Latar Belakang
• Setiap pasien itu unik, dgn kebutuhan, keunggulan, budaya dan kepercayaan masing2. • RS membangun kepercayaan & komunikasi terbuka dgn pasien u/ memahami & melindungi nilai budaya, prikososial serta nilai spiritual pasien. • Hasil pelayanan pasien akan meningkat/bertambah baik bila pasien & keluarga/mereka yg berhak mengambil keputusan diikut sertakan dlm keputusan pelayanan & proses dgn cara yg sesuai dgn budaya.

• U/ meningkatkan hak pasien di rs, harus dimulai dgn mendefinisikan hak tersebut, kemudian mendidik pasien dan staf tentang hak tersebut. • Pasien diberitahu hak mereka dan bagaimana harus bersikap. • Staf dididik u/ mengerti dan menghormati kepercayaan dan nilai-nilai pasien dan memberikan pelayanan dengan penuh perhatian dan hormat sehingga menjaga martabat pasien

Proses:
• Mengidentifikasi, melindungi dan meningkatkan hak pasien • Memberitahukan pasien tentang hak mereka • Melibatkan keluarga pasien, bila mungkin, dalam keputusan tentang pelayanan pasien • Mendapatkan persetujuan tindakan (informed consent) • Mendidik staf tentang hak pasien.

44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit .Dasar Hukum Hak Pasien & Keluarga • Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran • Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen • Undang-Undang No.

• Pimpinan harus mengetahui & mengerti hak pasien dan keluarganya.Standar HPK 1 : RS bertanggung jawab menyediakan proses yg mendukung hak-hak pasien & keluarganya selama ia dirawat • Pimpinan rumah sakit bertanggung jawab bagaimana cara pemberian pelayanan kepada pasien. • Pimpinan mengarahkan u/ memastikan agar seluruh staf bertanggungjawab melindungi hak tersebut. . serta tanggung jawab rumah sakit sesuai dgn UU dan peraturan yg berlaku.

1) 1. Pemimpin RS memahami hak pasien & keluarga sesuai dengan UU & peraturan dan dalam hubungannya dengan praktek budaya masyarakat/ setiap pasien yg dilayani [Bukti Wawancara Staf RS] (Lihat TKKA 6. RS menghormati hak pasien. EP. Pemimpin RS bekerjasama untuk melindungi dan mengedepankan hak pasien dan keluarga [Pedoman] 2.1 1. Staf memahami kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan hak pasien dan dapat menjelaskan tanggung jawab mereka dalam melindungi hak pasien [Bukti Wawancara Staf RS] 3. Kebijakan dan prosedur mengarahkan dan mendukung hak pasien dan keluarga dalam pelayanan rumah sakit [Pedoman] .Elemen Penilaian HPK. dan dlm beberapa situasi hak dari keluarganya memiliki hak hak istimewa untuk menentukan informasi apa saja yang berhubungan dengan pelayanan yang boleh disampaikan kepada keluarga atau pihak lain [Pedoman] 2.

1.• Standar HPK.1. . Rumah sakit mempunyai proses untuk berespon terhadap permintaan pasien dan keluarganya untuk pelayanan rohaniwan atau sejenisnya berkenaan dengan agama dan kepercayaan pasien. • Standar HPK.1 Pelayanan dilaksanakan dengan penuh perhatian dan menghormati budaya dan kepercayaan pasien.1.1.

Staf mempraktekan proses tersebut dan memberikan pelayanan yang menghormati nilai dan kepercayaan pasien [Bukti Wawancara Staf RS. Rumah sakit mempunyai proses untuk merespon permintaan yang bersifat rutin atau kompleks yang berkenaan dengan agama atau dukungan spiritual.1. Rumah sakit merespon permintaan untuk keperluan dukungan agama dan spiritual pasien.1 1.CS] (PPKP 2.1. Terdapat proses untuk mengidentifikasi dan menghormati nilai dan kepercayaan pasien dan bila mungkin.Elemen Penilaian HPK. EP 1. [Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. dan PP 7. juga keluarganya. Adm.1 1.1. [Bukti Dokumen Pelaksanaan] . [Pedoman ket. EP 1) 2. Bukti Dokumen Pelaksanaan] Elemen Penilaian HPK 1.

