45027587-Nama-Obat

Nama Obat

Sediaan Caps 150,300,450,600 Sir 20mg/mL (rimactane)

Merek Dagang  Rifampisin  Kombipak I,II,III,IV  corifarm  Rimactazid  Rifacin  Rifamtibi     Amoxil Intermoxil Kalmoxillin Opimox

Dosis anak 10-20 mg/kg BB/hari, maks. 600 mghari; dewasa BB 50 kg; 600 mg/hari

Keterangan -merupakan obat pilihan untuk lepra dan tuberculosis - Serbuk rifampisin berwarna merah kecoklatan menyebabkan saliva dan sekresi tubuh yang lain berwarna orange-merah -bersifat hepatotoksik Amoxicillin bisa diminum baik sebelum maupun setelah makan dan obat ini sangat jarang ditemukan berinteraksi dengan obat obat yang lain. Amoxicillin juga aman diberikan untuk ibu hamil dan menyusui walaupun ada beberapa kasus diare yang terjadi pada bayi yang disusui oleh ibu yang minum Amoxicillin Amoxicillin sebaiknya disimpan dalam suhu kamar yaitu antara 20 sampai 25 derajat Celcius. Untuk sirop kering yang telah dicampur dengan air sebaiknya tidak digunakan lagi setelah 14 hari atau 2 minggu. Proton pump inhibitor Mekanisme kerja : mengontrol sekresi asam lambung dengan cara menghambat pompa proton yang mentranspor ion H+ keluar dari sel parietal lambung

Rifampisin

Kapsul : 250 dan 500 mg. Tablet : 500 mg. Sirop kering : 125mg/5ml dan 250mg/5ml. Vial untuk injeksi : 1000mg dan 500mg.

Dewasa 250 mg setiap 8 jam, 500 mg setiap 8 jam, 500 mg setiap 12 jam, terggantung dari derajat keparahan dari penyakit yang di derita. Untuk pengobatan gonorrhea pada orang dewasa, diberikan Amoxicillin sebanyak 3 g sekali minum. Dosis untuk anak anak diatas 3 bulan adalah 25 mg/kg/hari terbagi setiap 12 jam, 20 mg/kg/hari terbagi setiap 8 jam, 40 mg/kg/hari terbagi setiap 8 jam atau 45 mg/kg/hari terbagi dalam 12 jam terggantung dari derajat keparahan penyakit.

Amoxicillin

Kapsul lepas lambat berisi granul bersalut enterik (10 mg, 20 mg, 40 mg). Omeprazole Tablet lepas lambat (20 mg). vial (dlm bentuk

Protop®, Pumpitor®, Norsec®, Lambuzole®, Loklor®, Losec®, OMZ®, Prilos®, Socid®, Contral®, Dudencer®, Opm®, Onic®, Promezol®, Stomacer®,

