Anda di halaman 1dari 7

Buku Pegangan Mahasiswa

PANDUAN KERJA
KETERAMPILAN TEKNIK CUCI TANGAN

Diberikan pada Mahasiswa Semester Awal Tahun Akademik 2006-2007

Tim Penyusun
dr. Baedah Madjid, Sp.MK dr. Firdaus

BLOK DASAR DIAGNOSTIK DAN TERAPI


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN 2010

Buku Pegangan Mahasiswa

KETERAMPILAN
TEKNIK CUCI TANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa harus sudah mampu melakukan cuci tangan rutin.

TARGET PEMBELAJARAN
Setelah melakukan latihan keterampilan ini, mahasiswa harus sudah mampu melakukan cuci tangan biasa dan cuci tangan asepsis dengan benar

PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN


air mengalir sabun cair larutan antiseprik lap tangan atau tissue

Sistem Dasar Diagnostik dan Terapi

Buku Pegangan Mahasiswa

CUCI TANGAN
Cuci tangan didefinisikan sebagai: proses membuang kotoran dan debu secara mekanis dari kulit kedua belah tangan dengan memakai sabun dan air. Kesehatan dan kebersihan tangan secara bermakna mengurangi jumlah mik-roorganisme penyebab penyakit pada kedua tangan dan lengan dengan demikian dapat meminimalisasi kontaminasi silang (misalnya dari petugas kesehatan ke pasien). Dari sudut pandang pencegahan infeksi, praktik kesehatan dan kebersihan tangan (cuci tangan rutin dan cuci tangan bedah) dimaksudkan untuk mencegah infeksi yang ditularkan menghambat atau membunuh melalui tangan, dengan menyingkirkan kotoran dan debu serta

mikroorganisme pada kulit. Dengan cuci tangan dapat dihilangkan bukan saja sebagian besar organisme yang ditularkan melalui kontak dengan pasien dan lingkungan, tetapi juga sebagian organisme yang hidup pada lapisan-lapisan kulit yang lebih dalam. Selain memahami pedoman dan anjuran kesehatan dan kebersihan tangan, petugas kesehatan juga harus memahami tujuan, dan khususnya keterbatasan penggunaan sarung tangan. Tujuan pelatihan cuci tangan adalah mendidik mahasiswa Fak. Kedokteran tentang : Pentingnya kesehatan dan kebersihan tangan, bagaimana melakukan langkah-langkh cuci tangan dan menggosok tangan dengan benar; dan Bukti yang mendukung langkah ini dalam mengurangi penularan sehingga mengurangi frekuensi penularan infeksi pada pasien. Cuci tangan bukan hanya harus dilakukan oleh petugas kesehatan, tetapi juga oleh semua orang. Dengan cuci tangan, penyebaran infeksi yang bisa ditularkan dari kedua belah tangan dapat dikurangi. Cuci tangan rutin bisa dilakukan oleh setiap orang, yaitu dengan mencuci kedua belah tangan dengan sabun dan air bersih setelah ke toilet, menggendong bayi, atau mengganti pakaian bayi yang kotor, atau melakukan tugas lainnya (membersihkan sayur-sayuran, daging segar atau ikan), yaitu pekerjaan yang potensial dapat menyebabkan kontaminasi kedua belah tangan. Cuci tangan rutin dapat mengurangi sekitar 45% kejadian penyakit diare, sehinggga dapat menyelamatkan nyawa sejuta anak setiap tahun. mikroorganisme

Sistem Dasar Diagnostik dan Terapi

Buku Pegangan Mahasiswa

INDIKASI
1. Indikasi cuci tangan rutin: Sebelum memulai pekerjaan rutin dan sebelum pulang ke rumah. Sebelum melakukan pemeriksaan pada seorang penderita Setelah s elesai melakukan pemeriksaan pada seorang penderita Waktu keluar dari kamar kecil Sebelum memakai sarung tangan Setelah melepas sarung tangan

2. Indikasi cuci tangan asepsis: Sebelum melakukan tindakan invasif Bila ada kemungkinan tangan terkontaminasi Pada keadaan dimana tangan telah terkontaminasi

Sistem Dasar Diagnostik dan Terapi

Buku Pegangan Mahasiswa

PENUNTUN PEMBELAJARAN
TEKNIK CUCI TANGAN
(digunakan oleh Peserta) Beri nilai untuk setiap langkah klinik dengan menggunakan kriteria sebagai berikut: 1. Perlu perbaikan: langkah-langkah tidak dilakukan dengan benar dan atau tidak sesuai urutannya, atau ada langkah yang tidak dilakukan. 2. Mampu: Langkah-langkah dilakukan dengan benar dan sesuai dengan urutannya, tetapi tidak efisisen 3. Mahir: Langkah-langkah dilakukan dengan benar, sesuai dengan urutan daan efisien. TS Tidak Sesuai: Langkah tidak perlu dilakukan karena tidak sesuai dengan keadaan. PENUNTUN PEMBELAJARAN TEKNIK CUCI TANGAN, PEMBUATAN PREPARAT BASAH, SERTA PEMERIKSAAN MIKROSKOPIK NO. LANGKAH / KEGIATAN KASUS A. CUCI TANGAN BIASA (RUTIN) 1 2 3 1. Lepaskan cincin, arloji, gelang dan lain-lain perhiasan di pergelangan tangan dan jari. Simpan ditempat yang aman. 2. Gulunglah lengan baju sampai sebatas siku. 3. Basahilah tangan dengan air mengalir, lalu kecilkan aliran air. 4. Tuangkanlah kira-kira 3 ml sabun cair, dan ratakan diseluruh tangan. 5. Gosokkanlah kedua telapak tangan 6. Gosokkanlah telapak tangan kanan pada punggung tangan tangan kiri dan sebaliknya silih berganti 7. Gosoklah jari-jari, dengan memasukkan jari-jari tangan kanan disela-sela jari-jari tangan kiri sambil menggosok. Lakukan sebaliknya secara silih berganti.. 8. Gosoklah kedua ibu jari dan area sekitarnya. 9. Bersihkan dan gosokkanlah ujung jari dan kuku jari kedua tangan dengan menggosokkan ujung jari tangan kiri pada telapak tangan kanan.Lakukanlah hal yang sama pada tangan yang lain.. 10. Gosoklah kedua pergelangan tangan silih ber-ganti. 11. Bilaslah kedua tangan dengan air mengalir, mulai dari ujung jari sampai kesiku. Air tidak boleh mengalir ke arah ujung-ujung jari 12. Tutuplah keran tanpa menyentuh dengan tangan yang sudah dicuci, yaitu dengan menggunakan siku, kertas tissue atau lap bersih. 13. Keringkanlah tangan dengan lap bertsih atau tissue

Sistem Dasar Diagnostik dan Terapi

Buku Pegangan Mahasiswa

B. CUCI TANGAN ASEPSIS 1. Lakukan cuci tangan biasa 2. Bilaslah kedua lengan sampai siku dengan air mengalir 3. Tuanglah kira-kira 3 ml antiseptik ke telapak tangan dan sapukan merata pada kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan, jarijari dan sela jari-jari. 4. Keringkan tangan dengan jalan mengangin-anginkan.

Sistem Dasar Diagnostik dan Terapi

Buku Pegangan Mahasiswa

DAFTAR TILIK
DASAR DIAGNOSTIK DAN TERAPI TEKNIK CUCI TANGAN
Petunjuk : Berilah tanda () pada kotak yang sesuai. Nilai :
NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. 1. 2. 0 bila tidak dilakukan 1 bila dilakukan tapi belum memuaskan 2 bila memuaskan LANGKAH/ KEGIATAN Gosok kedua telapak tangan Gosokkan kedua telapak dan punggung tangan Gosok jari-jari dan sela-sela jari. Gosoklah kedua ibu jari dan area sekitarnya. Bersihkan dan menggosok ujung jari dan kuku jari kedua tangan Gosoklah kedua pergelangan tangan Lakukan cuci tangan biasa Sapukan antiseptik merata pada kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan, jari-jari dan sela jari-jari. NILAI

CUCI TANGAN BIASA (RUTIN)

CUCI TANGAN ASEPSIS

Sistem Dasar Diagnostik dan Terapi