pemeriksaan. Bukti Wawancara Staf RS] 2. Staf mengidentifikasi harapan dan kebutuhan privasi selama pelayanan dan pengobatan. Bukti Wawancara Staf RS] .HPK. Keinginan pasien untuk privasi dihormati pada setiap wawancara klinis.2 1.1.5) [Pedoman. prosedur/pengobatan dan transportasi [Pedoman.1. (Lihat HPK 2.2 : Pelayanan menghormati kebutuhan privasi pasien Elemen Penilaian HPK.

Pasien memperoleh informasi tentang tanggung jawab rumah sakit dalam melindungi barang milik pribadi [Bukti Wawancara Pasien&Keluarga] 3.3 : RS mengambil langkah u/ melindungi barang milik pasien dari pencurian/ kehilangan Elemen Penilaian HPK.HPK.1.3 1. Barang milik pasien dilindungi apabila rumah sakit mengambil alih tanggung jawab atau apabila pasien tidak dapat melaksanakan tanggung jawab [Bukti Wawancara Staf RS] .1. Rumah sakit telah menentukan tingkat tanggung jawabnya terhadap milik pasien [Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2.

1. lndividu yang tidak memiliki identitas diperiksa [Pedoman.4: Pasien dilindungi dari kekerasan fisik Elemen Penilaian HPK. Bayi. anak-anak.HPK.4 1. Lokasi terpencil atau terisolasi di monitor [Bukti Wawancara Staf RS. Bukti Wawancara Staf RS] 4. manula dan lainnya yang kurang / tidak mampu melindungi dirinya sendiri menjadi perhatian dalam proses ini [Pedoman] 3. Bukti Dokumen Pelaksanaan] . Rumah sakit mempunyai proses untuk melindungi pasien dari kekerasan fisik [Pedoman] 2.1.

Elemen Penilaian HPK.9) 2.HPK. Anak-anak.3. [Pedoman] (lihat PP.1.8) 3.5 Anak-anak.5 1. individu yg cacat.3. Staf memahami tanggung jawab mereka dalam proses perlindungan. manula & lainnya yang berisiko mendapatkan perlindungan yg sesuai.1 s/d PP. individu yg cacat. [Bukti Wawancara Staf RS] . manula & kelompok lain di identifikasi RS u/ dilindungi [Pedoman] (lihat PP. RS mengidentifikasi kelompok yg berisiko.1.3.

1.6: lnformasi tentang pasien ad/ rahasia Elemen Penilaian HPK. Rumah sakit menghormati kerahasiaan informasi kesehatan pasien. Keluarga & Staf RS. Pasien diminta persetujuannya untuk membuka informasi yang tidak tercakup dalam undang-undang dan peraturan.HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 3. Pasien diinformasikan tentang kerahasiaan informasi dan tentang pembukaan & kerahasiaan informasi mengenai pasien dalam undang-undang dan peraturan [Bukti Wawancara Pasien. [Kebijakan. Keluarga & Staf RS] 2. Pedoman. [Bukti Wawancara Pasien.6 1.1. SPO] .

Elemen Penilaian HPK. PP.2 1.5 EP 2.HPK.5 EP 1. PPKP.2. Bukti Wawancara Staf RS] . HPK. Kebijakan dan prosedur dikembangkan untuk mendukung dan mendorong keterlibatan pasien dan keluarganya dalam proses pelayanan (Lihat APKP. APKP. Kebijakan dan prosedur tentang hak pasien bertujuan untuk tidak menimbulkan rasa takut dan kompromi dalam pelayanan mereka baik didalam maupun diluar rumah sakit [Pedoman] 3.2 Rumah sakit mendukung hak pasien dan keluarga berpartisipasi dalam proses pelayanan.2 EP 4.3 EP 3) [Pedoman. Bukti Wawancara Pasien & Keluarga.1 EP 5. Staf diberikan pelatihan dalam pelaksanaan kebijakan dan prosedur dan peran mereka dalam mendukung [Program Kerja. PPKP.3. APKP.2 EP 5. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2.7.

dengan cara dan bahasa yang dapat dimengerti tentang proses bagaimana mereka akan diberitahu tentang kondisi medis dan diagnosis pasti.1 : Rumah sakit memberitahu pasien dan keluarga.HPK. . bila mereka memintanya.2. bagaimana mereka akan dijelaskan tentang rencana pelayanan dan pengobatan dan bagaimana mereka dapat berpartisipasi dalam keputusan pelayanan.

4. APKP. . PPKP.3 EP 3. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (Lihat AP. Keluarga & Staf RS.4.1 EP 2.1 EP 3. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (Lihat HPK. Pasien dan keluarganya memahami bagaimana dan kapan mereka akan dijelaskan tentang kondisi medis dan diagnosis pasti.Elemen Penilaian HPK.2 EP 4) Pasien dan keluarganya memahami kapan persetujuan akan diminta dan proses bagaimana cara memberikannya [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (Lihat PPKP. PP.1 1.2 EP 4) Pasien dan keluarganya memahami hak mereka untuk berpartisipasi dalam keputusan pelayanannya.7. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga. APKP.1 EP 3. PPKP.2. 4. 3.2 EP 6) Pasien dan keluarganya memahami bagaimana dan kapan mereka akan dijelaskan tentang rencana pelayanan dan pengobatannya [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga.2 EP 7 ) 2. [Pedoman. Bila diminta. Bukti Wawancara Pasien. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (Lihat AP.1 EP 5. AP.2 EP 1.4.

4 EP 2) .2. Pasien dan keluarganya memahami bagaimana mereka akan diberitahu dan siapa yang akan memberitahu mereka tentang hasil dari pelayanan dan pengobatan [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga.1 1.2. Elemen Penilaian HPK.1: Rumah sakit memberitahu pasien dan keluarganya tentang bagaimana mereka akan dijelaskan tentang hasil pelayanan dan pengobatan. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (Lihat PP. termasuk hasil yang tidak diharapkan dan siapa yang akan memberitahukan.HPK.2. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (Lihat PP.1.2.4 EP 1) 2. Pasien dan keluarganya memahami bagaimana mereka akan diberitahu dan siapa yang akan memberitahu mereka tentang hasil yang tidak diharapkan dari pelayanan dan pengobatan.1. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga.

2: Rumah sakit memberitahu pasien dan keluarganya tentang hak dan tanggung jawab mereka yang berhubungan dengan penolakan atau tidak melanjutkan pengobatan .HPK.2.

5 EP 2) 2. Bukti Dokumen Pelaksanaan] .2. Rumah sakit memberitahukan pasien dan keluarganya tentang konsekuensi dari keputusan mereka. Rumah sakit memberitahukan pasien dan keluarganya tentang tanggung jawab mereka berkaitan dengan keputusan tersebut.5 EP 2) 3. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (Lihat APKP.3. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 4. Rumah sakit memberitahukan pasien dan keluarganya tentang hak menolak atau tidak melanjutkan pengobatan [Bukti Wawancara Pasien. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga.2 1.Elemen Penilaian HPK. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga. Rumah sakit memberitahukan pasien dan keluarganya tentang tersedianya alternatif pelayanan dan pengobatan.3. Keluarga & Staf RS. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (Lihat APKP.

Rumah sakit telah menetapkan posisinya pada saat pasien menolak pelayanan resusitasi dan pengobatan bantuan hidup dasar.2. Elemen Penilaian HPK. [Bukti Wawancara Staf RS.HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan] .2. persyaratan hukum dan peraturan. 1. [Bukti Wawancara Staf RS.3: Rumah sakit menghormati keinginan dan pilihan pasien menolak pelayanan resusitasi atau menolak atau memberhentikan pengobatan bantuan hidup dasar. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2.3. Posisi rumah sakit sesuai dengan norma agama dan budaya masyarakat.

SPO.HPK.1 EP 1) [Kebijakan.4 1. Pedoman. Rumah sakit menghargai dan mendukung hak pasien terhadap asesmen yang sesuai manajemen nyeri (Lihat PP.4: Rumah sakit mendukung hak pasien terhadap asesmen yang sesuai manajemen nyeri. Staf rumah sakit memahami pengaruh pribadi.7. akses asesmen dan pengelolaan nyeri secara akurat. [Bukti Dokumen Pelaksanaan] . budaya dan sosial pada hak pasien untuk melaporkan nyeri. Elemen Penilaian HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2.2.2.

HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan] .2. [Bukti Wawancara Staf RS. memiliki kebutuhan yang unik dan dinyatakan dalam proses perawatan. Elemen Penilaian HPK. 1. Rumah sakit mendukung hak pasien untuk mendapat pelayanan yang menghargai dan penuh kasih sayang pada akhir kehidupannya.5. [Pedoman] 2.2. Staf rumah sakit menghargai hak pasien yang sedang menghadapai kematian. Rumah sakit mengetahui bahwa pasien yang menghadapi kematian mempunyai kebutuhan yang unik.5.

Pasien dan bila perlu keluarga ikut serta dalam proses penyelesaian [Pedoman.Rapat] 4. [Bukti Wawancara Pasien & Staf RS. Bukti Wawancara Pasien & Keluarga] 5. konflik & perbedaan pendapat ttg pelayanan pasien dan hak pasien untuk berpartisipasi dlm proses ini.3: Rumah sakit memberikan penjelasan kpd pasien dan keuarganya mengenai proses menerima & bertindak terhadap keluhan. Kebijakan dan prosedur mendukung konsistensi pelayanan. Berita Acara] 3. konflik dan perbedaan pendapat diselidiki rumah sakit [Bukti Wawancara Staf RS. Keluhan. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. dan perbedaan pendapat yang timbul dalam proses pelayanan ditelaah rumah sakit [Bukti Wawancara Staf RS. Pasien diberitahu tentang proses menyampaikan keluhan.HPK. Elemen Penilaian HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan ket. Keluhan. [Pedoman] . ketika ada perbedaan pendapat. Bukti Dokumen Pelaksanaan ket.3 1. konflik.

4 1. Staff memahami peran mereka dalam melindungi hak pasien dan keluarga. [Bukti Wawancara Staf RS. Staf memahami peran mereka dalam mengidentifikasi nilai-nilai dan kepercayaan pasien dan keluarganya dan bagaimana nilai dan kepercayaan tersebut dihargai di dalam proses pelayanan.4: Staf rumah sakit dididik tentang peran mereka dalam mengidentifikasi nilai-nilai dan kepercayaan pasien dan melindungi hak pasien Elemen Penilaian HPK.HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. [Bukti Wawancara Staf RS. Bukti Dokumen Pelaksanaan] .

[Bukti Wawancara Pasien. Pedoman. Elemen Penilaian HPK.HPK.5: Setiap pasien dijelaskan mengenai hak mereka dengan cara dan bahasa yang dapat mereka pahami.5 1. Bukti Wawancara Staf RS] . Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. Rumah sakit mempunyai prosedur untuk menjelaskan kepda pasien tentang hak dan tanggung jawabnya bila komunikasi secara tertulis tidak efektif dan tidak sesuai [Kebijakan. Setiap pasien menerima penjelasan tentang hak dan tanggung jawabnya secara tertulis. SPO. Pernyataan tentang hak dan tanggung jawab pasien dalam bentuk poster atau didapat dari staf rumah sakit pada setiap saat [Bukti Wawancara Staf RS. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 3.

INFORMED CONSENT .

Pasien memberikan informed consent sesuai dengan kebijakan dan prosedur [Bukti Wawancara Pasien.6 1. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. [Bukti Wawancara Staf RS. Bukti Dokumen Pelaksanaan] . [Pedoman. Rumah sakit telah menetapkan proses mendapat pensetujuan dalam kebijakan dan prosedur.HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 3.6: lnformed Consent dari pasien didapat melalui suatu proses yg ditetapkan rumah sakit & dilaksanakan o/ staf yang terlatih Elemen Penilaian HPK. Staf yang bertugas dilatih untuk melaksanakan kebijakan dan prosedur tersebut.

d. f.1: Pasien &keluarganya menerima penjelasan yg memadai tentang penyakit. h. Penjelasan yang diberikan meliputi : a.6. Maksud HPK. sehingga mereka dapat membuat keputusan tentang pelayanan. c.HPK. . saran pengobatan & pemberian pelayanan. b. g.6.1 • Staf menerangkan dgn jelas tentang usulan pengobatan/ tindakan kepada pasien & keluarga. Kondisi pasien Usulan pengobatan Nama individu yang memberikan pengobatan Potensi manfaat dan kekurangannya Kemungkinan alternatif Kemungkinan keberhasilan Kemungkinan timbulnya masalah selama masa pemulihan Kemungkinan yang terjadi apabila tidak diobati. e. • Staf juga menjelaskan nama dokter/ para praktisi lain yg bertanggung jawab langsung terhadap pelayanan pasien/ siapa yg berwenang melakukan prosedur atau pengobatan.

Bukti Dokumen Pelaksanaan] 3. Pasien diberikan penjelasan dan rencana pengobatannya dari elemen a s/d h [Pedoman. Bukti Wawancara Pasien.6.1 1. Staf RS. Terdapat proses menanggapi permintaan dan tambahan informasi dari pasien tentang tanggung jawab praktisi untuk pelayanannya.2. Keluarga & Staf RS] . [Bukti Wawancara Pasien.Elemen Penilaian HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. Pasien diberikan penjelasan tentang siapa yang berwenang melaksanakan prosedur & pengobatan tersebut (Lihat APKP.1 EP 1) [Bukti Wawancara Pasien.

2 1. Prosedur tersebut sesuai dengan undang-undang.6. untuk persetujuan yang dapat diberikan orang lain. Orang lain selain pasien yg memberikan persetujuan dicatat dalam rekam medis pasien [Kebijakan. sesuai dengan undang-undang dan budaya. Bukti Wawancara Staf RS.HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan???] .2: Rumah sakit menetapkan suatu proses. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. Rumah sakit mempunyai prosedur untuk informed consent yang diberikan oleh orang lain [Pedoman. budaya dan adat istiadat.6. Elemen Penilaian HPK. [Bukti Wawancara Staf RS. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 3.

didokumentasikan di dalam rekam medis pasien [Kebijakan. Pasien dan keluarganya diberi penjelasan tentang lingkup dari persetujuan umum.HPK. Rumah sakit telah menetapkan bagaimana persetujuan umum. [Bukti Wawancara Pasien. Bukti Wawancara Staf RS. Keluarga & Staf RS] 2. Elemen Penilaian HPK.3 1. bila didapat pada waktu pasien masuk sebagai pasien rawat inap atau didaftar pertama kali sebagai pasien rawat jalan. Bukti Dokumen Pelaksanaan] . harus jelas untuk cakupan dan batasannya. apabila cara ini dipakai oleh rumah sakit.6. bila dipakai.6.3: Persetujuan umum untuk pengobatan.

Keluarga & Staf RS. [Bukti Wawancara Pasien.4: Informed consent diperoleh sebelum operasi.5 maksud&tujuan. ldentitas individu yang memberikan penjelasan kepada pasien & keluarganya dicatat didlm rekam medis pasien [Bukti Wawancara Staf RS. Elemen Penilaian HPK. Keluarga & Staf RS. Keluarga & Staf RS.4 1. [Bukti Dokumen Pelaksanaan] . Bukti Dokumen Pelaksanaan] 5. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 4.5. Persetujuan didapat sebelum operasi/ prosedur invasif. anestesi. Persetujuan didapat sebelum anestesia (termasuk sedasi yang moderat dan dalam) [Pedoman. Persetujuan didapat sebelum penggunaan darah/ produk darah [Bukti Wawancara Pasien. Bukti Dokumen Pelaksanaan] (lihat PAB. Persetujuan didokumentasikan di rekam medis pasien disertai ditandatangani / catatan dari persetujuan lisan. penggunaan darah atau produk darah dan tindakan serta pengobatan lain yang berisiko tinggi. 2.6.HPK. EP 1) 3. Bukti Wawancara Pasien.6. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 6. Persetujuan didapat sebelum pelaksanaan tindakan dan pengobatan yang berisiko tinggi.

6. Daftar tersebut dikembangkan atas kerjasama dokter dan profesional lain yang memberikan pengobatan dan melakukan tindakan. Element Penilaian HPK.4.6.1 1. Rumah sakit telah menyusun daftar tindakan dan pengobatan yang memerlukan persetujuan khusus. [Pedoman] 2.1: RS membuat daftar semua kategori & jenis pengobatan & prosedur yg memerlukan informed consent yg khusus.HPK. [Bukti Wawancara Staf RS] .4.

PENELITIAN .

7: RS memberikan penjelasan kepada pasien & keluarganya ttg bgmn cara mendapatkan akses ke penelitian klinik. pemeriksaan/investigasi atau clinical trial yg melibatkan manusia sebagai subjek. .HPK.

. 3. 6. Bukti Dokumen Pelaksanaan] Kebijakan dan prosedur mengarahkan informasi dan proses pengambilan keputusan [Kebijakan] 2. pemeriksaan atau clinical trial yang relevan dengan kebutuhan pengobatan mereka. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga] Pasien yg diminta u/ berpartisipasi diberikan penjelasan tentang manfaat yg diharapkan. Pasien & keluarganya yg tepat diidentifikasi dan diberi informasi tentang bagaimana cara mendapatkan akses ke penelitian. 7. 4. Bukti Wawancara Pasien.7 1.Elemen Penilaian HPK. 5. [Bukti Wawancara Pasien] Pasien yg diminta untuk berpartisipasi diberikan penjelasan tentang potensi ketidak nyamanan & risiko [Bukti Wawancara Pasien] Pasien yg diminta untuk berpartisipasi diberi penjelasan tentang altematif lainnya yg dapat menolong mereka [Bukti Wawancara Pasien] Pasien yg diminta untuk berpartisipasi diberikan penjelasan tentang prosedur yg harus diikuti. [Bukti Wawancara Pasien] Pasien diyakinkan bahwa penolakan berpartisipasi & pengunduran diri dari partisipasi tidak mempengaruhi akses terhadap pelayanan RS [Pedoman.

1: RS memberikan penjelasan kpd pasien & keluarganya ttg bgmn pasien yg berpartisipasi dlm penelitian pengobatan klinik. pemeriksaan/ percobaan pengobatan klinik mendapatkan perlindungan. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga Bukti Dokumen Pelaksanaan] 4. Pasien dan keluarganya diberikan penjelasan tentang prosedur rumah sakit untuk menelaah protokol penelitian.7.1 1. Elemen Penilaian HPK.7. Pasien dan keluarganya diberikan penjelasan tentang prosedur rumah sakit untuk mendapatkan persetujuan. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga Bukti Dokumen Pelaksanaan] . [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. [Bukti Wawancara Pasien & Keluarga Bukti Dokumen Pelaksanaan] 3.HPK. Pasien dan keluarganya diberikan penjelasan tentang prosedur rumah sakit untuk mengundurkan diri dari keikutsertaan. Pasien dan keluarganya diberikan penjelasan tentang prosedur rumah sakit untuk menimbang manfaat dan risiko bagi peserta.

pemeriksaan/clinical trial [Pedoman. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 2. ldentitas individu yang memberikan penjelasan untuk mendapatkan persetujuan dicatat dlm rekam medis pasien [Bukti Dokumen Pelaksanaan] 4.8 1. [Bukti Wawancara Staf RS. Bukti Wawancara Pasien.8: Informed Consent diperoleh sebelum pasien berpartisipasi dlm penelitian klinis. Elemen Penilaian 5 & 6. & percobaan.4. [Bukti Dokumen Pelaksanaan] . diberi tanggal dan berdasarkan atas penjelasan yang diidentifikasi dalam HPK 6. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 3. pemeriksaan / investigasi. Persetujuan didokumentasikan dalam rekam medis pasien disertai tandatangan atau catatan persetujuan lisan.HPK. Elemen Penilaian HPK. lnformed consent diperoleh saat pasien memutuskan ikut serta dalam penelitian klinis. Keputusan persetujuan didokumentasikan.

[Program Kerja. [Bukti Wawancara Staf RS. SDM. Bukti Dokumen Pelaksanaan ket. Kegiatan pengawasan mencakup prosedur menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi penelitian [Bukti Wawancara Staf RS.Med] 4.9: RS mempunyai sebuah komite/ mekanisme lain u/ melakukan pengawasan atas semua penelitian di RS tersebut yg melibatkan manusia sebagai subjeknya Elemen Penilaian HPK. Kegiatan pengawasan mencakup prosedur untuk menimbang risiko relatif dan manfaat bagi subjek.Med] 3. Diklat.9 1. Diklat. Bukti Dokumen Pelaksanaan ket. Yan. SDM. Kegiatan pengawasan mencakup penelaahan prosedur [Bukti Wawancara Staf RS. SDM. Diklat. Yan. Bukti Wawancara Staf RS.Med] 5. Diklat.Med] . SDM. Bukti Dokumen Pelaksanaan ket.Med] 2. Rumah sakit mengembangkan suatu pernyataan jelas mengenai maksud untuk pengawasan kegiatan. Yan.HPK. Bukti Dokumen Pelaksanaan ket. SDM. [Bukti Wawancara Staf RS ket. Yan. Rumah sakit mempunyai sebuah komite atau mekanisme lain untuk mengawasi seluruh kegiatan penelitian di rumah sakit. Yan. Diklat.

DONASI ORGAN .

[Kebijakan???] . Rumah sakit mendukung pilihan pasien dan keluarganya untuk menyumbangkan organ tubuh dan jaringan tubuh lainnya. [Kebijakan???] 2.10: Rumah sakit memberikan penjelasan kepada pasien dan keluarganya tentang bagaimana memilih untuk menyumbangkan organ dan jaringan tubuh lainnya.HPK. Elemen Penilaian HPK.10 1. Rumah sakit menyediakan informasi untuk mendukung pilihan tersebut.

Elemen Penilaian HPK. SDM. SPO.HPK. [Kebijakan. Staf dilatih untuk kebijakan dan prosedur tersebut.11 1. [Kebijakan. Bukti Wawancara Staf RS. [Bukti Dokumen Pelaksanaan] .11: RS menyediakan pengawasan terhadap pengambilan & transplatasi organ & jaringan. Staf dilatih mengenai isu dan perhatian tentang donasi organ dan ketersediaan transplan. Bukti Dokumen Pelaksanaan] 6. Kebijakan dan prosedur yang menjadi acuan dalam proses mendapatkan dan mendonasi. [Kebijakan. Bukti Wawancara Staf RS. Kebijakan dan prosedur yang menjadi acuan dalam proses transplantasi. Bukti Dokumen Pelaksanaan Ket. [Kebijakan. Rumah sakit bekerjasma dengan organisasi yang relevan dan badan di masyarakat untuk menghormati dan menerapkan pilihan untuk mendonasi. SPO. RS mendapat persetujuan dari donor hidup [Wawancara Staf RS. SPO] 2. Bukti Dokumen Pelaksanaan Ket. Diklat] 5. SDM. SPO] 3. Diklat] 4.