Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN SISTEM OPERASI MODUL 1-6

Disusun Oleh : Nama Nim Prodi Kelas : Nana Karno : 2010081103 : Teknik Informatika - S1 :A

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Kuningan

2012

MODUL 1 DOS INTERNAL COMMAND


A.DASAR TEORI
Pada praktikum modul 1 membahas tentang DOS Internal Command. Pada praktek ini akan membahas beberapa perintah DOS yang sering digunakan Internal Command. Internal command adalah Perintah-perintah yang telah tersimpan dalam memory computer saat pembacaan DOS selesai, seperti perintah Dir, Copy, Del, Ren, Type dan Cls. Internal command adalah bagian dari DOS COMMAND.COM file. Jadi jika menghapus COMMAND.COM perintahperintah dalam DOS tidak bisa digunakan. Perintah DOS adalah perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam [sistem operasi]] DOS. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:

Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja. Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.

B. PRAKTIKUM
Langkah langkah pada praktikum kali ini yaitu sebagai berikut : Perintah Date

Perintah ini berfungsi untuk melihat atau mengubah tanggal hari ini di computer kita. Untuk mengeceknya kita masuk ke Run lalu ketik cmd.

Kemudian cara penulisan untuk perintah Date sebagai berikut.

Perintah Time berfungsi untuk melihat atau mengubah waktu hari ini di computer kita. Ketik Time pada command prompt, lalu tekan enter maka hasilnya sebagai berikut.

Perintah Ver berfungsi untuk melihat versi DOS yang digunakan. Ketik Ver pada Command prompt lalu tekan enter.

Perintah Cls berfungsi membersihkan layar dan menempatkan kursor

pada pojok kiri layar. Perintah ini tidak memiliki parameter. Ketik cls pada

command prompt lalu enter.

Setelah di enter ternyata layar sudah bersih.

Perintah Dir berfungsi jika digunakan tanpa parameter, perintah ini

dapat menampilkan daftar berkas-berkas dan subdirektori yang terdapat di dalam direktori aktif. Berkas ini memiliki satu parameter, yakni lokasi direktori di mana hendak menampilkan daftar isi direktori. . Langkahnya

sama seperti di atas ketik dir lalu enter seperti gambar berikut.

Latihan : C:\> dir /p tampilan tersebut menampilkan isi directory C:\ yang di tampilkan per page.

C:\> dir/w tampilan di bawah ini menampilkan isi directory C:\yang di tampilkan secara menyamping langsung seluruh file.

C:\> dir *.*

C:\> dir/p/w berfungsi untuk menampilkan file yang di

listing pada layar.

Perintah md / mkdir berfungsi untuk membuat sebuah direktori dalam

direktori aktif.

Setelah itu kita liat pada directori E: maka folder data,program, latihan yang telah di buat pada command prompt sudah ada pada directori E.

Perintah cd / chdir berfungsi untuk mengganti direktori aktif ke direktori lainnya yang ditentukan dalam parameter. Jika dijalankan tanpa parameter, maka perintah ini akan menampilkan lokasi di mana direktori aktif berada.

Perintah rd / rmdir berfungsi untuk menghapus sebuah direktori kosong. Akan gagal bila direktori tersebut mengandung berkas atau subdirektori lainnya. Latihan 1 :

Kemudian liat pada direktori E: folder program1 dan program3 sudah terhapus.

Latihan 2 : Pada E:\> ketik perintah MD UJIAN dan CD UJIAN, maka prompt akan menjadi E:\UJIAN>

Pada E:\ujian> ketik perintah MD COBA dan CD COBA, maka prompt akan berubah menjadi E:\ujian\coba>.

Pada E:\ujian\coba> ketik perintah Cd.., maka prompt akan berubah menjadi E:\ujian>.

Pada E:\ujian> ketik perintah cd.. dan prompt akan bertukar menjadi E:\>.

Pada E:\> ketik perintah cd\ujian\coba, maka prompt akan bertukar menjadi E:\ujian\coba>

Pada E:\ujian\coba ketik perintah cd\ prompt akan bertukar menjadi E:\>

Perintah Copy con berfungsi untuk menyalin satu atau beberapa berkas dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang ditentukan. Perintah ini memiliki dua parameter, yakni parameter sumber berkas dan tujuan ke mana berkas akan disalin.

Lalu liat di folder data lama terdapat 1 file.

Lalu buat lagi file dengan nama file coba2.

Perintah redirection berfungsi untuk mengeluarkan hasil ke suatu file.

Maka file yang tadi sudah dimasukan pada command prompt sudah ada pada folder.

Perintah type berfungsi untuk menampilkan isi file ke layar.

Perintah copy berfungsi untuk meng-copy isi file yang satu ke file yang lain. Latuhan : Copy data\datalama\isi_a.txt data\datalama\isi_all.txt

Copy data\datalama\isi_a.txt data\databaru\isi_a.txt

Copy data\datalama\data\isi_lama

Copy *.* E:\ latihan semua file akan disalin ke directori e:\latihan.

Copy *.Doc E:\latihan, semua file berakhir dengan *.Doc akan disalin ke directori e:\latihan.

Ketika di ketik Y maka 2 file sudah di copy. Latihan 2 :

Pada

E:\>

jalankan

perintah

Copy

Command.com

Command.ORG dan jalankan perintah Dir untuk melihat file yang baru dibuat.

Pergi ke D:\> jalankan perintah COPY *.COM E:\ dan jalankan perintah DIR untuk melihat file yang baru dibuat.

Pada D:\> jalankan COPY *.COM E:\ sekali lagi dan jalankan perintah DIR untuk melihat file yang baru dibuat.

Perintah file/directory.

ren / rename yang berfungsi untuk mengubah nama

Perintah del / delete berfungsi untuk menghapus file.

Perintah prompt berfungsi untuk mengubah command prompt DOS.

C. KESIMPULAN
Dari hasil praktikum kali ini dapat di ambil kesimpulan bahwa Dos Internal Command yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja. Dalam praktikum ini membahas bagimana cara membuat folder melalui Internal Command, merubah nama file,menampilkan isi direktori, mengcopy, merename file directory. DAFTAR PUSTAKA http://sianu.wordpress.com/2009/04/07/internaleksternal-comman/ http://id.wikipedia.org/wiki/Perintah_DOS