P. 1
, Tafsir al-Qur’an al-Karim Abdul Halim Hasan

, Tafsir al-Qur’an al-Karim Abdul Halim Hasan

|Views: 617|Likes:
Dipublikasikan oleh Ahmad Yusry
tf
tf

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Ahmad Yusry on Apr 22, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2014

pdf

text

original

Peri hidup Muhammad rasulullah s. a.

w
, Volume 1

Bagian 1 Bagian 2 Bagian 3
15 bagian lainnya tidak diperlihatkan

1 2 5

Zainal Arifin Abbas The enduring mission of Moses : Indonesian Muslim and Christian Representation of a Jewish Prophet

authors

Doeka, F.Y.A.

source

Letteren Proefschriften (2011)

full text

[Full text]

Order a printed copy

publisher

Utrecht University

document type

Dissertation

disciplines

Godgeleerdheid

abstract

This dissertation concentrates discusses the reception and interpretation of Moses among Muslims and Christians in modern Indonesia. The first five chapter are devoted to Muslim interpretations. Much attention is given to the five main Indonesian commentaries on the

Qur’ān, namely Zainal Arifin Abbas' Tasir Al -Quränul (1930s), Hasbi ash-Shidieqqy’s tafsir an-Nuur (from the 1960s), Hamka’s Tafsir al-Azhar (1964-1966), the Departemen Agama RI’s Al-Quraan dan Tafsirnya (early 1970s), and finally Muhammad Quraish Shihab’s Tafsir al-Mishbah (about 2000). Zainal Arifin Abbas (1912-1979) wrote in a time when the North Sumatran economy was booming in the 1920s and also to a lesser degree in the 1930s. The material is divided in the stories of Moses in Egypte and in the desert. A special chapter is devoted to the mysterious figure of Khidr, a teacher of Moses. Much attention is given to the specific interpretation of the five commentators. Also the modern Indonesian conditions are sketched, against the mostly Arab sources for these commentators. We selected for this study as well the two major stories of the prophets, Qisasul Anbiya, one in Malay and one in Javanese. In Malay, the Qisas was printed as lithography in the early 20th century. In Javanese, we focus on the Javanese manuscript edited by Kramadiwirya, published in Betawi in 1859. Both texts received reprints and renewed academic attention during the last decades. Then we give ample attention to the presentation of Moses in modern books for children and especially in illustrated books and comics. Chapter six of this dissertation, we represent and analyze Christian interpretations of the figure of Moses in church hymns, creeds, writings of theologians, but also books for children and comics. Moses is an inspiring but also ambiguous figure in Christianity and Islam. In academic and devotional discussion this Jewish prophet is definitely less prominent than Jesus and Muhammad. But the great Jewish prophet is not fully overshadowed by his successors. The later leaders and prophets as have not annihilated the significance of the figure of Moses as a symbol of faith. Moses is not eclipsed by Muhammad or Jesus. He is still the great founder of Israel’s faith. Attempts to reduce him are extremely unconvincing. In our conclusion we propose a complementary approach for Muslim-Christian dialogue, not concentrating on the figure of Abraham (the so-called Abrahamic religions) and also evading the difficult common figure of Jesus, but concentrating on Moses as an important source of inspiration for both Christians and Muslims.

keywords

Islam, Christianity, Indonesia, Dialogue of religions, Moses, Zainal Arifin Abbas, Qisasul Anbiya, comics

Ahlul Bait dalam Al-Qur'an Al-Karim (Tafsir edisi 18)

Ahlul Bait dalam Al-Qur'an Al-Karim (ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi)

“Sesungguhnya Allah hanya bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai Ahlul Bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al-Ahzab: 33) Penjelasan Beberapa Mufradat Ayat Sesungguhnya hanya, maknanya menunjukkan batasan. Yaitu menetapkan hukum yang disebutkan dan meniadakan yang lainnya. Batasan di sini adalah batasan secara idhafi, yang maknanya sesuatu yang dibatasi tersebut sesuai dengan keadaannya. Seperti halnya firman Allah: “Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan melalaikan.” (Muhammad: 36) Bukan berarti kehidupan dunia hanya itu saja, namun juga bisa menjadi wasilah dalam mengamalkan kebaikan. (lihat Syarah Arba‟in, Ibnu Daqiqil „Ied, hal. 28, dan Tafsir Surat Al-Ahzab oleh Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin t) Allah bermaksud hendak, yang dimaksud di sini adalah kehendak kauniyyah,yang maknanya Allah telah menghendaki hal tersebut secara taqdir. Pendapat ini dikuatkan oleh Ibnu Utsaimin t, namun dalam masalah ini terdapat khilaf. Menghilangkan. Kotoran atau najis, yang dimaksud dalam ayat ini adalah kotoran atau najis secara makna, berupa akhlak dan amalan buruk dan rendah. (Lihat Tafsir Surat Al-Ahzab, Ibnu Utsaimin t) Pada Siapa Ayat ini Diturunkan?

nampak jelas bahwa ayat ini diturunkan berkenaan tentang istri-istri Nabi asn. „Ikrimah. Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan dari Ibnu „Abbas. .” (Al-Ahzab: 30-34) Dari ayat ini. jika kamu bertakwa. Sa‟id bin Jubair. niscaya akan dilipat gandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat. sangat meyakinkan bahwa ayat-ayat ini diturunkan khusus berkenaan tentang para istri Nabi n. Dalam hal ini. „Atha`.Bagi yang memperhatikan konteks ayat-ayat yang terdapat dalam Surat Al-Ahzab ini. Dan yang demikian itu mudah bagi Allah. dan yang lainnya. Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (Sunnah Nabimu). yang dimaksud Ahlul Bait adalah istri Nabi n secara khusus. Hai isteri-isteri Nabi. Perhatikanlah apa yang difirmankan Allah I sebelum dan sesudahnya: “Hai isteri-isteri Nabi. siapa-siapa di antaramu yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata. kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain. memang terjadi perselisihan di kalangan para ulama tentang siapa yang termasuk ke dalam Ahlul Bait dalam ayat ini: Pendapat pertama mengatakan. tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. niscaya Kami memberikan kepadanya pahala dua kali lipat dan Kami sediakan baginya rezki yang mulia. Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui. Dan barangsiapa di antara kamu sekalian (isteri-isteri Nabi) tetap taat pada Allah dan Rasul-Nya dan mengerjakan amal yang shalih. hai Ahlul Bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. sebelum dan sesudah ayat at-tath-hir –pensucian– ini. Sesungguhnya Allah bermak-sud hendak menghilangkan dosa dari kamu. dan ucapkanlah perkataan yang baik. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berke-inginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya. Bahkan pada ayat at-tath-hir itu pun juga berkenaan tentang istri Nabi n. Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat.

(hal ini) merupakan pendapat yang disepakati. Penyebab turunnya suatu ayat termasuk dalam ayat itu. Pendapat ini diriwayatkan dari Abu Sa‟id Al-Khudri. Pendapat terakhir inilah yang paling kuat dan dibenarkan keba-nyakan ahli tahqiq. Datanglah Fathimah dan beliau masukkan pula ke dalamnya.Pendapat kedua mengatakan. berdasarkan pendapat yang shahih. Fathimah. Kemudian beliau membaca firman-Nya: “Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu. Fathimah. seperti Al-Qurthubi. Hasan dan Husain g ke dalam ayat tersebut berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dari „Aisyah x. Mujahid. maka sungguh dia telah mengamalkan sebagian nash dan menelantarkan yang lain. Adapun para istri beliau tercakup dalam ayat ini karena mereka yang dimaksud dalam konteks ayat-ayat ini sebelum dan sesudahnya dan mereka adalah orang-orang yang tinggal di rumah-rumah Rasulullah n. Fathimah dan Hasan serta Husain g secara khusus. Boleh jadi ayat ini hanya berkenaan tentang mereka menurut satu pendapat atau ada yang lain yang masuk bersama mereka.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir. yang dimaksud adalah „Ali bin Abi Thalib. bahwa ayat ini mencakup mereka semua. dan yang lainnya. ia berkata: Nabi n keluar di pagi hari dalam keadaan beliau memakai kain bercorak dari warna hitam. Qatadah. Adapun masuknya „Ali bin Abi Thalib. hai Ahlul Bait dan . Ibnu Katsir t berkata dalam Tafsir-nya: “(Ayat ini) merupakan nash yang menunjukkan bahwa para istri Nabi n termasuk Ahlul Bait (keluarga Nabi n). Maka barangsiapa yang mengkhususkan ayat ini untuk salah satunya dan mengeluarkan yang lain. Lalu datanglah Hasan bin „Ali lalu beliau masukkan ke dalamnya. Lalu datanglah Husain dan beliau masukkan pula ke dalamnya. Pendapat ketiga adalah pendapat yang menggabungkan kedua pendapat tersebut. 9/48-49) Oleh karena itu. karena merekalah yang menjadi sebab turunnya ayat ini. Ibnu Katsir. Kemudian „Ali datang lalu beliau masukkan ke dalamnya. 3/484) Adapun tercakupnya „Ali bin Abi Thalib. dan yang lainnya. disebabkan hadits-hadits shahih yang datang dari Rasulullah n. Hasan dan Husain g ke dalam Ahlul Bait. (Tuhfatul Ahwadzi.

” (HR. Hasan dan Husain g.membersihkan kamu sebersih-bersihnya. hal. padahal yang dimaksud adalah istri beliau.no. maka Nabi n memanggil Fathimah. maka hilangkanlah dari mereka kotoran dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya. lalu beliau berkata: “Ya Allah. kitab Fadha`il Ash-Shahabah. At-Tirmidzi.” (HR. Ini adalah hal yang biasa digunakan dalam bahasa Arab. ketika para malaikat menjawab keheranan istri Khalilullah Ibrahim u: “(Mereka menjawab): Apakah engkau heran dari ketetapan Allah? Rahmat Allah dan barakahnya atas kalian wahai Ahlul Bait. 15/195) Kalau ada yang mengatakan: Kalau yang dimaksud dengan Ahlul Bait dalam ayat ini para istri Nabi n. Bab Tafsir Surat Al-ahzab. Hasan. Seperti halnya firman Allah I. sesungguhnya Dia Maha Terpuji lagi Maha Mulia. dan Ali berada di belakang punggungnya.Muslim.” Beliau menjawab: “Engkau tetaplah di tempatmu. dan Husain lalu menutupinya dengan selembar kain.” Ummu Salamah x berkata: “Aku bersama mereka. 150-151) Adapun hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari „Umar bin Abi Salimah z bahwa ia berkata: Ketika turun ayat tersebut kepada Nabi n di rumah Ummu Salamah. 3129) Hadits ini tidaklah menunjukkan bahwa Ummu Salamah x tidak termasuk ke dalam ayat tersebut.” (Hud: 73) Demikian pula ketika Allah mengkisahkan perkataan Musa u kepada istrinya: “Musa berkata kepada keluarganya (istrinya): Tetaplah engkau. (lihat kitab Mukhtashar At-Tuhfah Al-Itsna „Asyariah.” yang mencakup „Ali bin Abi Thalib. wahai Nabi Allah. engkau berada dalam kebaikan. Fathimah. Namun ketika Nabi n hendak . maka beliau pun memasukkannya ke dalam kain tersebut.” (Thaha: 10) Ayat ini juga menggunakan bentuk jamak mudzakkar. mereka adalah keluargaku. Sebab ayat tersebut sangat jelas dalam konteks yang berkenaan tentang istri Nabi n. lalu mengapa Allah menyebut dengan dhamir (kata ganti) “kum” yang menunjukkan jamak untuk mudzakkar (laki-laki) dan tidak menyebut “kunna” (bentuk jamak untuk perempuan) seperti ketika menyebut para istri Nabi n? Maka jawabannya adalah: Karena Allah ingin memasukkan selain dari istri Rasulullah n ke dalam seluruh yang termasuk lafadz “Ahlul Bait. bab Fadha`il Hasan wal Husain.

Padahal telah nampak dari hadits bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan mereka. lalu mereka pun memasukkannya dalam konteks pembicaraan yang ditujukan kepada para istrinya. untuk mendapatkan sebagian kemaslahatan dunia.” Diriwayatkan pula oleh Ibnu Babuyah dari Ja‟far Ash-Shadiq t. Apalagi di dalam kain tersebut terdapat „Ali bin Abi Thalib z -bukan mahram Ummu Salamah. kesalahan dan kekeliruan. Setelah itu mereka menyertakan para imam-imam sembilan yang lainnya sebagai para imam yang terpelihara dari dosa besar dan dosa kecil.” (Al-Burhan. Sebagaimana yang disebutkan salah seorang tokoh mereka yang bernama Al-Majlisi: “Jangan-jangan pada ayat at-tath-hir tersebut mereka (para shahabat. Bahkan ini berdasarkan apa yang telah ditetapkan oleh mereka sendiri dalam kitab mereka. Sebab semua itu – menurut anggapan mereka– adalah rijs yang harus dihilangkan dari Ahlul Bait. Seperti apa yang diriwayatkan Al-Kulaini dari Hisyam Al-Ahwal dari Zaid bin „Ali: “Bahwa para nabi lebih mulia dari para imam. red. maka beliau membungkusnya dengan kain dan mengikut sertakan bersama istri Nabi n dalam ayat tersebut. Fathimah. bahkan terpelihara dari kelalaian serta lupa. Abdullah bin Abdil Aziz An-Nashir: 1/2) Kema‟shuman Ahlul Bait Kaum Syi‟ah Rafidhah telah mengklaim bahwa ayat ini diturunkan Allah U berkenaan tentang Ashabul Kisaa` (mereka yang diselimuti Nabi n dalam hadits yang lalu). pen. Ini adalah anggapan yang batil. dan bukan untuk istri Nabi n. Hasan dan Husain g.memasukkan „Ali. Sehingga Nabi n tidak perlu menyertakannya dalam kain tersebut. menyatakan bahwa para nabi lebih . (lihat Tuhfatul Ahwadzi tentang syarah hadits ini) Namun kaum Syi‟ah Rafidhah tidak akan pernah berhenti dalam kedustaan mereka terhadap Ahlus Sunnah. Sehingga mereka menuduh bahwa Ahlus Sunnah telah mengubah ayat tersebut. ditinjau dari beberapa sisi: 1. Lalu mereka membangun di atas keyakinan ini bahwa Ashabul Kisaa` adalah orang-orang yang terpelihara (ma‟shum) dari dosa dan kesalahan.Maka perhatikanlah hal ini. Para Nabi u adalah orang-orang yang jauh lebih mulia dari para Imam 12 tersebut.) meletakkannya pada tempat yang mereka sangka itu sesuai.

setingkat para nabi dan para imam menurut anggapan mereka? 3. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. maka ayat ini bukanlah dalil yang menunjukkan kema‟shuman para imam yang lainnya. lalu mengapa beliau dijadikan sebagai wanita yang ma‟shum. kelupaan. Apabila ayat ini hanya diturunkan kepada „Ali. Bagaimana mungkin makhluk yang lebih rendah kedudukannya bisa terpelihara dari sesuatu yang menimpa orang yang lebih mulia dan lebih tinggi kedudukannya? 2. Riwayat-riwayat yang dinukil dalam kitab-kitab Syi‟ah sendiri dari para imam mereka menetapkan bahwa para imam tersebut juga terjatuh dalam kesalahan. Bahwa Allah tidaklah memerintahkan untuk merujuk dalam perkara-perkara yang diperselisihkan kecuali kepada Al Qur`an dan Sunnah Rasulullah n.” (lihat Mukhtashar Asy-Syi‟ah Al-Itsna „Asyariyyah. kelalaian. dan ulil amri di antara kamu. hal. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur`an) dan Rasul (Sunnahnya). dan yang semisalnya. namun keturunan Ahlul Bait yang lainnya pula.dicintai Allah daripada „Ali. . 5. maka kema‟shuman tersebut tidak hanya terkhusus untuk para imam saja. Hasan dan Husain g. lalu Fathimah bintu Rasulillah n termasuk dalam kedudukan yang mana? Nabi ataukah imam? Bukankah diapun termasuk yang ma‟shum? Jika beliau tidak termasuk ke dalam salah satu dari keduanya. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. 100) Namun para nabi juga sebagai manusia biasa terkadang jatuh dalam kesalahan. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Fathimah. Sebab ayat ini hanya ditujukan kepada Ashabul Kisaa` secara khusus. Hasan dan Husain g. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Namun apabila diambil keumuman kata “Ahlul Bait” untuk menetapkan kema‟shuman para imam tersebut. maka ayat ini mencakup secara keseluruhan dari keturunan „Ali bin Abi Thalib. 4.” (An-Nisa`: 59) Kalaulah di sana ada yang ma‟shum selain Rasulullah n dalam menyampaikan perkara agama. Fathimah. lupa. Apabila ayat ini menunjukkan kema‟shuman Ahlul Bait g. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. dan lalai. sebagaimana yang telah diterangkan Allah U dalam berbagai tempat dalam Al Qur`anul Karim. tentunya akan dijelaskan oleh Allah U.

25/207) Dan banyak lagi hal-hal yang seperti ini yang dinukil dalam kitab mereka sendiri.dan aku tidak merasa aman itu terjadi dari perbuatanku. Tafsir Qur'an al-Karim. Medan: Jajasan Persatuan Amal Bakti Sumatra Utara 1967 Number Available: 4 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130. yang kaum muslimin menggelarinya setan atthaaq –syetan yang kuat– kaum Syi‟ah menamainya „Orang yang beriman kepada keluarga Muhammad.kemudian kami bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya.4. yang berasal dari para pendusta dan ahlul bid‟ah seperti Hisyam bin Al-Hakam.” (Nahjul Balaghah. Disebutkan oleh Muhibbuddin Al-Khathib t ketika menjelaskan awal munculnya aqidah tentang kema‟shuman Ahlul Bait: “Orang yang paling awal memunculkan akidah sesat ini adalah seorang yang jahat. Abdul Halim Hassan. 777) Wallahul hadi ila sawaa`ish shirath (Allah-lah sang Pemberi petunjuk kepada jalan yang lurus). hal.‟ dia bernama Muhammad bin „Ali Al-Ahwal.Seperti apa yang mereka nukilkan sendiri dari „Ali bin Abi Thalib z bahwa beliau berkata dalam salah satu khutbahnya: “Maka janganlah kalian menahan diri dari berkata yang benar. [Zainal Arifin Abbas & Abdur Rahim Haithami]. hal.” (Biharul Anwar.4 ‫ زَاد خهُم يحًد‬. Para ulama menyebutkan bahwa keyakinan tentang kema‟shuman para imam tersebut mulai muncul pada zaman Ja‟far Ash-Shadiq.” (Ushul Madzhab Asy-Syi‟ah. maka sesungguhnya aku tidak merasa pada diriku lebih daripada aku melakukan kesalahan. ٍُ‫اندغاي‬ ٍُ‫ زَاد خهُم يحًد اندغاي‬/ ‫يُهجُت انبحذ فٍ انخفسُر انًىضىعٍ نهقرآٌ انكرَى‬ . 335) Demikian pula –sebagaimana yang mereka riwayatkan– yang diucapkan oleh Abu Abdillah Ja‟far AshShadiq t: “Sesungguhnya kami berdosa. dan Muhammad bin „Ali Al-Ahwal.D354 ki) Call Number Author Title BP130. atau bermusyawarah dengan cara adil.

2009 . Title Imprint Imprint Description 400 p.ً‫ دار انًهخق‬: ‫سىرَت‬ 9004 BP130. 25 cm. . Subject Qur'an Criticism.4 al-Muntakhab fi tafsir al-Qur'an al-Karim Muntakhab fi tafsir al-Qur'an al-Karim al-Qahirah Majlis al-A'la lishshu'un alIslamiyah 1966 Author Title Imprint Description v. 32 full items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 0 Call Number BP130. Samir 'Abd al-Rahman ًٍ‫ ساير عبدانرح‬.4. .R37 Rashwani.M857 ki) Call Number Title BP130.T36 . interpretation.4 .4.R37 ki) Call Number Author Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130. . 27 cm.ٍَ‫رشىا‬ Manhaj al-tafsir al-mawdu'i lilQur'an al-karim : dirasah naqdiyah / Samir 'Abd alRahman Rashwani ٌ‫يُهج انًىضىعٍ نهقرآ‬ / ‫ دراست َقدَت‬: ‫انكرَى‬ ٍَ‫ساير عبدانرحًٍ رشىا‬ Suriyah : Dar alMultaqa.Imprint 'Amman : Dar al-Bashir.4 . 24 cm. Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130. etc. 1995 Description 183 p.

23 cm. 25 cm.T68 ki) Call Number Author Author Title BP130. 'Abd al-Karim ‫ عبدانكرَى‬،ٌ‫حىر‬ Athar al-zaman 'ala tafsir alQur'an al-Karim : dirasah muqaranah bayn jami' albayan lil-Tabari wa-tafsir almanar li-Muhammad Rashid Rida / 'Abd al-Karim Toure ‫ دراست‬: ‫أرر انسياٌ عهً حفسُر انقراٌ انكرَى‬ ‫يقارَت بٍُ جايع انبُاٌ نهطبرٌ وحفسُر انًُار‬ ٌ‫ عبدانكرَى حىر‬/ ‫نًحًد رشُد رضا‬ Nilai : Jami'ah al-'Ulum alIslamiyah al-Maliziyah. Muhammad Sayyid ‫ يحًد سُد‬. .‫ جايعت انعهىو اإلساليُت انًانُسَت‬: ٌ‫َُال‬ Title Imprint Imprint Description 283 p.]‫ [َهضت يصر‬: ‫يصر‬ Title Imprint Imprint Description 543 p. 2007 9002 . .1.ٌ‫طُطاو‬ al-Qur'an al-karim : wa altafsir al-muyassar / Muhammad Sayyid Tantawi ‫ يحًد سُد‬/ ‫ وانخفسُر انًُسر‬: ‫انقرآٌ انكرَى‬ ٌ‫طُطاو‬ Misr : [Nahdah Misr].Author Author Title Tantawi.T68 Toure.1 . 2009 9004 . 33 full items(2) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130. .

Q38 al-Qudah.C6N353 ki) Call Number Author BP134.C6 N353 al-Najjar.‫ يكخبت انشروق اندونُت‬: ‫انقاهرة‬ Author Title Title Imprint Imprint Description 4 v. . Zaghlul Raghib Muhammad ‫ زغهىل راغب يحًد‬.8.8 .Q38 ki) Call Number Author BP130. 25 cm. : ill. Subject Islamic cosmology Qur'anic teaching Islamic cosmology Creation (Islam) Qur'anic teaching Qur'an and science Qur'an Theology Subject Subject Subject Subject 35 full items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130.‫انُجار‬ Tafsir al-ayat al-kawniyah fi al-Qur'an al-karim / Zaghlul Raghib Muhammad al-Najjar ‫ زغهىل‬/ ‫حفسُر اَِاث انكىَُت فٍ انقرآٌ انكرَى‬ ‫راغب يحًد انُجار‬ al-Qahirah : Maktabah alShuruq al-Dawliyah. 2008 9003 .34 full items(4) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 4 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP134. Ahmad Muhammad .

PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-PAMERAN (BP130.M3993 ki).2. 36 full items(6) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 5 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ARKIB (BP130. .‫ جًعُت انًحافظت عهً انقراٌ انكرَى‬: ٌ‫عًا‬ 9002 Title Imprint Imprint Description 304 p. PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130. 24 cm. Universiti Kebangsaan Malaysia. . 2004 .M3993 ki) Call Number Author Title BP130.2 . 1968Tafsir harian al-Qur'an alKarim : kajian tokoh & metodologi / Mazlan Ibrahim Bangi : Fakulti Pengajian Islam.M3993 Mazlan Ibrahim. 2008 Imprint Description x.Muflih Author Title ‫ أحًد يحًد يفهح‬،‫انقضاة‬ Dirasat fi 'ulum al-Qur'an wa al-tafsir / Ahmad Muhammad Muflih al-Qudah ‫ أحًد يحًد‬/ ‫دراساث فٍ عهىو انقراٌ وانخفسُر‬ ‫يفهح انقضاة‬ 'Amman : Jam'iyat alMuhafazah 'ala al-Qur'an alKarim. 22 cm.2.M3993 e-ReP). 37 full items(1) Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI .2. 228 p.

Mansur ibn Fudayl ‫ يُصىر بٍ فضُم‬،ٍ‫كاف‬ Manhaj Ibn al-'Arabi fi tafsir ahkam al-Qur'an al-Karim / Mansur ibn Fudayl Kafi /‫يُهج ابٍ انعربٍ فٍ حفسُر أحكاو انقراٌ انكرَى‬ ٍ‫يُصىر بٍ فضُم كاف‬ 'Amman : Dar al-Hamid.‫ دار انحايد‬: ٌ‫عًا‬ Title Imprint Imprint Description 374 p. Subject Islamic law 38 full items(13) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 13 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130.M337 al-Masri.K345 ki) Call Number Author Author Title BP130. 2010 9000 .K345 Kafi. . dabtahu wa-sahhahahu wai'tana bihi Muhammad 'Abd alSalam Shahin ً‫ انًشخًم عه‬: ‫انجىاهر فٍ حفسُر انقراٌ انكرَى‬ ‫عجائب بدائع انًكىَاث وغرائب اَِاث انباهراث‬ ‫ طُطاوٌ جىهرٌ انًصرٌ ؛ ضبطه وصححه‬/ ٍُ‫واعخًُ به يحًد عبد انسالو شاه‬ Title .2.4.2 . 24 cm.marcAdd To Subset Select to add record to cart LANANG-ISLAM (BP130.4 .M337 ki) Call Number Author Author Title BP130. Tantawi Jawhari ٌ‫ طُطاوٌ جىهر‬،ٌ‫انًصر‬ al-Jawahir fi tafsir al-Qur'an al-Karim : al-mushtamil 'ala 'aja'ib bada'i' al-mukawwanat wa-ghara'ib al-ayat al-bahirat / Tantawi Jawhari al-Masri .

‫ دار انكخب انعهًُت‬: ‫بُروث‬ Imprint Description v. Selangor : Islamic Book Trust. Rashid Ahmad Qur'anic exegesis in classical literature with particular reference to Abu al-Qasim alQushayri / Rashid Ahmad Jullundhry Petaling Jaya. 2010 Imprint Description x. . 166 p. 2004 9002 . 40 full items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-MEDIA (mikrofis tesis BP134. 21 cm.2.J859) Call Number Author Title BP130. 24 cm.2 .Imprint Beirut : Dar al-Kutub al'Ilmiyah. .P747 H37 2011) Call Number Author Title mikrofis tesis BP134.J859 Jullundhry.P747 H37 2011 Hasbullah Ketenangan jiwa dilihat dari sudut psikologi dalam konteks Al-Qur'an Al-Karim : suatu kajian corak tafsir Adabi Al Ijtima'i / [microform] / Hasbullah . 39 full items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130.

There have also been several unfortunate attempts to translate the Qur'an with a hostile intent or deviant purpose. The beauty and sublimity of the Qur'anic discourse is something which has to be discovered directly by everyone to the extent of his capacity and effort. and above all its deep and passionate concern for the good of all human beings. the profundity of its meanings. Subject Subject Islam Psychology Psychology Religious aspects Islam Soul Islam Peace of mind Dissertations.Iran) Introduction: The Qur'an has been without doubt the most influential book in the history of mankind. It addresses every human individual qua human being and creature of God. its wonderful clarity. Selangor : Perpustakaan Tun Seri Lanang. Universiti Kebangsaan Malaysia. whose interest and appeal is limited to an audience with a particular literary taste or some religious creed. . In such cases. Neither prose nor poetry. sublime rhetoric. for the richness of the Qur'an is inexhaustible. in the same way as the great Prophet as to whom it was revealed has been the most influential of men. This influence is bound to increase with the development of man's awareness of the higher dimensions of human existence and with the removal of the obstacles that bar humanity from its Godward journey. and this great spring of spiritual life has had the effect of the deadliest of poisons. it surpasses all human composition with the celestial music of its rhythms. 2011 Description 2 microfiches : 11 x 15cm. the great healer.Imprint Bangi. Unlike other masterpieces of world literature and scriptures. which permeates all its chapters and verses. the Qur'an. Since the first century of Hijrah. the Qur'an is the book of the ordinary human being. continuous efforts have been made by Muslims to make the meanings of the Qur'an accessible to non-Arab communities. has only aggravated the sickness of those who approached it with a malicious motive. its universality of appeal. Academic Malaysia Subject Subject Subject The Holy Qur'an and its Translators By Ali Quli Qara'i(Qum. Together they have heralded a new and ultimate era in the history of mankind. and meant for each and every human being. eloquence.

Its meanings and concerns are perennial and everlasting. Hence in every era efforts have to be made to translate the Book in the language of the day and to interpret it in the light of accumulated human knowledge and Qur'anic scholarship. They are the interpreters of the Qur'an par excellence. an understanding that links the eternal to the temporal. and the relative to the Absolute. The Centre for the Translation or the Qur'an: This centre which has been established in recent years by the Awqaf and Charities Organization of the Islamic Republic of Iran in the city of Qum is in the process of preparing a comprehensive study of the problems involved in the translation of the Qur'an and the frequent errors of translation and interpretation made by translators. and. the terrestrial to the celestial. Apart from matters pertaining to literary expertise in classical Arabic and the target language. For the purposes of such a project it might be essential to undertake a study of the existing translations and to evaluate them from the viewpoint of literary strength. for it is they who are the first addressees of the Qur'an. the translator's degree of familiarity with the exegetical tradition and the corpus of hadith narrated from the Prophet (S) and the Imam's of the Prophetic Household (a). especially if the translation is being done from existing translations and the relavant works are not accessible to the translator. Presently it is engaged in collecting all the existing translations of the Qur'an in various languages. and its branches are in heaven. and to them one must refer for settling questions relating to Qur'anic hermeneutics as well as for authoritative interpretation in cases of disagreement in interpreting Qur'anic verses al1d determining the Qur'anic viewpoint concerning various issues. It is an exhaustible source of meaning. an error free translation of the Qur'an in any language – including Persian and Urdu which have been closest to the Qur'anic culture-still remains an unfulfilled dream. The Qur'an is the book of life meant to last until the Day of Judgment. there is the need to develop a sound and systematic methodology for translating and interpreting the Qur'an in different languages of humankind. Thus the human effort to extract its meanings is an unending task of interpreting and understanding the Qur'an.Despite the enormous amount of effort that has been made during the past centuries and notwithstanding the numerous translations that have appeared in many languages of the world and the new ones that continue to appear almost every year. it gives its produce every season by the leave of its Lord (14:25). In view of this perpetual necessity. above all. meeting the needs of changing times. . the mundane to the transcendent. loyalty to the meanings of the original. for to translate the Qur'an is to interpret it. familiarity with the vast field of Qur'anic sciences and especially with the hermeneutic tradition of the past 14 centuries and the works of major exegetes is essential for the translator of the Qur'an. though its words and diction remain fixed and unchangeable. Its roots are firm. Its long-term goal is to publish reliable translations of the Holy Qur'an in various languages of the world beginning with some of the major modern languages. That which could be very useful in this regard is some kind of a manual that might offer almost a verse to verse guidance to the translator. propriety and precision of the words and expressions used in the translation.

Vol. Shishmahi-ye 'Ulum al-Qur'an. Translations appearing after 1980 (in Ieranon. a quarterly journal in Persian published by Mu'asseseh-ye Ma'arif-e Islami-ye Imam-e Rida (a). could be established. Arak. Some commentaries are also included as they also often include a translation of the Qur'an. based in Qum (P.Iran). XII. Payam-e Qur'an. Ihsanoglu has written a preface and an introduction (whose Arabic version appears at the end). Included in this vast survey. for the purpose of making the Qur'an and its translations available to Muslim communities throughout the world. AI-Tawhid./1993J which has 4150 classified entries on 72 topics. Fulani and Wolof languages) have been left for a future edition. a six-monthly journal published by Idarehye 'Ulum al-Qur'an. were printed 829 times and the selections and partial works 409 times. Aligarh. articles. 0. The field of Qur'anic studies is a vast discipline that is constantly expanding. Box 38135-1489.215 The first bibliography. The Awqaf Organization has also established a major publishing house in the city of Qum with considerable printing facilities. In the introduction the author gives an outline of the views of Muslim scholars and jurists concerning the translation of the Qur'an in general and .Box 37185-167. a Persian quarterly published by Dar al-Qur'an al-Karim. The Centre has also called upon Qur'anic scholars and experts throughout the world to assist it in the task of precise evaluation of the existing translations in different languages. Prof. papers. published by IRCICA. lists editions of complete printed translations of the Qur'an in 65 languages as well as editions of selections and partial translations published until 1980. are listed about 551 complete translations and 883 selections and partial translations in 65 languages. India). 202 002.dirasat al-Qur'aniyyah [Qum: Markaz-e Farhang wa Ma'arif-e Qur'an 1372 H. there are now several scholarly journals devoted exclusively to Qur'anic studies such as: Bayyinat. Every year there appear numerous works dealing with diverse aspects of the Qur'an and some of the earlier works become available for the first time in print. Sir Sayyid Nagar. Mubin. also in Persian. A name.Until now it has collected more than 200 translations and editions in nearly 50 languages.0. and a chronological index are placed at the end. No. Arak (P. 0. based in Aligarh (P. 0. accessible to scholars and researchers throughout the world. Sh. The complete translations. The total numbers of editions listed is 2072. Mu'jam al. Box 37185-151) which also publishes Risalat alQur'an. unprecedented in its scope. It has issued a call for the cooperation and assistance in this project of all interested scholars and institutions throughout the world so that a unique world collection of the translations of the Qur'an. A total of 135 library catalogues. Box 99. Zulu. also based in Qum (P. Apart from scores of articles in various journals and theses that are written (see the Qur'anic bibliography of 'Abd al-Jabbar alRafa'i. published by Danishgah-e Azad-e Islami (Free Islamic University). complete and partial. title. Qum). indices. Tegalog. entitled "Introduction to the History of Translating the Meanings of the Holy Qur'an. with an annual capacity of printing about 3 million copies. It has also plans to make the translations available on computer diskettes so as to make them available to researchers and scholars for future work. national bibliographies. so far as the survey has recorded their different editions. an Arabic journal. as well as library collections in different centuries were researched." The introduction is followed by a mention of the rules adopted in the arrangement of the entries and the sources of reference.

the number of pages pertaining to every volume as well as the script of the translation are mentioned under every entry with the sources of reference. the project in its next stage will cover translations in manuscript form as well as oral translations. As promised by Prof. Ahmad Khan. The general opinion of the Islamic schools of law considers the translation of the Qur'an as legitimate or even necessary. in a chronological order. Abu al-Fath al-Jurjani's Tafsir-e Shahi (p. whose Urdu translation is known as Bustan altafasir) is ascribed to Shah Rafi' al-Din. but disapproves of its use as a substitute for Arabic in prayer. is to list them in the order of the first name. The list of Urdu translations is based mainly on the bibliography of Urdu translations by Dr. As most of the bibliographical details were gleaned from the sources and the authors did not have direct access to most of the works. there are additional remarks about the nature of the work. but it seems best to list famous authors by the names by which they are wellknown. Another similar instance is that of Husayn wa'iz Kashifi. mentioned under "Kamal al-Din. mostly.Azizi (apparently an incomplete commentary by Shah 'Abd al-'Aziz in Persian. there are about 164 complete translations. The editions under every language are listed alphabetically according to the names of the translators and under each name. including the title. For instance. is based mainly on this bibliography." Admittedly. or Tafsir-e . number of volumes. Prof Ihsanoglu. The IRCICA plans to update and revise this valuable bibliography every ten years if conditions permit. and names of publisher and printer are given. Due to problems of access some of the information given is incorrect. Ihsanoglu. such as in the case of Urdu. especially the names of those belonging to the Indian subcontinent which often do not follow a fixed pattern. and the background of the translator. such as Urdu and Persian. according to the author's estimate. which is more up-to. For instance. 356-464). in his . Translations whose authors are unknown as well as those undertaken by teams of scholars are mentioned under entries marked "Anonymous" and placed at the end of the list pertaining to a given language. in his preface. place and year of publication. it is difficult to follow a general rule when listing names of Muslim authors. Earliest Translations in Different Languages: Based on Muhammad Hamidullah's study.date. Accordingly Shah Wali Allah's name appears under "Qutb al-Din Ahmad b. some errors in determining the exact nature and content of some works and their ascription to authors and translators were inevitable. Of these. It has 1011 entries of editions of complete and partial translations. This is particularly true of languages in which there is a large number of works. Whereas the general rule followed is to list the names of the translators according to the their last or family names. The list of translations given here. the rule followed elsewhere. The Fath al-'Aziz. 344) is not a translation of the Qur'an but a work on ayat al-ahkam in Persian. of which 442 pertain to complete and 569 to partial works. the Director General of the lRCICA. The available particulars pertaining to an edition. The size of the published work.its use as a substitute for the Arabic original in prayer. number of the edition. Occasionally. 'Abd al-Rahim" (p. a translation in Esperanto by Italo Chiussi is mentioned among Spanish translations (also mentioned under Esperanto). except for those in Urdu.

Both were sons of Shah Wali Allah. the first "Hindi" translation was done as early as 2701 883 by an scholar from Iraq deputed by 'Abd Allah ibn 'Umar. Persian: The first translation. None of these is. . Kashmiri: The first partial translation was by Muhammad Yahya Shah. extant. the translation might have been in some Indian language of the time (see the following para). a team effort. beginning with those of Asia. In view of the fact that the word "Hindi" is understood in the sense of "Indian" by many West Asians. The first extant Sindhi translation was done by Akhund 'Azaz Allah Mutta'lawi (1160-124011747-1824) and first published in Gujrat in 1870. Gujrati: The first complete translation was by 'Abd al-Qadir b. in 1881-1886. According to others. Hindi: Reportedly. Its first edition was published in Calcutta in 1840. It was followed by the translation of Shah 'Abd al-Qadir in 1205/1790 and its first edition was published in Delhi in 1829. published in 1887. According to another opinion the Turkish version was prepared a hundred years later in the 5th/llth century. The translation did not go beyond Surat Ya Sin. the ruler of Sindh. Luqman (Bombay 1879). a Christian priest (published in 1915). gives the following details about the first translations of the Qur'an in different languages. The first printed Persian commentary was Mawab-e 'Aliyyah or Tafsir-e Husayni (Calcutta 1837). The first full translation in modern Hindi was done by Dr. a Brahmin. Sindhi: According to Sindhi tradition the first translation was made by in 270/883 by an Arab scholar.introduction to the IRCICA bibliography. however. The first Turkish translation to be published was the Tafsir al-Tibyiin (Cairo 1842). According to one opinion it was the translation of the 30th Juz' by Ghulam Akbar 'Ali of Mirzapur in 1868. Views differ as to the first partial translation. Ahmad Shah Masi.hi. Urdu: The first complete translation in Urdu is commonly considered to be made by Shah Raft al-Din in 1190/1776. the first incomplete translation was by Mawlana Amir al-Din Bachchumiyan. There is an old translation in Deccani Urdu done in the beginning of the l0th century. The first printed partial translation in Urdu in Basa'ir al-Qur'an was by Nikhat Shahjahanpuri (Bombay 1731). This one might be the same as the one mentioned above. was that of al-Tabari's Tafsir done in the period of the Samanid king Abu Salih Mansur ibn Nuh (348-364/961-976). Bengali: The first complete translation was by Garish Chandra Sen. at the request of Raja Mahrook of Punjab and Kashmir. Turkish: According to one opinion a Turkish version of al-Tabari's Tafsir was prepared simultaneously with the Persian version of it.

S. was made by K. a Buddhist. in any African language was in Swahili. Japanese: The first trans. The first complete translation was made by Hablb Muhammad al-Qahirl (Bombay 1883). in Yoruba was made by M. Bonaventure based his French translation on this Spanish text. Chinese: Shaykh Liu Che translated several chapters of the Qur'an before the beginning of the 20th century and was followed by Shaykh Mufushu. was made by Robertus Ketenensis in 1143 C. Yoruba: The first complete trans. it appeared in 1920. The first complete translation was by Hafiz Mubarak Allah (published in 1870). Panjabi: The first partial translation was made by Nuwan Kutl Shah. of Sinkel. was published in Madrid in 1844. There is reportedly an earlier complete translation in Pashto (Bhopal 1861). completed in 1284/1867 and published in Lahore in 1906. . in the province of Aceh. in the middle of 17th century. In 1927 Li Tiezheng made the first complete trans. From a Japanese trans. Cole and printed in Lagos in 1906. Tamil: The first partial translation was by Mustafa ' Alim Hajiyar and Nuh 'Alim Sahib and published in Bombay in 1873. The first printed trans. The first translation in Spanish. Latin: The first trans. E. Malay is the original of the modern Indonesian. by Sakamoto Ken-ichi which was in turn made from Rodwell's in English. The first in Indonesian is a selection by Jamayin 'Abd al-Murad published in Fort de Kock in 1926. I. by De Jose Garber de Robles. (printed in 1543). was by Ma Lian Yuan (Kunming 1889). Swahili: The earliest trans. Malay and Indonesian: The first translation into Malay was done by 'Abd al-Ra'uf al-Fansurl. Korean: The first in Korean was made by Young-Sun Kim (Seoul 1971). who completed 20 parts before he died. made by Godfrey Dale in 1923. Sakamolo.The first to appear in print was by Muhammad Siddlq (Lahore 1867). from an English translalion. Spanish: Abraham of Toledo translated 70 surahs at the behest of Alphonse X (1252-1284). Pashto: The earliest known commentary in Pashto was by Mawlana Murad 'Ali. published in Lahore 1885.

3 vol. Reprinted many times. German (22). published in Paris in 1647. and Pashto (11).] 1960. 1981. French (17). 1992. For Urdu. The Translators of the Qur'an: The following list. Indonesian. Ahmad Khan. English (41).Italian: The first in a modern European language was in Italian by Andrea Arrivabene (published 1547). [n. the lists can only be tentative due to lack of information about the exact nature of 'anonymous' works. Panjabi (14). Kaapslad 1961. mostly of complete translations of the Qur'an. New York. p. the partial works have been mentioned). Works not mentioned in either of the bibliographies are cited here with an asterisk on the serial number. for some unknown reason. In English recorded in the IRCICA bibliography is a 61 page selection (London 1515). Sindhi and Spanish (both 13). Afrikaans: Ismail Abdurrazaak & Shaikh Muhammad Ahmad Baker. was made by Alexander Ross (first printed in London 1648) on the basis of du Ryer's in French. The list of complete translations in Urdu is based on the bibliography of Urdu translations compiled by Dr. 457. was made by Solomon Schweigger (printed in Nurenberg in 1616) and formed the basis of the first in Dutch (Hamburg 1641). Ahmeti. from Arabic. The oldest printed trans. separated by a (\). which lists editions that appeared until 1980 (for languages that do not have a complete translation of the Qur'an. a Frenchman who lived in Istanbul and Egypt for some time. Turkish (50). It became a source on which many other trans. 450. . French: Andre du Ryer.p. Common titles have been deleted for reasons of space. German: The first German trans. [Anonym] Adis Ababa: Artistic Printing Press Ltd. and to a lesser extent for Persian and Turkish. George Sale's was the first to be made from Arabic and was published in London in 1734. p. English: The first trans. have been cited here with a (?) following the serial number. Malay and Javenese (together 19). It was used for the first German translation. published in about 65 languages of the world is based mainly on the IRCICA bibliography. 204. followed by Persian (57). The number of other editions is given at the end of every entry in flower brackets. pertains to Urdu (171. Bengali (33). the largest number of works. were based. including the anonymous translations). xliv+464. made a direct trans. it formed the basis of many European translations. Albanian: H. Here only the earliest and the last editions given by the sources. Sherif Salih Din. p. The Urdu works mentioned in the 1RClCA bibliography but not by Ahmad Khan. Amharic: [The Koran in Amharic] p. To give only tentative and approximate figures. have been mentioned for works with numerous editions.

2 vol. Dacca: Islamic Academy 1968. 855+4. 2 vol. Dacca: Muhammad Ghulam Husayn & Muhammad Khaliq 1968. p. Calcutta: Christian Literature Society of India. Kourbetian. Muhammad 'Abd al-Bari. Calcutta: 'Abd al-Sattar 1916. Calcutta: Hanafi Press 1918-1930. 'Abd al-Hakim. 5.J 1931-32. Dacca: Osmania Book Depot [n. Dacca: Bangla Academy 1963. Varna 1912.p. 2nd ed. p.p. Qadi & Khar Muhammad Nadawi. lchalama sopana. Muhammad Habib Allah. p. Idris Ahmad. Chaudhary... Praptisthan: Chiragh 'Ali Book House 1376 H/1969. Bengali: 'Abbas 'Ali. Asitane 1911. Varna 1909-1910. 3 vol.. 1922. p.p. Ibrahim Khan comp. Muhammad Shams al-Huda. 2nd ed. Abu 'Ata' 'Abd al-Sattar. Qadi 'Abd al-Wudud.. Dacca: Muslim Sahitya Samiti 1932. Dacca: Majlis Karim Bakhsh 1921. Muhammad Hafiz al-Rahman. 5 vol. Mukhtar Ahmad Siddiqi. (incomplete) Assamese: Muhammad Sadr 'Ali.p. Muhammad Sayyid.p. vol. p. Muhammad Tahir.p. 4 vol. 3 vol.. 1st ed. p.] Fadil Muqimi 1924. Dacca 1958-59. Mukran: Al-Jam'iyyat al-Markaziyyah li al-Da'wat al-Islamiyyah 1402/1982. Bengal Branch 1908-1920. Mawlana. [n. 2nd ed. Mawlana. Agop. 'Abd al-Wahid. 654. Varna 1904. Calcutta: Bharati Library 1966. 1224. Levon Lorentz. Abu al-Fadl 'Abd al-Karim. Hakim 'Abd al-Mannan.. [n. Fadl al-Rahim. 964.] Muhammad Habib Allah 1923. Ruh al-Amin. Muhammad Akram Khan.J Muhammad Naqib al-Din Khan 1939. 4 vol. xii+978+2. Abraham. 976\ 5th ed. Mawlawi. Dacca: Idris Ahmad 1330 H.( viii+847)+(?)+( viii+471 )+(xii+400)+(xii+415). Calcutta: Muhammad Naqib al-Din 1925. 'Abd al-Rahman Khan. 252. [n. p. Calcutta 1909. vi+488. Muhammad 'Ali Hasan. Calcutta: Oriental Printers and Publishers Ltd.] Taj Company [n. Lahore 1329 H11911. Calculta: Dar al-Isha'at al-Islamiyyah 1964.]. Fadil Muqimi.d. Muhammad Naqib al-Din (Khan). 11+315. M.p. Akhtar Kamal Chaudhary. p. Goldsack. p. Dacca: Islamic Academy 1964. p. William. Gauhati: Lawyers Book Stall 1970. Kirishchiyan. Dacca: Muhammad Bashi 1962. p. Kuraanula Karima.d. [n. Bahadur Taslim al-Din Ahmad.Armenian: Amirchanjanz. 3 vol. Fayd al-Din Ahmad. Mawlana. . & edited with Ihsan Allah.] circa 1915. Mubin al-Din Ahmad Jahangirnagari. Hudur Bakhsh. [n. p. Khadikar. 1925. M. 324. [n. 8+932. Bhawalpur 1372 H/1952. Balochi: 'Abd al-Samad Sarbazi. Calcutta: Madani Mission 1970-72. Chittagong: Akhtar Kamal Chaudhary 1923. 1922-23. Al-Qur'an al-Karim.] Muhammad Shahid Allah 1925. Dacca: East Bengal Book Syndicate 195960. Calcutta: Hafiz Muhammad Fadl & Sons Qur'an Publishing Co.].. [n.

Beijing: Xinmin Press 1943. Nykl. Dacca: Islamic Foundation 1967. p. Berzandii. from Arabic} Prague: [Jaromir Dolensky] 1934. with commentary. * Akhtar Muihammad. Mawlana. p. lst ed. p. p.Sen. Poul. * 'Abd al-Karim Murad 'Ali Lahri Athari.d. 1974. Terjamah baha Bugis. Dacca: Falaih-e 'Amm Trust [n. Madinah 1513. (1) Pedersen..d.464. Stefan & Stefan Ya Skulev. Ignet. (a partial translation} Czech: Hrbek. p. Tiezheng. Yuchen. into Chinese by a Muslim}Beijing 1932\Taipei: Chinese Muslim Association 1964. (a partial translation?} [n.]. Pt. partly based on English translations and on the Chinese translation by Ching-Chai Wang} 1st ed. 1407 H. xxvii+1194. p. Tuxen. 797+8. 1969. 40. (tr. Burma. Mymemsingh: Charuyantra 1881. Chinese: Li. vi+592. 844. Danish: Abdus Salam Sadiq Madsen. al-Qu'ran al-Ka'rim. Jinbiao. Pts. Copenhagen: Aage Marcus (?} 1921. Taipei: The Committee of China Series 1958. p. 536+6. Xue Ziming & Fan Kangfu (consulted Japanese & English translantions}. (first complete Czech translation} Praha: Orientalni bib1ioteky 1913-1925. Shanghai 1931. 513. 844. 797. Girish Chandra Sen. Buginese: 'Abd Rahman Daeng Matamman Bone. from an English trans.. Creole: Houssein Nahaboo. Beijing: Beijing Islamic Publishing Co. p. Li. Madinah.] 1969. p. Copenhagen 1919. p. p. Aloin Richard. (5) Tarjumah-e Qur'an Majid. 223.d. 908.1971. Vesely. (3) Wang. 908\ Taiwan: The Chinese Muslim Association of the Republic of China 1978. [Anonymous]. (with commentary}. translation of Mawdudi's Tafhim al-Qur'an. p. (trans. (2) Yang. Jingxiu. Quetta: Maktabah Rashidiyyah [n. Calcutta: Vidhan Yantra 1882-1886.). 3 parts. p.]. p. Yugin Liya. 1-2. Rustchuk [1930] p. 384. from Arabic} 3 vol. Liu. 456. p. first trans. (a partial translalion) Bulgarian: Tomov. 3 vol. Copenhagen 1966\ 3 vol. Lahore 1916. [n. 761-1201\ Calcutta 1979. (with commentary. Port Louis: Mouvement Islamique des Etudiants [1979]. Praha: Odeon 1972. 1927. Brahui: Mui:lammad 'Umar DinpUri. Ching-chai. . 2nd ed.]. Tzu-chuo (Shi Zizhou}. Beijing: Chung Hwa Book Co.. * Shaykh Muhammad Makin. xxxi+359\ Prague: [Jaromir Dolensky] 1938. Copenhagen 1980. Ivan. (trans.p. Pekin 1942. Makassar: Hasanuddin (?) (1970?). 385-760.. p. Shih. Sherpur Town. 1. (trans. Burmese: * Baseen [Qur'an] (?}. xxix+281.

. of Maraccio). M. xx+697\ Edinburg 1970. Lahore-Karachi 1962\ 2 vol. 11 pt. xiv+682. (3) Kramers. New York Saint Martin's Press Inc. Arthur John. viii+876\ Rotterdam [192-] p. Rabwah: Oriental and Religious Pub. 'Abdul Majid Daryabadi. p. ed. 1969. p. p. * M. Jan Hendrik.d.p. p. 448. Lahore: Call of Islam Society 1937-1938. p ix+1084\ Karachi: PeerMahomed Ebrahim Trust [1975] p.] Amsterdam: Agon Elsevier 1978.p. 912. The Bounteous Koran. p. 191+1+928\ Karachi [1964]. p. from the Urdu commentary by Mawlana Abul Kalam Azad) Hyderabad: Academy of Islam!c Studies 1969. Amsterdam 1956. 1955\ [5th ed. p. Singapore (?) 1920. Khatib. (trans. iii+xii+3+638. under the auspices of Mirza Bashiruddin Ahmad. Batavia (Jakarta): Lange and Co. 428\ [4th rev. p. A. San Francisco: Harper SF 1994. The Running Commentary of the Holy Qur'an. English: 'Abdullah Yusuf 'Ali. p. Shillong: Sufi Hamsaya Gurudwar 1964. p. of Ullman. xvi+1144. vol.}: Zuid-Hollandsche U. {7) Keijzer. 1911-1912\ New ed. Kamal ud-Din & Nazir Ahmad. Abu Muhammad Muslih. A Running Commentary of the Holy Qur'an. 1969. J. 2 vol.{29} 'Abdul Latif. 4+1+164. 2 vol. The Essential Koran. London.] Bombay: Reform Society 1955. Malik Ghulam Farid. 1859. p. B. Karachi: Taj Art Press [19--?] p. .] Whitefriars Press 1936. [2nd ed. * Irving. 298. p. Hashim Amir Ali. the Eng. Rabwah [19931 p. p. Khwajah Kamal al-Dan's work was completed by his son Khwajah Nazir Ahmad) Khadim Rahmani Nuri. (l:iajj Ta'lim ' Ali). Richard. p. of Sale and the Latin trans. Tol1ens. Karachi [1971]. trans. from French trans.]. M. xx+ 728\ [6th ed. Cairo-Beirut: Dar al-Kitab al-Mi~ri & Dar alKitab al-Lubnani 1979.] London 1980. xlviii+579. (pub. (trans. ii+180+638\ Rabwah: The Oriental and Religious Publishing Corp. p.]. Lahore: Islamic Books Foundation 1974. p. Johannes Hendrik. K. Dawood. Hamburg 1641. Thomas. Vermont: Amana Books 1985. Mir. Swiggar (Schweigger}. {8} Ghulam Sarwar. p. cxix+377\ 2nd ed. L.. of Kasimirski. Asghar and Co. (based on the French trans. Vermont: Rutland 1974.Dutch: G1azemaker.d. p. * Cleary. 2 vol. 600. Mahomedali Habib. xxxi+615\ [4th rev. Corp. Edinburg 1937-1939\ 2 vol. Ali Ahmed Khan Julundhari.44+402. N.. Lahore-Karachi: Taj Co. xiii+xlv+666+v. {5} Hairat Dihlawi. [Anonym]. Gravenhage1953. Salomon.] 1799. S[alome1 Haarlem 1860. T. xx+820+821\ 2 vol. Delhi 1916\ Calcutta 1930. Lahore: World Islamic Mission 1962. Lahore 1963. p. Karachi 1973. J. Arberry. Hyderabad [n. Bell. Narmavala 1916. [16]+692+[4]+125\ [7th ed. by Andre Du Ryer}Amsterdam 1657. (arranged chronologically) 2 vol. (4) Nasir Ahmad (Mirza.] London: Allen Lane 1978.] Edinburg 1960.. 3 vol. p. 1st ed. cxix+377. Allahabad: G. 1957\ 2. Karachi 1964. p. (a)-p+1461.] [n. 2nd ed. p. xxxi+687. the German trans. {12} Athar Hussain. 2 vol. vii+820. Qadiyani) [n. 367+48\ 2nd ed. London [n. 1254\ 3rd ed. A. xx+ 728. (with commentary by Mirza Mahdi Pooya Yazdi) lst ed. 4th ed. Lahore 1978(?). [U. Abu'l Fadl. p. Ahmad 'Ali..

511\ London 1719 (in A Complete History of the Turks. 14+456. p. Sayyid. Dacca: Islami Tabligh Mission 19621968\ 3 vol. London 1648. Jussi. (4) S. Alexander.. 3 vol. (trans. 1980. 2nd ed. p. . (explanatory trans.] p. Paris 1947-1950\ Paris 1972 p. 660. 600\ [n. xv+604+604+xix. Regis. {29) Ross. xxviii+659\ London: Everyman's Library 1978. 799. Karachi: Habib Bank [19681 p. Ben Daoud. {8) Muhammad Asad. xx+654. Lisbonne 1861. v+488. Copenhague 1969\ p. M. 635+37. (the surahs are arranged in a chronological order with notes and index). London 1971. p.). London: The Islamic Foundation.223 850. p. by Mahmud Y. Tuscon: Islamic Productions. Tampere 1942. xviii+604. 506. (103) Sher 'Ali. of Mawdudi's Tafhim al-Qur'an. p. Muhammed Zafrulla Khan. (the first trans. 1st ed. Muhammad Taqi al-Din al-Hilali & Muhammad Muhsin Khan. I. London: Allen and Unwin 1930. 752. Zayid assisted by a team of scholars. 169+643\ 2nd ed. 1979. Italo Conpenhague (Muhammad 'Abd 1970. Finnish: Aro. Rodwell. viii+693\ New York: Muslim World League [1977] p. from Arabic). p. Ahsen Boere. Karnal: Azizi Press 1905. Al-Tawhid. Mohammed Ahmed. (Mohammed) Marmaduke William. 348. * [Anonym1 The Quran.p. Delhi [1965]. Lebanon: Dar al-Choura. Esperanto: Chuissi. 1408/1988-.. p. Hertford 1861. Vol. p.lxiii+673. have appeared to date. p. Dublin: Dar al-Andlus Ltd. H. 43+666.. 5+1+648+f4J\ 2 vol. 1st ed. Ankara: Hilal Publications 1978. Philadelphia: Pearl Publishing House 1993. Ameur. ed. Helsinki 1957\ Helsinki: Werner Soderstrom Osakeyhtio 1980. p. (12) Pickthall. 4 vol. Woking: Islamic Review Office 1917.. Max MUlIer 2 vol. 1989. p. Salahuddin (Peer). p. London. 1971. Aminabad: Raftar-e Zamana Publs. (6) * Sa'id Akhtar Ridwi. p. p.p. p. p. p. Paris 1647. John Meadows. Andre. al-Hadi). in English from Arabic). Tehran: WOFIS 1983.). Shakir. Bostan (18821886)\ London-New York [1949 ?] p. cxvi+631.d. (2) M.. XII. Towards Understanding the Qur'an (trans. {20J Fatma Zaida. George. Ghedira. Palmer. No. Rabwah 1955. 917\ Patialia 1905. 3 vol. Al-Mizan (trans. Mohammed Abdul Hakim Khan. checked and rev. Oran: Heintz freres 1932. cxv+1275\ Lahore: Ahmadiyyah Anjuman-e Isha'at-e Islam 1951. 673\ London: Curzon Press 1979. Armas Salonen & Knut Tallqvist. p. French: Ahmet Laimech & B. Oxford: Clarendon Press 1880\ 2 vol. xviii+631. p. p. Blachere. F. Lyon: Fleuve 1956. 483+viii. Muhammad Ali. Rabwah: Quran Publications 1972. {3} Du Ryer. 917+vi. 2nd ed. of 'Allamah Tabataba'i's exegesis) 8 vo1s. {21) * Rashad Khalifa. xiv+608. Edward Henry. p. p. p. 240. Sale. * Zafar Ishaq Ansari. new ed. Abdul Hamid. Leipzig: [Arkstee and] Merkus 1775. Dacca 1965-1968. * Muhammad al-Akili. . p. xviii+768. n. ix+966. Z. M.

Halle 1773. 153+653. xcvi+783+[13]. p. . p.: Subhi al-Salih. London 1985. die Muslim-Mission 1964. [8J+xxviii+232+693+f19]. Paris 1783/ Paris 1970. viii+512\ Halle [19241 p. lst ed. . Salomon. Paris 1977. Megerlin. Claude Etienne. [Anonym] Der Koran. Max. p. p. (2} Ullmann. xvi+458\ Kuwait 1980.(lii+359)+(827). xi+1022. 524\ Stuttgart-Berlin-Koln-Mainz: Verlag W. xix+1389\ 2 vol. p. xii+500+[2]\ repr. * Salah ed-Din Kachrid. Beyrouth [n.842. p. ed. 611 \ Stuttgart: Reclam 1979. Friedrich Eberhard. Belgique 1967. Paris 1979. Beyrouth 1974 (?). (4) Muhammad Hamidullah. Leipzig 1901. pref. Theodor. * Salah ed-Din Kechrid. and notes: Denise Masson. Halle.842.: Louis Massignon. Hamburg 1688. p. 2 vol. introd. Goldschmidt. new ed. Lemgo 1746. Paris 1972.).p. Rabat: Grandes editions 1976. Theodor Fr. p. p. p. p. Paris 1959. (14} * [Anonym] (a Qadiyani team work). 650+1\ Berlin 1923\ Ostrau 1935.p. 9+895\ 2 vol. from Arabic). {10) Noureddin Ben Mahmoud. [Anonym] Der Heilige Qur'an. p. (based on du Ryer's French trans. Munchen: Goldmann 1977. by George Sale). Kasimirski. Johann. p.s Latintrans. xix+1389\ 2 vol.] 1974. (trans. [Anonym] Der Koran. p. Friedrich.Grosjean. 828+941. Wiesbaden 1954. Savary. [Anonym] Der Koran. p. (based on Marraccio. 1901. iii+115. Edouard Louis. Berlin 1939. 506.[17J+ 1222+f50]. 678 \ Halle 1828. 440. Stuttgart 1962. [Anonym] Der Koran.d. Paris [1972]. Leipzig 1904. Paris 1832. Munchen [1977]. from the English trans. German Democratic Republic [n. Boysen. p. p. new ed. (57+563)+(761). Jean Grosjean. xvi+458. Frankfurt-am. p. p. Rudi. 269+[18]\ Nurnberg 1664. p. Crefeld 1840. David. Main 1888. [Anonym] Der Koran. p. Sadr'ud-din. 2 vol. 505. pref. Nurnberg 1616. Albert de Biberstein.: Jean Grosjean. (9) Sadok Mazigh. [6J+928+I56]. Tunis: Maison Tunisienne de I'edition 1978. Beyrouth: Dar al-Gharb al-Islami 1404/1984.. 876. Henning. Paris 1936. 5th ed. p. 2 vol.]. Kohlhammer 1980. Hamza Boubakeur ( Abou-Bakr ). Pesle. p. p. Schweigger. (trans. p. Paris 1929. {9} Lange.. 550\ 2 vol. p. p. Neneter. xiv+1022\ 2nd ed. 1404/1984.). (8)+555\ 10lh ed. 5th ed. Jaques Risler. Ntirnberg 1703. Lazarus. II. p. 1st ed. p. Zurich: Verlag der Islam 1959. 2nd rev. p.. 14+463+666. Denise. p. Berlin: Wilmerrdorf die Moschee. David Friederich. Octave & Ahmed Tidjani. Franckfurtam-Mayn 1772. ed. (from Arabic). Beyrouth: Dar el-Gharb el-Islami. Jean. p. p. ed. Ahmadiyyah Mission. 512. 164+639. Berlin 1916. 2 vol. 599. pref. p. {19} German: Arnold. p. l0th ed. (27) Masson. xii+550. p. 376. Leipzig 1924. cxvi+1088\ pref. 16+680\ Halle 1775. liv+640\ 2 vol. Ludwig. Paris 1968-1969. (3) Montet. (6} Riichert. p. Hildesheim 1980. Paret. Beyrouth: Mu'assasat al-Risalah 1980 p. xxxiv+533\ Bievres (France) 1973. Grigull.

p. Athens 1878\ Athens 1880\ 2nd ed. Tel-Aviv: Hotsa'at Dvir 1963. [Tel-Aviv] 1971. [Anonymous] Helmsladt Hermanus von der Hardt. Karachi: Habib Memorial Trust 1957.d. 900. 1734. 2nd ed. Muhammad Yusuf. Hungarian: * Robert. p. 574.Ashari Press 1901. Hans Bague Jassin. p.d. 4 vol. 506. lst ed. p. Khwajah. 400. Dawood's English trans. p.. Bandung 1928\ Kelantan 1979. p.lii+1240. Muhammad Isfahani. p. p. Gerasimou I. Ahmadabad: Fayz Publisher 1955. [Anonym] Der Koran.] Bachtiar Surin. (7) Arifin Bey. Indonesian: Abdul Malik Karim Amrullah. lst ed. lst ed. Hakim Mir. Muhammad Faruq Khan Sultanpuri. 5+[1]+14+480\ Athens 1887\ Athens 1921. Ahmad Bha'i Sulayman Jamani. 480\ Athens 1928. p. 1372. p. Hebrew: Ben-Shemesh. Stephan. Delhi 1922-1929. Bandung 1978. (most likely based on N. Joseph Joel.. p.qub Chisti Sabri (Pir). Munchen: William Goldman Verlag 1980. Athens 1969 (?). Pentaki. x+ 770\ 2 vol. Beirut Dar al-Arabiyyah 1979. Nand Kumar. p. 457+16. 1023. Hausa: Abubakar Mahmoud Gummi. 614. p. 2 vol.arif [n. Minas. Aharon. xlviii+370. 15+442.. Rajpur 1915. 1043. Bombay: Khilafal Press 1925. Hasan Nizami. p. Hindi: Ahmad Bashir Farangi Mahalli & Ghulam Muhammad Qurayshi. Amritsar 1936. 3 vol. Bombay: Mustafawi Press 1318H. Hafiz. Mahum Mawlana Musawi. vi+742. Greek: Milili.[Anonym] Der Koran. Rivlin. Tafsir al-azhar.]. 12+486. p. 600. 4th ed. Ghulam Ali Ismail Bhaunagri. 742+11. p. p. Simon. J.. Jakarta: Penerbitan Djambatan 1978. Lucknow 1980. 464. Aminabad 1947. p. Zografu-Meranaiu. p. p. Ahmadabad: Khalib Kitab Ghar [n.1 Muslim Gujrat 1946.p. Bombay 1938\ 3rd. Szokolay. [Anonym] Der Koran. Bombay 1925. xiv+889. x+771. p. pref. 5 vol. 1980. Gujrati: Abd al-Qadir bin Luqman. . Ahmad Hassan. Imre (Emory) Buziday & George (Gyorgy) Gedeon. L./1893.. Reckendorf. Athens 1886. Ahmad Shah Masihi. [n. Leipzig. Budapest 1854. Tel-Aviv 1936-1945.). 2 vol. 2 vol.] 1831. Avasti. Ghulam Muhammad Sadiq Randiri.. p. Muhammed Ali Al-Harkan. Delhi 1311 H. Sayyid. Helikon Kiado 1987. Muhammad Yaqub. Athens: Kaklos Odisseas Hatwpulos and Sia 0./1900. ed. Abd al-Rashid. p. 1980. Bandung: al-Ma. Bombay 1297-1298 HJ1879. Rampur: Maktabat al-Hasanat 1966. 553+498. al-Furqan [tafsir al-Qur'an]. [n. Aziz Allah Khatib Godharwi. Muhammad Ya.Hajji. Szdmajer. Hermann. Leipzig 1857. E. Ahmadabad: Ithna . Stuttgart 1980. Djakarta 1965. 2 vol.

published in 1972. p. 1181. xvi+635. 4+10+9+863. [n. Caval. Muhammad Hasbi Ashshiddiegy. Roma 1913. S. Qur'an tardjamah Indonesia. Firenze 1955. 3 vol. Violante. 31+524\ reprint 2nd rev. p. Andrea. ed. p.Abd Allah . [Anonymousl Milano 1882. p.p. 3 vol. p. Abii Rayhan Ahmad Nuri. p. Milano 1914" p. 1122. T. Moreno. Fracassi. [Anonym] (a team effort). [Zainal Arifin Abbas & Abdur Rahim Haithami]. p. Bausani. published in 1938). 1945\ 3 vol. 437. Milano: Ulrico Hoepli 1972. 566. Mawlana Sayyid. Jogjakarta [l95-?] p.] Abdul Halim Hassan. 1980-1981. Medan: Jajasan Persatuan Amal Bakti Sumatra Utara 1967. (lst Japanese trans. Bunpachiro (Ahmad) Ariga & Mizuho Yamaguchi. Il Corano. from Sale. [n. Palmar and Rodwell. p. 542.] 1950. p. p. from Arabic). Alferedo. Izutsu. [Tokyo] 1964-1965. [n. Venice 1547.. Rome: Islamic Cultural Center 1990.] 1972. (4) [Anonym]. p. Ken-ichi. Federico. 614. Torino 1967. 419+428\ reprint of 1920 edition 2 vol. Italian: Arrivabene. Tafsir Qur'an al-Karim.] 1938. * Peirone. p. 2 vol. Ryoichi Mita. p.] [Tokyo]: ChuoKoron-Sha 1979. Latina 1912. Bandung: Lembaga Penterjemah Kitab Suci Al-Quran Firma Sumatra Bandung 1978. p.952\ 3 vol. Milano 1882/ Milano 1913. Jakarta: Bulan Bintang 1965.p. 3 vol. Martino Mario. viii+605\ Torino 1969.p. p. p...p. Terjemah and Tafsir al-Quran. Goro. viii+605\ 2nd ed.) Takahashi. (2nd Japanese trans. * Terenwni. 478. (1) Japanese: Ban. Angelo. Rome: Casa Ed. Al-Ma'arif 1977. p. xiv+330. p. (Sixth and latest Japanese trans.Abd al-Qadir.1181. (1) Bonelli.p. 38+100\ Venezia 1574. 878. Bandung: P. Sakamoto. 1052. Luigi. 758. 1 vol. (An effort of six scholars: Mawlana Shah . Jogjakarta: Penjiaran Islam [1961 ?]. [8]+L+100. vii+608. 2 vol. Jakarta 19651970. (trans. p. Fachruddin. [Tokyo] 1970\ [2nd ed. [n. Shumei.] 1920. p. Tokyo 1957. p.. p. p. Jakarta 1971. 1044.] 1971. Muhammad Ali. (4) Branchi. 2nd ed. H. 2nd ed. Eugenio Camillo. . Umar. p. Milano 1929. 3 vol. Aquilio. Mahmud Junus. Alessandro.] 1935\3rd ed.lxxix+779\ Firenze 1978. Calza. 8astia 1847. (3) [Anonym]. Toshihiko. p.) Javanese: Kiyai Bishri. Kannada: [Anonym] [Divya Quran] Qur'an Majid. [n. 995. [n. Jogjakarta: Penjiaran Islam 1964-1967. Zainuddin Hamidy & H.[H. p.. (6) Marwan bin H. [n. Vincenio. Bandung 1971\ 2nd ed.p. 147+1122\ Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterdjemeh Pentafsir al-Quran. al-Quran dan Terjemahnja. 3 vol. lxxix+771. (3rd Japanese trans). new ed. Okawa.lxx+[6]+340+359. Milan: Arnoldo Mondadori Editore 1979.] 1929-1930. Yasunari & Osamu Ikeda. p. 3+536\ Milano 1912\ Milano: Giovanni Panzeri 1913. Kaiwsha.p.

591\ Kuala Lumpur 1974\ 1st ed.. 'Abd Allah Muhammad Basmeih. 3 vol. F. (a partial trans. p. p. Istanbul: 'Abd Allah Varli 1994. Pavitra Qur'an. p. cviii+988. B. Kurdish: * 'Abd Allah Varli. Sufi Mir. Penang 1968. w. (Translated under the direction of Peter the Venerable in 1143 and published in Basel in 1543 by Theodori Bibliandr) Marraccio. Cairo 1342/1923\ 3 vol. p. p. Muhammad Koyie Gali Zadeh. (a partial work) 'All Jalal al-Din. Kampala: Uganda Ahmadiya Muslim Mission 1973.: A.]. p. 4 vol.) Matthes. (a partial trans. Marathi: Muhammad Ya'qub Khan. 219+200+138+224. Malayalam: Muttanisseril M. . Shaykh. lii+1240. M. p. 610. Kashmiri: Muhammad Yahya Shah. 4 val. p. Bombay: Shad Adam Trust 1973. Bangalore 1978. Tafsir-e Khal. Baghdad 1968-1971. Young-Sun. U.] 1305/1887. introd. 604. 156. Baghdad-Sulaymaniyah: Chapkhaneh Zankoy 1969-1979.) Malay: 'Abd al-Ra'uf b. 325+341+335\ Dar al-Fikr 1410/1990. p. Zurich 1550\ Zurich 1556. 1122.1. 2vol. (a partial work) Muhammad Yusuf Shah. p. 'Abd al-Kariro Mudarris. Kuala Lumpur 1972. p. l:I. Theodori Bibliandri. Kuala Lumpur: Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Agama Islam Malaysia 1980. Penang 1961. Muhammad Khal.d. Amsterdam 1856. Seoul: Dae Yang su Juk 1971. vol.Ali Muhammad & Sons 1393/1973. 'Abd Allah 'Abbas Nasution.Abd al-Ghaffar). Rotterdam 1861. 5 vol.Sahib. I'jaz al-Din. p. 164+110+121. Ludovico. 23+230+18+178+163\ 3 vol. 44+504. (4) [Anonym] al-Qur'an dan terjemahnya. p. Tafsir-e Nami. p. p. Maktabah-e Ma'arif-e Qur'an 1986. Kayamkularo: Lekba Publications 1970. Ahmad Hassan. Kuala Lumpur: Pustaka Antara 1979. p. [n. Kedah [n. p. Baghdad 1980. ed. Basilex 1543. Patavii 1698\ Lipsiae 1721. Srinagar: . 2 vol. 'Ali al-Fansuri al-Jawi. 522\ 1st ed. Tafsir-e Kurdi.p. Kayakkutti. p. Rabetus & Hermannus Dalmata. xiv+1756. ed. Bandung 1928\ Kelantan: Pustaka Aman Press 1979. 7 vol. Zakariya Kizito. (This complete work has been listed as an incomplete translation). ed. [89]+106. Mulla. and . 3rd rev. 1400. Macassar (Celebes): Donselaar. Luganda: Bulwadda. 3 vol. 498. 473. 1159+99. p. p. xvi+1001. Mir Muhammad Yaqub Khan. (a partial work) Korean: Kim. Latin: Ketenensis.

Alam [n. p. Marawi: JPI Publishing House 1979. Bombay [n. p. 862. the Juz 'Amma of the Glorious Qur'an and the Asma' al-Husna in Meranao]. Tafsir 'Azizi.Aziz 'Adilgarhi. p. (the same as no. 782. 97. Nizam al-Din Hanafi Sarwari.].d. Lahore: Matba' Siddiqi.Abd al-. Muhammad Nawaz Iram. 1st ed. 960. Hafiz.] (the first half of the work is by Fadl-e Wudud.] Abd al HIaqq Darbangwi. Ubayd al-Haqq Afghani. (in Sariki dialect). p. Tafsir-e Wududi. Tafsir-e Nabawi ba zaban-e Panjabi. 708. lst ed. Oslo: Universitets forlaget 1980. of Shah . in 6.Ali (Mawlana). p. Hidayat Alla Ghalza'i. Shams al-Din Bukhari.Bombay: Shad Adam 1973. Lahore 1324/1906. p.9?) Muhammad Dilpadhir. Lahore: Matba. Kabul 1944 (Pashto version of . several Juz' of the Qur'an published separately) Norwegian: Berg. Tafsir-e Husayni.] p. p. Lahore 1341\ 1922. Muhammad bin Barak Allah. Lahore 1887\ Lahore 1389/1969. 583+648+688. [n. 1st ed. p. p. Alonto: [The Meaning of the Surah al-Fatihah. (Pashto version of Shah Wali Allah's Persian trans). 1st ed. Wazirabad 1911. Fad1-e Wudud & Gul Rahim al-Asmari. Qur'an Majid mutarjam ba tarjamah zaban-e Pashto. lst ed. (a partial work) Ibrahim Khayral. p.Aziz. 4+620.]. Lahore 1908. Muhammad Habib Allah. Murad . Peshawar 1961-1976. Tafsir-e yasir. 714. 960. Lahore 1902-1904. 1679. (a partial work. Mawlawi. [Muhammad] Nabi Bakhsh Halwani. p. Delhi: Matba. [n.Abd al-Qadir). . Mawlana.p. 24+1174+11. completed by Gul Rahim alAsmari). Lahore 1882-1884. Hafiz Kashshiif al-Qur'an sada Pashto tarjamah aur tafsir.] [n. Tafsir-e fawq al-yasir-e Afghani. Mawlawi. Muhammad Mubarak Allah. 3 vol. Lahore [n. Tafsir-e Muhammadi. Peshawar: Rahman Gul Publishers 1926. 1st ed..] 1870. 1st ed. 3525\ 3 vol.p.Abd al-.p. Gujrat 1968. Pashto: Abd Allah Warith Kiti & .-e Khurshid-e . Bhawalpur 1372\1952. p. Al-Qur'an al-Hakim. Lahore 1935-1937. 2 vol. 1313\1895.) 1985-1990. [n. 1739 (includes Urdu trans. p. 964. 1st ed. Tafsir-e Muhammadi.d. 2130\ 2 vol. 8 vol.. Peshawar: Hamidiyah Press 1964. Muhammad Hafiz al-Rahman. [Anonym]: Qur'an-e majid sara tarjamah awr tafsir.-e . Ja'far Husayn Shah. [n. Peshawar: Hamidiyah Press 1961.d.Umum 1323\1905. p. Firuz al-Din. 1012.d. Amritsar 1903. p.d.]. 2350. Meranao (Philippines): Ahmad D.d.Abd al-Ghafur Aslam Jalandhari. 2 vol. p. Midhaq al-'arifin ila al-qisas al-muhsinin. 1st ed. Sant Gurdat Singh. 1st ed. Bhopal 1278/1861. Amritsar 1894. Einar. 2 vol. Panjabi: . 3 vol. Muhammad Idris. p. Lahore: Istiqlal Press [n. 1871\ Jalalabad.

39+365. 10 vol. Lisbonne: Publicacoes Europa America 1978./1958-1962. Abd al-Hujjat Balaghi. p. Abu al-Qasim Payendeh. in 1. Tehran: Kitabfurushi Afghanistan. Qum 1385/1345 H. p. Tehran: Kitabfurjjshi Islamiyyah 1398/1978.Ali Asghar Hikmat Shirazi.. Sh. of Mahmud al-Hasan's Urdu trans. 557. . . Jamal al-Din Shaykh.d. Tehran 1339/I960. p. (known as Khawajah 'Abd Allah Ansari's Tafsir) Ali Naqi Fayd al-Islam.p. 538+[l]. * .Abd al-Majid Ma'adi-khwah. p. Kashf al-haqa'iq . e'd. Abd al-Majid Sadiq Nawbari. Rashid al-Din. n. p. [19--1 p. ed.]. Samir. 1882. Tehran: Sazman-e Awqaf 1370 H. Ahmad b. Cemauti Bukavia 1912. Tehran: Surush 1367 H. Tehran University [1378]. Polish: * Jozef Bielawski. ed. 1940\ 6 vol.Uthmani). ed.2 vol. Tehran 1336 H. p. trans. 491 Machado. p. 1st ed.]. Paris: Librairie Belhatte et Cie. Ahmad Qadimi1286/1869. 580+564+610+620+496+594.p. 12 vol. 14 vol. Jala' al-adhhan wa jala' al-ahzan. by a team of scholars. de Cavalho. p. Portugese: de Castro. p. Kabul 1947. Huiiat al-tafasir wa balagh al-iksir.an nukat al-ayat wa al-daqa'iq (the commentary by Muhammad Karim b. Jose Pedro. p. [n. 973. (trans. Sao Pau1o: Tangara 1975. Qur'an. Abu al-Futuh Razi. Lisboa 1946\ Lisboa: Junta de Investigacoes Cientificas do Ultramar 1979. Habib Allah Amuzegar. 460+104+40. Buczackiego. from Arabic). [n. Khulasah-ye Tafsir-e kashf al-asrar ./1965-1966. Tafsir-e Khusrawi. 736.]: Sazman-e Intisharat Jawidan 1384/1964. Sh. 10 vol. * .) Mozambique 1964./1968-1970. [4]+553. America. Tehran 1337-1340 H. p. Muhammad al-Maybudi. [n.-Kashf al-asrar wa 'uddat al-abrar. 1232+189\ 2nd ed. 3 vol. Sh. Isfahan: Bunyad-e Farhang-e Islami [n. 606+606+[7). elHayak./1966-1967. (based on Pickthall's English trans. Abu al-Qasim Imami.Abd al-Muhammad Ayati. Bento. Tehran 1345 H. Abd al-Husayn Tayyib.trans. Portugal: Laurenco Marques 1974. Atyab al-bayan fi tafsir al-Qur'an.. Ja'far). Silvestru Octavian. 4000 (Pashto. [Anonym].d. Tehran 1347-1349 H. Abu al-Mahasin al-Husayn b.: Musa Aswar. 2 vol.]. Tafsir al-Qur'an. 2 vol. [Anonym1 O Alcorao. Gamier.. 848. from Arabic). 56+673. Warsaw 1858. forthcoming. Sh. [n. al-Hasan al-Jurjani. p. Sh. Ali Rida Mirza Khusrawani. (x+608)+(viii+402). Jama Murzy Tarak. Tafsir-e Qur'an. p. xv+747. 3 vol. 736\ 2nd ed. (trans. Sh. p. [?]. Qur'an majid ma'a tarjumatyn (Urdu & Persian). Rio de Janeiro: B.p. p.: Mirza Abu al-Hasan Shi'rani. 2 vol. 10 in 5 vol.). [Anonym1 O Alcorao.. Dr.d. n.l p.: Mir Jalal al-Din Husayni Ormawi Muhaddith. 1st ed.. Sh/1957. Persian: Abbas Misbahzadeh. and commentary by Mahmud al-Hasan and Shabbir Ahmad . Rumanian: Isopescul. ed.p. (Anonym): Tarjamah-e Shaykh al-Hind. Warsaw: Panstwowy Instytut Wydawniczy 1986. -L. Tehran: Intisharat-e Iran.

(from French trans. Sarajevo 1937. (3) Postnikov. Qadi. 1st ed. 580+v. [Anonym]1st ed. Petersburg 1792. Moscow 1963. 714\ New York: Chalidze Publications 1979. 2274\ 4 vol. p. Bombay 1902. p. (from French trans. d. Mostar 1937\ New ed. Sarajevo: Orijentaini Institut 1979. 1st ed.Russian: Borovkov. 2 vol. Muhammad Pandza & Dzemaluddin Causevic. p. Muhammad Siddiq. Sarajevo 1977.] p. Nikolayev. Alexey (Alexandre) Vasilyevich. xii+896. by Omer Riza Dogrul based on the English trans. by Muhammad 'Ali Qadiani. p. Mawlana. [n. p. Moscow 1963.d. Qadi.lxviii+978\ Zagreb: Stvarnost 1978. Lahore 1867\ Bombay 1879. (7+2+224)+(6+372+12). p.d. St. p. 440. Moscow 1864. Bombay 1889. of Kasimirski). Moscow 1901. p. Tafsir Kawthar. Cawnpore: Razzaqi Press 1897. Karachi 1362\ 2nd ed. [Anonym] (trans. Kolmakov. St. 966. (trans. Lahore [n. [Anonym]1st ed. 1st ed. p. p. Petersburg 1790. Kazan 1877-1879. Tafsir miftah rushdullah. The Holy Koran. Mardan 'All Shah Pir. Karachi 1962. p. p.d. 1st ed. [n. (533+vii+ii)+C274+vi)\ Kazan 1907. Piotr Vasil'yevich. Aleksandr Konstantinovich. Mulla Mawlana al-Hajj.p. (in Cyrillic script). ed. (2) Veryovkin (Verebkine).]. p. Petersburg 1716. 'Aziz Allah Muta'alawi.] 1844. (from Turkish trans.] p. 732\ Lahore 1948.d. (first Rusian translation from Arabic). 350.] al-Haqq Press [n. Gordii Semyonovich.(1) Fath Muhammad Nizamani. 800. Hyderabad: Qur'an Company [n. 2 vol. Belgrade: Kolarec Association 1895. Blayof. Shikarpur 1371/1952. Sinhalese: . Karachi: Jama'at-e 'Ulama'-e Sindh 1932.: F. 365. 720. from Arabic). 720. p. Lahore: Kutubkhanah Maqbul-e 'Amm [n. Introd. Karachi 1327/1909. 1st ed. 724\ Lahore 1957. 1388. p. Muhammad Madani Mawlana. Ahmad. p. of du Ryer). Qadiyan and Amritsar 1932. Qur'an Sharif. (xxxii+120+193+164)+(293+192). xxxiii+468+xvi\ 5th ed. 720+733\ 2nd ed. * Besim Korkuk. 724. [n. (translated from French trans. n.] Taj Mahmud Amruti. 616. Karachi [n.]. 1921. Karachi [n. Hyderabad [n.(1) Abu al-Hasan Tahtawi. p. p. p. St. Serbo-Croatian: 'All Rida Karabeg. Sablukov. 538. Muhammad 'Uthman.p. Ilija Milasavljevic. Ignatii Tulianovich. by du Ryer). K.d. from the French trans.d. Ljubibratic Mico (Hercegovac). p. p. 722\ 3 vol.. Kratchkovski. 720+733. 1st ed. Sanskrit: Muhammad Yusuf. Mikhail Ivanovich. Sarajevo 1942. p. p. 536\ Bombay 1901. p. Tafsir Abu al-Hasan mukammal. 5 vol. 476+3. p. Karachi 1375/1953. 409. 30 vol. p. p. Gujrat 1870\ 1st ed.] p. 'Abd al-Razzaq Qadi. 2 vol. Lahore 1920). by Savary). Tanwir al-iman fi tafsir al-Qur'an. Muhammad Nawrangzadah.].d. (4) Sindhi: 'Abd al-Rahim Managasi.p. 800.]\ 5 vol.

471\ Barcelona: V. C. Vicente Ortiz. xxix+551\ New ed. p. (trans. p. Stockholm [1917] p. Lafir & M. xxxi+805' Nairobi 1980. Madrid 1951. B. xvi+471\ Mexico: Nacional [19721 p.]. (a partial trans. 880\ Madrid: Nacional1980. [n. p. Madrid: lbericas [n. p. p. de Joaquin. xxii+686. 467. [Anonym] E1 Coran. 870/ 2nd ed. xxxii+807.. Mubarak Ahmad Ahmadi. Granada: Centro Estudiantil Musulman [n. Spanish: Bergua Olavarrieta.) Somali: * Mahmud Muhammad 'Abduh. Madinah 1412. De lose Garber. of Kasimirski). p. of the Kur'an exhibiting new verses and variants ed. p. De Robles. Godfrey. Manchester 1925. [n.d. p.J 1936\ 3rd ed. Madrid 1979. B. I. P. D. p. xi+408. 1961-1976. Rafael & Ahmad Abboud. 72+880. Nairobi [1969] p. p. Tasso [19721 p. Barcelona 1963. New ed. (4) [Anonym] E1 Sagrado Coran. Nairobi: East African Ahmadiyya Muslim Mission 1953. from Kasimirski's French).-. Peralta. p. Qurani Takatifu.d. Juan. 50. Zettersteen. 869. 992. Benigno de.p. v+158+783+26.Wickremasinghe. Cata. de L.) [Anonymous] Parisuddha vu al-Qur'an.]. pt: 1-20. n. (trans. 1st ed. 1st ed. p. Lund 1872-1874. Syriac: {An ancient Syrian trans. [n. Dallan & Jus Rusamsi. p. Colombo: Moor's Islamic Cultural Home 1961. ed. p. Upotofu wa tafsiri ya makadiani.d. p. 2 vol. Madrid 1931. Madrid: Aguilar 1973. Swedish: Crusenstolpe. A. from French trans. A. Murguiondo y Urgartondo. Madrid 1961. 0. Rafael. 992. 'Abd al-Hamld 'Alim (Nuri). p. p. (a partial work.. p. xli+442\ 2nd ed. Barcelona 1872. Madrid 1875.p. p. Juan Bantista. p. Mingana. p.1931\ 8th ed. [n. Cortes. Madrid 1844.] p. Fredrik. p. Buenos Aires [19531 p. London: Society for Promoting Christian Knowledge. (translated from French trans. xxix+604. Garcia-Bravo. 866\ 6th ed. Stockholm: Wahlstrom and Widstrand.: Diponegoro. 630. 4th ed.505.] 1937. Barcelona 1953. 630\ Buenos Aires: Arabigo-Argentina "El Nilo" 1974. xx+l062. 1361. Saifuddin Rahhal & Santiago M. Buenos Aires 1945. Malaga: l. l. A. 2 vo1. Castellanos. p. Stockholm 1843. A.p. La Puebla.: A. of Savary). 666. 900. Julio. contains a . xli+442. cx+727\ 3rd ed. 1979. Colombo: Noor's Islamic Cultural Home. (most parts trans. Barcelona 1907. Madrid 1954\ 4th ed. Hernandez. Bandung 1971. from Arabic). Sundanese (Western Java): H. Tornberg. from Arabic).p. xiii+540. al-Amin Qur'an. Karl Vilhelm. C. Cansinos Assens. p.J 1913\ 2nd ed. (trans. 727\ Barcelona: lose lanes 1980. Vernet. Dale. xvi+471. p. Qamaruddin Shaleh. Barcelona 1973. Swahili: 'Abdullah Saleh al-Farsy. 1923. (a partial trans.

1st ed. p.] p. Istanbul1952-1953. (written in 1299/1881). . 5th ed. 2vol [n. Uzbek and Azeri dialects): Ahmad b. cclvi+734. Started in \ 1915. Aydin. Istanbul1965. it was completed in 1930). 'Abd al-Hamid Baqwi. 2 vol. p. {2) Ates. p. 1548. 'Abd al-Rahman Baqwi. Ankara: Diyanet isleri Baskanligi 1980. 4th ed. p. M. p.926+916. 2+604+3+xxx. Hulasat ul-Beyan fi tefsir il-Kur'an. 756\ 2nd ed. Kutanallur (Tanjore District): Adam Trust 1969-1975. (based on Urdu & English Works). Utamapalayam 1937\ 7 vol. 592\ Ankara: KilicKitabevi 1977. 1236\ 3 vol. p. Ismayil Hakki. Abdulbaki.d. {7) (Celik). Istanbul1966-1971. Yahya. p. Madras 1943. Istanbul 12921294/1875-77. p. p. Istanbul. xxxviii+605. S.Abd al-Qadir Baqwi. 1997.. 4th ed. 7 vol. (38l)+(381 +Cxxxviii). 1253. * Al:lmet Davutoglu. Nuh bin 'Abd al-Qadir al-Qahiri. 756. of passages from a manuscript of writings of Dionysius Bar Salibi) Tamil: A. p. 526+f81 Bilmen. 'Allamah. College Anantapur. 3 vol. (the first attempt to translate the Qur'an in Telugu by the author. ! Rao. Omer Riza. p. {2) Go1pmarli.lstanbul1339-1341/19241926. p. 448+464. 2712. Turkish (including Kazakh. Hyderabad [n. Thai: * Ghulam Muhammad Nazir (Nadir?). Omer Nasuhi.]. Habib Muhammad al-Qahiri. 38+606. 604+604. Dogrul. Tafsir al-hamid fi tafsir al-Qur'an al-Majid. Istanbul1962-1966. p. lst ed. * Ahmad Kaviyanpur Ormawi. p. 1st ed. Mehmed Vehbi (Hadimli). 8 vol. Nuh 'Alim . Istanbul 1934. Kur'an Kerim'in Turktce meal-i alisi ve tefsiri. 32+814+7\ 1 vol. Suleyman. Anantapur 193?\ Madras: Asthreyshramamu 1938. Chilkoori Narayana. 2 vol. Anwar al-Qur'an. (in Azeri). Besim.d. Bangkok 1390/1970. Istanbul 1975. \ [Anonyml The meaning of the Holy Qur'an. 4122+7. Istanbul: Cile Yaymevi 1411/1911. * Ali Bulac. Shaykh. Istanbul: Aydin Yayinevi 1979. 1969. Ankara 1961. Istanbul: inkilab ve Aka Basim ve Kitabevleri 1980. lx+924\ 4th ed. Atalay. 'Abd Allah. Madras: Baqwi Sons 1978. lsma'il b. {1) Telugu: Muhammad 'Abd al-Ghaffur.Saheb. 2 vol. Chapkhneh Iqbal1367. 606+28. (from Arabic). 102+730+730\ 4th ed. Huseyin & Yasar Kutluay. p. Baltacloglu. p. Ankara 1957. 34+604. p. 3 vol. 1st ed. a lecturer in linguistics at Govt. K. Isltanbul: Birim 1985. p. p. p. \ p. Fath al-Karim. p. Hasan Basri. Tafsir-e zubdat al-athar. Utamapalayam 1966. Bangkok: Watana Bant Co. Secunderabad. Abdullah. Ankara 1962. p. p. Istanbul 1955. Cantay. 3 vol. Bombay 1269-1300/1879-~884. vi+626. Bombay 1911. 592+[?] Ibrahim Qurayshi. 3 vol. Istanbul 1968. p. 19481949. 3 vol. p. 16 vol. Atay. 102+730+730. 688\ 2 vol. Bombay 1308/1890. 6909\ l5 vol.p. 8 vol. p. Mursid Cantay 1980. (3) E. 754.Syriac text in facsimile and an English trans. 5 vol. Tafsir Fath al-Karim. . S.] Masjid Padongtam [n.

[Anonym] Kur'an. Fikri. p. Emir oimsik & Mehamet Baktir Cemal Ussak. Kazim. Istanbul 1960-1962. xxi+f41+605+21\ 2 yol. Istanbul: Sonmez Nesriyat 1976. p. 824\ Istanbul1976. p. Istanbul 1957.. IstanbuI1343/1927. Semseddin. Tefsir-e mewahib (Terdjemeh-e Tefsir-e mewahib) (in Ottoman Turkish). M. Kitab al-bayan fi tafsir al-Qur'an. (in Azeri). p. Sarac. Istanbul 1967. p. Shaykh al-Islam. p. by Suleyman Fahir into the Latin script) Istanbul: Butun Kitabevi 1959. 729. p. 605+22\ 2nd ed. in 1. p. Istanbul 1340/1924. Istanbul 1282/1865. 628. p. p. Mawlana. 2 vol. Istanbul: T. Muhammad Hasan Mawlazadeh oakwi. Istanbul 1955. Fuyuzat. Tadjeme-e Tafsir-e Tibyan. p. Kur'an-i Mubin'in mealen telsiri. 520+544. cd. * Khalifah Altai. p. 3 vol. 2nd ed. Kur'an-i kerim. Tiflis 1908. 6632+229\ 9 vol.: Omer Feyzi Mardin. 2nd ed. p. p. Ahmet. tafsir Qur'an-i sharif. (Western Turkic. 692. prep. (in Uzbek). M. Muhammad b.farul-'alavi. 704. A. Kazici. 745+791+959. Cairo 1257/1841-1842. p. Ismail Hakki. Istanbul 1970. p. Istanbul: Cigir Yayinlan 1977. Hak dini Kur'an dili. Yavuz. 3rd ed. 2 vol. Malik Fahd. Istanbul: Doyuran Matbaasi 1980-1981. 6432+229. Muhammad Khayr al-Din Khan Hindi Hayderabadi. Istanbul1950. 1 Yol. (in Western Turkic).. Sadi. Kultur Bakanligi 1976-1978. 8+720+2. p. Istanbul 1959-1964. in Cyrillic script). 2 yol. Fi Zilal al-Qur'an (trans.] Istanbul 1932. Kazan 1911-1914. 704\ (facsimile of Bombay ed. * Kawnikuba. 607+28\ 2nd ed. 492. p. Kitab tafsir al-jamali 'ala al-tanzil al-jalali. and ed. 1412 H. Ankara 1974-1980. p. Muhammed Hamdi (Elmalili). of Sayyid Qutb's commentary) 16 yol. p. 1169. (trans. Istanbul 1970. 381+392+220. p. 604+9+49. Irmak. Isma'il Ferruh.535. Istanbul: Aksam Gazetesi 1962. 674\ 7 vol. p. 7 vol. Madinah: Majma. Cairo 1294/1877. {5} Yazir. 4+719\ [2nd ed. comp. Jamil Sa'id. p. Yesil. Yeniasya Yayinlari 1410/1989. Istanbul 1932. p. Hamza. 2 vol. * Ihsan Atamari. 1st ed. 493+527\ (adapted and ed. Dombarwski 1990. 494+631.: Mir Muhammad Karim Mirza. (25+99+551)+(855). Mammud b. (in Ottman Turkish). 745. Kazan 1907-1911. Istanbul1967. Istanbul: Yagmur Yaymevi 1973.) Doha: Qatar National Press [l980] p. p. of Tafsir al-Jalalayn in Ottoman Turkish).(6) izmirli. Bombay 1375/1955. 346+1. 448+423+512+588. Okutan. 620. 1+606+2+28. Ozturk. p. 2nd ed. Emin. Ziya & Necip Taylan. p. Abdullah Atif. al-Sayyid Nadhir al-Tirazi al-Madani. 209+236+228+235. 2 vol.: Ahmet Topaloglu. p. Istanbul 1957-1959. Kitab kashf al-haqaiq. I. Hakki Oenguler & Bekir Karliga. 719+4. (9) Nebioglu. p. Tuzuner. Istanbul: Hikmet Yaymevi 1970[l979] [Sertoglul Haci Murad. and ed. p. Istanbul 1935-1938\ 9 vol. 496+398\ (Latin) 4 vol. (in Azeri) 3 vol. p. Istanbul: Arkin Kitabevi 1959. C. Muhammad el-Tefsiri ('Ayintabi) (Debbaghzade). (in Kazakh or Western Turkic). 2 vol. . (by a team of translators). Istanbul1927. p. [Ozzorluoglu.512. Baku 1907-1908. Suleyman Tevfik] (Ottoman Turkish). Osman. p.496.4 vol. yeni mealli Turkce tefsir 9 vol. (520>+(514)\ 2 vol. 965\ Istanbul 1977. p.Ibn Asad Allah al-Hamidi. p.

1st ed. 1974. Lahore 1371/1951. p. by a team of scholars). 1079. {Anonym] (by a team of scholars). 2 vol. Meerut 1285/1868\ 1st ed. 275. Lahore 1930. 1141. p. (in Western Turkic). (63) Abd al-Samad. Calcutta 1829. 'Aziz al-bayan fi tafsir al-Qur'an bar Khashiyah. Kur'an-i Karim-Turkce anlamu (Meal). Terdjemeli Qur'an-i Karim. Mawlawl. p.p. Tariamah-e Qur'an be-ayat al-furqan. p. Hada'iq al-bayan fi ma'arif al-Qur'an. p. 494\ Istanbul: Milliyet Gazetesi 1980. of the Persian trans. [n. p. Tafsir mudih. 'Abd al-'Aziz. 2 vol. 1977). Istanbul: Milliyet Gazetesi 196263. tarjamah awr tafsir.-e Hami-e Islam 133011912. 4 vol. Urdu: 'Abd Allah Chakralwi. Mukhtasar tafsir-e Haqqani ma'a tarjamah. Abd al-Hayy Faruqi. Istanbul 1927. p.. Karachi 1962\ 2 vol. Tafsir wadih al-bayan. (in Ottoman Turkish. Aydoslu Tawfiq Efendi. 2+8+1040+2. 'Abd al-Hakim Khan Patyalawi (d. 'Abd Allah Hugli. (1) Abd al-Majid Daryabadi (d. Abu MuHammad. 2nd ed.[Anonym] Kur'an. Lahore 1955-1965. 1492\ 1st ed.]. p. [Anonym] Qur'an Tahsil al-bayan ti tafsir al-Qur'an. Delhi: Matba. p. Abd al-Qadir Dehlawi (Shah). d. 748.d. Delhi 1305-131811887-1900\ 4 vol. Tarawari (Karnal. p [61+771.. Jawahir al-Samadiyyah. [Delhil Matba'-e Faruqi 1867.. 346+3. 252+264+361+316. 378+480\ 4 vol.576+15. 792. Qur'an-e Hakim. Islanbul 1344j1925-26. Kelam-i Sharif tesiri. Istanbul: Yeni Istanbul Gazetesi 1969. 'Aziz al-tafasir [n. Tafsir al-Qur'an bi al-Qur'an ma'a tarjamah. Istanbul 1926. Kazani 1910. a team work by Khalis Efendi. 944. 1st ed. Karachi 1952.Abbasi) Agra 1315/1897. p. 463. Istanbul 1961. Dars-e Qur'an. of Shah Wali Allah). 'Abd Allah.'an. by a team of scholars under the supervision of Huseyin Kazim Qadri). p. 1st ed. Turkche Qur'an Kerim terdjemesi. 1940). Terdjeme-i sherifeTurkche Qur'an-i Kerim. [Anonym]. (in Ottoman Turkish. Shah-Ahmad al-Imanquli al-Kazani. (6) -. (Western Turkic). Abd al-Haqq Haqqani Dehlawi. Haji Dhihni Efendi. p. p. 1st ed. 2 vol. 144.. p. p. Qur'an. Mawlana & Fadl al-Rahman. 850. Karnal 1906. (600+27)+(12+601-1147+[41+35). Tefsir-e fawa'id. 455\ Istanbul 1972. 'Abd al-Ghaffur Khan. Istanbul: Okat ve Burhan Yayinevleri 1970.] 1829. Lahore: Hindustan Steam Press 1904. al-Qu.p. Mudih al-Qur'an (trans. Tafsir al-Qur'an (Urdu trans. and Faid Efendi). . Karachi: Idara 'Ulum alShari'ah 1376/1956. 558+2. Istanbul 1340-1341/19211922. Kazan [n. Sayyid Hj. Lahore: Taj Co. Mawlana. p. ' Abd al-'Aziz. Abd al-Muqtadar Badayuni. Mawlana. 660. p. [Anonym] (in Ottoman Turkish. of Tafsir-e . p. ed. {2} [Anonym] Nur al-bayan. (234)+(235-430)+(431-576)+(577-743)\ 2 vol.] 'Abd al-Da'im al-Jalali. 7 vol. p. Asan did Qur'an-e Majid mutarjam (with a summary of Tafsir bayan al-Subhan on the margins). Kazan 1899-1900. n. -:-. p. 'Allamah Qari. 392\ 1st ed. (also includes the trans. Delhi 1302/1885. {Anonym] Kur'an-i Karim-Turkce anlamu. {6} [Anonym]. 1st ed. p. [Anonym].-e Risalah-e pishwa 1930. p. 3566. by Ashraf Ali Thanawi). Mawlawi. 8 vol. Delhi: Matba. 680. Muhammad Sadiq b. p. Delhi 1358/1939. p. India) 131811900-1901. Fath al-Mannan ya Tafsir-e Haqqani.

Abd al-Smad b. Nawab .Abd al-Wahhab Khan, Qur'an-e Majid ka Urdu tarjamah awr talasir ed. Mawlawi 'Abd al-Haqq, 4 vol. [n.p.J 1287/1870, p. 1632. (in old Deccani Urdu; a copy of this edition is in Asafiyyah Library, Hyderabad) 'Abd al-Sattar Dehlawi, Tafsir-e Sattari (ma'a tarjamah) ma'a Ahsan altafasir Karachi 1956. -; Qur'an Majid mutarjam ma'a hawashi, Fawa'id-e Sattariyyah, 1st ed. Karachi: lsa'at al-Qur'an 1972, p. 964. 'Abid al-Rahman Siddiqi Kandhalwi, Mawlana, Tafsir-e lbn .Abbas ma'a Lubab al-nuqul fi asbab al-nuzul (includes Urdu trans. by Ashraf 'Ali Thanawi), 3 vol. Karachi: Kalam Co. 1968. Abu al-A'la Mawdudi, Tarjamah-e Qur'an-e Majid, Delhi: Maktabah-e Islami 1969, p. 1580\ Lahore: Idarah Tarjuman al-Qur'an 1396/1976. (3) -, Tafhim al-Qur'an, 6 vol. Lahore: Maktabah-e Ta'mir-e Insaniyat 1951.(3) Abu al-Fadl, Mirza, Ilahabad 1913. (copy in Khuda Bakhsh Library, Patna) Ahmad 'Abd al-Samad Faruqi, Fuyud al-Qur'an, 3 vol. ed. lHamid Hasan Bilgirami, Karachi 1393-1396/1973-1976, p. 24+1513\ 3 vo1. Karachi: H. M. Sa.'id & Co. 1983. (12) Ahmad 'Ali Lahori, Innahu al-Qur'an al-Karim, Lahore 1353/1934, p. 1006\ Lahore: Anjuman-e Khuddam al-Din 1974, p. 966. (2) Ahmad .Ali Mirza, al-Qur'an al-hakim mutarjam ma'a hawiashi tafsir Lawani' al-bayan , Lahore: Kutubkhanah Husayniyyah 1955. Ahmad al-Din Amritsari. Khwajah. Tafsir bayan li al-nas ma'a tarjamah. 7 vol. Amritsar 1915. Ahmad Hasan Khan Dehlawi. Sayyid, Ahsan al-tafasir (ma'a tarjamah-e Shah'Abd al-Qadir). 7 vol. 1st ed.Lahore 1973. p. 2060.Ahsan al-fawa'id. Delhi 1347/1928. p. 828. Qur'an-e majid ma'a mudih al-Qur'an ba idafah-e Ahsan al-fawa'id (also includes Urdu trans. by Shah Rafi. al-Din and Shah 'Abd al-Qadir, with Persian trans. by Shah Wali Allah). Delhi: Matba.-e Faruqi [n.d.] p. 800. Ahmad Rida Khan Barelwi {d. 1340). Tanwir al-Qur'an 'ala Kanz al-iman. Muradabad 1911\ Muradabad. 1330/1912. p. 488\ ma'a Tafsir-e Khaza'in al-'irfan , Karachi [n.d.] p. 716\ Gujrat 1377/1957, p. 1000. Ahmad Sa'id Khan. Kashf al-Rahman. Delhi 1952. p. 1250\ 2 vol. 1st ed. Delhi 1962. p. 968. (1) Ahmad Shah Padri. Kanpur: Zamanah Press 1951. p. 508. Ahmad Yar Khan Na'imi. Nur al-'irfan fi Hiishiyah al-Qur'an al-ma'ruf beh Mukhtasar Tafsir-e Na'imi. Lahore 1377/1957\ Tafsir nur al-'irfan, Gujrat 1377/1957, p. 1000. -, Tafsir-e Naimi. 11 vol. 1st ed. Gujrat 13631390/1944-1970. 'Ali Bakhsh Padri. Tafsir al-Qur'an. Lahore 1935. 'Ali Hasan Bihari. Mawlawi Sayyid, Matalib al-Qur'an. 3 val. [n.p.] 1331/1913. Ali Lakhnawi. Sayyid. Tarjamah wa tafsir-e Tanwir al-bayan, Agra [1895]. Ali Mujtahid. Sayyid b. Dildar .Ali {d. l259). Tawdih-e majid fi tanqihz-e kalam Allah al-Hamid. tarjamah wa tafsir. 4 vol. Bombay: Haydri 1252/1836. Ali Muhammad. Sayyid. Taj al-'Ulama' {d. 1312), Tarjamah bilii matn ma'a mabsut hawashi. 2 vol. Lucknow 1304/1886-1887. Amir .Ali al-Malihabadi. Sayyid. Tafsir mawahib al-Rahman ma'a tarjamah, 30 vol. 1st ed. Lucknow 1896-1902. p. xxx+8500\ 30 val, 1st ed. Lahore: Maktabah Rashidiyah 1977. p. 8340. (1) Amir Hasan Khan Suha, Hakim Sayyid, Tafsir-e Ahmadi {trans. of the commentary by Mulla Jiwan. tutor of Awrangzeb .Alamgir), [n.p. n.d.].-.Tafsir-e lbn Arabi [n.p. n.d.]. 'Ashiq Ilahi Mirathi, Mawlana. Tarjamah-e Mawlana. 1st ed., Lucknow 1902\ Rawalpindi: Taj Co. [n.d.l p. 732.

Ashraf 'Ali Thanawi. I'jaz numa Qur'an majid, 1st ed. Delhi 1357/1938. p. 488 {includes Urdu trans. of Rafi' al-Din). (18) -.[Tarjamah-e Qur'an], {also contains his commentary Bayan al-Qur'an) 12 vol. 1st ed. Delhi: Matba'-e Mujtaba'i 1908. Athar Zubayri Lakhnawi. Qur'an-e Karim, Sahr al-bayan {trans. in verse). 2 vol. Karachi 1370/1951. p. 1498\ 2 vol. Karachi 1976, p. 56+1498. (1) Bashir al-Din Mahmud Ahmad. Tafsir-e saghir. Rabwah 1957, p. 1466\ 2nd ed. Lahore 1966. p. 954. * Dhi-shan Haydar Jawadi. Sayyid, Lucknow: Tanzim al-Makatib 1411/1990, p. 1314. Fadl al-Rahman Hazarwi, Tafsir fadl al-Rahman, Jami' al-talasir wa alahadith,3 vol. Amritsar-Karachi 1953. Fakhr al-Din Ahmad (Qadiri), (Tafsir-e Qadiri) Tafsir-e Husayni, 1st ed. Lucknow 1882\ 2 vol. Lucknow 1886, p. 836. Fakhr al-Din Multani, Mutarjam Hama'il. Lahore 1919, p. 704. Farman .Ali, Lucknow 1326/1908, p. 460\ Karachi: Pir Muhammad Ibrahim Trust 1390/1970, p. 1088. {3) Fath Allah Shirazi, [n.p.] 1335/1917, (available in the Asafiyyah Library, Hyderabad). Fath Muhammad Khan Jalandhari, Fath al-hamid ma'a mukhtasar tafsir. Amritsar 1900\ 1st ed. Lahore [n.d.], p. 981 \ 1st ed. Lahore 1908\ Karachi: Taj Co. [1969] p. 925. {6) -, Khulasat al-tafasir 4 vol. Lukhnow: Matba.-e Anwar-e Muhammadi 1309-1311. Fath Muhammad Ta'ib Lakhnawi, Khulasat al-tafasir 4 vol. Lucknow 13091311/1891-1893, p. 2580. -, Qur'an-e Majid ma'a bayan-e mufid (Ahsan albayan fi qisas al-Qur'an), Lucknow 1901, p. 640+40. Fayd Hasan, Mawlawi Sayyid, Tafsir-e Khulqi, 2 vol. Hyderabad Deccan: A'zam Steam Press 1253/1837. Firuz al-Din Ruhi AkbarabadI, Talsir al-Qur'an ma.a fa,iamah, Karachi 1950-1955, p. 1728. Firuz al-Din Daskawi, Sialkot: Mufid-e .' Press 1322/1904, p. 1222. Firuz al-Din, Mawlawi, Tashil al-Qur'an (simplified version of Shah .Abd alQadir's literal trans.), Lahore 1362/1943, p. 998. Firuz al-Din Siyalkoti, [n.p.] 1890. Ghulam Ahmad Ahmadi, Mawlawi, [n.p. n.d.]. Ghulam Ahmad Parwiz, Mafhum al-Qur'an, Lahore 1961\ 3 vol. 1st ed. Lahore: Idarah-e Tulu'-e Islam 1970, p. 13+19+1502. Ghulam Hasan Niyazi Peshawari [Qadiyani] Peshawar, 1939, p. 656. Ghulam Mahdi Khan Wasif, Tafsir matalib al-furqan ma'a tarjamah-e Jalalayn wa Fawa'id wa Matalib-e Baydawi, 2 vol. Madras 12781288/1861-1871, p. 1096. Ghulam Muhammad Ghawth, Tafsir-e 'umdat al-bayan, Lucknow [n.d.]. Ghulam Sarwar Lahori, Hafiz, [n.p. n.d.]. Hasan Nizami Dehlawi, Khwajah, 'Amm fahm tafsir al-Qur'an, 1st ed. [n.p.] 1924\ 3 vol. (with Rafi al-Din's trans.), Delhi 1938, p. 420. -, Tartili tarjamah-e Qur'an-e Majid. 2 vol. 1st ed. Delhi: Dargah Nizam al-Din Awliya. 1359/1940, p. 1200. Hasan, Aqa Sayyid, Dhayl al-Bayan fi talsir al-Qur'an, [n.p.]: 'Imad al-Islam Press l352/1933. Hashim .A1i, Muhammad. [n.p.] 1868. p.636. Hayrat Dehlawi, Mirza Muhammad 'Imraw, Qur'an Majid mutarjam. Delhi: Curzon Press 13219-1320/1902-1903.(2) Husayn 'Ali Khan, Jawahir al-Qur'an, 3 vol. 1st ed., ed.: Mawlana Ghulam Allah Khan, Rawalpindi 1383/1963, p. 1402\ Hyderabad Deccan 1302/1885. Husayn Bakhsh, Mawlawi, Tarjamah wa tafsir, Jada (Dera Isma'il Khan)

[n.d.]. -, Tafsir anwar al-Najaf fi asrar al-Mushaf, 14 parts Sargodha: Maktabah-e Anwar al-Najaf 1373-1393. Ibrahlm b. 'Abd al-'Ali Arawi, Tafsir-e Khalili ma'a tarjamah, Arah: Tab'-e Khalili, 1889. A copy of this print exists in the British Library (Ms. 20-C14507). Ibrahim Beg Chughta'i, Mirza (d. 1940), Manzum Urdu tarjamah, Agra 1934. I'jaz Wali Khan, Mufti, Tanwir al-Qur'an 'ala Kanz al-iman, [n.p.] 1368/1949. Ihsan Allah 'Abbasi Gorakhpuri, Gorakhpur: Asadi Press 1892, p. 468. 'Imad 'Ali Mujtahid Sonipati (d. 1304), .Umdat al-bayan, Delhi: Matba'-e Yusufi 1300-1307/1883-89, p. 1674. (2} 'Imad al-Din Panipati (d. 1844), (in Roman script) Ilahabad: Christian Mission Press 1894\ [n.p.] 1313/1895\ (in Roman script) Lucknow: Methodist Mission Press 1900, p. 5+307.(2) Imdad Husayn Kazimi, Mawlana Sayyid, al-Qur'an al-mubin maa tarjamah, tafsir al-muttaqin mutabiq-e riwayat-e A'immah-e Ma'sumin, 1st ed. Lahore: Insaf Publishing Press 1960, 732. Intizam Allah Shahabi, Mufti, Tafsir al-Qur'an, Delhi: Faruqi Press 1948. Kalim Yasin, 1st ed. Kalat Awan-e Kalat [n.d.] p. 524. Kanhayya Lal Lakhdari, Munshi, (based on' Abd al-Qadir's trans. and done at the behest of Raja Ranjeet Singh, Sikh ruler of Panjab), 1st ed. Ludhyana 1882, p. 415. Karamat 'Ali Jawnpuri, Kawakib-e durri, Hyderabad 1253/1837, p. 1390 (available in Asifiyyah Library). Mahmud Hasan Deobandi [& Shabbir Ahmad 'Uthmani], (the latter completed the trans. done up to surat al-Nisa' by Mahmud Hasan [d. 1919], Bijnur: Madinah Press 1923\ Lahore 1976, p. 794. (6} Mahmud al-Nisa' Begum, Tafsir-e Qur'an-e Majid ma'a tarjamah, 1st ed., Hyderabad Deccan: Dar al-Tab'-e Sarkar-e 'Aliyah [n.d.] p. 621. Maqbul Ahmad Dehlawi, Tafsir mutabiq-e riwayat-e A'immah-e Ahl-e Bayte Kiram, Delhi 1331/1913, p. 966\ Lahore [n.d.] p. 733.(4} Mazhar 'Ali Sahsawani, Tafsir-e mazhar al-bayan, [n.p. n.d.] . Muhammad 'Abd al-Bari, Qur'an-e Majid ma'a 'am fahm tarjamah, 1st ed., Hyderabad Deccan: Daftar-e Isha'at-e 'Ulum wa Fann 1372/1952, p. 1832.(1} Muhammad 'Abd al-Bari Farangi Mahalli, Altaf al-Rahman be-tafsir alQur'an, 1st ed. 3 vol. Lucknow: Nami Press 1925. Muhammad 'Abd al-Majid, Tafsir al-bayan fi tarjamat al-Qur'an, Delhi 1903 Muhammad 'Abd al-Qadir Siddiqi Qadiri, Tafsir-e Siddiqi, 6 vol., 1st ed. Hyderabad Deccan: Matba'-e Sarkar-e 'Aliyah 1971, p. 3809. Muhammad 'Abd al-Salam 'Abbasi Badayuni, Zad-e Akhirat, (completed in 1224/1826, in 100,000 or 200,00 verses), 4 vol. Lucknow 1244/1828, p. 1762\ 4 vol. Lucknow 1285/1868. ) Muhammad Abu Zarr Sanbhali, Tafsir-e Jalalayn, Agra: Matba'-e I'jaz-e Muhammadi 1905. Muhammad Ahsan Ta'alluqdari, Mawlana, Ahsan al-tafasir, 7 vo1. Delhi 1909. Muhammad Ahsan Allah Gorakhpuri, Qur'an-e Majid Urdu bila matn, Gorakhpur: As'adi Press 1892, p. 468. Muhammad .Ali Lahori (Ahmadi), Bayan al-Qur'an, 3 vo1. 1st ed. Lahore 1921-23. (5) Muhammad 'Ali Dehlawi, Shaykh, Delhi: Matba'-e Ithna 'Ashari 1330/1911, p. 968. Muhammad 'Ashraf Jilani Kachhochhawi (d. 1381), [n.p.] 1336/1947.

Lahore 1980. Agra: Matba. Muhammad Karam Shah. 1186. 796. 10 vol. 5 vol. Bombay [n. p. Lahore: Karimi Steam Press 1930. p. 301. Muhammad Sadiq. in 5. 8 vol. from Persian).d. Agra. Muhammad Salim al-Din Shamsi (Shamhi?). 790.).l p. Tarjamah Tafsir-e Ibn Kathir. Mawlana.. Muhammad Dawud Raz.d. 2947. [n. 2 vo1. p. Lucknow: Matba'-e Husayni Ithna 'Ashari 1885. 1433. 908. Madamin-e Qur'an. 5 vols. p. p. in 4. 1926. Delhi: Idarah-e Isha'at-e Din 1393/1973. p. Sayyid Hakim Naqvi Jalali. Tafsir-e Nabawi manzum. Kashshaf al-Qur'an. Lahore: Diya' alQur'an Publications 1384-1399/1964-1979. Abu al-Qasim.p. Muhammad Isma'il Afdal. p.d.-e Murtada'i 1915. p. Lahore: Shaykh Ghulam . Qur'an-e Majid ba muhawarah tarjamah Urdu awr Gurati. 2432\ Delhi 1314-1317/18961899. 3860. 610. p.]. Diya' al-Qur'an.d. Muhammad Insha' Allah. p. 1st ed.d. 3580.A1i & Sons 1952. 15 vol. pub: Anjuman Rabbani Dhariwal. 3740.(1) Muhammad Idris. p. Muhammad Husayn Dhariwal. 9 vol. n. Lucknow: Nowalkishore 1313/1895. Tafsir al-Qur'an be-zaban-e Urdu ma'a tarjama-e Furqan-e Hamid. Sayyid. Muhammad Sa'id Qadiri Hanafi Dakkani (Ahmadi). Lahore: lHamidiyyah Steam Press 190715. Lahore: Photo Art press [n. 792\ 1st ed. Urdu tarjamah-e kalam-e Rabbani al-mawsum beh Charagh-e hidayat. Mawlawl. -. Muhammad b. Tarjamah-e Qur'an mukhtasar hawashi. 720. Karnal1906.]. p. Muhammad Bashir. al-Qur'an al-hakim mutarjam ma'a Tafsir siraj al-bayan. Tarjamah Qur'an Sharif ma'a tafsir. 265+195. (1) Muhammad Husayn. 572. Sialkot Mufid-e 'Am Press 1311/1893. Khurshid Ahmad Khan. Muhammad Husayn Quli Khan.].p. Tafsir-e Rabbani. al-Fatd1 al-kabir. Qur'an-e 'Azim. Tarjamah-e Ghayat al-burhan. p. [n. p. A'zam al-tafasir (by Shah Wali Allah). Dil'ah Gurdaspur. Karachi 1972. Lucknow 1371/19S1-19S2\ 1st ed. 2 vol. p. Tarjamah Tafsir-e Ibn 'Abbas. Muradabad 1894\ 2 vol. Lucknow: Nizami Press [n. Tafsir-e tanwir al-bayan tarjameh tafsir-e "Khulasat al-manhaj. Amroha 1322/1904. Ibrahim Junagadhi. Lahore: Malik Siraj al-Din Publishers 1966. Sayyid. p. Muhammad Ihtisham a1-Din Muradabadi. Tafsir-e iksir-e a'zam. 1st ed. p. n.]. 8 vols. Muhammad Shah. 767. Delhi 1312/1894. a1-Din's trans." az Fath Allah Kashani. Dr. Muhammad al-Hakim. Karachi: Nur MuQammad 1954. Mawlawi. Mawlana. Tarjamah wa tafsir. 1st ed. Tarjamah wa tafsir. Delhi 1384/1964. Delhi: Nur Muhammad Press 1928-1933.d. Muhammad Dawud Khan b. Akbarabad-Agra 1312/1895. (trans. Hafiz. Peshawar: University Book Agency [n. Hama'il a-tafsir. Muhammad Nabi Bakhsh. 1st ed. Muhammad Rahim Bakhsh Deh1awi. Matalib al-furqan fi tarjamat al-Qur'an. 2 vol. Muhammad Ishaq Mir (Ahmadi). 2 vol. Muhammad Baqir Ba Zaydi. 1st ed. Muhammad Hanif Nadawi.Muhammad 'Atiq Bahr al'Ulumi (Farangi Mahalli).] p. (1} Muhammad Husayn Lakhnawi. Tarjamah tafsir-e Haydari. Karachi: Idarah Bahr al-'Ulum Isha'at al-Qur'an 1970. 1st ed. 776. Muhammad Ramadan Akbarabadi. Karachi: Maktabah-e al-Rayhan 1965-1968. Nawab. Tafsir Ibn-e 'Abbas (with Shah Rafi.. Lahore . 1st ed. Tafsir-e Ahmadi. 2 vol. Muhammad Baqir. Mawlawi. 606. Muhammad Hasan Amruhwi.

Jami' al-tafasir 2 vol. Pir (Ahmadi). p. Mu'in a1-Din.] 1883. 1018\ Tarjamah-e Tafsir-e Ra'ufi. 774\ Lahore: Shaykh Ghulam 'Ali & Sons 1952. 1st ed. [n. p. 1196. Rawalpindi: Kitab Ghar [n.d. 1976). Makhzan-e ma'arif: Khulasah Tafsir-i kabir (summary of the commentary by Mirza Bashir a1-Din). Qadi Sayyid. 8 vol. 4 vol. al-Ma'arif 1389-1393.p. Delhi [1317/1899]. 790. Tafsir [written at the behest of Nawab Sayyid Muhammad Fayd Allah Khan (1188-1208 H. p.l p. Sayyid. 2942. Dars-e Qur'an. Lahore [n. 652 (256?). Bombay 1293/1876. Agra: Nur-e Ilahi (n. Delhi: Nadwat al-Musannifin 1961-69. p. p. Firuzpur: Fayd Bakhsh Agency 1907. Delhi 1938. 716. [n.A1i. Nur al-Din. Lucknow: Nowalkishore 1907. 1st ed. 1st ed. 1973. [n. 9 vols. Rawshan 'Ali.-e Haydari [n.(1) Nizam al-Din Hasan. lst ed. Khaza'in al-'irfan.}. 1st ed. 3 vo1. p. 1st ed. Kanpur: Ni'zami 1283/1866. 1966.]. Muhammad Su1ayman Faruqi. kashf al-qulub. 804. Lahore: Dar a1-Isha.] p.ah 13481351/1929-1932. Tafsir-e Sarwari ma'a tarjamah. Tafsil al-bayan. 3 vol.d.] p. al-Qur'an al-murtarjam ma'a Tafsir-e Husayni. Rahat Husayn Khan Akbarabadi. Mustafa bin Muhammad Sa'id. Hafi'z (Ahmadi). 1225). given on the margins). Nur al-Haqq Mun'im. Tashrih al-Qur'an. Raf'at Ra'uf Ahmad Mujaddidi. Tafsir-e Qadiri. Muhammad Thana' Allah . Na'im al-Din Muradabadi. 487. Mumtaz . 4 vol.] p.p. Muhammad 'Umar Qadiri.p. Lahore [n. Sargodha [n.p: n. al-Din Dihlawi. Tawdih al-Qur'an ma'a tarjamah. Islamabad: Qur'an Publications 1974-1980. I'jaz numa Qur'an-e Majid. Tafsir-e Mazhari. (42} Rafiq Bulandshehri. Muhammad Shafi' Mufti (d.d.d. Qur'an sharif mutarjam ma'a Tafsir-e tanwir al-bayan (Tanwir al-bayan is Urdu trans.1300/1883\ 6 vo1. Muslih Haydarabadi.d. p. 1266. p.1143. Mawlawi (Ahmadi). Mumtaz .d. Raihat Husayn Gopalpuri. 488\ Delhi: Qudsi Printing Press 1950. Tarjamah-e Shah Rafi' al-Din. 4th ed. Tafsir-e Qadiri (trans of Tafsir-e Husayni). p.d. maqasid al-Qur'an. Hyderabad: Shams a1-Is1am Press 1319-132011901-1902.] Qutb al-Din Khan Bahadur Dehlawi.d. Salah al-Din. Mawlana.] . Muhammad 'Uthman Salim a1-Din Jaipuri. of Khulasat al-manhaj by Fath Allah Kashani. p.p. Shah. 1390\ Delhi: 1293/1876. 6 vo1. Tafsir anwar al-Qur'an. 664. Calcutta: Islam Press 1840 (?)\ 2 vol. -.Ubayd Allah. p. Nadhir Ahmad. Karachi: Idarat . Lahore: Taj Co. 1067. p. Tafsir-e Mujaddidi ma'ruf beh Tafsir-e Faruqi. Tawdih al-Qur'an. Abu Muhammad. Tarjamah.] 1963. & Najm al-Din Siyoharwi. Mawlana.d. Tafsir iqtibas al-anwar min kalam al-Ghaffar. Lahore 1050/1931.] Nowalkishore. (18} Najm al-Din Siyoharwi.] p. Muradabad 1330/1912\ Karachi: Maktabah-e Ridwiyyah [n. 783.)l [n. Bombay: Fath al-Karim Press 1305/1887. 2 vol. al-Hajj Pir (Ahmadi). Qur'an Majid tarjamah ma'a tafsir. Sarwar Shah. Rafi. Sayyid Shah. Agra: Khayrkhwah-e Islam Press 1910\ Qadian 1932. Sayyid. Hyderabad Deccan: Matba. p. 783\ 2nd ed. Dipti (Deputy). Amritsar: a1-Fayd Dar al-Isha'ah (prior to 1947). [n.Uthmani Panipati (d. Khajwah: Islah [n. Ma'arif al-Qur'an. 783\ 2nd ed. Muradabad 1911\ Bombay: 'Ali Bha'i Sharaf . 670.] p. Muhammad . Agra 1308/1890. Mawlana [Qadiyanil.p. 608. n.Ali & Co. Tarjamah-e Qur'an-e Sharif.d.Ali Deobandi.

914. Amritsar 1907\ 7 vol.d. Nurani Charagh (tarjamah bila matn). 804\ Amritsar 132311905. p. a very old trans. 1st ed. Tafsir-e Husayni (by Husayn Wa'iz Kashifi. [n. Lahore: Shaykh Muhammad Ashraf 1979. 1st ed. Karachi 1953. Sayyid Muhammad Harun Bankipuri. Karachi [n. 1244.] Zahid Malik.). 1st ed. Kitab al-huda.-e Siddiqi 1307-1323\ 12 vol. Lahore 1323/1905. 524.] Wahid al-Zaman b. (in early Urdu. n. p. Siraj al-Din Muhammad .] p... 8 vol. Muhammad. Siddiq Hasan Khan. 16 parts Lahore: Matba. Lahore: Din-e Muhammadi Press 1935. 1st ed. Lahore: Ahmadi [n. (8} [Anonym]. p.d. Thana. p. p. Yusuf Husayn. Lahore 1342/1923. 1st ed. [Anonym] A'zam al-tafasir.1906-1912. (1} Yasin Hakim. Agra 1312-132311894-1905. 704\ ma'a tafsir-e Wahidi. Tafsir-e Rahmani. of Tafsir al-Jalalayn). Manzum Urdu tarjamah-e Qur'ane Majid (in 25679 verses). 2432. Delhi: Miur Press 1312/1894. Allah Amritsari. Mufid al-Qur'an ma'a khwass al-ayat. Zhir al-Din Bilgrami.. Lahore 1321/1903.). -. Kashif al-ghum. [Anonym]. of the tafsir ascribed to Imam al-Hasan al-. Lahore [n. 2966. Meerut 1284/1867.. 794. ed. Lucknow 1873. p. Agra 1900.].868. Lahore 1343/1924. Zirak Husayn Ridwi Amrowhi. 720. 1st ed. Athar-e Haydari (trans. p. 644.-e l:Iaydari [n. Agra 1866. 848.d. Amritsar 1313-1347/1895-1928\ Delhi: Idarah-e Isha'at-e Din 1393/1973. p. p. 712\ Bombay: Khilafat Press 1926.Askari [a]). Qur'an-e Majid mutarjam ma'a hashiyah. Mawlawi. [Anonym] Mawahib-e 'Aliyyah. Delhi 1268/1852. Madamin-e Qur'an. Nawab. Masih al-Zaman.p.8554. Qur'an Majid ma'a Tafsir alJalalayn. Lahore: Ta'limi . Sayyid. p. p.(l} Ya'qiib Hasan (Madrasi?).d. 5729. 1st ed. Hama'il sharif mutarjam ma'a hawashi. 648.Ali's English trans. p. Shams al-Din Sha'iq Izadi. p. Bijnor: Madinah Press 1357/1938. Nur afza mutawassit Qur'an sharif ma'a hawashi (trans. p.Abd Allah Yusuf . Amritsar. [Anonym] An Interpretaion of the Holy Qur'an (includes an Urdu trans.Uthmani. Matba' al-Qur'an wa al-Sunnah 1903. p. Ma'arif al-Qur'an.]\ Tafsir-e Wahidi ma'a tarjamah Mudihat al-furqan. Nawab Wiqar Jang. p. along with .].).Abd a1-Ra'uf.(1} Umar Miyan Mi'raj Din (Ahmadi). Khulasah tafsir-e Fath al-Qadir-e Imam Shawkani. 3 vol. Shah. 732. 22+990. Mawlana. p. and commentary by Mawlana Ashraf 'All Thanawi on the margins). 434. [Anonym] Nur afza Qur'an-e Majid ma'a kamil tafsir (based on the trans. -. Karachi: Idarat al-Ma'arif 1969-1973. [Anonym] Hama'il Sharif mularjam wa muhashsha. Bombay: Imamiyyah Kutubkhanah 132011902. Fawa'id mudih al-Qur'an. Tarjaman al-Qur'an beh lata'if al-bayan.p. Delhi 1900. 1st ed. n. Sikandar . 1200. Sharif Husayn Baharalwi.Ali Khan Nawab Malir Kotla. p. Rawalpindi: Matba'at-e Hurmat 1980. Tarjamah wa tafsir. llahabad: Hindustan Academy 1304/1886-1887. 799. [Anonym] Hama'il Sharif mutarjam. Zayn al-'Abidin. Tabwib al-Qur'an. Tafsir-e Thana'i.with Shah Rafi al-Din's trans. (published in instalments in the journals Ta'lim al-Islam and Tafsir al-Qur'an between 1906 and 1912. p. 8 vols. 910\ Tuhfat al-Qur'an.: Matba. p.d.) Shabbir Ahmad . [n. Hyderabad Deccan.d. Hama'il sharif mutarjam Urdu (with a complete trans. of Ma'hmud al-Hasan and Ashraf 'Ali Thanawi). p. 1st ed.

d.] Matba..e. [Anonym] Urda tarjamah (Qur'an). [Anonym].] p. With 'Abd Allah Yiisuf . p. [Anonym] Qur'an Sharif mutarjam ma'a talsir Minhat al-Jalil (Khulasah tafsir-e lughwi). Amma juz. [Anonym] Qur'an Majid ma'a tarjamah (trans. p. M. [Anonym] Tarjamah wa tafsir. Qur'an Majid. Agra: Matba'-e I'jaz-e Mu'hammadi. Beirut [19731 p. Delhi: Faruqi Press 1315/1897.}.-e Hajji Walad Muhammad Husayn [1847]. 528. [Anonym] Tafsir al-Baydawi (with Urdu trans). Qur'an Majid mutarjam ma'a al-Fawa'id. Lahore: Shaykh Ghulam Husyan and Sons [n.d. 74. [Anonym] Rawshan charagh. [Anonym] Qur'an Sharif mutarjam ma'a Khulasat al-tafasir. [Anonym] Qur'an Majid mutarjam ma'a manafi.p. part xxx) Yoruba: Cole. [Anonym].Arabiyyah 1977. 846. (a partial trans. Lagos 1906.). Ahmad Tijani Akanni & Hasan Yusau Dindey. p. (tarjamah bila matn). 848. Lucknow: Matba. [Anonym]. 747. Nujum al-Qur'an wa Tafsir-e Husayni. Delhi: Matba. Agra: Matba' Mufid-e 'Am 1301/189293.-e Qasimi (n. 1st ed. tarjamah al-thalathah. Agra 1314/1896. Nurani sham'-e Qur'an-e Majid (tarjamah bila matn). 480. Delhi 1892. Qur'an Majid. xvi+575. 1st ed.Ali's English trans). 592.Kutubkhanah [n. [Lucknow?] 1840. xvi+575\ Beirut Dar al-. of the.] p. [n. [Anonyml Qur'an Majid mutarjam. p. 410. [?] 1993. Vietnamese: Tu Cong Thu. i. 2 vols.-e A'hmad Qadimi 1314/1896. 656. [Anonym] The Illustrious Quran (includes an Urdu trans. [Anonym].d. p. S. Deoband: Matba. tarjamah wa tafsir (an important Shi'i trans. London 1978. Lahore: Kamiyab Book Depot [n. in Urdu and Persian). Agra 1316/1897. 1305/1887. p. 452\ Exeter: James Townsend & Sons 1924. p. TAFSIR AL-QUR’AN AL-KARIM : AlMaraghi Penulis : AHMAD MUSTHAFA AL-MARAGHI Kategori: Tafsir Ilmi Mazhab : Syafii-Asyariyah Terbit : 1950 M . fada'il wa khawas. Muhammadul Awwal Augusto.] p. p...d.-e Paygham 1844.

Setelah pulang ia tidak istirahat sebagaimana orang lain pada umumnya. Bagi sebagian pengamat tafsir. lalu dilanjutkan dengan menulis tafsir ayat demi ayat. Pekerjaan itu diistirahatkan ketika berangkat kerja.00. al-Maraghi memulai aktifitasnya dengan shalat tahajjud dan hajat seraya berdoa memohon petunjuk dari Allah. Ketika malam telah bergeser pada paruh terakhir kira-kira Jam 3. melainkan ia melanjutkan tulisannya yang kadang-kadang sampai jauh malam. justru kedua tugas tersebut berjalan seiring tanpa saling mengganggu satu sama lain. Maka dari itu. ketika al-Maraghi menulis tafsirnya.Jumlah : 30 Juz dalam 10 Jilid Terbit : Maktabah al-Babi al-Halabi (Kairo). 1369 H. sehingga lahir sebuah tafsir yang menghiasi etalase perpustakaan Islam di berbagai negara muslim dewasa ini. Penulisan tafsir yang dilakukan oleh Musthafa al-Maraghi ini tidak sampai mengganggu aktifitas pokoknya sebagai seorang dosen. Menurut sebuah sumber. Ia merasa terpanggil untuk menawarkan berbagai solusi berdasarkan dalil-dalil Qur’ani sebagai alternatif. al-Maraghi mengembangkan metode baru. ia hanya membutuhkan waktu istirahat selama empat jam sedangkan 20 jam yang tersisa digunakan untuk mengajar dan menulis. tidak mengherankan apabila tafsir yang lahir dari tangannya tampil dengan gaya modern. al-Maraghi adalah mufassir yang pertama kali memperkenalkan metode tafsir yang memisahkan . Demikianlah aktifitas al-Maraghi selama sepuluh tahun dalam menggoreskan tinta emas. seperti dituturkan oleh al-Maraghi sendiri dalam pembukaan tafsirnya. yaitu disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang sudah maju dan modern. Penulisan tafsir ini tidak terlepas dari rasa tanggungjawab AlMaraghi sebagai salah seorang ulama tafsir yang melihat begitu banyak problema yang membutuhkan pemecahan dalam masyarakatnya. Dari sudut metodologi./1950 M. Tafsir al-Maraghi merupakan hasil keuletan dan kerja keras Ahmad Musthafa al-Maraghi selama kurang lebih 10 tahun. dari tahun 19401950 M.

sungguh tidak mungkin menyusun tafsir dengan hanya mengandalkan riwayat semata. serta cahaya pengetahuan yang benar". di samping menggunakan kaidah bahasa Arab. seiring dengan perkembangan problematika sosial. selain karena jumlah riwayat yang sangat terbatas juga karena kasus-kasus yang muncul membutuhkan penjelasan yang semakin komprehensif. Ungkapan al-Maraghi di atas menegaskan bahwa riwayat-riwayat yang dijadikan sebagai penjelas terhadap ayat-ayat Al-Qur'an adalah riwayat yang shahih. menurut kami. dengan analisis ilmiah yang disokong oleh pengalaman pribadi sebagai insan akademis dan pandangan para cendekiawan dari berbagai bidang sumbernya ilmu pengetahuan. sehingga penjelasan ayat-ayat di dalamnya dibagi menjadi dua kategori.antara "uraian global" dan "uraian rincian". Namun perlu diketahui. Dan. penafsirannya yang bersumber dari riwayat (relatif) terpelihara dari riwayat yang lemah dan susah diterima akal atau tidak didukung oleh bukti-bukti secara ilmiah. dan . Sebab. kami tidak melihat di sana hal-hal yang menyimpang dari permasalahan agama yang tidak diperselisihkan lagi oleh para ahli. ilmu pengetahuan. al-Maraghi juga menggunakan ra’yi sebagai sumber dalam menafsirkan ayat-ayat. Kemudian. dalam arti yang dapat digunakan sebagai hujjah. Hal ini diungkapkan oleh beliau sendiri pada muqaddimahnya: "Maka dari itu kami tidak perlu menghadirkan riwayat-riwayat kecuali riwayat tersebut dapat diterima dan dibenarkan oleh ilmu pengetahuan. Ini berarti dilihat dari Al-Maraghi menggunakannaql dan ‘aql secara berimbang dalam menyusun tafsirnya. yaitu ma’na ijmāli dan ma’na tahlīli. Dalam konteks modern rasanya penulisan tafsir dengan melibatkan dua sumber penafsiran tersebut merupakan sebuah keniscayaan. Dan. dari segi sumber yang digunakan selain menggunakan ayat dan atsar. yang demikian itu lebih selamat untuk menafsirkan kitabullah serta lebih menarik hati orang-orang yang berkebudayaan ilmiah yang tidak bisa puas kecuali denganbukti-bukti dan dalil-dalil.

tidak semua kosa kata dalam sebuah ayat dijelaskan melainkan dipilih beberapa kata yang bersifat konotatif atau sulit bagi pembaca. Bahkan. Setelah menyebutkan satu. Pengaruh itu dapat dilihat pada corak penafsirannya yang bernuansa modern. sebagian orang berpendapat bahwa Tafsir al-Maraghi adalah penyempurnaan terhadap Tafsir alManar yang sudah ada sebelumnya. sehingga tafsir itu justru tidak dapat diterima. secara deskriptif sistematika dan langkahlangkah yang digunakan di dalamnya adalah sebagai berikut: 1. dua. Penjelasan kosa kata (syarh al-mufradāt). Terlepas dari apakah Tafsir Al-Maraghi banyak dipengaruhi oleh tafsir-tafsir yang lain. akan diperoleh kesan bahwa dalam menyusun tafsirnya Al-Maraghi tidak terlepas dari pengaruh tafsir-tafsir yang ada sebelumnya. Menyebutkan satu. Hal ini wajar karena dua penulis tafsir tersebut. terutamaTafsir alManar. Dengan demikian. merupakan guru yang paling banyak memberikan bimbingan kepada Al-Maraghi di bidang tafsir.teknologi yang sangat cepat. al-Maraghi melanjutkannya dengan menjelaskan beberapa kosa kata yang sukar menurut ukurannya. karena dikhawatirkan rentan akan penyimpangan-penyimpangan. melakukan penafsiran dengan mengandalkan akal semata juga tidak mungkin. sejak memasuki masa muta’akhirin sampai sekarang banyak penafsiran Al-Qur'an yang mengkombinasikan rasio dan riwayat. Mungkin dengan alasan inilah. atau sekelompok ayat. Sebaliknya. dua. Pengelompokan ini kelihatannya dilakukan dengan melihat kesatuan inti atau pokok bahasan. masingmasing Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. . 2. atau sekelompok ayat yang akan ditafsirkan. Metode yang digunakan juga dipandang sebagai pengembangan dari metode yang digunakan oleh Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. Ayat-ayat ini diurut menurut tertib ayat mulai dari surah al-Fātihah sampai surah an-Nās. Kalau diadakan pembacaan yang lebih cermat.

Penjelasan tersebut dikemas dengan bahasa yang sederhana. Tafsir al-Maraghi pertama kali diterbitkan pada tahun 1951 di Kairo. Pengertian umum ayat (Ma’na al-Ijmāli). Pada terbitan yang pertama ini. dan juga pernah diterbitkan ke dalam 15 Jilid. Yang banyak beredar di Indonesia adalah tafsir al-Maraghi yang diterbitkan dalam 10 jilid. Dalam hal ini. (Keterangan ini merujuk pada kitab al-Mufassirūn Hayātuhum wa . al-Maraghi memberikan penjelasan yang luas. Kelihatannya pengertian secara ringkas yang diberikan oleh alMaraghi ini merupakan keistimewaan dan sesuatu yang baru. sesuai dengan kebutuhan masyarakat kelas menengah dalam memahami Al-Qur’an. 4. di mana sebelumnya tidak ada mufassir yang melakukan hal serupa. pada penerbitan yang kedua terdiri dari 10 jilid. kelihatannya Al-Maraghi berusaha menghindari uraian yang bertele-tele (al-ithnāb). an-Nuzūl jika Dalam dianggap shahih menurut standar atau kriteria keshahihan memberikan penjelasan. Ali Iyazi menyimpulkan bahwa pembahasan kitab tafsir ini mudah dipahami dan enak dicerna. di mana setiap jilid berisi 2 juz. Penjelasan (al-Īdhāh). serta menghindari istilah dan teori ilmu pengetahuan yang sukar dipahami. tafsir al-Maraghi terdiri atas 30 juz atau dengan kata lain sesuai dengan pembagian juz al-Qur'an. yang dimaksudkan agar pembaca sebelum melangkah kepada penafsiran yang lebih rinci dan luas ia sudah memiliki pandangan umum yang dapat digunakan sebagai asumsi dasar dalam memahami maksud ayat tersebut lebih lanjut. padat. Lalu. ada termasuk dan menyebutkan asbāb riwayat para ulama. singkat. serta relevan dengan problematika yang muncul pada masa kontemporer. Pada langkah terakhir ini. al-Maraghi berusaha menggambarkan maksud ayat secara global.3. serta mudah dipahami dan dicerna oleh akal. di mana setiap jilid berisi 3 juz.

Number Available: 2 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130. tarjaman 'Abd al-Rauf ibn 'Ali al-Fansuri alJawi Singapore : Pustaka Nasional. .1286 Tafsir alBaydawi / 'Abd Allah ibn 'Umar ibn Muhammad al-Shirazi alBaydawi.. Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP128. PERPUSTAKAAN UNDANGUNDANG-HOOKER (BP130. 34 cm.B33 ki) Call Number BP128.B39154 1951b ki).B39154 1951 23) Call Number Author BP130.44 .4.4 al-Baydawi. 'Abd Allah ibn 'Umar. d.Manhajuhum karya Sayyid Muhammad Ali Iyazi dan kitab Tafsîr alQur’ân al-Karîm karya al-Maraghi sendiri).44.4. 1951 Title Imprint Description 1v.

Yusoh bin Ibrahim Tafsir al-Qur'an al-Karim pertumbuhanny a dari zaman Rasul s. 1976 Imprint Description 50 p.45 Mohd. Yusoh bin Ibrahim Bangi Universiti Kebangsaan Malaysia 1979 Title Imprint Descriptio 559p.45. 24 cm. 27cm n Subject Qur'an Criticism. Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-TESIS (BP130. hingga zaman Tabi'en (1H150H.Author Title ‫ يحًد‬.M83 1979 4) Call Number Author BP130. etc.a.w. . History .ٍ‫انبه‬ ً‫انخفسُر انًىضىع‬ ‫ حفسُر‬: ‫نهقرآٌ انكرَى‬ ‫ يحًد‬/ ‫سىرة ابراهُى‬ ً‫انبه‬ Abidin : Maktabah Wahbah. interpretation.) oleh Mohd.

H363 ki.H363 ki j.H363 ki j. 24 cm.3.4.I16 2001 ki) Call Number Author BP130.2.I16 2001 -0011 . 1996 Title Imprint .4.Number Available: 2 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130. 2001 Title Imprint Description 2 v. BP130. Number Available: 8 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130. BP130.H363 ki j.ٍ‫ابٍ عرب‬ 0920 ٍ‫ أب‬/ ‫حفسُر انقراٌ انكرَى‬ ٍ‫بكر يحٍُ اندٍَ يحًد ب‬ ‫عهً بٍ يحًد بٍ احًد‬ ‫انطئ انحاحًٍ انًعروف‬ : ]‫بابٍ عربٍ ؛ [ضبطه‬ ٍ‫عبد انىارد يحًد عه‬ Beirut : Dar alKutub al'Ilmiyyah.4.4.1.H363 ki j.4.4 ،‫ أحًد بٍ َىسف‬،ًٍُ‫انس‬ 5. . BP130.4 .4.4) Call Number Author BP130. 1 dd ‫عًدة انحفاظ فٍ حفسُر‬ ‫ يعجى‬: ‫أشرف األنفاظ‬ ‫نغىٌ ألنفاظ انقرآٌ انكرَى‬ ٍ‫ أحًد بٍ َىسف انحهب‬/ Beirut : Dar alKutub al'Ilmiyah. BP130.

5. BP130. BP130.4.T368 ki j.4.4.T368 ki j. 1992 Imprint Description v .T368 ki j.4. Subject Qur'an Commentaries Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM .T368 ki j.8. BP130. BP130.T368 ki j. 24 cm . BP130.T368 ki j.4.4.4.T368 ki j.4.12. BP130.4.Description 4 vol.4 ‫ يحًد سُد‬.3.7.T368 ki j.4. BP130.15.T368 ki j. BP130.T368 ki j. BP130.ٌ‫طُطاو‬ ٌ‫انخفسُر انىسُظ نهقرآ‬ ‫ يحًد سُد‬/ ‫انكرَى‬ ‫طُطاوي‬ al Qahirah : Dar al Ma'arif .T368 ki j.2.9) Call Number Author Title BP130.13.4.4.T368 ki j.1.4.6.4. BP130. BP130. .14.T368 ki j.4.11. Subject Qur'an Commentaries Number Available: 15 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP130.T368 ki j.4. BP130. BP130.10. BP130. .T368 ki j. 24 cm.

Z5 F584 ٍ‫ يحًد ب‬. 1990 Title Edition Imprint Description 216 p. H. Qahirah : Dar al-Ma'arif. 24 cm.Z5F584 ki) Call Number Author PJ6696. Subject Arabic language Synonyms and antonyms Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-ISLAM (BP129.(PJ6696. Medan: Jajasan Persatuan Amal Bakti Sumatra Utara 1967 2006 .] Abdul Halim Hassan.‫بُج انشاطئ‬ ًٍ‫انرح‬ ٌ‫انخفسُر انبُاٌ نهقرأ‬ ًٍ‫انكرَى عائشت عبد انرح‬ ‫بُج انشاطئ‬ 7th ed. Tafsir Qur'an al-Karim. 24 cm.B45 1990 ki) Call Number Author BP129.‫انشاَع‬ ‫عبدانرحًٍ بٍ صانح‬ ٍ‫انفروق انهغىَت واررها ف‬ / ‫حفسُر انقرآٌ انكرَى‬ ٍ‫يحًد بٍ عبدانرحًٍ ب‬ ‫صانح‬ Riyad : Maktabah al'Ubaykan.42. 1993 Title Imprint Description 385 p. . .42 ‫ عائشت عبد‬. [Zainal Arifin Abbas & Abdur Rahim Haithami].

Nilam Puri BP130. Pulau Pinang : Persama Press 1960. Wanita tanah-air. n. Abdul Halim. Malay Tjetakan 1 Hasan. 19381 copy available at PPZ/Za'ba Memorial Library in STACKS D6 SHA 1 Malay history pamphlets Salmah.4 HAS V. Medan : Boekhandel Islamijah. and P. 2 copies available at PP. Abdul Halim.2. Bangi. Medan : al-Ichwan. 2006. Islam/Islamic Studies Library . Penang : Persama Press. Koran. Malay Hasan. Selangor : Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia. Pinang : Persma P. BJ1291 GHA.d. 1 copy available at PPZ/Za'ba Memorial Library in STACKS BP80 A81HAS Tarikh penghidupan imam Abi Hasan al-Ash'ari Hasan.Nilam Puri BP105 M21ABDH NO. Mustafa. Pengajian Islam/Islamic Studies Library XX(566764.BP180 ZAK Zakat : pensyariatan perekonomian dan perundangan Abdul Ghafar Ismail. 1 copy available at PPZ/Za'ba Memorial Library in STACKS BP130. Undang-Undang/Law Library. Abdul Halim. 1908-1981. 3 copies available at PPZ/Za'ba Memorial Library. 19524 copies available at PPZ/Za'ba Memorial Library BP80 A81HAS 1952 1969 1936 1938 1968 1960 1962 . al-Haj.4 HAS 8 Koran.1) Sinar memantjar dari mesjid [microform] Hamka. Utama/Main Library and PP. 1 copy available at PPZ/Za'ba Memorial Library in STACKS BP105 M21HAS al-Qur'an Hasan. Medan : Jajasan Persatuan Amal Bakti. 1968. P. Abdul Halim.. 1969. Ipoh : The Ipoh Malay Press.I `Izzat al-nashi'in al-Ghalayini. 6 al-Qur'an Abdul Halim Hasan. Kuala Lumpur : Penerbitan Pustaka Antara. Islam/Islamic Studies Library . 3 copies available at P. 1936. [1962] No copies available in any library.

Namun. Haji Pualu Pinang : Persama Press. remaja. ramai di antara kita mula mengenali beliau menerusi kontroversi Interlok. his property. relatives and his property go back while his deeds remain with him. 1 copy available at PPZ/Za'ba Memorial Library in STACKS BP130. Penang : Persama Press. Novel ini bertajuk 'Imam'. n. dewasa sama saja lalai" (Halaman 338). Ramai mengenali Dato' Abdullah Hussain menerusi Interlok. Islam/Islamic Studies Library . tarikh-tarikh dan hikmat yang tinggi Abdul Halim Hasan. Novel "Imam" SN Abdullah Husein: Melakari Pemahaman Hal-hal Ugama dengan Kritis Written by Muhammad Nazreen Jaafar (IRF) Muhammad Nazreen Jaafar | Intern. ilmu pengetahuan. Namun.d. "When carried to his grave. 1952. ini adalah sebahagian petikan yang diambil daripada novel tulisan SN Abdullah Husein yang memenangi Hadiah Novel Nasional 1992 . Islamic Renaissance Front (IRF) "Kita bersolat hanya kerana pengaruh kebiasaan. a dead person is followed by three. karya beliau yang benar-benar mengghairahkan adalah 'Imam'. Sebab itu solat kita pada masa kanak-kanak. two of which return (after his burial) and one remains with him: his relative. 8 : No. karya beliau yang benar-benar . Mungkin.1994." Bukhari Vol. Lantas. 1 copy available at PP. 521 Dear Nazery Khalid.4 ABD [PHOTOCOPY] 1952 1951 Tafsir al-Qur'an al-Karim : mentafsirkan ayat-ayat al-Qur'an al-Karim yang berkenaan dengan hukum ugama Islam. [1951]. akhlak.23rd Muharram 1433 (18th December 2011) Narrated Anas bin Malik (Radi-Allahu 'anhu): Allah's Apostle (Sallallahu 'Alaihi Wa Sallam) said. pengaruh keadaan dan pengaruh tradisi. and his deeds follow him.Tarikh penghidupan iman Abi Hasan al-Ash'ari Hasan. Abdul Halim.Nilam Puri in STACKS Bismillah Walhamdulillah Was Salaatu Was Salaam 'ala Rasulillah As-Salaam Alaikum Wa-Rahmatullahi Wa-Barakatuhu To Make The Heart Tender . 1 copy available at PPZ/Za'ba Memorial Library in STACKS BP131 HAS Peringatan tujoh belas Ramadzan Hasan. Ipoh : The Ipoh Malay Press. Abdul Halim.

Afghani tetapi dicermati dengan ketara sekali. Dek kerana ruang membaharukan pembawaan agama oleh Imam Haji Mihad tidak dapat diresapi secara total perihalnya. unjuran sebenar pemahaman yang cuba disampaikan oleh Imam Haji Mihad ini tidak ubah adalah untuk membawa sudut pandang yang berbeza dengan urusan dan amalan masyarakat umumnya. Imam Mihad didakwa atas tuduhan membawa ajaran asing di kampung itu. pengaruh keadaan dan pengaruh tradisi. Matanya bukan melihat tempat sujudnya tetapi menghitung jari kakinya. Di sini wujud kritik terhadap institusi agama yang secara halusnya menanggapi kebenaran yang hakiki mestilah seiring dengan bentuk yang mereka susunkan. Misalnya. apakah kacamata Islam itu hanya terbina dengan cara pemakaian. Walau sering diperlakukan secara tidak adil. tujuan solat juga tersarung dengan kritikan dan analisis tajam Abdullah Husin di antara sedar mahupun tidak. "Cuba kita lihat lebih dekat sedikit. 'Imam' bertolak daripada semangat polemik dalam membawa unsur-unsur perdebatan Isu dalam Islam atau lebih tepat kesan 'Al-Risalah' yang didokongi gerakan pembaharuan Syeikh Muhammad Abduh dan Jamaluddin Al. Novel ini menyelusuri perjalanan hidup Haji Mihad yang ingin membawa pembaharuan kepada masyarakatnya. jadi dengan mudah isu takfir-mengkafir dicetus. Seterusnya. Dato' Abdullah HussainTentang solat "Kita bersolat hanya kerana pengaruh kebiasaan. penampakan sikap keterbukaan Imam Mihad di dalam cerita ini juga membawa pembaca ke dalam ruang yang lebih terkesan. membuka ruang pencarian makna dan jawapan besar kepada pembaca yang mana memperlihatkan tujuan SN Abdullah Husein adalah untuk para pembaca mengadili 'protagonis' sendiri. Jadi. Namun. Bahkan. Sebab itu solat kita pada masa kanak-kanak. Di sini saya sertakan beberapa sedutan kata-kata Imam Haji Mihad sebagai penjelasan terhadap pemahaman saya: Sasterawan Negara. Hal kritis seumpama ini lebih jelas menggarap bahawa kepercayaan ritual semena-mena tidak akan sesekali menjamin keberadaan faham agama di puncak pemikiran. ataupun lakuran tradisi yang mampan dengan ciri-ciri fizikal 'Islam' semata-mata. Hal ini menjadi runcing setelah wujud campurtangan dan kerisauan Majlis Ugama yang cuba untuk mencampuri urusan ini atas sebab 'aqidah' Imam Haji Mihad semakin diragui. Tentang mazhab .mengghairahkan adalah 'Imam' Novel ini penuh dengan unsur-unsur sinikal terhadap alamiah masyarakat . mendepani zaman dan yang paling terkesan adalah sikap kritis terhadap agama. Permulaan 'Imam' ini bertitik dengan suatu tragedi. Mengapa saya terkesan dengan novel ini? Pertamanya. Waktu sujud pula seperti harimau atau anjing mahu tidur. sifat keramahan dan kelembutan Imam Mihad pastinya mempesonakan hadirin pembaca tentang bagaimana sosok Imam Mihad ini mendasari persoalan asas agama yakni membawa kesetaraan dan kesaksamaan kepada masyarakat keseluruhannya. persoalan yang timbul daripada hegemoni ini adakah Islam itu begitu mudah diberikan penampakkan sosok walhal Islam itu sendiri mendepani persoalan zaman bukan? Dari sini. Jika lingkaran faham itu dianggap sedikit menyerong daripada apa yang mereka binakan." (Halaman 339). Jadi. seperti orang kafir sembah berhala pun ada. hal ini mendapat tentangan keras daripada sebahagian penduduk termasuk di kalangan sanak saudara dan sahabat handai. remaja. Nauzubillah! Letak kaki mereka terkangkang sehingga dapat kambing lalu dicelahnya. di dalam keremehan manusia melewati hukum. Imam Mihad Watak utama yang diceritakan di dalam novel ini adalah 'Imam Haji Mihad'. dewasa sama saja lalai" (Halaman 338). perkara-perkara kecil juga diabaikan secara tuntas. Kritis ini tidaklah bermaksud membelakangi agama tetapi mengapa agama sering dijadikan halangan walhal terbit agama itu adalah untuk mendendangkan kebebasan. Namun. hasil penceritaan beliau berjaya mengangkat nilai-nilai 'Islamik' yang keluar daripada kebiasaan. merapatkan tangan dan hastanya di lantai. tangan yang mereka angkat waktu membuat takbir bermacammacam cara. Ada yang memegang betis sampai pinggangnya patah. ada sahaja jalan menolak dan menghalanginya. Banyak sangat kelakuan kita seolah-olah bukan sedang menghadap Allah.

"Perbezaan mazhab itu ada rahmat Allah di sebaliknya. Keratan tulisan ini memberi garapan bahawa isu mazhab bukanlah urusan utama yang harus dibimbangi. Lim Peng Han Research student Department of Information Science Loughborough University . Yang mula-mula sekali ditanya di akhirat ialah solat bukan mazhab. the ASEAN Ministerial Meeting on Sports (AMMS) had their meeting in midDecember 2011 and they have agreed "to form an ASEAN football league and agreed to discuss the mechanism for its implementation". yang lain itu salah. saduran yang melewati konsep tanpa menciptakan bentuk sudah cukup untuk memecahkan kekakuan bahawa ciri 'Islam' haruslah 'Islami'. Tetapi." (Halaman 408). Best regards. Padahal imam-imam itu sendiri seperti Imam Syafi'i misalnya berpesan agar orang sesudahnya tidak selalu bertaqlid saja kepada hadis atau riwayat yang pernah dikutipnya. The meeting of ASEAN League CEOs would be held in Kuala Lumpur on Jan 14 and 15. kesamaan dan persaudaraan.Imam Haji Mihad tidak banyak menimbulkan isu pasal mazhab. Dear Colleagues. Kacamata dan pandangan terhadap nilai Islami bukanlah ukuran-ukuran yang menampakkan watak fizikal dan material sahaja. Jadi. Mengapa kita mesti perluaskan jurangnya dengan mendakwa mazhab kita saja yang benar. perlambangan SN Abdullah Husein dalam Imam seolah-olah menyantuni perihal kebebasan. Perbezaan yang ada itu hanya perkara-perkara yang kecil. According to Bernama. 2012. SN Abdullah Husein mematakan semula bahawa landasan Islam itu sendiri menekankan nilai demokratik dan meraikan perbezaan pendapat. Beliau banyak memimpin jemaahnya kepada mengerjakan solat dengan sempurna dan teratur. I wish to bring to your attention with regards to my paper about the proposed ASEAN football league to achieve economic and socio-cultural integration. Kedangkalan memberikan pemaknaan teras 'Islamisasi' karya tanpa memahami imbangan konteks juga diperlihatkan menerusi novel Imam. Iktiqad kita tetap sama. Tidak perlu dipersoalkan sangat tentang mazhab. Idea besar yang cuba dibawa novel 'Imam' ini memberikan interpretasi berbeza terhadap saduran novel yang secara tuntasnya mengangkat hal-hal yang Islami.Com. Imam yang empat telah menolong kita umat Islam sesudahnya dalam berbagai-bagai masalah fiqah. This is a wonderful coincidence.

Nasharudin PAS prepares for life after Hasan.Greetings from ICONSEA 2011. . Thanks again Best regards and salam. PAS has flatly refused for such a union since Election 2008. Sincerely Hanafi PAS prepares for life after Hasan. who lost his deputy presidency in party polls this year. Both of them are very impressive report of and I enjoyed your discourse on what happening in the straits of Malacca. Department of Southeast Asian Studies Thank you very much for your email and the two links of your two report for paper presented in ICONSEA 2011 (Dec 6-7) and 4th International Seminar on Maritime Culture and Geopolitics (Dec 89). believing the duo could defect to the ruling Malay party before the next general election. Dec 16 — PAS has begun explaining its stand to members over top leaders Nasharudin Mat Isa and Datuk Hasan Ali’s move to get closer to Umno. The party’s information unit is preparing a 30-minute video clip of secretary-general Datuk Mustafa Ali explaining the background and circumstances that have led to both Nasharudin and Hasan expressing support for unity talks with Umno. has not attended any central committee meetings despite being appointed as head of the international affairs sub-committee. The Malaysian Insider understands that Nasharudin. The sub-committee is now led by its deputy chairman Datuk Kamaruddin Jaafar. Hope both of them will be published in our next post-conference publication project. Nasharudin TOP MALAYSIA STORIES By Jahabar Sadiq Editor KUALA LUMPUR.

who was previously Selangor PAS commissioner. but it was not followed by exodus of members. who once served as a deputy minister during PAS’s brief alliance with Barisan Nasional in 1977. saying both leaders were being used to undermine the Islamist party. they are being trapped in the agenda of PAS’s political enemy. He said there would be “minimal effects” from Umno’s advances to the duo. and quoted him as saying that he was prepared to take up an offer from Umno president Datuk Seri Najib Razak to mediate efforts to bring the country’s two largest political entities together.” he added.” a PAS source told The Malaysian Insider.” Mustafa told Harakahdaily during the interview aired two days ago. before joining Umno in 1988. because they subscribed to principles. saying he would be loyal as long as Islamic principles and the Malay rulers were upheld.“PAS is already explaining to its members the issues as it expects the two leaders to move to Umno.” said the secretary-general. If we can save them. Another source said the party will distribute the video clip featuring Mustafa’s explanation to all members soon. who is a Selangor state executive councillor. . Umno newspapers have been giving wide coverage to Hasan. “In the past. had also denied that he would leave PAS. not to individuals. adding their statements were not in the interest of PAS. we had experienced the loss of our president. who resigned as PAS president in 1983 to form a splinter party. Hasan. Harakah TV has already put up a 5-minute clip of an interview with Mustafa discussing Nasharudin and Hasan’s support for unity talks with Umno in their statements to Umno-linked Utusan Malaysia and Berita Harian. There has been speculation that Hasan would be dropped as a candidate after he failed to get enough nominations from PAS members to defend his Gombak Setia state seat. It is understood that he was referring to the late Datuk Mohd Asri Muda. we will but they have to make their stand clear. “Whether they realise it or not. “But they could go and there is a feeling it will happen soon.

Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-MEDIA (mikrofis IDC F-10321 .w. 2 full items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-MEDIA (mikrofis IDC F-10349 .F10359 Zainal Arifin Abbas Perkembangan fikiran terhadap agama [microform] Medan : Rahmat. [microform] Medan : Rahmat. 11 X 15 cm.d.] Imprint Description 10 microfiches . 3 full Number Available: 1 .a.F-10359) Call Number Author Title mikrofis IDC F-10349 . Tjet. [n.F-10330 Zainal Arifin Abbas Peri hidup Muhammad rasulullah s.3. 1965 Imprint Description 11 microfiches . 11 X 15 cm.F-10330) Call Number Author Title mikrofis IDC F10321 .

11 X 15 cm.F.].l. 1963 Imprint Description 2 microfiches .17456 .F17462 .F-10600) Call Number Author Title mikrofis IDC F-10598 . Tjet. 1 [microform] Medan : Firma Rahmat.F-10544) Call Number Author Title mikrofis IDC F-10543 .F10600 Zainal Arifin Abbas Kaifyat sembahyang.17456 .items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-MEDIA (mikrofis IDC F-10543 .F10544 Zainal Arifin Abbas Kaifyat sembahjang. Tjetakan 1. 11 X 15 cm. full items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-MEDIA (mikrofis IDC F. 4 full items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-MEDIA (mikrofis IDC F-10598 . 1963 Imprint Description 3 microfiches .17462) Call Number mikrofis IDC F. [microform] Medan : [s.

11 x 15cm full items(1) marcAdd To Subset Select to add record to cart Number Available: 1 Available At: PERPUSTAKAAN TUN SERI LANANG-MEDIA (mikrofis KHA 110) Call Number Author Title mikrofis KHA 110 Abbas Zainal Arifin Perkembangan fikiran terhadap agama [microform] / Zainal Arifin Abbas Medan : Tokobuku Islamiyah. S.a.Zainal Arifin ) Peri hidup Muhammad Rasullah s. Ziaulhaq CURRICULUM VITAE Indentitas Pribadi Nama : Ziaulhaq. Alamat : Jln.Md. Medan . Tempat / Tanggal Lahir : Kelapa Sebatang / 01 November 1982. 1951 Imprint Description 8 microfiches : 11 x 15 cm. A.A. Jenis Kelamin : Pria.w. Nama Isteri : Suaibatul Aslamiyah. (1966). Nama Anak : Rausyan El Shawab. [microform] / Abbas Z. Rahmat. Pekerjaan : Dosen. . Agama : Islam. Description 7 microfiches . Kewarganegaraan / Suku : Indonesia / Melayu. Selam VII Medan.Author Title Abbas (H. Status Perkawinan : Sudah Kawin. 5 vol.PdI.

Agama Islam UISU. 2004—2005 : Penulis Harian Analisa—Kolom Agama Islam. . 2008—2009 : Redaktur Pelaksana Bulletin “Al-Halim” Lembaga Studi Al-Qur‟an Seikh Abdul Halim Hasan (LSaQ) 2008—sekarang : Editor—Tafsir Ulama Tiga Serangkai. S2 PPs.elhi@yahoo. Luar : berijazah tahun 1998. PP. 2005). Pendidikan MIS Al-Washliyah TP. 2005—2006 : Penceramah “Islam Kontemporer” di Radio Istana FM—Medan. 2004—2005 : Redaktur Pelaksana Bulletin “Hukama” Fak. Hidayatul Maziah.com/ http://ziaulhaq. Karya Akademis “Implikasi Musyrik Terhadap Kawin Beda Agama: Suatu Kajian Tafsir Tematik” ( Skripsi—Fak.co. Riwayat Pekerjaan 2003—2004 : Guru MIS Denai—Medan.cc/ Identitas Orang Tua Nama Ayah : Nurhidayat Zein (Alm. Bustanul Ulum. 2009). Pengalaman Organisasi 1998—2000 : Anggota Ikatan Pelajar Al-Washliyah Medan. 2005—sekarang : Dosen Fak. 2008—sekarang : Direktur Ekskutif “Progressif” Study Circle (Epsic)—Medan. S1 Fak. 2008—2009 : Redaktur dan Penulis Bulletin “Tanwir” UISU. MTs PAI TP. Luar : berijazah tahun 1996.). Ali Rafsanjani Elhidayat. Agama Islam. Nama Adik : Mustakhfirin Elhidayat. 2005—sekarang : Penulis Harian Waspada—Kolom Mimbar Jum„at. MAS Al-Washliyah. Agama Islam UISU.No. PKU MUI SUMUT : berijazah tahun 2003. Medan : berijazah tahun 2001. IAIN SU : Berijazah tahun 2009. Agama Islam UISU : berijazah tahun 2005. Universitas Islam Sumatara Utara. E-mail/ blog : ziaq. 2008—sekarang : Peneliti Ahli Lembaga Studi Demokrasi Indonesia (LSDI) —Medan. “Masa Depan Islam Liberal di Indonesia” (Tesis—Konsentrasi Pemikiran Islam.RA) Batang Kuis. Hidayatul Munawwarah. Langsa : tidak selesai 1999. Program Pascasarjana IAIN SU. Nama Ibu : Mazidatun Haway. 2006—sekarang : Dosen Sekolah Tinggi Agama Raudhatul Akmal (STAI. HP : 08126415543.

Vol. H. “Mulla Shadra: Hikmah Al-Muta„aliyah” (Jurnal Ar-Raudhah. 2009). (4) . Paris 1929. 2006—sebagai moderator. “Islam dan Modernisasi: Melacak Tradisinya Dalam Pemikiran Islam” (Jurnal Taushiah. Vol. 2. 2003—sebagai peserta. “The Wisdom of Nature”: Sketsa Kehidupan. Dr. Metodologi Studi Islam: Apresiasi Pengukuhan Guru Besar Prof. Jaques Risler. ed. Montet. dalam Azhari Akmal Tarigan. pref. 3 April 2008). “Islam Humanis: Menuju Interpretasi Berwawasan Kemanusiaan” (Bandung: Citapustaka Media. 2008—sekarang : Direktur Eksekutif Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualuh (P3K). Sertifikat “Dialog International Dakwah Se-Rantau II” Kerjasama Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara. Sertifikat “Analisis Terhadap Bahasa Al-Qur‟an” pelaksanan Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara. Paris 19681969. Edouard Louis. No. “Menjaga Tradisi. Abdul Halim Hasan. I. I. Vol. 2006). al. 2009)—penulis bersama Azhari Akmal Tarigan dan Watni Marpaung. Sertifikat dan Penghargaan Sertifikat “Program Pemahaman Islam” Unit Kegiatan Dakwah Mahasiswa Uni versitas Islam Sumatera (UKDM-UISU-Medan-2001)—sebagai peserta. e. 2003—sebagai peserta. 9+895\ 2 vol. Kontemplatif dan Ungkapan Rasa (Bandung: Citapustaka Media. TOKOH Supplement 2 10. p.2001—2002 : Anggota Unit Kegiatan Dakwah Mahasiswa UISU. Sertifikat “Diskusi dan Bedah Buku: Fikih Lintas Agama: Membangun Masyarakat Inklusif -Pluralis” kerjasama Yayasan Paramadina Jakarta dengan The Asia Foundation dan Persatuan Tarbiyah Islamiyah Sumatera Utara. 2. Karya-karya “Minat Siswa Madrasah Aliyah Memasuki Perguruan Tinggi Agama Islam di Kota Medan” (Jurnal Taushiah. Vol. 2008—proses editing. Hasan Bakti Nasution (Bandung: Citapustaka Media. 2009)—editor. Amroeni Drajat. Tafsir Al-Qur‟an. Mengawal Modernitas: Apresiasi Kiprah dan Pemikiran Lahmuddin Nasution” (Bandung: Citapustaka Media. 2005). 2008)—kontributor. “Kajian Islam: Metodologi dan Pendekatan”.

Lemgo 1746. 440. 5th ed. xvi+458\ Kuwait 1980. Ntirnberg 1703. Berlin: Wilmerrdorf die Moschee. Main 1888. Theodor.842. 8. Lange. 9. David. Halle 1773. Savary. 650+1\ p. Kohlhammer 1980. p. (based on Marraccio. 1st ed. Tunis: Maison Tunisienne de I'edition 1978. Franckfurtam-Mayn 1772. p. (based on du Ryer's French trans. 12. 15. Beyrouth: Dar el-Gharb el-Islami. Paret. Grigull. 2 vol. p.). 7. Boysen. Riichert. 1935. {10) 12. p.. Friedrich. *Salah ed-Din Kachrid. p.). iii+115. 876. p. Friedrich Eberhard. Muhammad Hamidullah. p. Henning. {19} German: 1. xiv+1022\ 2nd ed. Paris 1783/ Paris 1970. p. p. . (trans. xi+1022. (9) 14.: Louis Massignon. 1901. (6} 10. 1916. p. p. p. p. p.11. 5. Pesle.(lii+359)+(827). l0th ed. Arnold. Frankfurt-am. p. Sadr'ud-din. 11.s Latintrans. pref. p. {9} Theodor Max. p. 512. 16. (trans. *Salah ed-Din Kechrid. 5th ed. liv+640\ 2 vol. 611 Berlin 1923\ Ostrau p. 16+680\ Halle 1775. 21. Hildesheim 1980. Sadok Mazigh. Lazarus. 678 \ Halle 1828. Paris 1959. Noureddin Ben Mahmoud. xii+550. 524\ Stuttgart-Berlin-Koln-Mainz: Verlag W. viii+512\ \ Halle [19241 Stuttgart: Reclam 6. xcvi+783+[13]. die Muslim-Mission 1964. Neneter. Fr. ed. II. 1901. Beyrouth: Mu'assasat al-Risalah 1980 p. 2 vol. by George Sale). Paris 1936. David Friederich. 3.[17J+ 1222+f50]. 2. [8J+xxviii+232+693+f19]. from Arabic).. Rabat: Grandes editions 1976. Megerlin. xii+500+[2]\ repr. Beyrouth: Dar al-Gharb al-Islami 1404/1984. Hamburg 1688. Octave & Ahmed Tidjani. 4. Berlin 1939. from the English trans. p.842. Goldschmidt. 1404/1984. (57+563)+(761). Rudi. p. p. Johann. Claude Etienne. 13. Leipzig Berlin Halle. (from Arabic). p. 1979. xvi+458. Stuttgart 1962.

p. [1977]. p. 23. 1. * [Anonym] (a Qadiyani team work). Salomon. [Anonym] Der Koran. Athens Hermanus 1969 von (?).. ed. Stuttgart 1980. 17. 599. Athens 1886. p. (2} 14. 2nd rev. Ullmann. Ludwig. [Anonym] Der Koran. 22. 269+[18]\ Nurnberg 1664. 12+486.). Bombay 1297-1298 Zografu-Meranaiu. p. 2. E. Munchen: William Goldman Verlag 1980. Munchen Leipzig. Hardt. Athens 1878\ Athens 1880\ 2nd ed. p. Crefeld 1840. Zurich: Verlag der Islam 1959. 1734. [Anonym] [Anonym] Der Der Koran. London 1985. German Democratic Republic [n. Koran. 19. 21. p. Helmsladt . 5+[1]+14+480\ Athens 1887\ Athens 1921. 3. Milili. Wiesbaden 1954. p.13. 506. Greek: 1. 480\ Athens 1928. 464. Pentaki. Dawood's English trans. 16. p. 14+463+666. p. 153+653. lst ed. p. 457+16. p. 506. Gerasimou I. 24. 20. [Anonym] Der Heilige Qur'an. 22. J. 614. 1980. [Anonym] Der Koran. p. 574. Leipzig Leipzig 1904. 1924. (8)+555\ 10lh ed. 164+639. Abd al-Qadir bin Luqman. [Anonym] Der Koran. Schweigger. [Anonym] [Anonym] Der Der Koran. Munchen: Goldmann 1977. 18. [6J+928+I56]. [Anonymous] Minas. der p.p. Athens: Kaklos Odisseas Hatwpulos and Sia 0. 505. (14} 15. (Most likely based on N. 23. Nurnberg 1616. 4. . L. p. Koran. Ahmadiyyah Mission. p. Gujrati: HJ1879. p.p.] 1974. 1980.

. 2 Lucknow vol.. Ghulam Mahum Muhammad Mawlana Isfahani./1900. Kumar. Hakim 1.2. Bombay 1938\ 3rd. 5 Chisti vol. 10. Muhammed Ali Al-Harkan. lst ed. Tel-Aviv 1936-1945. x+ 770\ 2 vol. Hausa: Sabri Yaqub. p. Reckendorf. 3. 400. 2 vol. p. 2. Tel-Aviv: Hotsa'at Dvir 1963. p. x+771. Karachi: Habib Memorial Trust 1957. Ya.Hajji. Ahmad Bha'i Sulayman Jamani. 3. 4. 2. [n. 4. Abubakar Mahmoud Gummi. p. p. 5. pref. Hafiz. 1925.d. 8.. Aminabad 1947. 7. vi+742. 900.1 Khalib Mustafawi Bombay: Bombay Muslim Kitab Press Khilafal 1925. ed. Beirut Dar al-Arabiyyah 1979. Khwajah. 26. Ahmadabad: Bombay: (Pir). 1980. Delhi .p. Aziz Allah Khatib Godharwi. 1. 1857. p. Rajpur 1915. Muhammad Muhammad Muhammad 1318H. Musawi. Mir. Press p. 9. Hasan Shah Nand Nizami./1893. Ahmad Bashir Farangi Mahalli & Ghulam Muhammad Qurayshi. p. Ghulam Ali Ismail Bhaunagri. [Tel-Aviv] Leipzig 1971. Ahmadabad: Ithna . xlviii+370. Aharon. 2nd ed. 600. Joseph Joel.Ashari Press 1901. Masihi. Rivlin. 1922-1929.]. Hebrew: 15+442. Hindi: 1. Gujrat Ghar 1946. p. 3. Abd al-Rashid. 1023. 1372. lst ed. Ahmad Avasti.qub Sadiq Randiri. Ahmadabad: Fayz Publisher 1955. 2 vol. 24. Delhi 1311 H. Ben-Shemesh. p. 25. 6. [n. lst ed. Hermann.

5. Helikon Kiado 1987. Bandung: Lembaga Penterjemah Kitab . 8. H. Simon. 4th 3 Jakarta: ed. Fachruddin. 3. 742+11. Jogjakarta [l95-?] p. 28. Sultanpuri. Bandung: Bandung al-Ma. 4. p. p. p. Szokolay. p. 147+1122\ Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterdjemeh Pentafsir al-Quran. 3 vol. 10. (6) 9. [Zainal Arifin Abbas & Abdur Rahim Haithami].. Imre (Emory) Buziday & George (Gyorgy) Gedeon. (4) 11.1181. p. xvi+635. Jogjakarta: Penjiaran Islam [1961?]. Medan: Jajasan Persatuan Amal Bakti Sumatra Utara 1967.p. Muhammad Hasbi Ashshiddiegy. 1. Abdul Malik Karim Amrullah. Bandung: P. Ahmad Hassan. Muhammad Hungarian: * Robert. 27. Muhammad Faruq Khan Yusuf.lii+1240. p. [Anonym]. p. vol. al-Furqan [tafsir al-Qur'an]. Mahmud Junus. 3 vol. 6. 1980-1981. 2. 553+498. [Anonym] (a team effort). 3 vol. 2. [H. xiv+889. al-Hasanat p. S. 1122.d.arif 1978. Qur'an tardjamah Indonesia. Surin. al-Quran dan Terjemahnja. Zainuddin Hamidy & H. (3) 13. Marwan bin H. 2 vol. Bandung 1928\ Kelantan 1979. Al-Ma'arif 1977.] 1043. 5. Arifin Bachtiar Hans Bague Bey. Tafsir Qur'an al-Karim. [Anonym]. 3 vol.] 1831.p. Jassin. Tafsir al-azhar.] 1935\3rd ed. Indonesian: Djakarta 1965. (7) 3. Jakarta: Bulan Bintang 1965. Bandung 1971\ 2nd ed. 7.. Muhammad Ali. Szdmajer. [n. 542. 1966. Terjemah and Tafsir al-Quran. [n. Penerbitan Djambatan 6. T. Sayyid. Jakarta 1971.] Abdul Halim Hassan. 1978. 4 vol. Jakarta 1965-1970. 1. Rampur: Amritsar Maktabat 1936. [n. Stephan. Budapest 1854. 12.

(3rd Japanese trans). 2nd ed. Okawa. 1 vol. 1847. . [n. 2 vol.] 1938. 1052. Rome: Milano 1. Milano 1929. 566. 7. Violante. 4. 38+100\ Venezia 1574. Milano 1914" p. 478. p. 614. p. Tokyo 1957. p. 2. p. Il Angelo. Italian: 1. Shumei.lxx+[6]+340+359.. p. Latina 1913. 1945\ 3 vol. Calza.952\ 3 vol. p. Torino 1967. Ban. Milano 1990. 8. 31+524\ reprint 2nd rev.Suci 29. 4+10+9+863. Firenze 1955. Ken-ichi. Kaiwsha. p. 2nd ed.p. p. new ed. (1) 3. from Arabic). 6. [Anonymousl Milano 1882. Andrea. xiv+330. viii+605\ 2nd ed. 9. Takahashi.p. 419+428\ reprint of 1920 edition 2 vol. 2.p. from Sale. p. Milan: Arnoldo Mondadori Editore 1979. p. 11. Eugenio Caval. 2 vol. 5. (lst Japanese trans. Aquilio. Roma 8astia 1913. lxxix+771. p. Luigi. [n. 995. ed. Goro. Branchi. (trans. p.lxxix+779\ Firenze 1978. p. p. Bonelli. viii+605\ Torino 1969. * Peirone. Al-Quran Firma Sumatra Bandung 1978. p. Rome: Islamic Cultural Casa 1882/ Center Ed. Bausani. 3. Bunpachiro (Ahmad) Ariga & Mizuho Yamaguchi.] 1950. Milano: Ulrico Hoepli 1972. Federico. (1) Japanese: Alferedo.] 1929-1930. p. p. p. p. Venice 1547. 3+536\ Milano 1912\ Milano: Giovanni Panzeri 1913. 30. [n.] 1920. [8]+L+100. vii+608. Izutsu. 10. Fracassi.p.] 1971. Vincenio. Moreno. 12. Martino Mario. 1912. (4) 4. 1044..p. Sakamoto. p. p. Corano. [n. Alessandro.) 5. Toshihiko. Arrivabene.] [Tokyo]: Chuo-Koron-Sha 1979. Palmar and Rodwell. Yasunari & Osamu Ikeda. * Terenwni. Camillo. [n. [Tokyo] 1964-1965. 437. [Tokyo] 1970\ [2nd ed.

] 1305/1887. p. Jogjakarta: Penjiaran Islam 1964-1967. 2 vol. 35. 164+110+121. Maktabah-e Ma'arif-e Qur'an 1986. (Translated under the direction . 6.Abd al-Ghaffar). * 'Abd Allah Varli.] 1972. 3 vol. [n. p. vol. and . p. Basilex 1543. Muhammad Koyie Gali Zadeh. 604.878. Muhammad Yahya Shah. 4. 758. published in 1972. Baghdad-Sulaymaniyah: Chapkhaneh Zankoy 1969-1979. Tafsir-e Nami. Korean: 473. Muhammad Khal. [Anonym] [Divya Quran] Qur'an Majid. Bangalore 1978.1. 5 vol. 1. Mulla. ed. (a partial work) 34. 'All Jalal al-Din. (An effort of six scholars: Mawlana Shah Abd alQadir. Kim. 1. 44+504. p. (a partial Kashmiri: work) 2.. 1. Istanbul: 'Abd Allah Varli 1994. Kiyai Bishri. 36. 2. Ketenensis. 'Abd al-Kariro Mudarris.. p. p. Javanese: p. Muhammad Yusuf Shah. Umar. [n. Ryoichi Mita. 3 vol. Baghdad 1980. Abd Allah Sahib. Zurich 1550\ Zurich 1556. Latin: 1. Baghdad 1968-1971. 156. Abii Rayhan Ahmad Nuri.p. Srinagar: Ali Muhammad & Sons 1393/1973. I'jaz al-Din. Tafsir-e Khal. Tafsir-e Kurdi. p. 219+200+138+224. 1400.) 31. published in 1938). Mawlana Sayyid.p. p. (2nd Japanese trans. (a partial work) 3. 1. 32. (Sixth and latest Japanese trans. Kannada: 1. Seoul: Dae Yang su Juk 1971. (This complete work has been listed as an incomplete translation). 3. 4 val. Rabetus & Hermannus Dalmata. 33. Theodori Bibliandri. Kurdish: p. 7 vol. 23+230+18+178+163\ 3 vol. Young-Sun. 1181.

4. (4) 5. Muttanisseril M. 'Abd Allah 'Abbas Nasution. Bulwadda. 325+341+335\ Dar al-Fikr 1410/1990. Ahmad Hassan. ed. p. 'Abd Allah Muhammad Basmeih. Bombay: Shad Adam Trust 1973. 4 vol. p. 2. 1861. (a (a partial partial (Celebes): trans. p. Donselaar. p. 37. 24+1174+11. introd: A. Malayalam: 1. Bombay: Shad Adam 1973. 1. cviii+988. Penang 1968. Pavitra Qur'an. Bandung 1928\ Kelantan: Pustaka Aman Press 1979. Kedah [n. Cairo 1342/1923\ 3 vol.. Mir Muhammad Yaqub Khan. p. Penang 1961. Ludovico. F. M. p. p. 522\ 1st ed. Kuala Lumpur: Pustaka Antara 1979. 3rd rev. p. Kuala Lumpur 1972. ed. U. 610. B. Kampala: Uganda Ahmadiya Muslim Mission 1973. 39. Macassar Rotterdam 1856. Matthes. p. 3 vol.d. Kayakkutti. 498. Marathi: 1.]. Shaykh. p. Muhammad Ya'qub Khan. Meranao (Philippines): . w. 41. 42. Sufi Mir. 'Ali al-Fansuri al-Jawi. 1.) trans. l:I. 38. xiv+1756. Kayamkularo: Lekba Publications 1970. 3. [Anonym] al-Qur'an dan terjemahnya. xvi+1001. p. 40. 2vol. p. Patavii 1698\ Lipsiae 1721. 1159+99. p. lii+1240. 591\ Kuala Lumpur 1974\ 1st ed. 2.of Peter the Venerable in 1143 and published in Basel in 1543 by Theodori Bibliandr) 2. 'Abd al-Ra'uf b. 1122. Zakariya Kizito. 2. Luganda: 1. Kuala Lumpur: Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Agama Islam Malaysia 1980. Marraccio.) Malay: Amsterdam [89]+106.

9. Muhammad Habib Allah. lst ed. 3 vol. p. 1. in 6. 1. Alonto: [The Meaning of the Surah al-Fatihah. al-Din. 782.d. 2350. (the same as no. al-Din Wazirabad Bukhari. Muhammad Nawaz Iram. Mawlawi. 1st ed. . Panjabi: 1908. (a partial work) 2. 44. p. [n.]. Sant Shams Gurdat Singh. Oslo: Universitets forlaget 1980. 1313\1895.] p.. Lahore 1882-1884. Lahore: Istiqlal Press [n. Lahore: Matba' Siddiqi. 97. Tafsir 'Azizi. . Lahore 1341\ 1922.) 1985-1990. Ibrahim Khayral.d. Lahore Berg. 4+620. 708.p. Nizam al-Din Hanafi Sarwari. 3. p. 964. Muhammad Hafiz al-Rahman. Tafsir-e Muhammadi. 8. Hafiz. 583+648+688. 12. 1894.9?) 6. lst ed. Einar. Tafsir-e Muhammadi. Muhammad Dilpadhir. (a partial work. . Muhammad Mubarak Allah. 5. Lahore 19021904. Gujrat 1968.Abd al-Ghafur Aslam Jalandhari. 7. 1st ed. (in Sariki dialect). 8 vol. 714. Lahore 1887\ Amritsar Lahore 1389/1969. p. Norwegian: p. 1903. p. several Juz' of the Qur'an published separately) 43. Ahmad D. the Juz 'Amma of the Glorious Qur'an and the Asma' al-Husna in Meranao]. 2. Bhawalpur 1372\1952. Tafsir-e Nabawi ba zaban-e Panjabi. Amritsar p. Mawlawi.Abd al-. 4.] 1870. 13. Tafsir-e yasir. 11. 1911. Marawi: JPI Publishing House 1979.p. 10. 14. [n. [Muhammad] Nabi Bakhsh Halwani.1. Muhammad bin Barak Allah. Lahore [n. Midhaq al-'arifin ila al-qisas al-muhsinin.Aziz. Hidayat Firuz Alla Ghalza'i.

8.d. 2 vol. of Shah . Qur'an Majid mutarjam ba tarjamah zaban-e Pashto. Tafsir-e fawq al-yasir-e Afghani. Abd al HIaqq Darbangwi. and commentary by Mahmud al-Hasan and Shabbir Ahmad .p.45.d. p.]. Peshawar: Hamidiyah Press 1964. HASSAN BANDUNG GIGIH TEGAKKAN SYIAR ISLAM Bagi masyarakat Islam di Malaysia. Lahore 1935-1937. 960. Tafsir-e Husayni. Kabul 1944 (Pashto version of trans. (Anonym): Tarjamah-e Shaykh al-Hind. 4. Tafsir-e Wududi. Peshawar: Rahman Gul Publishers 1926. 2 vol.Alam [n. 7.] 2. p.).Ali (Mawlana).Abd al-Qadir). 1st ed. Delhi: Matba. Hafiz Kashshiif al-Qur'an sada Pashto tarjamah aur tafsir. 11. p. Beliau yang juga dianggap sebagai tokoh ulama nusantara. 862.] (the first half of the work is by Fadl-e Wudud.-e . p. trans. 9.. 1st ed.. Ubayd al-Haqq Afghani.Uthmani). n. p. Peshawar: Hamidiyah Press 1961. Ja'far Husayn Shah. [Anonym]: Qur'an-e majid sara tarjamah awr tafsir. lebih dikenali di Indonesia kerana .d.Aziz 'Adilgarhi. Al-Qur'an al-Hakim. Lahore 1324/1906. [n. 3525\ 3 vol. 1st ed. Peshawar 1961-1976. 2 vol. Lahore: Matba. p. 960.d. p.d.] [n. 3. (Pashto version of Shah Wali Allah's Persian trans). completed by Gul Rahim al-Asmari). 1679. 1739 (includes Urdu trans. Bombay [n. Bhopal 1278/1861.-e Khurshid-e . 2130\ 2 vol. Pashto: 1. [n. Hassan Bandung atau nama sebenarnya Ahmad Hassan merupakan seorang tokoh agama yang dikenali ramai. 1st ed. [n. 3 vol. 6. Abd Allah Warith Kiti & . 4000 (Pashto. Muhammad Idris. p. 1st ed.Umum 1323\1905. of Mahmud al-Hasan's Urdu trans. Mawlana. 1st ed.Abd al-. by a team of scholars. p.p.]. 1012.l p. 5. 1871\ Jalalabad. 10. Murad . Fad1-e Wudud & Gul Rahim al-Asmari.

kedua pelajaran ini dapat diselesaikannya dalam tempoh dua tahun. Pelajaran yang diterima Hassan adalah sama seperti anak-anak muda lain iaitu belajar sembahyang. . Berkat ketekunan dan kecerdasannya. Dalam memimpin akhbar tersebut. Ahmad sering berdebat mengenai berbagai haldan masalah agama dan soal jawab agama. ianya dibantu oleh Abdul Wahid. tetapi lahir di Surabaya. dia berusaha memberipendidikan secukupnya kepada Hassan. Ahmad Hassan dilahirkan di Singapura pada tahun 1887 dengan nama kecilnya Hassan Bin Ahmad.peranannya dalam Persatuan Islam ( Persis ) yang memangterkenal disana. bahasa Melayu. Pada masa itulah dia belajar dengan Haji Ahmad di Bukit Tinggi. ayahnya ( Ahmad ) adalah seorang pengarang dalam bahasa Tamil dan pemimpin surat khabar “Nurul Islam” yang terbit diSingapura. tetapi diasudah mulai bekerja pasa usianya 12 tahun. bahasa Tamil dan bahasa inggeris. Hassan tidak sempat menamatkan sekolah dasarnya di Singapura. Sebagai anak laki-laki. Disamping berniaga . Untuk maksud itu. Kedua ibubapa Hassan bernikah di Surabaya ketika mereka merantau ke kotaini. Ayahnya berasal dari India bergelar Pandit. dalam usia 7 tahun. ayahnya juga mahu Hassan apabila besar nanti menjadi seorang penulis seperti nya juga.Ketokohangurunya yang disegani dan berakhlak tinggi itu mempengaruhi jiwa Hassan walaupundia bukanlah ulama besar. berwuduk.t. Suatu keistimewaan yang yang dianugerahkan Allah s. India dan mempunyai asal-usul dari Mesir. Dia bekerja di sebuah kedai kepunyaan iparnya Sulaiman. Di majalah yang dipimpinnya. walaupun akhirnya mereka menetap di Singapura. Sementara ibunya Muznah berasal dari Palekat Madras. dia sudah mulai mempelajari al-Quran dan pengetahuan asas dalam bidang agama. kepada Hassan.w. Selepas itu Hassan masuk sekolah melayu selama 4 tahun dan mempelajari bahasa Arab. Dalam suasana dan kerjaya bapanya sebagai ahli perniagaan dan pemimpin akhbar ( majalah ) itulah Hassan dilahir dan dibesarkan di Singapura. berpuasa dan lain-lain.

Hassan menerima persyaratan darigurunya yakni datang belajar pagi sebelum subuh dan tidak boleh naik kenderaanketika datang mengaji.Hassan mempelajari ilmu nahwu dan saraf pada Muhammad Thaib. dan sebagainya malah pernah bekerja di Jeddah Pilgrim’s Office. antaranya di Arab Street. sebuah pejabat urusan jemaah haji. Disamping itu. diluar waktu belajar. Pada tahun 1912-1913. dia membantu Utusan Melayu yang diterbitkan di Singapura pimpinan Inche Hamid dan Sa’dullah Khan. Hassan juga memperdalami agama dengan Abdu Lathif ( guru yang terkenal di Melaka dan Singapura ). Setelah beberapa lama belajar Nahwu-saraf. Keinginan ayahnya untuk melihat Hassan menjadi penulis mula menampakkan hasilnya apabila Hassan mulai menunjukkan kecenderungannya ke bidang tersebut dalam usia masih muda. Beliau juga mengetengahkan berbagai persoalan yang berkembang dalam bentuk ‘syair’.Tulisannya . Semua proses belajar seperti ini ditekuni oleh Hassan dengan penuh dedikasi hingga tahun 1910 ketika Hassan berusia 23 tahun. seorang guru terkenal di Minto Road atau juga terkenal Kampung Rokoh. Meskipun ketekunannya dalam menuntut ilmu begitu tinggi. Sementara di Madrasah untuk orang-orang India di beberapa tempat. Hassan banyak menulis tentang agama yang berupa nasihat. Baghdad Street dan Geylang di Singapura. Hassan juga mempunyai keterampilannya tersendiri mengasah bakat dalam bidang bertenun dan pertukangan kayu.anjuran berbuat baik dan mencegah kejahatan. Setelah menyelesaikan proses belajar hingga tahun 1910. Haji Hassan ( Syeikh dari Malabar) dan Syeikh Ibrahim India. minyak wangi. Demi semangat dan cintanya kepada ilmu. Hassan mula mengabdikan diri sebagai guru. lalu Hassan memperdalami bahasa Arab kepada Said Abdullah al-Munawi al-Manusili selama beberapa tahun. Beliau kemudianya menjadikan guru tetap menggantikan Kiai Fadullah Suhaimi di Madrasah Assagaf yang mempunyai peringkat pengajian sampai Ibtidaiyahdan Tsanawiyah. menjadi pelayan di kedai perniagaan permata. Dia juga sempat membantu ayahnya dipercetakan.

pernah mengecam kemunduran umat Islam. . Mas Manshur. Sebelum ke Surabaya. kembali kepada Al-Quran dan Hadis. Ahmad Surkati dan Fakih Hasyim. bapa saudaranya itu telah mengingatkan Hassan agar berhati-hati dalam pergaulan.sehingga dia akhirnya dilarang untuk berceramah agama kerana dianggap oleh pihak berkuasa ada unsur-unsur politik. maju dalam perkembangan ekonomi dan taraf pemikiran masyarakatnya. seorang ahli perniagaan dan Syeikh Jemaah Haji.banyak mengandungi kritikan masyarakat demi untuk kemajuan Islam. Dalam kerjayanya sebagai pengarang dan penulis. Ketika itu juga pertentangan ‘kaum muda’ dan ‘kaum tua’ menjadi topik perbicaraan yang memang panas. Beliau juga dalam salah satu ucapannya. Pada tahun 1921.Dan tema tulisan sedemikian itulah yang banyak mewarnai hasil karyanya dimasa-masa berikutnya. Penulisan Hassan yang pertama berupa kecaman terhadap Qadli (Hakim ) yang memeriksa perkara dengan mengumpulkan tempat duduk lelaki dan wanita. Hassan pun menyaksikan gejolak pemikiran yang terjadi. Hassan juga pernah membuat cerita humor yang berjudul’Tertawa’ dan diterbitkan dalam empat jilid. Kalangan ‘kaum tua’ diwakili oleh A. Kalangan ‘kaum tua’ lebih kecenderungan kepada amalan tradisi bangsa jawa yang diisi dengan bentuk ajaran Islam. Sementara ‘kaum muda’ diwakili oleh KH. Daerah Surabaya merupakan daerah mempunyai penduduk yang ramai. Pada ketika itu. sebab di Surabaya banyak muncul berbagai aliran kefahaman agama. Di Surabaya inilah Hassan tinggal bersama bapa saudaranya Abdullah Hakim. Hassan berangkat ke Surabaya untuk menguruskan kedai kain milik gurunya yang juga bapa saudaranya itu iaitu Haji Abdul Lathif. Wahab Hasbullah ( pengasas Nahdatul Watan dan kemudiannya Nahdatul Ulama ). Namun bagi kalangan ‘kaum’ lebih cenderung menghapuskan samasekali kepercayaan yang bercampur aduk itu digantikan dengan ajaran Islamyang sebenarnya. pergerakan yang menyerukan fahaman kembali kepada Al-Quran dan Hadis mempunyai pengikut yang ramai di berbagai daerah termasuk Surabaya.

Wahab Hasbullah danselanjutnya menjalinkan persahabatan dengan kaum tua ini. Namun dalam perjalanan berikutnya. Hassan merasakan tidak puas hati dengan jawapan kaum tua. Hassan berpeluang bertemu dan berkenalan dengan Faqih Hashim. Masa-masa mendatang. Dari bapa saudaranya. Malah ghairah keilmuannya semakin bergelora. Dengan berbagai pertemuan dan muzakarah yang diikutimya. selepas itu dia membuka pula perniagaan berkaitan dengan kenderaan kereta. Sementara itu perusahaan pernigaannya mengalami kemelesetan dan ini menyebabkan beliau terpaksa menyerahkan semula kepada bapa saudaranya yang telah memberi modal awal.Pada mulanya Hassan berniat semata-mata menguruskan perniagaan dan mahu menghindari permasalahan agama kerana merasakan pengetahuannya yang serba sedikit. Dari berbagai pertemuan dan dialog bersama Wahab Hasbullah ini. pendirian awal Hassan untuk bercuali dalam kemelut kefahaman agama dan mahu menumpukan pada sola-soal perniagaan semata-mata tidak dapat dipertahankan. Bermula dari situlah Hassan berpeluang bermuzakarah mengenai soal-soal agama menurut kefahaman kaum muda. Bagaiamanpun. Hassan mendapat kepercayaan dari dua sahabatnya iaitu Bibi Wante dan Mu’allimin untuk mempelajari cara bertenun di Kediri. Hassan diperkenalkan dengan A. Kerana itu pada tahun 1924. Setelah bebarapa bulan di Kediri dia merasakan kemampuannya yang dimilikinya masih belum mampu menguruskan sebuah kilang tenunan. Hassan banyak menggali berbagai hal dan merubah jalan pemikirannya.beliau . seorang ahli pernigaan dan tokoh iulama berasal dari Sumatera Barat yang telah banyak mengenal pemikran pembaharuan dan beliau merupakan tokoh kalangan ‘kaum muda’. Ketika sebilangan ahli perniagaan di Surabaya hendak membuka kilang tenun. dia mendapat kesempatan melanjutkan kursus bertenun di Bandung. Di Bandung inilah yang kemudian nama kota ini digandingkan dengan namanya ‘Hassan Bandung’. tetapi usaha itu tidak lama.

Penulisanpenulisannya itulah yang membuat namanya kian terkenal di nusantara termasuk Malaysia dan Singapura. Hassan menghasilkan karya-karya yang sederhana. namun apabila berada di Bandung ini. Mereka melihat kemampuan Hassan begitu mengagumkan dan menjadikannya seorang guru. Bersama M.Hassan akan kembali ke Surabaya. Tetapi dari segi yang lain. Hassan terus aktif mengikuti pengajian-pengajian Persis hingga menjadi anggotanya secara rasmi pada tahun 1926. namun kali ini usaha itu juga kurang berhasil kerana kesulitan mendapatkan kemudahan benang dan celup.w.tinggal dengan keluarga KH M.t. baik sebagai sahabat sekali gus juga murid yang selalu bersamanya. selanjutnya majalah ‘Al-Lisan’ (terbit hingga ke bilangan 58 ). Dalam melaksanakan perjuangannya. Hassan tidak tertumpu kepada penulisansahaja. Pada tahun 1926 perusahaan tenun itu dibuka di Bandung.salah seorang tokoh pimpinan Persatuan Islam (Persis).Namun penglibatan Hassan dan Persis menyebabkan kawan-kawannya menahannya kembali ke Surabaya.Mereka juga mendapat persetujuan dengan kedua sahabat Hassan di Surabaya itu untuk membuka perusahaan tenun di Bandung dengan Hassan selaku pengurusnya. disamping modal yang terbatas hingga menyebabkan perusahaan itu terpaksa ditutup. Yunus. Suatu ketika Hassan berkesempatan bertemu dengan Sukarno ( bekas Presiden Indonesia pertama ) dan menyelami lebih jauh perdebatan berbagai persoalan tentang Islam. tetapi juga . meskipun terjadi pertentangan pemikiran antara keduanya. Hassan menerbitkan majalah ‘Pembela Islam’ (terbit sampai bilangan ke-72 ). Di Bandung juga Hassan bertemu dengan Mohammad Nasir dan menjalin keakraban. Dalam dua majalah itulah Hassan melontarkan pelbagai idea murni dan pembaru Islam. Dalam perkembangan berikutnya. menghasilkan penulisan buku yang mendapat sambutan baik dari masyarakat iaitu ‘Tafsir Al-Quran’ yang dicetaknya sendiri. Natsir. Jadi di samping mengikuti kursus menenun. Hassan menumpahkan perhatiannya untuk memajukan pertubuhan Persis disamping aktiviti lain iaitu menulis buah fikiran menjadi sebuah karya yang dapat dinikmati hasilnya oleh generasi berikutnya. Ketika berada di Singapura dulu. Hassan diberi hikmah oleh Allah s.

bahkan dia bersedia membiayai pelaksanaan majlis muzakarah tersebut. Belum sembuh penyakit yang dideritainya. Ustaz Hassan Ahmad kembali ke rahmatullah dalam usia 71 tahun. Banyak hasil karya peninggalannya yang menjadi amal jariah berterusan kepada tokoh ini. Beliau disaran bermesyuarah dengan pihak keluarga. keluarga saya bukan doctor. datang cubaan lain berupapenyakit yang menyebabkan kakinya harus dipotong. Hassan telah lama pergi meninggalkan dunia yang fana ini. Kepetahannya dalam berdebat begitu terkenal. Kalau tuan doktor berpendapat harus dipotong… maka potonglah! Sesuatu jangan diserahkan kepada yang bukan ahlinya. Saat kritis itu dihadapi oleh Hassan dengan optimis dan tawakal. perdebatan . Di tempat baru itu dia tetap berjuang dengan mendirikan Persatuan –Persatuan Islam Bangil dan terus menggerakkan Persis melalui penulisan. bila-bila saja dan dimana dapat dilakukan perdebatanitu. namanya yang sebelum ini terkenal dengan panggilan Hassan Bandung kini popular pula dengan panggilan Hassan Bangil. Setelah hampir 17 tahun Ahmad Hassan bergelanggang di Bandung dan menggerakkan pertubuhan Persis menjadikan namanya dikenali ramai.” Akhirnya pada tarikh 10 November 1958. Apabila dia berada di Bangil. dan yang ahlinya ialah tuan doktor. pengajian dan dialog serta perdebatan. . Pada tahun 1941 dia berhijrah ke Bangil. Keadaan tersebut terus berlanjutan hingga beliau pulang dari menunaikan ibadah Haji. Baginya siapa saja. tuan doktor cukup memberitahu. namun namanya tetap dikenang. Hassan menunaikan ibadah Haji dan ternyata keadaan fizik tidak terlalu kuat sehinggalah dia jatuh sakit. Hassan menolak anjuran tersebut.tablighserta dialog. Pada tahun 1956. tabligh.melalui pelbagai cara seperti pengajian. dan bahkan kepada diri saya sendiri. Banyak lawanlawan debatnya yang mengakui kekalahan dan kembali ke jalanyang benar dan Hassan tidak pilih-pilih dalam berdebat. Ini diakui oleh kawan dan lawannya. jadi mereka bukan ahlinya. Hassan menyatakan: “Tuan doktor.

Sebagai misal. banyak karya intelektual Indonesia abad ini yang menempati deretan utama dalam perkembangan pemikiran Islam di Asia Tenggara. tafsir. Hadits. Hal ini bukan semata-mata dikarenakan Timur Tengah pada saat itu sedang didominasi oleh aura tarekat. Tafsir al-Furqan. hadis danilmu kalam. seperti Buya Hamka.Antara bidang penulisannya ialah Fiqh ( Ushul Fiqh ) . salah satunya ditunjukkan dengan kuatnya warna mistis. Pengajaran solat. Dalam bidang fiqh muncul. Tampak adanya perpanjangan mata rantai sejarah pemikiran Timur Tengah dalam perkembangan wacana tafsir di Indoensia. Ahmad Hasan. pada saat itu muncul ulama besar di Aceh. Semoga sekilas catatan hidup Hassan Bandung ini dapat kita ambil iktibaruntuk dicontohi. Abdul Halim Hasan I) tafsir Al-Qur'an Al-Karim 1969 The Qur'an: an encyclopedia By Oliver Leaman Perkembangan Wacana Tafsir al-Qur’an di Indonesia (Keislaman. Kemudian. Terutama pada bidang Tafsir al-Qur‟an. Sirathal Mustaqim. Abdul Rouf al-Singkili. Namun. Sosial Kemasyarakatan) by M. Tasawuf dan Tafsir al-Qur‟an. abad 17–18 M. Turjuman alMustafid. Lutfi Mustofa on 09-10-2010 Sejarah perkembangan intelektualisme Indonesia abad 17–18. Padahal. ada keunikan tersendiri dalam karya-karya ulama Nusantara. sehingga memberikan nuansa tafsir tersendiri. Al-Fara’id dan AtTauhid. Hasbi As-Shiddiqi. Diantara cabang-cabang keislaman yang menjadi perhatian para intelektual muslim Indonesia sejak abad 17–20 tersebut meliputi Teologi. (IMF) Syekh H. banyak yang terlupakan oleh para peneliti. Sebagian besar perhatian para Indosianis dan ahli Asia Tenggara ditujukan pada persoalan sejarah politik muslim. yang ditulis pada tahun 1634 M. Mahmud Yunus dan Quraish Shihab. Dalam catatan Federspiel. sebuah kitab tasawuf yang berisi aturan-aturan syar‟i dengan penafsiran-penafsiran esoteris. Beberapa penulis muslim Nusantara telah mempersembahkan karya-karya besar mereka pada paroh terakhir abad ke-20. Muatan budaya lokal dalam tafsir Indonesia. sebagaimana diasumsikan Azyumardi.Sementara hasil penulisannya yang terkenal ialah: Soaljawab. dan selesai pada 1644 M. merupakan abad yang paling dinamis dalam sejarah intelektualisme muslim Indonesia. yang populer dengan karya besarnya dalam bidang tafsir. Hidayat al-Salikin. Abdul Shamad al-Palimbani dengan magnum opus-nya. Fiqh. Populer. Nuruddin ar-Raniri dengan karya monumentalnya.Insyaallah. Tradisi intelektual muslim Indonesia tersebut terus terawat hingga abad ke-21 dewasa ini. tetapi unsur tradisi atau budaya Jawa . pada banyak aspek corak tafsir Indonesia menunjukkan kuatnya persentuhan dengan local genius.

Menurut catatan Quraish. secara aksiomatis fenomena pemikiran di mana pun memang tidak tumbuh terlepas dari warna sosial dan budaya atau kondisi obyektifnya. Pertama. Penafsiran yang mereka lakukan dari generasi ke generasi terus pula mengalami perubahan dan perkembangan corak. dewasa ini seiring dengan perjalanan filsafat Barat. Sebab. Itu sebabnya. Arkoun lebih jauh menjelaskan bahwa jika al-Qur‟an dapat dibaca. kodifikasi tafsir digabung dengan penulisan hadits pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz (99 – 101 H. kodifikasi maupun metodenya. maka ia akan melihat lebih banyak dari apa yang anda lihat. aliran tarekat “Syatariyah” yang dikembang-kannya memiliki pengaruh yang luas di Indonesia.). dari masa Rasulullah sampai datangnya zaman modern. secara terminologis. Ketiga. menyingkap dan menampakkan atau menerangkan makna yang abstrak. Pada umumnya adalah tafsir bil ma‟tsur. mengartikannya sebagai ilmu untuk memahami Kitabullah yang diwahyukan kepada Muhammad. Sejarah Perkembangan Tafsir al-Qur’an Manna‟ Qaththan memberikan arti etimologis terhadap kata tafsir sebagai upaya menjelaskan. Kedua. Kaum muslim yang berpegang pada satu pembacaan atau penafsiran tertentu saja tidak menyadari berbagai kerumitan dalam memahami al-Qur‟an dan mengabaikan kedalaman serta kekayaannya. Dengan kata lain. dan corak sastra budaya kemasyarakatan.). seperti digambarkan Abdullah Darraz. Santri Ibrahim al-Kurani ini selain seorang ahli tafsir juga seorang sufi kenamaan pada masanya. Menurut Nashr Hamid. Adapun al-Zarkasyi. terdapat enam corak tafsir. masa Rasulullah sampai permulaan masa tabi‟in yang masih bersifat oral (lisan). ulama terus melakukan penafsiran terhadap al-Qur‟an. tulisan ini bermaksud menyajikan perkembangan intelektualisme Indonesia dalam bidang tafsir. Perkembangan Tafsir al-Qur’an di Indonesia Hasil penelitian disertasi Azyumardi menunjukkan bahwa ulama Nusantara yang pertama kali melahirkan karya tulis di bidang tafsir al-Qur‟an adalah Abdul Rauf bin Ali al-Fansuri al-Singkili. . pemikiran tidak lain merupakan jawaban atau solusi–atas suatu persoalan sosial maupun budaya–yang bersifat mengubah atau mempertahankan. corak fiqh atau hukum. Bahkan. Dengan demikian. tafsir merupakan ilmu yang sangat penting. Itu sebabnya. Khusus perkembangan metode tafsir. karena al-Qur‟an. Adapun kodifikasi tafsir mengalami tiga tahap perkembangan. dimulai dengan penyusunan kitab-kitab tafsir secara khusus dan independen sejak masa al-Farra (w. menjelaskan maknanya dan mengeluarkan hukum serta hikmahnya. maka tentunya dapat pula ditafsirkan dengan berbagai pendekatan dan cara. namun ada “sentuhan” esoterik yang kuat dengan penalaran budaya Jawa. yakni Kitab Turjuman alMustafid. corak filsafat dan teologi. corak penafsiran ilmiah. semiotis dan hermeneutis. 207 H. seperti linguistis. corak tasawuf. yakni corak sastra-bahasa. bagaikan intan yang setiap sudutnya memancarkan cahaya yang berbeda dengan apa yang terpancar dari sudut-sudut lain. di dunia Islam mulai diramaikan dengan metode tafsir hermeneutic. tafsir dapat pula dipahami sebagai teori interpretasi ayat dengan berbagai pendekatan analisis. Kenyataan ini merupakan bukti bahwa di Nusantara meskipun al-Qur‟an ditempatkan pada posisi sakral yang menyediakan ruang pemahaman dogmatis-ideologis. dan tidak mustahil jika anda mempersilakan orang lain memandangnya.merupakan faktor penting yang tidak dapat diabaikan begitu saja.

Misalnya. menyebabkan jaringan antar perawi tersebut bercirikan “ideologi” dan menjadi dogmatis. yakni melalui Ibrahim al-Kurani dan alQusyaisyi (keduanya merupakan guru sufi al-Sinkili). Fenomena jalinan kelindan ini ditengarai oleh Azyumardi sebagai determinan perkembangan intelektualisme Islam di Timur Tengah dan Nusantara. Lebih dari itu. Turjuman juga karya terjemahan dari Tafsir Jalalain (Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin al-Suyuti). Ridell juga menambahkan bahwa pada beberapa bagian tertentu al-Sinkili memasukkan pandangan-pandangan dalam Tafsir al-Khazin (w. sehingga al-Sinkili diharapkan lebih dapat memilih Tafsir Jalalain dari pada karya-karya tafsir yang lain. Sebagaimana telah diketahui al-Kurani adalah guru sufi al-Singkili. Istambul. India. Menilai karya tafsir al-Sinkili. Pertama. menganggapnya sebagai terjemahan dari Anwar al-Tanzil karya al-Baidhawi. Snouck Hurgronje. khususnya pada era kekhalifahan Utsman dan Ali. Misalnya. sebagai karya tafsir paling awal di negeri ini Turjuman alMustafid tergolong memiliki prestasi istimewa. pemilihan al-Sinkili terhadap Tafsir Jalalain sebagai sumber utama dalam karyanya jelas karena ia memiliki mata rantai yang menghubungkannya dengan Jalaluddin al-Suyuti. Dalam tradisi sufisme otoritas penyebaran ilmu oleh seorang murid bisa dimiliki hanya atas dasar “ijazah” yang diberikan oleh sang guru. karena beredar luas di kepulauan Melayu. Identifikasi ini penting bukan hanya untuk menilai corak dan metode tafsir Turjuman al-Mustafid. Pendapat ini di belakang hari dikoreksi oleh Ridell bahwa selain merupakan terjemahan dari al-Baidhawi. Tetapi. Sedangkan Rinkes dan Vorhoeve mengatakan bahwa Turjuman al-Mustafid bersumber dari berbagai kitab tafsir berbahasa Arab. Fenomena yang tersebut belakangan ini sekaligus juga menunjukkan bahwa karya tafsir putra Aceh tersebut masih diminati kaum muslim hingga dewasa ini. al-Sinkili menyajikan karya besar-nya yang berjudul Daqaiq al-Huruf. al-Sinkili berkewajiban menyebarkan ilmu sesuai dengan rangkaian perawi yang saling kait-mengkait. Sebagai seorang ahli tafsir yang mendalami tasawuf sangat dimaklumi apabila corak tafsir al-Sinkili memang mengesankan warna ortodoksi. Salah satu mata rantai perawi itu adalah Jalaluddin al-Suyuti. Oleh karena itu. tetapi juga untuk mengungkap keterkaitan al-Sinkili dengan beberapa gurunya dalam “jaringan ulama” Timur Tengah dan Nusantara. kalam dan tasawuf. . Itu sebabnya mengapa terjadi “jaringan ulama” sesuai dengan madzhab atau aliran dalam bidangnya masing-masing. Dalam bidang mistisisme Islam ini. 741/1340). tradisi oral (dakwah bil lisan) pada masa Rasulullah hingga masa tabi‟in telah menciptakan mata rantai perawai (da‟i) yang saling berhubungan satu dengan lainnya.khususnya di Jawa dan Sumatera. Mekanisme “jaringan” dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman di Timur Tengah dan Nusantara ini setidaknya memiliki dua akar historis yang menjadi pijakannya. Makkah hingga Afrika Selatan. beberapa Indonesianis saling berbeda pendapat. Kedua. edisi cetaknya juga bisa ditemukan di beberapa negara seperti Singapura. Ketinggian nilai karya intelektual al-Sinkili ini juga terlihat dari seringnya dicetak ulang di Timur Tengah. Bahkan. Kairo. Sebagai murid dari al-Kurani sewaktu belajar di Makkah (1640) membawa al-Sinkili masuk dalam jaringan ulama Timur Tengah. setelah menerima “ijazah” dari guru sufinya itu. edisi terakhirnya juga bisa ditemui di Jakarta sampai tahun 1981-an. fragmentasi sosial-keagamaan pada masa sahabat. serta menunjukkan jalur-jalur penyebaran ilmu-ilmu keislaman di Indonesia. Kecenderungan untuk bersandar pada ulama dalam “jaringan” ini juga terlihat jelas dari karya-karya al-Sinkili di bidang fiqh.

Keduanya juga sama-sama menggunakan tafsir bil riwayah atau tafsir bil ma‟tsur.. Madinah Mesir dan Syams demi menuntut ilmu pada beberapa ulama besar di sana. Pertama. Akan tetapi. Pada abad ke-19 M.Secara sosiologis. baik dalam bentuk artikel-artikel maupun tulisan lengkap tentang tafsir al-Qur‟an. namun ia merupakan satu-satunya yang terlengkap dan berhasil mentransformasikan tradisi keilmuan Islam ke Nusantara. Dua catatan cukup menarik tentang tafsir al-Munir ini disampaikan oleh Steenbrink dan Hafiduddin. Catatan kedua pemerhati tersebut menjadi menarik. al-Nawawi dikenal sebagai seorang penulis produktif. Hal ini dikarenakan perjalanan panjangnya sebagai ulama tidak berakhir di tanah kelahirannya sendiri. Karya-karyanya tersebar luas di Mesir. tidak ada tafsir lain karya ulama Nusantara yang selengkap dua tafsir tersebut. tafsir al-Munir ini juga memiliki kesamaan dengan Turjuman al-Mustafid yang menunjukkan karakteristik serupa. Dengan demikian. Hal ini terlihat dari kuatnya kecenderungan Nawawi dalam mementingkan asbab al-nuzul saat memahami kandungan suatu ayat atau surat. Karya tafsir al-Nawawi yang terkenal luas di Timur Tengah dan terutama di kalangan pesntren di Indoensia adalah al-Tafsir alMunir li Ma‟alim al-Tanzil. Atas dasar itu. telaah baru-baru ini ditemukan bahwa sebelum Turjuman al-Mustafid ada sepenggal tafsir surat al-Kahfi. Kedua. hampir terlupakan dalam sejarah intelekatualisme Islam Indonesia. Akhirnya. untuk beberapa ayat dan surat dikaitkan dengan hadis-hadis. Di Makkah. Hafiduddin mengelompokkan Tafsir al-Munir ke dalam tafsir „am atau tafsir tartibiy. dalam tafsir al-Munir ada juga kecenderungan untuk menafsirkan al-Qur‟an secara kontekstual. dengan demikian. Sejak usia muda ia telah pergi ke Makkah. Karya ini diperkirakan ditulis pada masa Hamzah Fansuri atau Samsuddin al-Sumatrani. Tetapi. Sebagaimana kitab-kitab klasik lainnya. Sekembalinya dari beberapa negeri sebrang al-Nawawi belajar lagi di Karawang Jawa Barat. keadaan di Nusantara secara umum tidak mendukung kegiatannya. Di Makkah. walaupun dipandang sebagai karya terjemahan. Desa Tanara. dari surat al-Fatihah hingga surat al-Nas. ada orientasi yang jelas di dalamnya untuk menanamkan dasar-dasar akidah dan keyakinan yang kuat tentang Keesaan Allah dan ajaran-ajaran-Nya. al-Nawawi menetap di Syi‟ib Ali sampai akhir hayatnya. karena kolonial Belanda selalu mengawasi dan membatasi ruang gerak ulama. kecuali tafsir-tafsir dari beberapa ayat dalam surat tertentu. tafsir al-Munir milik al-Nawawi lebih menekankan pada analisis ayat-ayat al-Qur‟an berdasarkan aspek bahasanya. Misalnya. selanjutnya mengajar di tempat asalnya. memiliki peranan yang besar dalam pengembangan peradaban Islam di Indonesia. Sampai akhirnya al-Nawawi memutuskan kembali ke Makkah untuk mengajarkan ilmunya. sebagai seorang pemikir Nusantara. . yakni tafsir yang ditujukan kepada semua ayat al-Qur‟an. sebab-sebab turunnya ayat dan pendapat para sahabat. Menurut Hafiduddin. ia juga menyamakan al-Munir dengan tafsir Jalalain. Al-Singkili dengan Turjuman al-Mustafid-nya. tafsir al-Munir yang disebut juga oleh al-Nawawi dengan Kitab Murad Lubaid fi Kasyfi Ma‟ani al-Qur‟an al-Majid tidak ditulis dengan mencantumkan daftar referensinya. meskipun tafsir al-Munir tergolong tafsir „am. baru disusul dengan terbitnya karya tafsir syekh Nawawi al-Bantani di Mesir. Sebagian besar isi kitab tafsir ini menekankan pada penjelasan ayat demi ayat berdasarkan analisa bahasa. dan mengikuti tradisi penafsiran alKhazin. Nama al-Nawawi. jaringan ulama Timur Tengah dan Nusantara. karena sejak sebelum Turjuman al-Mustafid dan sesudahnya sampai dengan tafsir al-Munir.

Untuk keperluan ini. Kerja keras Mahmud Yunus ini pada tahun 1922 membuahkan karya terjemahan al-Qur‟an. Tradisi penulisan dan penafsiran al-Qur‟an tersebut sampai masa penjajahan Jepang (1942–1945) tidak produktif kembali. Hamka menerbitkan tafsir Juz „Amma dengan judul al-Burhan. Karya Hasbi ini dipublikasikan secara khusus dalam majalah Gema Islam. Buku ini sebagaimana judulnya memang ditulis dengan menggunakan Bahasa Belanda. seperti alBaghdadi. Selain itu. pemerintah membentuk suatu .M. Munawwar Khalil menulis sebuah buku dengan judul Kembali Kepada al-Qur‟an dan Sunnah. sebuah majalah edisi mingguan yang cukup populer saat itu. pada tahun 1920-an Cokroaminoto memperkenalkan terjemahan kitab tafsir karya Maulevi Mohammed Ali dari Lahore yang terbit di Medan pada tahun 1941. yang kelak menjadi dasar bagi karya tafsirnya yang berjudul Tafsir al-Qur‟an al-Karim. Tradisi Surkati ini lalu dikembangkan oleh Ibnu Idrus dalam Gouden Regels uit den Quran. dalam program pembangunan bidang keagamaan.K. Tafsir al-Qur‟an al-Madjid mengalami perubahan nama menjadi Tafsir al-Nur untuk generasi pertama dan Tafsir al-Bayan untuk generasi ketiga. sehingga pada tahun 0491-1941. menurut catatan Federspiel. Dalam karyanya ini. karena tafsir ini ditulis pada saat Hamka berada di penjara. seperti Muhammad Abduh dan Thanthawi Jauhari. Sedangkan Munawwar Khalil telah mempersiapkan tafsir al-Qur‟an dalam Bahasa Jawa yang berjudul Tafsir Qur‟an Hidayat al-Rahman. Ulama yang juga putra Minangkabau ini pada masanya boleh dibilang satu-satunya intelektual yang melakukan kegiatan penafsiran al-Qur‟an. Namun. Ibnu Katsir dan al-Tibbi dengan pendapat kaum modernis Mesir. Setelah itu. Karya putra Padang (Sumatra Barat) ini merupakan embrio baru tafsir “al-Azhar” yang kelak menjadi karya penting. muncul pula Ahmad Surkati dengan karyanya yang berjudul Zedeleer uit den Quran. Misalnya. yakni Bahasa Melayu atau Bahasa Indonesia yang berbentuk tulisan Arab. Kecuali pada masa demokrasi liberal (1950–1957) muncul beberapa karya tulis tentang al-Qur‟an. Pada masa Orde Baru (1967–1998). pada periode ini Mahmud Yunus juga sedang mengerjakan karya tafsirnya. Menteri Agama menggagas penerbitan buku-buku teks kajian al-Qur‟an. Hamka mencoba memadukan pendapat-pendapat mufassir klasik abad pertengahan Islam. karena beberapa tahun kemudian ia telah mendapatkan fatwa dari ulama Universitas al-Azhar bahwa menerjemahkan al-Qur‟an itu tidak haram. Pada masa demokrasi terpimpin (1957–1966) tampil Buya Hamka dan Hasbi Ashiddiqiy. Selain Hamka. Dia memulai kegiatannya dengan menggunakan tulisan pego. Kemudian. Hal ini diantaranya ditunjukkan dengan munculnya karya penelitian disertasi Yunan Yusuf dari Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berjudul Corak Pemikiran Kalam Tafsir al-Azhar: Sebuah Telaah tentang Pemikirann Hamka dalam Teologi Islam. Adapun Hasbi menerbitkan Tafsir alQur‟an al-Madjid dalam beberapa jilid pada tahun 1960-an. Bakry menerbitkan Tafsir al-Qur‟an al-Karim pada tahun 1930. Mahmud Yunus bersama H. serta al-Furqan dan al-Djawahir karya Ahmad Hasan. Hamka mulai mengemukakan prinsip-prinsip dasar Islam dengan cara memberi komentar terhadap ayat-ayat al-Qur‟an. bersamaan dengan terjadinya perdebatan politik antara kaum nasionalis dan nasionalis Islam. Pada perkembangan berikutnya. Padahal. seperti Pelajaran Tafsir al-Qur‟an (0411) karya Munawar Khalil dan Ibnu Idrus.Baru pada awal abad ke-20. fenomena ini tidak membuat gentar Yunus. Tradisi penafsiran al-Qur‟an ini terus berlanjut. bermunculan buku-buku mengenai tafsir al-Qur‟an. pada saat itu “para sarjana muslim” sedang giat-giatnya mengharamkan penerjemahan al-Qur‟an. Karya Hamka yang berjudul Tafsir al-Azhar merefleksikan kekacauan politik pada masanya.

Kedua. standarisasi terjemah dan tafsir al-Qur‟an oleh Departemen Agama RI. serta ditandai dengan kemunculan tafsir Indonesia kontemporer. Pada generasi ketiga. 1957). Kedua. Tafsir al-Qur‟an karya Zainuddin Hamidiy (w. Karya ini ingin mengekspresikan pandangan bahwa al-Qur‟an dapat digunakan sebagai suatu model pembangunan. ketiga tafsir ini sama sama memberikan perhatian pada pendefinisian istilah-istilah. menurut Federspiel.badan yang terdiri dari dosen-dosen IAIN guna menyusun tafsir al-Qur‟an. masalah-masalah yang ditemukan dalam penerjemahan. Federspiel mengelompokkan karya tafsir di Indonesia abad XX ke dalam empat kategori. disebabkan adanya beberapa kesamaan dalam format dan isinya. diulas dengan memberikan penjelasan panjang hingga lima belas halaman tersendiri. juga terdapat tiga contoh karya tafsir yang mewakili masanya. Ketiganya juga memiliki kesamaan tentang definisi istilah-istilah dalam al-Qur‟an. ketiga karya intelektual muslim awal abad ke-20 ini cukup populer. Ashiddiqi dan Hamka lebih memilih penyajian bagian-bagian pendek yang terdiri dari beberapa ayat (satu sampai lima ayat) dan menjadikan satu teks Arab dengan terjemahannya. hukum dan aspek-aspek penting dalam suatu surat. Selain itu. dan definisi tentang konsep-konsep dasar dalam Islam. merupakan penyempurnaan generasi pertama. yakni Tafsir al-Furqan karya Ahmad Hasan (1887–1962). dan Tafsir al-Qur‟an al-Karim karya Mahmud Yunus (1899–1973). Pertama. dari segi penyampaian kandungan al-Qur‟an ketiganya memiliki perbedaan cara. Adapun Halim Hasan lebih mendekati pada model penyajian karya tafsir generasi kedua. Perkembangan corak dan metode tafsir generasi ketiga ini diikuti dengan kemunculan tafsir dan terjemahan al-Qur‟an dari Departemen Agama. ketiganya juga memberikan catatan kaki (footnote) untuk terjemahan Bahasa Indonesianya dan setiap bagian yang merupakan tafsir suatu ayat. ditandai dengan penerjemahan dan penafsiran secara terpisah-pisah. seperti halnya tafsir generasi kedua. pada paroh pertama abad ke-20. Pada generasi kedua. karena telah lama dipublikasikan dan dicetak berulang-ulang. Tafsir alBayan Hasbi Ashiddiqi (1904–975). Namun. Pertama. Analisis terhadap Tafsir al-Qur‟an di Indonesia Abad ke-20 Berdasarkan metodenya. berisi penjelasan tentang berbagai tema. Karakter yang tampak dari ketiga tafsir ini adalah sama menekankan pada kontekstualisasi ajaran al-Qur‟an dan pemikiran Islam. Setelah itu. pada tahun 1970-an mulai memberikan komentar-komentar yang luas terhadap teks. Mengapa ketiganya dikelompokkan dalam satu generasi. memiliki bagian ringkasan yang ditempatkan di bagianawal setiap surat. al-Qur‟an dan Terjemahannya yang menelusuri pengaruh alQur‟an dalam sejarah perkembangan peradaban manusia. yakni melakukan penerjemahan secara lengkap yang dilakukan pada pertengahan tahun 1960-an. Tafsir al-Qur‟an al-Karim Abdul Halim Hasan (1969). terdapat tiga karya yang representatif. Bahkan. Ketiga. merupakan upaya untuk menciptakan tafsir resmi yang dapat memberikan orientasi pada para pendidik dalam mengajarkan al-Qur‟an di dunia modern. Pertama. Kemunculan tafsir al-Qur‟an versi pemerintah ini memberikan corak . Pembentukan badan oleh Depag RI ini berhasil menerbitkan dua produk intelektual yang menjadi catatan penting dalam sejarah perkembangan tafsir di Indonesia. Dalam belantara pemikiran tafsir di Indonesia. al-Qur‟an dan tafsir-nya. dan Tafsir al-Azhar Buya Hamka. Ketiga kitab tafsir tersebut sama-sama menempatkan teks Arabnya pada margin kanan dan terjemahan-nya di sebelah kiri. Periode selanjutnya. Selain itu.

yakni Turjuman al-Mustafid karya Abdul Rouf al-Sinkili (abad ke-17) dan Tafsir al-Munir karya Syekh Nawawi al-Bantani (abad ke-19). mulai pertengahan tahun 1960-an muncul karya terjemahan al-Qur‟an yang semakin lengkap. Kesimpulan Sepanjang sejarah perkembangan Islam di Indonesia dari abad ke13-19. Generasi pertama. Kuala Lumpur XX(456649. tafsir dan terjemahan al-Qur‟an madzhab Departemen Agama dapat mencipatkan “ruang pertemuan” bagi berbagai kelompok aliran penafsiran yang berbeda-beda. sedikitnya tradisi penafsiran al-Qur‟an oleh ulama Nusantara juga telah menunjukkan warna keislaman tersendiri. Hal ini ditunjukkan dengan munculnya beberapa karya tafsir al-Qur‟an pada abd ke-20. Hal ini tidak lain merupakan refleksi dari kuatnya etos intelektual dan keulamaan para ilmuwan negeri ini. Setidaknya. Wallahu a‟lam bis shawab. pada periode ini disebut juga dengan era standarisasi terjemah dan tafsir alQur‟an oleh Departemen Agama Republik Indonesia.1) Tafsir ayat al-amthal wa-al-hukm fi al-qur'an al-karim Salamat. BP129.18T124M 1992 ‫ ال كري م ال قرآن ت ف س ير‬: ‫وال ع شرون ال ثامن ال جزء‬ Pub Year: 1992 1 copy available at ISTAC Library. Selain menciptakan ruang akademik. baru terdapat dua ulama Nusantara yang menyajikan karyanya secara lengkap di bidang tafsir al-Qur‟an. . Ketiga. yang ditulis dengan menggunakan Bahasa Arab. Tradisi penulisan tafsir al-Qur‟an yang telah berkembang sejak lama di Nusantara itu menciptakan academic atmosphire yang sangat signifikan bagi perkembangan kajian keislaman (Islamic studies) di Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan upaya standarisasi tafsir dan terjemah al-Qur‟an oleh Departemen Agama RI. yang sarat dengan pesan-pesan budaya negeri ini. sampai tahun awal 1960-an ditandai dengan penerjemahan al-Qur‟an secara terpisah-pisah. yang oleh Federspiel dikelompokkan menjadi empat generasi. Itu sebabnya. sejak tahun 0420-an mulai menekankan pada tafsir alQur‟an itu sendiri.tersendiri dalam kajian keislaman di Indonesia. Muhammad Husayn Pub Year: 2009 No copies available in any library. 1 Copy on order. serta munculnya tafsir kontemporer yang menekankan pada perbaikan istilah dan bahasa. Kedua.

Wahbah No copies available in any library.XX(449014.4 T124E4 2009 An explanation of the last tenth of the noble Qur'an : also with crucial matters in the life of a Muslim Pub Year: 2009 1 copy available at Central Library. MansurFadhil.1) al-Tafsīr al-wajīz ʻalá hāmish al-Qurʼān al-karīm wa-maʻahu asbāb al-nuzūl wa-qawāʻid al-tartīl Zuḥaylī. BP129. Pub Year: 2010 No copies available in any library. Kuala Lumpur BP130. Gombak BP130. Gombak XX(434474. 2 Copies on order.42T124M 1985 ‫ ال كري م ال قرآن ت ف س ير‬: ‫ال ث الث ون ال جزء‬ Pub Year: 1985 1 copy available at ISTAC Library.1) Manhaj ibn al-'Arabiy : fi tafsir ahkam al-qur'an al-karim Kafi. XX(448956.1) .4 T124T8 2009 Tafsir al-'ushr al-akhir dari al-Quran al-karim : disertai hukumhukum penting bagi seorang muslim Pub Year: 2009 1 copy available at Central Library.

17 I14A 2010 ‫ ال كري م ال قران ت ف س ير ف ي ال قراءات أث ر‬: ‫االم ام ت ف س ير ف ي ت ح ل ي ل ية درا سة‬ ‫رةال بق ل سورة ال ط بري‬ Ibrahim Mohd Sobki Pub Year: 2010 2 copies available at Central Library. Gombak In the Name of Allah. Gombak XX(392133. Gombak t BP 128. World Bibliography of Translations of the Meanings of the Holy Qur'an. edited with an introduction by EKMALEDDIN IHSANOGLU. Printed Translations 1515-1980.1) ‫ب ين وم كان ته ال كري م ال قرآن داتم فر ت ف س ير ف ي ال ل غوي دري د إب ن م نهج‬ ‫ ال ل غوي ين ال م ف سري ن‬:b‫ واإل ش ت قاق ال ل غة جمهرة ف ي ت ح ل ي ل ية درا سة‬/c،‫أم ي نة إعداد‬ ‫ق ا سم‬ Ameena Cassim Pub Year: 2009 2 copies available at Central Library. the Most Compassionate.Ma'alim al-tafsir al-maqasidi li al-Qur'an al-karim : ayat al-khamr namudhajan Nashwan Abdo Khaled Pub Year: 2010 2 copies available at Central Library. Art and Culture . ISMET BINARK and HALIT EREN. Istanbul: Research Centre for Islamic History. the Most Merciful A Review Article The Qur'an and its Translators* By 'Ali Qull Qara'i.

The Translators of the Qur'an. It addresses every human individual qua human being and creature of God. Turkey). 0. Dr. it surpasses all human composition with the celestial music of its rhythms. which permeates all its chapters and verses.     Introduction. Istanbul. Unlike other masterpieces of world literature and scriptures. Ahmad Khan. for the richness of the Qur'an is inexhaustible. · Afrikaans · Bengali · · Albanian · Brahui · · Amharic · Buginese · · Armenian · Bulgarian · · Assamese · Burmese · · Balochi · Chinese · Introduction: The Qur'an has been without doubt the most influential book in the history of mankind. xcix+880+34. eloquence. and meant for each and every human being. The beauty and sublimity of the Qur'anic discourse is something which has to be discovered directly by everyone to the extent of his capacity and effort. Islamabad: Muqtadirah Oawmi Zaban. sublime rhetoric. whose interest and appeal is limited to an audience with a particular literary taste or some religious creed. and above all its deep and passionate concern for the good of all human beings. in the same way as the great Prophet to whom it was revealed has been the most influential of men. 1987. Neither prose nor poetry. p. ISBN 92-9063-111-2. . Besiktas. This influence is bound to increase with the development of man's awareness of the higher dimensions of human existence and with the removal of the obstacles that bar humanity from its Godward journey. Box 24. Together they have heralded a new and ultimate era in the history of mankind. ed. Qur'an-e Karim ke Urdu tarajim ("Urdu Translations of the Noble Our'an"). Earliest Translations in Different Languages. The Centre for the Translation or the Qur'an. its wonderful clarity. its universality of appeal. 1406/1986.(IRCICA. by Sayyid ' Abd al-Quddlis Hashimi. P. 296. the Qur'an is the book of the ordinary human being. the profundity of its meanings.

Its meanings and concerns are perennial and everlasting. and to them one must refer for settling questions relating to Qur'anic hermeneutics as well as for authoritative interpretation in cases of disagreement in interpreting Qur'anic verses al1d determining the Qur'anic viewpoint concerning various issues. and the relative to the Absolute. an error free translation of the Qur'an in any language – including Persian and Urdu which have been closest to the Qur'anic culture-still remains an unfulfilled dream. and this great spring of spiritual life has had the effect of the deadliest of poisons. In view of this perpetual necessity. Thus the human effort to extract its meanings is an unending task of interpreting and understanding the Qur'an. the terrestrial to the celestial. In such cases. loyalty to the meanings of the original. the mundane to the transcendent. above all. The Qur'an is the book of life meant to last until the Day of Judgment. That which could be very useful in this regard is some kind of a manual that might offer almost a verse to . Its roots are firm. For the purposes of such a project it might be essential to undertake a study of the existing translations and to evaluate them from the viewpoint of literary strength. the Qur'an. for to translate the Qur'an is to interpret it.Since the first century of Hijrah. Hence in every era efforts have to be made to translate the Book in the language of the day and to interpret it in the light of accumulated human knowledge and Qur'anic scholarship. and its branches are in heaven. familiarity with the vast field of Qur'anic sciences and especially with the hermeneutic tradition of the past 14 centuries and the works of major exegetes is essential for the translator of the Qur'an. meeting the needs of changing times. the great healer. it gives its produce every season by the leave of its Lord (14:25). It is an exhaustible source of meaning. continuous efforts have been made by Muslims to make the meanings of the Qur'an accessible to non-Arab communities. an understanding that links the eternal to the temporal. there is the need to develop a sound and systematic methodology for translating and interpreting the Qur'an in different languages of humankind. Despite the enormous amount of effort that has been made during the past centuries and notwithstanding the numerous translations that have appeared in many languages of the world and the new ones that continue to appear almost every year. propriety and precision of the words and expressions used in the translation. Apart from matters pertaining to literary expertise in classical Arabic and the target language. and. has only aggravated the sickness of those who approached it with a malicious motive. the translator's degree of familiarity with the exegetical tradition and the corpus of hadith narrated from the Prophet (S) and the Imam's of the Prophetic Household (a). There have also been several unfortunate attempts to translate the Qur'an with a hostile intent or deviant purpose. for it is they who are the first addressees of the Qur'an. They are the interpreters of the Qur'an par excellence. though its words and diction remain fixed and unchangeable.

complete and partial. It has issued a call for the cooperation and assistance in this project of all interested scholars and institutions throughout the world so that a unique world collection of the translations of the Qur'an. accessible to scholars and researchers throughout the world.dirasat al-Qur'aniyyah [Qum: Markaz-e Farhang wa Ma'arif-e Qur'an 1372 H. The Centre for the Translation or the Qur'an: This centre which has been established in recent years by the Awqaf and Charities Organization of the Islamic Republic of Iran in the city of Qum is in the process of preparing a comprehensive study of the problems involved in the translation of the Qur'an and the frequent errors of translation and interpretation made by translators. Until now it has collected more than 200 translations and editions in nearly 50 languages. The Awqaf Organization has also established a major publishing house in the city of Qum with considerable printing facilities. a quarterly journal in Persian published by Mu'asseseh-ye Ma'arif-e Islamiye Imam-e Rida (a).verse guidance to the translator. Apart from scores of articles in various journals and theses that are written (see the Qur'anic bibliography of 'Abd al-Jabbar al-Rafa'i. It has also plans to make the translations available on computer diskettes so as to make them available to researchers and scholars for future work. especially if the translation is being done from existing translations and the relavant works are not accessible to the translator.0. Its long-term goal is to publish reliable translations of the Holy Qur'an in various languages of the world beginning with some of the major modern languages. for the purpose of making the Qur'an and its translations available to Muslim communities throughout the world. ***** The field of Qur'anic studies is a vast discipline that is constantly expanding. Sh.Box 37185-167. based in Qum (P. with an annual capacity of printing about 3 million copies. The Centre has also called upon Qur'anic scholars and experts throughout the world to assist it in the task of precise evaluation of the existing translations in different languages. there are now several scholarly journals devoted exclusively to Qur'anic studies such as: Bayyinat. Presently it is engaged in collecting all the existing translations of the Qur'an in various languages. could be established. Every year there appear numerous works dealing with diverse aspects of the Qur'an and some of the earlier works become available for the first time in print. Mu'jam al./1993J which has 4150 classified entries on 72 topics. . Qum).

A total of 135 library catalogues. unprecedented in its scope. The available particulars pertaining to an edition. based in Aligarh (P. place and year of publication. Box 38135-1489. No. Translations appearing after 1980 (in Ieranon. The general opinion of the Islamic schools of law considers the translation of the Qur'an as legitimate or even necessary. number of the edition.215 The first bibliography. lists editions of complete printed translations of the Qur'an in 65 languages as well as editions of selections and partial translations published until 1980. papers. Box 99. articles. a six-monthly journal published by Idareh-ye 'Ulum alQur'an. a Persian quarterly published by Dar al-Qur'an al-Karim. The editions under every language are listed alphabetically according to the names of the translators and under each name. entitled "Introduction to the History of Translating the Meanings of the Holy Qur'an . 0. Sir Sayyid Nagar. AITawhid. in a chronological order. also based in Qum (P. but disapproves of its use as a substitute for Arabic in prayer. mostly.Payam-e Qur'an. also in Persian. title. as well as library collections in different centuries were researched.Iran). India). Box 37185-151) which also publishes Risalat al-Qur'an. an Arabic journal. Arak. Mubin. and a chronological index are placed at the end. A name. Some commentaries are also included as they also often include a translation of the Qur'an. including the title. Included in this vast survey. number of volumes. national bibliographies. published by IRCICA. and names of publisher and printer are . Prof. XII. published by Danishgah-e Azad-e Islami (Free Islamic University). In the introduction the author gives an outline of the views of Muslim scholars and jurists concerning the translation of the Qur'an in general and its use as a substitute for the Arabic original in prayer. 0. The total numbers of editions listed is 2072." The introduction is followed by a mention of the rules adopted in the arrangement of the entries and the sources of reference. indices. so far as the survey has recorded their different editions. 202 002. Ihsanoglu has written a preface and an introduction (whose Arabic version appears at the end). Shishmahi-ye 'Ulum al-Qur'an. Arak (P. were printed 829 times and the selections and partial works 409 times. are listed about 551 complete translations and 883 selections and partial translations in 65 languages. The complete translations. Tegalog. 0. Fulani and Wolof languages) have been left for a future edition. Vol. Aligarh. Zulu.

For instance. a translation in Esperanto by Italo Chiussi is mentioned among Spanish translations (also mentioned under Esperanto). of which 442 pertain to complete and 569 to partial works. there are about 164 complete translations. but it seems best to list famous authors by the names by which they are wellknown. or Tafsir-e . The Fath al-'Aziz. it is difficult to follow a general rule when listing names of Muslim authors. It has 1011 entries of editions of complete and partial translations. The IRCICA plans to update and revise this valuable bibliography every ten years if conditions permit. As promised by Prof. . some errors in determining the exact nature and content of some works and their ascription to authors and translators were inevitable. the number of pages pertaining to every volume as well as the script of the translation are mentioned under every entry with the sources of reference.Azizi (apparently an incomplete commentary by Shah 'Abd al-'Aziz in Persian. such as Urdu and Persian. the Director General of the lRCICA. The size of the published work. 344) is not a translation of the Qur'an but a work on ayat al-ahkam in Persian. Ahmad Khan. As most of the bibliographical details were gleaned from the sources and the authors did not have direct access to most of the works. For instance. is based mainly on this bibliography. in his preface. mentioned under "Kamal al-Din. This is particularly true of languages in which there is a large number of works. according to the author's estimate." Admittedly. such as in the case of Urdu. which is more up-to. there are additional remarks about the nature of the work. 'Abd al-Rahim" (p. Whereas the general rule followed is to list the names of the translators according to the their last or family names.date. Ihsanoglu. and the background of the translator. The list of Urdu translations is based mainly on the bibliography of Urdu translations by Dr.given. is to list them in the order of the first name. except for those in Urdu. Accordingly Shah Wali Allah's name appears under "Qutb al-Din Ahmad b. especially the names of those belonging to the Indian subcontinent which often do not follow a fixed pattern. Of these. Occasionally. the rule followed elsewhere. Due to problems of access some of the information given is incorrect. The list of translations given here. whose Urdu translation is known as Bustan al-tafasir) is ascribed to Shah Rafi' al-Din. 356-464). Translations whose authors are unknown as well as those undertaken by teams of scholars are mentioned under entries marked "Anonymous" and placed at the end of the list pertaining to a given language. the project in its next stage will cover translations in manuscript form as well as oral translations. Abu al-Fath al-Jurjani's Tafsir-e Shahi (p. Another similar instance is that of Husayn wa'iz Kashifi.

the translation might have been in some Indian language of the . The first Turkish translation to be published was the Tafsir al-Tibyiin (Cairo 1842). None of these is. Views differ as to the first partial translation. in his introduction to the IRCICA bibliography. at the request of Raja Mahrook of Punjab and Kashmir.Earliest Translations in Different Languages: Based on Muhammad Hamidullah's study. Persian: The first translation. The first printed Persian commentary was Mawab-e 'Aliyyah or Tafsir-e Husayni (Calcutta 1837). published in 1887. Bengali: The first complete translation was by Garish Chandra Sen. the first "Hindi" translation was done as early as 2701 883 by an scholar from Iraq deputed by 'Abd Allah ibn 'Umar. the first incomplete translation was by Mawlana Amir al-Din Bachchumiyan. a team effort. In view of the fact that the word "Hindi" is understood in the sense of "Indian" by many West Asians. the ruler of Sindh. gives the following details about the first translations of the Qur'an in different languages. According to one opinion it was the translation of the 30th Juz' by Ghulam Akbar 'Ali of Mirzapur in 1868. According to another opinion the Turkish version was prepared a hundred years later in the 5th/llth century. Turkish: According to one opinion a Turkish version of al-Tabari's Tafsir was prepared simultaneously with the Persian version of it. According to others. It was followed by the translation of Shah 'Abd al-Qadir in 1205/1790 and its first edition was published in Delhi in 1829. Both were sons of Shah Wali Allah. was that of al-Tabari's Tafsir done in the period of the Samanid king Abu Salih Mansur ibn Nuh (348-364/961-976). extant. Hindi: Reportedly. Prof Ihsanoglu. Kashmiri: The first partial translation was by Muhammad Yahya Shah. Urdu: The first complete translation in Urdu is commonly considered to be made by Shah Raft al-Din in 1190/1776. Its first edition was published in Calcutta in 1840. in 1881-1886. There is an old translation in Deccani Urdu done in the beginning of the l0th century. beginning with those of Asia. however. Luqman (Bombay 1879). The first printed partial translation in Urdu in Basa'ir al-Qur'an was by Nikhat Shahjahanpuri (Bombay 1731). The translation did not go beyond Surat Ya Sin. a Brahmin. Gujrati: The first complete translation was by 'Abd al-Qadir b.

Sakamolo. The first printed trans. Yoruba: The first complete trans. of Sinkel. This one might be the same as the one mentioned above. by Sakamoto Ken-ichi which was in turn made from Rodwell's in English.hi. Swahili: The earliest trans. Tamil: The first partial translation was by Mustafa ' Alim Hajiyar and Nuh 'Alim Sahib and published in Bombay in 1873. I. The first extant Sindhi translation was done by Akhund 'Azaz Allah Mutta'lawi (1160124011747-1824) and first published in Gujrat in 1870. Chinese: Shaykh Liu Che translated several chapters of the Qur'an before the beginning of the 20th century and was followed by Shaykh Mufushu. from an English translalion. The first complete translation was made by Hablb Muhammad al-Qahirl (Bombay 1883). In 1927 Li Tiezheng made the first complete trans.time (see the following para). Malay is the original of the modern Indonesian. S. Japanese: The first trans. From a Japanese trans. There is reportedly an earlier complete translation in Pashto (Bhopal 1861). published in Lahore 1885. it appeared in 1920. in the middle of 17th century. Korean: The first in Korean was made by Young-Sun Kim (Seoul 1971). Ahmad Shah Masi. completed in 1284/1867 and published in Lahore in 1906. in the province of Aceh. a Christian priest (published in 1915). The first to appear in print was by Muhammad Siddlq (Lahore 1867). Panjabi: The first partial translation was made by Nuwan Kutl Shah. made by Godfrey Dale in 1923. The first complete translation was by Hafiz Mubarak Allah (published in 1870). who completed 20 parts before he died. Malay and Indonesian: The first translation into Malay was done by 'Abd al-Ra'uf al-Fansurl. Sindhi: According to Sindhi tradition the first translation was made by in 270/883 by an Arab scholar. was by Ma Lian Yuan (Kunming 1889). Cole and printed in Lagos in 1906. in Yoruba was made by M. was made by K. The first full translation in modern Hindi was done by Dr. in any African language was in Swahili. a Buddhist. The first in Indonesian is a selection by Jamayin 'Abd al-Murad published in Fort de Kock in 1926. . Pashto: The earliest known commentary in Pashto was by Mawlana Murad 'Ali.

In English recorded in the IRCICA bibliography is a 61 page selection (London 1515). including the anonymous translations). mostly of complete translations of the Qur'an. George Sale's was the first to be made from Arabic and was published in London in 1734. were based. To give only tentative and approximate figures. Ahmad Khan. from Arabic. was made by Robertus Ketenensis in 1143 C. Panjabi (14). made a direct trans. published in Paris in 1647. It became a source on which many other trans. followed by Persian (57). Bengali (33). The Translators of the Qur'an: The following list. Here only the earliest and the last editions given by the sources. The oldest printed trans. and Pashto (11). E. For Urdu. Sindhi and Spanish (both 13). separated by a (\). Bonaventure based his French translation on this Spanish text. and to a lesser extent for Persian and Turkish. Italian: The first in a modern European language was in Italian by Andrea Arrivabene (published 1547). the lists can only be tentative due to lack of information about the exact nature of 'anonymous' works. English (41). The list of complete translations in Urdu is based on the bibliography of Urdu translations compiled by Dr. English: The first trans. Reprinted many times.Latin: The first trans. published in about 65 languages of the world is based mainly on the IRCICA bibliography. the largest number of works. have been mentioned for works with numerous editions. a Frenchman who lived in Istanbul and Egypt for some time. Spanish: Abraham of Toledo translated 70 surahs at the behest of Alphonse X (12521284). was made by Alexander Ross (first printed in London 1648) on the basis of du Ryer's in French. was published in Madrid in 1844. The number of other editions is given at the end of every entry in flower brackets. The first translation in Spanish. the partial works have been mentioned). pertains to Urdu (171. French (17). German: The first German trans. Malay and Javenese (together 19). Works not mentioned in either of the bibliographies are cited here with an asterisk on the serial number. German (22). was made by Solomon Schweigger (printed in Nurenberg in 1616) and formed the basis of the first in Dutch (Hamburg 1641). it formed the basis of many European translations. Indonesian. by De Jose Garber de Robles. (printed in 1543). Turkish (50). It was used for the first German translation. French: Andre du Ryer. The Urdu works mentioned in the 1RClCA bibliography but not by . which lists editions that appeared until 1980 (for languages that do not have a complete translation of the Qur'an.

8+932. p. 1. [The Koran in Amharic] p. for some unknown reason. 450. Muhammad Ahmad Baker. Armenian: 1. 457. Sherif Ahmeti. 654. 1992. New York. p.] 1960. 3. Asitane 1911. Varna 1909-1910. . p. xii+978+2. 1224. Amharic: 1. Qadi & Khar Muhammad Nadawi. Abraham. Ismail Abdurrazaak & Shaikh Salih Din. Levon Lorentz. 2nd ed. 3 vol. Mawlana. Balochi: 1. Albanian: 1. 2nd ed. 1981. 2. [n. 1st ed. Varna 1904. have been cited here with a (?) following the serial number. Hudur Bakhsh. Afrikaans: 1. 4.p. 2. p. xliv+464. 3. Kourbetian. Gauhati: Lawyers Book Stall 1970. [Anonym] Adis Ababa: Artistic Printing Press Ltd. Kirishchiyan.Ahmad Khan. 2. Amirchanjanz. 855+4. p. 2 vol. Muhammad Sadr 'Ali. 2. 2. p. H. 6. Kaapslad 1961. 204. Lahore 1329 H11911. Mukran: Al-Jam'iyyat al-Markaziyyah li al-Da'wat al-Islamiyyah 1402/1982. Common titles have been deleted for reasons of space. 'Abd al-Samad Sarbazi. Agop. p. (incomplete) 5. Varna 1912. p. Assamese: 1.

Dacca: Islamic Academy 1964. p. Chaudhary. 5 vol. 27.. M. 22. 8. Calcutta: Hanafi Press 1918-1930. 26. Calcutta 1909. Ibrahim Khan comp.] Muhammad Shahid Allah 1925. Calcutta: Hafiz Muhammad Fadl & Sons Qur'an Publishing Co.p. 19.p. 'Abd al-Rahman Khan. Dacca: East Bengal Book Syndicate 195960. [n.d. 'Abd al-Wahid. & edited with Ihsan Allah. 12. 6. [n.p. 24. Calcutta: 'Abd al-Sattar 1916. 2. 5.( viii+847)+(?)+( viii+471 )+(xii+400)+(xii+415). Fadl al-Rahim. 28. 20. Mawlawi. Muhammad 'Ali Hasan. 17. p.p. Chittagong: Akhtar Kamal Chaudhary 1923.] Fadil Muqimi 1924. Dacca 1958-59. 9. Muhammad Akram Khan. Muhammad Hafiz al-Rahman.. 4. p.] Muhammad Habib Allah 1923. [n. 16..p.]. Muhammad Habib Allah. William. [n.p. Mawlana. p. Mubin al-Din Ahmad Jahangirnagari. 5. 964. Dacca: Bangla Academy 1963. 252. Bhawalpur 1372 H/1952. M. Muhammad Tahir.. . Khadikar. Muhammad 'Abd al-Bari. Goldsack. [n. 4 vol. 1925. 10. Dacca: Idris Ahmad 1330 H. 2 vol. 1922-23. vol. 18. [n..] Taj Company [n. Bahadur Taslim al-Din Ahmad. 11+315.. 3. Hakim 'Abd al-Mannan. Mukhtar Ahmad Siddiqi. 'Abbas 'Ali.J Muhammad Naqib al-Din Khan 1939.J 1931-32. 25. 976\ 5th ed. 23. 7. Dacca: Muslim Sahitya Samiti 1932. Muhammad Naqib al-Din (Khan). lchalama sopana.p. Dacca: Majlis Karim Bakhsh 1921. Abu al-Fadl 'Abd al-Karim. 15. Kuraanula Karima. Dacca: Muhammad Ghulam Husayn & Muhammad Khaliq 1968.7.d. 3 vol. Mawlana. Abu 'Ata' 'Abd al-Sattar. Muhammad Sayyid. 14. Fayd al-Din Ahmad. 3 vol. 'Abd al-Hakim. Bengal Branch 1908-1920.]. Dacca: Osmania Book Depot [n. Calcutta: Madani Mission 1970-72.] circa 1915. vi+488. 3 vol. 4 vol. Akhtar Kamal Chaudhary. Calculta: Dar al-Isha'at al-Islamiyyah 1964. Calcutta: Christian Literature Society of India. Calcutta: Oriental Printers and Publishers Ltd. 1922.. 11. Calcutta: Muhammad Naqib al-Din 1925. [n. Muhammad Shams al-Huda. 13. Bengali: 1. 2nd ed. Fadil Muqimi. Idris Ahmad. 21. p. Dacca: Muhammad Bashi 1962. Praptisthan: Chiragh 'Ali Book House 1376 H/1969. p. Ruh al-Amin.

al-Qu'ran al-Ka'rim. p. (a partial translalion) 10. 30. 797+8. Jinbiao. 12. Terjamah baha Bugis. Mui:lammad 'Umar DinpUri. 3. p. Pts. Tarjumah-e Qur'an Majid. 1927. Tomov. Burmese: 1. 844. * Akhtar Muihammad. [Anonymous]. Rustchuk [1930] p. Liu. Calcutta: Bharati Library 1966. 1-2. Li.].d. Beijing: Chung Hwa Book Co.1971.464. Chinese: 1. 'Abd Rahman Daeng Matamman Bone. (tr. 536+6. Qadi 'Abd al-Wudud. [Qur'an] Burma. p. 1. Calcutta: Vidhan Yantra 1882-1886. p. Beijing: Xinmin Press 1943. Girish Chandra Sen.].d. Sherpur Town. 384. Lahore 1916. from an English trans. p. 8. 3 parts. 11.p. 2. [n.]. p. 385-760. xxvii+1194. Dacca: Islamic Academy 1968. Brahui: 1. Quetta: Maktabah Rashidiyyah [n. Mawlana. Bulgarian: 1. p. Makassar: Hasanuddin (?) (1970?).29. 33. Al-Qur'an al-Karim. p. Dacca: Islamic Foundation 1967. 2. [n. (with commentary}. Tiezheng. 31. (5) 32. . 513. Berzandii. 3 vol. Dacca: Falaih-e 'Amm Trust [n.). * 'Abd al-Karim Murad 'Ali Lahri Athari. 324. Buginese: 1. p. 1969. lst ed. 9. Mymemsingh: Charuyantra 1881. Stefan & Stefan Ya Skulev.d. Sen. 761-1201\ Calcutta 1979. (a partial translation?} 2. translation of Mawdudi's Tafhim al-Qur'an.] 1969. Madinah 1513. Pt. 40. * Baseen (?}.

797. 7. Copenhagen 1966\ 3 vol. (1) 2. Tzu-chuo (Shi Zizhou}. 16. 15. partly based on English translations and on the Chinese translation by Ching-Chai Wang} 1st ed. Pedersen. Abdus Salam Sadiq Madsen. Danish: 1. Czech: 1. Li. 1974.. Beijing: Beijing Islamic Publishing Co. 908\ Taiwan: The Chinese Muslim Association of the Republic of China 1978. p. p. Xue Ziming & Fan Kangfu (consulted Japanese & English translantions}. 2. from Arabic} Prague: [Jaromir Dolensky] 1934. xxxi+359\ Prague: [Jaromir Dolensky] 1938. (trans. 3. Ignet. (3) 4. Praha: Odeon 1972. first trans. p. 908. Ivan. 8. Yuchen. Nykl. 456. Taipei: The Committee of China Series 1958. with commentary. 6. Jingxiu. p. Yang.. Wang. Madinah. Shanghai 1931. 13. p. p. vi+592. from Arabic} 3 vol. Pekin 1942... Shih. Copenhagen 1919. Ching-chai. p. 3. (first complete Czech translation} Praha: Orientalni bib1ioteky 1913-1925. (trans. (with commentary. Hrbek. into Chinese by a Muslim}Beijing 1932\Taipei: Chinese Muslim Association 1964. (2) 5. Tuxen. Dutch: . Vesely.3. Poul. Copenhagen: Aage Marcus (?} 1921. p. 1407 H. Yugin Liya. Port Louis: Mouvement Islamique des Etudiants [1979]. 844. Houssein Nahaboo. (a partial translation} 14. Creole: 1. (trans. 223. 2nd ed. Aloin Richard. * Shaykh Muhammad Makin. xxix+281. Copenhagen 1980.

Lahore 1978(?). Allahabad: G. p. Lahore: Islamic Books Foundation 1974.] Bombay: Reform Society 1955. of Sale and the Latin trans. (with commentary by Mirza Mahdi Pooya Yazdi) lst ed. iii+xii+3+638.] Amsterdam: Agon Elsevier 1978.}: Zuid-Hollandsche U. Athar Hussain. vol. (4) 4. Ahmad 'Ali. Lahore: World Islamic Mission 1962. p. 2 vol. 4th ed. 367+48\ 2nd ed. S[alome1 Haarlem 1860. p. (based on the French trans. L. A. of Kasimirski. trans. [2nd ed.] [n. p. Gravenhage1953. G1azemaker. Cairo-Beirut: Dar al-Kitab al-Mi~ri & Dar alKitab al-Lubnani 1979. (arranged chronologically) 2 vol. 1911-1912\ New ed. 5. Bell. Batavia (Jakarta): Lange and Co. {12} 9. (trans. xx+ 728\ [6th ed. Mir. 2 vol. Lahore: Call of Islam Society 1937-1938. Keijzer. London. 2 vol. . p. Swiggar (Schweigger}. of Ullman. p. 1955\ [5th ed. Qadiyani) [n. 11 pt. xxxi+615\ [4th rev. 'Abdul Majid Daryabadi. [16]+692+[4]+125\ [7th ed. p. p. p. 3. Hamburg 1641. of Maraccio). 1969. 17. the Eng. p. Narmavala 1916. (3) 3. p. 298. Arberry. 2nd ed.. Asghar and Co. Abu Muhammad Muslih. 10. Rabwah [19931 p. (trans. Jan Hendrik.] Edinburg 1960. 4. Karachi 1964. xx+697\ Edinburg 1970. 4+1+164. Tol1ens. p.]. xiv+682. 1859. 2 vol. p. xx+ 728. Kramers. Johannes Hendrik. from French trans.] 1799. 'Abdullah Yusuf 'Ali. xiii+xlv+666+v. p ix+1084\ Karachi: PeerMahomed Ebrahim Trust [1975] p. Ali Ahmed Khan Julundhari. Abu'l Fadl. Richard. xx+820+821\ 2 vol. 7. Edinburg 1937-1939\ 2 vol. 191+1+928\ Karachi [1964]. from the Urdu commentary by Mawlana Abul Kalam Azad) Hyderabad: Academy of Islam!c Studies 1969. 1254\ 3rd ed. M. p. p. {7) 2. under the auspices of Mirza Bashiruddin Ahmad. Amsterdam 1956. viii+876\ Rotterdam [192-] p. Arthur John. Karachi [1971].p. A. ii+180+638\ Rabwah: The Oriental and Religious Publishing Corp. the German trans. 7. vii+820. 1957\ 2. Lahore-Karachi: Taj Co.1. Lahore-Karachi 1962\ 2 vol. Nasir Ahmad (Mirza. p.p. Lahore 1963. xlviii+579. Hyderabad [n. (pub. xxxi+687.. English: 1. by Andre Du Ryer}Amsterdam 1657. 5. 6.] London 1980. 6.d.{29} 2. J. Salomon. [Anonym]. 'Abdul Latif. 8.

ix+966. * M. Kamal ud-Din & Nazir Ahmad. Mahomedali Habib. 912. cxix+377. Mohammed Abdul Hakim Khan. * Irving. p. p. p. 1989.. Dawood. p. Max MUlIer 2 vol. p. London. Hashim Amir Ali. 28. * Cleary.lxiii+673. p. Khwajah Kamal al-Dan's work was completed by his son Khwajah Nazir Ahmad) 18. XII. Mohammed Ahmed. Shakir. Muhammad Taqi al-Din al-Hilali & Muhammad Muhsin Khan. 917\ Patialia 1905. p.44+402. The Running Commentary of the Holy Qur'an. M. Edward Henry. 3 vol. N. Muhammad Ali. 25. . (2) 29. 660. 240. Karnal: Azizi Press 1905. New York Saint Martin's Press Inc.d.]. J. (l:iajj Ta'lim ' Ali). Hairat Dihlawi. 917+vi. 21. Tuscon: Islamic Productions. Shillong: Sufi Hamsaya Gurudwar 1964.. M. Khatib. (explanatory trans. Muhammed Zafrulla Khan. n. Palmer. p. [U. 1979. 22.). B. * Muhammad al-Akili.] Whitefriars Press 1936. Dublin: Dar al-Andlus Ltd. Vol. Al-Tawhid. 12. p.223 850. p. cxvi+631. San Francisco: Harper SF 1994. p. 30. 448. Thomas. Oxford: Clarendon Press 1880\ 2 vol. Karachi: Taj Art Press [19--?] p. {8} 13. 24. 600. 428\ [4th rev. * Rashad Khalifa.] p. 600\ [n. p. Rabwah: Oriental and Religious Pub. Philadelphia: Pearl Publishing House 1993. {21) 32. Malik Ghulam Farid.. 673\ London: Curzon Press 1979. 2nd ed. xvi+1144. p. Corp. Karachi 1973. xviii+604. Khadim Rahmani Nuri. The Essential Koran. 19. No. 1st ed. T. viii+693\ New York: Muslim World League [1977] p. {5} 14. p. cxv+1275\ Lahore: Ahmadiyyah Anjuman-e Isha'at-e Islam 1951. (Mohammed) Marmaduke William. 1980. The Bounteous Koran. London 1971. Vermont: Amana Books 1985. Delhi 1916\ Calcutta 1930. Karachi: Habib Bank [19681 p.. p. 15. Woking: Islamic Review Office 1917. Singapore (?) 1920. 1st ed. K. cxix+377\ 2nd ed. (a)-p+1461. p. Delhi [1965]. London: Allen and Unwin 1930. 27. p. xviii+768. 20. ed. 17. A Running Commentary of the Holy Qur'an. Pickthall. H. 23. 1969. {8) 26. p.] London: Allen Lane 1978. xv+604+604+xix. F.11. (12) 31. p. Muhammad Asad. 43+666. London [n.d. Ankara: Hilal Publications 1978. ed.p. Ghulam Sarwar. 16. Vermont: Rutland 1974. p.

Ahmet Laimech & B. Al-Mizan (trans. Lebanon: Dar al-Choura. Sale. Armas Salonen & Knut Tallqvist. Ben Daoud. Helsinki 1957\ Helsinki: Werner Soderstrom Osakeyhtio 1980. 3 vol. . in English from Arabic). 41. Chuissi. p. p. 36. * [Anonym1 The Quran. of Mawdudi's Tafhim al-Qur'an. p. by Mahmud Y. 169+643\ 2nd ed. 1st ed. 348. I. 635+37. M. 799. (6) 35. Jussi. 2. Dacca 1965-1968. John Meadows. Oran: Heintz freres 1932. George. p. 2nd ed. 511\ London 1719 (in A Complete History of the Turks. Z. (103) 38. (the first trans. London 1648. Sher 'Ali. 1971... 18. Salahuddin (Peer). Ross. Towards Understanding the Qur'an (trans. p. Ahsen Boere. 2. Esperanto: 1. Rodwell. from Arabic). (the surahs are arranged in a chronological order with notes and index). have appeared to date. 19. of 'Allamah Tabataba'i's exegesis) 8 vo1s. Aro. Blachere. p. (4) 39. * Zafar Ishaq Ansari. 20. Regis. * Sa'id Akhtar Ridwi. Alexander. Rabwah: Quran Publications 1972. xiv+608. 37. 752. Tampere 1942. Dacca: Islami Tabligh Mission 19621968\ 3 vol. Copenhague 1969\ Conpenhague 1970. Abdul Hamid.. London: The Islamic Foundation. 4 vol. checked and rev. {29) 34. 1408/1988-. Paris 1947-1950\ Paris 1972 p. Finnish: 1.33. 40. 3 vol. Italo (Muhammad 'Abd al-Hadi). {3} . Tehran: WOFIS 1983. xxviii+659\ London: Everyman's Library 1978. Zayid assisted by a team of scholars. p. xx+654. 506. Aminabad: Raftar-e Zamana Publs. p. p. Hertford 1861. xviii+631. S. 14+456. Sayyid.). French: 1. Rabwah 1955. p. (trans. Bostan (1882-1886)\ London-New York [1949 ?] p..

Lazarus. p. 7. Rabat: Grandes editions 1976. 5th ed. German: 1. . II. Jean. 4. Leipzig 1901. Grigull. 828+941. Lyon: Fleuve 1956. (based on du Ryer's French trans. p. p.: Jean Grosjean. Fatma Zaida. 8.. {10) 12. (trans. Pesle. Paris 1929. v+488. Beyrouth 1974 (?). new ed.: Louis Massignon. p. {20J 4. Montet. Johann. 16. Denise. Theodor. from Arabic). p. Noureddin Ben Mahmoud. xvi+458\ Kuwait 1980. p. Beyrouth [n. Du Ryer.). Franckfurtam-Mayn 1772. xix+1389\ 2 vol. p. Tunis: Maison Tunisienne de I'edition 1978. Paris 1959. pref. (trans. 1901. Edouard Louis. Paris 1936. 2 vol. cxvi+1088\ pref. 5.. p. p. Berlin 1916. p. new ed.(lii+359)+(827). Ameur. Paris [1972]. Paris 1972. p. Masson. Henning. Paris 1977. [8J+xxviii+232+693+f19]. l0th ed. 7. M. * Salah ed-Din Kechrid. (3) 10.d. 1st ed. Paris 1832. David Friederich. (from Arabic). Theodor Fr. new ed. pref. Friedrich Eberhard. (9) 14. Octave & Ahmed Tidjani. Paris 1783/ Paris 1970. 6. 876. (4) 11. Paris 1968-1969. Boysen. 678 \ Halle 1828. p. p. Hamburg 1688. Jean Grosjean. Halle. 5+1+648+f4J\ 2 vol. Albert de Biberstein. xix+1389\ 2 vol. pref. Paris 1979. Kasimirski. Jaques Risler. Savary. 550\ 2 vol. p. Grosjean. 512. by George Sale).. 9+895\ 2 vol. xxxiv+533\ Bievres (France) 1973. 1404/1984. Lange.3. Goldschmidt.842. 650+1\ Berlin 1923\ Ostrau 1935. Belgique 1967. 16+680\ Halle 1775. 376. 611 \ Stuttgart: Reclam 1979. {19} 21. liv+640\ 2 vol. p. 5. (27) 9. from the English trans. p. Beyrouth: Dar el-Gharb el-Islami. 13. 2 vol.: Subhi alSalih. viii+512\ Halle [19241 p. 3. Hamza Boubakeur ( Abou-Bakr ). p. Megerlin. {9} 6. Leipzig: [Arkstee and] Merkus 1775. p. 2 vol. Lemgo 1746. (57+563)+(761). Claude Etienne. 483+viii. p. Paris 1647. Sadok Mazigh. 15. p. Andre. Halle 1773. p. Max. 2 vol. 2. and notes: Denise Masson. p. introd. Arnold. p. ed.]. p. xvi+458. iii+115. Beyrouth: Mu'assasat al-Risalah 1980 p. Ghedira. Muhammad Hamidullah. xcvi+783+[13]. Lisbonne 1861.

p. Wiesbaden 1954. [Anonym] Der Koran. 464. 22.. (6} 10. p. [Anonym] Der Koran. p. Leipzig 1924.s Latintrans. p. Main 1888. David. [Anonymous] Helmsladt Hermanus von der Hardt.). p. Friedrich. p.842. 505. die Muslim-Mission 1964. Hildesheim 1980. 21. 2. 20. p. Ullmann. Greek: 1. 11. 3. [Anonym] Der Koran. p. 14+463+666. 2nd rev. 18. (2} 14. Crefeld 1840. ed. Beyrouth: Dar al-Gharb al-Islami 1404/1984. 1734. 19. .p. Nurnberg 1616. Ntirnberg 1703. 12. 5+[1]+14+480\ Athens 1887\ Athens 1921. Sadr'ud-din. [Anonym] Der Koran. p. . Athens 1878\ Athens 1880\ 2nd ed. ed. Neneter. 9. p. p. 506. p. xi+1022. p. Kohlhammer 1980.. (14} 15. 23. Munchen [1977]. Dawood's English trans. 599. Leipzig. Ahmadiyyah Mission. J. E. p. Berlin: Wilmerrdorf die Moschee. Stuttgart 1962. p. Milili. Riichert. Rudi. Stuttgart 1980. London 1985. Munchen: William Goldman Verlag 1980.] 1974. 13. (most likely based on N. 4. Frankfurt-am. 506. xiv+1022\ 2nd ed. 574. [Anonym] Der Koran. 24. 16. Gerasimou I. [Anonym] Der Koran. Paret. p. (8)+555\ 10lh ed. 1980. Zurich: Verlag der Islam 1959. p. Minas.). 153+653. p. [Anonym] Der Heilige Qur'an. Munchen: Goldmann 1977. [6J+928+I56]. 524\ Stuttgart-Berlin-Koln-Mainz: Verlag W. xii+550. German Democratic Republic [n.8. lst ed. Athens 1969 (?). Athens 1886. L. p. Salomon. 480\ Athens 1928. * [Anonym] (a Qadiyani team work). 164+639. p. p.p. [Anonym] Der Koran. 269+[18]\ Nurnberg 1664. Athens: Kaklos Odisseas Hatwpulos and Sia 0. 440. * Salah ed-Din Kachrid. p. [Anonym] Der Koran. Schweigger. 5th ed. Berlin 1939. 1980. 457+16. 22. xii+500+[2]\ repr. Zografu-Meranaiu. p. Ludwig. 614. 12+486. p.[17J+ 1222+f50]. Leipzig 1904. Pentaki. 17. (based on Marraccio.

6. Reckendorf. Hermann. 15+442.. Ghulam Muhammad Sadiq Randiri. Sayyid. Muhammad Yaqub. 24. Ahmad Shah Masihi. Khwajah.qub Chisti Sabri (Pir). p. Muhammad Yusuf. Gujrati: 1. Nand Kumar. 2. Amritsar 1936. p. 8. Tel-Aviv: Hotsa'at Dvir 1963.d. 4. lst ed. Hakim Mir. 7./1893. . 26. Muhammad Isfahani. Delhi 1922-1929. 2 vol. 5. pref. 1023. 2. p. Ahmadabad: Fayz Publisher 1955. Bombay 1297-1298 HJ1879. Lucknow 1980. p. Joseph Joel. 2 vol. Abd al-Qadir bin Luqman. Bombay: Mustafawi Press 1318H. p. Abubakar Mahmoud Gummi. Ahmad Bashir Farangi Mahalli & Ghulam Muhammad Qurayshi. Hebrew: 1. Ahmadabad: Khalib Kitab Ghar [n. 1372. Hasan Nizami. Ben-Shemesh. Karachi: Habib Memorial Trust 1957. lst ed. xlviii+370. Aharon. 25. 10. [n. p. 9. 3. p. 742+11. x+771. ed.Hajji. 4. Bombay: Khilafal Press 1925. Abd al-Rashid. Rajpur 1915. p.]./1900. Leipzig 1857. Muhammed Ali Al-Harkan. 5. p. Hafiz. vi+742. Bombay 1925. 900. 3. lst ed. Ahmad Bha'i Sulayman Jamani. Mahum Mawlana Musawi. p. Rivlin. Bombay 1938\ 3rd. [Tel-Aviv] 1971.p. 2. 600. 400.. Hindi: 1. Muhammad Ya. p.23. Ghulam Ali Ismail Bhaunagri.1 Muslim Gujrat 1946. x+ 770\ 2 vol. Tel-Aviv 1936-1945. Aminabad 1947.. Ahmadabad: Ithna . 6. Rampur: Maktabat al-Hasanat 1966.Ashari Press 1901. 2nd ed. Aziz Allah Khatib Godharwi. Delhi 1311 H. Hausa: 1. 3. Muhammad Faruq Khan Sultanpuri. Avasti. 2 vol. Beirut Dar al-Arabiyyah 1979. 5 vol.

Qur'an tardjamah Indonesia. Simon. (6) 9. * Robert. [Anonym]. p. Tafsir al-azhar. p. xiv+889. Hans Bague Jassin.p.27. Szokolay. 553+498. Zainuddin Hamidy & H. Abdul Malik Karim Amrullah.arif [n. Mahmud Junus. Medan: Jajasan Persatuan Amal Bakti Sumatra Utara 1967. 12. T. 10. S. (3) 13.d. Szdmajer. 1044. xvi+635. Bandung: Lembaga Penterjemah Kitab Suci Al-Quran Firma Sumatra Bandung 1978. 2 vol. Bachtiar Surin. [n. Stephan. al-Furqan [tafsir al-Qur'an]. Italian: . Bandung 1978. [n. al-Quran dan Terjemahnja. Bandung 1971\ 2nd ed.] Abdul Halim Hassan. 2. Jogjakarta: Penjiaran Islam [1961 ?]. p. 4th ed. Muhammad Ali. 4 vol.. Jakarta 1965-1970. 3 vol. [Anonym] (a team effort). Fachruddin. Budapest 1854. 28. Helikon Kiado 1987. Al-Ma’arif 1977.1181. p. 6. 3 vol.] 1935\3rd ed. [H. Jakarta: Bulan Bintang 1965. Muhammad Hasbi Ashshiddiegy. p. Bandung 1928\ Kelantan 1979. 29. (4) 11. Hungarian: 1. [Anonym]. p.lii+1240. 147+1122\ Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterdjemeh Pentafsir al-Quran. 7.] 1831. 3 vol. 3 vol. (7) 3. 8. Jogjakarta [l95-?] p. 1043. Marwan bin H. Bandung: P. Tafsir Qur'an al-Karim. p. Jakarta 1971. 1980-1981. 2. 5. Terjemah and Tafsir al-Quran. Indonesian: 1.p. Imre (Emory) Buziday & George (Gyorgy) Gedeon. 542. H.. Bandung: al-Ma. 1122. Jakarta: Penerbitan Djambatan 1978. 3. Ahmad Hassan. 3 vol. Arifin Bey. Djakarta 1965. [Zainal Arifin Abbas & Abdur Rahim Haithami]. p.] 4.

] 1950. Palmar and Rodwell. p. Roma 1913. xiv+330. 1 vol. viii+605\ 2nd ed. Calza. Federico.) 31.. 995. (trans. p. 3. new ed. Andrea. Bausani. 4+10+9+863.] 1929-1930. Jogjakarta: Penjiaran Islam 1964-1967. 2 vol. Angelo. [n. Milano: Ulrico Hoepli 1972.. Milano 1914" p. [Tokyo] 1970\ [2nd ed.p. Kiyai Bishri. 8astia 1847. (4) 4. published in 1938). 10. 6. p. Rome: Islamic Cultural Center 1990. p. 1052. p. published in 1972.) 5. Ban.] 1972.lxxix+779\ Firenze 1978. p. 419+428\ reprint of 1920 edition 2 vol.. 2. 5. Branchi. [8]+L+100. ed. Milano 1929. 4.] 1920. [n. Milan: Arnoldo Mondadori Editore 1979. Toshihiko. 566. Bunpachiro (Ahmad) Ariga & Mizuho Yamaguchi. from Sale. Torino 1967.952\ 3 vol. vii+608. Japanese: 1. 38+100\ Venezia 1574. 2nd ed. Ryoichi Mita.lxx+[6]+340+359.1. 2nd ed. 12. 8. Latina 1912. Sakamoto. (lst Japanese trans. p. p. p. [n. 1945\ 3 vol. from Arabic). Okawa. Alferedo. 3+536\ Milano 1912\ Milano: Giovanni Panzeri 1913. 6. Bonelli. p. 437. (Sixth and latest Japanese trans. Violante. p. p. . Milano 1882/ Milano 1913. Firenze 1955. Luigi. Rome: Casa Ed. 1181. [n. p. Izutsu. 478. Tokyo 1957. p. Umar. 2 vol. p. Vincenio. p. Venice 1547. Il Corano. p. p. [n.p. (1) 3.] 1971. * Peirone. 7. p.] 1938. 9.p. p.] [Tokyo]: ChuoKoron-Sha 1979.p. 2. [n. Takahashi. [Anonymousl Milano 1882. Goro. Moreno. (1) 30. (3rd Japanese trans). lxxix+771. Shumei. * Terenwni. Aquilio. [Tokyo] 1964-1965. p.p. Arrivabene. Javanese: 1. 3 vol. viii+605\ Torino 1969. Yasunari & Osamu Ikeda. Caval. 614. Alessandro. (2nd Japanese trans. p. Eugenio Camillo. 878. Ken-ichi. 31+524\ reprint 2nd rev. 758.. Kaiwsha. Fracassi.p. Martino Mario. 11.

Zurich 1550\ . Basilex 1543. p. p.32. Maktabah-e Ma'arif-e Qur'an 1986. Kurdish: 1. Bangalore 1978. (a partial work) 3. 156. Muhammad Yusuf Shah. 35. Abii Rayhan Ahmad Nuri. 3 vol.Abd al-Ghaffar). p. Latin: 1. 23+230+18+178+163\ 3 vol.Ali Muhammad & Sons 1393/1973. 44+504. Muhammad Khal. 4 val. Muhammad Yahya Shah. * 'Abd Allah Varli. (An effort of six scholars: Mawlana Shah .Abd al-Qadir. ed. Srinagar: .Abd Allah Sahib. I’jaz al-Din. 7 vol. 2 vol. Young-Sun. (a partial work) 34. Seoul: Dae Yang su Juk 1971. Rabetus & Hermannus Dalmata. 3. Kashmiri: 1. p. 1400. 219+200+138+224. 4.1. [n. 33. p. 'All Jalal al-Din. 604. 5 vol. Tafsir-e Kurdi. Baghdad 1968-1971. . Baghdad-Sulaymaniyah: Chapkhaneh Zankoy 1969-1979. and . (a partial work) 2. p. vol. p. Mawlana Sayyid. Baghdad 1980. Theodori Bibliandri. Tafsir-e Khal. Kim. Mulla. Muhammad Koyie Gali Zadeh. Kannada: 1.p. (This complete work has been listed as an incomplete translation). [Anonym] [Divya Quran] Qur'an Majid. p. 36. Ketenensis.] 1305/1887. Istanbul: 'Abd Allah Varli 1994. Tafsir-e Nami. 'Abd al-Kariro Mudarris. 2. 164+110+121. Korean: 1. 473.

Kedah [n. Kuala Lumpur: Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Agama Islam Malaysia 1980. 'Abd Allah Muhammad Basmeih. w. 1122.Zurich 1556. 610.. Bulwadda. 'Abd Allah 'Abbas Nasution. 3. (a partial trans. 3rd rev. 38. M. Patavii 1698\ Lipsiae 1721. p.) 39. Rotterdam 1861. (Translated under the direction of Peter the Venerable in 1143 and published in Basel in 1543 by Theodori Bibliandr) 2. 40. 'Ali al-Fansuri al-Jawi. Luganda: 1. [Anonym] al-Qur'an dan terjemahnya. 325+341+335\ Dar al-Fikr 1410/1990. Kuala Lumpur: Pustaka Antara 1979.]. xvi+1001. 'Abd al-Ra'uf b. Muttanisseril M. 2vol. p. Ludovico. Matthes.d. 41. Penang 1961. Zakariya Kizito. Kayamkularo: Lekba Publications 1970. 3 vol. 498. Kampala: Uganda Ahmadiya Muslim Mission 1973. Marathi: . Malayalam: 1. xiv+1756. Ahmad Hassan. 4. Penang 1968. p. Bandung 1928\ Kelantan: Pustaka Aman Press 1979. 2. p. p. p. p. Marraccio. 4 vol. p. p. 591\ Kuala Lumpur 1974\ 1st ed. p. F. lii+1240. p.) 2. Macassar (Celebes): 1. Malay: 1. 37. cviii+988. B. Kuala Lumpur 1972. Amsterdam 1856. (4) 5. [89]+106. Cairo 1342/1923\ 3 vol. 522\ 1st ed. Kayakkutti. Donselaar. (a partial trans. ed.

Abd al-Ghafur Aslam Jalandhari. Amritsar 1903. 7. Lahore 1882-1884. p. several Juz' of the Qur'an published separately) 43. 97. p. Oslo: Universitets forlaget 1980. 11. Muhammad Ya'qub Khan.] 1870. in 6. Marawi: JPI Publishing House 1979.) 1985-1990. 2.p. . p. Ibrahim Khayral. [n. (the same as no. Meranao (Philippines): 1. Tafsir-e Muhammadi. 42.. Norwegian: 1. p. Muhammad Hafiz al-Rahman. lst ed. 583+648+688. 5.] p. Ahmad D.9?) 6. . 3. ed. p.: A. 714. Pavitra Qur’an. the Juz 'Amma of the Glorious Qur'an and the Asma' al-Husna in Meranao]. Muhammad Mubarak Allah. Lahore: Istiqlal Press [n. Lahore 1902-1904. Lahore [n. (a partial work) 2. l:I. Mawlawi. [Muhammad] Nabi Bakhsh Halwani.p. 10. Shaykh. . 44. Midhaq al-'arifin ila al-qisas al-muhsinin. Tafsir-e Muhammadi. Lahore 1341\ 1922. Tafsir-e yasir.d. 2.Aziz. Alonto: [The Meaning of the Surah al-Fatihah. introd. Hafiz. (a partial work. Muhammad Dilpadhir. Mir Muhammad Yaqub Khan. [n.Abd al-. 8. Muhammad bin Barak Allah. p.d. Sufi Mir. 708. Tafsir ‘Azizi. 8 vol. 9. 3 vol. lst ed. Lahore 1908. 1159+99. Muhammad Nawaz Iram. Firuz al-Din. U. Bombay: Shad Adam 1973. Bombay: Shad Adam Trust 1973. Muhammad Habib Allah. 4. 2350. Einar.].1. Bhawalpur 1372\1952. p. Lahore 1887\ Lahore 1389/1969. 24+1174+11. (in Sariki dialect). Panjabi: 1. Hidayat Alla Ghalza'i. 4+620. Tafsir-e Nabawi ba zaban-e Panjabi. Mawlawi. Berg. Gujrat 1968. 1st ed.

2 vol. trans. 6. 2 vol. 4. 11. Lahore 1324/1906.l p. p. Lahore 1935-1937. 960. 9. Peshawar: Hamidiyah Press 1964. completed by Gul Rahim alAsmari)..d. 1739 (includes Urdu trans. [Anonym]: Qur'an-e majid sara tarjamah awr tafsir. 1st ed. Qur'an Majid mutarjam ba tarjamah zaban-e Pashto. Peshawar: Hamidiyah Press 1961. (Pashto version of Shah Wali Allah's Persian trans). p. 4000 (Pashto. Lahore: Matba. 2 vol. . (Anonym): Tarjamah-e Shaykh al-Hind.-e . [n. 460+104+40. p. 45. 1st ed.. Tehran 1345 H. 782. Kabul 1944 (Pashto version of trans.d.Abd al-. 10. 1679. 7. p. 3 vol. 1st ed. p. 1st ed.Aziz 'Adilgarhi. Abbas Misbahzadeh. Hafiz Kashshiif al-Qur'an sada Pashto tarjamah aur tafsir. Peshawar 1961-1976. p. Murad . Nizam al-Din Hanafi Sarwari. 3525\ 3 vol. Delhi: Matba. Tafsir-e Wududi. p.Alam [n. Abd al HIaqq Darbangwi. Wazirabad 1911.] 2.d. 2130\ 2 vol. 1012. Ubayd al-Haqq Afghani. Muhammad Idris. 1st ed. [n. 960. 1313\1895. p. 13. Tehran: Intisharat-e Iran. of Mahmud al-Hasan's Urdu trans.]. Abd Allah Warith Kiti & .p.-e Khurshid-e . by a team of scholars.d. 14. and commentary by Mahmud al-Hasan and Shabbir Ahmad . Lahore: Matba’ Siddiqi. 862. 1st ed.Uthmani). Amritsar 1894. Mawlana. Sh.Abd al-Qadir). [n. p. 1232+189\ 2nd ed. 3. 964. 46. 5.12.Umum 1323\1905. Bhopal 1278/1861. Peshawar: Rahman Gul Publishers 1926.] [n. Bombay [n. Tafsir-e fawq al-yasir-e Afghani. Persian: 1.] (the first half of the work is by Fadl-e Wudud. Ja’far Husayn Shah.].d. 8. Sant Gurdat Singh.Ali (Mawlana). 1st ed. p. Tafsir-e Husayni. of Shah . p.p. Shams al-Din Bukhari. Fad1-e Wudud & Gul Rahim al-Asmari. p.). n. p. Al-Qur'an al-Hakim. Pashto: 1. 1871\ Jalalabad./1966-1967.

3 vol. 47.p./1968-1970. Jama Murzy Tarak. Ahmad Qadimi1286/1869. 7. p.: Mir Jalal al-Din Husayni Ormawi Muhaddith. Sh. Khulasah-ye Tafsir-e kashf al-asrar . 3. ed. p. al-Hasan al-Jurjani. 5. Warsaw: Panstwowy Instytut Wydawniczy 1986. 56+673. Tehran: Surush 1367 H.d. 2 vol.2. 1940\ 6 vol. Polish: 1. 14 vol. * Jozef Bielawski. 9. [?]. [n. p. Tehran 1339/I960. Tehran University [1378].: Musa Aswar. Sh./1965-1966. Rashid al-Din. ed. Abd al-Husayn Tayyib. Qur'an majid ma'a tarjumatyn (Urdu & Persian).-Kashf al-asrar wa ‘uddat al-abrar. 10. Tehran: Kitabfurjjshi Islamiyyah 1398/1978. Sh/1957.p. Tehran 1347-1349 H. 3 vol. Abu al-Mahasin al-Husayn b. Ali Rida Mirza Khusrawani. forthcoming. Kashf al-haqa'iq . Sh. 39+365. Abd al-Majid Sadiq Nawbari.]. 580+564+610+620+496+594. Jala' al-adhhan wa jala' al-ahzan. ed.. 973. Tafsir al-Qur'an. Tehran: Kitabfurushi Afghanistan. p. 13.: Mirza Abu al-Hasan Shi’rani. (trans. ed. Abd al-Hujjat Balaghi. Ali Naqi Fayd al-Islam. 4. from Arabic).Ali Asghar Hikmat Shirazi./1958-1962. Atyab al-bayan fi tafsir al-Qur'an. n. 6. 11. [Anonym]. 848. (known as Khawajah ‘Abd Allah Ansari's Tafsir) 12. Tehran 1336 H. e'd. Tafsir-e Qur'an. 10 in 5 vol. Warsaw 1858. 2.]. Isfahan: Bunyad-e Farhang-e Islami [n. Tehran: Sazman-e Awqaf 1370 H. 1st ed. 12 vol. 14. Sh.. Kabul 1947. Tehran 1337-1340 H. Abu al-Qasim Payendeh.2 vol. * . 2 vol.an nukat al-ayat wa al-daqa'iq (the commentary by Muhammad Karim b. 8.p..]: Sazman-e Intisharat Jawidan 1384/1964. . Buczackiego. 10 vol. 10 vol. Qum 1385/1345 H. Qur'an. Ahmad b.d. * . (x+608)+(viii+402).]. Dr. p. [n. in 1. Ja’far). Jamal al-Din Shaykh.Abd al-Majid Ma’adi-khwah. Habib Allah Amuzegar. Sh. Muhammad al-Maybudi. [n.Abd al-Muhammad Ayati. Tafsir-e Khusrawi. 606+606+[7). p. Abu al-Futuh Razi. . Abu al-Qasim Imami. 1st ed. p. Huiiat al-tafasir wa balagh al-iksir.

[Anonym1 O Alcorao. of Kasimirski).. -L. from Arabic). p. Isopescul. Qadiyan and Amritsar 1932. from the French trans. [19--1 p. 538+[l]. 3. Petersburg 1792. 49. Muhammad Yusuf. 5. 2 vol. p. p. [4]+553. de Cavalho. 8. 557. Blayof. Alexey (Alexandre) Vasilyevich. [n.p.. Gordii Semyonovich. [Anonym1 O Alcorao. p. Moscow 1901. Gamier. 2 vol. by du Ryer). (2) 7. p. (from French trans. Ignatii Tulianovich. el. 409. Kazan 1877-1879. de Castro. 6. p. 365.] 1844. xxxiii+468+xvi\ 5th ed. p. (translated from French trans. Portugese: 1. Sao Pau1o: Tangara 1975. Silvestru Octavian. Introd. (based on Pickthall's English trans. p. 2. Piotr Vasil'yevich. America. 2 vol. Lisbonne: Publicacoes Europa America 1978. Postnikov. 491 4. p. Sablukov. p. 4. p. 2. Cemauti Bukavia 1912. Jose Pedro. xv+747. 736. Veryovkin (Verebkine). Moscow 1864.48. Samir. Kolmakov. (from French trans. by Savary). Petersburg 1790. 6. Kratchkovski. Lisboa 1946\ Lisboa: Junta de Investigacoes Cientificas do Ultramar 1979. St. of du Ryer). (533+vii+ii)+C274+vi)\ Kazan 1907. p. Moscow 1963. 3. Russian: 1. (3) 5. Rio de Janeiro: B. (7+2+224)+(6+372+12). p. Portugal: Laurenco Marques 1974. [Anonym] (trans.) Mozambique 1964. 51. Bento.: F. Sanskrit: 1. . St. (trans. Aleksandr Konstantinovich. p. Moscow 1963. Paris: Librairie Belhatte et Cie. 350. 736\ 2nd ed. 2 vol. Rumanian: 1. K. Petersburg 1716. St. Mikhail Ivanovich. Machado. 580+v. p. p. 724.Hayak. Borovkov. 50. 714\ New York: Chalidze Publications 1979. (xxxii+120+193+164)+(293+192). 1882. (first Rusian translation from Arabic). Nikolayev.

1st ed. 732\ Lahore 1948. 720+733. 966. by Omer Riza Dogrul based on the English trans. (in Cyrillic script). 7. 538. Muhammad Nawrangzadah. The Holy Koran. 'All Rida Karabeg.] al-Haqq Press [n. Ljubibratic Mico (Hercegovac).d.]. xii+896. Muhammad Pandza & Dzemaluddin Causevic. p. p. 3. 8. Hyderabad: Qur'an Company [n. p. Karachi: Jama'at-e 'Ulama'-e Sindh 1932. Karachi [n. Karachi 1962. Bombay 1902. Ahmad. 1921. Muhammad Siddiq. p. 5. 30 vol. ed. Muhammad Madani Mawlana. Tafsir Kawthar.(1) 6. (4) 53. 10. Muhammad 'Uthman. Abu al-Hasan Tahtawi. p. Mulla Mawlana al-Hajj. 12. (trans. [Anonym]1st ed. Sarajevo 1977. Lahore 1867\ Bombay 1879. Cawnpore: Razzaqi Press 1897. 724\ Lahore 1957. Mardan 'All Shah Pir. Karachi 1327/1909. 720. Serbo-Croatian: 1. Sarajevo 1942. p.]. 4. 1388. 9.]\ 5 vol. Mawlana. p.p.] p. Qadi. 720. Lahore [n. Lahore 1920). [n. 536\ Bombay 1901. Ilija Milasavljevic. 13. 52. Mostar 1937\ New ed.2. Tanwir al-iman fi tafsir al-Qur'an.]. p.] p. Karachi 1362\ 2nd ed. 'Aziz Allah Muta'alawi. 1st ed. 'Abd al-Razzaq Qadi. Bombay 1889. p. 800.d. from Arabic). Tafsir miftah rushdullah. Lahore: Kutubkhanah Maqbul-e 'Amm [n. Qur'an Sharif. 440. 800. 5 vol. 2274\ 4 vol. Hyderabad [n.d.lxviii+978\ Zagreb: Stvarnost 1978.d. p. 720+733\ 2nd ed. p. Qadi. 476+3. Karachi 1375/1953. p.(1) 3. p. Shikarpur 1371/1952. 616. Sarajevo: Orijentaini Institut 1979. Belgrade: Kolarec Association 1895. (from Turkish trans. p.d. [Anonym]1st ed. 1st ed. by Muhammad 'Ali Qadiani. .d. Sindhi: 1. 1st ed.] 11. n. 2. Tafsir Abu al-Hasan mukammal. Taj Mahmud Amruti. 1st ed. 2. p. Gujrat 1870\ 1st ed. p. * Besim Korkuk. Sarajevo 1937.] p.d. 4. 1st ed. p. Fath Muhammad Nizamani. 'Abd al-Rahim Managasi.p. 722\ 3 vol. d. [n. Karachi [n.

B. Madrid: lbericas [n. 727\ Barcelona: lose lanes 1980. Madrid: Aguilar 1973. (trans. Garcia-Bravo. 10. 7. Cata. 8. Buenos Aires [19531 p. p. Barcelona 1963.p. de Joaquin. xli+442\ 2nd ed. xvi+471. 870/ 2nd ed. p. Barcelona 1973. 2.) 55. 880\ Madrid: Nacional1980. Madinah 1412. Rafael. p. of Kasimirski). D. 471\ Barcelona: V. from Kasimirski's French). Barcelona 1907. 72+880. La Puebla. B. Vernet. 1st ed. Peralta. xvi+471\ Mexico: Nacional [19721 p. 869. p. 2 vo1. from French trans. 12. p. De Robles. cx+727\ 3rd ed. 11. p. * Mahmud Muhammad 'Abduh. Madrid 1844. Hernandez. [Anonymous] Parisuddha vu al-Qur'an. p. [n. Madrid 1931. Sinhalese: 1. Madrid 1954\ 4th ed. Cansinos Assens. Madrid 1875. 866\ 6th ed. p. Colombo: Moor's Islamic Cultural Home 1961. p. 9. Tasso [19721 p. Juan Bantista. A. I. Murguiondo y Urgartondo.] 1937. from Arabic). (4) . 5. 1st ed. Wickremasinghe. Castellanos. 3. Madrid 1979. p. New ed. Julio. Somali: 1. Benigno de.p. 4th ed. p. xli+442.54. Saifuddin Rahhal & Santiago M. 630. 6. 992. Vicente Ortiz.J 1913\ 2nd ed. p. p. 467. (a partial trans. 4. Barcelona 1953.J 1936\ 3rd ed. [n. Madrid 1951. Buenos Aires 1945. (trans. [n.d. (a partial trans. C. Barcelona 1872. Lafir & M. (most parts trans. pt: 1-20. 56. Juan.] p. Bergua Olavarrieta. 666. de L. p.. Spanish: 1. Colombo: Noor's Islamic Cultural Home. 'Abd al-Hamld 'Alim (Nuri).1931\ 8th ed. A.p. (translated from French trans. Malaga: l. 0. of Savary). [Anonym] E1 Coran.) 2. 1361. Madrid 1961. p. P. 992. Cortes. 1961-1976. Rafael & Ahmad Abboud. xiii+540. De lose Garber. 2 vol. p. 630\ Buenos Aires: Arabigo-Argentina "El Nilo" 1974.

(trans. p. (a partial work. [Anonym] E1 Sagrado Coran. xx+l062. 59. 3. 3. p. Bandung 1971. 2. Mubarak Ahmad Ahmadi. Swedish: 1. Qurani Takatifu.: Diponegoro. Qamaruddin Shaleh. Swahili: 1. Lund 1872-1874.: A. p. Tamil: . xxxi+805' Nairobi 1980. from Arabic). p. {An ancient Syrian trans. 50. p. Nairobi: East African Ahmadiyya Muslim Mission 1953. xxii+686.13. Dale. al-Amin Qur'an. Upotofu wa tafsiri ya makadiani. xxix+604. [n. London: Society for Promoting Christian Knowledge. contains a Syriac text in facsimile and an English trans. Karl Vilhelm. Fredrik. xxxii+807. Nairobi [1969] p. C. 900.505. p.-. xxix+551\ New ed. of the Kur'an exhibiting new verses and variants ed. v+158+783+26. ed. l. 58. Stockholm [1917] p. 1979.]. Stockholm 1843. Tornberg. Zettersteen. 'Abdullah Saleh al-Farsy.p. Crusenstolpe. 2. Syriac: 1. 57. xi+408. H. 1923. of passages from a manuscript of writings of Dionysius Bar Salibi) 61. Sundanese (Western Java): 1.d. n. p. Granada: Centro Estudiantil Musulman [n. Godfrey.]. A. Dallan & Jus Rusamsi. A.. Manchester 1925. p. p. Mingana. 60. Stockholm: Wahlstrom and Widstrand.d.

Uzbek and Azeri dialects): 1. p.926+916. Ahmad b. it was completed in 1930). 7 vol. Hyderabad [n. ! 2. K. E. 754. 6. 592+[?] 2. \ p. (3) 2. Yahya. 3 vol. 102+730+730. Secunderabad. Nuh 'Alim . S. A. Utamapalayam 1937\ 7 vol. 3 vol. 63. 'Allamah.]. p. Nuh bin 'Abd al-Qadir al-Qahiri. Bombay 1308/1890. vi+626. College Anantapur. [Anonyml The meaning of the Holy Qur'an.] Masjid Padongtam [n. p. Fath al-Karim. 2712. Madras: Baqwi Sons 1978. 2 vol. Tafsir Fath al-Karim. Tafsir-e zubdat al-athar. Chapkhneh Iqbal1367. \ 3.d.Abd al-Qadir Baqwi. (based on Urdu & English Works). p.Saheb. 5. Istanbul 12921294/1875-77.1. p. Bangkok: Watana Bant Co. 102+730+730\ 4th ed. lst ed. p. 2vol [n. (from Arabic). 1969. 448+464. 2. 2 vol. 1st ed. 8 vol. Utamapalayam 1966. Turkish (including Kazakh. Thai: 1. (written in 1299/1881). . Started in \ 1915. 3.] p. 'Abd al-Hamid Baqwi. M. 1548. Bombay 1269-1300/1879-~884. 3 vol. * Ahmad Kaviyanpur Ormawi. 1997. 604+604. 64. a lecturer in linguistics at Govt.p. 'Abd al-Rahman Baqwi. Bangkok 1390/1970. * Ghulam Muhammad Nazir (Nadir?). {1) 62. p. Habib Muhammad al-Qahiri. S. 5 vol. Shaykh. Chilkoori Narayana. Muhammad 'Abd al-Ghaffur. Kutanallur (Tanjore District): Adam Trust 1969-1975. Ibrahim Qurayshi. Rao. Madras 1943. Anwar al-Qur'an. Tafsir al-hamid fi tafsir al-Qur'an al-Majid. . Telugu: 1. Anantapur 193?\ Madras: Asthreyshramamu 1938.d. 3. (in Azeri). p. 19481949. 'Abd Allah. (the first attempt to translate the Qur'an in Telugu by the author. lsma'il b. Bombay 1911. 4.

Istanbul 1968. (Western Turkic. 2nd ed. 526+f81 10. p. Bilmen. p. 493+527\ (adapted and ed. 5th ed. Dogrul. (in Western Turkic). Emir oimsik & Mehamet Baktir Cemal Ussak. (in Kazakh or Western Turkic). 13. Tefsir-e mewahib (Terdjemeh-e Tefsir-e mewahib) (in Ottoman Turkish). Omer Riza. * Ihsan Atamari. Kazan 1911-1914. Dombarwski 1990. 18.496. Ziya & Necip Taylan. Abdulbaki. 1st ed. Mehmed Vehbi (Hadimli). Malik Fahd. p. p. by Suleyman Fahir into the Latin script) Istanbul: Butun Kitabevi 1959. Kazici. p. Ankara: Diyanet isleri Baskanligi 1980. Istanbul: Aksam Gazetesi 1962. in 1. Istanbul1962-1966. 2 vol. Istanbul 1340/1924. 1st ed. 2 vol. p. 1253.. p. p. Istanbul: Cigir Yayinlan 1977. Ankara 1961. 494+631. 3 vol. p.(6) 19. 6. p. p. 17. 8. Abdullah. Ismayil Hakki. Ismail Hakki. 22. Hasan Basri. Istanbul1965. 34+604. 1236\ 3 vol. in Cyrillic script). p. Istanbul 1934. Hulasat ul-Beyan fi tefsir il-Kur'an. Jamil Sa’id. Istanbul1952-1953. cclvi+734. 6909\ l5 vol. Ankara 1957. p. * Al:lmet Davutoglu. Istanbul1966-1971. Baltacloglu. p. p. 1412 H. 4. Shaykh al-Islam. Cantay. Go1pmarli. p. Atalay. (Celik). 5. p. p. Suleyman. p. 756\ 2nd ed. . p. Istanbul. Yeniasya Yayinlari 1410/1989. 606+28. (38l)+(381 +Cxxxviii). Isma’il Ferruh. * Khalifah Altai. 2+604+3+xxx. p. Isltanbul: Birim 1985. lx+924\ 4th ed. 21. 520+544. Kazan 1907-1911. 20. Istanbul 1955.3. xxxviii+605. p. Mursid Cantay 1980. Sadi. 9. Istanbul 1282/1865. 2 yol. 8 vol. p. 23. Omer Nasuhi. p. Istanbul: Aydin Yayinevi 1979.lstanbul13391341/1924-1926. 692.. 2nd ed. Irmak. 756. Ates. 965\ Istanbul 1977. Besim. Atay. Istanbul: inkilab ve Aka Basim ve Kitabevleri 1980. 1169. 2 vol. * Ali Bulac. 745. p. 604+9+49. Madinah: Majma. 11. {2) 7. {7) 12. 4th ed. 3 vol. 592\ Ankara: KilicKitabevi 1977. Istanbul 1932. (520>+(514)\ 2 vol. Istanbul 1975. p. Kur'an Kerim'in Turktce meal-i alisi ve tefsiri. Ibn Asad Allah al-Hamidi. {2) 14. p. Istanbul: Cile Yaymevi 1411/1911. p. 16. p. 8+720+2. izmirli. 688\ 2 vol. 4122+7. 16 vol. xxi+f41+605+21\ 2 yol. Aydin. p. * Kawnikuba. 4th ed. Huseyin & Yasar Kutluay. 492. IstanbuI1343/1927. 15. 38+606. Ankara 1962. 32+814+7\ 1 vol. p.

24. Kitab kashf al-haqaiq. tafsir Qur'an-i sharif. (in Azeri) 3 vol. comp. and ed.: Mir Muhammad Karim Mirza.farul-‘alavi, Baku 1907-1908. p. 745+791+959. 25. Kur'an-i kerim, cd.: Omer Feyzi Mardin. Istanbul1950. p. 824\ Istanbul1976. p.535. 26. Mammud b. al-Sayyid Nadhir al-Tirazi al-Madani. (in Uzbek). Bombay 1375/1955. p. 704\ (facsimile of Bombay ed.) Doha: Qatar National Press [l980] p. 704. 27. Muhammad b. Hamza, 2 vol. prep. and ed.: Ahmet Topaloglu. Istanbul: T. C. Kultur Bakanligi 1976-1978. p. (25+99+551)+(855). 28. Muhammad Hasan Mawlazadeh oakwi. Kitab al-bayan fi tafsir alQur’an, (in Azeri), 2 vol. Tiflis 1908. 29. Muhammad Khayr al-Din Khan Hindi Hayderabadi, Mawlana. Kitab tafsir al-jamali 'ala al-tanzil al-jalali, (trans. of Tafsir al-Jalalayn in Ottoman Turkish),4 vol. Cairo 1294/1877. p. 209+236+228+235. 30. Muhammad el-Tefsiri ('Ayintabi) (Debbaghzade). Tadjeme-e Tafsir-e Tibyan, (in Ottman Turkish). 2 vol. Cairo 1257/1841-1842. p. 496+398\ (Latin) 4 vol.. Istanbul: Doyuran Matbaasi 1980-1981. p. 448+423+512+588. (9) 31. Nebioglu. Osman. Istanbul 1957. p. 346+1. 32. Okutan. Ahmet, Istanbul 1967. p. 729. 33. Ozturk, M. Kazim. 3 vol. Ankara 1974-1980. p. 381+392+220. 34. [Ozzorluoglu. Suleyman Tevfik] (Ottoman Turkish). Istanbul1927. p. 4+719\ [2nd ed.] Istanbul 1932. p. 719+4. 35. Sarac. M. Emin; I. Hakki Oenguler & Bekir Karliga, Fi Zilal alQur’an (trans. of Sayyid Qutb’s commentary) 16 yol. Istanbul: Hikmet Yaymevi 1970-[l979] 36. [Sertoglul Haci Murad. 1 Yol. Istanbul 1955, p. 620. 37. Tuzuner. Abdullah Atif. 1st ed. Istanbul 1970. p. 605+22\ 2nd ed. Istanbul: Yagmur Yaymevi 1973. p. 628. 38. Yavuz, A. Fikri. Istanbul1967. p. 607+28\ 2nd ed. Istanbul: Sonmez Nesriyat 1976, p. 1+606+2+28. {5} 39. Yazir, Muhammed Hamdi (Elmalili), Hak dini Kur'an dili. yeni mealli Turkce tefsir 9 vol. Istanbul 1935-1938\ 9 vol. 2nd ed. Istanbul 19601962, p. 6632+229\ 9 vol. 3rd ed. Istanbul 1970, p. 6432+229. 40. Yesil, Semseddin, Fuyuzat. Kur'an-i Mubin'in mealen telsiri, 7 vol. Istanbul 1957-1959, p. 674\ 7 vol. Istanbul 1959-1964. 41. [Anonym] Kur'an, (by a team of translators), Istanbul: Arkin Kitabevi 1959, p.512.

42. [Anonym] Kur'an, 2nd ed. Istanbul 1961, p. 392\ 1st ed. Istanbul: Okat ve Burhan Yayinevleri 1970, p. 346+3. {6} 43. [Anonym], Kur'an-i Karim-Turkce anlamu (Meal), 2 vol. Istanbul: Yeni Istanbul Gazetesi 1969, p. 455\ Istanbul 1972, p. 558+2. 44. {Anonym] Kur'an-i Karim-Turkce anlamu, Istanbul: Milliyet Gazetesi 1962-63, p. 494\ Istanbul: Milliyet Gazetesi 1980, p. 463. {2} 45. [Anonym] Nur al-bayan, (in Ottoman Turkish, by a team of scholars under the supervision of Huseyin Kazim Qadri), 2 vol., Istanbul 13401341/1921-1922, p. (600+27)+(12+601-1147+[41+35). 46. [Anonym], Qur'an. Kelam-i Sharif tesiri, Tefsir-e fawa'id, (in Western Turkic), 2 vol. Kazan 1899-1900, p. 378+480\ 4 vol. Kazan [n. d.], p. 252+264+361+316. 47. [Anonym] Qur'an Tahsil al-bayan ti tafsir al-Qur'an, (Western Turkic), ed. Muhammad Sadiq b. Shah-Ahmad al-Imanquli al-Kazani, Kazani 1910, p. 748. 48. [Anonym] (in Ottoman Turkish, a team work by Khalis Efendi, Haji Dhihni Efendi, Aydoslu Tawfiq Efendi, and Faid Efendi), Terdjeme-i sherife-Turkche Qur'an-i Kerim, Istanbul 1926, p [61+771. 49. {Anonym] (by a team of scholars), Terdjemeli Qur'an-i Karim, Istanbul 1927, p.576+15. 50. [Anonym], (in Ottoman Turkish, by a team of scholars), Turkche Qur'an Kerim terdjemesi, Islanbul 1344j1925-26, p. 944.

65. Urdu: 1. 'Abd Allah Chakralwi, Tariamah-e Qur'an be-ayat al-furqan, 1st ed., Lahore: Hindustan Steam Press 1904, p. 144. 2. 'Abd Allah Hugli, [n.p.] 1829. 3. 'Abd Allah, Sayyid Hj. Mawlawl, Tafsir mudih. al-Qu,'an, Calcutta 1829, p. 850. 4. ' Abd al-'Aziz, Mawlana & Fadl al-Rahman, Mawlana, ‘Aziz al-bayan fi tafsir al-Qur'an bar Khashiyah, (also includes the trans. by Ashraf Ali Thanawi), Lahore 1371/1951, p. 1079. 5. 'Abd al-'Aziz, 'Allamah Qari, 'Aziz al-tafasir [n.p.. n.d.] 6. 'Abd al-Da'im al-Jalali, Asan did Qur'an-e Majid mutarjam (with a summary of Tafsir bayan al-Subhan on the margins), Delhi 1358/1939, p. 680.

7. 'Abd al-Ghaffur Khan, Mawlawi, Hada'iq al-bayan fi ma'arif alQur'an, [Delhil Matba'-e Faruqi 1867. 8. 'Abd al-Hakim Khan Patyalawi (d. 1940), Tafsir al-Qur'an bi al-Qur'an ma'a tarjamah, Tarawari (Karnal, India) 131811900-1901, p. 1492\ 1st ed. Karnal 1906, p. 2+8+1040+2. 9. Abd al-Haqq Haqqani Dehlawi, Abu MuHammad, Fath al-Mannan ya Tafsir-e Haqqani, 8 vol. Delhi 1305-131811887-1900\ 4 vol. 1st ed. Lahore 1930, p. 1141. (6) -,Mukhtasar tafsir-e Haqqani ma'a tarjamah, Delhi: Matba.-e Hami-e Islam 133011912, p. 660. 10. Abd al-Hayy Faruqi, Dars-e Qur'an, 7 vol. 1st ed. Lahore 1955-1965, p. 3566. (1) 11. Abd al-Majid Daryabadi (d. 1977), Qur'an-e Hakim, tarjamah awr tafsir, 4 vol. 1st ed., Karachi 1952, p. (234)+(235-430)+(431-576)+(577-743)\ 2 vol. Karachi 1962\ 2 vol. Lahore: Taj Co. 1974. -:-, Tafsir wadih al-bayan, Delhi: Matba.-e Risalah-e pishwa 1930. 12. Abd al-Muqtadar Badayuni, Mawlana, Tafsir al-Qur'an (Urdu trans. of Tafsir-e .Abbasi) Agra 1315/1897. 13. Abd al-Qadir Dehlawi (Shah), Mudih al-Qur'an (trans. of the Persian trans. of Shah Wali Allah), Meerut 1285/1868\ 1st ed. Karachi: Idara 'Ulum al-Shari’ah 1376/1956, p. 792. (63) 14. Abd al-Samad, Jawahir al-Samadiyyah, 1st ed. Delhi 1302/1885, p. 275. 15. Abd al-Smad b. Nawab .Abd al-Wahhab Khan, Qur'an-e Majid ka Urdu tarjamah awr talasir ed. Mawlawi 'Abd al-Haqq, 4 vol. [n.p.J 1287/1870, p. 1632. (in old Deccani Urdu; a copy of this edition is in Asafiyyah Library, Hyderabad) 16. 'Abd al-Sattar Dehlawi, Tafsir-e Sattari (ma’a tarjamah) ma'a Ahsan altafasir Karachi 1956. -; Qur'an Majid mutarjam ma'a hawashi, Fawa'id-e Sattariyyah, 1st ed. Karachi: lsa'at al-Qur'an 1972, p. 964. 17. 'Abid al-Rahman Siddiqi Kandhalwi, Mawlana, Tafsir-e lbn .Abbas ma’a Lubab al-nuqul fi asbab al-nuzul (includes Urdu trans. by Ashraf ‘Ali Thanawi), 3 vol. Karachi: Kalam Co. 1968. 18. Abu al-A’la Mawdudi, Tarjamah-e Qur'an-e Majid, Delhi: Maktabah-e Islami 1969, p. 1580\ Lahore: Idarah Tarjuman al-Qur'an 1396/1976. (3) -, Tafhim al-Qur'an, 6 vol. Lahore: Maktabah-e Ta’mir-e Insaniyat 1951.(3) 19. Abu al-Fadl, Mirza, Ilahabad 1913. (copy in Khuda Bakhsh Library, Patna)

20. Ahmad 'Abd al-Samad Faruqi, Fuyud al-Qur'an, 3 vol. ed. lHamid Hasan Bilgirami, Karachi 1393-1396/1973-1976, p. 24+1513\ 3 vo1. Karachi: H. M. Sa.’id & Co. 1983. (12) 21. Ahmad ‘Ali Lahori, Innahu al-Qur'an al-Karim, Lahore 1353/1934, p. 1006\ Lahore: Anjuman-e Khuddam al-Din 1974, p. 966. (2) 22. Ahmad .Ali Mirza, al-Qur'an al-hakim mutarjam ma’a hawiashi tafsir Lawani’ al-bayan , Lahore: Kutubkhanah Husayniyyah 1955. 23. Ahmad al-Din Amritsari. Khwajah. Tafsir bayan li al-nas ma'a tarjamah. 7 vol. Amritsar 1915. 24. Ahmad Hasan Khan Dehlawi. Sayyid, Ahsan al-tafasir (ma'a tarjamah-e Shah'Abd al-Qadir). 7 vol. 1st ed.Lahore 1973. p. 2060.Ahsan al-fawa'id. Delhi 1347/1928. p. 828.Qur'an-e majid ma'a mudih al-Qur'an ba idafah-e Ahsan al-fawa'id (also includes Urdu trans. by Shah Rafi. al-Din and Shah 'Abd al-Qadir, with Persian trans. by Shah Wali Allah). Delhi: Matba.-e Faruqi [n.d.] p. 800. 25. Ahmad Rida Khan Barelwi {d. 1340). Tanwir al-Qur'an 'ala Kanz aliman. Muradabad 1911\ Muradabad. 1330/1912. p. 488\ ma'a Tafsir-e Khaza'in al-'irfan , Karachi [n.d.] p. 716\ Gujrat 1377/1957, p. 1000. 26. Ahmad Sa’id Khan. Kashf al-Rahman. Delhi 1952. p. 1250\ 2 vol. 1st ed. Delhi 1962. p. 968. (1) 27. Ahmad Shah Padri. Kanpur: Zamanah Press 1951. p. 508. 28. Ahmad Yar Khan Na'imi. Nur al-'irfan fi Hiishiyah al-Qur'an al-ma'ruf beh Mukhtasar Tafsir-e Na'imi. Lahore 1377/1957\ Tafsir nur al-'irfan, Gujrat 1377/1957, p. 1000. -,Tafsir-e Naimi. 11 vol. 1st ed. Gujrat 13631390/1944-1970. 29. 'Ali Bakhsh Padri. Tafsir al-Qur'an. Lahore 1935. 30. 'Ali Hasan Bihari. Mawlawi Sayyid, Matalib al-Qur'an. 3 val. [n.p.] 1331/1913. 31. Ali Lakhnawi. Sayyid. Tarjamah wa tafsir-e Tanwir al-bayan, Agra [1895]. 32. Ali Mujtahid. Sayyid b. Dildar .Ali {d. l259). Tawdih-e majid fi tanqihz-e kalam Allah al-Hamid. tarjamah wa tafsir. 4 vol. Bombay: Haydri 1252/1836. 33. Ali Muhammad. Sayyid. Taj al-‘Ulama' ,d. 1312), Tarjamah bilii matn ma'a mabsut hawashi. 2 vol. Lucknow 1304/1886-1887. 34. Amir .Ali al-Malihabadi. Sayyid. Tafsir mawahib al-Rahman ma'a tarjamah, 30 vol. 1st ed. Lucknow 1896-1902. p. xxx+8500\ 30 val, 1st ed. Lahore: Maktabah Rashidiyah 1977. p. 8340. (1)

1st ed. Fadl al-Rahman Hazarwi.-e Anwar-e Muhammadi 1309-1311. 37. 1498\ 2 vol. 41. Tafsir-e Ahmadi {trans. Sayyid. Farman . Hyderabad).-. Sahr al-bayan {trans. Firuz al-Din. 981 \ 1st ed. Bashir al-Din Mahmud Ahmad.Tafsir-e lbn Arabi [n. 640+40. 732.35.[Tarjamah-e Qur'an]. Lucknow 1882\ 2 vol. in verse).includes Urdu trans. Karachi 1950-1955. Qur'an-e Karim. Sialkot: Mufid-e . (Tafsir-e Qadiri) Tafsir-e Husayni. Lucknow 1326/1908.d. p. Lahore 1908\ Karachi: Taj Co. 42. 954. p. 47. 51. Lahore 1966. 836. Khulasat al-tafasir 4 vol. [n. Lukhnow: Matba. 2 vol.3 vol. 998. 488 .]. 704. 38. {3) 45. p. * Dhi-shan Haydar Jawadi. p. p. Lucknow 1901. p. 43.Ali. 52. Lucknow: Tanzim al-Makatib 1411/1990. 1728.] 1890. Fakhr al-Din Multani. (available in the Asafiyyah Library. Khulasat al-tafasir 4 vol.p. p. p. 2580. Fath Muhammad Khan Jalandhari. . p. Fath Muhammad Ta'ib Lakhnawi. Athar Zubayri Lakhnawi. Karachi 1370/1951.p. 1314.). 1st ed. Tarjamah-e Mawlana. Lucknow 1309-1311/1891-1893. Firuz al-Din Daskawi. [n. Qur'an-e Majid ma’a bayan-e mufid (Ahsan al-bayan fi qisas al-Qur'an). 56+1498.’ Press 1322/1904. Mutarjam Hama'il. p.d. Amritsar 1900\ 1st ed. Lahore [n. 460\ Karachi: Pir Muhammad Ibrahim Trust 1390/1970. [n.p. 50.Alamgir). 1st ed. Amritsar-Karachi 1953. p. I’jaz numa Qur'an majid. p. 1466\ 2nd ed.p. p.] 1335/1917. Fath al-hamid ma’a mukhtasar tafsir. Rabwah 1957.. n. (18) -. Tafsir fadl al-Rahman. 40. Hyderabad Deccan: A’zam Steam Press 1253/1837. Ashraf ‘Ali Thanawi. Jami' al-talasir wa alahadith. 'Ashiq Ilahi Mirathi. of the commentary by Mulla Jiwan. [n. Firuz al-Din Ruhi AkbarabadI. Fakhr al-Din Ahmad (Qadiri). n. of Rafi’ al-Din). Amir Hasan Khan Suha. p. 2 vol. 49.a fa. Karachi 1976. 48.iamah. Lahore 1919. Hakim Sayyid. 1088. Lahore 1362/1943.Abd al-Qadir's literal trans. 44. (1) 39. Firuz al-Din Siyalkoti. Tafsir-e saghir. Delhi: Matba'-e Mujtaba'i 1908.l p. Mawlana. Talsir al-Qur'an ma. 1st ed. Lucknow 1902\ Rawalpindi: Taj Co. Lucknow 1886. Delhi 1357/1938. p. Tafsir-e Khulqi.].d. {6) -. 36. p. Mawlawi Sayyid. Mawlawi. 925. 46. -. {also contains his commentary Bayan al-Qur'an) 12 vol. tutor of Awrangzeb . Tashil al-Qur'an (simplified version of Shah .]. Fayd Hasan. [1969] p. Fath Allah Shirazi. 1222.d.

Tafsir anwar al-Najaf fi asrar al-Mushaf. *n.] 1313/1895\ (in Roman script) Lucknow: Methodist Mission Press 1900.]. 1359/1940.636. p. p.). 2 vol. [n. Mufti.] 1868. Tarjamah wa tafsir. 'Abd al-'Ali Arawi. Delhi: Dargah Nizam al-Din Awliya. A copy of this print exists in the British Library (Ms. 60.].p. Jawahir al-Qur'an. 1674. (in Roman script) Ilahabad: Christian Mission Press 1894\ [n. 68.] 1368/1949. 14 parts Sargodha: Maktabah-e Anwar al-Najaf 1373-1393. 468. Mafhum al-Qur'an. n. p. Agra 1934. Delhi 1938.(2) . 656. 54. -. Husayn Bakhsh.+: ‘Imad alIslam Press l352/1933. .Umdat al-bayan. Tartili tarjamah-e Qur'an-e Majid. Lahore: Idarah-e Tulu’-e Islam 1970.(2) 63. Ibrahim Beg Chughta'i. Tafsir-e Khalili ma’a tarjamah. 1304). 58. Hayrat Dehlawi. p. 'Imad al-Din Panipati (d. 55. 13+19+1502. [n. Rawalpindi 1383/1963. p. 69. [n. Ghulam Hasan Niyazi Peshawari [Qadiyani] Peshawar. Muhammad.p. [n. I'jaz Wali Khan. 1402\ Hyderabad Deccan 1302/1885.p. Tafsir matalib al-furqan ma’a tarjamah-e Jalalayn wa Fawa'id wa Matalib-e Baydawi.d. Tafsir-e 'umdat al-bayan. Manzum Urdu tarjamah. Hasan Nizami Dehlawi. Khwajah. Aqa Sayyid. Mirza Muhammad ‘Imraw. ed. Mawlawi. 1st ed. Delhi: Matba'-e Yusufi 1300-1307/1883-89. Madras 12781288/1861-1871. 'Imad 'Ali Mujtahid Sonipati (d. Delhi: Curzon Press 13219-1320/1902-1903. Dhayl al-Bayan fi talsir al-Qur'an. 20-C14507). p.53.d.] 1924\ 3 vol. Ghulam Sarwar Lahori. Arah: Tab'-e Khalili. Husayn 'Ali Khan. p. p. 64. 2 vol. 1889. 3 vol. [n. 1st ed.p. ‘Amm fahm tafsir al-Qur'an. Mawlawi. 420.p. 1939. Gorakhpur: Asadi Press 1892.: Mawlana Ghulam Allah Khan. 61. n. (2} 70. Hafiz. 1200. p. p. Lucknow [n. Ghulam Ahmad Ahmadi.A1i. Hashim . 1096. Lahore 1961\ 3 vol. 66. Ihsan Allah 'Abbasi Gorakhpuri. Tanwir al-Qur'an ‘ala Kanz al-iman. 1st ed. -.. 65. 62.d. 67. Ghulam Muhammad Ghawth. 5+307.p.]. Mirza (d. Jada (Dera Isma'il Khan) [n. 1940). Ghulam Ahmad Parwiz. 1st ed.]. 57. 56. Ghulam Mahdi Khan Wasif. Qur'an Majid mutarjam. Hasan. (with Rafi al-Din's trans. Ibrahlm b. 1844).p. 59.d.

Tafsir-e Siddiqi. (the latter completed the trans. 6 vol. Delhi 1331/1913.d. 1919]. p. Bayan al-Qur'an. Mufti. 1st ed. Maqbul Ahmad Dehlawi. 74. 1st ed.71.d. Muhammad Abu Zarr Sanbhali. p. 415. Muhammad . 86. 73. tafsir al-muttaqin mutabiq-e riwayat-e A'immah-e Ma'sumin.] p.(4} 79.d. Mawlana Sayyid. p. Tafsir-e Qur'an-e Majid ma'a tarjamah. 794. Mahmud al-Nisa' Begum. Mawlana. Ludhyana 1882. Lucknow: Nami Press 1925. Delhi: Faruqi Press 1948. (completed in 1224/1826. Hyderabad 1253/1837. al-Qur'an al-mubin maa tarjamah. Munshi.. 87. Muhammad 'Abd al-Qadir Siddiqi Qadiri. Lucknow 1244/1828. p. p.(1} 81. 1762\ 4 vol. done up to surat al-Nisa' by Mahmud Hasan [d. p. [n. 621. 966\ Lahore [n. Muhammad 'Abd al-Salam 'Abbasi Badayuni. 84. 1st ed. Agra: Matba'-e I'jaz-e Muhammadi 1905. Tafsir al-Qur'an. 1st ed. Mazhar 'Ali Sahsawani. Kalat Awan-e Kalat [n.Ali Lahori (Ahmadi).] p. 1st ed. 78. 7 vo1. (6} 77. Hyderabad Deccan: Matba'-e Sarkar-e 'Aliyah 1971.] p. 1st ed. 524. Ahsan al-tafasir. p. 1st ed. Kawakib-e durri.] . Tafsir-e mazhar al-bayan. in 100.p. Muhammad 'Abd al-Bari Farangi Mahalli. Tafsir-e Jalalayn.. Imdad Husayn Kazimi. Karamat 'Ali Jawnpuri. Sikh ruler of Panjab). Delhi 1903 83.00 verses). and done at the behest of Raja Ranjeet Singh.d. (5) . Bijnur: Madinah Press 1923\ Lahore 1976. ) 85. Gorakhpur: As'adi Press 1892. Qur'an-e Majid Urdu bila matn. Muhammad Ahsan Ta'alluqdari. 4 vol. Muhammad 'Abd al-Bari. 3809. Altaf al-Rahman be-tafsir alQur'an. Delhi 1909. Muhammad 'Abd al-Majid. Kanhayya Lal Lakhdari. 3 vol. 82. p. Kalim Yasin. Tafsir al-bayan fi tarjamat al-Qur'an. Qur'an-e Majid ma'a 'am fahm tarjamah. 1832. 733. Muhammad Ahsan Allah Gorakhpuri. Mahmud Hasan Deobandi [& Shabbir Ahmad 'Uthmani]. Zad-e Akhirat. 732. 75. 1st ed. 80. 468. (based on' Abd al-Qadir's trans. Lahore 1921-23. Hyderabad Deccan: Dar al-Tab'-e Sarkar-e 'Aliyah [n. Lucknow 1285/1868. 1390 (available in Asifiyyah Library). 3 vo1.000 or 200. Hyderabad Deccan: Daftar-e Isha'at-e 'Ulum wa Fann 1372/1952. 76. Lahore: Insaf Publishing Press 1960. 72. Intizam Allah Shahabi. 88.. n. Tafsir mutabiq-e riwayat-e A'immah-e Ahl-e Bayt-e Kiram.

96. 572. Delhi 1384/1964.]. Peshawar: University Book Agency [n. Muhammad Baqir. Muhammad Hasan Amruhwi. Muhammad Bashir. Lucknow: Nowalkishore 1313/1895. Delhi: Nur Muhammad Press 1928-1933. Delhi: Matba'-e Ithna 'Ashari 1330/1911. Lucknow: Matba'-e Husayni Ithna 'Ashari 1885.89. 95. 94.(1) 105. Tarjamah Tafsir-e Ibn Kathir. [n. 2 vol. Dr. -. pub: Anjuman Rabbani Dhariwal. 102. al-Qur'an al-hakim mutarjam ma'a Tafsir siraj al-bayan. Muradabad 1894\ 2 vol. 97. Hafiz. Khurshid Ahmad Khan. in 5. Akbarabad-Agra 1312/1895. Delhi: Idarahe Isha'at-e Din 1393/1973. Sialkot Mufid-e 'Am Press 1311/1893. Bombay [n. Tafsir al-Qur'an be-zaban-e Urdu ma'a tarjama-e Furqan-e Hamid. 3740. Mawlana. 1st ed. Qur'an-e 'Azim.d. 1st ed. 91. Muhammad Ihtisham a1-Din Muradabadi. Tafsir-e tanwir al-bayan tarjameh tafsir-e "Khulasat al-manhaj. 1st ed. Muhammad Idris. Muhammad Husayn Quli Khan. Mawlawi. p. Hama'il a-tafsir. [n. 610. Tafsir-e iksir-e a'zam.d. 1381). p. 720. 2947. Sayyid Hakim Naqvi Jalali. . Abu alQasim. Amroha 1322/1904. Muhammad Hanif Nadawi. Lahore: Malik Siraj al-Din Publishers 1966.p. 796.d. Muhammad Husayn Dhariwal. Lahore: lHamidiyyah Steam Press 1907-15. 98. 5 vols. 106. Lucknow 1371/19S1-19S2\ 1st ed.p.. 2 vol. Muhammad 'Ali Dehlawi. 107. Muhammad Dawud Khan b. Karachi: Idarah Bahr al-'Ulum Isha'at al-Qur'an 1970.]. Ibrahim Junagadhi. 2 vol. 968. Muhammad Husayn. 10 vol. p. 99. Shaykh. 606. p. 9 vol. from Persian). Karnal1906.]. 8 vols. Muhammad Husayn Lakhnawi. p. 767. Muhammad b. Muhammad Baqir Ba Zaydi. Muhammad 'Atiq Bahr al'Ulumi (Farangi Mahalli). 792\ 1st ed.d. Muhammad Insha' Allah. Sayyid. n. (1} 104. Nawab. 1186. Mawlana. [n. Tarjamah wa tafsir. Dil'ah Gurdaspur. Madamin-e Qur'an. Tarjamah tafsir-e Haydari. Tarjamah Qur'an Sharif ma'a tafsir. Kashshaf al-Qur'an." az Fath Allah Kashani. Tafsir-e Rabbani. p. n. Muhammad Dawud Raz. 1433. (trans. 100. Tarjamah-e Ghayat al-burhan. Tarjamah Tafsir-e Ibn 'Abbas. 103. Muhammad al-Hakim. Karachi: Nur MuQammad 1954. Karachi: Maktabah-e al-Rayhan 1965-1968. 90. (1) 101. p. 93. Lahore 1980.] p. al-Fatd1 al-kabir. 92. p. Mawlawi. Muhammad 'Ashraf Jilani Kachhochhawi (d. p. p.p.] 1336/1947. p..

[n. 122. Tafsir-e Mazhari. . p. Tafsir Ibn-e 'Abbas (with Shah Rafi. Muhammad Sa’id Qadiri Hanafi Dakkani (Ahmadi). 124. 265+195. 3 vo1. 15 vol. Hyderabad: Shams a1-Is1am Press 1319-132011901-1902. Agra. Delhi: Nadwat al-Musannifin 1961-69. Muhammad Shafi’ Mufti (d. p. Amritsar: a1-Fayd Dar al-Isha’ah (prior to 1947). A'zam al-tafasir (by Shah Wali Allah). Muhammad Rahim Bakhsh Deh1awi.d. 119. 301.p. Muhammad Isma’il Afdal. Muhammad ‘Umar Qadiri. 111. 8 vol. Urdu tarjamah-e kalam-e Rabbani almawsum beh Charagh-e hidayat. Sayyid Shah. Muhammad Ishaq Mir (Ahmadi). 5 vol.l p. a1-Din's trans. Muhammad Karam Shah. Karachi 1972. Lahore: Photo Art press [n. Muhammad Shah. 123. 9 vols. 120. 1st ed. 3860.d.-e Murtada'i 1915. Lahore: Shaykh Ghulam . 112.] 1963. Makhzan-e ma’arif: Khulasah Tafsir-i kabir (summary of the commentary by Mirza Bashir a1-Din). p. 1st ed.d. 1926. Mu’in a1-Din. 110. Diya' al-Qur'an. 116. 8 vol. 804. p. Sayyid. 109. 1225). kashf alqulub.108.A1i & Sons 1952. 1976). 608. p. al-Ma’arif 1389-1393. Delhi 1312/1894. Muhammad ‘Uthman Salim a1-Din Jaipuri. Muhammad Thana' Allah . Tawdih al-Qur'an ma’a tarjamah. p. 2432\ Delhi 13141317/1896-1899. Lahore 1050/1931. p. Tafsir iqtibas al-anwar min kalam alGhaffar. Mawlawl. Muhammad Ramadan Akbarabadi. Tafsir-e Nabawi manzum. 117.Uthmani Panipati (d. Tashrih al-Qur'an. in 4. 652 (256?). Tafsir-e Qadiri. p. Qur'an-e Majid ba muhawarah tarjamah Urdu awr Gurati. Matalib al-furqan fi tarjamat alQur'an. Tarjamah wa tafsir. Agra: Matba. 1st ed. 790. Muhammad Nabi Bakhsh. Tarjamah-e Qur'an mukhtasar hawashi. Muhammad Sadiq. 121.Ubayd Allah. 2 vo1. p. 2 vol. [n. 113. 3 vol.p. Ma'arif al-Qur'an. Lahore [n. Lahore: Karimi Steam Press 1930.] 1883. 4 vol. Lahore: Diya' al-Qur'an Publications 1384-1399/1964-1979. 118. 1st ed. 1st ed. 3580. 115. 114. 776. Muhammad Salim al-Din Shamsi (Shamhi?).] p. Muhammad Su1ayman Faruqi. Muhammad . Tafsir-e Ahmadi.].). Karachi: Idarat . 908. Pir (Ahmadi). Lucknow: Nizami Press [n. Lahore 1300/1883\ 6 vo1.

(42} 138. Muradabad 1330/1912\ Karachi: Maktabah-e Ridwiyyah [n.d. (18130. [n.1143.Ali & Co.] p. 137. Sargodha [n. Qadi Sayyid. Calcutta: Islam Press 1840 (?)\ 2 vol. p.d. Hyderabad Deccan: Matba. 136.d. p. Tawdih al-Qur'an. n. Tafsir [written at the behest of Nawab Sayyid Muhammad Fayd Allah Khan (1188-1208 H.Ali Deobandi. Rawalpindi: Kitab Ghar [n.-e Haydari [n. Rafiq Bulandshehri. 127.d. Sayyid. 1st ed. Jami' al-tafasir 2 vol. Na’im al-Din Muradabadi. p. Raf’at Ra'uf Ahmad Mujaddidi. Qutb al-Din Khan Bahadur Dehlawi. 1st ed. 1018\ Tarjamah-e Tafsir-e Ra'ufi. I'jaz numa Qur'an-e Majid. 129. Rafi. & Najm al-Din Siyoharwi. p.] Nowalkishore. 131.p: n. 670. Lahore: Dar a1-Isha. maqasid al-Qur'an. Dars-e Qur'an.ah 13481351/1929-1932. Muradabad 1911\ Bombay: ‘Ali Bha'i Sharaf . Nadhir Ahmad. 1266. p.}.] p. 128. 2 vol. Raihat Husayn Gopalpuri. Khaza'in al-'irfan. 1966. Agra 1308/1890.A1i. Kanpur: Ni'zami 1283/1866. p. Mawlana [Qadiyanil. 134. 488\ Delhi: Qudsi Printing Press 1950. Mumtaz . Nur al-Haqq Mun’im. 774\ Lahore: Shaykh Ghulam ‘Ali & Sons 1952. Tafsir anwar al-Qur'an. 716.d.d. 783\ 2nd ed.d. Shah. Agra: Khayrkhwah-e Islam Press 1910\ Qadian 1932.l p. al-Din Dihlawi. Tafsir-e Qadiri (trans of Tafsir-e Husayni). 783\ 2nd ed. 141. Delhi 1938. 6 vo1. 1390\ Delhi: 1293/1876.p. p. Rahat Husayn Khan Akbarabadi. Nizam al-Din Hasan. Khajwah: Islah [n. Mawlana.] 135. Tafsir-e Mujaddidi ma'ruf beh Tafsir-e Faruqi. Mawlana. 126. . 1973. Lahore: Taj Co. Sayyid. Lahore [n.]. 664. given on the margins).] p. -. al-Qur'an al-murtarjam ma'a Tafsir-e Husayni. Najm al-Din Siyoharwi. of Khulasat almanhaj by Fath Allah Kashani.125. 133.] p. p. Mumtaz . 1196. Tarjamah. Dipti (Deputy). Agra: Nur-e Ilahi (n. Mustafa bin Muhammad Sa'id. Tarjamah-e Shah Rafi' al-Din. Abu Muhammad.d. lst ed. 487. Nur al-Din. Rawshan 'Ali.)l [n. Lucknow: Nowalkishore 1907. Qur'an sharif mutarjam ma'a Tafsir-e tanwir al-bayan (Tanwir al-bayan is Urdu trans. 1st ed. p. Bombay: Fath al-Karim Press 1305/1887. 790.p. 1067. Bombay 1293/1876. p. 783. 139.(1) 132. Tafsil albayan. Hafi'z (Ahmadi). Firuzpur: Fayd Bakhsh Agency 1907.d. Tarjamah-e Qur'an-e Sharif. 4th ed. Delhi [1317/1899]. Muslih Haydarabadi. 140.

of the tafsir ascribed to Imam al-Hasan al-. 1st ed. 8 vol. 1st ed. p. Masih al-Zaman. Lahore [n. 1st ed. p. 1st ed. Amritsar 1313-1347/1895-1928\ Delhi: Idarah-e Isha’at-e Din 1393/1973.]. 147. 145. Karachi: Idarat al-Ma'arif 1969-1973.] 152. Mawlawi (Ahmadi). [n. p. 848. Tarjaman al-Qur’an beh lata’if albayan. Tarjamah wa tafsir. Madamin-e Qur'an. Lahore 1323/1905. Sayyid Muhammad Harun Bankipuri. 1st ed. 4 vol. 149. 720. Nawab. p. 648. -. Agra 1866. Rawalpindi: Matba’at-e Hurmat 1980. Hama'il sharif mutarjam Urdu (with a complete trans. . Shabbir Ahmad . Zahid Malik. Tafsir-e Thana’i. 2966. Ya’qiib Hasan (Madrasi?). [n. Amritsar 1907\ 7 vol.] 1906-1912. n. Islamabad: Qur'an Publications 1974-1980. 1244.d. Wahid al-Zaman b. Agra 1900. Yusuf Husayn. Lahore 1342/1923. Fawa'id mudih alQur'an. 794. al-Hajj Pir (Ahmadi). Ma'arif al-Qur'an.] 156. 3 vol.Abd a1-Ra'uf. Shah. n. 5729. Qur’an Majid ma’a Tafsir al-Jalalayn. p. Yasin Hakim. 148..p.Ali Khan Nawab Malir Kotla.(1} 151. p. [n. 799. Qur'an Majid tarjamah ma'a tafsir. p. Siraj al-Din Muhammad . Tafsir-e Rahmani.Uthmani. Umar Miyan Mi’raj Din (Ahmadi). Tabwib al-Qur’an. 150.-e Siddiqi 1307-1323\ 12 vol.d. p. 16 parts Lahore: Matba. Bombay: Imamiyyah Kutubkhanah 132011902. p. 804\ Amritsar 132311905. (1} 154. p. Hama’il sharif mutarjam ma’a hawashi. 1st ed. 704\ ma’a tafsir-e Wahidi. Nawab Wiqar Jang. p.]\ Tafsir-e Wahidi ma’a tarjamah Mudihat al-furqan.p. Khulasah tafsir-e Fath al-Qadir-e Imam Shawkani.) 144. Sarwar Shah.d.. ed. Lahore 1321/1903.142. Mawlawi. Kitab al-huda.Askari [a]). 910\ Tuhfat al-Qur'an. Athar-e Haydari (trans. 2942. Thana. (published in instalments in the journals Ta'lim alIslam and Tafsir al-Qur'an between 1906 and 1912. 146. 155. 712\ Bombay: Khilafat Press 1926. Tafsir-e Sarwari ma'a tarjamah. Mawlana.8554. Sharif Husayn Baharalwi. Allah Amritsari. p. Sikandar . Lahore 1343/1924. Siddiq Hasan Khan.d. Lahore: Ahmadi [n. Shams al-Din Sha’iq Izadi. of Tafsir al-Jalalayn). Salah al-Din. 1st ed. 524. Delhi 1268/1852. Bijnor: Madinah Press 1357/1938. Muhammad. 143. Manzum Urdu tarjamah-e Qur'an-e Majid (in 25679 verses). p. 1st ed. p. Agra 1312132311894-1905. 1st ed. -. Lahore: Din-e Muhammadi Press 1935.p. p.(l} 153.

d. Meerut 1284/1867. 163. (8168. 160.] p. Agra: Matba'-e I’jaz-e Mu'hammadi. [Anonym] Nur afza Qur’an-e Majid ma’a kamil tafsir (based on the trans.d.p. 170. Qur'an-e Majid mutarjam ma’a hashiyah. Lahore: Kamiyab Book Depot [n. 161. .Ali’s English trans. Delhi 1892. in Urdu and Persian). Lucknow 1873.] Matba.Abd Allah Yusuf . 175. Kashif al-ghum. Hyderabad Deccan. Matba’ al-Qur’an wa al-Sunnah 1903. 166. and commentary by Mawlana Ashraf ‘All Thanawi on the margins). [Lucknow?] 1840. Nurani sham’-e Qur'an-e Majid (tarjamah bila matn). Amritsar. 2432.: Matba.with Shah Rafi al-Din’s trans. Karachi 1953.. [Anonym] Hama’il Sharif mularjam wa muhashsha. llahabad: Hindustan Academy 1304/1886-1887. 165. 656. Delhi 1900. p. 1st ed. [Anonym] Qur'an Sharif mutarjam ma’a Khulasat al-tafasir. [Anonym]. Zayn al-‘Abidin. (in early Urdu. Qur’an Majid mutarjam ma’a al-Fawa'id. Sayyid. p. [Anonym] Qur'an Majid ma’a tarjamah (trans. Zhir al-Din Bilgrami. 480. 592.-e A'hmad Qadimi 1314/1896.). Nurani Charagh (tarjamah bila matn). 644.] p. 22+990.d.). Karachi [n.d. 167. 1200. [n. 174. along with . p. Delhi: Miur Press 1312/1894. 171. 732. 173. p. 846. [Anonym]. p. 172. 747. 158. p. p.-e l:Iaydari [n. Nujum alQur’an wa Tafsir-e Husayni. *Anonym+ Hama’il Sharif mutarjam. of Ma'hmud al-Hasan and Ashraf 'Ali Thanawi). Lahore: Shaykh Muhammad Ashraf 1979. [Anonym] An Interpretaion of the Holy Qur’an (includes an Urdu trans. Zirak Husayn Ridwi Amrowhi. 159. 164. [Anonym]. Lahore: Ta'limi Kutubkhanah [n. 8 vols. [Anonym] A’zam al-tafasir. 169. 914.). [Anonyml Qur'an Majid mutarjam.868. [Anonym].]. 434. a very old trans. 1305/1887.157. p.. 848. 162. Mufid al-Qur’an ma’a khwass alayat. 1st ed. p. Tafsir-e Husayni (by Husayn Wa’iz Kashifi.] p. p. p. Nur afza mutawassit Qur’an sharif ma’a hawashi (trans. [Anonym] Mawahib-e ‘Aliyyah.

Qur’an Majid. No.}. (a partial trans. 74. 2 vols. London 1978. 179. Deoband: Matba. i. Amma juz. the Directorate of Cultural Affairs of the Awqaf and Charities organization of the Islamic Republic of Iran (P. Agra 1314/1896. 66. With 'Abd Allah Yiisuf . [Anonym] Rawshan charagh. [Anonym] Qur'an Majid mutarjam ma’a manafi. [Anonym] Tarjamah wa tafsir. Lucknow: Matba.-e Paygham 1844. Lagos 1906. 1994). p. p. [Anonym]. S. xvi+575. p. Rabi ul Thani-Jamadi al-Thani.] p. Qum. Beirut [19731 p. [Anonym] Urda tarjamah (Qur'an). Agra 1316/1897. 181. xvi+575\ Beirut Dar al-. Ahmad Tijani Akanni & Hasan Yusau Dindey. Lahore: Shaykh Ghulam Husyan and Sons [n. 184. Agra: Matba' Mufid-e 'Am 1301/1892-93. 1st ed. Yoruba: 1. p.d. 410.0. Muhammadul Awwal Augusto. fax: (251)-737094. part xxx) 67. 182. 2. M. [Anonym] The Illustrious Quran (includes an Urdu trans. Tel: (251)-737094 & 737368. Islamic Republic of Iran. 452\ Exeter: James Townsend & Sons 1924. [Anonym].e Qasimi (n. [?] 1993.2. *This review was undertaken under the auspices of the Centre for the Translation of the Our'an. Cole.). Qur'an Majid.XII..176. 178. 180.d. [Anonym] Tafsir al-Baydawi (with Urdu trans).) From Al-Tawhid .Box 37185-3984. Vietnamese:* Tu Cong Thu. [Anonym] Qur’an Sharif mutarjam ma'a talsir Minhat al-Jalil (Khulasah tafsir-e lughwi). Delhi: Faruqi Press 1315/1897. 1415/OctoberDecember..Vol.  Return to Holy Qur'an Resources on the Internet Home Page .e. 183. tarjamah al-thalathah.Arabiyyah 1977.. (tarjamah bila matn). of the. fada'il wa khawas.-e Hajji Walad Muhammad Husayn [1847]. 177.Ali’s English trans). Delhi: Matba. tarjamah wa tafsir (an important Shi'i trans. 528.

la adalah anak Yassar dan Khairah. Pustaka 99 tokoh muslim dunia oleh salman Iskandar HASAN AL BASRI …mbesan itu di kamar sang imam. Dan dari sinilah kemudian ia dikenal dengan nama Hasan Al-Bashri alias AlHasan dari Bashrah. Tujuannya hanya satu. Hassan lebih suka melalukannya dengan cara berdebat secara langsung. Adapun caranya. la adalah anak Yassar dan Khairah. Hasan Al-Bashri berusia panjang. Usai menamatkan MULO. a hidup di bawah pengasuhan dan didikan salah seorang istri Rasulullah Saw. Ia adalah Imam Hasan Al-Bashri. yaitu hingga mencapai usia sekitar 80 tahun. di Bashrah tidak diselenggarakan Shalat Ashar berjamaah karena kota Itu kosong tidak berpenghuni. Ummu Salamah. Abu Musa Al-Asy’ari. pada tahun 1924 Hassan pergi keBandung. ia melihat wadah penampungan air rembesan itu di kamar sang imam. la pun takjub akan kesabarannya. ia menyatakan keimanan keislamannya di hadapan sang imam. tersebar berita tentang kematiannya sehingga Bashrah bergetar karenanya. Ibunya adalah mantan maula ( hamba sahaya) dari Ummul Mukminin Ummu Salamah. Ia pindah bersama ayahnya ke Bashrah. Imam Mujtailidin ( Imam Para Tabi’in ) Kisah seorang ulama besar dari kalangan tabi’in yang hidup bertetangga dengan seorang Yahudi selama puluhan tahun ? dan kebetulan kamar mandi tetangganya itu ada di atas kamar tidur sang imam. Kejadian ini baru pertama kalinya sejak Kaum Muslim Bashrah mambangun Masjid Jami’ yaitu hari kepulangan Hasan Al -Bashri. dikafani. Hasan Al-Bishri lahir di Madinah pada 30 H (642 M). Kerena tertarik pada ilmu menenun. la pun pernah berguru kepada pare sahabat Nabi antara lain Utsman bin Affan. Abdullah bin Abbas. Ketika di MULO inilah Natsir mengenal Jong Islamieten Bond cabang Padang yang waktu itu diketuai oleh Sanusi Pane (belakangan dikenal sebagai seorang sastrawan). Seluruh Kaum Muslim yang tinggal di Bashrah mengiringi Jenazahnya hingga ke pemakamannya. Kemudian ia dimandikan. Setiap hari. seorang pendiri Persis. 10 Oktober 728 (Rajab 110 H). Saat mengetahui sang imam telah puluhan tahun menampung ai r rembesan itu. Nama ‘Al -Hasan” sendiri adalah pemberian … AHMAD HASSAN k dari kalangan Wahhabi ini. Nama ‘Al -Hasan” sendiri adalah pemberian dari Ummu Salamah yang berharap Barakah dan kebaikan dari Allah Swt. ia menyatakan keimanan keislamannya di hadapan sang imam. Anas bin Malik. atau menulis dalam bentuk artikel atau buku. dan penyeru kepada Allah. Usai sekolah tenun.HASAN AL BASRI . Hari itu. ia menampung air rembesan dari kamar mandi itu. Saat itu juga. Hassan sempat dipercaya mengelola pabrik tenun selama setahun… MOHAMMAD NATSIR …lektual.. Saat itu juga. Sampai suatu ketika sang imam sakit keras. Ketika Al Hasan berusia 14 tahun dan memasuki usia remaja. dan dishalati setelah shalat Jumat di Masjid Jami’ yang sepanjang hidupnya dia habiskan waktunya di sana sebagai seorang pandidik. dan Abdullah bin Umar. la pun takjub akan kesabarannya. dan menetap di sana bersama keluarganya. Sejak kecil. Irak. Pada pagi harinya. Ali bin Abi Thallib. memperdalam ilmu pertenunan selama 9 bulan. Ibunya adalah mantan maula ( hamba sahaya) dari Ummul Mukminin Ummu Salamah. Hasan Al-Bishri lahir di Madinah pada 30 H (642 M). Alangkah kagetnya Si tetangga saat masuk ke kamar tuan rumah. Ia tinggal bersama keluarga Muhammad Yunus. tetangganya itu berkenan untuk datang menjenguknya. la wafat pada malam Jumat. Ia adalah Imam Hasan Al-Bashri. pada tahun 1927 Natsir . Jabir bin Abdullah. Saat mengetahui sang imam telah puluhan tahun menampung air rembesan itu.

H. Wahid tetap menjadi menteri agama. inilah bangunan sekolah sastra yang didirikan pada tahun 1270 Masehi oleh Amir Hasanad-Din. Qubbah an-Nahawiyah.pergi keBandung dan melanjutkan pendidikan formalnya di AMS (Algemene Middlebare School). Lokasinya berdekatan dengan Kubah Nabi. Meskipun banyak lelaki yang datang meminangnya. Gerbang Emas (Golden Gate). M. Sangking sibuknya mengurus akhirat. Bandung. seperti Gubernur Basra dan Imam Hasan Al-Basri. pada kakeknya. Ali bin Abi Thalib lahir di Kota Makkah Al -Mukarramah pada 32 tahun setelah kelahiran Rasul. berarti delapan tahun sebelum kenabian Muhammad Saw. ia lalai dengan urusan duniawi. Secara historis. Keduanya tidak mengalami perubahan apa pun dengan berbedanya waktu dan tempat. Justru. sampai meninggal pada 19 April 1953. Dua komponen pertama. Allah memberikan petunjuk melalui Para rasul-Nya. bangunan ini telah direstorasi pada tahun 1200 Masehi. Rabi’ah tetap tak tertarik untuk menikah. yang sempat tumbuh mengesankan. Nasab Ali bertemu dengan nasab Nabi Muhammad Saw. Perwataatmadja. bersifat konstan. Baik pergaulan fisik dengan multi etnis maupun secara intelektual denga… ALI BIN ABI THALIB …ruf alif (yang bisa melahirkan vokal a. Cinta Rabi’ah tak bisa disebut sebagai cinta yang mengharap balasan. i… Mengenal Lebih Dekat Situs Al Aqsha …? Alhasil menurut sejarawan. baik akidah. Lewat sebuah doa yang mirip syair. akhlak. Beberapa uji coba pada skala yang relatif terbatas telah diwujudkan. yang ia tempuh adalah perjalanan mencapai ketulusan. Wahid masuk sebagai salah seorang anggotanya. yakni salah satu ilmu gramatikal dalam bahasa Arab. M. in… PERKEMBANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA …ajian tersebut adalah Karnaen A. Di Jakarta juga dibentuk lembaga serupa dalam bentuk . AM. ABDUL WAHID HASYIM …pegang. Bandung. Untuk mencapai tujuan suci ini. Arnim Azis. dan lain lain.i. Ia memiliki nama lengkap Abul Hasan Ali bin Abi Thalib bin Abdul Muththalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushai bin Kilab al-Quraisyi. BERJUANG UNTUK SYARIAT Ketika pada 7 Desember 1944 Badan Penyelidik Usahausaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk. akidah dan akhlak. Saefuddin. dan u). Setelah Kabinet Hatta (1949-1950) berakhir. dalam sebuah kecelakaan mobil di daerah Cimahi. Di sinilah Natsir mulai berkenalan dengan pergaulan yang lebih meluas. Adapun syariah senantiasa berubah sesuai dengan kebutu… K. Dawam Rahardjo. termasuk membangun rumah tangga. maupun syariah. Ia adalah anggota termuda. Abdul Muththalib. la adalah saudara sepupu Rasululla… ISLAM SEBAGAI AGAMA YANG LENGKAP DAN UNIVERSAL … khalifah agar dipergunakan sebaik-baiknya bagi kesejahteraan bersama. di era Kabinet Natsir (1950-1951) dan Sukiman (1953). Di antaranya adalah Baitut Tamwil – Salman. situs ini tak terkait langsung dengan sejarah Dome of the Rock. Badan bar… RABI’AH AL-ADAWIYAH … Berdoa dan berzikir adalah hiasan hidupnya. Petunjuk tersebut meliputi segala sesuatu yang dibutuhkan manusia. Kata an Nahawiyyah berakar dar kata Nahwu.

yakni Koperasi Ridho Gusti. Di zamannya. Praktis Dato Seri Anwar Ibrahim telah menerima undangan khas ke Istanbul dari Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menjadi tetamu khas kepada Perdana Menteri Turki. ketika di HBS inilah Salim benar-benar masuk dengan sistem kehidupan ala Barat. ketika selama di HBS itu. HBS juga ada diBandung dan Surabaya. Terbaru adalah unjuran yang dibuat Malaysian Institute of Economics Research (MIER) yang menurunkan unjuran pertumbuhan ekonomi bagi tahun 2011 kepada 4. Ini akan memberi kesan kepada jumlah pendapatan negara bagi tahun 2012 akibat kutipan cukai dan hasil lain yang berkurangan berikutan pertumbuhan ekonomi 2012 yang lebih perlahan. Pejabat Dato Seri Anwar Ibrahim 14 Oct Belanjawan 2012 Sahkan GST Akan Dilaksanakan Jika BN Menang PRU 13 Angka-angka unjuran ekonomi yang terkini semakin menunjukkan bahawa ramalan pertumbuhan ekonomi yang digunakan Perdana Menteri di dalam Belanjawan 2012 adalah tidak realistik. Hal ini diperkuat dengan. Barisan Nasional perlu meminjam sekurang-kurangnya RM46 bilion untuk membiayai defisit . Koks yang orang Belanda. Beliau yang ditemani oleh Dato Seri Wan Azizah akan berada disana selama 4 hari bermula dari 13 Oktober 2011 sehingga 16 Oktober 2011. Akan tetapi.sebuah badan pemikir islam peringkat antarabangsa. ia kos di rumah Th. Berdasarkan realiti ekonomi global. Tapi.koperasi. Selain itu Dato Seri Anwar Ibrahim juga akan menyertai mesyuarat International Institute of Islamic Thought atau lebih dikenali dengan singkatan IIIT. Salim ternyata menjadi siswa HBS terpandai di Hindia Belanda. Untuk kesekian kalinya Salim menunjukkan kecemerlangannya. prakarsa lebih khusus untuk mendirikan bank Islam di Indonesia baru dilakukan … HAJI AGUS SALIM …k-anak dari kalangan pejabat dan bangsawan yang bisa masuk. sasaran pertumbuhan 5% – 6% yang digunapakai adalah sukar untuk dicapai. rupanya.6%. Selain Batavia.

Pada masa yang sama. Biro Politik KEADILAN telah memutuskan semalam untuk bersama-sama dengan Pakatan Rakyat membawa isu GST kepada rakyat sebagai isu utama PRU13 bertujuan memastikan rakyat memahami bahawa “undi kepada BN bermakna undi melaksanakan GST”. Belanjawan 2012 yang berjumlah RM232 bilion pada ketika pendapatan negara tidak mampu menampungnya dan keupayaan berhutang kerajaan dihadkan mengesahkan niat Perdana Menteri untuk serta-merta melaksanakan Cukai Barangan dan Perkhidmatan (GST) sekiranya Barisan Nasional kekal berkuasa selepas PRU13. keupayaan kerajaan mengeluarkan terbitan bon dan instrumen hutang baru dalam tahun 2012 adalah terbatas akibat had keberhutangan negara (debt ceiling) yang dihadkan kepada 55% daripada KDNK di bawah Akta Pinjaman (Tempatan) 1959 dan Akta Pendanaan Kerajaan 1983. Saya juga yakin Perdana Menteri telah dinasihatkan bahawa ramalan pertumbuhan 5% – 6% yang digunapakai di dalam Belanjawan 2012 adalah tidak realistik. Ini adalah satu pertaruhan yang diambil oleh Perdana Menteri. . Hutang negara sudah pun mencecah 53% dari KDNK berdasarkan angka rasmi Bank Negara Malaysia setakat Jun 2011. maka sebarang hutang baru sudah tentu bertentangan dengan undang-undang negara. Ini membawa kepada satu rumusan semata-mata. Oleh yang demikian.Belanjawan 2012. Saya berpendapat Perdana Menteri dan pentadbiran Barisan Nasional cukup arif dengan segala angka ekonomi dan had keberhutangan kerajaan di bawah kedua-dua akta tersebut. itu pun jika ekonomi tumbuh pada kadar 5% – 6% bagi tahun 2012. dengan niat mengabui mata rakyat dan menawarkan gula-gula bermula dengan bayaran dalam Januari 2012 kelak tetapi akan dicukai kembali melalui GST selepas PRU13 kelak.

MOHD PENGARAH 13 OKTOBER 2011 RAFIZI RAMLI STRATEGI Pelantikan Sdr Ahmad Thamrin Mohd Jaini Sebagai Pengerusi Majlis Pimpinan Negeri Sabah KENYATAAN 13 OKTOBER 2011 Sukacita ingin dimaklumkan bahawa sdr Ahmad Thamrin bin Mohd Jaini telah dilantik MEDIA sebagai Pengerusi Majlis Pimpinan Negeri Sabah berkuatkuasa 12 Oktober 2011. Saya ingin merakamkan ucapan setinggi-tinggi penghargaan dan terima kasih kepada semua Ketuaketua Cabang KEADILAN Negeri Sabah serta kalangan anggota-anggota Parti KEADILAN Rakyat Sabah di atas sokongan dan kerjasama yang telah diberikan kepada Majlis Presiden Sabah yang saya pengerusikan dan saya yakin bahawa kerjasama dan sokongan yang lebih baik akan dapat diberikan kepada sdr Ahmad Thamrin. pimpinan KEADILAN Sabah bersetuju bahawa beliau merupakan calon yang terbaik untuk menerajui Parti KEADILAN Rakyat Sabah dalam terus mengembang dan menggembeling sokongan rakyat Sabah terhadap KEADILAN. yang merupakan suatu keputusan penting bagi KEADILAN Sabah telah dibuat selepas proses rundingan dengan pimpinan-pimpinan KEADILAN SABAH diadakan dimana secara keseluruhannya. Sehubungan dengan itu. yang saya yakin di bawah pimpinan sdr Ahmad Thamrin nanti akan terus berjaya mendapat sokongan dan kepercayaan dari . Seterusnya. serta dalam persediaan menghadapi Pilihanraya Umum Ke-13 nanti. saya ingin mengumumkan bahawa Majlis Presiden Sabah yang telah ditubuhkan untuk memimpin dan mentadbir KEADILAN Sabah sejak 27 Januari 2011 lalu. dengan ini dibubarkan. saya telah juga meminta sdr Ahmad Thamrin untuk segera memulakan rundingan di kalangan pimpinan KEADILAN Sabah bagi menyusun saf pimpinan negeri. Perlantikan sdr Ahmad Thamrin.

tetapi dikorbankan oleh keborosan dan ketamakan UMNO dan Barisan Nasional selama ini. DATO’ PRESIDEN PARTI KEADILAN RAKYAT SERI DR WAN AZIZAH WAN ISMAIL . Sekian terima kasih.rakyat Sabah dalam memperjuangkan hak dan keadilan yang sewajarnya menjadi milik rakyat Sabah sendiri.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->