PRAKTEK KLINIK PROFESI KEPERAWATAN MATERNITAS PSIK FK UNAIR T.A.

2001/2002 LAPORAN PENDAHULUAN ABORTUS Nama Mahasiswa NIM : SUBHAN : 010030170 B Infeksi Akut peritonitis Gangguan Endokrin progesterone, thyroid Gangguan Gizi/Anemia Trauma, baik yang tidak disengaja (mischariage) maupun yang disengaja (provokatus) Gangguan faal organ cervix pendek, retrofleksi uteri incarcerata, ggn endometrium : Hypoplasi uteri, tumor uterus, : Gangguan produksi Tempat Praktek : Poliklinik Kebidanan Tanggal : 2 April 2002

-

: Pneumonia, Thipii, septikemia,

ABORTUS (mati janin < 22 mg/< 500 gr)

Abortus Spontan

Abortus Infeksiosa

Retensi Janin (Missed abortion)

Abortus Resiko tinggi (Unsafe abortion)

• • • •

Ab. Imminens Ab. Insipiens cavum uteri Ab. Inkomplit Ab. Komplit

: perdarahan bercak, ada ancaman kehamilan : Perdarahan ringan dimana hasil konsepsi masih di

Perdarahan

Nyeri Abdomen

Kurang Pengetahuan

Shock

Gangguan Rasa Nyaman

Cemas

Resiko tinggi Infeksi Devisit Vol. Cairan

Gangguan Aktivitas

penurunan sirkulasi 3. seimbang antara intake dan output baik jumlah maupun kualitas. Ultra Sonografi 3.Pemeriksaan Diagnostik 1. Gangguan Aktivitas berhubungan dengan kelemahan. kondisi vulva lembab 5. Intervensi : a. : Indikator kehamilan Kondisi janin/cavum ut Status Hemodinamika Status Hemodinamika Resiko Infeksi Kuman spesifik Positif terdapat janin/sisa janin Penurunan (< 35 mg%) Penurunan (< 10 mg%) Meningkat(>10. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. Test HCG Urine 2. Kultur 1. d. Gangguan Aktivitas berhubungan dengan kelemahan. : Jumlah cairan ditentukan dari jumlah kebutuhan harian ditambah dengan jumlah cairan yang hilang pervaginal Berikan sejumlah cairan pengganti harian Rasional : Tranfusi mungkin diperlukan pada kondisi perdarahan masif Evaluasi status hemodinamika Rasional : Penilaian dapat dilakukan secara harian melalui pemeriksaan fisik 2. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Tujuan : Tidak terjadi devisit volume cairan. Kadar Hemoglobin 5.000 U/dl) Ditemukan kuman DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Ukur pengeluaran harian Rasional c. Kadar Hematocrit/Ht 4. Kaji kondisi status hemodinamika Rasional : Pengeluaran cairan pervaginal sebagai akibat abortus memiliki karekteristik bervariasi b. penurunan sirkulasi Tujuan : . Gangguan rasa nyaman: Nyeri berhubungan dengan intrauteri 4. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan kerusakan jaringan INTERVENSI KEPERAWATAN : 1. Kadar SDP 6. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan perdarahan 2.

Kolaborasi pemberian analgetika Rasional : Mengurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesifik 4. Evaluasi perkembangan kemampuan klien melakukan aktivitas Rasional : Menilai kondisi umum klien 3. Kaji pengaruh aktivitas terhadap kondisi uterus/kandungan Rasional : Aktivitas merangsang peningkatan vaskularisasi dan pulsasi organ reproduksi c. b. pada abortus imminens. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. Terangkan nyeri yang diderita klien dan penyebabnya Rasional : Meningkatkan koping klien dalam melakukan guidance mengatasi nyeri c.Kllien dapat melakukan aktivitas tanpa adanya komplikasi Intervensi : a. istirahat mutlak sangat diperlukan e. tetapi perdarahan masif perlu diwaspadai untuk menccegah kondisi klien lebih . Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringan intrauteri Tujuan : Klien dapat beradaptasi dengan nyeri yang dialami Intervensi : a. kondisi vulva lembab Tujuan : Tidak terjadi infeksi selama perawatan perdarahan Intervensi : : Mungkin klien tidak mengalami perubahan berarti. Kaji tingkat kemampuan klien untuk beraktivitas Rasional buruk b. Bantu klien untuk melakukan tindakan sesuai dengan kemampuan/kondisi klien Rasional : Mengoptimalkan kondisi klien. Bantu klien untuk memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari Rasional : Mengistiratkan klilen secara optimal d. Kaji kondisi nyeri yang dialami klien Rasional : Pengukuran nilai ambang nyeri dapat dilakukan dengan skala maupun dsekripsi.