Anak-anak ≥ 2 tahun : < 20 kg : 10 mg 1 x sehari ≥ 20 kg : 20 mg 1 x sehari

Bidryl. Tablet 500 mg. Koffex. dermatitis alergi. 3-4 x/hr. vial 15 ml (10 mg/ml) Benacol. Fortusin. Ulzol®. Zollocid®. Prohibit®. Menekan reaksi radang pada kulit yang bukan disebabkan infeksi seperti: eksema. . Catatan: Krim dipakai untuk lesi basah.IM atau IV (maks 400 mg/hr0). Kapsul 250 mg. Ozid® Dewasa : GERD dengan gejala : 20 mg/hari selama 4 minggu Esofagitis erosif : 20 mg/hari selama 4-8 minggu Hydrocortisone Tiap gram mengandung: Hidrokortison asetat 25 mg Hydrocortisone Dioleskan tipis pada kulit 2 . pruritus yang tidak dapat diatasi dengan cara lain. Lokev®.5 -1 g (atau 10 mg/kg) 3 kali sehari. intertrigo. Anak : 5 mg/kg BB/hr (maks 300 mg/hr) Parenteral : Dewasa : 10-50 mg . dermatitis seboreik. Ikadryl.bubuk) 40 mg. Injeksi 50 mg/ml Asam Traneksamat             Clonex Ditranex Intermic Klanex Lunex Pytramic Ronex Theranex Tranexid Transamin Tranxa Asamnex Dosis oral : 1-1. Asam traneksamat digunakan untuk profilaksis dan pengobatan pendarahan yang disebabkan fibrinolisis yang berlebihan dan angiodema hereditas. Inadryl. anti mual dan anestesi topikal. Anak : 5 mg / kg BB/ hr atau 150 mg/ hr . Asam traneksamat adalah obat antifibrinolitik yang menghambat pemutusan benang fibrin. Omevell®. Meisec®. Dosis infus kontinyu : 25-50 mg/kg setiap hari.IM atau IV terbagi 4 dosis ( maks 300 mg/ hr). Dosis injeksi intravena perlahan : 0. Sir eksp. Ampul 1 ml (10 mg/ml). Difenhidramin merupakan generasi pertama obat antihistamin untuk mengatasi gejala alergi pernapasan dan alergi kulit. Licodril Dipenhydramine Oral: Dewasa : 50 mg atau 20 mg. ruam "popok" pada bayi. Zepral®. Dosis anak : 25 kg/mg melalui oral atau 10 mg/kg melalui intra vena setiap 2 atau 3 kali sehari. memberi efek mengantuk bagi orang yang sulit tidur. mencegah mabuk perjalanan dan sebagai antitusif.3 kali sehari.5 gram (atau 15-25 mg/kg) 2 sampai 4 kali sehari.

100 mg dan 200 mg. namun tidak efektif untuk reaksi akut pada penyakit paru obstruktif kronik.m atau injeksi i. 300 mg. Promag Stesolid . 300 mg/5 ml. fenatic. dofen. 325 mg.Tablet : 200 mg . 400 mg Ibuprofen Theophillin tab. spedifen. rhelafen. Bufabron. Dexanta.Valium . 250 mg/5 ml. ethifen. lexaprofen. 250. Cairan Injeksi. 325 mg/5 ml. elixir Anafen. farsifen. Antasida Kaplet 200 mg. 500 mg. iprox. mofen. arthrifen. arfen. 10 mg. 400 mg. merangsang SSP. 500 mg/20 ml amp. otot jantun.Valisanbe Oral : Ansietas. proris. prosic. fenris. prosinal. aminoflin iv 250 mg/10 ml amp. 400 mg. Sirup Lambucid. 500 mg.v lambat : (kedalam vena besar dengan kecepatan tidak lebih dari 5 mg/menit)untuk ansietas akut berat. Bronsolvan. bufect. penghentian alkohol akut. ostarin. 2 mg 3 kali sehari jika perlu dapat dinaikkan menjadi 15-30 mg sehari dalam dosis terbagi. menimbulkan dieresis bronkodilator yang digunakan untuk pasien asma dan penyakit paru obstruktif yang kronik. LInjeksi i. Anak 6-12 tahun : 125-200 mg tiap 12 jam Anak 2-12 tahun : 9mg/kg setiap 12 jam (maksimal 200 mg) Indikasi : relaksasi otot polos. Tablet Kunyah 250 mg. Suspensi 200 mg/5 ml. sirop. Euphylin. 250 mg. Menghambat sintesis prostaglandin dgn menghambat COX-1 & COX-2 Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui Secara umum dosis 200-400 mg tiap 12 jam. Tablet 200 mg. 400 mg/5 ml Tablet. ribunal. 300 mg. pengendalian serangan panik akut. yariven Bronchophylin. Theobron Dosis Ibuprofen untuk anak adalah 5 10mg/kgBB. profen. supositoria 125. jika diazepam . Retaphyl. dolofen.

tablet Bacquinor. Ciprinol. Tulang dan sendi. Bernoflox. Cifloxin. Cipro XL. Saluran cerna. Cipro XR. Ciprodar. antara lain pada :    Ringan sampai sedang : 2 x 250 mg sehari Berat : 2 x 500 mg sehari Untuk gonore akut cukup pemberian dosis tunggal 250 mg sehari 2. Uretritis dan serpisitis gonore. Ciprocinol. tulang dan sendi kulit dan jaringan lunak : -Ringan sampai sedang : 2 x 500 mg sehari  ciprofloksacin -Berat : 2 x 750 mg sehari -Untuk mendapatkan kadar yang adekuat pada osteomielitis maka pemberian tidak boleh kurang dari2 x 750 mg sehari -Dosis untuk pasien dengan gangguan fungsi ginjal : Bila bersihan kreatinin kurang dari 20 ml/menit maka dosis normal yang dianjurkan harus diberikan sehari sekali atau dikurangi separuh bila diberikan 2 x sehari. Velomonit Untuk infeksi saluran kemih :    indikasi Untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh kuman patogen yang peka terhadap ciprofloxacin.   Saluran kemih termasuk prostatitis. Cipro I. kecuali pneumonia dan streptococus.Untuk infeksi saluran nafas. Kulit dan jaringan lunak. Cipro. Flociprin. tablet cefixim suprax .perlu ulangi setelah 4 jam. Ciproquinol. Ocuflox. Ciproxan. Floxin. Ciflox.Untuk infeksi saluran cerna : -Ringan / sedang / berat : 2 x 250 mg sehari 3. Ciproxin. Baycip. termasuk demam thyfoid dan parathyfoid. Proquin XR. Ciprobay. Untuk infeksi akut selama 5-10 hari biasanya pengobatan selanjutnya paling sedikit 3 hari sesudah gejala klinik hilang Dewasa & ANAK> 12 YR ATAU> 50 KG: PO 400 mg / hari sebagai dosis tunggal atau dua dosis terbagi tiap 12 jam.. Septicide. Saluran nafas. Cipromycin.V. Ciloxan. -Lamanya pengobatan tergantung dari beratnya penyakit.

Anak Terapi simptomatik s/d 6 th : 20 mcg 3 kali sehari. dosis maksimum 1200 mg/hari. NovoIpramide. dosis secara oral 200 to 400 mg setiap 4 jam. sehari 1 mg. Inhaler : 20-40 mcg. dosis maksimum 2400 mg/hari Dosis anak-anak : -12 tahun keatas : liquid/syrup. 3-4 kali sehari. simptomatik pada asma dapat diulang tiap 4-6 jam. 3-4 emfisema. . -2-6 tahun : liquid/syrup. Tablet. PMSIpratropium ANAK 6 MO-12 YR: PO 8 mg / kg / hari sebagai dosis tunggal atau dua dosis terbagi tiap 12 jam. dosis maksimum 300 mg/hari. Anak s/d 6 th : 125-250 mcg. Indikasi : Produksi sputum yang tidak normal. dosis maksimum 600 mg/hari -2 tahun kebawah perlu penyesuaian dosis secara individual. Inhalation Solution 250 mcg/ml Ipatropium Bromida Atrovent. 6 -12 th : bronkospasme yang reversibel. dosis secara oral 50 sampai 100 mg setiap 4 jam.500 mcg. dosis secara oral 100 sampai 200 mg setiap 4 jam. ApoIpravent.Inhaler 20 mcg/Semprot. dosis secara oral 200 sampai 400 mg setiap 4 jam. pada umumnya digunakan dosis 25 sampai 50 mg secara oral setiap 4 jam. dosis maksimum 2400 mg/hari. Larutan Gliseril guaikolat Dosis dewasa: liquid/syrup. 20-40 mcg 3 kali sehari berhubungan dengan obstruksi kronis saluran nafas (PPOK). termasuk bronkitis kronik dan Inhalation solution : 250 . Batuk. juga sebagai terapi kali sehari. GG/ Gliseril Guaiakolat (Guaifenesin / GG) -6-12 tahun : liquid/syrup. dosis maksimum sehari 1 mg. bronkial dan sebagai bronkodilator pada pasien dapat diulang sampai dosis maksimum cystic fibrosis. 6-12 th : 250 mcg.

dan campylobacter gastroenteritis. E. erytrasma. Topical: untuk pengobatan acne vulgaris.aereus. S. diphtheria pertusis. sorbidin -Oral : Angina : 5-40 mg. Untuk Suspensi Oral . M. Ointment. sediaan sustained release. Tablet Chewable. Serbuk Untuk Oral Suspensi .pneumoniae.tablet Cedocart. choncroid. juga dapat digunakan 15 menit sebelum melakukan aktivitas untuk mencegah terjadinya serangan (profilaksis). maksimum 3 dosis selama 15-30 menit. Sublingual : 2. siphilis dan nongonococcal urethritis. ISDN -Gagal jantung kongestif : dosis awal : 20 mg. Legionella pneumophilia. Pada mata: Untuk mengatasi infeksi konjungtivistis atau gangguan kornea pada bayi baru lahir.5 mg setelah makan Kapsul. Chlamydia. S. Granul. Suspensi Oral. 3-4 kali sehari.gonorrhoeae.histolitica. Etilsuksinat: 400-800 mg setiap 612 jam. termasuk S. atau 40 mg setiap 8-12 jam. (maksimal 4 g/24 jam). . Gel. Injeksi.   Murni (basa): 250 – 500 mg setiap 6-12 jam. Dosis target : 120-160 mg/hari dalam dosis terbagi.5-5 mg setiap 5-10 menit. -Sublingual: 2.pneumoniae. Sistemik: Digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri yang sensitif terhadap eritromisin seperti. Topikal . Tablet/Tablet Salud. -Spasme pada esofagus (unlabeled use) : 510 mg sebelum makan. opthalmic eritromisin Arsitrocin Erysanbe Medoxin Injeksi: Laktobionat: 15-20 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau 500 mg sampai 1 g setiap 6 jam. N. digunakan untuk terapi konjungtifitis dengan neomosin. isosorbid dinitrat.pyogenes. atau dapat diberikan dalam infus terus-menerus selama 24 jam. 4 kali sehari. digunakan secara kombinasi dengan hidralazin. Oral.

dapat antara 5 – 80 mg per hari. Wabah (Yersinia pestis) secara historis diperlakukan dengan sebagai pengobatan lini pertama.    streptomisin  Tuberkulosis dalam kombinasi dengan obat anti-TB. 5 mg sohoson prednison Dosis awal sangat bervariasi. sapi. Tablet 5 mg. maksimal 50 mg . Tetapi umumnya dosis awal diberikan berkisar antara 20 – 80 mg per hari. bergantung pada jenis dan tingkat keparahan penyakit serta respon pasien terhadap terapi. streptomisin adalah baris pertama antibiotik untuk digunakan melawan bakteri gram negatif pada hewan besar (kuda.Sediaan: vial 1 g dan 5 g Kantrex 20 mg/Kg BB secara IM. kecuali dalam kurang terlayani secara medis populasi di mana biaya perawatan lebih mahal mahal. Hal ini biasanya dikombinasikan dengan procaine penisilin untuk injeksi intramuskular. dellacorta. maksimum 1 g/hari selama 2 sampai 3 minggu. Untuk anakanak 1 mg/kg berat badan. Ini bukan pengobatan lini pertama. Infektif endokarditis disebabkan oleh organisme enterococcus ketika tidak sensitif terhadap Gentamisin Dalam kedokteran hewan. domba dll). kemudian frekuensi pemberian dikurangi menjadi 2-3 kali seminggu. Kaptab Pehacort.

Suspensi Oral. 100 ml). Status epileptikus : i. Topical Sebagai Sulfat 0. o Note : Usual dose yang lebih tinggi dan/atau frekuensi yang lebih tinggi (setiap 6 jam) yang diberikan pada kondisi klinik secara selektif ( cystic fibrosis) data serum level yang dibutuhkan o Anak dan dewasa : o Intratekal : 4 – 8 mg/hari Optalmik : o Salep : Dioleskan pada Infeksi : Gram negatif (Pseudomonas. .Tablet.8 mg/kg/hari.2. 15 mg/kg. Dosis lazim : 300 . interval 6-8 jam. maka terapi harus dihentikan dan diganti dengan terapi lain yang sesuai  Oral : dosis awal 3-4 mg/kg/hari atau 150-300 mg/hari.1 % (15 g. lambat atau infus. abdomen. dosis tunggal/terbagi 2 kali sehari. penggunaan topical.5 mg/kg BB setiap 8 jam secara i. Proteus.v. 60 mg (50 ml.90 mg (100 ml). 100 mg (50 ml. atau i.400 mg/hari. endokarditis dan septikemia . 120 mg (100 ml) Larutan Injeksi. Sebagai Sulfat (Premixed in NS) 40 mg (50 ml).  Krem. Dosis pemeliharaan sekitar 100 mg diberikan sesudahnya. maksimal 600 mg/hari. dan profilaksis untuk bakteri endokarditis dan tindakan bedah. 70 mg (50 ml). Dosis harus dipertahankan atau disesuaikan. 100 ml). infeksi saluran nafas. Sebagai Sulfat 10 mg/ml (6 Diprogenta Gentak Gentamerc gentamisin  Dosis umum : o Bayi dan anak < 5 tahun : 2. Serratia) dan Gram positif (Staphylococcus). atau i. 80 mg (50 ml.v. 30 g) Infus.m. Jika setelah beberapa waktu tertentu hasil yang diharapkan tidak tercapai.5 mg/kg BB setiap 8 jam secara i. infeksi saluran urin. Dapat dinaikkan bertahap. Monitor kadar plasma. Injeksi       Clonex Ditranex Intermic Klanex Lunex Pytramic phenitoin per hari. Kapsul.v. o Anak > 5 tahun : 2 . Pengurangan dosis berdasar berat badan. ANAK : 5 .m. kecepatan maksimal 50 mg/menit (loading dose). 100 ml). infeksi tulang. sesuai dengan respon yang diberikan. infeksi kulit dan jaringan lunak. dosis tunggal atau terbagi 2 kali sehari.

Pediatrik Sebagai Sulfat 10 mg/ml (2 ml) (Dapat mengandung Metabisulfit) Larutan Injeksi.ml. Sebagai Sulfat 40 mg/ml (2 ml. v.3% (5 ml. beberapa klinisi memberikan rekomendasi dosis tersebut untuk pasien yang fungsi ginjalnya normal.1% (15 g. m.5 mg/kg BB/ dosis setiap 8 – 12 jam untuk mendapatkan kadar puncak secara cepat pada terapi. dosis inisial yang lebih tinggi dapat diberikan dengan pertimbangan yang cermat untuk pasien jika cairan ekstraseluler meningkat (udem. naikan 2 tetes setiap jam untuk infeksi parah Topikal : o Salep : Salep dioleskan pada kulit yang sakit 3 – 4 kali sehari Dewasa : Diberikan secara i. Pediatrik Sebagai Sulfat (Preservative Free) : 10 mg/ml (2 ml) Saleb Mata Sebagai Sulfat 0. 30 g) Tetes Mata Sebagai Sulfat 0. atau i. 15 ml) Mengandung Benzalkonium Klorida     mata 2 – 3 kali sehari sampai setiap 3 – 4 kali o Tetes mata : Teteskan pada mata yang sakit 1 – 2 tetes setiap 2 – 4 jam.10 ml) Vial Larutan Injeksi.3% (3 mg/g (3. Konfensional : 1 – 2. syok Dosis tunggal : 4 – 7 mg/kg BB/dosis tunggal/hari. 8 ml.5 g)) Saleb Kulit Sebagai Sulfat 0. 20 ml) (Dapat Mengandung Metabisulfit) Larutan Injeksi. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful