PRAKTEK KLINIK PROFESI KEPERAWATAN MATERNITAS PSIK FK UNAIR T.A.

2001/2002 LAPORAN PENDAHULUAN ABORTUS Nama Mahasiswa NIM : SUBHAN : 010030170 B Infeksi Akut peritonitis Gangguan Endokrin progesterone, thyroid Gangguan Gizi/Anemia Trauma, baik yang tidak disengaja (mischariage) maupun yang disengaja (provokatus) Gangguan faal organ cervix pendek, retrofleksi uteri incarcerata, ggn endometrium : Hypoplasi uteri, tumor uterus, : Gangguan produksi Tempat Praktek : Poliklinik Kebidanan Tanggal : 2 April 2002

-

: Pneumonia, Thipii, septikemia,

ABORTUS (mati janin < 22 mg/< 500 gr)

Abortus Spontan

Abortus Infeksiosa

Retensi Janin (Missed abortion)

Abortus Resiko tinggi (Unsafe abortion)

• • • •

Ab. Imminens Ab. Insipiens cavum uteri Ab. Inkomplit Ab. Komplit

: perdarahan bercak, ada ancaman kehamilan : Perdarahan ringan dimana hasil konsepsi masih di

Perdarahan

Nyeri Abdomen

Kurang Pengetahuan

Shock

Gangguan Rasa Nyaman

Cemas

Resiko tinggi Infeksi Devisit Vol. Cairan

Gangguan Aktivitas

kondisi vulva lembab 5. Gangguan rasa nyaman: Nyeri berhubungan dengan intrauteri 4. Gangguan Aktivitas berhubungan dengan kelemahan. penurunan sirkulasi Tujuan : . d. Ultra Sonografi 3. Gangguan Aktivitas berhubungan dengan kelemahan. Intervensi : a. : Indikator kehamilan Kondisi janin/cavum ut Status Hemodinamika Status Hemodinamika Resiko Infeksi Kuman spesifik Positif terdapat janin/sisa janin Penurunan (< 35 mg%) Penurunan (< 10 mg%) Meningkat(>10.Pemeriksaan Diagnostik 1. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Tujuan : Tidak terjadi devisit volume cairan. : Jumlah cairan ditentukan dari jumlah kebutuhan harian ditambah dengan jumlah cairan yang hilang pervaginal Berikan sejumlah cairan pengganti harian Rasional : Tranfusi mungkin diperlukan pada kondisi perdarahan masif Evaluasi status hemodinamika Rasional : Penilaian dapat dilakukan secara harian melalui pemeriksaan fisik 2. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan perdarahan 2. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan kerusakan jaringan INTERVENSI KEPERAWATAN : 1. Kadar Hemoglobin 5. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. Kultur 1. Kadar SDP 6. Kaji kondisi status hemodinamika Rasional : Pengeluaran cairan pervaginal sebagai akibat abortus memiliki karekteristik bervariasi b. penurunan sirkulasi 3. Kadar Hematocrit/Ht 4. seimbang antara intake dan output baik jumlah maupun kualitas. Test HCG Urine 2.000 U/dl) Ditemukan kuman DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Ukur pengeluaran harian Rasional c.

Kaji pengaruh aktivitas terhadap kondisi uterus/kandungan Rasional : Aktivitas merangsang peningkatan vaskularisasi dan pulsasi organ reproduksi c. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. tetapi perdarahan masif perlu diwaspadai untuk menccegah kondisi klien lebih .Kllien dapat melakukan aktivitas tanpa adanya komplikasi Intervensi : a. istirahat mutlak sangat diperlukan e. Kaji tingkat kemampuan klien untuk beraktivitas Rasional buruk b. Terangkan nyeri yang diderita klien dan penyebabnya Rasional : Meningkatkan koping klien dalam melakukan guidance mengatasi nyeri c. Kaji kondisi nyeri yang dialami klien Rasional : Pengukuran nilai ambang nyeri dapat dilakukan dengan skala maupun dsekripsi. Bantu klien untuk memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari Rasional : Mengistiratkan klilen secara optimal d. Bantu klien untuk melakukan tindakan sesuai dengan kemampuan/kondisi klien Rasional : Mengoptimalkan kondisi klien. b. Evaluasi perkembangan kemampuan klien melakukan aktivitas Rasional : Menilai kondisi umum klien 3. pada abortus imminens. Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringan intrauteri Tujuan : Klien dapat beradaptasi dengan nyeri yang dialami Intervensi : a. kondisi vulva lembab Tujuan : Tidak terjadi infeksi selama perawatan perdarahan Intervensi : : Mungkin klien tidak mengalami perubahan berarti. Kolaborasi pemberian analgetika Rasional : Mengurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesifik 4.