Kaji kondisi keluaran/dischart yang keluar . Kaji derajat kecemasan yang dialami klien Rasional : Kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan penurunan penialaian objektif klien tentang penyakit c. dan bau Rasional : Perubahan yang terjadi pada dishart dikaji setiap saat dischart keluar. Kaji tingkat pengetahuan/persepsi klien dan keluarga terhadap penyakit Rasional : Ketidaktahuan dapat menjadi dasar peningkatan rasa cemas b. Bantu klien mengidentifikasi penyebab kecemasan Rasional : Pelibatan klien secara aktif dalam tindakan keperawatan merupakan support yang mungkin berguna bagi klien dan meningkatkan . senggama dalam kondisi perdarahan dapat memperburuk kondisi system reproduksi ibu dan sekaligus meningkatkan resiko infeksi pada pasangan. Lakukan perawatan vulva Rasional :Inkubasi kuman pada area genital yang relatif cepat dapat menyebabkan infeksi. Adanya warna yang lebih gelap disertai bau tidak enak mungkin merupakan tanda infeksi b. 5.ama masa perdarahan Rasional : Pengertian pada keluarga sangat penting artinya untuk kebaikan ibu. Lakukan pemeriksaan biakan pada dischart Rasional : Berbagai kuman dapat teridentifikasi melalui dischart d. e. Terangkan pada klien cara mengidentifikasi tanda inveksi Rasional : Berbagai manivestasi klinik dapat menjadi tanda nonspesifik infeksi. jumlah.a. pengetahuan klien dan keluarga terhadap penyakit meningkat Intervensi : a. warna. Terangkan pada klien pentingnya perawatan vulva selama masa perdarahan Rasional : Infeksi dapat timbul akibat kurangnya kebersihan genital yang lebih luar c. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Tujuan : Tidak terjadi kecemasan. demam dan peningkatan rasa nyeri mungkin merupakan gejala infeksi f. Anjurkan pada suami untuk tidak melakukan hubungan senggama se.

Jakarta Wong. Sutomo Surabaya. Elstar Offset. Mosby Year Book Co.Dona L& Perry. untuk mengurangi kecemasan klien dan keluarga. Terangkan hal-hal seputar aborsi yang perlu diketahui oleh klien dan keluarga Rasional : Konseling bagi klien sangat diperlukan bagi klien untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun support system keluarga. Protap Pelayanan Kebidanan RSUD Dr. Surabaya . Bandung JNPKKR-POGI (2000). Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Referensi : Bagian Obstetri dan Ginekologi FK Unpad(1981) Obstetri Patologi. Philadelphia – (--). Shanon W (1998) Maternal Child Nursing Care. Asistensi klien menentukan tujuan perawatan bersama Rasional : Peningkatan nilai objektif terhadap masalah berkontibusi menurunkan kecemasan e.kesadaran diri klien d..

c. Klien memiliki anak (dari kehamilan kedua) berusia 5 tahun. Klien tidak mengalami dismenorhea. Perdarahan tanggal 24 Maret 2001 dianggap klien sebagai haid.PENGKAJIAN Tanggal masuk : 4 April 2001 Ruang Pengkajian A. Riwayat Obstetri a. Riwayat Kehamilan/nifas sebelumnya : Klien sebelumnya pernah mengalami keguguran (tahun 1993) pada saat umur kehamilan 5 bulan. b. setelah sebelunya tidak haid selama satu bulan.40 WIB No. IDENTITAS Nama Pasien Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat : Ny. Gamping. Krian Sidoarjo Nama Suami : Tn. Ibu menyatakan bahwa dirinya hanyalah mengalami menstruasi (tidak merasa bahwa dirinya hamil) saat ini. Jumlah darah yang keluar kurang lebih 500 cc (tiap hari 50 cc/kali) b. menyebar ke daerah pinggang dan dubur. Ibu dapat ke klinik karena mengalami perdarahan yang tidak berhenti mulai tanggal 24 Maret 2001. Reg Med : 17778812 B. jumlah sedikit-sedikit dan disertai dengan nyeri pada perutnya bagian bawah. U H : 31 tahun : Jawa/Indonesia : Islam : SLTP : Ibu rumah tangga : Jeruk. RIWAYAT KEPERAWATAN 1. Persepsi Terhadap Kehamilan Saat ini : a. Kondisi hamil yang tidak dirasakan oleh ibu meyebabkan ibu melakukan aktiitas seperti biasanya sebagai ibu rumah tangga 2. persalinan . siklus teratur (28 hari) denggan jumlah darah relatif banyak selama 6-7 hari. M Umur Agama Pekerjaan : 34 tahun : Islam Pendidikan : SLTA : Wiraswasta Suku/bangsa : Jawa / Indonesia : Poliklinik Kebidanan : 4 April 2001 Jam masuk : 09. Riwayat Menstruasi Menarche umur 14 tahun. Hari Pertama Haid Terakhir tanggal 23 januari 2001.

4. dengan cukup lauk dan sayuran. Kehamilan Saat ini Klien tidak merasa dirinya hamil walaupun pernah telambat haid satu bulan. dan penyakit keturunan lainnya. klien tidak berpantang makan. gondok. Tidak ada riwayat keguguran padfa annggota keluarga lainnya. kencing manis. c.normal dan tidak terdapat komlikasi persalinan/nifas. klien tidak mengalami gangguan nafsu makan. 2. 6. Saat ini klien merasa nyeri pada perut bagian bawah walaupun tidak terlalu mengganggu kegiatan sehari-hari. 5. 1. Riwayat Kesehatan Klien menyatakan tidak menderita penyakit jantung. paru. Riwayat KB Saat ini klien tidak menggunakan alat kontrasepsi. Kontrasepsi yang digunakan oleh klien tidak menimbulkan masalah kesehatan. klien menjalankan aktiitas seperti biasanya dan tidak menambah waktu istirahat karena klien tidak merasa bahwa dirinya hamil. Pemeriksaaan Fisik Kesadaraan Umum Tekanan Darah Pernafasan Nadi Konjungtiva Sclera Turgor kulit Warna kulit : Composmentis : 120/70 mmHg : 18 X/menit : 80 X/menit : Anemis : Anikteric : elastis : agak pucat . Kebutuhan Dasar Khusus Pola Nutrisi Klien makan 3 kali sehari. Pola Aktivitas dan latihan Sebagai ibu rumah tangga. tatpi klien pernah menggunakan kontrasepsi jenis Suntik sebelumnya. Nyeri yang timbul terasa lebih berat saat merubah posisi tubuh dengan cepat dan tiba-tiba. 3.

k 8 – 10 Cm : tidak menonjol : Fleks (+) Periksa Dalam (Vaginal Toucher) : . Auskultasi Doppler tidak dilakukan 7.Cavum Uteri . Denyut Jantung (+) Panjang . Pembukaan 1 Cm : TFU l.Inspekulo c.a. Palpasi Leopold I : tinggi Fundus Uteri : 3 Cm diatas simpisis : tidak ditemukan fluks : Lunak.Adnexia Parametrium ka/ki : Nyeri tekan (-) Massa (-) .Cavum Douglas . Inspeksi : Pembesaran relatif abdomen Linea alba tidak ada Striae pada perut sedikit b.Vaginal Toucher .Portio . nyeri goyang (-). HCG Test Hemoglobin Ultra Sonografi janin 5-6 Cm Diagnosa Medik : Abortus Imminens Data Penunjang : Positif : 9 mg% : Janin Tunggal intraabdomen.

9 mg% ulit agak pucat DS : hari DO : erdarahan ulva kotor & lembab DS : enyatakan Nyeri hari DO : nyeri K adang meringis menahan M engeluh Perdarahan 10 M V P m engeluh perdarahan 10 K H Akibat P erdarahan 10 hari. beresiko terhadap terjadinya infeksi Kerusakan nyeri klien dan jaringan yang Gangguan Rasa Nyaman : Nyeri terjadi dapat mengakibatkan mengganggu kondisi fisik dan psikologis Kekurangtahuan kecemasan mengakibatkan yang maksimal dilakukan terhadap dan perawatan tidak Cemas kondisi dapat mengakibatkan . badan lemah DO : cc/hari b.Analisa Data MASALAH KEPERAWATAN Devisit Volume Cairan DATA DS : hari. 50 M engeluh perdarahan 10 ETIOLOGI Perdarahan akibat kerusakan jari-ngan intrauterus menimbulkan perdarahan dan penurunan volume cairan. perdarahan Resiko tinggi untuk Infeksi mengakibatkan kondisi vulva hygiene menjadi berkurang dan selalu lembab.

DS : enyatakan tidak dirinya hamil enyatakan M perdarahan M enyatakan bingung apa yang harus dilakukan DO : Diagnosa Keperawatan : a. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan perdarahan b. kondisi vulva lembab d. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan kerusakan jaringan yang terjadi adalah haid M tahu . Gangguan rasa nyaman: Nyeri berhubungan dengan intrauteri c.

Kaji kondisi nyeri yang dialami klien Rasional : Pengukuran nilai ambang nyeri dapat dilakukan dengan skala maupun deskripsi. kondisi vulva Kerusakan . : Meningkatkan koping klien dalam melakukan guidance mengatasi nyeri Kolaborasi pemberian analgetika Rasional : Mengurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesifik d. Kaji kondisi status hemodinamika Rasional : Pengeluaran cairan pervaginal sebagai akibat abortus memiliki karekteristik bervariasi b. Intervensi : a. Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan jaringan intrauteri Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan Klien dapat beradaptasi dengan nyeri yang dialami. Ukur pengeluaran harian Rasional : Jumlah cairan ditentukan dari jumlah kebutuhan harian ditambah dengan jumlah cairan yang hilang pervaginal d. Lakukan pendidikan kesehatan teknik distraksi R : Adaptasi terhadap nyeri merupakan teknik yang dapat menurunkan nyeri disamping kecemasan 3. b. Intervensi : a. lembab Tujuan : Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. maka Tidak terjadi devisit volume cairan. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan.RENCANA KEPERAWATAN : 1. seimbang antara intake dan output baik jumlah maupun kualitas. Terangkan nyeri yang diderita klien dan penyebabnya Rasional c. Anjurkan klien memenuhi kebutuhan cairan Rasional : Motivasi untuk memenuhi kebutuhan cairan 2.

Kaji kondisi keluaran/dischart yang keluar . jumlah. : Kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan penurunan penialaian objektif klien tentang penyakit Bantu klien mengidentifikasi penyebab kecemasan klien dan keluarga terhadap .Setelah dilakukan tindakan keperawtan. warna. Terangkan pada klien cara mengidentifikasi tanda inveksi Rasional : Berbagai manivestasi klinik dapat menjadi tanda nonspesifik infeksi. senggama dalam kondisi perdarahan dapat memperburuk kondisi system reproduksi ibu dan sekaligus meningkatkan resiko infeksi pada pasangan. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan. demam dan peningkatan rasa nyeri mungkin merupakan gejala infeksi e. d. Kaji tingkat pengetahuan/persepsi penyakit Rasional : Ketidaktahuan dapat menjadi dasar peningkatan rasa cemas b. diharapkan tidak terjadi infeksi selama perdarahan berlangsung Intervensi : a. Anjurkan pada suami untuk tidak melakukan hubungan senggama selama masa perdarahan Rasional : Pengertian pada keluarga sangat penting artinya untuk kebaikan ibu. Terangkan pada klien pentingnya perawatan vulva selama masa perdarahan Rasional : Infeksi dapat timbul akibat kurangnya kebersihan genital yang lebih luar c. Lakukan perawatan vulva Rasional :Inkubasi kuman pada area genital yang relatif cepat dapat menyebabkan infeksi. klien tidak merasa cemas. dan bau Rasional : Perubahan yang terjadi pada dishart dikaji setiap saat dischart keluar. 4. Kaji derajat kecemasan yang dialami klien Rasional c. pengetahuan klien dan keluarga terhadap penyakit meningkat Intervensi : a. Adanya warna yang lebih gelap disertai bau tidak enak mungkin merupakan tanda infeksi b.

untuk mengurangi kecemasan klien dan keluarga.Rasional : Pelibatan klien secara aktif dalam tindakan keperawatan merupakan support yang mungkin berguna bagi klien dan meningkatkan kesadaran diri klien d. Asistensi klien menentukan tujuan perawatan bersama Rasional e. : Peningkatan nilai objektif terhadap masalah berkontibusi menurunkan kecemasan Terangkan hal-hal seputar aborsi yang perlu diketahui oleh klien dan keluarga Rasional : Konseling bagi klien sangat diperlukan bagi klien untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun support system keluarga. .

Output + Mengajarkan cara menentukan Menyatakan akan minum air tambahan jumlah minum yang diperlukan 2 gelas tiap hari selama perdarahan Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringgan intrauterine Waktu 09. menerangkan hal-hal yang dan dapat menyebutkan tanda infeksi harus diperhatikan dalam mengkaji tanda infeksi pada . mengukur Menyatakan mengerti cara pengukuran cairan cukup Menyatakan akan berusaha banyak minum 1200 cc. 55 Implementasi Menilai derajad nyeri Menerangkan penyebab nyeri Menganjurkan Menganjurkan hebat Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan.45 Implementasi Respon Mengukur jumlah cairan yang Vol darah l. warna keluar Menerangkan pengeluaran cairan berlebihan merah segar bahaya Menyatakan takut dengan perdarahan. dan menanyakan cara agar perdarahan berhenti Melakukan penghitungan intake Intake harian + dan output Mengajarkan Menganjurkan cara klien kebutuhan cairan sederhana banyak minum dan makan 1400 cc.k 20 cc keluar. menyatakan akan berobat bila nheri bertambah memperhatikan kondisi tubuhnya Respon Nyeri seperti ditekan pada bagian bawah perut Klien diam. kondisi vulva lembab Waktu 10.IMPLEMENTASI & EVALUASI Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Waktu 09.10 Implementasi Mengajarkan pada ibu untuk Menyatakan Respon ia telah berusaha klien klien banyak bergerak/aktivitas untuk Klien mengangguk. menyatakan mengerti tidak Klien mengangguk dapat mengecek perdarahan tiap memperhaikan perdarahan yang terjadi hari.

30 Implementasi Respon Menerangkan bahwa ibu saat Mengulang pernyataan bahwa dirinya ini hamil dan mengalami hamil.vagina Menganjurkan ibu untuk Menganggguk dan menyatakan sanggup membersihkan kemaluan teratur Menganjurkan pada ibu untuk Menyatakan akan ke RS dua minggu segera berobat bila ada tanda lagi atau bila perlu demam. keguguran Menerangkan agar ibu banyak Menyatakan ia akan banyak istirahat istirahat Menerangkan perdarahan yang terjadi Menganjurkan ibu untuk tidak mengangguk melakukan hubungan seksual . perdarahan berbau atau keluar nanah Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Waktu 10.

mengukur Menyatakan mengerti cara pengukuran cairan akan berusaha banyak minum menentukan Menyatakan akan minum air tambahan 1200 cc. warna merah keluar cairan berlebihan segar dan menanyakan cara agar perdarahan berhenti Melakukan penghitungan intake Intake harian + dan output Mengajarkan cara kebutuhan cairan sederhana minum dan makan Mengajarkan cara 1400 cc. Output + Menerangkan bahaya pengeluaran Menyatakan takut dengan perdarahan.IMPLEMENTASI & EVALUASI Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Waktu 09.45 Implementasi Respon Mengukur jumlah cairan yang Vol darah l. menyatakan akan Respon Nyeri seperti ditekan pada bagian bawah perut Klien diam. 55 Implementasi Menilai derajad nyeri Menerangkan penyebab nyeri Menganjurkan Menganjurkan hebat klien klien banyak bergerak/aktivitas untuk memperhatikan kondisi tubuhnya berrobat bila nheri bertambah Klien mengangguk.10 Implementasi Mengajarkan pada ibu untuk Menyatakan Respon ia telah berusaha dapat mengecek perdarahan tiap memperhaikan perdarahan yang terjadi hari. kondisi vulcva lembab Waktu 10. menyatakan mengerti tidak Klien mengangguk Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. menerangkan hal-hal yang Dan dapat menyebutkan tanda infeksi harus diperhatikan dalam mengkaji tanda infeksi pada .k 20 cc keluar. Menganjurkan klien cukup banyak Menyatakan jumlah minum yang diperlukan 2 gelas tiap hari selama perdarahan Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringgan intrauterine Waktu 09.

perdarahan berbau atau keluar nanah Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Waktu 10.vagina Menganjurkan ibu untuk Menganggguk dan menyatakan sanggup membersihkan kemaluan teratur Menganjurkan pada ibu untuk Menyatakan akan ke RS dua minggu lagi segera berobat bila ada tanda atau bila perlu demam.30 Implementasi Respon Menerangkan bahwa ibu saat ini Mengulang pernyataan bahwa dirinya hamil dan mengalami keguguran istirahat Menerangkan perdarahan yang terjadi Menganjurkan ibu untuk tidak mengangguk melakukan hubungan seksual hamil Menerangkan agar ibu banyak Menyatakan ia akan banyak istirahat .

atau candida.SATUAN ACARA PENYULUHAN Tema Waktu : Keputihan : Tanggal 2 April 2001. Colly.a Evaluasi Pertanyaan balik. panas.d. terasa lembab. kemandulan Waktu 2 menit 3 menit Metode Ceramah s. Umpan balik Masyarakat mengetahui Pendahuluan penyakit keputihan dan Masyarakat mengetahui : cara pencegahan serta P pengobatannya engertian Keputihan enyebab Keputihan P 3 menit sda 5 menit 5 menit sda sda ahaya Keputihan B - C ara pencegahan Keputihan Cara untuk mencegah keputihan : Menjaga kebersihan vulva : -Membersihkan vulva dengan irigasi air hangat dua kali sehari -Mengeringkan dengan hair drier -menggunakan cream antibacterial 2X/hari -berobat -Pasangan menggunakan kondom Cara pengobatan keputihan 3 menit C sda . Tujuan Umum Tujuan Khusus Pembukaan Materi Pengertian keputihan : Keputiahn adalah infeksi oleh kuman/jamur pada daerah kemaluan wanita. keluarnya lendir dalam jumlah yang relatif banyak Berbagai jenis kuman. E. (PSIK FK Unair) Sasaran : Pasien dan keluarga Tempat : Ruang Tunggu Poli Kebidanan (10a) No. Staphilococcus. Bahaya bila keputihan tidak segera diobati : infeksi berat dan sistemik. Gejala yang timbul: gatal. 15 menit Pelaksana : SUBHAN. Trochomonas dll.jamur penyebab keputihan : Clamydia. 1. streptococcus.

ara pengobatan keputihan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful