Anda di halaman 1dari 3

Seiring dengan kemajuan teknologi, semakin banyak bahan komposit yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Pengembangan bahan komposit terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan akan bahan-bahan dengan sifat-sifat yang diinginkan. Dalam pengembangan tersebut, interaksi antarmuka antara matriks dengan penguat atau serat merupakan hal yang penting, karena menentukan sifat dari bahan komposit yang dihasilkan. Bambu merupakan tumbuhan yang banyak tumbuh di Indonesia, mudah didapat dan murah harganya. Jenis bambu di Indonesia sendiri juga bermacam-macam. Selain itu bambu sendiri merupakan bahan komposit yang sangat kuat bila dipakai untuk serat. Seperti halnya bambu,polimer juga memiliki karakteristik yang sangat mungkin untuk

dikembangkan menjadi matriks untuk bahan komposit. Sifat polimer yang mudah dibentuk dan mudah didapat memudahkan kita untuk mengembangkan

bahan tersebut. Sebagaimana hal yang telah disampaikan di atas, maka perlu diadakannya penelitian tentang bahan komposit dengan bambu sebagai serat dan polimer sebagai matriksnya. Hal yang perlu diteliti yaitu bagaimana interaksi

antarmuka antara keduanya, dengan kata lain yaitu adhesivitas antarmuka keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis bambu dan polimer terhadap adhesivitas antarmuka bambu-polimer. Agar penelitian ini memiliki ruang bahasan yang jelas, pembahasan dibatasi pada beberapa hal berikut: a) Adhesivitas diwakili oleh derajat kebasahan serta tegangan lekat. b) Bambu yang digunakan adalah bambu apus/tali dan bambu jawa/wulung. c) Polimer yang digunakan yaitu polimer polyester dan epoxy. Tabel 1.1 Sifat Mekanik Bambu Apus(ginoga, 1977) Sifat Mekanik Kekuatan Tarik Kekuatan Luluh Modulus Elastisitas Kekuatan Tekan Kekuatan Geser Kekuatan Tarik tegak Lurus Serat MPa 53.53 32.06 9901.96 49.41 3.872 2.77

Table 1.2 spesifikasi cetakan ASTM D 638-84 M-II Dimensi W = width of narrow section L = length of narrow section Wo = width of overall Lo = length of overall G = gage length D = distance between grips R = radius of fillet Panjang (mm) 6 57 19 183 50 135 76 Toleransi (mm) 0.5 05 0.5 No max 0.25 5 1

Table 1.3 sifat mekanik unsaturated polyester resin BQTN 157-ex