PRAKTEK KLINIK PROFESI KEPERAWATAN MATERNITAS PSIK FK UNAIR T.A.

2001/2002 LAPORAN PENDAHULUAN ABORTUS Nama Mahasiswa NIM : SUBHAN : 010030170 B Infeksi Akut peritonitis Gangguan Endokrin progesterone, thyroid Gangguan Gizi/Anemia Trauma, baik yang tidak disengaja (mischariage) maupun yang disengaja (provokatus) Gangguan faal organ cervix pendek, retrofleksi uteri incarcerata, ggn endometrium : Hypoplasi uteri, tumor uterus, : Gangguan produksi Tempat Praktek : Poliklinik Kebidanan Tanggal : 2 April 2002

-

: Pneumonia, Thipii, septikemia,

ABORTUS (mati janin < 22 mg/< 500 gr)

Abortus Spontan

Abortus Infeksiosa

Retensi Janin (Missed abortion)

Abortus Resiko tinggi (Unsafe abortion)

• • • •

Ab. Imminens Ab. Insipiens cavum uteri Ab. Inkomplit Ab. Komplit

: perdarahan bercak, ada ancaman kehamilan : Perdarahan ringan dimana hasil konsepsi masih di

Perdarahan

Nyeri Abdomen

Kurang Pengetahuan

Shock

Gangguan Rasa Nyaman

Cemas

Resiko tinggi Infeksi Devisit Vol. Cairan

Gangguan Aktivitas

: Indikator kehamilan Kondisi janin/cavum ut Status Hemodinamika Status Hemodinamika Resiko Infeksi Kuman spesifik Positif terdapat janin/sisa janin Penurunan (< 35 mg%) Penurunan (< 10 mg%) Meningkat(>10. Ultra Sonografi 3.000 U/dl) Ditemukan kuman DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. seimbang antara intake dan output baik jumlah maupun kualitas.Pemeriksaan Diagnostik 1. penurunan sirkulasi 3. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan perdarahan 2. d. : Jumlah cairan ditentukan dari jumlah kebutuhan harian ditambah dengan jumlah cairan yang hilang pervaginal Berikan sejumlah cairan pengganti harian Rasional : Tranfusi mungkin diperlukan pada kondisi perdarahan masif Evaluasi status hemodinamika Rasional : Penilaian dapat dilakukan secara harian melalui pemeriksaan fisik 2. Kadar SDP 6. Ukur pengeluaran harian Rasional c. Intervensi : a. kondisi vulva lembab 5. Test HCG Urine 2. Gangguan Aktivitas berhubungan dengan kelemahan. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan kerusakan jaringan INTERVENSI KEPERAWATAN : 1. Kadar Hemoglobin 5. Gangguan Aktivitas berhubungan dengan kelemahan. Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Tujuan : Tidak terjadi devisit volume cairan. Kadar Hematocrit/Ht 4. Kultur 1. Kaji kondisi status hemodinamika Rasional : Pengeluaran cairan pervaginal sebagai akibat abortus memiliki karekteristik bervariasi b. Gangguan rasa nyaman: Nyeri berhubungan dengan intrauteri 4. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. penurunan sirkulasi Tujuan : .

Evaluasi perkembangan kemampuan klien melakukan aktivitas Rasional : Menilai kondisi umum klien 3. Terangkan nyeri yang diderita klien dan penyebabnya Rasional : Meningkatkan koping klien dalam melakukan guidance mengatasi nyeri c. istirahat mutlak sangat diperlukan e. Kolaborasi pemberian analgetika Rasional : Mengurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesifik 4. Kaji pengaruh aktivitas terhadap kondisi uterus/kandungan Rasional : Aktivitas merangsang peningkatan vaskularisasi dan pulsasi organ reproduksi c. tetapi perdarahan masif perlu diwaspadai untuk menccegah kondisi klien lebih . Bantu klien untuk memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari Rasional : Mengistiratkan klilen secara optimal d. b. Kaji kondisi nyeri yang dialami klien Rasional : Pengukuran nilai ambang nyeri dapat dilakukan dengan skala maupun dsekripsi. pada abortus imminens. Bantu klien untuk melakukan tindakan sesuai dengan kemampuan/kondisi klien Rasional : Mengoptimalkan kondisi klien. Kaji tingkat kemampuan klien untuk beraktivitas Rasional buruk b.Kllien dapat melakukan aktivitas tanpa adanya komplikasi Intervensi : a. Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringan intrauteri Tujuan : Klien dapat beradaptasi dengan nyeri yang dialami Intervensi : a. kondisi vulva lembab Tujuan : Tidak terjadi infeksi selama perawatan perdarahan Intervensi : : Mungkin klien tidak mengalami perubahan berarti. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan.

e. Bantu klien mengidentifikasi penyebab kecemasan Rasional : Pelibatan klien secara aktif dalam tindakan keperawatan merupakan support yang mungkin berguna bagi klien dan meningkatkan . Adanya warna yang lebih gelap disertai bau tidak enak mungkin merupakan tanda infeksi b. Lakukan pemeriksaan biakan pada dischart Rasional : Berbagai kuman dapat teridentifikasi melalui dischart d. Kaji derajat kecemasan yang dialami klien Rasional : Kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan penurunan penialaian objektif klien tentang penyakit c. jumlah.ama masa perdarahan Rasional : Pengertian pada keluarga sangat penting artinya untuk kebaikan ibu. Anjurkan pada suami untuk tidak melakukan hubungan senggama se. warna. 5. pengetahuan klien dan keluarga terhadap penyakit meningkat Intervensi : a. demam dan peningkatan rasa nyeri mungkin merupakan gejala infeksi f. Terangkan pada klien cara mengidentifikasi tanda inveksi Rasional : Berbagai manivestasi klinik dapat menjadi tanda nonspesifik infeksi. dan bau Rasional : Perubahan yang terjadi pada dishart dikaji setiap saat dischart keluar. Kaji kondisi keluaran/dischart yang keluar . senggama dalam kondisi perdarahan dapat memperburuk kondisi system reproduksi ibu dan sekaligus meningkatkan resiko infeksi pada pasangan. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Tujuan : Tidak terjadi kecemasan. Terangkan pada klien pentingnya perawatan vulva selama masa perdarahan Rasional : Infeksi dapat timbul akibat kurangnya kebersihan genital yang lebih luar c. Kaji tingkat pengetahuan/persepsi klien dan keluarga terhadap penyakit Rasional : Ketidaktahuan dapat menjadi dasar peningkatan rasa cemas b. Lakukan perawatan vulva Rasional :Inkubasi kuman pada area genital yang relatif cepat dapat menyebabkan infeksi.a.

Shanon W (1998) Maternal Child Nursing Care.kesadaran diri klien d. Surabaya . Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Sutomo Surabaya. Bandung JNPKKR-POGI (2000). Referensi : Bagian Obstetri dan Ginekologi FK Unpad(1981) Obstetri Patologi. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Elstar Offset.Dona L& Perry. Mosby Year Book Co. untuk mengurangi kecemasan klien dan keluarga. Philadelphia – (--). Terangkan hal-hal seputar aborsi yang perlu diketahui oleh klien dan keluarga Rasional : Konseling bagi klien sangat diperlukan bagi klien untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun support system keluarga.. Asistensi klien menentukan tujuan perawatan bersama Rasional : Peningkatan nilai objektif terhadap masalah berkontibusi menurunkan kecemasan e. Protap Pelayanan Kebidanan RSUD Dr. Jakarta Wong.

Riwayat Obstetri a. Persepsi Terhadap Kehamilan Saat ini : a. menyebar ke daerah pinggang dan dubur. Perdarahan tanggal 24 Maret 2001 dianggap klien sebagai haid. Reg Med : 17778812 B. jumlah sedikit-sedikit dan disertai dengan nyeri pada perutnya bagian bawah. RIWAYAT KEPERAWATAN 1. Gamping. setelah sebelunya tidak haid selama satu bulan. Jumlah darah yang keluar kurang lebih 500 cc (tiap hari 50 cc/kali) b. Riwayat Menstruasi Menarche umur 14 tahun. M Umur Agama Pekerjaan : 34 tahun : Islam Pendidikan : SLTA : Wiraswasta Suku/bangsa : Jawa / Indonesia : Poliklinik Kebidanan : 4 April 2001 Jam masuk : 09. b. Klien memiliki anak (dari kehamilan kedua) berusia 5 tahun. Ibu menyatakan bahwa dirinya hanyalah mengalami menstruasi (tidak merasa bahwa dirinya hamil) saat ini. c. Klien tidak mengalami dismenorhea. siklus teratur (28 hari) denggan jumlah darah relatif banyak selama 6-7 hari.PENGKAJIAN Tanggal masuk : 4 April 2001 Ruang Pengkajian A. Ibu dapat ke klinik karena mengalami perdarahan yang tidak berhenti mulai tanggal 24 Maret 2001. U H : 31 tahun : Jawa/Indonesia : Islam : SLTP : Ibu rumah tangga : Jeruk. Krian Sidoarjo Nama Suami : Tn. Riwayat Kehamilan/nifas sebelumnya : Klien sebelumnya pernah mengalami keguguran (tahun 1993) pada saat umur kehamilan 5 bulan. persalinan . Hari Pertama Haid Terakhir tanggal 23 januari 2001. Kondisi hamil yang tidak dirasakan oleh ibu meyebabkan ibu melakukan aktiitas seperti biasanya sebagai ibu rumah tangga 2. IDENTITAS Nama Pasien Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat : Ny.40 WIB No.

klien menjalankan aktiitas seperti biasanya dan tidak menambah waktu istirahat karena klien tidak merasa bahwa dirinya hamil. Riwayat KB Saat ini klien tidak menggunakan alat kontrasepsi. Kehamilan Saat ini Klien tidak merasa dirinya hamil walaupun pernah telambat haid satu bulan. 1. Tidak ada riwayat keguguran padfa annggota keluarga lainnya. Saat ini klien merasa nyeri pada perut bagian bawah walaupun tidak terlalu mengganggu kegiatan sehari-hari.normal dan tidak terdapat komlikasi persalinan/nifas. dengan cukup lauk dan sayuran. klien tidak berpantang makan. 6. 4. 5. Pola Aktivitas dan latihan Sebagai ibu rumah tangga. c. Riwayat Kesehatan Klien menyatakan tidak menderita penyakit jantung. Nyeri yang timbul terasa lebih berat saat merubah posisi tubuh dengan cepat dan tiba-tiba. paru. 2. dan penyakit keturunan lainnya. 3. gondok. tatpi klien pernah menggunakan kontrasepsi jenis Suntik sebelumnya. Pemeriksaaan Fisik Kesadaraan Umum Tekanan Darah Pernafasan Nadi Konjungtiva Sclera Turgor kulit Warna kulit : Composmentis : 120/70 mmHg : 18 X/menit : 80 X/menit : Anemis : Anikteric : elastis : agak pucat . klien tidak mengalami gangguan nafsu makan. Kebutuhan Dasar Khusus Pola Nutrisi Klien makan 3 kali sehari. kencing manis. Kontrasepsi yang digunakan oleh klien tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Inspeksi : Pembesaran relatif abdomen Linea alba tidak ada Striae pada perut sedikit b.Portio . HCG Test Hemoglobin Ultra Sonografi janin 5-6 Cm Diagnosa Medik : Abortus Imminens Data Penunjang : Positif : 9 mg% : Janin Tunggal intraabdomen.Adnexia Parametrium ka/ki : Nyeri tekan (-) Massa (-) .k 8 – 10 Cm : tidak menonjol : Fleks (+) Periksa Dalam (Vaginal Toucher) : . Auskultasi Doppler tidak dilakukan 7.a.Inspekulo c. Pembukaan 1 Cm : TFU l. Denyut Jantung (+) Panjang . Palpasi Leopold I : tinggi Fundus Uteri : 3 Cm diatas simpisis : tidak ditemukan fluks : Lunak.Vaginal Toucher .Cavum Douglas . nyeri goyang (-).Cavum Uteri .

beresiko terhadap terjadinya infeksi Kerusakan nyeri klien dan jaringan yang Gangguan Rasa Nyaman : Nyeri terjadi dapat mengakibatkan mengganggu kondisi fisik dan psikologis Kekurangtahuan kecemasan mengakibatkan yang maksimal dilakukan terhadap dan perawatan tidak Cemas kondisi dapat mengakibatkan .Analisa Data MASALAH KEPERAWATAN Devisit Volume Cairan DATA DS : hari. badan lemah DO : cc/hari b. 50 M engeluh perdarahan 10 ETIOLOGI Perdarahan akibat kerusakan jari-ngan intrauterus menimbulkan perdarahan dan penurunan volume cairan. 9 mg% ulit agak pucat DS : hari DO : erdarahan ulva kotor & lembab DS : enyatakan Nyeri hari DO : nyeri K adang meringis menahan M engeluh Perdarahan 10 M V P m engeluh perdarahan 10 K H Akibat P erdarahan 10 hari. perdarahan Resiko tinggi untuk Infeksi mengakibatkan kondisi vulva hygiene menjadi berkurang dan selalu lembab.

Devisit Volume Cairan berhubungan dengan perdarahan b. Gangguan rasa nyaman: Nyeri berhubungan dengan intrauteri c.DS : enyatakan tidak dirinya hamil enyatakan M perdarahan M enyatakan bingung apa yang harus dilakukan DO : Diagnosa Keperawatan : a. Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan kerusakan jaringan yang terjadi adalah haid M tahu . kondisi vulva lembab d.

Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan jaringan intrauteri Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan Klien dapat beradaptasi dengan nyeri yang dialami. Kaji kondisi status hemodinamika Rasional : Pengeluaran cairan pervaginal sebagai akibat abortus memiliki karekteristik bervariasi b. lembab Tujuan : Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. kondisi vulva Kerusakan . Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan. Ukur pengeluaran harian Rasional : Jumlah cairan ditentukan dari jumlah kebutuhan harian ditambah dengan jumlah cairan yang hilang pervaginal d. Lakukan pendidikan kesehatan teknik distraksi R : Adaptasi terhadap nyeri merupakan teknik yang dapat menurunkan nyeri disamping kecemasan 3. : Meningkatkan koping klien dalam melakukan guidance mengatasi nyeri Kolaborasi pemberian analgetika Rasional : Mengurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesifik d. Terangkan nyeri yang diderita klien dan penyebabnya Rasional c. b.RENCANA KEPERAWATAN : 1. maka Tidak terjadi devisit volume cairan. Anjurkan klien memenuhi kebutuhan cairan Rasional : Motivasi untuk memenuhi kebutuhan cairan 2. Intervensi : a. Kaji kondisi nyeri yang dialami klien Rasional : Pengukuran nilai ambang nyeri dapat dilakukan dengan skala maupun deskripsi. Intervensi : a. seimbang antara intake dan output baik jumlah maupun kualitas.

Kaji kondisi keluaran/dischart yang keluar . Adanya warna yang lebih gelap disertai bau tidak enak mungkin merupakan tanda infeksi b. Terangkan pada klien pentingnya perawatan vulva selama masa perdarahan Rasional : Infeksi dapat timbul akibat kurangnya kebersihan genital yang lebih luar c.Setelah dilakukan tindakan keperawtan. Terangkan pada klien cara mengidentifikasi tanda inveksi Rasional : Berbagai manivestasi klinik dapat menjadi tanda nonspesifik infeksi. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan. : Kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan penurunan penialaian objektif klien tentang penyakit Bantu klien mengidentifikasi penyebab kecemasan klien dan keluarga terhadap . klien tidak merasa cemas. jumlah. Kaji tingkat pengetahuan/persepsi penyakit Rasional : Ketidaktahuan dapat menjadi dasar peningkatan rasa cemas b. senggama dalam kondisi perdarahan dapat memperburuk kondisi system reproduksi ibu dan sekaligus meningkatkan resiko infeksi pada pasangan. Lakukan perawatan vulva Rasional :Inkubasi kuman pada area genital yang relatif cepat dapat menyebabkan infeksi. warna. d. demam dan peningkatan rasa nyeri mungkin merupakan gejala infeksi e. diharapkan tidak terjadi infeksi selama perdarahan berlangsung Intervensi : a. dan bau Rasional : Perubahan yang terjadi pada dishart dikaji setiap saat dischart keluar. 4. pengetahuan klien dan keluarga terhadap penyakit meningkat Intervensi : a. Anjurkan pada suami untuk tidak melakukan hubungan senggama selama masa perdarahan Rasional : Pengertian pada keluarga sangat penting artinya untuk kebaikan ibu. Kaji derajat kecemasan yang dialami klien Rasional c.

untuk mengurangi kecemasan klien dan keluarga.Rasional : Pelibatan klien secara aktif dalam tindakan keperawatan merupakan support yang mungkin berguna bagi klien dan meningkatkan kesadaran diri klien d. . : Peningkatan nilai objektif terhadap masalah berkontibusi menurunkan kecemasan Terangkan hal-hal seputar aborsi yang perlu diketahui oleh klien dan keluarga Rasional : Konseling bagi klien sangat diperlukan bagi klien untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun support system keluarga. Asistensi klien menentukan tujuan perawatan bersama Rasional e.

k 20 cc keluar. menyatakan mengerti tidak Klien mengangguk dapat mengecek perdarahan tiap memperhaikan perdarahan yang terjadi hari.45 Implementasi Respon Mengukur jumlah cairan yang Vol darah l.10 Implementasi Mengajarkan pada ibu untuk Menyatakan Respon ia telah berusaha klien klien banyak bergerak/aktivitas untuk Klien mengangguk. warna keluar Menerangkan pengeluaran cairan berlebihan merah segar bahaya Menyatakan takut dengan perdarahan.IMPLEMENTASI & EVALUASI Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Waktu 09. kondisi vulva lembab Waktu 10. 55 Implementasi Menilai derajad nyeri Menerangkan penyebab nyeri Menganjurkan Menganjurkan hebat Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. menyatakan akan berobat bila nheri bertambah memperhatikan kondisi tubuhnya Respon Nyeri seperti ditekan pada bagian bawah perut Klien diam. mengukur Menyatakan mengerti cara pengukuran cairan cukup Menyatakan akan berusaha banyak minum 1200 cc. dan menanyakan cara agar perdarahan berhenti Melakukan penghitungan intake Intake harian + dan output Mengajarkan Menganjurkan cara klien kebutuhan cairan sederhana banyak minum dan makan 1400 cc. menerangkan hal-hal yang dan dapat menyebutkan tanda infeksi harus diperhatikan dalam mengkaji tanda infeksi pada . Output + Mengajarkan cara menentukan Menyatakan akan minum air tambahan jumlah minum yang diperlukan 2 gelas tiap hari selama perdarahan Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringgan intrauterine Waktu 09.

30 Implementasi Respon Menerangkan bahwa ibu saat Mengulang pernyataan bahwa dirinya ini hamil dan mengalami hamil. perdarahan berbau atau keluar nanah Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Waktu 10. keguguran Menerangkan agar ibu banyak Menyatakan ia akan banyak istirahat istirahat Menerangkan perdarahan yang terjadi Menganjurkan ibu untuk tidak mengangguk melakukan hubungan seksual .vagina Menganjurkan ibu untuk Menganggguk dan menyatakan sanggup membersihkan kemaluan teratur Menganjurkan pada ibu untuk Menyatakan akan ke RS dua minggu segera berobat bila ada tanda lagi atau bila perlu demam.

menyatakan akan Respon Nyeri seperti ditekan pada bagian bawah perut Klien diam. Menganjurkan klien cukup banyak Menyatakan jumlah minum yang diperlukan 2 gelas tiap hari selama perdarahan Gangguan rasa nyaman : Nyeri berhubungan dengan Kerusakan jaringgan intrauterine Waktu 09. kondisi vulcva lembab Waktu 10. 55 Implementasi Menilai derajad nyeri Menerangkan penyebab nyeri Menganjurkan Menganjurkan hebat klien klien banyak bergerak/aktivitas untuk memperhatikan kondisi tubuhnya berrobat bila nheri bertambah Klien mengangguk. mengukur Menyatakan mengerti cara pengukuran cairan akan berusaha banyak minum menentukan Menyatakan akan minum air tambahan 1200 cc.k 20 cc keluar.IMPLEMENTASI & EVALUASI Devisit Volume Cairan berhubungan dengan Perdarahan Waktu 09.45 Implementasi Respon Mengukur jumlah cairan yang Vol darah l.10 Implementasi Mengajarkan pada ibu untuk Menyatakan Respon ia telah berusaha dapat mengecek perdarahan tiap memperhaikan perdarahan yang terjadi hari. menerangkan hal-hal yang Dan dapat menyebutkan tanda infeksi harus diperhatikan dalam mengkaji tanda infeksi pada . menyatakan mengerti tidak Klien mengangguk Resiko tinggi Infeksi berhubungan dengan perdarahan. warna merah keluar cairan berlebihan segar dan menanyakan cara agar perdarahan berhenti Melakukan penghitungan intake Intake harian + dan output Mengajarkan cara kebutuhan cairan sederhana minum dan makan Mengajarkan cara 1400 cc. Output + Menerangkan bahaya pengeluaran Menyatakan takut dengan perdarahan.

30 Implementasi Respon Menerangkan bahwa ibu saat ini Mengulang pernyataan bahwa dirinya hamil dan mengalami keguguran istirahat Menerangkan perdarahan yang terjadi Menganjurkan ibu untuk tidak mengangguk melakukan hubungan seksual hamil Menerangkan agar ibu banyak Menyatakan ia akan banyak istirahat . perdarahan berbau atau keluar nanah Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan Waktu 10.vagina Menganjurkan ibu untuk Menganggguk dan menyatakan sanggup membersihkan kemaluan teratur Menganjurkan pada ibu untuk Menyatakan akan ke RS dua minggu lagi segera berobat bila ada tanda atau bila perlu demam.

keluarnya lendir dalam jumlah yang relatif banyak Berbagai jenis kuman. streptococcus. Gejala yang timbul: gatal. 15 menit Pelaksana : SUBHAN. 1. kemandulan Waktu 2 menit 3 menit Metode Ceramah s. Tujuan Umum Tujuan Khusus Pembukaan Materi Pengertian keputihan : Keputiahn adalah infeksi oleh kuman/jamur pada daerah kemaluan wanita. terasa lembab. atau candida. E. Staphilococcus. Trochomonas dll. Bahaya bila keputihan tidak segera diobati : infeksi berat dan sistemik. Umpan balik Masyarakat mengetahui Pendahuluan penyakit keputihan dan Masyarakat mengetahui : cara pencegahan serta P pengobatannya engertian Keputihan enyebab Keputihan P 3 menit sda 5 menit 5 menit sda sda ahaya Keputihan B - C ara pencegahan Keputihan Cara untuk mencegah keputihan : Menjaga kebersihan vulva : -Membersihkan vulva dengan irigasi air hangat dua kali sehari -Mengeringkan dengan hair drier -menggunakan cream antibacterial 2X/hari -berobat -Pasangan menggunakan kondom Cara pengobatan keputihan 3 menit C sda .d.a Evaluasi Pertanyaan balik. Colly.SATUAN ACARA PENYULUHAN Tema Waktu : Keputihan : Tanggal 2 April 2001. panas. (PSIK FK Unair) Sasaran : Pasien dan keluarga Tempat : Ruang Tunggu Poli Kebidanan (10a) No.jamur penyebab keputihan : Clamydia.

ara pengobatan keputihan .