Anda di halaman 1dari 23

22 Maret 2011

MORNING REPORT
Konsultan Jaga : dr. Nazaruddin Umar, Sp.An, KNA Konsultan MR : dr. Soejat Harto, Sp. An
Tim Jaga

Chief Jaga: RWD ICU: JP,ADI IGD: AIS, TAF Jaga III: JHS Jaga II: YFZ Jaga I : TH, PNR

DAFTAR PASIEN JAGA 21-22 Maret 2011


IDENTITAS PASIEN Pr, 32th, 60 kg

DIAGNOSA

TINDAKAN

PS ASA

TINDAKA N ANESTESI GA -ETT

RESIDENT

Eklamsi+PG+KDR (32-34 mgg)+LS+AH+B. Inpartu

Sectio Caesarean

3E

YFZ

pr, 22th, 40kg

Abortus incomplitus

Curetage

2E

GA-TIVA

YFZ

Lk, 37th, 70kg

Diffuse peritonitis

Laaparatomy

3E

GAETT

JHS

Pr, 32 thn, 60 kg
KU Telaah

: Kejang pada kehamilan :Hal ini dialami OS sejak beberapa jam sebelum masuk RSU HAM. Kejang 1x di rumah tgl 20/03/2011 pukul 07.00 WIB. OS dibawa ke RSU luar dan kejang 2x. Kemudian OS dirujuk ke RSU HAM dan disini OS kejang 1x pukul 15.00 WIB, tgl 21/03/2011. Riw. penurunan kesadaran (-). Riw. gangguan penglihatan (+), nyeri kepala (+), sejak beberapa hari yang lalu. Demam (+) sejak 1 hari yang lalu. Riw. mules-mules mau melahirkan (). Riw. keluar lendir campur darah (-). BAK dan BAB normal. RPT : DM(-), hipertensi(-), asthma(-) RPO : Nifedipin 10mg, Infus MgSO4 40 % 14 gtt/i

HPHT
TTP ANC

: 25-7-2010 : 1-5-2011 : Bidan 6x

Riwayat Persalinan: 1. Pr, aterm, 3200 gr, rumah, bidan, PSP, 11 thn, sehat 2. Pr, aterm, 3000 gr, rumah, bidan, PSP, 9 thn, sehat 3. Pr, aterm, 300 gr, rumah, bidan, PSP, 7 thn, sehat 4. Hamil ini

21/3/2011 jam 14.12 WIB Masuk RSHAM 21/3/2011 jam 16.00 WIB Konsul anestesi 21/3/2010 jam 19.00 WIB SC Emergency

Pemeriksaan fisik jam 16.00 WIB di IGD


B1 : Airway clear, RR: 32 x/men, SP: vesikuler ka=ki, ST: -/-. Riw. asma(-), batuk(-), alergi(-), sesak(-) MLP I, JMH>6cm, GL: bebas. B2 : Akral H/M/K, TD: 180/100 mmHg (setelah diberi Nifedipin 10 mg, pkl.15.00), HR: 110 x/men, t/v cukup, reg. Temp. 38,9C B3 : Sens: CM, pupil isokor, 3 mm/3mm, RC +/+, Riw. sakit kepala(+). Kejang (+), frek.4x , durasi kejang <10 mnt B4 : UOP(+), vol. 150 cc, warna coklat B5 : Abdomen membesar asimetris, distensi, DJJ 156m x/I, teregang kanan, terbawah , TFU 2 jari bawah processus xiphoideus, gerak(+), His(-) B6 : Oedem pretibial (+)

Hb/Ht/Leu/Tromb

: 11.3/33,7/17 400/179.00 PT/INR/apTT/ TT/ : 15,2(12,6)/01,2/33(31,5)/13,4(12) SGOT/SGPT/LDH/Albumin : 60/24/1098/2,9 KGD sewaktu : 72,8 Ur/Cr : 30,5/1,03 Protein urin : +++

TINDAKAN

ANESTESI
ASA POSISI

: SC Emergency : GA-ETT : 3E : SUPINE

Persiapan Alat

Intubasi set dewasa Intubasi set bayi, Infus set mikro ETT 6,5 dan 7,0 ETT 2,5 non cuff Suction set bayi, nasal canul dan ambu bag bayi Persiapan obat GA ETT Persiapan obat emergensi

Persiapan obat dan alat GA-ETT serta resusitasi bayi

Masalah

Pemecahan

Pre operasi Pasien emergensi Anggap lambung penuh Pasien hiperventilasi Sudah terjadi peninggian TIK yg ditandai dengan nyeri kepala dan kejang Pasien dengan eklampsi

NPO sejak masuk RS,pasang NGT Oksigenasi sungkup Cegah peningkatan TIK dengan pemberian analgetik untuk premedikasi yg adekuat, oksigen 8 lpm via face mask, smooth intubation, miringkan pasien ke kanan/ke kiri Optimalkan pemberian MgSO4 dan nifedipine Pertahankan agar tetap normovolume, Siapkan darah, koloid Beri antasida syrup 30 ml, 30 menit sebelum operasi Ganjal panggul kanan,preloading RL 500 ml, siapkan koloid, siapkan efedrin Siapkan alat dan obat untuk resusitasi

Durante operasi Kemungkinan terjadi perdarahan massif Pasien dengan kehamilan Mudah terjadi regurgitasi Kemungkinan terjadi supine hypotension syndrome Kemungkinan bayi lahir dengan APGAR

Masalah
Post operasi Monitoring kejang, kontrol hipertensi pantau UOP

Pemecahan
Siapkan alat dan obat untuk resusitasi bayi baru lahir. Lanjutkan obat-obat therapy eklampsi Beri analgetik adekuat Beri antibiotik adekuat

Nyeri post op Infeksi post op Awasi tanda-tanda HELLP synd

Pemeriksaan fisik jam 16.00 WIB di IGD


B1 : Airway clear, RR: 28 x/men, SP: vesikuler ka=ki, ST: -/-. Riw. asma(-), batuk(-), alergi(-), sesak(-) MLP I, JMH>6cm, GL: bebas. B2 : Akral H/M/K, TD: 160/100 mmHg, HR: 130 x/men, t/v cukup, reg. Temp. 38,7C B3 : Sens: CM, pupil isokor, 3 mm/3mm, RC +/+, Riw. sakit kepala(+). Kejang (+), frek.4x , durasi kejang <10 mnt B4 : UOP(+), vol. 150 cc, warna coklat B5 : Abdomen membesar asimetris, distensi, DJJ 170 x/I, teregang kanan, terbawah , TFU 2 jari bawah processus xiphoideus, gerak(+), His(-) B6 : Oedem pretibial (+)

Teknik Anestesi
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Head up 30 Suction aktif Premedikasi: fentanyl 50 g Oksigensi O2 4 L/i Induksi propofol 120 mg (titrasi) eye lid reflex (-), sellick manuver Inj. Roculax 50 mg Intubasi dengan ETT no 6,5 Cuff (+) SP ka=ki fiksasi maintenance O2 4L/i Maintenance (setelah delivery) O2 2 L, N2O 2 L, Isoflurane 0,5-1 % Item no. 3 s/d 5 dilakukan saat operator telah melakukan drapping Insisi dilakukan setelah induksi propofol

TD : 120 172/ 68 109 mmHg HR : 96 130 x/i RR : 14 x/i Sp.O2 : 95 100 % Cairan : PO 500 cc RL DO 300 cc RL HES 1000 cc Perdarahan : + 800 cc Maintenance + penguapan : + 620 cc UOP : 100 cc/1 jam AS : 3/8, lk, 1900 gr, 44 cm Delivery time : 8 menit Lama operasi : 1 jam 40 menit

RM 19

B1: Airway: clear , RR: 22x/i,Suara pernafasan: vesikular

ka=ki, ST : -, SpO2 99% B2: Akral: d/p/k, TD: 144/86 mmHg, HR: 98 x/men, t/v kuat/cukup, reg, B3: Sens: CM, pupil isokor 3 mm/3 mm, RC +/+ B4: UOP (+), vol. 100 cc/jam, warna kuning pekat. B5: Abdomen soepel, peristaltik (+), luka operasi tertutup verband, mual(-), muntah(-) B6: Oedem pretibial (-)

Bed rest, head up 30 Nasal canul 2 lpm Diet MSS IVFD RL + MgSO4 40% 30cc (12gr) 14 gtt/I IVFD RL+Oksitosin 10-5-5 Inj. Ampicillin 1gr/12 jam/IV Inj. Gentamycin 80 mg/12 jam/IV Inj. ketorolac 30mg/8jam/IV Inj. Tramadol 100 mg/8 jam/IV Inj.Ranitidin 50 mg/12 jam

Terima Kasih