Anda di halaman 1dari 125

RPP Kimia 1 PERANGKAT RPP SMA: KIMIA NUKLIR DAN KEREAKTIFAN

Oleh Dwi Retno Wahyuni 208331417404 OFF AA

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN KIMIA Mei 2011

Kata Pengantar

Perangkat RPP ini dibuat sebagai panduan dalam mengajar dengan hasil belajar kognitif, psikomotor, dan afektif. Hasil belajar kognitif terdiri dari produk dan proses, sedangkan hasil belajar afektif terdiri dari perilaku berkarakter dan keterampilan sosial. Dengan demikian perangkat RPP ini merupakan contoh perangkat RPP bernuansa keterampilan berfikir, perilaku berkarakter, dan keterampilan sosial. Isi perangkat RPP selengkapnya ini terdiri dari Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi, Silabus, RPP, LKS, Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian, LP 1: Produk dan Kunci LP 1: Produk, LP 2: Proses, LP 4: Format Pengamatan Perilaku Berkarakter, dan LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial. Mudah-mudahan perangkat RPP ini dapat memberi kemudahan guru dalam mengajar keterampilan berfikir, keterampilan sosial, dan perilaku berkarakter, serta memberi kemudahan siswa belajar keterampilan berfikir, keterampilan sosial, dan perilaku berkarakter dengan cara yang menyenangkan.

Malang, April 2011

Penulis

Daftar Isi

Cover Kata Pengantar Daftar Isi Silabus Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kimia SMA:Kimia Nuklir dan Kereaktifan LKS Kimia SMA:Kimia Nuklir dan Kereaktifan Kunci LKS Kimia SMA: Kimia Nuklir dan Kereaktifan Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian LP 1: Produk Kunci LP 1: Produk LP 2: Proses LP 4: Pengamatan Perilaku Berkarakter LP 5: Pengamatan Keterampilan Sosial

i ii iii iv

SILABUS : SMA Negeri 2 Lumajang : Kimia : XII :1 : 3. Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam : 2 x 45menit Penilaian Kegiatan Indikator Alokasi Sumber No Bentuk Waktu Belajar Dasar Pembelajaran Pembelajaran Teknik Instrumen Instrumen 3.4 Mendeskripsik Pengertian 1. Kognitif Menjelaskan Tes Tes tertulis LP 1 : 2x 45 1. Buku BSE Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi Alokasi Waktu Kompetensi Materi
an unsur-unsur radioaktif dari segi sifat fisika dan kimia, kegunaan serta bahayanya. Kimia Nuklir, sifat fisika, sifat kimia unsur radioaktif, jenis-jenis sinar radioaktif dan sifatsifatnya. Mendiskusikan unsur-unsur radioaktif dari sifat fisika dan kimianya. Menjelaskan kestabilan inti Mendeskripsikan Mendeskripsikan sifat-sifat fisika unsur-unsur radioaktif sejarah penemuan unsur radioaktif. 1.1Produk Menjelaskan sejarah singkat penemuan unsur radioaktif

produk

menit

kimia SMA kelas XII

semester 1

2. Bahan Ajar Kimia Nuklir dan Keradioakti fan

atom Mendiskusikan jenis-jenis sinar radioaktif dan sifat-sifatnya

sifat-sifat kimia unsur-unsur radioaktif Menyebutkan jenisjenis sinar radioaktif Menunjukkan sifatsifat dari masingmasing jenis sinar radioaktif

3. LKS SMA kelas XII

semeter 1 : Unsur Radioaktif

4. Kunci LKS SMA kelas XII Semester 1 :Unsur Radioaktif

1.2 Proses Melaksanakan diskusi mengenai sejarah penemuan unsur radioaktif, sifat fisika, sifat kimia dan jenisjenis sinar radioaktif

Diskusi

Assasmen Kinerja Proses

LP 2 : proses 5. Handout Kimia Nuklir dan Keradioakti fan

1. Menceritakan sejarah awal penemuan unsur radioaktif.

6. LP1: Produk 7. LP 2 : Proses

2. Mempelajari sifatsifat fisika unsur radioaktif.

8. LP

Pengamata n Perilaku Berkarakter

3. Mempelajari sifatsifat kimia unsur radioaktif.

9. LP
4. Menjelaskan kestabilan inti atom

Pengamata n perilaku

5. Menjelaskan jenisjenis sinar radioaktif dan sifatsifatnya

10. Silabus

2.Afektif 2.1Karakter Teliti Hati-hati Jujur Tanggung jawab 2.2Keterampilan Sosial Bertanya Berkomunikasi Menyumbang ide Menjadi pendengar yang baik

Pengamatan

Pengamatan perilaku karakter

Pengamatan

Pengamatan perilaku

LP 3 : Penamatan perilaku berkarakter

LP 4: Pengamatan perilaku

SILABUS : SMA Negeri 2 Lumajang : Kimia : XII :1 :3. Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam : 2 x 45menit Penilaian Kegiatan Indikator Alokasi Sumber No Bentuk Waktu Belajar Dasar Pembelajaran Pembelajaran Teknik Instrumen Instrumen 3.4 Mendeskripsik Peluruhan 1. Kognitif Menerangkan Tes Tes tertulis LP 1 : 2x 45 1. Buku BSE Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester SK Alokasi Waktu Kompetensi Materi
an unsur-unsur radioaktif dari segi sifat fisika dan kimia, kegunaan serta bahayanya. radioaktif dan proses peluruhan radioaktif Mendiskusikan kinetika laju peluruhan radioaktif dan waktu paruh Menyebutkan jenis peluruhan radioaktif 1.1Produk Menjelaskan sejarah singkat penemuan sinar alfa, beta dan gamma

produk

menit

kimia SMA kelas XII

perhitungan laju peluruhan radioaktif

semester 1

2. Bahan Ajar Kimia Nuklir dan Keradioakti fan

Menerangkan kinetika laju reaksi

3. LKS SMA kelas XII

Menghitung waktu paruh

semeter 1 : Unsur Radioaktif

1.2 Proses 1. Menceritakan sedikit tentang penemuan sinar alfa, beta dan gamma

Assasmen Kinerja Proses

LP 2 : proses 4. Kunci LKS SMA kelas XII Semester 1 :Unsur

2. Mengidentifikasi masing-masing jenis peluruhan radioaktif 3. Melaksanakan diskusi mengenai kinetika laju

Radioaktif

5. Handout peluruhan radioaktif perhitunga n laju

peluruhan radioaktif dan waktu paruh. a. Menjabarkan rumus kinetika laju peluruhan radioaktif b. Menghitung waktu paruh

peluruhan radioaktif

6. LP1: Produk 7. LP 2 : Proses

2.Afektif 2.1Karakter Teliti Hati-hati Jujur Tanggung jawab 2.2Keterampilan Sosial

8. LP

Pengamata n Perilaku Pengamatan Pengamatan perilaku karakter LP 3 : Pengamatan perilaku berkarakter 9. LP 4 : Berkarakter

Pengamata n perilaku

Bertanya Berkomunikasi Menyumbang ide Menjadi pendengar yang baik

Pengamatan perilaku Pengamatan

LP 4: Pengamatan perilaku 10. Silabus

SILABUS : SMA Negeri 2 Lumajang : Kimia : XII :1 : Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam : 1 x 45menit Penilaian Kegiatan Indikator Alokasi Sumber No Bentuk Waktu Belajar Dasar Pembelajaran Pembelajaran Teknik Instrumen Instrumen 3.4 Mendeskripsik Transmutasi Mendefinisikan 1. Kognitif Tes Tes tertulis LP 1 : 1x 45 1. Buku BSE
an unsur-unsur radioaktif dari nuklir dan aplikasinya reaksi fisi dan reaksi fusi 1.1Produk Menjelaskan reaksi

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester SK Alokasi Waktu Kompetensi Materi

produk

menit

kimia SMA kelas XII

segi sifat fisika dan kimia, kegunaan serta bahayanya. Mendiskusikan contoh aplikasi dari transmutasi nuklir

fisi dan reaksi fusi Menyebutkan contoh aplikasi dari transmutasi nuklir

semester 1

2. Bahan Ajar Kimia Nuklir dan Keradioakti fan

Diskusi
1.2Proses 1. Mengklasifikasikan transmutasi nuklir menjadi reaksi fisi dan reaksi fisi.

Assasmen Kinerja Proses

LP 2 : proses 3. LKS SMA kelas XII

semeter 1 : Unsur Radioaktif

2. Menyebutkan contoh aplikasi reaksi fisi dan reaksi fusi

4. Kunci LKS SMA kelas XII Semester 1

:Unsur
2.Afektif 2.1Karakter Teliti Hati-hati Jujur Tanggung jawab 2.2Keterampilan Sosial Bertanya Berkomunikasi Menyumbang ide Menjadi pendengar yang baik

Pengamatan

Pengamatan perilaku karakter

LP 3 : Pengamatan perilaku berkarakter

Radioaktif

5. Handout transmutasi nuklir dan aplikasinya

Pengamatan

Pengamatan perilaku

LP 4: Pengamatan perilaku

6. LP1: Produk 7. LP 2 : Proses

8. LP

Pengamata n Perilaku Berkarakter

9. LP

Pengamata n perilaku

10. Silabus

SILABUS : SMA Negeri 2 Lumajang : Kimia : XII :1 : 3. Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam : 3 x 45menit Penilaian Kegiatan Indikator Alokasi Sumber No Bentuk Waktu Belajar Dasar Pembelajaran Pembelajaran Teknik Instrumen Instrumen 3.4 Mendeskripsik Kegunaan Mendiskusikan 1. Kognitif Tes Tes tertulis LP 1 : 3x 45 1. Buku BSE Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi Alokasi Waktu Kompetensi Materi
an unsur-unsur radioaktif dari unsur radioaktif dan beberapa kegunaan unsur 1.1Produk Menyebutkan

produk

menit

kimia SMA kelas XII

segi sifat fisika dan kimia, kegunaan serta bahayanya.

bahaya unsur radioaktif

radioaktif dalam kehidupan sehari-hari Mendiskusikan beberapa bahaya unsur radioaktif dalam kehidupan sehari-hari

beberapa kegunaan unsur radioaktif dalam berbagai aspek kehidupan Mengidentifikasi bahaya unsur radioaktif bagi lingkungan dan mahluk hidup terutama manusia.

semester 1

2. Bahan Ajar Kimia Nuklir dan Diskusi Assasmen Kinerja Proses LP 2 : proses Keradioakti fan

3. LKS SMA kelas XII

semeter 1 : Unsur
1.2Proses 1. Melaksanakan diskusi mengenai kegunaan unsure radioaktif dan bahayanya

Radioaktif

Pengamatan

Pengamatan perilaku karakter

LP 3 : Pengamatan perilaku berkarakter

4. Kunci LKS SMA kelas XII Semester 1

:Unsur
a. Mempelajari kegunaan unsur radioaktif, dalam berbagai aspek kehidupan, diantaranya bidang industri, kedokteran,hidrolo gi,pertanian, biologi, dan kimia

Radioaktif Pengamatan Pengamatan perilaku LP 4: Pengamatan perilaku 5. Handout Kegunaan dan Bahaya Unsur Radioaktif 6. LP1: Produk

b. Mengetahui bahaya unsur radioaktif, dalam kehidupan seharihari, khususnya bagi manusia dan lingkungan sekitar.

7. LP 2 : Proses

8. LP

Pengamata n Perilaku

Berkarakter
2.Afektif 2.1Karakter Teliti Hati-hati Jujur Tanggung jawab 2.2Keterampilan Sosial Bertanya Berkomunikasi Menyumbang ide Menjadi pendengar yang baik

9. LP

Pengamata n perilaku

10. Silabus

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu : SMA Negeri 2 Lumajang : Kimia : XII / 1 :1 : 2 x 45 menit

I.

Standar Kompetensi : Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam. Kompetensi Dasar :

II.

Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat fisika dan kimia, kegunaan serta bahayanya.

III.

Indikator A. Kognitif 1. Produk : 1. Menjelaskan sejarah singkat penemuan unsur radioaktif 2. Mendeskripsikan sifat-sifat fisika unsur-unsur radioaktif 3. Mendeskripsikan sifat-sifat kimia unsur-unsur radioaktif 4. Menyebutkan jenis-jenis sinar radioaktif 5. Menunjukkan sifat dari masing-masing jenis sinar radioaktif 2. Proses Melaksanakan diskusi mengenai sejarah penemuan unsur radioaktif, sifat fisika, sifat kimia dan jenis-jenis sinar radioaktif. 6. Menceritakan sejarah awal penemuan unsur radioaktif. 7. Mempelajari sifat-sifat fisika unsur radioaktif. 8. Mempelajari sifat-sifat kimia unsur radioaktif. 9. Membedakan antara inti stabil dan inti tidak stabil 10. Membaca grafik pita kestabilan

11. Menjelaskan hubungan energi ikatan inti dengan kestabilan inti atom 12. Menyebutkan jenis-jenis sinar radioaktif 13. Mempelajari sifat-sifat tiap jenis sinar radioaktif

B. Afektif 1. Karakter a. Jujur b. Tanggung jawab c. Teliti d. Hati-hati 2. Keterampilan sosial a. Bertanya b. Menyumbang ide atau berpendapat c. Menjadi pendengar yang baik d. Berkomunikasi

IV.

Tujuan Pembelajaran A. Kognitif 1. Produk a. Secara mandiri siswa dapat menjelaskan sejarah singkat penemuan unsur radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban. b. Secara mandiri siswa dapat mempelajari sifat fisika unsur radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban. c. Secara mandiri siswa dapat mempelajari sifat kimia unsur radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban. d. Secara mandiri siswa dapat menyebutkan jenis-jenis sinar radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai dengan kunci jawaban e. Secara mandiri siswa dapat menunjukkan sifat dari masing-masing jenis sinar radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban

2.

Proses Disediakan handout dan LKS, siswa dapat melakukan diskusi kelompok untuk a. Menceritakan sejarah penemuan unsur radioaktif sesuai dengan kunci jawaban LP 2: Proses. b. Mempelajari sifat fisika unsur radioaktif sesuai dengan kunci jawaban LP 2: Proses. c. Mempelajari sifat kimia unsur radioaktif sesuai dengan kunci LP 2 : Proses. d. Membedakan antara inti stabil dan inti tidak stabil sesuai dengan kunci LP 2 : Proses e. Membaca grafik pita kestabilan sesuai dengan kunci LP 2 : Proses f. Menjelaskan hubungan energi ikatan inti dengan kestabilan inti atom sesuai dengan kunci LP 2 : Proses g. Menyebutkan jenis-jenis sinar radioaktif sesuai dengan kunci LP 2 : Proses h. Mempelajari sifat-sifat tiap jenis sinar radioaktif sesuai dengan kunci LP 2 : Proses

B. Afektif 1. Karakter Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan karakter kejujuran, tanggung jawab, teliti dan hati-hati. 2. Keterampilan sosial Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan perlakuan keterampilan sosial bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, dan berkomunikasi.

V.

Materi Ajar Kimia Nuklir dan Keradioaktifan

VI.

Model dan Metode Pembelajaran Model pembelajaran : Metode kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Dvisions) Metode pembelajaran : Diskusi, tanya jawab, ceramah dan pemberian tugas

VII.

Proses Pembelajaran A. Pendahuluan (10 menit) Penilaian Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu Oleh Pengamat 1 2 3 4 1. Membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan menanyakan kabar siswa. Menjawab salam dan 1 menit kabar

2. Memeriksa daftar hadir siswa

Mendengarkan dan memperhatikan guru memeriksa daftar hadir

1 menit

Mengacungkan 3. Mereview sedikit tentang sejarah penemuan atom yang berkaitan dengan penemuan unsur radioaktif tangan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru

5 menit

Siapa yang masih ingat materi pelajaran kimia kelas X semester 1

Atom terdiri dari inti atom dan

tentang struktur atom, Apa saja partikel penyusun atom?

kulitnya, inti atom tersusun dari proton dan neutron sedangkan kulitnya tersusun atas electron Penemuan inti

Lalu, bagaimana inti atom ditemukan? atom berawal dari penemuan unsur radioaktif seperti uranium dan radium. Unsur radioaktif itu membelah diri seraya memancarkan sinar radioaktif

Siapakah ilmuwan yang telah meneliti sinar radioaktif dan bagaimana eksperimennya?

Ruterford, dalam eksperimennya dengan mengarahkan sinar alfa pada lempeng tipis emas dan ternyata sebagian besar partikel alfa dapat menembus lempeng tipis logam tanpa penyimpangan arah,hanya sebagian saja yang disimpangkan, dan

sisanya dipantulkan

4. Menginformasikan tentang materi yang akan dipelajari Nah, hari ini kita akan mempelajari tentang kimia nuklir dan keradioaktifannya

Mendengarkan penjelasan dari guru

1 menit

Mendengarkan 5. Menyampaikan tujuan pembelajaran penjelasan dari guru Tujuan pembelajaran kita hari ini adalah siswa dapat menjelaskan sejarah singkat penemuan unsur radioaktif, menyebutkan contoh unsur radioaktif, serta mempelajari sifat kimia dan fisika unsur radioaktif Menerima handout 6. Membagiakan handout mengenai kimia nuklir dan kereaktifannya dari guru

1 menit

1 menit

B. Inti (75 menit) Penilaian Oleh Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1 1. Menyajikan pengantar atau acuan materi pelajaran mengenai Kimia Mendengar sambil membuka handout 5 menit 2 3 Pengamat 4

Nuklir dan Keradioaktifannya dan dan buku BSE mengulas sedikit tentang sejarah penemuan unsur radioaktif kimia SMA kelas XII semester 1 dan

memperhatikan penjelasan dari guru dengan seksama.

2. Memberikan tes/kuis kepada setiap siswa secara individual sehingga diperoleh skor awal

Mengerjakan kuis yang diberikan

5 menit

3. Membagi kelas dalam beberapa kelompok setiap kelompok terdiri dari 4 5 orang untuk melakukan diskusi mengenai Kimia Nuklir dan Keradioaktifannya

Berkumpul dalam kelompoknya masing-masing.

2 menit

4. Menjelaskan tugas kelompok serta batas waktu pengerjaannya. Siswa diminta melakukan diskusi mengenai sifat fisika, sifat kimia unsur radioaktif dan jenis sinar radioaktif serta sifat-sifatnya. 5.Menjelaskan bahwa semua siswa dalam kelompok harus menguasai materi.

Mendengar penjelasan dari guru.

1 menit

Mendengar penjelasan dari guru.

1 menit

6. Membagikan LKS kepada masing-masing kelompok yang berisi beberapa pertanyaan yang harus diisi selama diskusi.

Menerima LKS dari 1 menit guru.

7. Meminta siswa melakukan

Melakukan diskusi

15

diskusi dengan beracuan pada LKS dan menuliskan hasil diskusi pada lembar jawaban di LKS.

kelompok.

menit

Membimbing dan mengarahkan kerja sama siswa dalam kelompok.

Melakukan diskusi kelompok.

8. Meminta siswa mempresentasikan pengerjaan pertanyaan LKS.

Mempresentasikan hasil diskusi.

15 menit

Memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk mengemukakan pendapatnya.

Menyampaikan pendapat oleh kelompok lain.

Memberikan penguatan dengan memberikan pujian dan tambahan skor terhadap siswa yang menjawab benar.

Mendengar penjelasan dari guru.

Memberikan penguatan konsep dan pelurusan konsep.

Mendengar penjelasan dari guru.

9. Membagikan soal kuis untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman siswa terhadap materi unsure radioaktif secara individu dan tidak boleh bekerja sama dengan teman.

Menerima soal dan mengerjakan soal.

10 menit

10.

Meminta siswa untuk

Menukarkan jawaban dengan teman.

15 menit

menukarkan lembar jawaban mereka dengan teman lainnya.

Meminta salah satu siswa untuk membaca jawaban kuis.

Membaca jawaban kuis dan mendengarkan.

Membahas jawaban.

Membahas jawaban.

Meminta siswa untuk mencocokkan jawaban teman mereka sesuai dengan jawaban yang benar yang sudah dibahas bersama-sama.

Mencocokkan jawaban.

11. Memberi penghargaan pada kelompok yang mendapat skor tertinggi pada saat diskusi dan siswa yang mendapat skor tertinggi pada saat kuis.

Menerima penghargaan.

5 menit

C. Penutup (5 menit) Penilaian Oleh Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1 2 3 Pengamat 4

1. Membimbing siswa untuk menyampaikan pendapat dalam menarik kesimpulan dengan mengacu pada materi pembelajaran hari ini.

Menarik kesimpulan - Kimia nuklir merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang radioaktivitas, reaksi nuklir, dan sifat-sifat nuklir - Unsur radioaktif merupakan inti atom yang bersifat tidak stabil - Jenis-jenis sinar radioaktif ada 3 yaitu sinar alfa, beta dan gamma

3 menit

2. Mengingatkan siswa untuk mempelajari materi pada pertemuan selanjutnya yaitu Peluruhan radioaktif dan perhitungan laju peluruhan radioaktif

Mendengar penjelasan dari guru.

1 menit

3. Menyampaikan nilai-nilai positif

Mendengar

1 menit

kepada siswa yang bersifat umum. penjelasan dari guru.

4. Menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

Menjawab salam

VIII. Sumber Pembelajaran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Buku BSE Kimia SMA kelas XII semester 1 karangan Wening Sukmanawati Handout : Kimia Nuklir dan Keradioaktifan LKS SMA kelas XII semester 1 : Unsur Radioaktif Kunci LKS SMA kelas XII semester 1 : Unsur Radioaktif LP 1 : Produk LP 2 : Proses LP 4 : Pengamatan perilaku berkarakter LP 5 : Pengamatan perilaku Silabus

Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian

Mata Pelajaran Kelas / Semester

: Kimia : XII / 1

Indikator Produk : 1. Secara mandiri siswa dapat menjelaskan sejarah singkat penemuan unsur radioaktif mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban.

LP dan Butir Soal

Kunci LP dan Butir Soal

LP 1 : Produk Butir 1

LP 1 : Produk Butir 1

2. Secara mandiri siswa dapat menyebutkan sifat fisika unsure radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban.

Butir 2

Butir 2

3. Secara mandiri siswa dapat menyebutkan sifat kimia unsur radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban.

Butir 3

Butir 3

4.

Secara mandiri siswa dapat menyebutkan

Butir 4

Butir 4

jenis-jenis sinar radioaktif dengan mengerjakan soal LP1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban. Proses : 1) Menceritakan sejarah awal penemuan unsur radioaktif. 2) Menyebutkan sifat-sifat fisika unsur radioaktif. 3) Menyebutkan sifat-sifat kimia unsur radioaktif. 4) Menjelaskan kestabilan inti atom 5) Menjelaskan jenis-jenis sinar radioaktif dan sifat-sifatnya LP 2 : Proses : Rincian Tugas Kinerja (RTK/indikator) Dipercayakan kepada penilai/guru

Karakter : Jujur, Tanggung jawab, dan Teliti LP 3 : karakter : Rincian Tugas Kinerja (RTK/indikator)

Seluruh rincian tugas kinerja (RTK/indikator) itu minimal memperoleh penilain menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada penilai/guru.

Keterampilan Sosial : Bertanya, Menyumbang ide atau berpendapat, Menjadi pendengar yang baik, dan Berkomunikasi

LP 4 : Keterampilan Sosial : Rincian Tugas Kinerja (RTK/indikator)

Seluruh rincian tugas kinerja (RTK/indikator) itu minimal memperoleh penilain

menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada penilai/guru. LP 1 : Produk

Soal untuk Kuis Awal 1. Jelaskan eksperimen yang telah dilakukan oleh Rutherford sehingga mempunyai hasil bahwa inti atom bermuatan positif? 2. Bagaimana inti atom ditemukan?

Soal untuk Kuis Akhir 1. Tuliskan secara singkat sejarah penemuan unsur radioaktif? 2. Sebutkan dan jelaskan sifat fisika dari unsur radioaktif? 3. Sebutkan sifat-sifat kimia unsur radioaktif ? 4. Sebutkan jenis-jenis sinar radioaktif dan beberapa sifat-sifatnya ?

Jawaban Kuis Awal 1. Rutherford dalam eksperimennya, mengarahkan berkas sinar alfa pada lempeng tipis logam platina, ternyata sebagian besar partikel alfa dapat menembus lempeng tipis platina tanpa penyimpangan dan sebagian kecil dipantulkan. Oleh karena sinar alfa bermuatan positif dan hanya sebagian kecil sinar itu dibelokkan atau dipantulkan. Untuk itu Rutherford menyimpulkan bahwa dalam atom terdapat inti yang bermuatan positif. 2. Penemuan inti atom berawal dari penemuan keradioaktifan. Unsur radioaktif, misalnya uranium dan radium, secara spontan membelah diri karena inti atomnya tidak stabil.

Jawaban Kuis Akhir

Pada tahun 1895 W.C. Rontgen melakukan percobaan dengan sinar katode. Ia menemukan bahwa tabung sinar katode menghasilkan suatu radiasi berdaya tembus besar yang dapat menghitamkan film foto. Selanjutnya sinar itu diberi nama sinar X. Berdasarkan hasil penelitian W.C Rontgen tersebut, maka Henry Becquerel pada tahun 1896 bermaksud menyelidiki sinar X, tetapi secara kebetulan ia menemukan gejala keradioaktifan. Pada penelitiannya ia menemukan bahwa garam-garam uranium dapat merusak film foto meskipun ditutup rapat dengan kertas hitam. Pada Tahun 1897,salah seorang ilmuwan Inggris, Ernest Rutherford menjelaskan bahwa inti atom yang tidak stabil (radionuklida) mengalami peluruhan radioaktif. Marie Curie merasa tertarik dengan temuan Becquerel, selanjutnya dengan bantuan suaminya Piere Curie berhasil memisahkan sejumlah kecil unsur baru dari beberapa ton bijih uranium pada tahun 1898. Unsur tersebut diberi nama radium

Sifat fisika unsur radioaktif

Inti atom terdiri atas neutron. Massa suatu inti selalu lebih kecil dari jumlah massa proton dan neutron. Selisih antara massa inti yang sebenarnya dan jumlah massa proton dan neutron penyusunnya disebut defek massa. Massa ini merupakan ukuran energi pengikat neutron dan proton.Energi pengikat inti merupakan energi yang diperlukan untuk menguraikan inti (energi yang dilepaskan jika inti terbentuk). Energi pengikat inti dapat dihitung dengan mengalikan defek massa dalam satuan massa atom per nukleon dengan faktor konversi massa energi yang besarnya 932 MeV/sma. Defek massa dan energi pengikat inti merupakan sifat fisika unsure radioaktif. Sifat kimia unsur radioaktif Mengalami peluruhan radioaktif Pembelahan spontan Mengalami transmutasi inti Sebutkan jenis-jenis sinar radioaktif dan beberapa sifat-sifatnya ? Sebutkan jenis-jenis sinar radioaktif dan beberapa sifat-sifatnya ?

jenis-jenis sinar radioaktif dan beberapa sifat-sifatnya

1. Sinar Alfa ( ) Sinar alfa merupakan partikel yang bermuatan positif dan bermassa empat kali massa atom hidrogen. Partikel ini merupakan inti atom helium yang terdiri atas 2 proton dan 2 netron. a. Mempunyai daya tembus kecil. Sinar hanya mempunyai daya jangkau 2,8 sd 8,5 cm dalam udara b. Dapat membelok ke arah kutub negatif dalam medan listrik c. Dapat mengionkan molekul yang melewatinya. Sinar alfa dapat menyebabkan satuatau lebih elektron suatu molekul lepas sehingga molekul menjadi ion. 2. Sinar Beta ( ) Sinar beta merupakan partikel yang identik dengan electron. Jadi, Sinar bermuatan negative dan bermasa sangat kecil, yaitu 5,5 x 10 -4 satuan massa atom atau amu, diberi simbol atau e. sifat-sifat sinar beta adalah : a. Bermuatan listrik negatif, karena itu dalam medan listrik membelok ke kutub yang positif. b. Bergerak dengan kecepatan tinggi. c. Mempunyai daya tembus yang jauh lebih besar dari sinar . Sinar dapat menembus lempeng timbal ataulempeng aluminium yang cukup besar. 3. Sinar Gamma () Sinar gamma merupakan gelombang elektromagnetik, sejenis dengan sinar X, yaitu berpanjang gelombang pendek. Sifat-sifat sinar adalah : a. Tidak bermuatan listrik karena itu, tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik. b. Tidak mempunyai massa c. Mempunyai daya tembus yang sangat kuat.

Lembar Kerja Siswa I. Isilah titik-titik dibawah ini

Pada tahun 1895 melakukan percobaan dengan sinar katode. Ia menemukan bahwa tabung sinar katode menghasilkan suatu radiasi berdaya tembus besar yang dapat menghitamkan film foto. Selanjutnya sinar itu diberi nama sinar X. Pada Tahun 1897,salah seorang ilmuwan Inggris, menjelaskan bahwa inti atom yang tidak stabil (radionuklida) mengalami peluruhan radioaktif. Partikel-partikel kecil dengan kecepatan tinggi dan sinar-sinar menyebar dari inti atom ke segala arah. Para ahli kimia memisahkan sinar-sinar tersebut ke dalam aliran yang berbeda dengan menggunakan medan magnet. Dan ternyata ditemukan tiga tipe radiasi nuklir yang berbeda yaitu sinar .., ., dan .. Semua radionuklida secara alami memancarkan salah satu atau lebih dari ketiga jenis radiasi tersebut. Marie Curie merasa tertarik dengan temuan Becquerel, selanjutnya dengan bantuan suaminya Piere Curie berhasil memisahkan sejumlah kecil unsur baru dari beberapa ton bijih uranium pada tahun 1898. Unsur tersebut diberi nama .. Pasangan Currie melanjutkan penelitiannya dan menemukan bahwa unsur baru yang ditemukannya tersebut telah terurai menjadi unsur-unsur lain dengan melepaskan energi yang kuat yang disebut .

II.

Pasangkan pertanyaan pada bagian kiri dengan jawaban di bagian kanannya


A. B. C. D. E. F. G. H. I. gamma Radioaktif Alfa Pita kestabilan Kimia Nuklir Energi pengikat inti Isotop Defek massa Beta

1. Atom dengan nomor atom yang sama namun

memiliki nomor massa yang berbeda


2. Isotop yang tidak stabil 3. Selisih antara massa inti yang sebenarnya dan jumlah massa proton dan neutron penyusunnya 4. Grafik antara banyaknya neutron versus 5. 6. 7. 8.

9.

banyaknya proton dalam berbagai isotop Satu ukuran kuantitatif dari stabilitas inti partikel yang bermuatan positif dan bermassa empat kali massa atom hydrogen partikel yang identik dengan electron gelombang elektromagnetik yang sejenis dengan sinar X, yaitu berpanjang gelombang pendek cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang radioaktivitas, reaksi nuklir, dan sifat-sifat

III.
10.

nuklir. Jawablah Pertanyaan-Pertanyaan berikut ini 1. Sebutkan sifat kimia dari unsur radioaktif jawaban :

2. Tuliskan petunjuk empiris yang dapat digunakan untuk mengenal inti yang stabil dan yang bersifat radioaktif/tidak stabil Jawaban :

3. Berikan sifat-sifat yang dimiliki oleh sinar alfa Jawaban :

4. isotop fluorine (F), intinya memiliki 9 proton, 9 elektron dan 10 neutron dengan massa atom yang terukur sebesar 18, 9984 sma. Analisis perhitungan teoritis massa atom F:

Lembar Kunci Jawaban LKS Jawaban Bagian I Pada tahun 1895 W.C. Rontgen melakukan percobaan dengan sinar katode. Ia menemukan bahwa tabung sinar katode menghasilkan suatu radiasi berdaya tembus besar yang dapat menghitamkan film foto. Selanjutnya sinar itu diberi nama sinar X. Pada Tahun 1897,salah seorang ilmuwan Inggris, Ernest Rutherford menjelaskan bahwa inti atom yang tidak stabil (radionuklida) mengalami peluruhan radioaktif. Partikel-partikel kecil dengan kecepatan tinggi dan sinar-sinar menyebar dari inti atom ke segala arah. Para ahli kimia memisahkan sinar-sinar tersebut ke dalam aliran yang berbeda dengan menggunakan medan magnet. Dan ternyata ditemukan tiga tipe radiasi nuklir yang berbeda yaitu sinar alfa, beta, dan gamma. Semua radionuklida secara alami memancarkan salah satu atau lebih dari ketiga jenis radiasi tersebut Marie Curie merasa tertarik dengan temuan Becquerel, selanjutnya dengan bantuan suaminya Piere Curie berhasil memisahkan sejumlah kecil unsur baru dari beberapa ton bijih uranium pada tahun 1898. Unsur tersebut diberi nama radium. Pasangan Currie melanjutkan penelitiannya dan menemukan bahwa unsur baru yang ditemukannya tersebut telah terurai menjadi unsur-unsur lain dengan melepaskan energi yang kuat yang disebut radioaktif.

Jawaban Bagian II 1. Atom dengan nomor atom yang sama namun memiliki nomor massa yang berbeda ISOTOP 2. Isotop yang tidak stabil RADIOAKTIF 3. Selisih antara massa inti yang sebenarnya dan jumlah massa proton dan neutron penyusunnya DEFEK MASSA 4. Grafik antara banyaknya neutron versus banyaknya proton dalam berbagai isotop PITA KESTABILAN 5. Satu ukuran kuantitatif dari stabilitas inti ENERGI PENGIKAT INTI 6. partikel yang bermuatan positif dan bermassa empat kali massa atom hydrogen ALFA 7. partikel yang identik dengan elektron BETA 8. gelombang elektromagnetik yang sejenis dengan sinar X, yaitu berpanjang gelombang pendek GAMMA 9. cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang radioaktivitas, reaksi nuklir, dan sifat-sifat nuklir KIMIA NUKLIR

Jawaban Bagian III 1. Sifat kimia unsur radioaktif Mengalami peluruhan radioaktif Pembelahan spontan Mengalami transmutasi inti

2. beberapa petunjuk empiris yang dapat digunakan untuk mengenal inti yang stabil dan yang bersifat radioaktif/tidak stabil, yaitu: a. Semua inti yang mempunyai proton 84 atau lebih tidak stabil b. Aturan ganjil genap, yaitu inti yang mempunyai jumlah proton genap dan jumlah neutron genap lebih stabil daripada inti yang mempunyai jumlah proton dan neutron ganjil c. Kestabilan inti dapat dikaitkan dengan perbandingan neutron-proton. 3. Beberapa sifat sinar alfa

a. Mempunyai daya tembus kecil. Sinar hanya mempunyai daya jangkau 2,8 sd 8,5 cm dalam udara b. Dapat membelok ke arah kutub negatif dalam medan listrik c. Dapat mengionkan molekul yang melewatinya. Sinar alfa dapat menyebabkan satuatau lebih elektron suatu molekul lepas sehingga molekul menjadi ion.

4. isotop fluorine (F), intinya memiliki 9 proton, 9 elektron dan 10 neutron dengan massa atom yang terukur sebesar 18, 9984 sma. Analisis perhitungan teoritis massa atom F: Massa atom = (9 x massa proton) +(9 x massa elektron) + (10 x massa neutron) = (9 x 1,00728 sma) + ( 9 x 0,000549 sma) + (10 x 1,00867) = 19, 15708 sma

LP 3 : KARAKTER Format Pengamatan Perilaku Berkarakter : .. : 1) . 2) . 3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..

Kelompok Nama

A. Penilaian Skor No Aspek yang dinilai . 1. 2. 3. 4. Jujur Tanggung jawab Teliti Hati-hati Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16 . . . .

Skor :

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kurang

B. Rubrik Aspek No. yang dinilai 1. Jujur Jujur mengerjakan 4 Jujur 3 2 Tidak jujur Skor 1 Tidak jujur

mengerjakan kuis mengerjakan kuis mengerjakan kuis dan jujur dan LKS

kuis dan LKS tetapi tidak jujur

mengerjakan LKS mengerjakan LKS 2. Tanggung jawab Bertanggung jawab atas jawaban kuis dan LKS Bertanggung jawab atas jawaban kuis tetapi tidak bisa Tidak bisa Tidak bisa

mempertanggung- mempertanggungjawabkan atas jawaban kuis dan jawabkan atas jawaban kuis dan LKS

mempertanggung- bisa jawabkan jawaban LKS mempertanggungjawabkan jawaban LKS 3. Teliti Teliti dalam mengerjakan Teliti dalam mengerjakn kuis

Tidak teliti dalam Tidak teliti dalam mengerjakan kuis mengerjakan kuis dan teliti dalam mengerjakan LKS dan LKS

kuis dan LKS tetapi tidak teliti dalam mengerjakan LKS

LP 4 : KETERAMPILAN SOSIAL

Format Pengamatan Keterampilan Sosial Kelompok Nama : .. : 1) . 2) . 3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..

A. Penilaian Skor No Aspek yang dinilai . 1. 2. 3. 4. Bertanya atau menjawab pertanyaan Menyumbangkan ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Keterampilan berinteraksi/beromunikasi antar individu dan kelompok Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16 . . . .

Skor :

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kurang

B. Rubrik No. 1. Indikator Bertanya atau menjawab pertanyaan Deskriptor 1. Menjawab pertanyaan saja dan jawaban tidak tepat atau bertanya saja. 2. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban tidak tepat 3. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban kurang tepat 4. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban tepat 2. Menyumbangkan ide atau 1. Tidak pernah berpendapat pendapat 2. Berpendapat dengan kata-kata kurang sopan 3. Berpendapat tidak sesuai materi atau keluar dari topik 4. Berpendapat dengan kata-kata sopan dan sesuai dengan materi 3. Menjadi pendengar yang baik 1. Selalu membuat ramai sendiri dan mengganggu teman 2. Kadang-kadang ramai sendiri 3. Kadang-kadang mengganggu teman 4. Mendengarkan pendapat teman dengan baik selama pembelajaran 4. Keterampilan 1. Pasif dalam diskusi kelompok

berinteraksi/beromunikasi 2. Pasif tetapi tidak menghargai pendapat kelompok antar individu dan kelompok 3. Aktif tetapi tidak mengahargai pendapat kelompok 4. Aktif dan menghargai pendapat kelompok

Handout Kimia Nuklir dan Keradioaktifan Kimia nuklir merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang radioaktivitas, reaksi nuklir, dan sifat-sifat nuklir. A. Sejarah Penemuan Unsur- Unsur Radioaktif Pada tahun 1895 W.C. Rontgen melakukan percobaan dengan sinar katode. Ia menemukan bahwa tabung sinar katode menghasilkan suatu radiasi berdaya tembus besar yang dapat menghitamkan film foto. Selanjutnya sinar itu diberi nama sinar X. Sinar X tidak mengandung elektron, tetapi merupakan gelombang elektromagnetik. Sinar X tidak dibelokkan oleh bidang magnet, serta memiliki panjang gelombang yang lebih pendek daripada panjang gelombang cahaya. Berdasarkan hasil penelitian W.C Rontgen tersebut, maka Henry Becquerel pada tahun 1896 bermaksud menyelidiki sinar X, tetapi secara kebetulan ia menemukan gejala

keradioaktifan. Pada penelitiannya ia menemukan bahwa garam-garam uranium dapat merusak film foto meskipun ditutup rapat dengan kertas hitam. Menurut Becquerel, hal ini karena garamgaram uranium tersebut dapat mem ancarkan suatu sinar dengan spontan. Peristiwa ini dinamakan radio aktivitas spontan. Pada Tahun 1897,salah seorang ilmuwan Inggris, Ernest Rutherford menjelaskan bahwa inti atom yang tidak stabil (radionuklida) mengalami peluruhan radioaktif. Partikel-partikel kecil dengan kecepatan tinggi dan sinar-sinar menyebar dari inti atom ke segala arah. Para ahli kimia memisahkan sinar-sinar tersebut ke dalam aliran yang berbeda dengan menggunakan medan magnet. Dan ternyata ditemukan tiga tipe radiasi nuklir yang berbeda yaitu sinar alfa, beta, dan gamma. Semua radionuklida secara alami memancarkan salah satu atau lebih dari ketiga jenis radiasi tersebut. Marie Curie merasa tertarik dengan temuan Becquerel, selanjutnya dengan bantuan suaminya Piere Curie berhasil memisahkan sejumlah kecil unsur baru dari beberapa ton bijih uranium pada tahun 1898. Unsur tersebut diberi nama radium. Pasangan Currie melanjutkan

penelitiannya dan menemukan bahwa unsur baru yang ditemukannya tersebut telah terurai menjadi unsur-unsur lain dengan melepaskan energi yang kuat yang disebut radioaktif. B. Sifat-sifat Fisika dan Kimia Unsur-Unsur Radioaktif

Suatu atom memiliki ciri-ciri yaitu mempunyai nomor atom, berlambang Z dan nomor massa, berlambang A. Nomor atom dituliskan dengan angka diposisi bawah kiri dari symbol unsur, yang menyatakan nomor atau jumlah proton dalam inti. Nomor massa dituliskan dibagian atas sebelah kiri symbol unsur yang menyatakan nucleon, yaitu jumlah dari proton dan netron.

Atom dengan nomor atom yang sama namun memiliki nomor massa yang berbeda disebut isotop. Isotop-isotop di bumi ini ada yang bersifat stabil namun adapula yang tidak besifat stabil atau cenderung bersifat radioaktif. Isotop ini disebut isotop radioaktif atau unsur radioaktif. Unsur-Unsur radioaktif tersebut memiliki sifat-sifat fisika dan kimia sebagai berikut :

5. Sifat fisik unsur radioaktif Inti atom terdiri atas neutron. Massa suatu inti selalu lebih kecil dari jumlah massa proton dan neutron. Selisih antara massa inti yang sebenarnya dan jumlah massa proton dan neutron penyusunnya disebut defek massa. Contoh Massa sebuah atom 42 He yang ditentukan dengan spektrograf massa adalah 4,002603 sma. Massa proton 1,007277 sma, massa elektron 0,0005486 sma, dan massa netron 1,008665 sma. Massa atom 42 He terhitung adalah : = (2 0,0005486 sma) + (2 1,007277 sma) + (2 1,008665 sma) = 4,032981 sma Defek massa = 4,032981 sma 4,002603 sma = 0,030378 sma

Massa ini merupakan ukuran energi pengikat neutron dan proton.Energi pengikat inti merupakan energi yang diperlukan untuk menguraikan inti (energi yang dilepaskan jika inti terbentuk). Energi pengikat inti dapat dihitung dengan mengalikan defek massa dalam satuan massa atom per nukleon dengan faktor konversi massa energi yang besarnya 932 MeV/sma. 6. Sifat kimia unsur radioaktif Mengalami peluruhan radioaktif Pembelahan spontan Mengalami transmutasi inti

C. Kestabilan Inti Atom

Suatu unsur menjadi tidak stabil atau bersifat radioaktif tidak terjadi begitu saja, ada faktor-faktor tertentu yang dapat menyebabkan suatu unsure menjadi radioaktif, untuk itu suatu unsur di alam perlu ditinjau kestabilan intinya. Kestabilan inti tidak dapat diramalkan dengan suatu aturan. Namun, ada beberapa petunjuk empiris yang dapat digunakan untuk mengenal inti yang stabil dan yang bersifat radioaktif/tidak stabil, yaitu: 1. Semua inti yang mempunyai proton 84 atau lebih tidak stabil 2. Aturan ganjil genap, yaitu inti yang mempunyai jumlah proton genap dan jumlah neutron genap lebih stabil daripada inti yang mempunyai jumlah proton dan neutron ganjil 3. Kestabilan inti dapat dikaitkan dengan perbandingan neutron-proton. C.1 Pita Kestabilan Grafik antara banyaknya neutron versus banyaknya proton dalam berbagai isotop yang disebut pita kestabilan menunjukkan inti-inti yang stabil. Inti-inti yang tidak stabil cenderung untuk menyesuaikan perbandingan neutron terhadap proton, agar sama dengan perbandingan pada pita kestabilan. Kebanyakan unsur radioaktif terletak di luar pita ini.

1. Di atas pita kestabilan, Z <> Untuk mencapai kestabilan : inti memancarkan (emisi) neutron atau memancarkan partikel beta

2. Di atas pita kestabilan dengan Z > 83, terjadi kelebihan neutron dan proton Untuk mencapai kestabilan : Inti memancarkan partikel alfa

3. Di bawah pita kestabilan, Z <> Untuk mencapai kestabilan : Inti memancarkan positron atau menangkap electron C.2 Energi Pengikat Inti

Satu ukuran kuantitatif dari stabilitas inti adalah energi ikatan inti (nuclear binding energy, yaitu energi yang diperlukan untuk memecah inti menjadi komponen-komponennya, proton dan

neutron. Kuantitas ini menyatakan konversi massa menjadi energi yang terjadi selama berlangsungnya reaksi inti eksotermik yang menghasilkan pembentukan inti . Konsep energi ikatan berkembang dari kajian sifat-sifat inti yang menunjukkan bahwa massa inti selalu lebih rendah dibandingkan jumlah massa nukleon. Contoh : isotop fluorine (F), intinya memiliki 9 proton, 9 elektron dan 10 neutron dengan massa atom yang terukur sebesar 18, 9984 sma. Analisis perhitungan teoritis massa atom F: Massa atom = (9 x massa proton) +(9 x massa elektron) + (10 x massa neutron) = (9 x 1,00728 sma) + ( 9 x 0,000549 sma) + (10 x 1,00867) = 19, 15708 sma Harga massa atom F berdasarkan perhitungan ternyata lebih besar dibandingkan dengan massa atom terukur, dengan kelebihan massa sebesar 0,1578 sma. Selisih antara massa atom dan jumlah massa dari proton, elektron dan neutron disebut cacat massa (mass defect). Menurut teori relativitas, kehilangan massa muncul sebagai energi (kalor) yang dilepas ke lingkungan. Banyaknya energi yang dilepas dapat ditentukan berdasarkan hubungan kesetaraan massa-energi Einstein ( E = m c2). E = m c2 Dengan faktor konversi : 1 kg = 6,022 x 1026 sma 1 J = 1 kg m2/s2 Untuk atom F tersebut: E =( -0,1578 sma) (3x 108 m/s)2

= (-1,43 x 1016 sma m2/s2) x (1 kg/6,022 x 1026 sma) x (1 J/1 kg m2s2) = -2,37 x 10-11 J Ini merupakan banyaknya energi yang dilepas bila satu inti fluorin-19 dibentuk dari 9 proton dan 10 neutron. Energi yang diperlukan untuk menguraikan inti menjadi proton dan neutron yang terpisah adalah sebesar -2,37 x 10-11 J. Untuk pembentukan 1 mol inti fluorin, energi yang dilepaskan adalah: E = (-2,37 x 10-11 J) (6,022 x 1023/mol) = -1,43 x 1013 J/mol Dengan demikian, energi ikatan inti adalah 1,43 x 1013 J/mol untuk 1 mol inti fluorin-19, yang merupakan kuantitas yang sangat besar bila dibandingkan dengan entalpi reaksi kimia biasa yang hanya sekitar 200 kJ. D. Jenis-jenis Sinar Radioaktif dan Sifat-Sifatnya
1. Sinar Alfa ( )

Sinar alfa merupakan partikel yang bermuatan positif dan bermassa empat kali massa atom hidrogen. Partikel ini merupakan inti atom helium yang terdiri atas 2 proton dan 2 netron. d. Mempunyai daya tembus kecil. Sinar hanya mempunyai daya jangkau 2,8 sd 8,5 cm dalam udara e. Dapat membelok ke arah kutub negatif dalam medan listrik f. Dapat mengionkan molekul yang melewatinya. Sinar alfa dapat menyebabkan satuatau lebih elektron suatu molekul lepas sehingga molekul menjadi ion. 2. Sinar Beta ( ) Sinar beta merupakan partikel yang identik dengan electron. Jadi, Sinar bermuatan negative dan bermasa sangat kecil, yaitu 5,5 x 10 -4 satuan massa atom atau amu, diberi simbol atau e. sifat-sifat sinar beta adalah :

d. Bermuatan listrik negatif, karena itu dalam medan listrik membelok ke kutub yang positif. e. Bergerak dengan kecepatan tinggi. f. Mempunyai daya tembus yang jauh lebih besar dari sinar . Sinar dapat menembus lempeng timbal ataulempeng aluminium yang cukup besar. 3. Sinar Gamma () Sinar gamma merupakan gelombang elektromagnetik, sejenis dengan sinar X, yaitu berpanjang gelombang pendek. Sifat-sifat sinar adalah : d. Tidak bermuatan listrik karena itu, tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik. e. Tidak mempunyai massa f. Mempunyai daya tembus yang sangat kuat.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu : SMA Negeri 2 Lumajang : Kimia : XII / 1 :2 : 2 x 45 menit

I.

Standar Kompetensi :

Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam.
II. Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat fisika dan kimia, kegunaan serta bahayanya.

III. Indikator : A. Kognitif 1. Produk


a) Menjelaskan sejarah singkat penemuan sinar alfa, beta dan gamma b) Menyebutkan jenis peluruhan radioaktif c) Menerangkan kinetika laju reaksi peluruhan radioaktif d) Menghitung waktu paruh peluruhan radioaktif

2. Proses
4. Menceritakan sedikit tentang penemuan sinar alfa, beta dan gamma 5. Mengidentifikasi masing-masing jenis peluruhan radioaktif 6. Melaksanakan diskusi mengenai kinetika laju peluruhan radioaktif dan waktu paruh. a. Menjabarkan rumus kinetika laju peluruhan radioaktif b. Menghitung waktu paruh peluruhan radioaktif

B. Afektif 3. Karakter e. Jujur f. Tanggung jawab g. Teliti h. Hati-hati 4. Keterampilan sosial e. Bertanya f. Menyumbang ide atau berpendapat g. Menjadi pendengar yang baik h. Berkomunikasi

IV.

Tujuan Pembelajaran : A. Kognitif 1. Produk : a. Siswa dapat menjelaskan sejarah singkat penemuan sinar alfa, beta dan gamma dengan mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai kunci jawaban b. Siswa dapat menyebutkan jenis peluruhan radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai kunci jawaban c. Siswa dapat menerangkan kinetika laju reaksi peluruhan mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai kunci jawaban d. Siswa menghitung waktu paruh peluruhan radioaktif dengan mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai kunci jawaban
radioaktif dengan

2. Proses:
a. Siswa dapat menceritakan sedikit tentang penemuan sinar alfa, beta dan gamma

dengan mengerjakan soal LP 2: Proses sesuai kunci jawaban


b. Siswa dapat mengidentifikasi masing-masing jenis peluruhan radioaktif dengan

mengerjakan soal LP 2: Proses sesuai kunci jawaban

c. Siswa dapat menjabarkan rumus kinetika laju peluruhan radioaktif dengan

mengerjakan soal LP 2: Proses sesuai kunci jawaban


d. Siswa dapat menghitung waktu paruh peluruhan radioaktif dengan mengerjakan soal

LP 2: Proses sesuai kunci jawaban B. Afektif : 1. Karakter Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan karakter kejujuran, tanggung jawab, teliti dan hati-hati. 2. Keterampilan sosial Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan perlakuan keterampilan sosial bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, dan berkomunikasi.

V.

Materi Ajar : Peluruhan Radioaktif dan Perhitungan Laju Peluruhan Radioaktif

VI. Model Pembelajaran : Model Pembelajaran : TPS (Think Pair Share)

Metode Pembelajaran : Diskusi, Tanya jawab, ceramah

VII. Proses Belajar Mengajar : A. Pendahuluan (10 menit) Penilaian Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu oleh Pengamat 1 2 3 4 1. Membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan menanyakan kabar siswa Menjawab salam 1 menit

2.

Memeriksa daftar hadir siswa

Mendengarkan dan memperhatikan guru memeriksa daftar hadir siswa

1 menit

3. Mereview materi pertemuan sebelumnya tentang Unsur-unsur Radioaktif dan Sifatsifatnya dan pelajaran kelas XI tentang Kinetika Laju Reaksi orde 1 yang merupakan dasar perhitungan laju peluruhan radioaktif dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang mengacu pada pembelajaran hari ini

mengacungkan tangan dan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru

6 menit

4. Menginformasikan tentang materi yang akan dipelajari, yaitu Peluruhan Radioaktif dan Perhitungan Laju Peluruhan Radioaktif

Mendengarkan penjelasan dari guru

1 menit

5.

Menyampaikan tujuan pembelajaran tujuan pembelajaran hari ini adalah menceritakan


sedikit tentang penemuan sinar alfa, beta dan gamma, mengidentifikasi masing-masing jenis peluruhan radioaktif, menjabarkan rumus kinetika laju peluruhan radioaktif, dan menghitung waktu paruh peluruhan radioaktif

Mendengarkan tujuan pembelajaran yang disampaikan guru

1 menit

B. Inti (70 menit) Penilaian Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu oleh Pengamat 1 2 3 4 1. Membagikan LKS dan handout pada siswa Menerima LKS dan 1 menit handout dari guru

2. Meminta siswa mencari informasi tentang peluruhan radioaktif dan perhitungan laju peluruhan radioaktif

Mencari informasi tentang peluruhan radioaktif dan perhitungan laju peluruhan radioaktif

8 menit

3. Menyajikan materi tentang peluruhan radioaktif dan perhitungan laju peluruhan radioaktif serta waktu paruhnya

Mendengarkan penjelasan guru

10 menit

4. Mengajukan permasalahan tentang peluruhan radioaktif

Membuka LKS dan membacanya

1 menit

5. Meminta siswa mengerjakan LKS tentang perhitungan laju peluruhan radioaktif dan waktu paruh

Mengerjakan LKS secara mandiri

15 menit

6. Meminta siswa berdiskusi dengan teman sebangkunya tentang jawaban LKS

Berdiskusi dengan teman sebangku

10 menit

yang sudah dikerjakan

7. Membimbing siswa mempresentasikan hasil diskusinya didepan kelas

Kelompok penyaji mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya dan kelompok lain memperhatikan serta memberikan respon dapat berupa tanggapan maupun pertanyaan

15 menit

8. Mempertegas kebenaran jawaban yang diutarakan oleh kelompok penyaji

Mendengarkan penjelasan guru

3 menit

9. Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang halhal yang belum jelas

Bertanya hal-hal yang belum jelas

4 menit

10. Membimbing siswa untuk menyampaikan pendapat dalam menarik kesimpulan dengan mengacu pada materi pembelajaran hari ini

Menarik kesimpulan

3 menit

C. Penutup (10 menit) Penilaian Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu oleh Pengamat 1 1. Memberikan penguatan konsep dengan menyempurnakan kesimpulan yang diungkapkan siswa Mendengarkan dan memperhatikan penjelasan guru 2 menit 2 3 4

2. Membagikan soal kuis kepada siswa dan meminta siswa untuk mengerjakannya secara individu

Mengerjakan kuis secara individu

5 menit

3. Meminta siswa mempelajari materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya yaitu transmutasi nuklir

Mendengarkan penjelasan guru

1 menit

4. Menutup pelajaran

Menjawab salam

1 menit

dengan mengucapkan salam

VIII. Sumber Belajar: 1. Buku BSE Kimia SMA kelas XII semester 1 karangan Teguh Pangajuanto, dkk 2. Handout : Peluruhan Radioaktif dan Perhitungan Laju Peluruhan Radioaktif 3. LKS SMA kelas XII semester 1 : Unsur Radioaktif 4. Kunci LKS SMA kelas XII semester 1 : Unsur Radioaktif 5. LP 1 : Produk 6. LP 2 : Proses 7. LP 4 : Pengamatan perilaku berkarakter 8. LP 5 : Pengamatan perilaku 9. Silabus

TABEL SPESIFIKASI LEMBAR PENILAIAN Indikator Produk: 1. Siswa dapat menjelaskan


sejarah singkat penemuan sinar alfa, beta dan gamma dengan

LP dan Butir Soal LP 1: Produk Butir 1

Kunci LP dan Butir Soal LP 1: Produk Butir 1

mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai kunci jawaban

2. Siswa dapat menyebutkan jenis


peluruhan radioaktif dengan

Butir 2

Butir 2

mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai kunci jawaban

3. Siswa dapat menerangkan


kinetika laju reaksi peluruhan radioaktif dengan

Butir 3

Butir 3

mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai kunci jawaban

4. Siswa menghitung waktu paruh


peluruhan radioaktif dengan

Butir 4

Butir 4

mengerjakan soal LP 1: Produk sesuai kunci jawaban

Proses :

LP 2 : Proses :

Dipercayakan kepada

1. Siswa dapat menceritakan sedikit tentang penemuan sinar alfa, beta dan gamma dengan

Rincian Tugas Kinerja (RTK/indikator)

penilai/guru

mengerjakan soal LP 2: Proses sesuai kunci jawaban


2. Siswa dapat mengidentifikasi masing-masing jenis peluruhan radioaktif dengan

mengerjakan soal LP 2: Proses sesuai kunci jawaban


3. Siswa dapat menjabarkan rumus kinetika laju peluruhan radioaktif dengan

mengerjakan soal LP 2: Proses sesuai kunci jawaban


4. Siswa dapat menghitung waktu paruh peluruhan radioaktif

dengan mengerjakan soal LP 2: Proses sesuai kunci jawaban Karakter: Menghargai pendapat orang lain LP 3: Karakter Rincian tugas kinerja (RTK/ indicator) 1, 2, 3, 4 Seluruh rincian tugas kinerja (RTK/ indicator) itu minimal memperoleh penilaian menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada penilai/ guru Ketrampilan Sosial : Bertanya, menyumbang idea tau LP 4: Ketrampilan sosial Seluruh rincian tugas kinerja RTK/

berpendapat, menjadi pendengar yang baik dan berkomunikasi

Rincian tugas kinerja (RTK/ indicator)1, 2, 3, 4

indicator) itu minimal memperoleh penilaian menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada penilai/ guru

Kuis 1. 2. 3. 4. Berikan sedikit penjelasan mengenai sejarah penemuan sinar alfa, beta dan gamma? Sebutkan jenis-jenis peluruhan radioaktif? Jabarkan rumus kinetika laju peluruhan radioaktif? Suatu zat radioaktif x sebanyak 12,8 gram dan memiliki waktu paruh 2 tahun. Berapa gram zat radioaktif x yang tersisa setelah 6 tahun?

Jawaban Kuis 1. Pada Tahun 1897,salah seorang ilmuwan Inggris, Ernest Rutherford menjelaskan bahwa inti atom yang tidak stabil (radionuklida) mengalami peluruhan radioaktif. Partikel-partikel kecil dengan kecepatan tinggi dan sinar-sinar menyebar dari inti atom ke segala arah. Para ahli kimia memisahkan sinar-sinar tersebut ke dalam aliran yang berbeda dengan menggunakan medan magnet. Dan ternyata ditemukan tiga tipe radiasi nuklir yang berbeda yaitu sinar alfa, beta, dan gamma. Semua radionuklida secara alami memancarkan salah satu atau lebih dari ketiga jenis radiasi tersebut. 2. Jenis Peluruhan Radioaktif a. Peluruhan Sinar Alfa b. Peluruhan Sinar Beta c. Peluruhan Sinar Gamma d. Pemancaran Positron e. Penangkapan electron

3.

Semua peluruhan radioaktif mengikuti kinetika orde pertama, sehingga laju peluruhan radioaktif pada setiap waktu t adalah: Laju peluruhan pada waktu t = N = konstanta laju orde pertama N = banyaknya inti radioaktif pada waktu t ln ( ) = - t

dengan waktu paruh : t1/2 = 0,693/ 4. Suatu zat radioaktif x sebanyak 12,8 gram dan memiliki waktu paruh 2 tahun. Berapa gram zat radioaktif x yang tersisa setelah 6 tahun? Jawab: Diketahui: N0 = 12,8 gram, t = 2 tahun, t = 6 tahun Ditanyakan: A = ...

Lembar Kerja Siswa I. Isilah skema berikut

unsur radioaktif

peluruhan

laju peluruhan

sinar alfa

..........

...........

.............

.............

waktu peruh

II.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini

1. Berikan contoh reaksi peluruhan sinar alfa?

2. Berikan contoh reaksi peluruhan sinar beta?

3. Berikan sifat radiasi sinar gamma?

4. Berikan contoh reaksi pemancaran positron?

5. Berikan contoh reaksi pelepasan electron?

Kunci Jawaban LKS

unsur radioaktif

peluruhan

laju peluruhan

sinar alfa

sinar beta

sinar gamma

pemancaran positron

penangkapan elektron

waktu peruh

1. Peluruhan Sinar Alfa Contoh :

2. Peluruhan Sinar Beta Contoh :

3. Peluruhan Sinar Gamma Radiasi sinar Gamma tidak terpengaruh oleh medan magnet, tidak mempunyai massa, dan radiasi elektromagnetiknya memiliki energy yang sangat tinggi dan memiliki panjang gelombang yang sangat pendek. Radiasi sinar Gamma selalu mengikuti pemancaran sinar alfa dan sinar beta oleh radionuklida, namun biasanya tidak dituliskan karena sinar gamma tidak memiliki perubahan nomor massa ataupun nomor atom dalam inti produknya.

4. Pemancaran Positron Contoh :

5. Penangkapan electron

Contoh :

LP 3 : KARAKTER Format Pengamatan Perilaku Berkarakter : .. : 1) . 2) . 3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..

Kelompok Nama

C. Penilaian Skor No Aspek yang dinilai . 1. 2. 3. 4. Jujur Tanggung jawab Teliti Hati-hati Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16 . . . .

Skor :

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kurang

D. Rubrik Aspek No. yang dinilai 1. Jujur Jujur mengerjakan 4 Jujur 3 2 Tidak jujur Skor 1 Tidak jujur

mengerjakan kuis mengerjakan kuis mengerjakan kuis dan jujur dan LKS

kuis dan LKS tetapi tidak jujur

mengerjakan LKS mengerjakan LKS 2. Tanggung jawab Bertanggung jawab atas jawaban kuis dan LKS Bertanggung jawab atas jawaban kuis tetapi tidak bisa Tidak bisa Tidak bisa

mempertanggung- mempertanggungjawabkan atas jawaban kuis dan jawabkan atas jawaban kuis dan LKS

mempertanggung- bisa jawabkan jawaban LKS mempertanggungjawabkan jawaban LKS 3. Teliti Teliti dalam mengerjakan Teliti dalam mengerjakn kuis

Tidak teliti dalam Tidak teliti dalam mengerjakan kuis mengerjakan kuis dan teliti dalam mengerjakan LKS dan LKS

kuis dan LKS tetapi tidak teliti dalam mengerjakan LKS

LP 4 : KETERAMPILAN SOSIAL

Format Pengamatan Keterampilan Sosial Kelompok Nama : .. : 1) . 2) . 3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..

C. Penilaian Skor No Aspek yang dinilai . 1. 2. 3. 4. Bertanya atau menjawab pertanyaan Menyumbangkan ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Keterampilan berinteraksi/beromunikasi antar individu dan kelompok Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16 . . . .

Skor :

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kurang

D. Rubrik No. 1. Indikator Bertanya atau menjawab pertanyaan Deskriptor 5. Menjawab pertanyaan saja dan jawaban tidak tepat atau bertanya saja. 6. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban tidak tepat 7. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban kurang tepat 8. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban tepat 2. Menyumbangkan ide 5. Tidak pernah berpendapat atau pendapat 6. Berpendapat dengan kata-kata kurang sopan 7. Berpendapat tidak sesuai materi atau keluar dari topik 8. Berpendapat dengan kata-kata sopan dan sesuai dengan materi 3. Menjadi pendengar yang baik 5. Selalu membuat ramai sendiri dan mengganggu teman 6. Kadang-kadang ramai sendiri 7. Kadang-kadang mengganggu teman 8. Mendengarkan pendapat teman dengan baik selama pembelajaran 4. Keterampilan 5. Pasif dalam diskusi kelompok

berinteraksi/beromun 6. Pasif tetapi tidak menghargai pendapat kelompok ikasi antar individu dan kelompok 7. Aktif tetapi tidak mengahargai pendapat kelompok 8. Aktif dan menghargai pendapat kelompok

Handout A. Peluruhan Radioaktif

Inti atom yang tidak stabil slalu mencari cara untuk menjadi stabil. Caranya adalah dengan meluruh dan menjadi unsur lain dengan memancarkan sinar alfa,beta,gamma,dll

1. Peluruhan Sinar Alfa

Rutherford menemukan bahwa radiasi sinar alfa terdiri dari gelombang partikel yang ditolak oleh electrode bermuatan positif, namun dapat ditarik oleh electrode bermuatan negative, dan mempunyai massa atau muatan yang sama seperti helium. Partikel alfa terdiri dari 2 proton dan 2 netron.

Karena pemancaran dari sinar alfa, mengakibatkan inti kehilangan 2 proton dan 2 netron, hal ini mengurangi nomor masa dari inti sebanyak 4 dan nomor atom sebanyak 2. Karena pemancaran dari sinar alfa, mengakibatkan inti kehilangan 2 proton dan 2 netron, hal ini mengurangi nomor masa dari inti sebanyak 4 dan nomor atom sebanyak 2. Contoh :

2. Peluruhan Sinar Beta

Lebih lanjut Rutherford mengetahui bahwa radiasi sinar Beta merupakan gelombang partikel yang ditarik oleh electrode positif, namun ditolak oleh electrode bermuatan negative, dan mempunyai massa atau muatan yang sama seperti electron. Pemancaran sinar Beta terjadi ketika netron yang terdapat dalam inti tiba-tiba meluruh menjadi proton dan electron,yang kemudian dikeluarkan.

Contoh :

3. Peluruhan Sinar Gamma

Radiasi sinar Gamma tidak terpengaruh oleh medan magnet, tidak mempunyai massa, dan radiasi elektromagnetiknya memiliki energy yang sangat tinggi dan memiliki panjang gelombang yang sangat pendek. Radiasi sinar Gamma selalu mengikuti pemancaran sinar alfa dan sinar beta oleh radionuklida, namun biasanya tidak

dituliskan karena sinar gamma tidak memiliki perubahan nomor massa ataupun nomor atom dalam inti produknya.

4. Pemancaran Positron Pemancaran Positron terjadi dengan cara perubahan proton dalam inti menjadi netron dan positron, partikel ini dapat juga disebut dengan elektron positif. Positron memiliki massa yang sama dengan electron namun dengan muatan yang berbeda. Hasil dari pemancaran positron adalah mengurangi nomor atom dari inti produk namun tidak ada perubahan dalam nomor massanya.

Contoh :

5. Penangkapan electron

Penangkapan electron adalah proses dimana inti menangkap electron pada orbital dalam, kemudian diubah protonnya ke neutron. Nomor massa dari inti produk tidak berubah, tetapi nomor atom berkurang 1, seperti pada pemancaran positron.

Contoh :

B. Dasar Perhitungan Laju Peluruhan

Kinetika Peluruhan Radioaktif Semua peluruhan radioaktif mengikuti kinetika orde pertama, sehingga laju peluruhan radioaktif pada setiap waktu t adalah: Laju peluruhan pada waktu t = N = konstanta laju orde pertama N = banyaknya inti radioaktif pada waktu t ln ( ) = - t

dengan waktu paruh : t1/2 = 0,693/ Waktu Paruh (Half Life) Proses peluruhan atom radioaktif sebenarnya merupakan kejadian yang bersifat acak. Akan tetapi jika jumlah atom radioaktif sangat besar maka peristiwa peluruhan tersebut dapat dijelaskan seperti berikut.Dalam peluruhan radioaktif mengikuti hukum laju reaksi orde kesatu, artinya laju peluruhan berbanding lurus dengan jumlah atom radioaktif yang tertinggal.Dengan demikian laju peluruhan radioaktif setiap waktu (t) dapat dirumuskan seperti berikut. Laju peluruhan = [N] (1) Keterangan : = tetapan laju peluruhan N = banyaknya inti radioaktif Hasil integrasi dari persamaan 1, adalah sebagai berikut.

Nt = No . e- t . (2) Jika t = t maka konsenterasi [Nt] adalah [No]. oleh karena itu besarnya t atau waktu paruh

dapat ditentukan seperti berikut. No = No . e- t = e- t atau e t = 2 =

atau t =

Keterangan: N0 = jumlah zat radioaktif mula-mula Nt = jumlah zat radioaktif yang masih tersisa pada waktu t 1 2 T = waktu paruh

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu
Standar Kompetensi :

: SMA Negeri 2 Lumajang : Kimia : XII / 1 :3 : 2 x 45 menit

I.

Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam.
II. Kompetensi Dasar :

Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat fisika dan kimia, kegunaan serta bahayanya. III. Indikator
A. Kognitif

a. Produk :
1. Menjelaskan reaksi fisi dan reaksi fusi 2. Menyebutkan contoh aplikasi dari transmutasi nuklir

b. Proses
1. Mengklasifikasikan transmutasi nuklir menjadi reaksi fisi dan reaksi fisi. 2. Menyebutkan contoh aplikasi reaksi fisi dan reaksi fusi

B. Afektif

A. Karakter a. Jujur b. Tanggung jawab c. Teliti d. Hati-hati


B. Keterampilan sosial

a. Bertanya

b. Menyumbang ide atau berpendapat

c. Menjadi pendengar yang baik d. Berkomunikasi

IV.

Tujuan Pembelajaran A. Kognitif


1. Produk

a. Secara mandiri siswa menjelaskan reaksi fisi dan reaksi fusi dengan mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban.
b. Secara mandiri siswa menyebutkan contoh aplikasi dari transmutasi nuklir dengan

mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban.


2. Proses

Disediakan handout dan LKS, siswa dapat melakukan diskusi kelompok untuk a. Mengklasifikasikan transmutasi nuklir menjadi reaksi fisi dan reaksi fisi sesuai dengan kunci jawaban LP 2: Proses.
b. Menyebutkan contoh aplikasi reaksi fisi dan reaksi fusi sesuai dengan kunci jawaban

LP 2: Proses. B. Afektif 1. Karakter Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan karakter kejujuran, tanggung jawab, teliti dan hati-hati.
2. Keterampilan sosial

Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan perlakuan keterampilan sosial bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, dan berkomunikasi.

V.

Materi Ajar Transmutasi Nuklir dan Aplikasinya

VI.

Model dan Metode Pembelajaran Model pembelajaran : Metode kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) Metode pembelajaran : Diskusi, tanya jawab, ceramah dan pemberian tugas

VII.

Proses Pembelajaran
A. Pendahuluan (10 menit)

Penilaian Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1


1. Membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan menanyakan kabar siswa.

Oleh Pengamat 2 3 4

Menjawab salam dan 1 menit kabar

2. Memeriksa daftar hadir siswa

Mendengarkan dan memperhatikan guru memeriksa daftar hadir

1 menit

3. Mereview sedikit tentang materi pelajaran sebelumnya

Mengacungkan tangan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru

5 menit

Mendengarkan 4. Menginformasikan tentang materi yang akan dipelajari Nah, hari ini kita akan mempelajari tentang penjelasan dari guru

1 menit

transmutasi nuklir dan aplikasinya

5. Menyampaikan tujuan pembelajaran Tujuan pembelajaran kita hari ini adalah mengklasifikasikan
transmutasi nuklir menjadi reaksi fisi dan reaksi fisi serta menyebutkan contoh aplikasi reaksi fisi dan reaksi fusi

Mendengarkan penjelasan dari guru

1 menit

Menerima handout 6. Membagiakan handout mengenai kimia nuklir dan kereaktifannya dari guru

1 menit

B. Inti (30 menit)

Penilaian Oleh Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1 1. Memberi tugas kepada siswa untuk mempelajari materi pembelajaran berupa handout dan LKS secara individual yang sudah dipersiapkan oleh guru Membaca handout dan mengerjakan beberapa soal dalam LKS yang diberikan oleh guru 5 menit 2 3 Pengamat 4

2.Memberikan kuis secara individual kepada siswa untuk mendapatkan skor dasar atau skor awal

Mengerjakan kuis

3 menit

3. Membentuk beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa dengan tingkat kemampuan yang berbeda-beda 4. Meminta siswa untuk berdiskusi dalam kelompok. Dalam diskusi setiap kelompok saling memeriksa jawaban temannya satu kelompok 5. Memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman, mengarahkan, dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari 6. Memberikan kuis kepada siswa secara individual 7. Memberikan penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya C. Penutup (5 menit) Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu Penilaian Oleh Pengamat Menerima penghargaan yang diberikan guru 2 menit Mengerjakan kuis yang diberikan 3 menit Berdiskusi dalam kelompok 10 menit Berkumpul dalam kelompoknya 2 menit

Merangkum isi materi dalam handout dan mendengarkan penjelasan dari guru

5 menit

1 1. Membimbing siswa untuk menyampaikan pendapat dalam menarik kesimpulan dengan mengacu pada materi pembelajaran hari ini. Menarik kesimpulan Transmutasi inti
atau transmutasi nuklir adalah perubahan suatu unsur kimia atau isotop menjadi unsur kimia atau isotop lain melalui reaksi nuklir. Transmutasi nuklir dibagi atas reaksi fusi dan reaksi fisi. Reaktor nuklir merupakan contoh aplikasi reaksi fisi dan reaksi yang terjadi di matahari merupakan contoh reaksi fusi

3 menit

Mendengar 2.Mengingatkan siswa untuk mempelajari materi pada pertemuan selanjutnya yaitu Peluruhan radioaktif dan perhitungan laju peluruhan radioaktif Mendengar 3.Menyampaikan nilai-nilai penjelasan dari penjelasan dari guru.

1 menit

1 menit

positif kepada siswa yang bersifat umum.

guru.

4.Menutup pelajaran dengan mengucapkan salam. VIII. Sumber Pembelajaran


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Menjawab salam

Buku BSE Kimia SMA kelas XII semester 1 karangan Teguh Pangadjuanto, dkk Handout : Transmutasi Nuklir dan Aplikasinya LKS SMA kelas X semester 2 : Unsur Radioaktif Kunci LKS SMA kelas X semester 2 : Unsur Radioaktif LP 1 : Produk LP 2 : Proses LP 4 : Pengamatan perilaku berkarakter LP 5 : Pengamatan perilaku Silabus

Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian

Mata Pelajaran Kelas / Semester

: Kimia : XII / 1

Indikator Produk : 1. Secara mandiri siswa menjelaskan reaksi fisi


dan reaksi fusi dengan mengerjakan soal LP

LP dan Butir Soal

Kunci LP dan Butir Soal

LP 1 : Produk Butir 1,2

LP 1 : Produk Butir 1,2

1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban.

2. Secara mandiri siswa menyebutkan contoh aplikasi dari transmutasi nuklir dengan

Butir 3,

Butir 3,4

mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban. Proses : 1) Mengklasifikasikan transmutasi nuklir menjadi
reaksi fisi dan reaksi fisi sesuai dengan kunci

LP 2 : Proses : Rincian Tugas Kinerja (RTK/indikator)

Dipercayakan kepada penilai/guru

jawaban LP 2: Proses.
2) Menyebutkan contoh aplikasi reaksi fisi dan reaksi fusi sesuai dengan kunci jawaban LP 2:

Proses.

Karakter :

Seluruh rincian

Jujur, Tanggung jawab, dan Teliti

LP 3 : karakter : Rincian Tugas Kinerja (RTK/indikator)

tugas kinerja (RTK/indikator) itu minimal memperoleh penilain menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada penilai/guru.

Keterampilan Sosial : Bertanya, Menyumbang ide atau berpendapat, Menjadi pendengar yang baik, dan Berkomunikasi

LP 4 : Keterampilan Sosial : Rincian Tugas Kinerja (RTK/indikator)

Seluruh rincian tugas kinerja (RTK/indikator) itu minimal memperoleh penilain menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada penilai/guru.

LP. Produk Soal untuk Kuis Awal a. Apa yang dimaksud dengan transmutasi nuklir? b. Apa pengertian dari reaki fisi dan reaksi fusi?

Soal untuk Kuis Akhir 1. Jelaskan perbedaan dari reksi fusi dan reaksi fisi? 2. Berikan contoh aplikasi reaksi fusi?

3. Berikan contoh aplikasi reaksi fisi?

Jawaban untuk Kuis Awal 1. Transmutasi inti atau transmutasi nuklir adalah perubahan suatu unsur kimia atau isotop menjadi unsur kimia atau isotop lain melalui reaksi nuklir. 2. Reaksi fisi merupakan reaksi antara neutron dengan suatu nuklida dari atom berat,menghasilkan 2 macam nuklida lain yang lebih ringan. Reaksi fusi merupakan reaksi penggabungan inti-inti ringan menjadi inti baru yang lebih berat. Jawaban untuk Kuis Akhir 1. Reaksi fisi merupakan reaksi antara neutron dengan suatu nuklida dari atom berat,menghasilkan 2 macam nuklida lain yang lebih ringan. Sedangkan reaksi fusi merupakan reaksi penggabungan inti-inti ringan menjadi inti baru yang lebih berat. 2. Energi yang dipancarkan matahari adalah hasil fusi nuklir inti-inti hidrogen dan bom hidrogen 3. Bom atom dan Reaktor Nuklir

Lembar Kerja Siswa I. Isilah Titik-Titik Berikut Ini c. Reaksi fisi merupakan reaksi antara .. dengan suatu dari atom berat,menghasilkan 2 macam nuklida lain yang lebih .. d. Reaksi fisi dengan neutron termal banyak dijumpai pada reaktor inti. Nuklida 92U235 paling sering bereaksi fisi dengan neutron termal. Bila 92U235 ditembak dengan neutron termal akanmenghasilkan nuklida baru dengan 2 atau 3 neutron dan energi sebesar 200 MeV.
235 + 92U

..

+ . + 3n + 200 MeV

i. Uranium-235 adalah bahan terfisikan dalam bom yang dijatuhkan di . dan . digunakan dalam bom yang meledak di Nagasaki.

j. Sebagai sumber energi, penggunaan reaksi fusi lebih menguntungkan karena energi yang dihasilkan lebih .. dan tidak menghasilkan isotop radioaktif. Isotop yang dihasilkan bersifat stabil, misalnya .. Kesulitannya, reaksi fusi terkontrol perlu tempat yang dapat menahan suhu tinggi ( 50 jutaC sampai dengan 200 jutaC).

II.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini

1. Jelaskan pengertian dari transmutasi nuklir? 2. Tuliskan 1 contoh aplikasi reaksi fisi dan beri sedikit penjelasan? 3. Tuliskan 1 contoh aplikasi reaksi fusi dan beri sedikit penjelasan?

Kunci Jawaban LKS Bagian I a. Reaksi fisi merupakan reaksi antara neutron dengan suatu nuklida dari atom berat,menghasilkan 2 macam nuklida lain yang lebih ringan b. Reaksi fisi dengan neutron termal banyak dijumpai pada reaktor inti. Nuklida 92U235 paling sering bereaksi fisi dengan neutron termal. Bila 92U235 ditembak dengan neutron termal akan menghasilkan nuklida baru dengan 2 atau 3 neutron dan energi sebesar 200 MeV. a.
235 + 92U 138

56Ba

+ 36Kr 96 + 3n + 200 MeV

c. Uranium-235 adalah bahan terfisikan dalam bom yang dijatuhkan di Hiroshima dan plutonium-239 digunakan dalam bom yang meledak di Nagasaki. d. Sebagai sumber energi, penggunaan reaksi fusi lebih menguntungkan karena energi yang dihasilkan lebih besar dan tidak menghasilkan isotop radioaktif. Isotop yang dihasilkan bersifat stabil, misalnya helium. Kesulitannya, reaksi fusi terkontrol perlu tempat yang dapat menahan suhu tinggi ( 50 jutaC sampai dengan 200 jutaC). Bagian II 1. Transmutasi inti atau transmutasi nuklir adalah perubahan suatu unsur kimia atau isotop menjadi unsur kimia atau isotop lain melalui reaksi nuklir.

2. Suatu penerapan damai tetapi kontroversial dari fisi inti adalah pembangkitan listrik menggunakan kalor yang dihasilkan dari reaksi rantai terbatas yang dilakukan dalam suatu reaktor nuklir. Ada 3 jenis reaktor nuklir yang dikenal, yaitu: a. Reaktor air ringan. Menggunakan air ringan (H2O) sebagai moderator (zat yang dapat mengurangi energi kinetik neutron). b. Reaktor air berat. Menggunakan D2O sebagai moderator. c. Reaktor Pembiak (Breeder Reactor). Menggunakan bahan bakar uranium, tetapi tidak seperti reaktor nuklir konvensional, reaktor ini menghasilkan bahan terfisikan lebih banyak daripada yang digunakan. 3. Contoh reaksi fusi Diperkirakan energi yang dipancarkan matahari adalah hasil fusi nuklir inti-inti hidrogen menjadi inti helium: 4 1H1
4 2He

+ 2 1e0

Reaksi fusi terjadi pada bom hidrogen, yang energi aktivasinya diperoleh dari reaksi fisi yang terjadi dalam bom:
2 1H

+ 1H32He4 + 0n1 + energi

LP 3 : KARAKTER Format Pengamatan Perilaku Berkarakter : .. : 1) . 2) .

Kelompok Nama

3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..


A. Penilaian

Skor No Aspek yang dinilai . 1. 2. 3. 4. Jujur Tanggung jawab Teliti Hati-hati Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16 . . . .

Skor :

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kurang

IX. Rubrik

Aspek No. yang dinilai 1. Jujur Jujur mengerjakan 4 Jujur 3

Skor 2 Tidak jujur 1 Tidak jujur

mengerjakan kuis mengerjakan kuis mengerjakan kuis dan jujur dan LKS

kuis dan LKS tetapi tidak jujur

mengerjakan LKS mengerjakan LKS 2. Tanggung jawab Bertanggung jawab atas jawaban kuis dan LKS Bertanggung jawab atas jawaban kuis tetapi tidak bisa Tidak bisa Tidak bisa

mempertanggung- mempertanggungjawabkan atas jawaban kuis dan jawabkan atas jawaban kuis dan LKS

mempertanggung- bisa jawabkan jawaban LKS mempertanggungjawabkan jawaban LKS 3. Teliti Teliti dalam mengerjakan Teliti dalam mengerjakn kuis

Tidak teliti dalam Tidak teliti dalam mengerjakan kuis mengerjakan kuis dan teliti dalam mengerjakan LKS dan LKS

kuis dan LKS tetapi tidak teliti dalam mengerjakan LKS

LP 4 : KETERAMPILAN SOSIAL

Format Pengamatan Keterampilan Sosial Kelompok Nama : .. : 1) . 2) . 3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..

Penilaian Skor No Aspek yang dinilai . 1. 2. 3. 4. Bertanya atau menjawab pertanyaan Menyumbangkan ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Keterampilan berinteraksi/beromunikasi antar individu dan kelompok Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16 . . . .

Skor :

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kuranng

Handout A. Transmutasi Nuklir Transmutasi inti atau transmutasi nuklir adalah perubahan suatu unsur kimia atau isotop menjadi unsur kimia atau isotop lain melalui reaksi nuklir. Di alam berlangsung transmutasi nuklir natural yang terjadi pada unsur radioaktif yang secara spontan meluruh selama kurun waktu bertahun-tahun dan akhirnya berubah menjadi unsur yang lebih stabil. Transmutasi nuklir buatan dapat dilakukan dengan menggunakan reaktor fisi, reaktor fusi atau alat pemercepat partikel (particle accelerator). Transmutasi nuklir buatan dilakukan dengan tujuan mengubah unsur kimia atau radioisotop dengan tujuan tertentu. Limbah radioaktif yang dihasilkan dari reaktor nuklir yang mempunyai umur sangat panjang dapat saja ditransmutasikan menjadi radioisotop yang lebih stabil dan memancarkan radioaktivitas dengan umur yang lebih pendek. Reaksi fisi dan reaksi fusi sebenarnya juga dapat digolongkan sebagai transmutasi inti, karena dalam kedua reaksi nuklir tersebut terjadi perubahan inti atom yang dapat menyebabkan perubahan unsur kimia atau isotop.

F.1 Reaksi fisi/pembelahan.

Reaksi fisi merupakan reaksi antara neutron dengan suatu nuklida dari atom berat,menghasilkan 2 macam nuklida lain yang lebih ringan.

Pertama kali ditemukan oleh Otto Hahn(1939). Fermi (1914) menemukan transuranium dengan cara menembak Uranium menggunakan neutron. Neutron cepat adalah neutron yang memiliki energi tinggi (energi kinetik) 14 MeV, dihasilkan dari generator neutron, kemudian dilewatkan pada akselerator.

Reaksi yang terjadi dalam reaktor : (n*,2n). Nuklida yang bereaksi dengan neutron cepat umumnya 92U238 .
238 92U

+ n*

138 56Ba

+ 37Rb99 + 2n

Reaksi fisi dengan neutron termal banyak dijumpai pada reaktor inti. Nuklida 92U235 paling sering bereaksi fisi dengan neutron termal. Bila 92U235 ditembak dengan neutron termal akan menghasilkan nuklida baru dengan 2 atau 3 neutron dan energi sebesar 200 MeV.
235 + 92U

138 56Ba

+ 36Kr 96 + 3n + 200 MeV

Neutron baru yang dihasilkan mempunyai energi 2 MeV. Jika digunakan untuk reaksi fisi selanjutnya neutron ini masih mempunyai energi yang cukup tinggi, sehingga perlu diperlambat dengan moderator (misalnya: air, air berat, grafit, berilium) hingga 0,025 eV. Bila reaktor inti dilengkapi moderator, maka reaksinya dapat dikendalikan dengan batang kendali untuk menyerap neutron, dan reaksi berlangsung secara berantai.

APLIKASI FISI INTI Bom Atom Penerapan pertamakali fisi inti ialah dalam pengembangan bom atom. Faktor krusial dalam rancangan bom ini adalah penentuan massa kritis untuk bom itu. Satu bom atom yang kecil setara dengan 20.000 ton TNT. Massa kritis suatu bom atom biasanya dibentuk dengan menggunakan bahan peledak konvensional seperti TNT tersebut, untuk memaksa bagian-bagian terfisikan menjadi bersatu. Bahan yang pertama diledakkan adalah TNT, sehingga ledakan akan mendorong bagian-bagian yang terfisikan untuk bersama-sama membentuk jumlah yang lebih besar dibandingkan massa kritis. Uranium-235 adalah bahan terfisikan dalam bom yang dijatuhkan di Hiroshima dan plutonium239 digunakan dalam bom yang meledak di Nagasaki. Reaktor Nuklir Suatu penerapan damai tetapi kontroversial dari fisi inti adalah pembangkitan listrik menggunakan kalor yang dihasilkan dari reaksi rantai terbatas yang dilakukan dalam suatu reaktor nuklir. Ada 3 jenis reaktor nuklir yang dikenal, yaitu: 4. Reaktor air ringan. Menggunakan air ringan (H2O) sebagai moderator (zat yang dapat mengurangi energi kinetik neutron). 5. Reaktor air berat. Menggunakan D2O sebagai moderator. 6. Reaktor Pembiak (Breeder Reactor). Menggunakan bahan bakar uranium, tetapi tidak seperti reaktor nuklir konvensional, reaktor ini menghasilkan bahan terfisikan lebih banyak daripada yang digunakan.

F.2 Reaksi fusi/penggabungan.

Reaksi fusi merupakan reaksi penggabungan inti-inti ringan menjadi inti baru yang lebih

berat. Reaksi ini hanya berlangsung pada suhu tinggi (juta C), untuk memperoleh energi aktivasiagar inti-inti ringan dapat bergabung. Dalam proses penggabungan ini dihasilkan energi yang besar.

Diperkirakan energi yang dipancarkan matahari adalah hasil fusi nuklir inti-inti hidrogen menjadi inti helium: 4 1H1
4 2He

+ 2 1e0

Reaksi fusi terjadi pada bom hidrogen, yang energi aktivasinya diperoleh dari reaksi fisi yang terjadi dalam bom:
2 1H

+ 1H32He4 + 0n1 + energi

Sebagai sumber energi, penggunaan reaksi fusi lebih menguntungkan karena energi yang dihasilkan lebih besar dan tidak menghasilkan isotop radioaktif. Isotop yang dihasilkan bersifat setabil, misalnya helium. Kesulitannya, reaksi fusi terkontrol perlu tempat yang dapat menahan suhu tinggi ( 50 jutaC sampai dengan 200 jutaC).

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu : SMA Negeri 2 Lumajang : Kimia : XII / 1 : 4 dan 5 : 3 x 45 menit

I. Standar Kompetensi : Memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam. II. Kompetensi Dasar :

Mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat fisika dan kimia, kegunaan serta bahayanya. III. Indikator
A. Kognitif

1. Produk a) Menyebutkan beberapa kegunaan unsur radioaktif dalam berbagai aspek kehidupan b) Mengidentifikasi bahaya unsur radioaktif bagi lingkungan dan mahluk hidup terutama manusia.

2. Proses Melaksanakan diskusi mengenai kegunaan dan bahaya unsur radioaktif a. Mempelajari kegunaan unsur radioaktif dalam berbagai aspek kehidupan, diantaranya bidang industri, kedokteran,hidrologi,pertanian, biologi, dan kimia b. Mengetahui bahaya unsur radioaktif dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi manusia dan lingkungan sekitar.
B. Afektif

1. Karakter
a. Jujur

b. Tanggung jawab c. Teliti d. Hati-hati

2. Keterampilan sosial
a. Bertanya b. Menyumbang ide atau berpendapat c. Menjadi pendengar yang baik d. Berkomunikasi

IV.Tujuan Pembelajaran
A.Kognitif 1. Produk

a) Secara mandiri siswa dapat menyebutkan beberapa kegunaan unsur radioaktif dalam berbagai aspek kehidupan dengan mengerjakan LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban. b) Secara mandiri siswa dapat Mengidentifikasi bahaya unsur radioaktif bagi lingkungan dan mahluk hidup terutama manusia. dengan mengerjakan soal LP 1 : Produk sesuai dengan kunci jawaban.
2. Proses

Disediakan handout dan LKS, siswa dapat melakukan diskusi kelompok untuk a. Mempelajari kegunaan unsur radioaktif, dalam berbagai aspek kehidupan, diantaranya bidang industri, kedokteran,hidrologi,pertanian, biologi, dan kimia sesuai dengan kunci jawaban LP 2: Proses. b. Mengetahui bahaya unsur radioaktif, dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi manusia dan lingkungan sekitar sesuai dengan kunci jawaban LP 2: Proses.
B. Afektif 1. Karakter

Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan karakter kejujuran, tanggung jawab, teliti dan hati-hati. 2. Keterampilan sosial Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan perlakuan keterampilan sosial bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, dan berkomunikasi.

V.

Materi Ajar

Kegunaan dan Bahaya Unsur Radioaktif


VI. Model dan Metode Pembelajaran

Model pembelajaran : Metode PBL (Problem Based Learning) Metode pembelajaran : Diskusi, tanya jawab, ceramah dan pemberian tugas
VII. Proses Pembelajaran

Pertemuan ke 4
A. Pendahuluan (10 menit)

Penilaian Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1 1. Membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan menanyakan kabar siswa. Menjawab salam dan 1 menit kabar Oleh Pengamat 2 3 4

2. Memeriksa daftar hadir siswa

Mendengarkan dan memperhatikan guru memeriksa daftar

1 menit

hadir

3. Mereview sedikit tentang pelajaran sebelumnya tentang Transmutasi Nuklir dan Aplikasinya

Mengacungkan tangan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru

6 menit

Mendengarkan 4. Menginformasikan tentang materi yang akan dipelajari Nah, hari ini kita akan mempelajari kegunaan dan bahaya unsur radioaktif Mendengarkan 5. Menyampaikan tujuan pembelajaran Tujuan pembelajaran kita hari ini adalah mempelajari kegunaan dari unsur radioaktif dan mengetahui bahayanya dalam kehidupan seharihari penjelasan dari guru penjelasan dari guru

1 menit

1 menit

B. Inti (60 menit)

Penilaian Oleh Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1 1. Orientasi Siswa pada Masalah Membagikan artikel pada siswa Membaca dengan sungguh-sungguh artikel yang telah diberikan Guru 5 menit 2 3 Pengamat 4

2. Mengorganisasi siswa untuk belajar Membagi kelas dalam beberapa kelompok setiap kelompok terdiri dari 4 5 orang untuk melakukan diskusi mengenai isi dari artikel yang telah dibagikan Menjawab pertanyaan dari guru 5 menit Berkumpul dalam kelompoknya 3 menit

Menggali pengatahuan yang siswa dapatkan setelah mendapatkan artikel dari guru

Menerangkan kepada siswa bahwa masalah yang dirumuskan serta penyelesaian dari

Mendengarkan

10

penjelasan dari guru menit

rumusan masalah yang tidak hanya mencakup ilmu kimia tetapi mencakup ilmu pengetahuan lain Menyuruh siswa berdiskusi dalam kelompoknya untuk mencari masalah sebanyak-banyaknya Meminta masingmasing kelompok untuk mengumpulkan hasil diskusi siswa

Berdiskusi dalam kelompoknya 15 menit

Mengumpulkan hasil diskusi masing-masing kelompok 2 menit

Menunjukkan dan menerangkan rumusan masalah yang seperti apa yang layak untuk dianalisis dan ditemukan penyelesaian masalahnya

Memperhatikan penjelasan dari guru 6 menit

Memilih dan memilah rumusan masalah dari masing-masing kelompok dan membaginya ke dalam bidang-bidang tertentu

Memilih dalam satu bidang untuk penyelesaian masalah 4 menit

kemudian meminta setiap kelompok untuk memilih salah satu bidang dalam menyelesaikan masalah 3. Membimbing Penyelidikan Idividual maupun Kelompok

Menugaskan siswa untuk merealisasikan rencana penyelesaian masalah yang telah mereka susun dalam bentuk laporan

Membuat penyelesaian masalah dalam bentuk laporan singkat 10 menit

Menerangkan kepada siswa bagaimana merealisasikan rencana penyelesaian masalah yang mereka susun

Memperhatikan penjelasan dari guru 5 menit dengan baik

C. Penutup (5 menit)

Penilaian Oleh Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1


1. Membimbing siswa untuk menyampaikan pendapat dalam menarik kesimpulan dengan mengacu pada materi

Pengamat 2 3 4

Menarik kesimpulan

3 menit

pembelajaran hari ini.

2. Mengingatkan siswa untuk mempelajari materi pada pertemuan selanjutnya yaitu

1 menit Mendengar penjelasan dari guru.

3. Menyampaikan nilai-nilai positif kepada siswa yang bersifat umum. Mendengar penjelasan dari guru.

1 menit

4. Menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

Menjawab salam

Pertemuan ke 5 A. Pendahuluan (10 menit) Penilaian Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1 1. Membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan menanyakan kabar siswa. Menjawab salam dan 1 menit kabar Oleh Pengamat 2 3 4

2. Memeriksa daftar hadir siswa

Mendengarkan dan memperhatikan guru memeriksa daftar hadir

1 menit

Mendengarkan Mereview sedikit mengenai kegiatan pembelajaran sebelumnya Mendengarkan penjelasan dari guru Menyampaikan tujuan pembelajaran Tujuan pembelajaran kita hari ini adalah mempelajari kegunaan dari unsur radioaktif dan mengetahui bahayanya dalam kehidupan seharihari penjelasan dari guru

3 menit

1 menit

B. Inti (45 menit) Penilaian Oleh Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1 1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya berupa laporan disertai jurnal Mempresentasikan laporan 25 menit Menyiapkan karya berupa laporan disertai jurnal 10 menit 2 3 Pengamat 4

Memantau jalannya presentasi kelompok

penyelesaian 2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah Mengevaluasi laporan dan presentasi dari masing-masing kelompok Aktif dalam diskusi 5 menit dan presentasi Memperhatikan penjelasan dari guru 5 menit

Menilai keaktifan siswa secara individual dalam mengikuti jalannya presentasi

3. Guru menambahkan sedikit penjelasan dari materi yang sedang diajarkan

Memperhatikan pejelasan dari guru

Memper hatikan pejelasa n dari guru

C. Penutup (5 menit) Penilaian Oleh Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu 1 1. Membimbing siswa untuk Menarik 3 menit 2 3 Pengamat 4

menyampaikan pendapat dalam kesimpulan menarik kesimpulan dengan mengacu pada materi

pembelajaran hari ini.

2. Mengingatkan siswa untuk mempelajari materi pada pertemuan selanjutnya yaitu Mendengar penjelasan dari guru.

1 menit

3. Menyampaikan nilai-nilai positif kepada siswa yang bersifat umum. Mendengar penjelasan dari guru. 4. Menutup pelajaran dengan mengucapkan salam. Menjawab salam

1 menit

VIII.

Sumber Pembelajaran
1. Buku BSE Kimia SMA kelas XII semester 1 Teguh Pangadjuanto, dkk 2. LP 1 : Produk 3. LP 2 : Proses 4. LP 4 : Pengamatan perilaku berkarakter 5. LP 5 : Pengamatan perilaku 6. Silabus

LP 1 Produk Kelompok Nama : .. : 1) . 2) . 3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..

Penilaian Skor No Aspek yang dinilai . 1. 2. 3. 4. 5. 6 Rumusan masalah yang dipilih Bidang Penyelesaian masalah Proses Penyelesaian masalah Pembuatan Jurnal Pembuatan makalah Pembuatan media presentasi Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16 . . . .

Penilaian Individu dan Kelompok Sistem Penskoran Kinerja Pertanyaan Siswa mengajukan pertanyaan penting berhubungan dengan masalah yang dibahas Siswa mengajukan pertanyaan yang kurang focus Siswa tidak mengajukan pertanyaan Frekuensi bertanya Lebih dari dua kali dalam satu pertemuan Kurang dari dua kali Satu kali Nol kali Tanggapan Memberi tanggapan atas pertanyaan temannya Memberikan tanggapan Kurang memberikan tanggapan 2 1 3 3 2 1 0 0 1 2 Skor

Tidak memberikan tanggapan Pemecahan masalah Aktif mengambil inisiatif dalam diskusi Pasif dalam diskusi

1 0

LP 3 : KARAKTER Format Pengamatan Perilaku Berkarakter : .. : 1) . 2) . 3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..

Kelompok Nama

k. Penilaian Skor No Aspek yang dinilai . 1. 2. 3. Jujur Tanggung jawab Teliti . . . .

4.

Hati-hati Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16

Skor :

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kurang

l.

Rubrik Aspek No. yang dinilai 1. Jujur Jujur mengerjakan jurnal dan laporan 4 Jujur mengerjakan 3 2 Tidak jujur mengerjakan Skor 1 Tidak jujur mengerjakan jurnal dan laporan

jurnal tetapi tidak jurnal dan jujur jujur mengerjakan mengerjakan laporan laporan Tidak bisa

2.

Tanggung jawab

Bertanggung jawab atas jawaban jurnal dan laporan

Bertanggung jawab atas jawaban jurnal tetapi tidak bisa

Tidak bisa

mempertanggung- mempertanggungjawabkan atas jawaban jurnal jawabkan atas jawaban jurnal dan laporan

mempertanggung- dan bisa jawabkan laporan mempertanggung-

jawabkan jawaban laporan 3. Teliti Teliti dalam mengerjakan jurnal dan laporan Teliti dalam Tidak teliti dalam Tidak teliti dalam mengerjakan junal dan laporan

mengerjakn jurnal mengerjakan tetapi tidak teliti dalam mengerjakan laporan jurnal dan teliti dalam mengerjakan laporan

LP 4 : KETERAMPILAN SOSIAL

Format Pengamatan Keterampilan Sosial Kelompok Nama : .. : 1) . 2) . 3) . 4) . 5) .. Kelas Hari / Tanggal : .. : ..

Penilaian Skor No Aspek yang dinilai . 1. Bertanya atau menjawab pertanyaan . . . .

2. 3. 4.

Menyumbangkan ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Keterampilan berinteraksi/beromunikasi antar individu dan kelompok Jumlah skor yang diperoleh Jumlah skor maksimal 16

Skor :

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kurang

IX.

Rubrik No. 1. Indikator Bertanya atau menjawab pertanyaan Deskriptor 9. Menjawab pertanyaan saja dan jawaban tidak tepat atau bertanya saja. 10. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban tidak tepat 11. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban kurang tepat 12. Bertanya dan menjawab pertanyaan, jawaban tepat 2. Menyumbangkan ide atau 9. Tidak pernah berpendapat pendapat 10. Berpendapat dengan kata-kata kurang sopan 11. Berpendapat tidak sesuai materi atau keluar dari topik 12. Berpendapat dengan kata-kata sopan dan sesuai dengan materi

3.

Menjadi pendengar yang baik

9. Selalu membuat ramai sendiri dan mengganggu teman 10. Kadang-kadang ramai sendiri 11. Kadang-kadang mengganggu teman 12. Mendengarkan pendapat teman dengan baik selama pembelajaran

4.

Keterampilan

9. Pasif dalam diskusi kelompok

berinteraksi/beromunikasi 10. Pasif tetapi tidak menghargai pendapat kelompok antar individu dan kelompok 11. Aktif tetapi tidak mengahargai pendapat kelompok 12. Aktif dan menghargai pendapat kelompok

Korsel Temukan Jejak Radioaktif pada Makanan dari Jepang Rabu, 30 Maret 2011 19:20 WIB | 981 Views

Gambar sebuah stasiun tenaga nuklir di Tihange Belgia, Selasa (15/3). Kepala energi Uni Eropa mengatakan bahwa ia ingin pembangkit nuklir menjalani test ketat untuk membuktikan keselamatan mereka, tidak hanya di 27 negara Uni Eropa, tetapi juga negar

Seoul (ANTARA News/Xinhua-OANA) - Jejak bahan radioaktif telah terdeteksi dalam makanan yang diimpor dari Jepang, kata Badan Pangan dan Obat-obatan Korea (KFDA) Rabu.

Lembaga itu mengatakan, jumlah sangat kecil cesium dan yodium telah ditemukan di 14 produk yang berbeda dari Jepang, termasuk melon, biskuit dan roti.

KFDA melakukan pemeriksaan radiasi terhadap 244 produk makanan dari Jepang antara 19-29 Maret.

Namun, karena pembacaan dari 14 produk makanan yang begitu kecil sehingga mereka dapat dianggap sebagai kasus non-deteksi, menurut KFDA.

Tingkat bahan radioaktif yang ditemukan di 14 produk makanan berkisar 0,08-0,6 Becquerel per kilogram.

Batas yang diijinkan pemerintah adalah 370 Bq/kg untuk cesium dan 300 Bq/kg untuk yodium.

KFDA mengatakan, beberapa produk dihasilkan sebelum ledakan di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Nomor 1 Fukushima yang lumpuh, dan itu sangat mungkin bahwa deteksi dilakukan karena radiasi dari sumber-sumber alam.(*)

(Uu.H-AK/B002) Editor: Ruslan Burhani COPYRIGHT 2011

Tingkat Radiasi di Dasar Laut Sekitar Fukushima Meningkat Rabu, 04 Mei 2011 18:14 Tokio, (Analisa) Kadar zat radioaktif telah melonjak di dasar laut Pasifik Jepang, terutama di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima, yang lumpuh akibat bencana gempa bumi dan tsunami pada Maret lalu, demikian menurut operator reaktor itu, Rabu (4/5).

Sampel yang dikumpulkan dari kawasan di dasar laut yang terletak sekitar 15 kilometer (sembilan mil) dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi mengandung radiaktif cesium-138 sebesar 1.400 becquerels per kilogram, demikian menurut Perusahaan Pembangkit Listrik Tokyo (TEPCO). Kadar itu lebih dari 600 kali lebih tinggi dari kadar maksimum di masa lalu yaitu 2,3 becquerels per kilogram, yang terdeteksi di timur laut Prefektur Fukushima. Sampel yang diambil pada hari Jumat itu, juga mengandung kadar cesium-134 sebesar 1.300 becquerels dan yodium-131 sebesar 190 becquerels, menurut pernyataan TEPCO yang dikeluarkan Selasa malam setelah analisis pertama dari dasar laut sejak bencana 11 Maret. Kadar kedua senyawa itu terlalu rendah untuk diukur di masa lalu, menurut juru bicara TEPCO. Perusahaan itu tidak menyebutkan apakah kadar itu dianggap berbahaya. Sementara itu sampel yang diambil di lokasi lain, sekitar 20 kilometer (12 mil) dari reaktor juga menunjukkan kadar radiasi yang sama tinggi. TEPCO mengatakan akan terus memeriksa tingkat radiasi. "Kita tidak bisa mengatakan apa-apa yang pasti dengan satu bukti, Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap lebih banyak sampel dan tetap memantau," kata jurubicara itu. Sampel diambil dari kedalaman 20-30 meter (66-100 kaki) sekitar tiga kilometer dari pantai. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima telah mengeluarkan radiasi ke udara, tanah dan laut setelah mengalami kerusakan parah akibat gempa besar dan tsunami. Kelompok Pemerhati Lingkungan Hidup, Greenpeace, Selasa lalu sudah mulai melakukan pengujian independen pada sampel air laut di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nukir Jepang yang lumpuh untuk kontaminasi radiasi. Sampel akan dikumpulkan di luar perairan teritorial 12 mil Jepang sesuai dengan peraturan pemerintah, kata Greenpeace. (Ant/AFP)

Radioaktif Fukushima Akan Menyebar Ke Seluruh Dunia Posted by Redaksi on Maret 25, 2011 Wina ( Berita ) Zat radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima No.1 sudah mencapai Amerika Serikat dan Islandia, dan diperkirakan akan menyebar ke seluruh dunia

dalam dua hingga tiga pekan, menurut Komisi Persiapan untuk Organisasi Pakta Larangan Pengujian Nuklir Komprehensif (CTBTO) pada Kamis. Tetapi jumlah radioaktif merupakan terlalu kecil untuk berdampak pada manusia, kata komisi yang bermarkas di Wina itu kepada kantor berita Jepang Kyodo. Komisi tersebut mengoperasikan jaringan instalasi pengawasan pada 63 lokasi tersebar di dunia, termasuk satu instalasi di Takasaki, prefektur Gunma, Jepang. Seorang pejabat senior dari departemen pengawasan dalam komisi tersebut mengatakan angka yang dipindai di Takasaki terus naik turun dan jumlah zat radioaktif dari PLTN Fukushima, yang rusak karena gempa bumi besar dan tsunami raksasa pada 11 Maret lalu, tidak dapat dikatakan akan berkurang. Sedikit zat radioaktif telah terdeteksi di instalasi pengawasan di Kalifornia barat pada 18 Maret dan Islandia pada Selasa lalu, dan mereka memperkirakan akan mencapai wilayah Eropa dalam beberapa hari, menurut pejabat itu. Sejumlah sumber dari diplomatik dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan kebanyakan negara Asia Tenggara mengkhawatirkan mengenai dampak merugikan dari zat radioaktif itu. Tetapi Badan Keamanan Nuklir dan Industri Jepang mengatakan zat tersebut tidak memperkirakan akan mempengaruhi negara lain, mengutip dari data yang diobservasi sejauh ini. (ant/Kyodo-Oana )

Tingkat Bahaya Radiasi Nuklir Jepang Dinaikkan ke Level 5

Oleh : Pravastangka Internasional - 19 March, 2011 lawan.us, Ancaman bahaya radiasi nuklir semakin meningkat membuat pemerintah Jepang memutuskan untuk menaikkan level bahaya radiasi tersebut menjadi level lima. Sedangkan level lima itu sendiri merupakan yang tertinggi di Jepang, peningkatan level tersebut diakibatkan oleh kerusakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir yang terdapat di Fukushima. Tingkat level yang sama pernah terjadi dalam kecelakaan Three Mile Island pada 1979.

Seperti yang diberitakan NHK, Badan Keselamatan Industri Nuklir Jepang telah mengevaluasi tingkat parahnya bencana dan menaikkan satu tingkat skala radiasi ke level 5 menurut International Nuclear and Radiological Event Scale (INES).

Badan Keselamatan Industri Nuklir mengatakan bahwa alasan menaikkan level ini karena lebih dari 3 persen dari bahan bakar nuklir telah rusak dan bahan radioaktif bocor dari pabrik.

Level 5 merupakan yang tertinggi ketiga dari level 8 skala maksimal dalam INES dan yang terburuk untuk kecelakaan nuklir yang pernah terjadi di Jepang selama ini.

Menurut website KBRI Tokyo, para ahli nuklir menggambarkan skala 5 terjadi akibat lelehnya bahan bakar di teras reaktor. Sebelumnya kecelakaan reaktor di Fukushima Unit 1 sampai 4 termasuk dalam skala 4 dalam INES, atau lingkup kecelakaan masih berada di sekitar PLTN

Fukushima. Kecelakaan terparah pada kejadian Chernobyl yang masuk dalam skala 7. (lw/VIVAnewscom)

Air Keran Tokyo Mengandung Yodium Radioaktif! Saturday, 19 March 2011 22:33 WIB REPUBLIKA.CO.ID,TOKYO--Sejumlah yodium radioaktif diketahui terkandung dalam air keran di Tokyo dan kawasan sekitarnya serta sejumlah prefektur di sekeliling Fukushima yang diketahui karena krisis nuklir pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi, kata pemerintah Jepang, Sabtu.

Zat tersebut ditemukan di sejumlah prefektur seperti Tochigi, Gunma, Niigata, Chiba dan Saitama serta Tokyo, kata Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang. Kementerian tersebut mengatakan bahwa jejak zat cesium juga ditemukan dalam air keran di prefektur Tochigi dan Gunma.

Mereka menambahkan bahwa tingkat jumlah zat tersebut tidak memberi dampak kepada kesehatan manusia bahkan jika mereka masuk ke dalam tubuh. Sebanyak tiga prefektur seperti Tochigi, Gunma dan Niigata merupakan kawasan yang berbatasan dengan Prefektur Fukushima.

Sebanyak 2,5 becquerel yodium dan 0,38 becquerel cesium pada Jumat ditemukan terkandung dalam satu kilogram air, kata pemerintah prefektur, menambahkan bahwa penemuan zat tersebut merupakan yang pertama kali sejak mereka mulai memeriksa kandungan radioaktif dari air keran pada 1990.

Dewan Keamanan Nuklir Jepang membatasi asupan yodium pada 300 becquerel dan cesium sebesar 200 becquerel dalam setiap satu kilogram air.

Redaktur: Krisman Purwoko Sumber: antara/Kyodo-OANA

Minggu, 13/03/2011 16:07 WIB Manfaat dan Mudarat Nuklir Bagi Lingkungan dan Kesehatan AN Uyung Pramudiarja - detikHealth <p>Your browser does not support iframes.</p>

foto: Thinkstock Jakarta, Ledakan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Jepang seusai gempa jadi peringatan bagi Indonesia yang berencana membangun proyek serupa. Seberapa amankah dari sisi lingkungan dan kesehatan memiliki reaktor nuklir dan apa dampaknya jika terjadi kecelakaan?

Staf pengajar fisika reaktor dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Dwi Satya Palupi, SSi, MSi mengatakan dampak terburuk dari kebocoran reaktor nuklir adalah radiasi. Dampak radiasi bisa meluas dan sangat sulit dikendalikan.

Bagi kesehatan, dampak radiasi nuklir juga tidak selalu muncul seketika. Adakalanya dampak serius seperti kanker baru akan muncul beberapa tahun kemudian, sehingga tidak bisa diantisipasi sejak dini karena memang tidak disadari oleh korban yang terpapar radiasi.

Meski belum yakin benar mengenai apa yang terjadi di PLTN Fukushima Jepang, Palupi yakin bahwa yang meledak bukan bahan bakar atau reaktornya. Sebab jika reaktor itu meledak, kedahsyatannya bisa menyamai ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945.

"Kemungkinan yang terjadi di Fukushima adalah pelepasan panas akibat rusaknya sistem pendingin, sehingga tampak seperti ledakan. Kalau bahan bakarnya saya kira kok kecil kemungkinannya (untuk meledak) karena sangat terisolasi," ungkap Palupi saat dihubungi detikHealth, Minggu (13/3/2011).

Risiko kebocoran reaktor juga menjadi keprihatinan organisasi pecinta lingkungan, Greenpeace. Juru kampanye Iklim dan Energi Greenpeace untuk Asia Tenggara, Arif Fiyanto membantah keras jika instalasi nuklir dikatakan aman bagi lingkungan dan kesehatan.

Di negara maju seperti Jepang sekalipun, risiko kecelakaan nuklir selalu ada dan tidak hanya sekali ini saja terjadi. Gempa kecil pada tahun 2007 juga pernah memicu kebocoran salah satu reaktor nuklir milik Jepang, meski dampaknya tidak sebesar Chernobyl.

"Untuk yang terjadi di Fukushima terus terang kami juga masih memantau jadi belum bisa memastikan apa yang terjadi. Namun setidaknya kita, Indonesia bisa berkaca bahwa Jepang yang terkenal unggul soal mitigasi bencana sekalipun bisa mengalami kecelakaan nuklir. Bagaimana Indonesia mau mengantisipasi kejadian seperti di Jepang, sementara menangani tabung LPG 12 kg saja masih kedodoran," ungkap Arif.

Di Indonesia sendiri proyek PLTN tengah direncanakan untuk dibangun di kawasan BangkaBelitung setelah sebelumnya rencana proyek PLTN Muria di Jawa Tengah ditangguhkan karena mendapat penolakan. Jawa Tengah dan Bangka-Belitung dinilai jauh dari lempeng gempa sehingga diperkirakan akan aman.

Penilaian ini dibenarkan oleh Palupi yang mengatakan bahwa kawasan ideal untuk membangun PLTN di Indonesia antara lain kawasan tengah Indonesia termasuk Kalimantan, serta sepanjang pantai utara Jawa. Perlu dipertimbangkan juga, instalasi nuklir harus berada pada jarak aman dengan kawasan pemukiman.

"Jarak aman untuk ditinggali tergantung dari besarnya kekuatan reaktor. Tapi saya yakin

Indonesia juga tidak akan membangun yang terlalu besar sebab Jepang sendiri saat ini mulai beralih ke reaktor kecil-kecil tapi banyak, karena lebih efisien," tambah Palupi.

Bagi pendukung teknologi nuklir, PLTN dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan sumber energi konvensional asal tidak bocor. Jika minyak bumi dan batubara bisa habis suatu saat nanti, uranium yang merupakan bahan bakarnya nuklir sangat efisien dan limbahnya masih bisa menghasilkan energi.

Namun bagi penentang nuklir, uranium tidak pernah masuk dalam kategori sumber energi terbarukan karena memang kenyataannya harus ditambang dan tidak bisa dibuat sendiri. Sumber energi yang terbarukan dan lebih disarankan oleh para pemerhati lingkungan hidup di antaranya adalah angin dan sinar matahari.

"Beberapa negara membangun PLTN karena memang tidak punya pilihan lain, sumber energi mereka terbatas. Indonesia kan punya iklim yang memungkinkan matahari bersinar sepanjang tahun, angin berhembus setiap saat. Nuklir justru bisa membebani karena Indonesia belum bisa mengolah uranium sendiri," kata Arif.

Bahaya lain dari kecelakaan nuklir menurut Arif adalah bahwa dampak radiasi nuklir bersifat inheren atau melekat. Berkaca dari tragedi Chernobyl, banyak warga yang masih merasakan dampaknya sampai sekarang meski peristiwanya sudah berlalu hampir 27 tahun silam.

Nuklir juga dipakai dalam kedokteran

Selain untuk pembangkit listrik, teknologi nuklir juga digunakan dalam dunia kesehatan terutama di bidang kedokteran nuklir. Pemanfaatan radioisotop mempermudah para dokter menemukan lokasi kanker tanpa harus membedahnya, sekaligus untuk membunuh sel-sel kanker lewat radioterapi.

Radioisotop juga dipakai untuk mensterilkan alat-alat kedokteran dari berbagai kuman penyebab penyakit. Teknologi ini biasanya digunakan untuk alat-alat kedokteran yang tidak tahan

terhadap panas tinggi atau mudah bereaksi dengan senyawa kimia dalam cairan pembersih yang digunakan.

Risiko pemanfaatan nuklir di bidang kedokteran diminimalisir dengan memastikan agar dosis radiasi tidak melewati batas aman. Dokter juga akan memberi jeda waktu sebelum menjalani radioterapi atau pemeriksaan radiologi berikutnya agar sel-sel yang sehat tak menjadi rusak karena kebanyakan radiasi.

Waduh! Air Laut di Fukushima Sudah Tercemar Radioaktif Nuklir Wednesday, 23 March 2011 10:09 WIB REPUBLIKA.CO.ID,TOKYO--Tokyo Electric Power Co menemukan air lautdi dekat reaktor nuklir Fukushima sudah mengalami kenaikan radiasi yang melebihi batas normal. Dalam temuannya itu, air laut Fukushima memiliki konsentrasi yodium radioaktif 127 lebih tinggi dari batas aman yang dicerna seorang selama setahun. Dikhawatirkan bahan radioaktif dalam air laut itu mencemari ikan dan tumbuhan laut di sekitar Fukushima. Temuan ini pertama kalinya diadakan menyusul rusaknya reaktor Fukushima akibat gempa dan tsunami dahsyat 11 Maret. Pemerintah Jepang, menanggapi hal ini, memperluas daerah survey perairan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang pencemaran radioaktif dalam air laut.

"Harusnya tingkat radiasi itu masih aman. Namun bila situasi di Fukushima berubah, kami akan terus menyelidikinya," kata Kepala Sekretaris Kabinet Yukio Edano Selasa. Dia mengatakan masih terlalu dini untuk mengevaluasi dampak dari air laut yang terkontaminasi pada produk perikanan. Ketika ditanya apakah pembatasan pada pengiriman akan dikenakan pada hasil laut, seperti yang diambil pada beberapa produk pertanian, Edano mengatakan hal itu mungkin, tapi belum waktunya untuk melakukannya.

Sementara itu, Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Perindustrian Banri Kaieda mengatakan, "Kami harus melakukan analisis kualitas air di wilayah 10 kilometer dan 20 kilometer dari reaktor itu dengan segera."

Redaktur: Stevy Maradona Sumber: The Daily Yomiuri pekerja PLTN Fukushima mengenakan kaus tangan sebelum Enam Pekerja Rekator Fukushima Mengidap Radiasi Tingkat Tinggi Sunday, 20 March 2011 21:30 WIB REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO--Enam pekerja di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima dikhawatirkan mengalami tingkat radiasi yang jauh melewati batas normal. Mereka terkena radiasi karena sedang melaksanakan operasi darurat mengamankan kompleks nuklir Fukushima.

Demikian dikabarkan Kantor berita Kyodo. Tepco (perusahaan listrik Jepang) mengatakan enam karyawan reaktor mengidap lebih dari 100 millisieverts radiasi. Namun mereka tidak dibebastugaskan.

Mereka hanya dipindahkan ke tugas lain. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda abnormal dari keenam karyawan ini. Sebelumnya pemerintah telah meningkat menjadi 250 mSv batas bagi mereka yang bekerja dalam operasi darurat.

"Saya pikir situasinya meningkat langkah demi langkah," kata sekretaris kabinet wakil kepala, Tetsuro Fukuyama, dalam jumpa pers.

Tepco telah membuat permintaan maaf publikkarena banyak dikritik tidak cukup terbuka tentang masalah-masalah di reaktor. Kepala juru bicara pemerintah, Yukio Edano, menegaskan reaktor Fukushima tidak akan digunakan lagi.

Badan keselamatan nuklir mengatakan fasilitas bisa dikubur di pasir dan beton, seperti yang terjadi di Chernobyl setelah bencana nuklir pada tahun 1986, namun mengatakan bahwa mencoba untuk mendinginkan reaktor tetap prioritas untuk saat ini. Redaktur: Stevy Maradona Sumber: kyodo news Jepang Hentikan Pembuangan Air Radioaktif ke Laut

Adinda Permatasari Sabtu, 09 April 2011 11:48 wib TOKYO Pemerintah Jepang berencana akan menghentikan pembuangan air radioaktif ke laut dari PLTN hari ini. Sehari sebelumnya Pemerintah China mengungkapkan kekhawatirannya atas tindakan Jepang membuang air radioaktif ke laut. Pembuangan air dengan radiasi rendah diperkirakan akan selesai besok, ujar seorang petugas dari Perusahaan Listrik Tokyo (Tepco) pada Jumat 8 April tengah malam.

Tepco kini tengah berjuang mengatasi krisis nuklir yang dinyatakan terburuk sejak bencana nuklir Chernobyl. Tekhnisi Tepco memompa air laut beradiasi yang sebelumnya digunakan untuk mendinginkan batang bahan bakar nuklir kembali ke laut selama lima hari terakhir. Pemompaan air beradiasi ke laut dilakukan karena tidak ada lagi ruang penyimpanan air.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (9/4/2011), para tekhnisi mengatakan mereka masih belum bisa mengatasi kerusakan reaktor dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menstabilkan reaktor dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membersihkan racun-racun yang tersebar.

Kantor berita Kyodo mengabarkan, perusahaan pembuat reaktor nuklir Toshiba Corp mengajukan rencana 10 tahun untuk menonaktifkan empat dari enam reaktor yang rusak di PLTN Daiichi Fukushima yang terletak 250 kilometer utara Tokyo.

Namun, Pemerintah Jepang mengatakan terlalu dini untuk membuat rencana spesifik untuk mengakhiri krisis nuklir ini. (rhs) VIVAnews - Gempa bumi berkekuatan sekitar 8,9 Skala Richter menggetarkan sejumlah kawasan di Jepang, Jumat siang, 11 Maret 2011. Gempa berpusat di 130 kilometer sebelah timur Sendai, Honshu, atau 373 kilometer tenggara Tokyo, pada kedalaman 24 km itu

Gempa terdahsyat dalam 140 tahun terakhir ini mengakibatkan gelombang tsunami hingga 10

meter yang menghancurkan sejumlah kawasan di pesisir Timur Jepang. Korban jiwa diperkirakan mencapai ratusan.

Sudah lebih 300 mayat ditemukan di Sendai. Sebanyak 349 warga lainnya juga dilaporkan hilang di wilayah itu. Sendai menjadi salah satu kawasan yang mendapat efek terparah akibat tsunami. Sementara di kota Ofunato, lebih 300 rumah hanyut. VIVAnewszx