Anda di halaman 1dari 1

LEARNING TASK Tgl, 18 Maret 2013 Komprehensif Kasus I Seorang wanita (27 tahun) di bawa oleh keluarganya ke RSJ

karena melakukan percobaan bunuh diri di rumahnya. Ketika di ajak berkomunikasi di Ruang IRD pasien gelisah dan mengucapkan kata-kata kasar. Pasien mengatakan malas bicara dengan orang lain, merasa putus asa dan ingin mengakhiri hidupnya. Keluarga mengatakan pasien mencoba bunuh diri karena di tinggalkan menikah oleh tunangannya. 1. Identifikasi tentang masalah keperawatan yang dialami oleh pasien ! 2. Rencana Tindakan keperawatan apa yang bisa di lakukan oleh perawat ! 3. Jelaskan tentang strategi yang bisa dilakukan dari rencana tindakan keperawatan tersebut ! Kasus II Seorang laki-laki (45 tahun), 3 hari yang lalu di antarkan oleh tetangganya ke RSJ karena mengamuk di rumah. Berdasarkan hasil pengkajian pasien sudah 5x masuk rumah sakit jiwa dengan keluhan yang sama. Pasien merasa sudah meninggal dan dilahirkan kembali menjadi tanaman padi yang sudah berubah menjadi beras. Pasien mengatakan sangat sedih, putus asa dan malu karena tidak pernah mendapatkan pekerjaan, tetapi pasien merasa bangga dilahirkan kembali menjadi beras yang bisa berguna untuk orang lain. Pembicaraan lambat, inkoheren, konfabulasi, kontak mata kurang, Afek labil, tangensial, depersonalisasi, penampilan tampak lusuh dan kotor, tidak mau mandi, daya tilik diri (-). Keluarga mengatakan sudah berusaha mengajak pasien berobat baik ke RSJ maupun ke orang pintar tetapi belum sembuh sehingga keluarga merasa tidak berdaya dan pasrah dengan kondisi pasien. Terapi yang diberikan : CPZ 3 x 100 mg, HDL 2 x 1,5 mg, TXP 2 x 1,5 mg dan ECT dengan program 3 X ECT 1. Identifikasi masalah keperawatan yang muncul pada kasus II ! 2. Buatlah pohon masalah ! 3. Buat rencana tindakan (stategi pelaksanaan/SP) diagnosis keperawatan prioritas ! 4. Terapi modalitas apa yang bisa dilakukan untuk menurunkan gejala yang timbul ! 5. Jelaskan tentang tujuan pemberian, cara kerja serta efek samping dari masingmasing obat tersebut !