskan hubungan antara pembinaan sikap positif terhadap bahasa Indonesia dan bahasa baku! Jawaban : Masalah pembinaan bahasa Indonesia adalah masalah nasional yang jalinannya sangat kompleks yang harus ditangani sedemikan rupa, sehingga pembinaan tersebut dapat memanfaatkan kemultilingualan itu menjadi sesuatu yang menguntungkan perkembangan bahasa itu sendiri. Peningkatan pengembangan bahasa harus dilakukan sedemikian rupa

(2) Cepat Tepat Sastra Tingkat SMA. bertujuan meningkatkan pemasyarakatan bahasa dan apresiasi sastra di Indonesia. seperti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Kegiatan kebahasaan meliputi (1) Pertemuan Kebahasaan. aspek struktur. seperti penerbitan dan penyebaran Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. seperti Kamus Kimia. (3) Pertemuan Sastrawan dengan Siswa. yaitu meningkatkan kelengkapan dan mutu bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. yang sejak tahun 1989 berubah menjadi Bulan Bahasa dan Sastra. tujuan akhir pengembangan/pembinaan bahasa adalah standardisasi bahasa. Kegiatan Kesastraan meliputi (1) Diskusi Sastra di kalangan siswa. Pusat pembinaan dan Pengembangan Bahasa yang ditunjuk sebagai badan pemerintah yang mengelola bahasa. Kamus Matematika. yaitu Bulan Bahasa. Pedoman Umum Pembentukan Istilah. dan aspek diksi. Jelaskan upaya-upaya apa saja yang dapat dilakukan pemerintah untuk pembinaan bahasa Indonesia! Jawaban : 1) Pemantapan Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia Pemantapan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia disertai dengan pembenahan aksara bahasa Indonesia tertentu harus dibina dengan menularkannya pada orang atau kelompok masyarakat yang belum tahu membaca dan menulis yang disebut dengan buta aksara. (4) .sehingga bahasa cukup memenuhi syarat sebagai bahasa kebudayaan. keilmuan. Pengembangan/pembinaan bahasa diperlukan suatu kebijaksanaan bahasa sebagai suatu garis haluan yang meletakkan ciri-ciri pembakuan bahasa itu. 8. dan teknologi atas dasar standardisasi atau pembakuan bahasa. (4) Pintu Terbuka. dan Kamus Teknik. Kamus Sastra. Di dalam tata bahasa termuat berbagai kaidah kebahasaan yang harus diketahui dan dipelajari oleh masyarakat. (3) Penyuluhan. yaitu menumbuhkan sikap yang positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. dan masyarakat umum. Kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra meliputi kegiatan kebahasaan dan kegiatan kesastraan yang berlangsung selama satu bulan. Jadi. diterbitkan beberapa buku sebagai pendukung pembakuan bahasa. Selain itu. yaitu terciptanya suatu bahasa baku. 2) Kegiatan Pembakuan bahasa Indonesia Kegiatan pembakuan bahasa merupakan kegiatan pengembangan bahasa. dan berbagai kamus ilmu dasar. sejak tahun 1980 telah digiatkan suatu bentuk kegiatan. seperti aspek ejaan. para guru.. Standardisasi bahasa dilakukan dengan mempertimbangkan data kebahasaan di Indonesia melalui evaluasi dan seleksi. Pembakuan bahasa mencakup unsur dan aspek.mahasiswa. Hasil akhir dari kegiatan pengembangan/pembinaan bahasa tersebut merupakan bahasa baku. Kamus Biologi. (5) Cerdas Cermat Kebahasaan. Sasaran kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra adalah para peminat bahasa dan sastra. siswa. 3) Kegiatan Penumbuhan Sikap Positif terhadap Bahasa Kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia adalah usaha menumbuhkan sikap yang positif terhadap bahasa Indonesia. Kegiatan pembakuan dilakukan berbagai sarana. (2) Lomba Kebahasaan.

pengembangan bahasa. (2) bidang pendidikan. sarana pengembangan kebudayaan. yang meliputi bidang kebahasaan. sarana pendidikan dan pengajaran. serta perkembangan bahasa dan sastra di luar negeri. (3) bidang kesenian. Hasil dua bagian keputusan. para pelaksana pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra disekolahkan pada jalur pendidikan yang lebih tinggi dari sebelumnya. agama. pengembangan bahasa. tenaga teknis Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa mengikuti penataran bahasa dan sastra dalam . Diluncurkan buku Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Tata Bahasa Baku. Kongres Bahasa Indonesia II di Medan tanggal 28 Oktober -2 November 1954. pembinaan bahasa dan sastra. 5). (6) ilmu pengetahuan dan teknologi. dan pembinaan bahasa Indonesia Kongres Bahasa Indonesia III di Jakarta tanggal 28 Oktober-3 November 1978.dan pembinaan bahasa. (3) komunikasi. (5) bidang linguistik. Kongres Bahasa Indonesia I di Solo tanggal 25-27 Juni 1938. Kedua.membicarakan pelaksanaan pengajaran bahasa Indonesia di negaranya masing-masing. Tujuan kongres adalah memantapkan pengembangan bahasa dan sastra. Tujuan mencari pedoman pemakai bahasa. dan mengusahakan agar bahasa Indonesia dapat tersebar lebih luas karena anggapan segelintir orang menganggap bahwa bahasa Indonesia belum teratur. Hasil keputusan tentang kedudukan bahasa. yaitu bagian umum dan bagian khusus. dan ketahanan nasional. serta sarana pengembangan ilmu dan teknologi modern. (6) Apresiasi Sastra melalui Radio dan Televisi. Kongres Bahasa Indonesia IV di Jakarta tanggal 21-26 November 1983. Kongres Bahasa Indonesia V di Jakarta tanggal 28 Oktober-3 November 1988.sosial. Hasil tentang kedudukan bahasa. bidang pengajaran. Hasilnya adalah konsep pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia dalam hubungannya dengan pelaksanaan pembangunan nasional. pengajaran bahasa dan sastra. dan bidang pengajaran sastra. Kongres Bahasa Indonesia VI di Jakarta tanggal 28 Oktober -2 November 1993. Tujuannya memantapkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi pemerintahan. politik. Kongres bahasa Indonesia VII di Jakarta tanggal 26-31 Oktober 1998. (5) Pameran Sastra. 4) Kegiatan Kongres Bahasa Kongres bahasa Indonesia sebagai wahana pembinaan dan pengembangan bahasa telah dilakukan dari Kongres Bahasa Indonesia I sampai dengan Kongres Bahasa Indonesia VII. sebagai jembatan tercapainya kesejahteraan sosial yang adil dan merata.Festival Pementasan Sastra. Hasil yang dicapai adalah simpulan dan tindak lanjut pembinaan dan pengembangan bahasa dalam (1) bidang kebudayaan. maupun sebagai bahasa negara. Tujuan memantapkan bahasa Indonesia sehubungan dengan perannya untuk memperlancar usaha pencerdasan bangsa. Hasil berupa putusan umum dan tindak lanjut. tujuan sama pada Kongres Bahasa Indonesia I. baik sebagai bahasa nasional. Tujuan memantapkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia. mengatur bahasa. Kegiatan Peningkatan Mutu Sumber Daya Para Pakar Pertama. bidang kesastraan.

pejabat dan aparat diberi pengetahuan dan pengertian tentang pentingnya pembinaan dan pengembangan bahasa. dan peran ganda. 6). menjadikan bahasa sebagai prasarana berfikir modern. kita akan cermat pula dalam berfikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran). Kegiatan penelitian dilaksanakan sebagai upaya untuk (1) mengembangkan bahasa dan sastra Indonesia yang memenuhi tuntutan kehidupan masyarakat Indonesia modern dalam berbagai aspek. pengajar bahasa dan nonbahasa penataran tentang bahasa Indonesia. (2) melestarikan bahasa dan sastra daerah sebagai warisan budaya bangsa dan sebagai sumber dalam pengembangan bahasa dan sastra Indonesia. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar. Setiap suku bangsa menjunjung nilai adat dan bahasa daerah masing-masing disatukan dan disamakan derajatnya dalam sebuah bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Beri gambaran bahwa bahasa Indonesia mampu menjadi pemersatu berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia! Jawaban : Fungsi dari bahasa Indonesia bagi bangsa Indonesia adalah sebagai pemersatu suku-suku bangsa di Republik Indonesia yang beraneka ragam. Menurut pendapat Anda sudah mampukah bahasa Indonesia menjadi bahasa pengantar ilmu pengetahuan? Beri alasan! Jawaban : Menurut saya. bahasa Indonesia mampu menjadi bahasa pengantar iptek. 7). Kelima. Kegiatan Penelitian Bahasa dan Sastra Penelitian bahasa dan sastra merupakan kegiatan yang mendukung pekerjaan mengembangkan bahasa.beberapa tahap. maka setiap suku bangsa di Indonesia bersedia menerima bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional. pemimpin redaksi penataran memakai bahasa Indonesia. ternyata memiliki kedudukan. fungsi. dan memandang akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya. berbagai jalur lain yang memungkinkan bahasa dapat terbina dan berkembang pada beberapa tokoh masyarakat. Penyuluhan bahasa merupakan penerangan tentang kebahasaan yang belum terungkap dalam hasil kodifikasi itu. . yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berfikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) iptek tidak dapat tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu. Keempat. 12. Karena. 10. Tanpa peran bahasa serupa itu. Ketiga. ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Kegiatan Penyuluhan Bahasa di Luar Bulan Bahasa dan Sastra Kegiatan penyuluhan bahasa dianggap usaha pelengkap penyebaran hasil kodifikasi bahasa melalui bentuk lisan. Dan sebagai semboyan “BHINNEKA TUNGGAL IKA" yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Keenam. jika cermat dalam menggunakan bahasa.

.14. Dengan keluhuran nilai yang dicerminkan bangsa Indonesia. Jelaskan fungsi bahasa Indonesia sebagai lambang kebanggaan kebangsaan! Jawaban : Sebagai lambang kebanggaan nasional. dan acuh tak acuh. bahasa Indonesia harus kita pelihara dan kita kembangkan serta rasa kebanggaan pemakainya senantiasa kita bina. bahasa Indonesia ‘memancarkan’ nilai-nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. kita harus memakainya tanpa ada rasa rendah diri. Sebagai realisasi kebanggaan kita terhadap bahasa Indonesia. Kita harus bangga memakainya dengan memelihara dan mengembangkannya. malu.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->