Anda di halaman 1dari 21

20.

Nur Rachman Hakim 12202241010

Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A


Posted on : 11-04-2013

aspek kognitif -lebih mengerti tentang bagaimana cara menulis dengan objektif -mengetahui bagaimana cara mengembangkan paragraf berdasarkan kata-kata yang berhubungan -mengetahui bagaimana cara menambah kosa kata melalui mocrosoft word -mengetahui tentang rumus 33 yang diajarkan pak gun aspek psikomotorik -mampu untuk menghafal rumus 33 walaupun belum secara spontan -mampu mengembangkan paragraf berdasarkan pengembangan kata yang berhubungan -sedikit bisa untuk menulis secara objektif -mampu menggunakan fungsi tersembunyi dimicrosoft word aspek sikap -lebih menghargai waktu, lebih baik mengerjakan tugas daripada bermain -lebih sering mengerjakan tugas karena setiap minggu pasti ada tugas -lebih sering mengetik ketimbang menulis di kertas

19. UMU AINIA-12202241013 Re : Writing 2A - UMU AINIA-12202241013 Data perubahan kompetensi mhs Aspek kognitif Kelas Writing 2A - Sekarang saya bisa memahami Posted on : 10-04-2013 bagaimana cara memproduksi kalimatkalimat secara spontan. - Saya bisa memahami bagaimana menggunakan treasure yang tersedia dalam Microsoft word. - Saya bisa memahami bagaimana cara mengkoordinasikan kata yang satu dengan kata yang lain membentuk sebuah karangan ilmiah. - Saya memahami akan fungsi dari rumus 33 yang diciptakan Mr. Gun. Aspek Afektif - Menyadarkan saya akan pentingnya menghargai karya orang lain, karena membuat sebuah karya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. - Memacu saya untuk produktif menghasilkan karya yang lebih baik dari

waktu ke waktu. Aspek psikomotorik - Memacu kerja otak saya agar berpikir menghasilkan karya ilmiah yang baik. - Melatih kekuatan ingatan dengan rumus 33. - Memaksa otak untuk berpikir kreatif dengan cara menghasilkan 75 pertanyaan dari sebuah kalimat sederhana. 18. M. Sudirman 12202241020 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 10-04-2013

A. Aspek kognitif 1. Sekarang saya jadi mudah memahami bagaimana cara membuat karya tulis ilmiah yang baik dan benar 2. Memahami fungsi thesaurus dalam pengembangan kosakata bahasa inggris dengan lebih cepat 3. Memahami bagai mana cara menentukan metode yang lebih efektif untuk digunakan dalam pengajaran bila saya menjadi guru kelak 4. Memahami bagaimana cara untuk mendeskripsikan suatu objek secara menyeluruh dan ilmiah 5. Saya jadi lebih mengreti bagaimana cara untuk menciptakan suatu karangan dengan lebih cepat, tanpa hambatan berupa tidak mengetahui apa yang harus ditulis. B. Aspek psikomotor setelah saya mengikuti kelas Pak Gunawan saya: 1. Bisa menulis berbagaimacam karangan dengan lebih ilmiah 2. Bisa menghapal sesuatu dengan lebih tepat dan bisa mempresentasikannya meski urutan hapalan di bolak-balik Aspek Afektif melalui kuliah ini saya : 1. Terbiasa menulis sesuatu dari sudut pandang objektif 2. Terbiasa menulis suatu karya tulis dengan motifasi mampu menyelesaikannya tanpa sikap curang 3. Terbiasa menulis refleksi yang berguna sebagai faktor pengukur sejauh mana saya mengerti suatu pelajaran

Terima kasih atas kuliahnya pak, benarbenar membantu memberikan solusi bagi sebagian besar pertanyaan saya seputar writing. 17. Elia Sovina Mardani 12202241014 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 10-04-2013

A. Aspek Kognitif 1. Saya lebih bagaimana menulis ilmiah dan apa saja aspek yang diperlukan untuk menulisnya 2. Saya menjadi lebih mudah menghafalkan, lebih lebih saya jadi tahu banyak kosakata melalui thesaurus 3. Sayamenjadi tahu tentang tenses melalui rumus 33 dan tak perlu susah payah untuk mencari referensi lain 4. Saya bisa berproses untuk menulis secara obyektif dan menulis sesuai fakta, bukan opini tanpa bukti. 5. Banyak sekali sumber yang bisa dijadikan inspirasi menulis, bahkan bisa dijadikan sebagai dasar/ topic untuk menulis ilmiah. 6. Saya bisa lebih memaknai bawasannya setiap kata yang berbeda dan secara spontan terlontar dapat dijadikan kalimat yang berkesinambungan. 7. Saya bisa mengetahui, ternyata dengan satu kata yang spontan terucap bisa dikembangkan menjadi paragraf yang berkesinambungan, dan menjadi sebuah bacaan. B. Aspek Psikomotor 1 Saya dapat melatih otak saya untuk berfikir secara cepat dan hasilnya luar biasa berguna. 2 Saya dapat mengasah seberapa kemampuan saya untuk menghafal rumus 33 serta me-recallnya kembali secara spontan. 3 Saya bisa belajar untuk melatih otak agar dapat berfikir secara logis dan akurat. 4 Saya bisa melatih kemampuan saya dalam menulis dan menganalisa kalimat yang berbeda-beda menjadi sebuah paragraph yang padu. 5 Melatih saya untuk membaca setiap perbedaan asosiasi manusia. C. Aspek sikap

1. Saya lebih belajar untuk tidak menyianyiakan waktu dan tugas. 2. Saya menjadi lebih semangat belajar, karena tugas yang debrikan membuat saya ingin belajar hal-halbaru yang diajarkan. 3. Sayalebih memakai waktu saya di depan computer dengan mengetik dan menyelesaikan tugas writing daripada menjelajah di jejaring social. 4. Saya mendapatkan banyak motivasi dari Pak Gunawan, dan yang paling menyadarkan saya adalah setiap orang mempunyai asosiasi yang berbeda, itulah yang menjadi refleksi untuk saya. 5. Jujur, pelajaran writing ini sangat menyenangkan, saya senang dan temanteman sepertinya juga sangat menikamati.Walaupun tugas banyak tapi saya yakin, writing 2 akan memberikan hasil di waktu kelak. THANK YOU, MR. GUNAWAN 16. Ari Widianingrum 12202241019 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 10-04-2013

Kognitif 1. Sekarang saya tahu bagaimana mendiskripsikan benda benda secara mendetail dan apa adanya. 2. Saya jadi tahu bagaimana agar saat menulis grammar kita tidak salah, dengan menggunajan rumus 33. 3. Saya jadi tahu metode Primary Association. 4. Saya jadi tahu manusia bisa menghapal banyak hal ternyata. Psikomotor 1. Saya jadi rajin menulis karena banyak tugas writing. 2. Saya jadi sempat hapal rumus 33. 3. Saya jadi punya banyak tulisan saya di web Pak Gun. Afektif 1. Sekarang saya merasa lebih mudah menulis. 2. Saya merasa masih kurang percaya diri dalam menulis. 3. Saya masih belum terlalu suka menulis.

15. Amaliya 12202241011

Re : Writing 2A - Kognitif Data perubahan 1. Mengetahui salah satu cara mudah

kompetensi mhs memperkaya vocabulary yaitu melalui Kelas Writing 2A thesaurus Posted on : 10-04-2013 2. Mengetahui berbagai metode baru dalam menulis yang P.Gun ajarkan misalnya melalui metode primary assosiation dan visual details 3. Mengetahui rumus 33 sebagai salah satu cara memudahkan saya memahami tenses b.inggris yang rumit 4. Mengetahui bahwa kalimat ilmiah selalu objektif, logis, dan tahan ruang dan waktu Psikomotorik 1. Sekarang saya bisa lebih mudah mengembangkan ide tulisan melalui metode primary assosiation. 2. Sekarang saya bisa lebih jeli dalam membedakan mana yang kalimat ilmiah dan mana yang bukan. 3. Sekarang saya bisa lebih mudah dalam menghapal tenses karena adanya rumus 33 Afektif 1. Menjadi lebih disiplin dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas 2. Lebih bersemangat mengikuti kuliah writing karena metode P.Gun yang baru dan menarik 3. Lebih menghargai bahwa ide sekecil apapun dapat membuahkan sesuatu yang besar. 14. Azmi Pratiwi 12202241012 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 10-04-2013

A. Kognitif a.Menjadi tahu bagaimana cara membuat kalimat yang obyektif dan ilmiah. b. Menjadi tahu rumus 33 yang membantu dalam memhami tenses dan structure untuk writing. c. Menjadi tahu cara-cara meningkatkan penguasaan vocabulary. B. Psikomotorik a. Sekarang saya bisa melihat sesuatu dengan cermat dan detail. c. Bisa belajar membuat kalimat obyektif dengan baik. d. Bisa mengembangkan penguasaan vocabulary. C. Afektif a. Belajar menghargai waktu

b. Belajar mengerjakan tugas dan mengumpulkannya tepat waktu. c. Menyadari bahwa setiap tugas yang diberikan adalah untuk kebaikan kita sendiri. d. Menyadari bahwa menulis itu sangat penting bagi saya. 13. Laely Re : Writing 2A Rachmawati/12202241017 Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 10-04-2013

a. Aspek Kognitif 1. Mengetahui bentuk kalimat objektif yang benar dalam menulis ilmiah. 2. Mengetahui bahwa objek yang tampak sempit dapat dijabarkan secara luas jika diamati dengan penuh ketelitian. 3. Mengetahui bahwa spontanitas sangat diperlukan ketika menuangkan gagasan dalam menulis. b. Aspek Psikomotor 1. Lebih mampu menulis kalimat yang bersifat objektif. 2. Hafal 33 rumus yang bermanfaat dalam menulis kalimat. 3.Mampu menghubungkan dua gagasan yang berbeda menjadi satu ide. 4.Lebih banyak mengetahui persamaanarti dari beberapa kosa kata, dan perluasan makna dengan beberapa imbuhan. c. Aspek Afektif 1.Tidak lagi sering menunda pekerjaan. 2.Lebih bisa membuka pikiran seluasluasnya dalam menulis. 3. Lebih mampu memanfaatkan waktu. 4. Lebih sering berusaha untuk menambah penguasaan kosa kata salah satunya dengan memanfaatkan thesaurus. 5. Lebih menyukai mata kuliah writing.

12. Zeninda anggi prawitasari Re : Writing 2A (12202241007) Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 10-04-2013

Zeninda anggi prawitasari PBI/A 12202241007 A. Aspek Kognitif Setelah mengikuti kelas writing II, saya mengetahui: 1. Menulis bahasa Inggris berbeda dengan menulis bahasa Indonesia. 2. Ada berbagai cara agar lebih mudah dalam belajar bahasa inggris. 3. Dalam membuat kalimat yang ilmiah memang tidak mudah, melalui writing II

saya belajar untuk lebih meningkatkan skill dalam menulis ilmiah. 4. Spontanitas sebenarnya adalah hal yang penting dan perlu dikembangkan agar dapat memberikan efek cepat tanggap terhadap segala sesuatu disekitar. 5. Setiap kata-kata ternyata memiliki kesinambungan bahan dijadikan kalimat yang ilmiah. B. Aspek Psikomotor Setelah mengikuti kelas writing II, saya dapat: 1. Berlatih untuk berpikir secara cepat dan spontan 2. Mengasah otak untuk membuat kalimat yang objektif. 3. Belajar menguhubungkan kata-kata acak ke dalam sebuah kalimat yang objektif, logis, dan ilmiah. 4. Melatih kemahiran mengamati dan mengidentifikasi segala sesuatu secara teliti dari berbagai sudut pandang. C. Aspek sikap 1. Saya lebih belajar untuk tidak meyepelekan tugas. 2. Saya mulai mengerti bahwa tugas memanglah bukan sebuah beban, tetapi memang sarana pengembangan diri. 3. Memberikan motivasi untuk segera menyelesaikan tugas, agar tidak menumpuk-numpuk di kemudian hari. 4. Metode pembelajaran yang menyenangkan.

11. Evita Choironi 12202241005

Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A


Posted on : 10-04-2013

Perubahan kompetensi mahasiswa peserta kelas writing 2A, ada 3 perubahan diantaranya : 1. Perubahan secara kognitif : a. Menjadi paham dan mengerti cara menulis yang baik, menulis secara obyektif dan ilmiah yang tidak direkayasa dan dapat diterima oleh masyarakat (pembaca). b. Menjadi tahu cara mengembangkan kosakata terutama kosakata dalam

bentuk bahasa inggris. c. Menjadi lebih mengerti metode menghafal yang bagus dan kualitas hafalan bisa bertahan lebih lama. d. Menjadi tahu dan teliti dalam melihat sesuatu kemudian mengembangkan apa yang sudah dilihat dalam bentuk kata, kalimat dan paragfraf sehingga dengan melihat 1 fokus dapat menghasilkan sebuah tulisan. e. Mengetahui cara menggunakan teknologi seperti komputer untuk membantu kita dalam menghasilkan sebuah karya tulisan. 2. Perubahan secara psikomotorik : a. Awalnya tidak bisa mengembangkan suatu kata dalam bentuk yang banyak, sekarang menjadi bisa mengembangkan serta mengolah kata menjadi sebuah kalimat, paragraf bahkan tulisan yang obyektif. b. Awalnya tidak bisa menghafal secara cepat, sekarang bisa menghafal dalam waktu cepat serta kualitas hafalan bisa bertahan lebih lama. c. Menjadi bisa menghasilkan sebuah tulisan hanya dengan melihat dan meneliti pada 1 fokus. d. Awalnya tidak bisa mengoperasikan aplikasi yang ada di dalam komputer untuk membantu dalam membuat tulisan dengan cara efektif dan efisien, sekarang sudah bisa menggunakan aplikasi tersebut. 3. Perubahan secara afektif : a. Menjadi lebih semangat dalam belajar menulis dan mengembangkan kosakata terutama dalam tulisan berbahasa inggris. b. Menjadi lebih tertib dan disiplin dalam mengerjakan tugas. c. Bersemangat dalam hal menghafal. d. Memberikan dukungan dan motivasi bahwasanya semua orang memiliki otak yang cerdas dalam berpikir dan menghasilkan sebuah karya. e. Menjadi sadar bahwa setiap orang mempunyai potensi yang lebih dari yang kita lihat. f. Menjadi lebih bersyukur atas anugrah

Tuhan yang sudah memberi otak untuk berpikir dan menghasilkan karya-karya baru.

10. Evita Choironi 12202241005

Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A


Posted on : 10-04-2013

Perubahan kompetensi mahasiswa peserta kelas writing 2A, ada 3 perubahan diantaranya : 1.Perubahan secara kognitif : a.Menjadi paham dan mengerti cara menulis yang baik, menulis secara obyektif dan ilmiah yang tidak direkayasa dan dapat diterima oleh masyarakat (pembaca). b.Menjadi tahu cara mengembangkan kosakata terutama kosakata dalam bentuk bahasa inggris. c.Menjadi lebih mengerti metode menghafal yang bagus dan kualitas hafalan bisa bertahan lebih lama. d.Menjadi tahu dan teliti dalam melihat sesuatu kemudian mengembangkan apa yang sudah dilihat dalam bentuk kata, kalimat dan paragfraf sehingga dengan melihat 1 fokus dapat menghasilkan sebuah tulisan. e.Mengetahui cara menggunakan teknologi seperti komputer untuk membantu kita dalam menghasilkan sebuah karya tulisan. 2.Perubahan secara psikomotorik : a.Awalnya tidak bisa mengembangkan suatu kata dalam bentuk yang banyak, sekarang menjadi bisa mengembangkan serta mengolah kata menjadi sebuah kalimat, paragraf bahkan tulisan yang obyektif. b.Awalnya tidak bisa menghafal secara cepat, sekarang bisa menghafal dalam waktu cepat serta kualitas hafalan bisa bertahan lebih lama. c.Menjadi bisa menghasilkan sebuah tulisan hanya dengan melihat dan meneliti pada 1 fokus. d.Awalnya tidak bisa mengoperasikan aplikasi yang ada di dalam komputer untuk membantu dalam membuat tulisan dengan cara efektif dan efisien, sekarang sudah bisa menggunakan aplikasi tersebut. 3.Perubahan secara afektif : a.Menjadi lebih semangat dalam belajar

menulis dan mengembangkan kosakata terutama dalam tulisan berbahasa inggris. b.Menjadi lebih tertib dan disiplin dalam mengerjakan tugas. c.Bersemangat dalam hal menghafal. d.Memberikan dukungan dan motivasi bahwasanya semua orang memiliki otak yang cerdas dalam berpikir dan menghasilkan sebuah karya. e.Menjadi sadar bahwa setiap orang mempunyai potensi yang lebih dari yang kita lihat. f.Menjadi lebih bersyukur atas anugrah Tuhan yang sudah memberi otak untuk berpikir dan menghasilkan karya-karya baru. 9. Estriana Yuli Puspitasari12202241009 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 10-04-2013

a. Perubahan Kognitif 1. Saya menjadi tahu kalau membuat kalimat itu tidak mudah. 2. Saya menjadi tahu kalau ada teknikteknik yang beragam untuk membuat suatu kalimat hingga menjadi suatu paragraf. 3. Saya menjadi tahu kalau berbagai macam yang diucapkan secara apontan dapat menjadi sumber ide untuk menjadikannya suatu paragraf. 4. Saya menjadi tahu kalau setiap kata memiliki asosiasinya sendiri-sendiri. 5. Saya menjadi tahu kalau asosiasi asosiasi dari setiap kata tersebut jika dikelompokkan dapat menjadi paragraf. 6. Saya menjadi tahu kalau bahasa inggris juga mempunyai rumus, yaitu rumus 33. b. Perubahan Psikomotor 1. Saya menjadi bisa menulis kalimat yang formal dan bermakna. 2. Saya menjadi bisa lebih lancar dalam membuat suatu paragraf tanpa macet karena teknik spontanous asosiation. 3. Saya menjadi bisa merangkai setiap kata yang ada. 4. Saya menjadi bisa menghafal rumus 33. c. Perubahan Sikap 1. Saya menjadi lebih berusaha untuk memecahkan tantangan untuk menghafal rumus 33

2. Saya menjadi lebih percaya diri dalam menentukan ide yang ada di pikiran saya. 3. Saya menjadi lebih menghargai teman-teman yang mempunyai kelebihan dalam menulis karena saya bisa belajar dari mereka. 4. Saya menjadi lebih tertantang untuk membuat kalimat yang formal dan bermakna. 8. Arfi Dwi Nurfatimah12202241015 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 09-04-2013

1. Kognitif -Dulu saya tidak tahu tentang adanya primary asosiation yang dapat memacu otak kita dalam memproduksi kosa kata dengan cepat. Saya sekarang mengetahui hal tersebut. -Dulu saya tidak tahu bahwa di computer terdapat thesaurus (kamus sinonim dalam Bahasa Inggris). Saya sekarang mengetahuinya dan banyak mendapatkan kata-kata baru. -Dulu saya tidak mengetahui bahwa dalam sebuah gambar yang kecil dan sempit, kita dapat membuat bermacammacam kalimat. Sekarang saya mengetahuinya. -Dulu saya tidak mengetahui rumus 33 yang dapat membantu dalam penulisan kata kerja di dalam sebuah kalimat Bahasa Inggris. Saya sekarang mengetahuinya. -Dulu saya tidak mengetahui ciri-ciri kalimat objetif yang sesungguhnya. Saya sekarang mengetahuinya. -Dulu saya tidak mengetahui banyak tentang kata imbuhan dalam Bahasa Inggris. Saya sekarang mengetahuinya. 2. Psikomotorik -Dulu saya tidak bisa memaksimalkan aplikasi yang ter dapat di computer seperti thesaurus dan find & replace. Saya sekarang dapat mengaplikasikannya. -Dulu saya tidak bisa memacu otak saya untuk bekerja cepat dalam menghasilkan banyak kosa kota. Saya sekarang sedikit lebih bisa, seperti yang saya lakukan di dalam mengerjakan latihan primary asosiation. -Dulu saya tidak bisa membuat kalimat

objektif. Saya sekarang lumayan bisa membuat kalimat objektif dengan benar. -Dulu saya tidak bisa membuat banyak soal dari materi yang sangat sedikit. Saya sekarang bisa membuatnya, seperti di dalam latihan 75 test items created from one sentence. -Dulu saya tidak bisa membuat banyak kalimat dari sebuah visual/gambar yang sempit (memvisualkan objek/gambar dengan kalimat). Saya sekarang dapat melakukannya seperti di dalam latihan visual based sentence. -Dulu saya tidak bisa dan tidak hafal rumus 33. Saya sekarang bisa dan hafal rumus 33. 3. Afektif -Dulu saya tidak suka memperhatikan struktur, grammar, punctuation dalam menulis Bahasa Inggris. Saya sekarang suka memperhatikannya. -Dulu saya tidak suka pelajaran menghafal. Saya sekarang agak menyukainya. -Dulu saya tidak suka mengerjakan tugas-tugas. Saya sekarang suka mengerjakan tugas-tugas. -Dulu saya tidak suka kuliah di sore hari. Sekarang saya menyukai kuliah di sore hari. 7. Trisna Rahmah12202241008 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 09-04-2013

1. Aspek kognitif a. Menjadi tahu cara-cara mengembangkan sebuah ide. b. Menjadi tahu cara-cara lain untuk menambah pengetahuan kosakata selain membaca. c. Meningkatkan kemampuan mengingat dengan cepat dengan bantuan irama dan nada. d. Meningkatkan kejelian dan ketelitian dalam melihat, memandang dan berpikir tentang sebuah ide. e. Lebih terlatih untuk berpikir acak, kreatif dan objektif. f. Menambah pengetahuan tentang teknik computer yang kelihatannya sederhana namun sangat berguna. 2. Aspek psikomotorik a. Mendorong saya untuk mau menulis

walaupun hanya dengan sebuah ide sederhana. b. Mendorong saya untuk selalu berpikir kritis dan teliti. 3. Aspek afektif a. Menjadi lebih optimis bahwa saya pasti mampu menulis dengan baik. b. Menyadarkan saya bahwa mendapatkan sebuah ide tidak sulit, asalkan melihatya dengan cermat. c. Membuat saya menghargai setiap ide sederhana yang saya dapat. 6. Agnes Heni Rahmawati 12202241006 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 09-04-2013

A. Aspek Kognitif Setelah mengikuti kelas writing II, saya mengetahui: 1. Menulis berbahasa Inggris berbeda dengan menulis berbahasa Indonesia. 2. Ada berbagai cara untuk mempermudah belajar bahasa Inggris, bisa melalui thesaurus dan affixes dan bahkan membuat rumus sendiri yang unik atau sering disebut jembatan keledai. 3. Bahwa ada rumus 33 yang mempermudah dalam belajar menulis berbahasa inggris. 4. Dalam membuat kalimat yang ilmiah memang tidak mudah, melalui writing II saya belajar untuk lebih meningkatkan skill dalam menulis ilmiah. 5. Setiap objek, besar ataupun kecil sebenarnya dapat dijadikan sebuah isnpirasi dalam menulis. 6. Spontanitas sebenarnya adalah hal yang penting dan perlu dikembangkan agar dapat memberikan efek cepat tanggap terhadap segala sesuatu disekitar. 7. Setiap kata-kata ternyata memiliki kesinambungan bdan dijadikan kalimat yang ilmiah. B. Aspek Psikomotor Setelah mengikuti kelas writing II, saya dapat: 1. Berlatih untuk berpikir secara cepat dan spontan, mencari keterkaitan antar beberapa kata atau bahkan kalimat kemudian membuatnya menjadi sebuah

tulisan. 2. Mengasah kemampuan saya dalam memproduksi kalimat-kalimat yang objektif. Sehingga secara tersirat kejujuran pun terasah pada saat membuat kalimat. 3. Belajar menguhubungkan kata-kata acak ke dalam sebuah kalimat yang objektif, logis, dan ilmiah. 4. Saya mampu membuat banyak variasi soal hanya dari sebuah kalimat. 5. Melatih kemahiran mengamati dan mengidentifikasi segala sesuatu secara teliti dari berbagai sudut pandang. C. Aspek sikap 1. Saya lebih belajar untuk tidak meyepelekan tugas. 2. Saya mulai mengerti bahwa tugas memanglah bukan sebuah beban, tetapi memang sarana pengembangan diri. 3. Saya lebih bisa mengoptimalkan waktu kosong dengan belajar menghafal, merangkai kalimat dan mengamati sesuatu lebih jeli. 4. Memberikan motivasi untuk segera menyelesaikan tugas, agar tidak menumpuk-numpuk di kemudian hari. 5. Metode pembelajaran perkuliahan ini lebih menyenangkan, tidak membosankan dan memberikan efek untuk lebih semangat dalam belajar writing, berbeda dengan beberapa perkuliahan yang lain. 6. Melatih saya untuk bekerja keras memanajemen kesibukan di UKM dan di Kuliah. Meskipun seringkali keteteran tapi saya anggap ini adalah tantangan saya untuk belajar totalitas dalam perkuliahan dan berbagai jadwal kegiatan di UKM. Terimakasih Pak Gunawan :) 5. Meilani-12202241016 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 09-04-2013

Berikut ini improvement yang saya rasakan setelah mengikuti kelas Writing 2A selama 6 kali tatap muka: 1. Aspek kognitif a. Dulu saya tidak tahu adanya fasilitas the saurus untuk menambah kosakata,

kini saya mengetahuinya. b. Dulu saya belum tahu bahwa penggunaan affixes merupakan salah satu pengembang kosakata, kini saya tahu. c. Dulu saya tidak tahu bagaimana membuat sebuah tema sehari-hari bisa menjadi sebuah karangan yang berbobot, kini saya tahu setelah mempelajari primary association. d. Kini saya tahu tentang rumus 33 yang sangat membantu dalam memahami tenses. e. Saya belajar membuat sebuah karangan yang berbobot, dari kumpulan kata-kata yang muncul begitu saja hingga menjadi sebuah paragraf yang padu. f. Kini saya bisa membedakan kalimatkalimat yang ilmiah dan tidak ilmiah. Ilmiah ditandai dengan ciri logis, objektif, tahan ruang dan waktu. g. Saya mendapat tambahan pengetahuan mengenai sumber lain mengarang, yaitu kata-kata yang didapatkan secara acak untuk membentuk kalimat-kalimat objektif. h. Saya belajar sebuah teknik belajar, yaitu dengan membuat pertanyaanpertanyaan sendiri melauli metode 75 questions. i. Dari kelas ini saya mendapat pengetahuan tentang menjadi guru yang baik, yaitu yang mampu membuat muridnya belajar. 2. Aspek Psikomotorik a. Sebelum mengikuti kelas ini saya sangat susah membedakan tenses, kini memahami tenses terasa mudah dan menyenangkan dengan adanya 33 rumus. b. Sebelum mengikuti kelas ini kosakata hanya saya tambah dari membaca artikel saja, namun setelahnya saya menambah kosakata melalui fasilitas the saurus dan affixes. c. Sebelum mengikuti kelas ini saya membutuhkan waktu berhari-hari untuk menemukan inspirasi menulis, kini hanya berbekal kata acak dan kata yang dilontarkan secara spontan, saya mampu menulis sebuah karangan.

d. Sebelum mengikuti kelas ini, saya tidak biasa menggunakan fasilitas internet dalam belajar, kini saya sering menggunakannya. e. Sebelum kelas ini saya tidak membuat kalimat ilmiah, kini saya bisa membuatnya. f. Dari kelas ini, saya benar-benar belajar kaidah menulis yang benar namun tidak membebani. 3. Aspek Sikap a. Dari kelas ini saya mendapat seorang figur teladan untuk menjadi guru yang baik. b. Di kelas ini, saya belajar untuk berpegang pada standar baku kepenulisan dan tidak meremehkan halhal detil. c. Kedisiplinan saya terlatih di kelas ini. d. Saya baru menyadari bahwa kemampuan belajar saya sebenarnya lebih dari apa yang saya pikirkan. e. Saya lebih bisa menghargai hal-hal sederhana untuk bisa diangkat menjadi suatu hal yang luar biasa. f. Rasa peka saya untuk mencari inspirasi menulis bertambah. g. Bisa menghargai karya orang lain. 4. Alni Widayanti Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 09-04-2013

kognitif : -semakin memahami writing -semakin memahami bahwa otak kita dpt bekerja more than we expected - memahami bahwa rumus 33 hrs diterapkan sbg modal speaking skill (psikomotorik) : -skrg dpt mengembangkan 1 kalimat mjd bbrp prtanyaan -skrg dpt mengemukakan pendapat (refleksi) -skrg sudah mengerti ttg "objektif" sikap - mhrgai pendapat teman -berkata yg objektif -percayadiri

3. Kartika Dewi Purnama 12202241001

Re : Writing 2A - Perubahan Kompetensi di Kelas Writing Data perubahan 2A kompetensi mhs 1. Aspek Kognitif

Kelas Writing 2A Selama mengikuti kegiatan perkuliahan Posted on : 09-04-2013 writing 2 bersama Pak Gunawan, saya jadi tahu tentang metode-metode belajar yang menarik untuk menunjang berbagai aspek dalam Bahasa Inggris, diantaranya : - Dulu saya tidak tahu thesaurus atau kamus sinonim di laptop, sekarang jadi tahu. - Dulu saya tidak tahu bahwa otak kita dapat digunakan dengan maksimal, dengan rangkaian tugas dan kegiatan dari Pak Gunawan, sekarang saya jadi tahu bahwa otak kita dapat bekerja dengan maksimal. - Dulu saya tidak tahu tentang primary association, sekarang saya jadi tahu. - Dulu saya tidak tahu tentang menggabungkan dua kata yang tidak berhubungan menjadi satu kalimat yang objektif, sekarang saya tahu. - Dulu saya tidak tau bahwa dalam Bahasa Inggris, satu kata dasar mempunyai banyak imbuhan yang memiliki arti yang berbeda-beda, sekarang saya jadi tahu. - Dulu saya tidak tahu tentang rumus 33, sekarang saya tahu. - Dulu saya tidak tahu tantang objek visual dan mendiskripsikannya, sekarang saya tahu bahwa dengan objek yang sempit sekalipun kita dapat melihat detail-detail dengan lebih teliti. 2. Aspek Psikomotor : - Dulu saya tidak bisa menggunakan fasilitas yang ada di laptop tentang kamus sinonim atau thesaurus, sekarang saya jadi bisa menggunakannya untuk keperluan yang bermanfaat. - Dulu saya tidak bisa menulis paragraf dengan waktu yang singkat, sekarang saya bisa memacu otak saya untuk menulis lebih cepat. - Dulu saya kurang bisa mengasosiasikan satu kata menjadi banyak kata dengan mudah, sekarang saya lebih bisa untuk memunculkan ide lebih cepat melalui pembelajaran primary association yang dapat memacu otak untuk memproduksi banyak kosa kata.

- Dulu saya belum bisa mencari katakata dari satu kata untuk diberi imbuhan, sekarang saya bisa mencarinya. - Dulu saya tidak bisa menghafalkan rumus dengan cepat, sekarang saya dapat menghafal rumus 33 yang sangat berguna dalam menghadapi struktur kalimat bahasa inggris. - Dulu saya tidak bisa melihat dengan teliti objek-obejek disekitar saya, ternyata semua itu bisa dilihat dan dideskripsikan. 3. Aspek Afektif : - Dulu saya tidak suka menghafal rumus, sekarang saya suka karena saya bisa menghafal salah satu rumus yang ditugaskan oleh Pak Gunawan yaitu rumus 33. - Dulu saya jarang membicarakan materi pelajaran dengan teman-teman, sekarang saya sangat suka membicarakan pelajaran khususnya rumus 33 dengan teman-teman. - Saya menjadi lebih disiplin, karena tugas yang diberikan sangat memacu saya untuk cepat mengerjakan sehingga bisa selesai dan di upload dengan tepat waktu. - Saya menjadi lebih semangat untuk belajar karena melihat kemampuan teman-teman yang sangat luar biasa. - Saya lebih bisa menghargai kertas karenaPak Gunawan menggunakan metode IT based learning. 2. GESNIA ARDIYANI 12202241004 Re : Writing 2A Data perubahan kompetensi mhs Kelas Writing 2A
Posted on : 09-04-2013

My Changing of Competence in Writing Class 2A: 1. Kognitif Competency a. Previously I do not know about kind of affixes in English, but now I know about it because Mr. Gunawan gives us material and summary about that. b. Previously I do not know about how to make an objective, factual, and scientific sentence to support making academic paper, but now I know about it after Mr. Gunawan teaches us to make some sentence with that requirement. c. Previously I get difficulty about how to looking for the synonim of a sentence and develop my vocabulary, but now

with Thesaurus which is provided by Microsoft Word I can looking for it. d. Previously I get difficulty to develop my topic or theme when I write, but now I know the way to do it because Mr. Gunawan gives us the strategy which is called spontaneity association. e. Previously I do not know about how to make coherent sentence easily, but now I know the way to solve it. f. Previously I get difficulty to learn sixteen tenses in English, but now with Rumus 33 I know the way to understand it. 2. Psychomotor Skill a. Previously I can not memorize sixteen tenses in English quickly, but now with Rumus 33 I can memorize it easily. b. Previously I can not observe something objectively and factually, but now I can easier observe something with that requirement because of spontaneity association strategy. c. Previously I can not operate Microsoft Word esspecially the Thesaurus and Find facility in Microsoft Word, but now I can do it. d. Previously I can not develop some questions from one sentence, but now I can do it because I get the skill. 3. Affective Competency a. Previously I do not care about my friends assignment, but now I can respect my friends task after I get an assigment to choose some objective, scientific, and factual sentence from their task about 20 objective sentence. b. Previously I am lazy to memorize and to learn 16 tenses in English because it is so much for me, but now with Rumus 33 I get happy to learn it deeply. c. With Rumus 33, I can strenghten my friendship because I and my friends especially the member of PBI 2A help each other to memorize Rumus 33.

1. ATIK DHAMAYANTI

Re : Writing 2A - 1. Aspek Kognitif Data perubahan a. Setelah mengikuti kelas Writing 2 kompetensi mhs bersama Pak Gunawan, saya mengetahui

Kelas Writing 2A berbagai metode untuk meningkatkan Posted on : 08-04-2013 penguasaan kosa kata dalam bahasa Inggris, salah satunya dengan thesaurus dan affixes. b. Dalam Writing 2 ini, saya juga dikenalkan dengan Rumus 33 yang saya yakin akan membantu saya dalam menghadapi struktur kalimat bahasa Inggris baik tertulis maupun lisan. c. Saya mendapat berbagai inspirasi model pembelajaran baru yang menyenangkan di kelas Writing 2 ini. d. Melalui kelas Writing 2 ini, saya mengetahui cara-cara untuk memproduksi kalimat objektif. 2. Aspek Psikomotor a. Writing 2 bersama Pak Gunawan melatih saya untuk berpikir secara cepat dan spontan, mencari keterkaitan antar beberapa kata dan kalimat, serta menyusunnya menjadi sebuah wacana logis, melalui metode Primary Association. b. Writing 2 ini juga mengajarkan saya untuk menguhubungkan kata-kata acak ke dalam sebuah kalimat yang objektif, logis, dan bermakna. c. Sebelumnya, saya kurang bisa membuat kalimat-kalimat objektif. Setelah mengikuti kelas writing 2 bersama Pak Gunawan, saya mampu memproduksi kalimat-kalimat objektif. d. Sebelumnya, saya kurang jeli dalam melihat suatu objek secara detail. Sekarang, saya cukup mahir melihat segala sesuatu dengan jeli dari berbagai sudut pandang. e. Setelah mengikuti kelas Writing 2 ini, saya mampu membuat berbagai variasi soal hanya dari sebuah kalimat sederhana. 3. Aspek Sikap a. Dengan mengikuti kelas Writing 2 ini, saya bisa lebih mengahargai karya orang lain karena saya melihat teman-teman saya menunjukkan bakat yang luar biasa di sini. b. Saya juga terlatih untuk disiplin dalam berbagai hal. Dalam konteks ini, kedisiplinan saya terasah dengan adanya

deadline pengumpulan tugas dan refleksi. c. Kelas Writing 2 ini juga mengajarkan saya untuk berlaku jujur. Di sini, kejujuran saya terasah untuk mengerjakan tugas sesuai kemampuan saya sendiri meskipun saya bisa mencontek pekerjaan teman-teman yang tersedia di ruang Share File. d. Dengan mengikuti kelas Writing 2 bersama Pak Gunawan, saya termotivasi untuk selalu belajar karena saya juga melihat semangat belajar teman-teman yang luar biasa. e. Fakta unik yang tersirat dari kelas Writing 2 ini adalah IT based learning. Metode tersebut secara tidak langsung mengajarkan saya untuk tidak menggunakan kertas secara berlebihan, sehingga lebih ramah lingkungan.