GIZI BURUK PADA ANAK DAN ACUTE FLACCID PARALYSIS

RAKA ADITYA 1102009234

Ad Umur : 6 tahun Jenis kelamin: Laki-laki Alamat : Masuk RS : No. Umur : 30 tahun Pendidikan : SMA Pekerjaan : petani Nama Ibu : Ny. CM : Tgl diperiksa: • • • • • • • • Nama Ayah : Bp. Memunah Umur : 25 tahun Pendidikan : SMA Pekerjaan : petani .IDENTITAS • • • • • • • Nama : An.

demam . gelisah. susah makan.Anamnesis (anamnesis/alloanamnesis terhadap: Ibu pasien) • Keluhan utama muntah • Keluhan tambahan mual. lemas.

Pasien juga belum memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi keluhannya saat ini. BAB dan BAK pasien baik tidak ada keluhan. Namun keluarga pasien tidak mengukur berapa suhunya dan hanya mengobatinya dengan kompres. lendir (-). .• Riwayat Penyakit Sekarang pasien datang dengan keluhan muntah sejak 1 hari sebelum masuk Rumah Sakit.muntah diawali dengan rasa mual. Muntah sebanyak 7 kali dalam sehari. Pasien juga mengeluh nafsu makannya menjadi berkurang dan lemas. Selain itu pasientampak gelisah dan mengeluh demam yang dirasakan 5 hari sebelum masuk Rumah Sakit. 1 kali muntah kurang lebih sebanyak setengah aqua gelas kecil. darah (-).

• Riwayat Penyakit Keluarga Dalam keluarga pasien belum pernah ada yang mengalami keluhan seperti yang dialami sekarang . Alergi Obat dan makanan disangkal oleh pasien.• Riwayat Penyakit Dahulu asien mengatakan belum pernah mengalami penyakit seperti ini sebelumnya dan riwayat penyakit ISPA sebelum sakit. Kejang. Asma.

• Riwayat Kelahiran – Persalinan : lahir spontan – Bayi la hir cukup bulan – BBL : 3000 gram – PB : 50 cm – Kelainan Kongenital : (-) • Makanan Kualitas dan kuantitas cukup .

• IMUNISASI BCG Hepatitis B Polio DPT Campak : Saat Lahir : Saat Lahir : Saat Lahir. 2 bulan. 4 bulan ::- .

murmur -. mukosa hidung tidak hiperemis. bunyi nafas dasar vesikuler. Telinga : normotia. whwzing -/-. Leher : kelenjar getah bening tidak teraba membesar. capillary refil < 2 detik – Kulit : turgor kulit normal – . hepar dan lien tidak terapa membesar • Perkusi : timpani • Auskultasi : bising usus + normal – Ekstremitas : akral hangat. rhonki -/-. Hidung : bentuk biasa. skelra tidak ikterik. Mulut : lidah tidak kotor. faring tidak hiperemis. – Thoraks • Inspeksi : pergerkan dinding dada simetris kanan kiri • Palpasi : stem fremitus kanan = kiri • Perkusi : sonor kanan = kiri • Auskultasi : bunyi jantung I-II normal. mata terlihat cekung +. sekret /-.Pemeriksaaan Fisik – – – – – – – – – – – – Keadaan umum : Lemas Berat Badan : 11 kg Panjang Badan : 115 cm Kesadaran : compos mentis Frekuensi Nadi : 90 kali/menit Frekuensi Nafas : 20 kali/menit Suhu : 38 derajat celcius Kepala : normochepali Mata :konjungtiva anemis +. sekret -/-. cavum nasi lapang/lapang. gallop -. tonsil T1-T1 tidak hiperemis. – Abdomen • Inspeksi : perut tampak datar • palpasi : supel. serumen -/-.

Pemeriksaan Neurologis • Refleks Fisiologis – Bisep +/+ – Trisep +/+ • Refleks Patologi – – – – – – – – Babinsky -/Gordon -/Oppenheim -/Chaddock -/Brudzinski I Brudzinki II -/Lasegue -/.> 70 derajat Kernig -/- • Rangsang Meningeal .

Pemeriksaan Penunjang • • • • Darah lengkap Elektrolit Ureum creatinin Urin lengkap .

1 gr/dl 25% 9500/mm3 400000/mm3 62 19 30% 0 0 2% 72 21 5 (13-18 gr/dl) (40-48%) (5000-10000/mm3) (150-140 ribu/mm3) (82-92) (27-31) (32-37%) (0-1) (2-4) (2-4%) (50-70%) (20-40%) (2-8%) .laboratorium Hemoglobin Hematokrit Leukosit Trombosit MCV MCH MCHC Basofil Eosinofil Netrofil batang Netrofil segmen Lymfosit Monosit 8.

5 mmol/L • Kalsium 1 mmol/L • Status gizi Gizi Kurang .Elektrolit • Natrium 137 mmol/L • Kalium 1.

1 kali muntah kurang lebih sebanyak setengah aqua gelas kecil. Muntah sebanyak 7 kali dalam sehari. lendir (-). Namun keluarga pasien tidak mengukur berapa suhunya dan hanya mengobatinya dengan kompres. darah (-). Selain itu pasientampak gelisah dan mengeluh demam yang dirasakan 5 hari sebelum masuk Rumah Sakit. . BAB dan BAK pasien baik tidak ada keluhan. Pasien juga mengeluh nafsu makannya menjadi berkurang dan lemas. Pasien juga belum memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi keluhannya saat ini.• Resume • pasien datang dengan keluhan muntah sejak 1 hari sebelum masuk Rumah Sakit.muntah diawali dengan rasa mual.

mata terlihat cekung +. Inspeksi : perut tampak datar palpasi : supel. cavum nasi lapang/lapang. capillary refil < 2 detik – Kulit : turgor kulit normal . mukosa hidung tidak hiperemis. sekret -/-. rhonki -/-. gallop -. skelra tidak ikterik. Hidung : bentuk biasa. tonsil T1-T1 tidak hiperemis. murmur -. serumen -/. Telinga : normotia.Status generalis – – – – – – – – – Keadaan umum : Lemas Berat Badan : 11 kg Panjang Badan : 115 cm Kesadaran : compos mentis Frekuensi Nadi : 90 kali/menit Frekuensi Nafas : 20 kali/menit Suhu : 38 derajat celcius Kepala : normochepali Mata :konjungtiva anemis +. Mulut : lidah tidak kotor. – Thoraks • • • • Inspeksi : pergerkan dinding dada simetris kanan kiri Palpasi : stem fremitus kanan = kiri Perkusi : sonor kanan = kiri Auskultasi : bunyi jantung I-II normal. bunyi nafas dasar vesikuler. faring tidak hiperemis. hepar dan lien tidak terapa membesar Perkusi : timpani Auskultasi : bising usus + normal – Abdomen • • • • – – – – – Ekstremitas : akral hangat. sekret -/-. Leher : kelenjar getah bening tidak teraba membesar. whwzing -/-.

Pemeriksaan Neurologis • Refleks Fisiologis – Bisep +/+ – Trisep +/+ • Refleks Patologi – – – – – – – – Babinsky -/Gordon -/Oppenheim -/Chaddock -/Brudzinski I Brudzinki II -/Lasegue -/.> 70 derajat Kernig -/- • Rangsang Meningeal .

Diagnosis • Gizi Buruk pada Anak • Acute Flaccid Paralysis .

Penatalaksanaan • UGD – Pro rawat inap – Bed rest – IVFD RL 1650 cc – Diet lunak • Medikamentosa – Ampicillin 4 x 500 mg – Paracetamol syrup 3 x 1 cth – Domperidon 3 x 2 .

– Pentingnya pengetahuan tentang lingkungan sehat.• Rencana edukasi – Pentingnya pengetahuan tentang gizi buruk anak pada orang tua. – Pentingnya pengetahuan tentang makanan sehat untuk anak. • Prognosis – Dubia ad bonam .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful