PT.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section

BAB I

PENGERTIAN ISTILAH-ISTILAH

PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section

1. Pencegahan adalah :
Tindakan atau upaya yg dilaksanakan dalam hal mencegah dan upaya tidak terjadi kebakaran.

2. Penanggulangan kebakaran adalah :
Segala daya upaya untuk mencegah dan memberantas kebakaran.

PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section

3. Regu kebakaran adalah :
Organisasi dalam suatu tempat kerja yang bertugas menangani masalah penanggulangan kebakaran.

4. Petugas penanggulangan kebakaran. adalah :
Orang yang bertanggung jawab menanggulangi kebakaran selain dari tugas pokoknya.

PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section

5. APAR = Alat Pemadam Api Ringan. adalah :
Alat pemadam api yang ringan serta mudah difungsikan oleh satu orang untuk memadamkan api pada mulai terjadi kebakaran.

6. Hydrant adalah :
Instalasi jaringan pipa air untuk memadamkan kebakaran, yang terjadi dari sumber penyediaan air, system pompa dan peralatannya.

. Kebakaran adalah : Api / reaksi pembakaran yg tidak terkendali dan menimbulkan kerugian. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 7.PT.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section BAB II UNSUR TERJADINYA API .PT.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Definisi api adalah Zat pijar yang menyala. 3. Unsur-unsurnya = 1. Panas Benda Udara Api P Simbol = Segitiga api B U Fire Triangle of Combustion.PT. 2. .

Konduksi 3. Radiasi 2. Direct Burning .PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Perpindahan panas ada 4 cara : 1. Konveksi 4.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Berdasarkan bentuknya benda yang terbakar dibagi 3 golongan. 2. Benda Cair. 3. yaitu : 1. Benda Padat. Benda Gas .PT.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Sumber Panas yang dapat menghasilkan api : 1. Api Terbuka (Open Flame) 2. Electric .PT. Energy Mekanik 4. Sinar Matahari 3.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Berdasarkan suhu penyalaan Benda dibagi 2 kelompok besar yaitu : 1. . Benda sukar terbakar. Benda mudah terbakar 2.PT.

PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section BAB III KLASIFIKASI KEBAKARAN .

. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Klasifikasi Kebakaran adalah : Penggolongan atau pembagian atas kebakaran pada jenis-jenis benda atau bahan yg terbakar.PT.

Klas C = Api yg berasal dari kebakaran yg akibat listrik hidup terlibat. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Klasifikasi Kebakaran menurut NFPA ( National Fire Protection Association ) Dikenal sebagai klasifikasi kebakaran Amerika didarat Klas A = Api yg berasal dari kebakaran benda-benda pada kecuali logam. .PT. Klas D = Api yg berasal dari kebakaran benda-benda dari bahan logam. Klas B = Api yg berasal dari kebakaran bahan-bahan cair atau gas.

PER04/MEN/1980 TGL 14 April 1980 tentang syarat-syarat pemasangan dan pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) .NFPA sesuai dgn peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Simbol : Indonesia telah memberlakukan KK.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section BAB IV MEDIA PEMADAMAN MODERN .PT.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 1. CO2 3.PT. Foam / busa   Diluar ruangan atau ruangan besar dan luas. Didalam ruangan. Untuk memadamkan bahan-bahan cairan sepert: Bensin. Minyak tanah dll . Thiner. Dry Chemical Powder  2. APAR (Alat Pemadam Api Ringan) Jenis-jenis APAR yaitu : 1.

PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section CARA MENGGUNAKAN APAR .

Slang pemancar disapu ke titik api dan jangan dikredit. . Jenis Dry Chemical Powder dan CO2 1. 6. Pemadaman selesai. 4. 5. Segel dicabut Pen ditarik.PT. Pegang slang pemancar Bawa dan arahkan slang pemancar ke titik api. 3. Jenis APAR yang telah dipakai jangan kembali ketempatnya. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 1. 7. 2.

pen ditarik Tabung APAR dibalik. Pemadaman selesai. Shooting pada dinding dalam wadah yg terbakar. 2. Segel dicabut. Langkah kaki bergerak membentuk setengah lingkaran dari wadah yg terbakar. 5. 3. Perhatikan arah angin . 6. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 2. APAR yang sudah kosong diisi kembali. Jenis FOAM ( kapasitas : 9 liter ) 1. Pemadaman. 4.PT.

Tabung harus dalam keadaan baik ( tidak berkarat ). PER. Belum lewat masa batas waktu. 2. Warna tabung harus mudah dilihat. Dilengkapi dgn etiket petunjuk cara-cara penggunaan alat tersebut Segel harus dalam keadaan utuh. Peraturan Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi No. 6.PT. 7. 1. 5. Untuk semua jenis APAR dikemas dalam bentuk tabung harus memenuhi syarat : 1.04/MEN/1980 tanggal 14 April 1980. Bahan baku pemadaman selalu dalam keadaan baik. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section PERSYARATAN TEKNIS Ref. 3. . Slang pemancar harus baik dan tidak tersumbat. 4.

Setiap APAR harus dipasang menggantung pada dinding dengan penguatan sengkang atau dalam lemari kaca dan dapat dipergunakan dengan mudah pada saat diperlukan. 4. Pemasangan APAR harus disesuaikan dengan jenis dan penggolongan kebakaran. diambil serta dilengkapi dgn pemberian tanda pemasangan. 3. dicapai.PT.2 meter dari permukaan lantai terkecuali untuk jenis CO2. Setiap APAR harus dipasang pada posisi yg mudah dilihat. Pemasangan ditata sedemikian rupa sehingga bagian paling atas berada pada ketinggian 1. . penempatannya minimum 15 cm dari permukaan lantai. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 2. 2. Pemasangan dan penempatan harus memenuhi syarat : 1.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 3. Bentuk Kotak Warna merah 2. Bentuk Kotak Merah Putih .PT. Bentuk Kotak Warna merah Dasar putih 3. Tanda Tempat pemasangan APAR 1.

Kelas II = Hydrant dengan diameter 1. Kelas I = Hydrant dengan diameter slang 2. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 2.PT. Hydrant Hydrant gedung terbagi atas 3 kelas ( NFPA ) 1. 2.5” dan pengoperasiannya bagi penghuni gedung yang sudah terlatih. Kelas III = Hydrant gabungan antara kelas I dan II. 3.5” yang belum terlatih. .

Menambah air. Menutup air. 4. 5. 3. . Minta air. 2. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Sandi-sandi pemadam kebakaran (Hydrant) = 1. Selesai pemadaman.PT. Mengurangi air.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section BAB V TEHNIK PEMADAMAN .PT.

api akan melunak dan padam. . misalnya : 1. Bila bahan bakar habis api akan surut Bila panas menurun api akan padam Bila sudah mendapatkan oksigen. 2. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Usaha penghilangan salah satu dari unsur api. akan berakibat berhentinya proses pembakaran.PT. 3. Prinsip pemadaman : Merusak keseimbangn campuran antara ketiga unsur terjadinya api.

Cooling ( Pendinginan ) Starvation. Smothering (Menutupi / menyelimuti). Emulsification (Pengumpulan) Pelarutan Memutuskan rantai reaksi pembakaran.PT. . 3. 5. 2. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Tehnik Pemadaman 1. 6. 4.

Dipadamkan dgn APAR jenis CO2 3. 2. Menggunakan karung basah. Disiram dengan air. Misalnya : 1. APAR jenis busa 2. . Ditimbuni dgn pohon-pohon berair. 2. Smothering Memutuskan hubungan udara dgn benda yang terbakar.PT. Misalnya : 1. Cooling Menurunkan panas sampai benda yang terbakar mencapai suhu dibawah titik nyala. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 1.

Misalnya : 1. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 3.PT. Emulsification Misalnya : Memadamkan api dari kebakaran plastik . 4. . Starvation Mengurangi jumlah bahan-bahan yang terbakar. menggunakan air. Memisahkan / menjauhkan benda yg terbakar.

PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 5. Misalnya : Memadamkan api dari kebakaran alcohol. Misalnya : APAR jenis Dry Chemical Powder. . Menggunakan APAR dimana pd saat pemadaman berlangsung. 6. Pelarutan. partikel-partikel media pemadaman (APAR) yang dipakai dapat menyerap api secara kimiawi atau secara mekanis. Memutuskan rantai reaksi pembakaran. menggunakan air.

APAR jenis busa 2. Dipadamkan dgn APAR jenis CO2 3. Menggunakan karung basah. 2.PT. 2. Disiram dengan air. Smothering Memutuskan hubungan udara dgn benda yang terbakar. Misalnya : 1. . Cooling Menurunkan panas sampai benda yang terbakar mencapai suhu dibawah titik nyala. Ditimbuni dgn pohon-pohon berair. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 1. Misalnya : 1.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section BAB VI JUKLAK PEMADAMAN DAN EVAKUASI.PT. .

STRUKTUR POSKO PENYELAMAT LOGISTIK PENGAMAN Penyelamat Personil Penyelamat Materil Penyelamat Dokumentasi Pen gaa LALIN Penyidik Pemadam Api Daerah Aman Perlindungan dan Penyimpanan .

PANDUAN TUGAS POSKO ( Pos Komando ) Memberikan perintah kepada semua team bagaimana menangani musibah kebakaran dan membuat keputusan sehubungan dengan kejadian tersebut.PT. . SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section 2.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Regu Keselamatan Mengkoordinasikan semua tugas-tugas berfokus bagaimana menyelamatkan orang. b. mengamankan barang dan dokumen-dokumen milik perusahaan.PT. Keselamatan Orang / Petugas P3K : Membantu dalam pertolongan pertama kepada karyawan yg terkena musibah berkaitan dgn insiden kebakaran. . a. Keamanan barang-barang : Menyelamatkan seluruh harta perusahaan kelokasi aman.

Keamanan dokumen : Menyelamatkan dokumen milik perusahaan kelokasi aman terutama dokumen yang penting.PT. . SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section c.

PT. a. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Regu Keamanan. . Pemadaman api : Berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api jangan sampai menjalar kesekitar lokasi gedung. dan barang-barang dan kendaraan serta mencari sebab dari musibah kebakaran. Mengkoordinasikan tugas-tugas yang berkonsentrasi kepada bagian pemadaman api. mengatur arus lalu lintas orang .

PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section b. terutama awal kedatang an Mobil Unit PMK. barang dan dokumen : Berhak menegur orang yang mencurigakan yang keluar masuk diperusahaan dan mengatur lalu lintas . Penyidik : Berkemampuan untuk memperoleh data. Pengaturan orang. bukti-bukti penyebab musibah kebakaran ditempat kejadian dan mengambil photonya ( gambar ) . c.

terutama Team Tanggap Darurat. Komunikasi didalam lokasi : Menginformasikan kepada seluruh karyawan. pemadaman listrik dan pengaturan karyawan atau evakuasi. Mengkoordinasikan kegiatan yang berhubungan dengan komunikasi pengamanan. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Regu Persediaan. a. .PT.

Koramil. Penggerak Evakuasi : Mengatur orang-orang / karyawan untuk keluar dari lokasi kebakaran dan langsung kelokasi yang aman. Polsek. c. . d. Komunikasi keluar lokasi : Menginformasikan kepada PMK MM2100. Pemadaman listrik : Menolong atau mematikan arus aliran listrik dari lokasi kebakaran ketempat lain bekerja sama dengan bagian Maintenance Electric. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section b. Rumah Sakit terdekat ( bila dibutuhkan ). Periksa jumlah orang atau karyawan.PT.

SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section BAB VII USAHA-USAHA PENANGGULANGAN UMUM BAHAYA KEBAKARAN. .PT.

PT. • Rehabilitative. . SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section • Tindakan Preventive • Tindakan Represive.

5. 4. Pengadaan sarana dan pemeliharaan APK.PT. 2. 6. . 3. Pengadaan sarana pengindra kebakaran. Pengawasan terhadap bahan-bahan mudah terbakar. Membuat prosedur pelaksanaan evakuasi kebakaran. Pengadaan sarana penyelamatan (EVAKUASI). 7. Mengadakan latihan berkala. Pengawasan peralatan yang dapat menimbulkan api. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section PENCEGAHAN 1.

Memberitahukan kepada pihak terkait. 3. . Menggunakan alat-alat penunjang. Mencegah meluasnya kebakaran. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section TERJADI KEBAKARAN 1. Memberitahukan kepada seluruh karyawan. Pengamanan daerah kebakaran dan daerah bahaya kebakaran.PT. Melaksanakan Evakuasi menuju daerah aman. 2. 6. 5. 7. Menggunakan APK (alat Pemadam Kebakaran). 4.

PT. Melakukan pendataan Menganalisa sebab terjadinya kebakaran. 3. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section SETELAH TERJADI 1. Memperbaiki bangunan yang rusak akibat kebakaran. . 2.

(Panjang slang : 30 m) Permintaan membuka air ( Sandi Pemadaman ) Krant dibuka ( diputar kearah kiri ). Gelar selang pemadaman sampai mendekati titik api. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Cara Menggunakan Hydrant Box • • • Buka pintu box. • • • • . Air bertekanan keluar lancar sesuai kebutuhan ( Pemadaman ). Pastikan jalur slang jangan sampai bengkok patah. Ambil pemancar (sambung).PT.

Tutup kembali tutup hydrant. 8. Kunci Hydrant. TUTUP 7. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section Cara Menggunakan Hydrant Pilar 1.PT. 4. . 9. Air bertekanan keluar sesuai kebutuhan. Bila air bertekanan cukup dalam penggunaan. 5. 6. Krant induk diputar kembali ( posisi “ STOP „ ) Kunci hydrant di pindahkan ke krant kiri atau kanan lalu putar ( posisi “ STOP “ ). Buka tutup hydrant (kiri atau kanan) sesuai yang diinginkan. Pindahkan kunci hydrant kekrant induk dan putar sesuai kebutuhan. 3. Masukan kunci hydrant ke krant kiri atau kanan dan putar posisi “ ON “. 2.

PT. SUMITOMO ELECTRIC WINTEC INDONESIA Training Section SELESAI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful