P. 1
p2 = 4

p2 = 4

|Views: 3|Likes:
Dipublikasikan oleh Iyounks Lee
Maternitas
Maternitas

More info:

Published by: Iyounks Lee on Apr 21, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2014

pdf

text

original

Faktor yang mempengaruhi persalinan

by: Setyaningsih

Faktor yang mempengaruhi persalinan:
• • • • • • Passenger Powers Passageway Position Psyche Provider

PASSENGER (FETUS)
• Dipengaruhi oleh:
• Besar janin • Jumlah janin • Posisi janin

• Pengaruh faktor mekanik
• Kepala janin • Hubungan kepala-panggul • Gerakan janin

Kepala janin (pengaruh mekanik)
• Tulang: kepala merupakan bagian terbesar dari tubuh janin, kokoh, strukturnya tidak mudah berubah, sehingga dianggap komponen yang paling bermakna dalam prospektif obstetric. • Sutura & Fontanela: diantara tulangtulang kepala janin terdapat membran yang disebut sutura dan fontanela adalah tempat pertemuan antara sutura-sutura..

• Penunjuk : kepala terbagi menjadi beberapa area 1) depan: kening 2) Vertex (puncak) kepala yang terletak antara 2 fontanela 3) Bagian belakang: pada tulang occipitalis • Diameter: selama persalinan diperlukan diameter kepala janin yang terkecil melalui tulang panggul ibu. . Diameter yang melalui pelvis tergantung dari habitus janin.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Hubungan kepala-panggul • Situs : kedudukan sumbu panjang janin terhadap sumbu panjang ibu (terbanyak situs bujur) • Habitus: hubungan bagian-bagian tubuh janin yang satu terhadap yang lain. . Terutama keadaan fleksi atau defleksi.

gunakan singkatan yang standar . Fetal Position: letak salah satu bagian janin tertentu (biasa disebut denominator) terhadap dinding perut ibu atau jalan lahir 1. kanan & kiri belakang) 3. Tentukan denominator janin 2. Posisi janin ditentukan dengan VT. Hubunkan dengan panggul ibu yang terbagi menjadi 4 kuadran (kanan & kiri depan. Terbanyak adalah presentasi kepala.• • Fetal Presentation: bagian tubuh janin yang berada paling depan (bawah) yang masuk kedalam panggul.

os parietal sama tinggi • Asinklitismus: keadaan dimana os parietal di dalam rongga panggul tidak sama tinggi.• Sinklitismus: keadaan dimana sutura sagitalis berada di tengah antara simfisis pubis dengan sakrum. Sutura sagitalis lebih mendekati sakrum (posterior) atau mendekati simfisis (anterior) .

• Serangkaian adaptasi janin yang membuat gerakan-gerakan melalui panggul ibu selama proses persalinan berlangsung. • Dipengaruhi oleh ukuran dan posisi janin. kekuatan kontraksi. keadaan pelvis dan posisi ibu.Cardinal Movements: • Disebut juga the “mechanisms of labor”. .

7. 2. 3. 5.• 8 Cardinal Movements: (in an anterior occiput position) 1. 4. Engagement Descent Flexion Internal rotation Extension Restitution External rotation of the shoulders Expulsion . 8. 6.

.

.

.

.

.

.

PASSAGEWAY • Bagian keras adalah panggul yang terdiri dari beberapa tulang terbagi dalam inlet (the pelvic brim). • Pelvis major: bagian panggul yang terletak di atas linea terminalis • Pelvis minor: bagian panggul yang terletak di bawah linea terminalis (rongga panggul) • Bentuk panggul menentukan proses persalinan • Bagian lunak meliputi serviks. vagina dan perineum . and outlet. midpelvis.

.

.

.

.

• Dipengaruhi oleh: • Kekuatan kontraksi uterus • Nutrisi dan cairan • Istirahat/kelelahan • Primary forces: kontraksi uterus yang adekuat.POWERS • Kekuatan yang mendorong janin keluar dari uterus. berpengaruh terhadap penipisan dan pembukaan serviks • Secondary forces: menggunakan otot abdominal untuk mendorong janin pada kala 2 .

• Kontraksi uterus (his) yang adekuat mempunyai karakteristik: • Dominasi kekuatan pada fundus uteri • Kekuatan his secara bergelombang turun ke serviks • Mempunyai intensitas dan durasi yang berpengaruh terhadap penipisan dan pembukaan leher rahim • Ada fase relaksasi .

Contractions .

.

Menimbulkan effacement & dilatation cervix uteri 2. Memfasilitasi separation & expulsion dari placenta. 4. Mengendalikan perdarahan pasca pesalinan dengan menekan (menjepit) pembuluh darah . Memfasilitasi descent & rotation dari janin ketika melalui passageway 3.FUNGSI KONTRAKSI UTERUS (HIS) 1.

Effacement & dilatation • Effacement adalah menipisnya atau memendeknya cervix uteri • Dilatation yaitu membukanya cervix secara perlahan • Dilatation dikaji dengan vaginal examination. dan dicatat dalam sentimeter dari 0-10 cm. .

.

.

.

.

• Kekuatan ini terjadi pada kala I persalinan (setelah pembukaan lengkap) • Maternal pushing (kekuatan mendorong atau meneran ibu) • Pada stadium pengeluaran. .• Abdominal Force yaitu kekuatan terakhir pada pesalinan dan kelahiran. karakter his berubah dan beberapa wanita mengatakan terjadi keinginan meneran yang tak bisa dikendaalikan.

POSITION • Posisi yang umum pada saat melahirkan adalah lithotomy position. • Pembatasan pergerakan pada ibu bersalin berdasarkan hasil pemantauan kesejahteraan janin • menggunakan infus. penggunaan epidural anaestesia .

jongkok. berbaring miring memberi manfaat mengurangi trauma perineum dan menurunkan kasus persalinan lama .Positioning • Berbaring terlentang memudahkan bagi perawat • Berlutut.

PSYCHOLOGY OF BIRTH • Kemajuan persalinan seringkali dihambat oleh perasaan takut dan cemas dari ibu • Norepinephrine dan epinephrine merangsang alpha and beta receptors pada myometrium and mempengaruhi irama alami dari persalinan • Kecemasan dapat meningkatkan persepsi sakit sehingga pasien memerlukan analgesik atau anaestesi .

Psychological Response • • • • • • • • Informasi Dukungan Rasa percaya diri Kepercayaan kepada penolong Reaksi positif terhadap kehamilan Pengambilan keputusan Persiapan menjelang persalinan Pengaruh budaya .

Providers/Support Persons • • • • Kesabaran Konsistensi Keterampilan Keadaan psikologis .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->