ama masa perdarahan Rasional : Pengertian pada keluarga sangat penting artinya untuk kebaikan ibu. e. Anjurkan pada suami untuk tidak melakukan hubungan senggama se. Adanya warna yang lebih gelap disertai bau tidak enak mungkin merupakan tanda infeksi b. Kaji kondisi keluaran/dischart yang keluar . senggama dalam kondisi perdarahan dapat memperburuk kondisi system reproduksi ibu dan sekaligus meningkatkan resiko infeksi pada pasangan. Lakukan pemeriksaan biakan pada dischart Rasional : Berbagai kuman dapat teridentifikasi melalui dischart d. Kaji tingkat pengetahuan/persepsi klien dan keluarga terhadap penyakit Rasional : Ketidaktahuan dapat menjadi dasar peningkatan rasa cemas b. 5. Terangkan pada klien pentingnya perawatan vulva selama masa perdarahan Rasional : Infeksi dapat timbul akibat kurangnya kebersihan genital yang lebih luar c. demam dan peningkatan rasa nyeri mungkin merupakan gejala infeksi f. jumlah. Kaji derajat kecemasan yang dialami klien Rasional : Kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan penurunan penialaian objektif klien tentang penyakit c. Lakukan perawatan vulva Rasional :Inkubasi kuman pada area genital yang relatif cepat dapat menyebabkan infeksi. Bantu klien mengidentifikasi penyebab kecemasan Rasional : Pelibatan klien secara aktif dalam tindakan keperawatan merupakan support yang mungkin berguna bagi klien dan meningkatkan . pengetahuan klien dan keluarga terhadap penyakit meningkat Intervensi : a. warna. dan bau Rasional : Perubahan yang terjadi pada dishart dikaji setiap saat dischart keluar.a. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Tujuan : Tidak terjadi kecemasan. Terangkan pada klien cara mengidentifikasi tanda inveksi Rasional : Berbagai manivestasi klinik dapat menjadi tanda nonspesifik infeksi.

Referensi : Bagian Obstetri dan Ginekologi FK Unpad(1981) Obstetri Patologi. Elstar Offset. Sutomo Surabaya..Dona L& Perry. untuk mengurangi kecemasan klien dan keluarga. Asistensi klien menentukan tujuan perawatan bersama Rasional : Peningkatan nilai objektif terhadap masalah berkontibusi menurunkan kecemasan e. Shanon W (1998) Maternal Child Nursing Care. Philadelphia – (--). Mosby Year Book Co.kesadaran diri klien d. Bandung JNPKKR-POGI (2000). Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Surabaya . Jakarta Wong. Protap Pelayanan Kebidanan RSUD Dr. Terangkan hal-hal seputar aborsi yang perlu diketahui oleh klien dan keluarga Rasional : Konseling bagi klien sangat diperlukan bagi klien untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun support system keluarga. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.

Gamping. Riwayat Menstruasi Menarche umur 14 tahun. Riwayat Kehamilan/nifas sebelumnya : Klien sebelumnya pernah mengalami keguguran (tahun 1993) pada saat umur kehamilan 5 bulan. persalinan . Klien memiliki anak (dari kehamilan kedua) berusia 5 tahun. IDENTITAS Nama Pasien Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat : Ny.40 WIB No. c. RIWAYAT KEPERAWATAN 1.PENGKAJIAN Tanggal masuk : 4 April 2001 Ruang Pengkajian A. Kondisi hamil yang tidak dirasakan oleh ibu meyebabkan ibu melakukan aktiitas seperti biasanya sebagai ibu rumah tangga 2. Perdarahan tanggal 24 Maret 2001 dianggap klien sebagai haid. Persepsi Terhadap Kehamilan Saat ini : a. menyebar ke daerah pinggang dan dubur. siklus teratur (28 hari) denggan jumlah darah relatif banyak selama 6-7 hari. Ibu menyatakan bahwa dirinya hanyalah mengalami menstruasi (tidak merasa bahwa dirinya hamil) saat ini. Klien tidak mengalami dismenorhea. setelah sebelunya tidak haid selama satu bulan. U H : 31 tahun : Jawa/Indonesia : Islam : SLTP : Ibu rumah tangga : Jeruk. Hari Pertama Haid Terakhir tanggal 23 januari 2001. Riwayat Obstetri a. M Umur Agama Pekerjaan : 34 tahun : Islam Pendidikan : SLTA : Wiraswasta Suku/bangsa : Jawa / Indonesia : Poliklinik Kebidanan : 4 April 2001 Jam masuk : 09. jumlah sedikit-sedikit dan disertai dengan nyeri pada perutnya bagian bawah. Ibu dapat ke klinik karena mengalami perdarahan yang tidak berhenti mulai tanggal 24 Maret 2001. Krian Sidoarjo Nama Suami : Tn. b. Reg Med : 17778812 B. Jumlah darah yang keluar kurang lebih 500 cc (tiap hari 50 cc/kali) b.

kencing manis. klien menjalankan aktiitas seperti biasanya dan tidak menambah waktu istirahat karena klien tidak merasa bahwa dirinya hamil. Pola Aktivitas dan latihan Sebagai ibu rumah tangga. c. dan penyakit keturunan lainnya. 1. Kebutuhan Dasar Khusus Pola Nutrisi Klien makan 3 kali sehari. Tidak ada riwayat keguguran padfa annggota keluarga lainnya. gondok. Saat ini klien merasa nyeri pada perut bagian bawah walaupun tidak terlalu mengganggu kegiatan sehari-hari. Riwayat KB Saat ini klien tidak menggunakan alat kontrasepsi. 6. Pemeriksaaan Fisik Kesadaraan Umum Tekanan Darah Pernafasan Nadi Konjungtiva Sclera Turgor kulit Warna kulit : Composmentis : 120/70 mmHg : 18 X/menit : 80 X/menit : Anemis : Anikteric : elastis : agak pucat . klien tidak berpantang makan. 4. 5. Kehamilan Saat ini Klien tidak merasa dirinya hamil walaupun pernah telambat haid satu bulan. Nyeri yang timbul terasa lebih berat saat merubah posisi tubuh dengan cepat dan tiba-tiba. tatpi klien pernah menggunakan kontrasepsi jenis Suntik sebelumnya. 2. klien tidak mengalami gangguan nafsu makan.normal dan tidak terdapat komlikasi persalinan/nifas. paru. Kontrasepsi yang digunakan oleh klien tidak menimbulkan masalah kesehatan. dengan cukup lauk dan sayuran. Riwayat Kesehatan Klien menyatakan tidak menderita penyakit jantung. 3.

Inspeksi : Pembesaran relatif abdomen Linea alba tidak ada Striae pada perut sedikit b. nyeri goyang (-).Vaginal Toucher .Cavum Uteri .Portio . Denyut Jantung (+) Panjang . HCG Test Hemoglobin Ultra Sonografi janin 5-6 Cm Diagnosa Medik : Abortus Imminens Data Penunjang : Positif : 9 mg% : Janin Tunggal intraabdomen.Adnexia Parametrium ka/ki : Nyeri tekan (-) Massa (-) .Cavum Douglas . Pembukaan 1 Cm : TFU l.k 8 – 10 Cm : tidak menonjol : Fleks (+) Periksa Dalam (Vaginal Toucher) : . Auskultasi Doppler tidak dilakukan 7.a.Inspekulo c. Palpasi Leopold I : tinggi Fundus Uteri : 3 Cm diatas simpisis : tidak ditemukan fluks : Lunak.

perdarahan Resiko tinggi untuk Infeksi mengakibatkan kondisi vulva hygiene menjadi berkurang dan selalu lembab. beresiko terhadap terjadinya infeksi Kerusakan nyeri klien dan jaringan yang Gangguan Rasa Nyaman : Nyeri terjadi dapat mengakibatkan mengganggu kondisi fisik dan psikologis Kekurangtahuan kecemasan mengakibatkan yang maksimal dilakukan terhadap dan perawatan tidak Cemas kondisi dapat mengakibatkan .Analisa Data MASALAH KEPERAWATAN Devisit Volume Cairan DATA DS : hari. badan lemah DO : cc/hari b. 9 mg% ulit agak pucat DS : hari DO : erdarahan ulva kotor & lembab DS : enyatakan Nyeri hari DO : nyeri K adang meringis menahan M engeluh Perdarahan 10 M V P m engeluh perdarahan 10 K H Akibat P erdarahan 10 hari. 50 M engeluh perdarahan 10 ETIOLOGI Perdarahan akibat kerusakan jari-ngan intrauterus menimbulkan perdarahan dan penurunan volume cairan.

kondisi vulva lembab d. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan perdarahan b. Gangguan rasa nyaman: Nyeri berhubungan dengan intrauteri c. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan kerusakan jaringan yang terjadi adalah haid M tahu .DS : enyatakan tidak dirinya hamil enyatakan M perdarahan M enyatakan bingung apa yang harus dilakukan DO : Diagnosa Keperawatan : a.

: Meningkatkan koping klien dalam melakukan guidance mengatasi nyeri Kolaborasi pemberian analgetika Rasional : Mengurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesifik d. Kaji kondisi nyeri yang dialami klien Rasional : Pengukuran nilai ambang nyeri dapat dilakukan dengan skala maupun deskripsi. b. Anjurkan klien memenuhi kebutuhan cairan Rasional : Motivasi untuk memenuhi kebutuhan cairan 2. maka Tidak terjadi devisit volume cairan. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan. Ukur pengeluaran harian Rasional : Jumlah cairan ditentukan dari jumlah kebutuhan harian ditambah dengan jumlah cairan yang hilang pervaginal d. seimbang antara intake dan output baik jumlah maupun kualitas. Intervensi : a. Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan jaringan intrauteri Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan Klien dapat beradaptasi dengan nyeri yang dialami. Lakukan pendidikan kesehatan teknik distraksi R : Adaptasi terhadap nyeri merupakan teknik yang dapat menurunkan nyeri disamping kecemasan 3. kondisi vulva Kerusakan .RENCANA KEPERAWATAN : 1. Terangkan nyeri yang diderita klien dan penyebabnya Rasional c. lembab Tujuan : Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. Intervensi : a. Kaji kondisi status hemodinamika Rasional : Pengeluaran cairan pervaginal sebagai akibat abortus memiliki karekteristik bervariasi b.

d. Terangkan pada klien pentingnya perawatan vulva selama masa perdarahan Rasional : Infeksi dapat timbul akibat kurangnya kebersihan genital yang lebih luar c. dan bau Rasional : Perubahan yang terjadi pada dishart dikaji setiap saat dischart keluar. : Kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan penurunan penialaian objektif klien tentang penyakit Bantu klien mengidentifikasi penyebab kecemasan klien dan keluarga terhadap . Lakukan perawatan vulva Rasional :Inkubasi kuman pada area genital yang relatif cepat dapat menyebabkan infeksi. Terangkan pada klien cara mengidentifikasi tanda inveksi Rasional : Berbagai manivestasi klinik dapat menjadi tanda nonspesifik infeksi. demam dan peningkatan rasa nyeri mungkin merupakan gejala infeksi e. Adanya warna yang lebih gelap disertai bau tidak enak mungkin merupakan tanda infeksi b. Anjurkan pada suami untuk tidak melakukan hubungan senggama selama masa perdarahan Rasional : Pengertian pada keluarga sangat penting artinya untuk kebaikan ibu. Kaji derajat kecemasan yang dialami klien Rasional c.Setelah dilakukan tindakan keperawtan. klien tidak merasa cemas. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan. diharapkan tidak terjadi infeksi selama perdarahan berlangsung Intervensi : a. pengetahuan klien dan keluarga terhadap penyakit meningkat Intervensi : a. Kaji kondisi keluaran/dischart yang keluar . 4. Kaji tingkat pengetahuan/persepsi penyakit Rasional : Ketidaktahuan dapat menjadi dasar peningkatan rasa cemas b. warna. jumlah. senggama dalam kondisi perdarahan dapat memperburuk kondisi system reproduksi ibu dan sekaligus meningkatkan resiko infeksi pada pasangan.

Rasional : Pelibatan klien secara aktif dalam tindakan keperawatan merupakan support yang mungkin berguna bagi klien dan meningkatkan kesadaran diri klien d. . : Peningkatan nilai objektif terhadap masalah berkontibusi menurunkan kecemasan Terangkan hal-hal seputar aborsi yang perlu diketahui oleh klien dan keluarga Rasional : Konseling bagi klien sangat diperlukan bagi klien untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun support system keluarga. untuk mengurangi kecemasan klien dan keluarga. Asistensi klien menentukan tujuan perawatan bersama Rasional e.

45 Implementasi Respon Mengukur jumlah cairan yang Vol darah l. menyatakan mengerti tidak Klien mengangguk dapat mengecek perdarahan tiap memperhaikan perdarahan yang terjadi hari.10 Implementasi Mengajarkan pada ibu untuk Menyatakan Respon ia telah berusaha klien klien banyak bergerak/aktivitas untuk Klien mengangguk.k 20 cc keluar. menyatakan akan berobat bila nheri bertambah memperhatikan kondisi tubuhnya Respon Nyeri seperti ditekan pada bagian bawah perut Klien diam. dan menanyakan cara agar perdarahan berhenti Melakukan penghitungan intake Intake harian + dan output Mengajarkan Menganjurkan cara klien kebutuhan cairan sederhana banyak minum dan makan 1400 cc. menerangkan hal-hal yang dan dapat menyebutkan tanda infeksi harus diperhatikan dalam mengkaji tanda infeksi pada . Output + Mengajarkan cara menentukan Menyatakan akan minum air tambahan jumlah minum yang diperlukan 2 gelas tiap hari selama perdarahan Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringgan intrauterine Waktu 09. mengukur Menyatakan mengerti cara pengukuran cairan cukup Menyatakan akan berusaha banyak minum 1200 cc. warna keluar Menerangkan pengeluaran cairan berlebihan merah segar bahaya Menyatakan takut dengan perdarahan. kondisi vulva lembab Waktu 10. 55 Implementasi Menilai derajad nyeri Menerangkan penyebab nyeri Menganjurkan Menganjurkan hebat Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan.IMPLEMENTASI & EVALUASI Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Waktu 09.

30 Implementasi Respon Menerangkan bahwa ibu saat Mengulang pernyataan bahwa dirinya ini hamil dan mengalami hamil. keguguran Menerangkan agar ibu banyak Menyatakan ia akan banyak istirahat istirahat Menerangkan perdarahan yang terjadi Menganjurkan ibu untuk tidak mengangguk melakukan hubungan seksual .vagina Menganjurkan ibu untuk Menganggguk dan menyatakan sanggup membersihkan kemaluan teratur Menganjurkan pada ibu untuk Menyatakan akan ke RS dua minggu segera berobat bila ada tanda lagi atau bila perlu demam. perdarahan berbau atau keluar nanah Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Waktu 10.

10 Implementasi Mengajarkan pada ibu untuk Menyatakan Respon ia telah berusaha dapat mengecek perdarahan tiap memperhaikan perdarahan yang terjadi hari. menyatakan akan Respon Nyeri seperti ditekan pada bagian bawah perut Klien diam. Output + Menerangkan bahaya pengeluaran Menyatakan takut dengan perdarahan.k 20 cc keluar. menerangkan hal-hal yang Dan dapat menyebutkan tanda infeksi harus diperhatikan dalam mengkaji tanda infeksi pada .45 Implementasi Respon Mengukur jumlah cairan yang Vol darah l. warna merah keluar cairan berlebihan segar dan menanyakan cara agar perdarahan berhenti Melakukan penghitungan intake Intake harian + dan output Mengajarkan cara kebutuhan cairan sederhana minum dan makan Mengajarkan cara 1400 cc. Menganjurkan klien cukup banyak Menyatakan jumlah minum yang diperlukan 2 gelas tiap hari selama perdarahan Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringgan intrauterine Waktu 09. 55 Implementasi Menilai derajad nyeri Menerangkan penyebab nyeri Menganjurkan Menganjurkan hebat klien klien banyak bergerak/aktivitas untuk memperhatikan kondisi tubuhnya berrobat bila nheri bertambah Klien mengangguk. mengukur Menyatakan mengerti cara pengukuran cairan akan berusaha banyak minum menentukan Menyatakan akan minum air tambahan 1200 cc. menyatakan mengerti tidak Klien mengangguk Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan.IMPLEMENTASI & EVALUASI Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Waktu 09. kondisi vulcva lembab Waktu 10.

30 Implementasi Respon Menerangkan bahwa ibu saat ini Mengulang pernyataan bahwa dirinya hamil dan mengalami keguguran istirahat Menerangkan perdarahan yang terjadi Menganjurkan ibu untuk tidak mengangguk melakukan hubungan seksual hamil Menerangkan agar ibu banyak Menyatakan ia akan banyak istirahat . perdarahan berbau atau keluar nanah Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Waktu 10.vagina Menganjurkan ibu untuk Menganggguk dan menyatakan sanggup membersihkan kemaluan teratur Menganjurkan pada ibu untuk Menyatakan akan ke RS dua minggu lagi segera berobat bila ada tanda atau bila perlu demam.

keluarnya lendir dalam jumlah yang relatif banyak Berbagai jenis kuman.a Evaluasi Pertanyaan balik. Bahaya bila keputihan tidak segera diobati : infeksi berat dan sistemik. Colly. 1.SATUAN ACARA PENYULUHAN Tema Waktu : Keputihan : Tanggal 2 April 2001. atau candida. streptococcus. 15 menit Pelaksana : SUBHAN. Trochomonas dll. terasa lembab. Gejala yang timbul: gatal.d. panas. E. Umpan balik Masyarakat mengetahui Pendahuluan penyakit keputihan dan Masyarakat mengetahui : cara pencegahan serta P pengobatannya engertian Keputihan enyebab Keputihan P 3 menit sda 5 menit 5 menit sda sda ahaya Keputihan B - C ara pencegahan Keputihan Cara untuk mencegah keputihan : Menjaga kebersihan vulva : -Membersihkan vulva dengan irigasi air hangat dua kali sehari -Mengeringkan dengan hair drier -menggunakan cream antibacterial 2X/hari -berobat -Pasangan menggunakan kondom Cara pengobatan keputihan 3 menit C sda . Staphilococcus. kemandulan Waktu 2 menit 3 menit Metode Ceramah s. Tujuan Umum Tujuan Khusus Pembukaan Materi Pengertian keputihan : Keputiahn adalah infeksi oleh kuman/jamur pada daerah kemaluan wanita. (PSIK FK Unair) Sasaran : Pasien dan keluarga Tempat : Ruang Tunggu Poli Kebidanan (10a) No.jamur penyebab keputihan : Clamydia.

ara pengobatan keputihan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful