Anda di halaman 1dari 13

PONDOK RAMADHAN 1429 H

SDN KALIPANG 01
KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR
MATERI II IBADAH SYARIAH (THOHAROH) Disusun Oleh: Rudi Hartono, S.PdI

A. PENGERTIAN THOHAROH Thoharoh secara bahasa berarti bersuci sedangkan menurut syara' adalah mengerjakan suatu perkara yang menyebabkan sahnya sholat. Thoharoh ada dua macam, yaitu : 1. Bersuci dari najis 2. Bersuci dari hadas B. ALAT-ALAT THOHAROH Alat-alat yang digunakan untuk thoharoh, yaitu: air, batu, debu, dan penyamak Air ada tiga macam, yaitu: 1. Air suci mensucikan, yaitu segala air yang bersumber dari bumi dan turun dari langit antara lain air sumur, air sungai, air hujan, air laut, air danau, air embun, air salju, dan lain-lain. 2. Air suci namun tidak mensucikan: a. Yaitu air yang telah digunakan untuk bersuci dan kurang dari dua qulah ( 188 liter), b. Air yang keluar dari tumbuh-tumbuhan seperti air kelapa, air tebu, santan, dll. c. Air yang tercampur benda suci lainnya yang merubah sifat air seperti: air gula, air teh, air syrup, dll. 3. Air mutanajis, yaitu air yang telah terkena najis yang kurang dari dua qulah serta belum berubah sifatnya. Adapun jika sifatnya telah berubah karena benda najis tersebut maka hukumnya najis. C. THOHAROH DARI NAJIS Macam-macam najis Najis ada tiga macam, yaitu : 1. Najis mukhofafah (najis ringan) Yaitu najisnya air kencing bayi laki-laki yang umurnya belum sampai 2 tahun dan belum pernah makan atau minum selain ASI. Cara mensucikannya, yaitu cukup diperciki air hingga basah. 2. Najis mutawasithoh (najis sedang) Yang termasuk najis mutawasithoh antara lain: segala sesuatu yang keluar dari kubul dan dubur, darah, nanah, muntahan, bangkai, arak. Najis mutawasitoh ada dua macam, yaitu : a. Najis ainiyah, yaitu najis yang masih terlihat. Cara mensucikannya dengan cara dibasuh hingga hilang sifatnya (warna, rasa, dan baunya) b. Najis hukmiyah, yaitu najis yang sudah tak terlihat lagi. Cara mensucikannya yaitu cukup dialirkan air hinga mengalir 3. Najis mugholadzoh Yaitu najisnya anjing, babi dan keturunannya. Cara mensucikannya adalah dibasuh tujuh kali salah satu airnya dicampur dengan debu. Qodloil hajat (buang air) dan istinjak a. Adab buang air 1. Ketika buang air disunnahkan Mendahulukan kaki kiri ketika masuk dan kaki kanan ketika keluar toilet
Materi Pondok Ramadhan 1429 H

Membaca do'a ketika masuk dan keluar toilet Memakai alas kaki / sandal Menjauh dari pandangan manusia lain sehingga tidak terluhat, terdengar suaranya, dan tercium baunya 2. Ketika buang air dimakruhkan Sambil berdiri Di dalam air yang tenang / tidak mengalir Di lubang tempat bersembunyi binatang Di bawah pohon yang sedang berbuah Di tempat yang biasa dilewati orang atau berteduh orang Menghadap arah angin bertiup Menghadap dan membelakangi matahari atau bulan Berbicara kecuali ada keperluan yang sangat 3. Ketika buang air diharamkan Menghadap dan membelakangi kiblat Membawa tulisan yang bertuliskan nama Allah dan Rasulullah b. Istinjak Istinjak artinya membersihkan qubul dan dubur setelah buang air dengan menggunakan air, batu, tisu atau yang lain Do'a ketika masuk toilet

Yaa Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari syetan laki-laki dan perempuan Do'a ketika keluar toilet


Yaa Allah sucikan hatiku dari sifat munafiq dan peliharalah farjiku dari perbuatan keji D. THOHAROH DARI HADAS Bersuci dari hadas ada 2 macam, yaitu: 1. Bersuci dari hadas kecil Bersuci dari hadas kecil dengan cara wudlu atau tayamum jika tidak mendapaatkan air atau berhalangan menggunakan air karena sakit. 2. Bersuci dari hadas besar Bersuci dari hadas besar dengan cara mandi atau tayamum jika tidak mendapaatkan air atau berhalangan menggunakan air karena sakit Wudlu dan Tayamum a. Wudlu Wudlu adalah menggunakan air pada anggota tertentu yang dimulai dengan niat Syarat-syarat wudlu : 1. Islam 2. Tamyiz (bisa membedakan yang baik dan yang buruk) 3. Tidak ada sesuatu yang menghalangi sampainya air pada anggota wudlu 4. Dengan air yang suci dan mensucikan Fardlu wudlu 1. Niat (dalam hati ketika membasuh muka yang pertama)
Materi Pondok Ramadhan 1429 H

Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dariku penyakit dan telah menyehatkanku Doa ketika selesai istinjak

2. Membasuh muka (mulai dari tempat tumbuhnya rambut hingga dagu dan mulai telinga kanan hingga telinga kiri) 3. Membasuh kedua tangan hingga siku-siku 4. Mengusap sebagian kepala 5. Membasuh kaki hingga mata kaki 6. Tertib Sunnah-sunnah wudlu 1. Membaca Basmallah 2. Membasuh kedua telapak tangan 3. Berkumur-kumur 4. Menghisap air ke dalam hidung 5. Mengusap seluruh kepala 6. Mengusap kedua telinga 7. Mensela-selai jari tangan dan kaki 8. Menigakalikan dalam membasuh 9. Menigakalikan dalam membasuh dan mengusap 10. Berturut-turut 11. Berdo'a setelah wudlu Perkara yang membatalkan wudlu 1. Keluarnya segala sesuatu dari kubul dan dubur 2. Tidur, kecuali sambil duduk 3. Hilangnya akal seperti gila, pingsan, dll 4. Bersentuhan kulit antara laki-laki dengan perempuan yang bukan mahromnya 5. Menyentuh farji (kubul dan dubur)


Aku sengaja berniat wudlu untuk menghilangkan hadas kecil fardlu karena Allah ta'ala Do'a sesudah wudlu:

Niat Wudlu :

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang mensucikan diri. Dan jadikan aku termasuk gologan hambaMu yang sholih. b. Tayamum Tayamum adalah menyampaikan debu yang suci pada wajah dan kedua tangan sebagai ganti dari wudlu dan mandi Syarat-syarat tayamum 1. Berhalangan menggunakan air seperti karena sakit 2. Telah masuk waktu sholat 3. Telah berusaha mencari air 4. Menggunakan debu yang suci Fardlu tayamum 1. Niat (dalam hati ketika hendak mengusap wajah) 2. Mengusap wajah dua kali 3. Mengusap kedua tangan hingga siku-siku
Materi Pondok Ramadhan 1429 H

4. Tertib Sunnah-sunnah tayamum 1. Mambaca basmallah 2. Mendahulukan anggota yang kanan 3. Berturut-turut Perkara yang membatalkan tayamum 1. Segala seuatu yang membatalkan wudlu 2. Melihat air sebelum sholat 3. Murtad (keluar dari Islam) Niat tayamum:

Saya berniat tayamum agar diperbolehkan sholat fardlu, fardlu karena Allah taala c. Mandi Mandi adalah mengalirkan air secara merata ke seluruh tubuh. 1. Sebab-sebab mandi Keluar air mani Hubungan suami istri Haidh Nifas (darah yang keluar setelah melahirkan) Wiladah (melahirkan) Mati (kecuali mati syahid) 2. Rukun/fadlu mandi Niat dalam hati ketika membasuh permulaan bagian tubuh Meratakan air 3. Sunnah-sunnah mandi Istinjak Berwudlu Menigakalikan dalam membasuh Menggosok tubuh Berdoa setelah mandi 4. Syarat-syarat mandi dan makruh mandi Syarat-syarat mandi dan makruh mandi sama dengan wudlu Niat mandi :

/ / /
(SHOLAT)

A.

PENGERTIAN SHOLAT Sholat secara bahasa berarti doa, sedangkan secara syara' berarti ucapan atau pekerjaan yang khusus dan didahului takbirotul ihrom serta diakhiri dengan salam WAKTU-WAKTU SHOLAT 1. Waktu-waktu sholat a. Dzuhur Yaitu mulai tergelincirnya matahari hingga bayangan suatu benda yang berdiri tegak lurus sama dengan benda tersebut 4

B.

Materi Pondok Ramadhan 1429 H

b. Ashar Yaitu ketika bayang-bayang suatu benda yang tegak lurus melebihi panjang benda tersebut hingga terbenam matahari c. Maghrib Yaitu mulai terbenamnya matahari hingga hilangnya mega yang berwarna merah d. Isya' Yaitu mulai hilangnya mega merah hingga terbit fajar shodiq e. Shubuh Yaitu mulai terbit fajar shodiq hingga terbit matahari 2. Waktu-waktu yang diharamkan sholat a. Sehabis sholat Shubuh hingga matahari terbit b. Ketika matahari terbit hingga naik kira-kira satu tombak c. Saat matahari tegak lurus kecuali hari Jumat d. Waktu terbenam matahari hingga terbenam total C. SYARAT WAJIB DAN SYARAT SAH SHOLAT a. Syarat wajib sholat 1. Islam 2. Baligh 3. Berakal b. Syarat sah sholat 1. Suci dari hadas 2. Suci pakaian, badan dan tempat dari najis 3. Menutup aurat, aurat laki-laki adalah antara pusar hingga lutu. Sedangkan aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan 4. Menghadap kiblat 5. Mengetahui fardlunya sholat RUKUN SHOLAT 1. Niat (dalam hati ketika takbiratul ihram) 2. Berdiri bagi yang mampu 3. Takbioratul ihram 4. Membaca Surat Al-Fatihah 5. Ruku' dengan tuma'ninah (diam sejenak) 6. I'tidal dengan tuma'ninah (diam sejenak) 7. Sujud dua kali dengan tuma'ninah (diam sejenak) 8. Duduk diantara dua sujud dengan tuma'ninah (diam sejenak) 9. Duduk tahiyat akhir 10. Membaca tahiyat akhir 11. Membaca sholawat pada Nabi Muhammad dalam tahiyat akhir 12. Tertip 13. Membaca salam yang pertama

D.

E.

SUNNAH-SUNNAH SHOLAT Sunnah-sunah sholat ada dua macam yaitu sunnah sebelum sholat dan sunnah sesudah masuk dalam sholat 1. Sunnah sebelum sholat a. Adzan Bacaan adzan

2 2 2 2
5

Materi Pondok Ramadhan 1429 H

2
Kalau Adzan Shubuh setelah lafadz "Khayya 'alal falah" di tambahkan

2
b. Iqomah Bacaan iqomah

2 Doa sesudah adzan:

Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna ini dan sholat yang didirikan, karuniakanlah nabi Muhammad wasilah keutamaan, kemuliaan dan derajat yang terpuji yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai Dzat Yang Maha Pengasih 4. Sunnah sesudah masuk dalam sholat Sunnah sesudah masuk dalam sholat ada dua macam yaitu: a. Sunnah abb'ad 1. Duduk tasyahud awal 2. Membaca bacaan tasyahud awal 3. Membaca sholawat pada Nabi Muhammad pada tasyahud awal 4. Membaca sholawat pada keluarga Nabi Muhammad pada tasyahud akhir 5. Menurut sebagian ulama' adalah membaca doa qunut pada sholat shubuh dan sholat witir pada seperdua terakhir bulan Ramadhan Bagi yang lupa mengerjakan sunnah abbad maka disunnahkan sujud sahwi, yaitu sujud dua kali sebelum salam b. Sunnah haiat 1. Mengangkat kedua tangan pada saat takbiratul ihram 2. Meletakan tangan di atas tangan kiri dimana kedua tangan bersedekap diantara dada dan perut 3. Membaca doa iftitah 4. Membaca ta'awudz
Materi Pondok Ramadhan 1429 H

5. Membaca surat atau ayat Al-Quran setelah membaca Al-Fatihah 6. Mengeraskan bacaan bagi selain makmum pada waktu Sholat maghrib, isya',dan subuh serta sholat jumat 7. Membaca amin 8. Membaca sami'allahu liman hamidah ... dst ketika bangun dari rukuk 9. Membaca ketika gerakan naik turun 10. Membaca tasbih ketika rukuk dan sujud 11. Duduk iftirosy dalam semua duduk 12. Duduk tawaruk ketika tahiyat akhir 13. Meletakan kedua tangan di atas paha ketika duduk tahiyat awal dan akhir dengan memekarkan tangan kiri dan tangan kanan menggemgam kecuali jari telunjuk dan setelah lafad illalloh jari telunjuk ditegakan 14. Membaca salam yang kedua A. PERKARA YANG MEMBATALKAN SHOLAT 1. Berhadas 2. Terkena najis 3. Terbuka auratnya jika tidak segera ditutup 4. Berbicara dengan sengaja walaupun satu huruf yang bermakna 5. Makan/minum 6. Bergerak tiga kali berturut-turut selain gerakan sholat 7. Membelakangi kiblat 8. Melompat 9. Merubah niat seperti keluar sholat 10. Tertawa terbahak-bahak 11. Memukul dengan keras 12. Menambah rukun 13. Menambah rukun fi'li (gerakan) 14. Meninggalkan salah satu rukun dan syarat sholat dengan sengaja 15. Mendahului imam hingga dua rukun 16. melambatkan diri dari imam hingga tertinggal dua rukun BACAAN-BACAAN SHOLAT 1. Niat-niat sholat a. Sholat dzuhur

B.

/ ) (

Aku sengaja sholat fardlu dhuhur empat rokaat dalam keadaan menghadap koblat, tepat waktu. Sebagai (imam/makmum) karena Allah taala b. Sholat ashar

/ ) (

Aku sengaja sholat fardlu ashar empat rokaat dalam keadaan menghadap koblat, tepat waktu. Sebagai (imam/makmum) karena Allah taala c. Sholat magrib

/ ) (
7

Materi Pondok Ramadhan 1429 H

Aku sengaja sholat fardlu maghrib tiga rokaat dalam keadaan menghadap koblat, tepat waktu. Sebagai (imam/makmum) karena Allah taala d. Sholat isya

Aku sengaja sholat fardlu isya empat rokaat dalam keadaan menghadap koblat, tepat waktu. Sebagai (imam/makmum) karena Allah taala e. Sholat shubuh

/ ) ( ( / )

Aku sengaja sholat fardlu shubuh dua rokaat dalam keadaan menghadap koblat, tepat waktu. Sebagai (imam/makmum) karena Allah taala f. Shola Jum'at

( / )

2. Takbiratul Ihram Allah Maha Besar 3. Doa iftitah

Allah Maha Besar lagi Sempurna KebesaranNya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan wajah kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam keadaan lurus dan pasrah. Dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan Allah. Sesungguhnya sholatku, ibadahku hidup, matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan sekalian alam, tidak ada sekutu bagiNya. Dan begitulah aku diperintahkan dan aku dari golongan orang-orang muslim 4. Bacaan ruku'

Maha Suci Tuhanku Maha Agung serta memujinya 5. Bacaan i'tidal


Materi Pondok Ramadhan 1429 H


Semoga Allah menerima pujian orang yang memuji Ya Allah Tuhan kami, bagiMu segala puji sepenuh isi langit dan bumi dan sepenuh barang yang engkau kehendaki setelah itu 6. Bacaan sujud

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Luhur serta aku memujiNya 7. Bacaan duduk di antara dua sujud

Ya Allah ampunilah dosaku, kasihannilah aku, cukupkanlah aku dari segala kekurangan. Ankatlah derajatku, berikanlah aku petunjuk kesehatan dan ampunan padaku. 8. Bacaan tasyahud

Segala kehormatan, keberkahan, sholawat dan kebaikan adalah milik Allah. Salam rahmat dan berkah Allah mudah-mudahan tetap tercurah padamu wahai Nabi (Muhammad). Salam sejahtera semoga tetap terlimpahkan kepada kami dan seluruh hamba Allah yang sholih. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahkan rahmat tadzim kepada junjungan kami Nabi Muhammd.


Yaa Allah! Limpahkanlah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau memberikan rahmat kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan keluarganya. Limpahkanlah berkah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberi berkah kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan keluarganya di seluruh alam. 9. Bacaan salam
Materi Pondok Ramadhan 1429 H

Untuk tasyahud akhir ditambah

2
Semoga keselamatan dan rahmat Allah terlimpah atas kamu semua 10. Doa qunut

, , , , , , , , , ,
Ya Allah berikanlah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk, berikanlah aku kesehatan sebagaimana orang yang telah Engkau beri kekuatan. Berikanlah aku keberkahan pada segala apa yang telah Engkau berikan. Peliharalah aku dari kejelekan sesuatu yang telah Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau Dzat yang memastikan. Sesungguhnya tidaklah hina orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidak akan muli orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau Ya Allah lagi Maha Luhur. Maha Suci BagiMu atas sesuatu yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan bertaubat pada Engkau. Semoga Allah melimpahkan rahmat, barokah dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang ummi dan keluarga serta para sahabatnya.

(ZAKAT) A. ZAKAT MAL Harta yang wajib dizakati jika telah sampai satu nishob yaitu: 1. Binatang ternak yaitu: unta, sapi, kerbau, dan kambing. Dengan syarat: telah sampai 1 tahun, satu nishob, dan digembalakan 2. Emas dan perak kecuali yang dipakai untuk perhisan wanita Dengan syarat: telah sampai 1 tahun dan satu nishob. 3. Harta perdagangan. Dengan syarat: telah sampai 1 tahun dan satu nishob 4. Bahan makanan/pertanian yaitu padi, jagung, gandum, kurma dan anggur. Dengan syarat jika sudah sampai satu nishob B. ZAKAT FITRAH Zakat fitrah wajib bagi setiap orang Islam bagi dirinya sediri dan orang yang dinafkahinya jika memiliki kelebihan bahan makanan pada malam hari raya idul fitri dan siang harinya. Zakat fitrah wajib dilkeluarkan pada saat terbenamnya matahari pada akhir bulan ramadhan hingga sebelum sholat idul fitri, akan tetapi zakat boleh di ta'jil/dikeluarkan ketika masuk bulan Ramadhan. UKURAN ZAKAT FITRAH Zakat fitrah dikeluarkan sebanyak 4 mud (1 mud = 6,8 ons) makanan pokok atau satu sho' atau sama dengan 2,71919 kg. ORANG YANG BERHAK MENERIMA ZAKAT Orang yang berhak menerima zakat ada 8 orang (asnafus samaniyah)

Materi Pondok Ramadhan 1429 H

10

1. Fakir, yaitu orang yang tidak memiliki harta atau perkerjaan yang bisa mencukupi kebutuhan untuk hidup sehari-hari. 2. Miskin, yaitu orang yang memiliki harta dan pekerjaan tetapi tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari 3. 'Amil, yaitu orang yang membagi dan mengumpulkan zakat yang ditunjuk oleh pemerintah. 4. Mualaf, yaitu orang yang baru masuk Islam 5. Budak 6. Ghorim, yaitu orang yang terlilit hutang 7. Sabilillah, yaitu orang yang berjuang/berperang membela agama Allah 8. Ibnu sabil, yaitu musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan (PUASA) A. RUKUN PUASA a. Berniat sejak malam hari

b. Menahan makan, minum, koitus (Jima') dengan istri di siang hari sejak terbit fajar sampai terbenam matahari (Maghrib), Wanita yang sedang haidh dilarang puasa sampai habis masa haidhnya, lalu melanjutkan puasanya. Di luar Ramadhan ia wajib mengqadha puasa yag ditinggalkannya selama dalam haidh. B. YANG DIBERI KELONGGARAN UNTUK TIDAK PUASA RAMADHAN Orang Mu'min yang diberi kelonggaran diperbolehkan untuk tidak puasa Ramadhan, tetapi wajib mengqadha di bulan lain, mereka itu ialah: a. Orang sakit yang masih ada harapan sembuh. b. Orang yang bepergian (Musafir). Musafir yang merasa kuat boleh meneruskan puasa dalam safarnya, tetapi yang merasa lemah dan berat lebih baik berbuka, dan makruh memaksakan diri untuk puasa. c. Wanita yang hamil dan menyusui yang khawatir akan kesehatan dirinya Orang Mu'min yang diberi kelonggaran diperbolehkan untuk tidak mengerjakan puasa tetapi wajib mengqadha, wajib fidyah (memberi makan sehari seorang miskin sehari 1 mud / 7 ons makanan pokok). Mereka adalah:. a. Wanita yang menyusui dan khawatir akan kesehatan anaknya. b. Karena mengandung dan khawatir akan kesehatan janinnya. Orang Mu'min yang diberi kelonggaran diperbolehkan untuk tidak mengerjakan puasa dan tidak wajib mengqadha, tetapi wajib fidyah (memberi makan sehari seorang miskin). Mereka adalah orang yang tidak lagi mampu mengerjakan puasa karena : a. Umurnya sangat tua dan lemah. b. Sakit menahun yang tidak ada harapan sembuh. c. Orang yang sehari-hari kerjanya berat yang tidak mungkin mampu dikerjakan sambil puasa, dan tidak mendapat pekerjaan lain yang ringan. C. HAL-HAL YANG MEMBATALKAN PUASA a. Masuknya segala sesuatu ke dalam lubang tubuh dengan sengaja, seperti sengaja makan dan minum di siang hari. Bila terlupa makan dan minum di siang hari, maka tidak membatalkan puasa. b. Sengaja membikin muntah, bila muntah dengan tidak disengajakan, maka tidak membatalkan puasa. c. Keluar air mani dengan sengaja, jika tidak sengaja seperti karena mimpi maka tidak membatalkan puasa.

Materi Pondok Ramadhan 1429 H

11

d. Dengan sengaja menyetubuhi istri di siang hari Ramadhan, ini disamping puasanya batal ia terkena hukum yang berupa : memerdekakan seorang hamba, bila tidak mampu maka puasa dua bulan berturut-turut, dan bila tidak mampu, maka memberi makan enam puluh orang miskin. e. Datang bulan/haid di siang hari Ramadhan (sebelum waktu masuk Maghrib) D. HAL-HAL YANG BOLEH DIKERJAKAN WAKTU IBADAH PUASA a. Menyiram air ke atas kepala pada siang hari karena haus ataupun udara panas, demikian pula menyelam kedalam air pada siang hari. b. Menta'khirkan mandi junub setelah adzan Shubuh. c. Berbekam pada siang hari. d. Mencium, bermesraan dengan istri tetapi tidak sampai bersetubuh di siang hari (hukumnya makruh) e. Beristinsyak (menghirup air kedalam hidung) terutama bila akan berwudhu, asal tidak dikuatkan/berlebihan menghirupnya. f. Disuntik di siang hari. g. Mencicipi makanan asal tidak ditelan. E. ADAB-ADAB PUASA RAMADHAN 1. Berbuka apabila sudah masuk waktu Maghrib. Sunnah berbuka adalah sbb: a. Disegerakan yakni sebelum melaksanakan shalat Maghrib dengan makanan yang ringan seperti rutob (kurma muda), kurma dan air saja, setelah itu baru melaksanakan shalat. b. Tetapi apabila makan malam sudah dihidangkan, maka terus dimakan, jangan shalat dahulu. c. Setelah berbuka berdo'a dengan do'a sbb:


2. Makan sahur. Adab-adab sahur : a. Dilambatkan sampai akhir malam mendekati Shubuh.. 3. Lebih bersifat dermawan (banyak memberi, banyak bershadaqah, banyak menolong) dan banyak membaca al-Qur'an 4. Menegakkan shalat malam/shalat Tarawih dengan berjama'ah sebanyak 8 rokaat atau 20 rokaat. Dan shalat Tarawih ini lebih digiatkan lagi pada sepuluh malam terakhir (20 hb. sampai akhir Ramadhan). Cara shalat Tarawih adalah : a. Dengan berjama'ah. b. Salam tiap dua raka'at, dan ditutup dengan witir tiga raka'at. c. Dibuka dengan dua raka'at yang ringan. d. Bacaan dalam witir: Raka'at pertama: Sabihisma Rabbika. Roka't kedua: Hal ataaka khaditsul ghosiyah atau Qul yaa ayyuhal kafirun. Raka'at ketiga: Qulaudzubirobbinas, Quaudzubirobilfa;aq dan Qulhuwallahu ahad. e. Membaca do'a qunut dalam shalat witir. 5. Berusaha menepati lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir, terutama pada malam-malam ganjil. Bila dirasakan menepati lailatul qadar hendaklah lebih giat beribadah dan membaca : Yaa Allah Engkaulah pengampun, suka kepada pengampunan maka ampunilah aku. 6. Mengerjakan i'tikaf pada sepuluh malam terakhir. 7. Menjauhi perkataan dan perbuatan keji dan menjauhi pertengkaran. DO'A-DO'A RAMADHAN DAN NIAT-NIAT SHOLAT 5. Niat Puasa Ramadhan


12

Materi Pondok Ramadhan 1429 H

6. Do'a berbuka Puasa


7. Niat mandi idul fitri

8. Niat mandi hari jum'at

9. Niat Sholat Tarawih

10. Niat Sholat Witir yang 2 rokaat

11. Niat Sholat Witir yang 1 rokat

12. Niat waktu mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri dan orang-orang / keluarga yang ditanggungnya


13. Niat waktu mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri


14. Niat Sholat Idul Fitri

Materi Pondok Ramadhan 1429 H

13