Anda di halaman 1dari 30

KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Adalah Komunikasi langsung, tatap muka antara dua orang atau lebih

Mengubah manusia dimulai dengan menyentuh HATINYA dan HATI hanya bisa disentuh oleh HATI

Empati
Seek first to understand, then be understood Berusaha memahami dahulu baru berusaha difahami

GAYA KOMUNIKASI

1. LIHAT/TATAP

2. DENGAR

3. EMPATI

ETIKA BERKOMUNIKASI
Diam dan Menyimak Tidak Memotong Pembicaraan Tidak meninggalkan lawan bicara Tidak menepis pembicaraan lawan Tidak berusaha menunjukkan bahwa kita lebih pandai

5M : RESPON EMPATI
Mengulangi kata demi kata Mengatakan kembali isi Merefleksikan perasaan Mengatakan kembali isi serta merefleksikan perasaan Melihat kapan empati tidak diperlukan

UNGKAPAN YANG MENUNJUKAN PENGERTIAN


Nampaknya, anda merasa bahwa Yang saya tangkap adalah bahwa Jadi, menurut penglihatan anda. Sependengaran saya, anda.. Anda pasti merasa Apa yang anda sampaikan tampaknya seperti, saya

ELEMEN-ELEMEN DASAR KOMUNIKASI

1.KOMUNIKATOR 2.MEDIA 3.KOMUNIKAN

Komunikasi interpersonal dapat sangat mempengaruhi pasien dalam menentukan apakah mereka menggunakan metode secara tepat atau mereka kembali untuk tambahan pelayanan atau saran

3 KARAKTER EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPESONAL RELASI MEDIS


Empati, menempatkan diri kita pada diri klien atau pada relasi medis Menghargai perasaan dan sikap orang lain Jujur dengan perhatian, pertanyaan dan perasaan orang lain

Proses konseling: GATHER

G = Greeting : Berilah salam pada klien. A = Ask : tanyakan tentang diri mereka. T = Tell : beritahu klien tentang metode yang akan
digunakan.

H = Help: bantulah memilih metode tersebut. E = Explain: jelaskan bagaimana menggunakan


metode itu.

R = Return : kembalilah untuk tindak lanjut.

proses yang melibatkan clarifying/menjelaskan listening/mendengarkan encouraging/mendorong, asking for feedback/menanyakan umpan balik dan repeating/mengulang

suasana nyaman,membuka diri pada klien, memperhatikan, menjaga kontak mata, senyum dan duduk dengan nyaman

KODE ETIK KONSELING

AMERICAN PERSONNEL GUIDANCE ASSOCIATION


1. Perilaku dengan didasari kode etik diharapkan diperlihatkan setiap saat oleh para profesional, baik yang menjadi anggota perkumpulan maupun yang bukan. 2. Tanggung jawab anggota adalah menghargai integritas dan meningkatkan kesejahteraan klien, apakah klien dibantu secara perorangan atau dalam kelompok

3. Hubungan yang terjadi dari informasi yang diberikan dalam rangka konseling harus rahasia 4. Klien diberitahukan mengenai caracara bantuan yang akan diperolehnya pada saat atau sebelum konseling dimulai 5. Jika konselor tidak dapat memberikan bantuan, ia harus segera merujuk klien kepada ahli lain sesuai spesialisasinya untuk menangani lebih lanjut

PRINSIP ETIKA
1. Mempertahankan kerahasiaan. 2. Memahami pembatasan-jangan menggali kehidupan pribadi terlalu dalam di awal konseling. 3. Hindari pertanyaan rinci yang tidak relevan. 4. Perlakukan klien seperti Anda ingin diperlakukan. 5. Ingat akan perbedaan tiap orang dan pengaruh latar belakang budaya.

SIKAP TUBUH KONSELOR


1. Lakukan kontak mata sewajarnya 2. Tunjukkan sikap terbuka, dengan memberikan perhatian dan melibatkan diri dalam percakapan dan masalah klien 3. Hadapi klien dengan tulus hati 4. Sedikit membungkuk ke depan untuk mendekati klien 5. Posisi wajar dan tenang

JANGAN DALAM KONSELING


1. Hindari pertanyaan yang jawabannya hanya ya atau tidak 2. Hindari pertanyaan yang menghambat kebebasan dalam menjawab 3. Hindari bicara terlalu banyak 4. Hindari memperoleh keterangan terlalu cepat 5. Hindari kontak mata yang tidak adekuat 6. Jangan lupa buat catatan dengan segera

LANGKAH-LANGKAH KONSELING 1. Rumuskan masalah 2. Rencanakan strategi 3. Kumpulkan fakta dan perasaan 4. Konsolidasi dalam rangka menjajagi alternatif

TAHAPAN WAWANCARA KONSELING


1. Pendekatan, dimulai dengan pertanyaan basa-basi: apa kabar? 2. Pengumpulan data, dapat diperoleh dengan pertanyaan: apa masalahnya? 3. Menentukan hasil sesuai dengan arah yang diinginkan klien, dapat dilakukan dengan pertanyaan: apa yang Anda inginkan akan terjadi?

4. Mengemukakan alternatif pemecahan masalah, dapat dengan pertanyaan: apa yang dapat kita lakukan mengenai hal tersebut? 5. Generalisasi dan pengalihan proses belajar, dapat dicapai dengan pertanyaan: Apakah Anda mau melakukan hal tersebut?

Paham dasar tentang perilaku manusia


1. Semua perilaku manusia ada penyebabnya, dan penyebab ini selalu melibatkan interaksi yang kompleks antar perorangan dan lingkungannya 2. Perilaku manusia ada tujuannya 3. Semua orang sama dalam hal memahami perasaan dan melakukan tindakan, dasar perbedaannya pada mereka, bukan perbedaan pd jenisnya, tapi pada tingkatannya

4. Seseorang dengan lingkungan sosialnya merupakan kesatuan yang saling berhubungan. 5. Stress dna konflik adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari agar hidup bahagia dan produktif, manusia harus belajar pola-pola prilaku yang memungkinkan mereka memperbaiki dan mempertahankan perasaan harmonis

6. Cara berfungsi secara psikologis adalah hasil akumulasi dari pengalaman-pengalaman hidup dan proses sosialisasi 7. Fungsi sosial secara efektif berkaitan dengan dasar alami secara biologis, lingkungan sosial dan tahapan khusus dari lingkungan hidup 8. Fungsi sosial seseorang dapat berskala dari sangat efektif sampai tidak efektif sama sekali. 9. Disfungsi sosial dapat diperbaiki dengan intervensi terapeutik