Anda di halaman 1dari 13

TUGAS MANAJEMEN PERUBAHAN

ANALISIS MANAJEMEN PERUBAHAN PT INDOSAT TBK

Nama Kelompok : Kelas MSDM 09 NR 1. Agus Styoro Cahyo W. 2. Rista Harsari 3. Dini Krismasari 4. Nur Fadillah Gitri R. 5. Alfin Setiawan 098 574 218 098 574 219 098 574 241 098 574 250 098 574 321

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul Analisis Manajemen Perubahan PT Indosat Tbk. Makalah ini berisikan tentang informasi manajemen perubahan yang dilakukan oleh PT Indosat Tbk beserta latar belakang dan strategi dalam perubahan tersebut. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita mengenai hal-hal yang berkaitan tentang manajemen perubahan yang dilakukan oleh setiap perusahaan . Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

Surabaya, 27 Februari 2013

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Dalam era globalisasi yang penuh dengan kompetisi ini membuat manusia harus mempunyai nilai lebih dalam diri tiap individu agar mampu bersaing. Namun dengan memandang sisi lain kita, manusia, sebagai mahluk sosial, kita juga harus mempunyai kemampuan, bukan untuk bersaing , tapi saling merangkul, kerjasama, untuk mencapai kesejahteraan bersama yang adil dan merata. Kerjasama antar individu sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi dan perusahaan. Suatu organisasi dapat dikatakan berhasil jika organisasi tersebut dapat melakukan perubahan untuk menghadapi persaingan, tangkas dan cermat, mampu mengembangkan inovasi baru dan selalu siap menghadapi persaingan baru. Akan tetapi tidak semudah yang dilakukan karena perubahan-perubahan yang dilakukan oleh organisasi harus dilakukan dengan melalui berbagai pemikiran dan pertimbangan terlebih dahulu. Perubahan dapat diartikan sebagai sebuah transformasi dari keadaan yang sekarang menuju keadaan yang diharapkan di masa yang akan datang, suatu keadaan yang lebih baik. Agar perubahan tersebut dapat efektif bagi perusahaan maka para manajer harus dapat menyusun strategi untuk merencanakan, mengarahkan, dan mengendalikan perubahan. Perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat terutama di bidang telekomunikasi, memacu para pemain yang mengerumuni bisnis legit telekomunikasi harus bekerja keras menghadapi persaingan. Berbagai trik dan jurus dilancarkan untuk mampu menjadi yang terdepan sekaligus menjadi great company. Bahkan, perubahan bisnis pun dilakukan seiring dinamika yang berkembang di pasar. Seperti yang dilakukan PT Indosat Tbk., yang telah mengalami beberapa kali perubahan bisnis sejak 1967. Dalam makalah ini disajikan adanya manajemen perubahan dalam implementasi perkembangan bisnis telekomunikasi, budaya perusahaan, pengembangan karyawan serta bentuk badan hukum. Melihat fakta dan berdasar data dari Harian Kompas dan finance.detik.com diperlihatkan bahwa PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan laba tahun berjalan hingga kuartal III-2012 sebesar Rp 1,628 triliun atau naik 55,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 1,047 triliun. Kenaikan laba ditopang oleh kenaikan pelanggan dan pendapatan perseroan. Berdasarkan laporan

keuangan yang dipublikasikan di situs perseroan, pendapatan usahanya naik 7,6 persen dari Rp 15,34 triliun menjadi Rp 16,5 triliun.

1.2 Tujuan Perubahan PT Indosat Tbk. melakukan perubahan dalam organisasinya adalah mempunyai beberapa tujuan organisasi yang ingin dicapai yang berfungsi untuk tetap survive dan mampu bersaing. Beberapa tujuan perubahan ini adalah sebagai berikut : 1. Perubahan dalam upaya Membangun dan mengembangkan telekomunikasi Internasional untuk meningkatkan hubungan kerjasama internasional dalam menunjang pembangunan nasional 2. Perubahan dalam upaya Memberikan sumbangan bagi perekonomian negara pada umumnya, dan peningkatan pendapatan negara pada khususnya serta berpartisipasi aktif dalam menunjang dan melaksanakan kebijakan program pemerintah di dalam bidang pembangunan nasional.

1.3 Ruang Lingkup Perubahan Ruang lingkup manajemen perubahan pada dasarnya sangat kompleks dan luas, akan tetapi dalam makalah ini akan dibahas dan dibatasi pada lingkup tertentu. Sesuai data dan penjelasan diatas maka manajemen perubahan di PT Indosat Tbk ini akan membahas mengenai beberapa perubahan pada faktor internal dan eksternal perusahaan terhadap perubahan lingkungan sekitar maupun nasional, perubahan efisiensi operasional dengan ditunjuang perkembangan bisnis telekomunikasi dalam rangka mencapai peningkatan laba setiap tahunnya, perubahan sistem karyawan baik rekrutmen sampai kesejahteraannya, serta penerapan sistem TI yang terintegrasi dan terstruktur antar semua lini yang bertujuan untuk efisiensi dan mempercepat waktu.

1.4 Manfaat Perubahan Adapun manfaat manajemen perubahan secara umum adalah dapat dirasakan apabila semua lini bisnis saling mendukung perubahan tersebut. Sedang pada PT Indosat Tbk., khususnya akan bermanfaat pada beberapa pendukungnya seperti dampak positif meningkatkan kinerja karyawan dan tumbuhnya pemerataan ekonomi di lingkungan sekitar industri ini.

BAB II MANAJEMEN PERUBAHAN

Manajemen perubahan adalah suatu proses secara sistematis dalam menerapkan pengetahuan, sarana, dan sumber daya yang diperlukan untuk mempengaruhi perubahan pada orang yang akan terkena dampak dari proses tersebut (Potts dan LaMarsh, 2004:16 dalam http://jeffy-louis.blogspot.com/2011/01/manajemen-perubahan.html tanggal 27 Februari 2013). yang diakses pada

2.1 Pentingnya Manajemen Perubahan Perubahan merupakan suatu fenomena yang pernah terjadi dalam kehidupan organisasi, meskipun banyak yang berpendapat bahwa kecepatan dan besaran perubahan telah meningkat secara signifikan beberapa tahun belakangan ini. Oleh karena itu, kita melihat bahwa dalam waktu yang relatif pendek, kebanyakan orgaisasi dan pekerjanya telah menglamai perubahan secara subtansial tentang apa yang mereka lakukan dan bagaimana mereka melakukannya (Burnes, 200:250).

2.2 Pendekatan Manajemen Perubahan 1. Planned Change (Perubahan Terencana) Bullock dan Batten (Burnes, 200:272) mengemukakan bahwa untuk melakukan perubahan terencana perlu dilakukan empat fase tindakan yaitu sebagai berikut: a. b. c. d. Exploration phase (fase eksplorasi). Planning phase (fase perencanaan). Action phase (fase tindakan). Integration phase (fase integrasi).

2. Emergent Approach (Pendekatan Darurat) Emergent approach memberikan arahan dengan melakukan penekanan pada lima gambaran organisasi yang dapat mengembangkan atau menghalangi keberhasilan perubahan yaitu sebagai berikut: a. Organizational structure (struktur organisasi). b. Organizational culture (budaya organisasi). c. Organizational learning (organisasi pembelajaran). d. Manajerial behaviour (perilaku manajerial).

e.

Power and politics (kekuatan dan politik).

Dalam melakukan emergent change, Pettigrew dan Whipp (Burnes, 2000:294) mengusulkan model untuk mengelola perubahan strategis dan operasional dengan melibatkan lima faktor yang saling berkaitan yaitu sebagai berikut: 1. 2. 3. Environmental assesment (penelusuran lingkungan). Leading change (memimpin perubahan). Linking strategic and operational change (menghubungkan perubahan strategis dan

operasional). 4. Human resources sebagai assets dan liabilities (sumber daya manusia sebagai

kekuatan dan beban).

2.3 Model Manajemen Perubahan Burnes (2000:462) mengemukakan bahwa perubahan organisasional dapat dilihat sebagai produk dari tiga proses organisasi yang bersifat interpenden antara lain: 1. The Choice Process (Proses Pilihan)

The choice process terdiri dari tiga elemen yaitu sebagai berikut: a. b. c. Organizational context (konteks organisasional). Focus of choice (fokus pilihan). Organizational Trajectory (Lintasan organisasional).

2.

The Trajectory Process (Proses Lintasan)

The trajectory process terdiri dari tiga elemen berikut: a. b. c. Vision (visi). Strategy (strategi). Change (perubahan).

3.

The Change Processs (Proses Perubahan)

Proses perubahan terdiri dari tiga elemen yang saling berhubungan yaitu sebagai berikut: a. Objectives and Outcomes (Tujuan dan Manfaat)

Burnes (2000:470) mempunyai empat pendekatan yaitu: 1. The Trigger (Pemicu)

Organisasi harus hanya menginvestigasikan perubahan untuk salah satu alasan yaitu visi dan strategi perubahan menyoroti kebutuhan untuk perubahan, kinerja saat ini mengindikasi bahwa seberapa masalah atau kepentingan muncul, dan peluang yang timbul secara potensial menawarkan manfaat yang penting bagi organisasi. 2. The Remit (Pembatalan)

Hal ini harus dinyatakan dengan jelas alasan untuk pengukuran, tujuan, skala waktu, dan siapa yang harus dilibatkan serta dikonsultasikan. The remit harus menekankan kebutuhan untuk fokus pada aspek manusia sebanyak pertimbangan teknis dilibatkan.

3.

The assesment team (Tim Pengukuran)

Dalam hal ini, tim ini harus besifat multi disiplin, yang terdiri perwakilan dari bidang yang berpengaruh (manajer dan staf), staf spesialis (keuangan, teknis, dan personil).

4.

The Assesment (Pengukuran)

Tugas pertama asement team adalah me-review dan jika perlu mengklarifikasi atau mengamandemen pembatalan.

b.

Planning The Change (Merencanakan Perubahan)

Berikut adalah enam kegiatan yang saling berkaitan dalam melakukan proses perencanaan dan perubahan yaitu: 1. Establishing a change management team (membentuk tim manajemen

perubahan). 2. 3. 4. Management structure (struktur manajemen). Activity planning (perencanaan aktivitas). Commitment planning (perencanaan komitmen).

c.

People

Terdapat tiga kegiatan yang berhubungan dengan manusia yang perlu dilakukan untuk melakukan perubahan yaitu: 1. Menciptakan Keinginan untuk Berubah

Dengan maksud mencapai hal ini ada empat langkah yang harus dilakukan organisasi yaitu sebagai berikut: a. Membuat orang peduli terhadap perubahan.

b.

Memberikan umpan balik secara reguler terhadap proses kinerja invidual dan

bidang kegiatan di dalam organisasi. c. d. Mempublikasikan keberhasilan perubahan. Memahami ketakutan dan kepentingan orang.

2.

Melibatkan Orang

Tipe keterlibatan orang dalam proses perubahan mempunyai dua faktor utama yaitu sebagai berikut: a. b. Menciptakan proses komunikasi reguler dan efektif. Membuat orang terlibat dalam proses perubahan dan membuat mereka

bertanggung jawab untuk itu.

3.

Melanjutkan Momentum

Organisasi harus melakukan hal sebagai berikut: a. b. c. Memberikan dukungan pada agen perubahan. Mengembangkan kompetensi dan keterampilan baru. Memperkuat perilaku yang diinginkan.

BAB III PEMBAHASAN

3.1 Perubahan yang Dilakukan PT Indosat Tbk 3.1.1 Perkembangan Bisnis Telekomunikasi Perubahan bisnis yang dilakukan PT Indosat Tbk dalam perkembangan di bisnis telekomunikasi adalah pendirian IM3 sebagai suatu provider yang menawarkan berbagai program baru pada tahun 2001. Latar belakang diadakannya perubahan tersebut adalah pada saat itu Indosat yakin dengan adanya Internet akan memberi berbagai fungsi seperti chating, browsing dan sebagainya. Selain itu kompetitor Indosat, PT Telkom Tbk., diberi hak menjadi operator internasional. Hal ini menunjukkan PT Telkom Tbk lebih beruntung dibanding Indosat, Telkom lebih mudah melakukan trafic internasional. Karena itu Indosat melakukan transformasi bisnis dengan visi menjadi perusahaan seluler dan mendirikan IM3, kemudian menghapus Satelindo. Misi Indosat adalah celuler focus company. Dinamika bisnis telekomunikasi dengan makin maraknya perusahaan seluler membuat peta persaingan mengarah pada perang tarif. Indosat memilih lima tahun ke depan ingin menjadi perusahaan pilihan untuk layanan dan solusi komunikasi dan informasi. Hal ini disebabkan PT Indosat Tbk memiliki pandangan bahwa lambat laun masyarakat konsumen akan lebih berfokus pada aplikasi karena dengan aplikasi konsumen dapat melakukan chatting, mengirim dan menerima e-mail, atau video conference, akses Intranet dan lainnya. Berdasarkan jenisnya, perubahan yang dilakukan PT Indosat Tbk di bidang perkembangan bisnis telekomunikasi ini termasuk perubahan strategis. Karena perubahan ini dilakukan sebagai strategi dalam menghadapi persaingan bisnis telekomunikasi yang semakin pesat.

3.1.2 Budaya Perusahaan Perubahan budaya perusahaan yang dilakukan PT Indosat Tbk yaitu adanya sikap keterbukaan yang dikembangkan didalam perusahaan. Artinya, segala sesuatu yang berkaitan dengan performance, yang harus diketahui oleh investor dilaporkan setiap tiga bulan. PT Indosat Tbk juga menggeber roadshow, menyampaikan langsung kepada investor baik di dalam maupun di luar negeri. Era keterbukaan sejatinya sudah

menjadi budaya perusahaan sejak lama. Di internal sendiri, nuansa keterbukaan sudah menjadi atmosfer antara manajemen dengan karyawan. Keterbukaan tersebut, misalnya, bisa dilihat dari kebijakan manajemen yang menjelaskan terutama mengenai job description dan pengembangan karier karyawan. Hanya hal tertentu seperti remunerasi atau bonus yang bersifat individu. Di satu sisi, perusahaan setiap 3 bulan sekali menyampaikan pada karyawan perkembangan kondisi perusahaan. Di sisi lain, manajemen juga menyampaikan kebijakan yang berkaitan dengan langkah dan internal perusahaan. Bentuk perubahan ini merupakan perubahan strategis. Hal ini dikarenakan perubahan yang dilakukan adalah strategi dalam menentukan kinerja karyawan perusahaan.

3.1.3 Pengembangan Karyawan Dari segi SDM, PT Indosat Tbk melakukan perubahan dalam hal pengembangan karyawannya seperti adanya komponen insentif dan reward. Indosat juga menyiapkan rekrutmen SDM yang sesuai dengan kriteria perusahaan dan training untuk pengembangan skill karyawan. Selain sistem rekrutmen dan training SDM, sistem reward juga dipikirkan dengan matang. Perubahan ini dilakukan untuk visi dan misi ke depan, yakni menjadi communications, information, service and solution company, SDM yang disiapkan untuk bidang sales dan network tidak jauh berbeda. Kalau berkaitan dengan perkembangan produk dan menjual solusi, itu agak berbeda. PT Indosat Tbk merekrut orang-orang yang memiliki background untuk informasi seperti teknik elektro dan komunikasi, komputer dan teknik informasi. Di samping itu, Indosat menyiapkan berbagai training yang sesuai dengan aplikasi yang dibutuhkan.

3.1.4 Bentuk Badan Usaha Perubahan selanjutnya yang telah dilakukan PT Indosat Tbk adalah perubahan bentuk badan usaha. PT (Perseroan Terbatas) yang memiliki arti perusahaan yang seluruh modalnya dalam bentuk saham yang jenis peredarannya tergantung dari perusahaan tersebut. PT biasanya dikelola dengan professional serta saham dari perusahaan tersebut di perdagangkan dalam lantai bursa. PT Indosat Tbk

(Perusahaan) didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Asing No. 1 Tahun 1967 berdasarkan akta notaris Mohamad Said Tadjoedin, S.H. No. 55 tanggal 10 November 1967. Akta pendirian ini diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 26 tanggal 29 Maret 1968, Tambahan No. 24. Pada tahun 1980, Perusahaan dijual kepada Pemerintah Republik Indonesia dan menjadi Badan Usaha Milik Negara (Persero).Pada tanggal 7 Februari 2003, Perusahaan memperoleh persetujuan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal dalam Surat No.

14/V/PMA/2003 atas perubahan status dari Badan Usaha Milik Negara (Persero) menjadi Perusahaan Penanaman Modal Asing. Selanjutnya, pada tanggal 21 Maret 2003, Perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atas perubahan Anggaran Dasar yang berkaitan dengan perubahan status hukum tersebut. Anggaran Dasar PT Indosat Tbk telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir diaktakan dengan akta notaris Aulia Taufani, S.H. (sebagai notaris pengganti Sutjipto, S.H.), No. 122 tanggal 23 Januari 2006 mengenai perubahan jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Perubahan terakhir Anggaran Dasar Perusahaan ini telah dilaporkan ke dan diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C -04216 HT.01.04. TH 2006 tanggal 15 Februari 2006. Semua saham Seri B PT Indosat Tbk dicatatkan dan diperdagangkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya sejak tahun 1994. American Depositary Shares (ADS) Perusahaan yang diterbitkan (setiap ADS mewakili 50 saham Seri B) mulai diperdagangkan di Bursa Efek New York pada tahun1994. Pada rapat tahunan pemegang saham PT Indosat tbk ditetapkan pada tanggal 8 Juli 2005 ditetapkan susunan dewan komisaris dari PT Indosat tbk yang mana susunan dewan komisaris tersebut adalahsebagai berikut Komisaris Utama Komisaris ` Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Peter Seah Lim Huat Lee Theng Kiat Sio Tat Hiang Sum Soon Lim Roes Aryawijaya Setyanto P. Santosa Lim Ah Doo * Eva Riyanti Hutapea *

Komisaris

Soeprapto S. IP *

* Komisaris Independen

Selain itu pada tanggal yang sama ditetapkan juga susunan dewan direksi dari PT indosat tbk berikut adalah susunannya

Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Pengembangan dan Perencanaan Proyek Direktur Pemasaran Konsumen Direktur Pemasaran Korporat Direktur Keuangan Direktur Corporate Services Direktur Jaringan Operasi dan Pengelolaan Kualitas Direktur Teknologi Informasi

*Hasnul Suhaimi Kaizad Bomi Heerjee Ng Eng Ho

Wtyasmoro Sih Handayanto Johnny Swandi Sjam Wahyu Wijayadi Wong Heang Tuck Wong Heang Tuck S. Wimbo S. Hardjito

Raymond Tan Kim Meng Joseph Chan Lam Seng Johnny Swandi Sjam Wityasmoro SihHandayanto Wahyu Wijayadi Raymond Tan Kim Meng

Direktur Penjualan Jabotabek dan Korporat Direktur Penjualan Regional Direktur Pemasaran Direktur Jaringan

* Pada tanggal 16 Juni 2006, Dewan Komisaris telah menyetujui pengunduran diri Hasnul Suhaimi, efektif tanggal 8 Juni 2006. Selama tidak adanya Direktur Utama, tugas Direktur Utama dilaksanakan oleh Wakil Direktur Utama

DAFTAR PUSTAKA

http://jeffy-louis.blogspot.com/2011/01/manajemen-perubahan.html http://shelmi.wordpress.com/2011/10/23/perubahan-2/ http://melinda-octavianti.blogspot.com/2012/01/manajemen-perubahan.html http://lifecolleges.blogspot.com/2009/12/manajemen-perubahan_8399.html http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/406/jbptunikompp-gdl-andrianton-20286-3-babiii-n.pdf http://nuxer1.multiply.com/journal http://www.portalhr.com