Anda di halaman 1dari 29

OSEANOGRAFI BIOLOGI

MODUL 2:

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PRIMER


Oleh : MUHAMMAD ZAINURI

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PRIMER


1. FAKTOR FISIKA PERAIRAN 2. FAKTOR KIMIA PERAIRAN 3. FAKTOR BIOLOGI PERAIRAN

1. FAKTOR FISIKA PERAIRAN

a. C a h a y a
Cahaya merupakan sumber utama dari proses fotosintesa dan produktivitas primer

Cahaya

Fase linier terjadi bila kenaikan intensitas cahaya diikuti oleh produksi fotosintestik

Cahaya

Fase datar ( saturation plateau ) terjadi bila kemampuan fotosintetik telah mencapai tahap maksimal

Cahaya

Fase penghambat ( inhibition ) terjadi bila penaikan intensitas cahaya menyebabkan penurunan produk fotosintetik

Cahaya

Bila garis linier dilanjutkan dan menjadi intersep dengan garis datar saturasi, maka interseksi / potongan tersebut dinamai saturation light intensity ( lk )

saturation light intensity ( lk ) tipik untuk setiap species


Chlorella pyrenoidosa Gonyaulax polyedra

Coccolithus huxleyi

Cyanidium caldarium

saturation light intensity ( lk ) tipik untuk setiap species

Sebaran gelombang cahaya matahari

Intensitas cahaya matahari terkait dengan photosintesa dan species

Intensitas cahaya matahari terkait dengan pigmen pada phytoplankton

Cahaya
Fitoplankton akan tetap melakukan proses respirasi pada saat yang bersamaan dengan proses fotosintesa. Hal ini menyebabkan produk fotosintesa ( O ) dimanfaatkan untuk memenuhi proses respirasi tersebut

Phytoplankton sebagai Produser Primer tetap akan melakukan proses respirasi pada saat yang bersamaan dengan photosintesa

Pada saat yang bersamaan produk dari proses photosintesis akan digunakan untuk mendukung kebutuhan respirasi

Sisanya baru digunakan untuk pertumbuhan

Cahaya

Kompensasi atas hal tersebut sebagai kesetimbangan diantara derajat fotosintesis dan derajat respirasi yang disebut dengan compensation light intensity ( lc )

Compensation light intensity ( lc ) akan memberikan kesempatan yang dihasilkan oleh photosintesa untuk mengakumulasikan bahan organik kedalam sel dan memberikan kesempatan untuk terjadinya proses pertumbuhan. Dengan demikian Gross Primary Production ( Total Production ) dan Net Primary Production ( Gross Primary Production dikurangi kehilangan oleh proses respirasi ) dapat dibedakan.

Phytoplankton dapat menerima cahaya sepanjang terdapat cahaya matahari, akan tetapi respirasi terjadi pada siang dan malam hari

Pembagian Wilayah Laut

Intensitas cahaya dapat menghambat Photosintesis


Disebabkan oleh : - Kedalaman - Lamanya Siang Hari - Kondisi Musim / Cuaca - Kejernihan / Transparansi kolom air

1. FAKTOR FISIKA PERAIRAN

b. Temperatur
Temperatur tidak akan mempengaruhi reaksi photosintesa terang (Light Reactions of Photosynthesis)

1. FAKTOR FISIKA PERAIRAN

b. Temperatur
Temperatur akan mempengaruhi reaksi photosintesa gelap (Dark Reactions of Photosynthesis)

Nannochloris atomus

Cyclotella nana

Temperatur yang tinggi dapat merusak enzym dan struktur sel sehingga menghambat photosintesa Temperatur yang tinggi akan menye babkan stabilitas kolom air berubah dan mempengaruhi respirasi sel phyto plankton untuk melakukan photosintesa

2. FAKTOR KIMIA PERAIRAN

Nutrien
1.Bio-unlimited ( Na, Cl, K ) 2. Bio-intermediate ( C, Ca, Ba )
3. Biolimiting ( P, N, Si, Cu, Ni )

Phytoplankton sangat dipengaruhi oleh unsur Biolimiting, sehingga tidak dapat tumbuh pada perairan dengan kandungan phosphor dan nitrogen dibawah < 1 mg.m -3 ( < 1 p.p.b ( 10 -9 )

3. FAKTOR BIOLOGI PERAIRAN

Faktor ini berkaitan erat dengan peran phytoplankton sebagai produser primer

Pemangsaan phytoplankton oleh biota herbivora pada derajat tropik diatasnya terkait dengan kelimpahan / densitas dari phytoplankton

Semoga Semangatmu Berkarya seiring dengan Kesetiaan Gelombang Merapat Ke Pantai