Anda di halaman 1dari 8

4/23/13

diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN

Kualitas dari kehidupan seseorang itu tergantung pada komitmenny a utk berhasil bidang apapun yg dia tempuh.

Selasa, 01 Januari 2013

Categories

Pages

diyan.pleiades. Diberdayakan oleh Blogger.

search ^_^

Archiv e

4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN <a href=diyAn's Zone ))^_^(( Kualitas dari kehidupan seseorang itu tergantung pada komitmenny a utk berhasil bidang apapun yg dia tempuh. Selasa, 01 Januari 2013 LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN LCD Text Generator at TextSpace.net Categories aQuaculture (4) biokimia (1) biologi laut (2) dinamika populasi (1) dsr2 mikrobiologi (2) fisiologi hewan air (3) kewirausahaan (1) korean zone (14) Limnologi (5) MATAKULIAH JURUSAN BDP (10) metodologi penelitian (1) my heart (7) my hearth (3) Oseanografi (1) resep masakan (3) Pages Beranda my life forum komunikasi game my Photo musik diyan.pleiades. Diberdayakan oleh Blogger . search ^_^ Archiv e 2013 (13) April (1) Maret (1) Januari (11) LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR 1 LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR 2 LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR LAPORAN MKA DANAU SINGKARAK LAPORAN FISIOLOGI REPRODUKSI ORGANISME AKUATIK TRANSLET JURNAL MKA PENGAPURAN PADA KOLAM BUDIDAYA... PARAMETER KIMIA KUALITAS AIR TRANSLET JURNAL PARASIT Studi Radiographical Terha... LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN LAPORAN NUTRISI PAKAN ENDOPARASIT NEMATODA PADA IKAN 2012 (35) 2011 (16) my Popular Posts MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN AIR MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) OLEH : DIAN FITRIA M ... definisi skripsi,thesis dan disertasi I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penyakit pada ikan merupakan salah satu masalah yang sering dijumpai dalam usaha budidaya ikan. Di Indonesia telah diketahui ada beberapa jenis ikan air tawar, dan diantaranya sering menimbulkan wabah penyakit serta menyebabkan kegagalan dalam usaha budidaya ikan (Irawan, 2004). Serangan penyakit dan gangguan hama dapat menyebabkan pertumbuhanikan menjadi lambat (kekerdilan), padat tebar sangat rendah, konveri pakan menjadi tinggi, periode pemeliharaan lebih lama, yang berarti meningkatnya biaya produksi. Dan pada tahap tertentu, serangan penyakit dan gangguan hama tidak hanya menyebabkan menurunnya hasil panen (produksi), tetapi pada tahap yanglebih jauh dapat menyebabkan kegagalan panen (Kordi, 2004). Secara umum penyakit dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu penyakit infeksi dan non infeksi. Penyakit infeksi disebabkan oleh organisme hidup seperti parasit, jamur, bakteri, dan virus dan penyakit non infeksi disebabkan oleh faktor non hidup seperti pakan, lingkungan, keturunan dan penanganan (Afrianto dan Liviawaty, 2003). Parasit didefenisikan sebagai organisme yang hidupnya menumpang pada permukaan atau dalam tubuh organisme lain yang disebut inang (host), mempunyai sifat merugikan inangnya. Jadi dalam hidupnya golongan parasit membutuhkan inang sebagai habitat atau tempat hidupnya (Levine dalam Maryanto, 1996). Kemajuan teknologi budidaya perikanan pada satu sisi dapat meningkatkan produksi sektor perikanan. Namun disisi lain dengan padat tebar yang tinggi serta pemberian pakan yang berlebihan, menyebabkan pergeseran keseimbangan antara lingkungan, ikan yang dipelihara dan patogen penyebab penyakit. Pergeseran keseimbangan ini menyebabkan stres pada ikan, sehingga mekanisme pertahanan diri yang dimiliki menjadi lemah dan akhirnya terserang penyakit. Menurut Plumb (1994), lingkunngan perairan mengandung banyak sekali spesies bakteri, kebanyakan dari bakteri ini bermanfaat untuk keseimbangan alam dan tidak berakibat buruk bagi ikan. Namun demikian, sekitar 60 hingga 70 spesies bakteri mampu menimbulkan penyakit pada hewan air dan jarang sekali ikan yang terinfeksi bakteri ini juga menyebabkan infeksi pada manusia. Lingkungan perairan, khususnya perairan budidaya dan eutrophik, menyediakan habitat alami bagi pertumbuhan dan proliferasi bakteri karena tersedianya nutrien-memproduksi bahan organik yang meningkatkan pertumbuhan bakteri. Beberapa bakteri akan tumbuh dan berkembang pesat jika terdapat bahan organik sebagai sumber nutrien, sementara yang lainnya lebih bersifat memilih makanannya dan mampu bertahan hidup dilingkungan dengan cara menempel di inangnya. Selain itu juga, salinitas air, atau media kultur, berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan beberapa bakteri. Sebagian besar penyakit bakteri pada ikan ditimbulkan secara langsung dari stressor lingkungan seperti kualitas air, handling, atau parasit nonlethal. Kebanyakan infeksi bakteri adalah bersifat “secondary” bahkan pathogen obligat pun demikian pula. Ikan pembawa bakteri (carrier) obligat (ex. A. s almonicida) tidak menimbulkan efek negatif dengan hadirnya bakteri tersebut sampai respon stress ikan mencapai titik puncak imunitas d an resitensinya, meyebabkan infeksi fase dorman menjadi aktif, melemahkan, dan timbul infeksi klinis. Saat organisme bakteri fakultatif menimbulkan penyakit, seringnya diklasifikasikan sebagai “secondary” dan tidak dianggap sebagai penyebab serius penyakit, namun hal ini tidak sepenuhnya benar. Infeksi sekunder sering menyesatkan karena sebenarnya banyak bakteri fakultatif adalah penyebab utama kematian ikan dan harus ditangani segera dengan benar. 1. 2. Tujuan dan manfaat 1. Tujuan dan manfaat dari praktikum Identifikasi Ektoparasit Dan Endoparasit adalah mendiagnosa jenis-jenisbendoparasit dan ektoparasit yang it's Me ^_^ diyan fi3ya Manurung Terkadang rangkaian kata- kata tidak cukup mampu menjelaskan apa yg hati kita sedang rasakan. Lihat profil lengkapku my Tim e ^_^ my Date ^_^ April 2013 S MT WT F S - 2 3 4 5 6 7 8 9 10111213 1 14151617181920 21222324252627 282930- - - - Free Blog Content my facebook Diyan Fitriya Pleiades Buat Lencana Anda my friends ^_^ diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 1/8 " id="pdf-obj-0-144" src="pdf-obj-0-144.jpg">

2011 (16)

my Popular Posts

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN AIR MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) OLEH : DIAN FITRIA M ...

I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Penyakit pada ikan merupakan salah satu masalah yang sering dijumpai dalam usaha budidaya ikan. Di Indonesia telah diketahui ada beberapa jenis ikan air tawar, dan diantaranya sering menimbulkan wabah penyakit serta menyebabkan kegagalan dalam usaha budidaya ikan (Irawan, 2004). Serangan penyakit dan gangguan hama dapat menyebabkan pertumbuhanikan menjadi lambat (kekerdilan), padat tebar sangat rendah, konveri pakan menjadi tinggi, periode pemeliharaan lebih lama, yang berarti meningkatnya biaya produksi. Dan pada tahap tertentu, serangan penyakit dan gangguan hama tidak hanya menyebabkan menurunnya hasil panen (produksi), tetapi pada tahap yanglebih jauh dapat menyebabkan kegagalan panen (Kordi, 2004). Secara umum penyakit dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu penyakit infeksi dan non infeksi. Penyakit infeksi disebabkan oleh organisme hidup seperti parasit, jamur, bakteri, dan virus dan penyakit non infeksi disebabkan oleh faktor non hidup seperti pakan, lingkungan, keturunan dan penanganan (Afrianto dan Liviawaty, 2003). Parasit didefenisikan sebagai organisme yang hidupnya menumpang pada permukaan atau dalam tubuh organisme lain yang disebut inang (host), mempunyai sifat merugikan inangnya. Jadi dalam hidupnya golongan parasit membutuhkan inang sebagai habitat atau tempat hidupnya (Levine dalam Maryanto, 1996). Kemajuan teknologi budidaya perikanan pada satu sisi dapat meningkatkan produksi sektor perikanan. Namun disisi lain dengan padat tebar yang tinggi serta pemberian pakan yang

berlebihan, menyebabkan pergeseran keseimbangan antara lingkungan, ikan yang dipelihara dan

patogen penyebab penyakit. Pergeseran keseimbangan ini menyebabkan stres pada ikan, sehingga mekanisme pertahanan diri yang dimiliki menjadi lemah dan akhirnya terserang penyakit. Menurut Plumb (1994), lingkunngan perairan mengandung banyak sekali spesies bakteri, kebanyakan dari bakteri ini bermanfaat untuk keseimbangan alam dan tidak berakibat buruk bagi ikan. Namun demikian, sekitar 60 hingga 70 spesies bakteri mampu menimbulkan penyakit pada hewan air dan jarang sekali ikan yang terinfeksi bakteri ini juga menyebabkan infeksi pada manusia. Lingkungan perairan, khususnya perairan budidaya dan eutrophik, menyediakan habitat alami bagi pertumbuhan dan proliferasi bakteri karena tersedianya nutrien-memproduksi bahan organik yang meningkatkan pertumbuhan bakteri. Beberapa bakteri akan tumbuh dan berkembang pesat jika terdapat bahan organik sebagai sumber nutrien, sementara yang lainnya lebih bersifat memilih makanannya dan mampu bertahan hidup dilingkungan dengan cara menempel di inangnya. Selain itu juga, salinitas air, atau media kultur, berpengaruh terhadap pertumbuhan dan

kelulushidupan beberapa bakteri.

Sebagian besar penyakit bakteri pada ikan ditimbulkan secara langsung dari stressor lingkungan seperti kualitas air, handling, atau parasit nonlethal. Kebanyakan infeksi bakteri adalah bersifat “secondary” bahkan pathogen obligat pun demikian pula. Ikan pembawa bakteri (carrier) obligat (ex. A.salmonicida) tidak menimbulkan efek negatif dengan hadirnya bakteri tersebut sampai respon stress ikan mencapai titik puncak imunitas dan resitensinya, meyebabkan infeksi

4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN <a href=diyAn's Zone ))^_^(( Kualitas dari kehidupan seseorang itu tergantung pada komitmenny a utk berhasil bidang apapun yg dia tempuh. Selasa, 01 Januari 2013 LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN LCD Text Generator at TextSpace.net Categories aQuaculture (4) biokimia (1) biologi laut (2) dinamika populasi (1) dsr2 mikrobiologi (2) fisiologi hewan air (3) kewirausahaan (1) korean zone (14) Limnologi (5) MATAKULIAH JURUSAN BDP (10) metodologi penelitian (1) my heart (7) my hearth (3) Oseanografi (1) resep masakan (3) Pages Beranda my life forum komunikasi game my Photo musik diyan.pleiades. Diberdayakan oleh Blogger . search ^_^ Archiv e 2013 (13) April (1) Maret (1) Januari (11) LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR 1 LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR 2 LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR LAPORAN MKA DANAU SINGKARAK LAPORAN FISIOLOGI REPRODUKSI ORGANISME AKUATIK TRANSLET JURNAL MKA PENGAPURAN PADA KOLAM BUDIDAYA... PARAMETER KIMIA KUALITAS AIR TRANSLET JURNAL PARASIT Studi Radiographical Terha... LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN LAPORAN NUTRISI PAKAN ENDOPARASIT NEMATODA PADA IKAN 2012 (35) 2011 (16) my Popular Posts MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN AIR MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) OLEH : DIAN FITRIA M ... definisi skripsi,thesis dan disertasi I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penyakit pada ikan merupakan salah satu masalah yang sering dijumpai dalam usaha budidaya ikan. Di Indonesia telah diketahui ada beberapa jenis ikan air tawar, dan diantaranya sering menimbulkan wabah penyakit serta menyebabkan kegagalan dalam usaha budidaya ikan (Irawan, 2004). Serangan penyakit dan gangguan hama dapat menyebabkan pertumbuhanikan menjadi lambat (kekerdilan), padat tebar sangat rendah, konveri pakan menjadi tinggi, periode pemeliharaan lebih lama, yang berarti meningkatnya biaya produksi. Dan pada tahap tertentu, serangan penyakit dan gangguan hama tidak hanya menyebabkan menurunnya hasil panen (produksi), tetapi pada tahap yanglebih jauh dapat menyebabkan kegagalan panen (Kordi, 2004). Secara umum penyakit dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu penyakit infeksi dan non infeksi. Penyakit infeksi disebabkan oleh organisme hidup seperti parasit, jamur, bakteri, dan virus dan penyakit non infeksi disebabkan oleh faktor non hidup seperti pakan, lingkungan, keturunan dan penanganan (Afrianto dan Liviawaty, 2003). Parasit didefenisikan sebagai organisme yang hidupnya menumpang pada permukaan atau dalam tubuh organisme lain yang disebut inang (host), mempunyai sifat merugikan inangnya. Jadi dalam hidupnya golongan parasit membutuhkan inang sebagai habitat atau tempat hidupnya (Levine dalam Maryanto, 1996). Kemajuan teknologi budidaya perikanan pada satu sisi dapat meningkatkan produksi sektor perikanan. Namun disisi lain dengan padat tebar yang tinggi serta pemberian pakan yang berlebihan, menyebabkan pergeseran keseimbangan antara lingkungan, ikan yang dipelihara dan patogen penyebab penyakit. Pergeseran keseimbangan ini menyebabkan stres pada ikan, sehingga mekanisme pertahanan diri yang dimiliki menjadi lemah dan akhirnya terserang penyakit. Menurut Plumb (1994), lingkunngan perairan mengandung banyak sekali spesies bakteri, kebanyakan dari bakteri ini bermanfaat untuk keseimbangan alam dan tidak berakibat buruk bagi ikan. Namun demikian, sekitar 60 hingga 70 spesies bakteri mampu menimbulkan penyakit pada hewan air dan jarang sekali ikan yang terinfeksi bakteri ini juga menyebabkan infeksi pada manusia. Lingkungan perairan, khususnya perairan budidaya dan eutrophik, menyediakan habitat alami bagi pertumbuhan dan proliferasi bakteri karena tersedianya nutrien-memproduksi bahan organik yang meningkatkan pertumbuhan bakteri. Beberapa bakteri akan tumbuh dan berkembang pesat jika terdapat bahan organik sebagai sumber nutrien, sementara yang lainnya lebih bersifat memilih makanannya dan mampu bertahan hidup dilingkungan dengan cara menempel di inangnya. Selain itu juga, salinitas air, atau media kultur, berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan beberapa bakteri. Sebagian besar penyakit bakteri pada ikan ditimbulkan secara langsung dari stressor lingkungan seperti kualitas air, handling, atau parasit nonlethal. Kebanyakan infeksi bakteri adalah bersifat “secondary” bahkan pathogen obligat pun demikian pula. Ikan pembawa bakteri (carrier) obligat (ex. A. s almonicida) tidak menimbulkan efek negatif dengan hadirnya bakteri tersebut sampai respon stress ikan mencapai titik puncak imunitas d an resitensinya, meyebabkan infeksi fase dorman menjadi aktif, melemahkan, dan timbul infeksi klinis. Saat organisme bakteri fakultatif menimbulkan penyakit, seringnya diklasifikasikan sebagai “secondary” dan tidak dianggap sebagai penyebab serius penyakit, namun hal ini tidak sepenuhnya benar. Infeksi sekunder sering menyesatkan karena sebenarnya banyak bakteri fakultatif adalah penyebab utama kematian ikan dan harus ditangani segera dengan benar. 1. 2. Tujuan dan manfaat 1. Tujuan dan manfaat dari praktikum Identifikasi Ektoparasit Dan Endoparasit adalah mendiagnosa jenis-jenisbendoparasit dan ektoparasit yang it's Me ^_^ diyan fi3ya Manurung Terkadang rangkaian kata- kata tidak cukup mampu menjelaskan apa yg hati kita sedang rasakan. Lihat profil lengkapku my Tim e ^_^ my Date ^_^ April 2013 S MT WT F S - 2 3 4 5 6 7 8 9 10111213 1 14151617181920 21222324252627 282930- - - - Free Blog Content my facebook Diyan Fitriya Pleiades Buat Lencana Anda my friends ^_^ diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 1/8 " id="pdf-obj-0-178" src="pdf-obj-0-178.jpg">
4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN <a href=diyAn's Zone ))^_^(( Kualitas dari kehidupan seseorang itu tergantung pada komitmenny a utk berhasil bidang apapun yg dia tempuh. Selasa, 01 Januari 2013 LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN LCD Text Generator at TextSpace.net Categories aQuaculture (4) biokimia (1) biologi laut (2) dinamika populasi (1) dsr2 mikrobiologi (2) fisiologi hewan air (3) kewirausahaan (1) korean zone (14) Limnologi (5) MATAKULIAH JURUSAN BDP (10) metodologi penelitian (1) my heart (7) my hearth (3) Oseanografi (1) resep masakan (3) Pages Beranda my life forum komunikasi game my Photo musik diyan.pleiades. Diberdayakan oleh Blogger . search ^_^ Archiv e 2013 (13) April (1) Maret (1) Januari (11) LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR 1 LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR 2 LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR LAPORAN MKA DANAU SINGKARAK LAPORAN FISIOLOGI REPRODUKSI ORGANISME AKUATIK TRANSLET JURNAL MKA PENGAPURAN PADA KOLAM BUDIDAYA... PARAMETER KIMIA KUALITAS AIR TRANSLET JURNAL PARASIT Studi Radiographical Terha... LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN LAPORAN NUTRISI PAKAN ENDOPARASIT NEMATODA PADA IKAN 2012 (35) 2011 (16) my Popular Posts MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN AIR MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) OLEH : DIAN FITRIA M ... definisi skripsi,thesis dan disertasi I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penyakit pada ikan merupakan salah satu masalah yang sering dijumpai dalam usaha budidaya ikan. Di Indonesia telah diketahui ada beberapa jenis ikan air tawar, dan diantaranya sering menimbulkan wabah penyakit serta menyebabkan kegagalan dalam usaha budidaya ikan (Irawan, 2004). Serangan penyakit dan gangguan hama dapat menyebabkan pertumbuhanikan menjadi lambat (kekerdilan), padat tebar sangat rendah, konveri pakan menjadi tinggi, periode pemeliharaan lebih lama, yang berarti meningkatnya biaya produksi. Dan pada tahap tertentu, serangan penyakit dan gangguan hama tidak hanya menyebabkan menurunnya hasil panen (produksi), tetapi pada tahap yanglebih jauh dapat menyebabkan kegagalan panen (Kordi, 2004). Secara umum penyakit dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu penyakit infeksi dan non infeksi. Penyakit infeksi disebabkan oleh organisme hidup seperti parasit, jamur, bakteri, dan virus dan penyakit non infeksi disebabkan oleh faktor non hidup seperti pakan, lingkungan, keturunan dan penanganan (Afrianto dan Liviawaty, 2003). Parasit didefenisikan sebagai organisme yang hidupnya menumpang pada permukaan atau dalam tubuh organisme lain yang disebut inang (host), mempunyai sifat merugikan inangnya. Jadi dalam hidupnya golongan parasit membutuhkan inang sebagai habitat atau tempat hidupnya (Levine dalam Maryanto, 1996). Kemajuan teknologi budidaya perikanan pada satu sisi dapat meningkatkan produksi sektor perikanan. Namun disisi lain dengan padat tebar yang tinggi serta pemberian pakan yang berlebihan, menyebabkan pergeseran keseimbangan antara lingkungan, ikan yang dipelihara dan patogen penyebab penyakit. Pergeseran keseimbangan ini menyebabkan stres pada ikan, sehingga mekanisme pertahanan diri yang dimiliki menjadi lemah dan akhirnya terserang penyakit. Menurut Plumb (1994), lingkunngan perairan mengandung banyak sekali spesies bakteri, kebanyakan dari bakteri ini bermanfaat untuk keseimbangan alam dan tidak berakibat buruk bagi ikan. Namun demikian, sekitar 60 hingga 70 spesies bakteri mampu menimbulkan penyakit pada hewan air dan jarang sekali ikan yang terinfeksi bakteri ini juga menyebabkan infeksi pada manusia. Lingkungan perairan, khususnya perairan budidaya dan eutrophik, menyediakan habitat alami bagi pertumbuhan dan proliferasi bakteri karena tersedianya nutrien-memproduksi bahan organik yang meningkatkan pertumbuhan bakteri. Beberapa bakteri akan tumbuh dan berkembang pesat jika terdapat bahan organik sebagai sumber nutrien, sementara yang lainnya lebih bersifat memilih makanannya dan mampu bertahan hidup dilingkungan dengan cara menempel di inangnya. Selain itu juga, salinitas air, atau media kultur, berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan beberapa bakteri. Sebagian besar penyakit bakteri pada ikan ditimbulkan secara langsung dari stressor lingkungan seperti kualitas air, handling, atau parasit nonlethal. Kebanyakan infeksi bakteri adalah bersifat “secondary” bahkan pathogen obligat pun demikian pula. Ikan pembawa bakteri (carrier) obligat (ex. A. s almonicida) tidak menimbulkan efek negatif dengan hadirnya bakteri tersebut sampai respon stress ikan mencapai titik puncak imunitas d an resitensinya, meyebabkan infeksi fase dorman menjadi aktif, melemahkan, dan timbul infeksi klinis. Saat organisme bakteri fakultatif menimbulkan penyakit, seringnya diklasifikasikan sebagai “secondary” dan tidak dianggap sebagai penyebab serius penyakit, namun hal ini tidak sepenuhnya benar. Infeksi sekunder sering menyesatkan karena sebenarnya banyak bakteri fakultatif adalah penyebab utama kematian ikan dan harus ditangani segera dengan benar. 1. 2. Tujuan dan manfaat 1. Tujuan dan manfaat dari praktikum Identifikasi Ektoparasit Dan Endoparasit adalah mendiagnosa jenis-jenisbendoparasit dan ektoparasit yang it's Me ^_^ diyan fi3ya Manurung Terkadang rangkaian kata- kata tidak cukup mampu menjelaskan apa yg hati kita sedang rasakan. Lihat profil lengkapku my Tim e ^_^ my Date ^_^ April 2013 S MT WT F S - 2 3 4 5 6 7 8 9 10111213 1 14151617181920 21222324252627 282930- - - - Free Blog Content my facebook Diyan Fitriya Pleiades Buat Lencana Anda my friends ^_^ diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 1/8 " id="pdf-obj-0-180" src="pdf-obj-0-180.jpg">
4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN <a href=diyAn's Zone ))^_^(( Kualitas dari kehidupan seseorang itu tergantung pada komitmenny a utk berhasil bidang apapun yg dia tempuh. Selasa, 01 Januari 2013 LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN LCD Text Generator at TextSpace.net Categories aQuaculture (4) biokimia (1) biologi laut (2) dinamika populasi (1) dsr2 mikrobiologi (2) fisiologi hewan air (3) kewirausahaan (1) korean zone (14) Limnologi (5) MATAKULIAH JURUSAN BDP (10) metodologi penelitian (1) my heart (7) my hearth (3) Oseanografi (1) resep masakan (3) Pages Beranda my life forum komunikasi game my Photo musik diyan.pleiades. Diberdayakan oleh Blogger . search ^_^ Archiv e 2013 (13) April (1) Maret (1) Januari (11) LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR 1 LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR 2 LAPORAN REKAYASA AKUAKULTUR LAPORAN MKA DANAU SINGKARAK LAPORAN FISIOLOGI REPRODUKSI ORGANISME AKUATIK TRANSLET JURNAL MKA PENGAPURAN PADA KOLAM BUDIDAYA... PARAMETER KIMIA KUALITAS AIR TRANSLET JURNAL PARASIT Studi Radiographical Terha... LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN LAPORAN NUTRISI PAKAN ENDOPARASIT NEMATODA PADA IKAN 2012 (35) 2011 (16) my Popular Posts MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN AIR MENGHITUNG SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) DAN PUTIH (LEUKOSIT) OLEH : DIAN FITRIA M ... definisi skripsi,thesis dan disertasi I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penyakit pada ikan merupakan salah satu masalah yang sering dijumpai dalam usaha budidaya ikan. Di Indonesia telah diketahui ada beberapa jenis ikan air tawar, dan diantaranya sering menimbulkan wabah penyakit serta menyebabkan kegagalan dalam usaha budidaya ikan (Irawan, 2004). Serangan penyakit dan gangguan hama dapat menyebabkan pertumbuhanikan menjadi lambat (kekerdilan), padat tebar sangat rendah, konveri pakan menjadi tinggi, periode pemeliharaan lebih lama, yang berarti meningkatnya biaya produksi. Dan pada tahap tertentu, serangan penyakit dan gangguan hama tidak hanya menyebabkan menurunnya hasil panen (produksi), tetapi pada tahap yanglebih jauh dapat menyebabkan kegagalan panen (Kordi, 2004). Secara umum penyakit dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu penyakit infeksi dan non infeksi. Penyakit infeksi disebabkan oleh organisme hidup seperti parasit, jamur, bakteri, dan virus dan penyakit non infeksi disebabkan oleh faktor non hidup seperti pakan, lingkungan, keturunan dan penanganan (Afrianto dan Liviawaty, 2003). Parasit didefenisikan sebagai organisme yang hidupnya menumpang pada permukaan atau dalam tubuh organisme lain yang disebut inang (host), mempunyai sifat merugikan inangnya. Jadi dalam hidupnya golongan parasit membutuhkan inang sebagai habitat atau tempat hidupnya (Levine dalam Maryanto, 1996). Kemajuan teknologi budidaya perikanan pada satu sisi dapat meningkatkan produksi sektor perikanan. Namun disisi lain dengan padat tebar yang tinggi serta pemberian pakan yang berlebihan, menyebabkan pergeseran keseimbangan antara lingkungan, ikan yang dipelihara dan patogen penyebab penyakit. Pergeseran keseimbangan ini menyebabkan stres pada ikan, sehingga mekanisme pertahanan diri yang dimiliki menjadi lemah dan akhirnya terserang penyakit. Menurut Plumb (1994), lingkunngan perairan mengandung banyak sekali spesies bakteri, kebanyakan dari bakteri ini bermanfaat untuk keseimbangan alam dan tidak berakibat buruk bagi ikan. Namun demikian, sekitar 60 hingga 70 spesies bakteri mampu menimbulkan penyakit pada hewan air dan jarang sekali ikan yang terinfeksi bakteri ini juga menyebabkan infeksi pada manusia. Lingkungan perairan, khususnya perairan budidaya dan eutrophik, menyediakan habitat alami bagi pertumbuhan dan proliferasi bakteri karena tersedianya nutrien-memproduksi bahan organik yang meningkatkan pertumbuhan bakteri. Beberapa bakteri akan tumbuh dan berkembang pesat jika terdapat bahan organik sebagai sumber nutrien, sementara yang lainnya lebih bersifat memilih makanannya dan mampu bertahan hidup dilingkungan dengan cara menempel di inangnya. Selain itu juga, salinitas air, atau media kultur, berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan beberapa bakteri. Sebagian besar penyakit bakteri pada ikan ditimbulkan secara langsung dari stressor lingkungan seperti kualitas air, handling, atau parasit nonlethal. Kebanyakan infeksi bakteri adalah bersifat “secondary” bahkan pathogen obligat pun demikian pula. Ikan pembawa bakteri (carrier) obligat (ex. A. s almonicida) tidak menimbulkan efek negatif dengan hadirnya bakteri tersebut sampai respon stress ikan mencapai titik puncak imunitas d an resitensinya, meyebabkan infeksi fase dorman menjadi aktif, melemahkan, dan timbul infeksi klinis. Saat organisme bakteri fakultatif menimbulkan penyakit, seringnya diklasifikasikan sebagai “secondary” dan tidak dianggap sebagai penyebab serius penyakit, namun hal ini tidak sepenuhnya benar. Infeksi sekunder sering menyesatkan karena sebenarnya banyak bakteri fakultatif adalah penyebab utama kematian ikan dan harus ditangani segera dengan benar. 1. 2. Tujuan dan manfaat 1. Tujuan dan manfaat dari praktikum Identifikasi Ektoparasit Dan Endoparasit adalah mendiagnosa jenis-jenisbendoparasit dan ektoparasit yang it's Me ^_^ diyan fi3ya Manurung Terkadang rangkaian kata- kata tidak cukup mampu menjelaskan apa yg hati kita sedang rasakan. Lihat profil lengkapku my Tim e ^_^ my Date ^_^ April 2013 S MT WT F S - 2 3 4 5 6 7 8 9 10111213 1 14151617181920 21222324252627 282930- - - - Free Blog Content my facebook Diyan Fitriya Pleiades Buat Lencana Anda my friends ^_^ diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 1/8 " id="pdf-obj-0-182" src="pdf-obj-0-182.jpg">

fase dorman menjadi aktif, melemahkan, dan timbul infeksi klinis. Saat organisme bakteri fakultatif menimbulkan penyakit, seringnya diklasifikasikan sebagai “secondary” dan tidak dianggap sebagai penyebab serius penyakit, namun hal ini tidak sepenuhnya benar. Infeksi sekunder sering menyesatkan karena sebenarnya banyak bakteri fakultatif adalah penyebab utama kematian ikan dan harus ditangani segera dengan benar.

1. 2. Tujuan dan manfaat

  • 1. Tujuan dan manfaat dari praktikum Identifikasi Ektoparasit Dan Endoparasit adalah mendiagnosa jenis-jenisbendoparasit dan ektoparasit yang

it's Me ^_^

diyan fi3ya Manurung

diyan fi3ya Manurung

Terkadang rangkaian kata-

kata tidak cukup mampu

menjelaskan apa yg hati

kita sedang rasakan.

my

Tim e ^_^

my Date ^_^

April 2013 S MT WT F S - 2 3 4 5 6 7 8 9
April 2013
S MT WT F S
-
2 3 4 5 6
7 8 9 10111213
1
14151617181920
21222324252627
282930-
-
-
-

my facebook

Diyan Fitriya Pleiades Buat Lencana Anda
Diyan Fitriya Pleiades
Buat Lencana Anda

my friends ^_^

4/23/13

diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN

sebagai seorang Definisi skripsi karya mahasiswa Skripsi tulis yang yang dapat disusun telah diartikan oleh

menyelesaikan kurang lebih...

BIOLOGI LAPORAN LAUT PRAKTIKUM LAPANGAN LAPORAN PRAKTIKUM LAPANGAN

ORGANISME HIDUP BIOLOGI DI LAUT DAERAH FLORA JENIS- INTERTIDAL DAN JENIS FAUNA YANG

PANTAI CEROCOK SUMATERA...

LAPORAN POPULASI SAMUDERA PRAKTIKUM PELABUHAN BUNGUS SUMATERA DINAMIKA PERIKANAN

BARAT

POPULASI LAPORAN PRAKTIKUM PELABUHAN DINAMIKA PERIKANAN

BARAT SAMUDERA Oleh BUNGUS DIAN FITRIA SUMATERA M 100411... Apakah perbedaan dengan antara seaweed seagrass ?
BARAT SAMUDERA Oleh BUNGUS DIAN FITRIA SUMATERA M 100411...
Apakah perbedaan
dengan antara seaweed seagrass ?
Rumput yang dengan biasa seaweed laut disebut atau

hidup batang merupakan di dan laut tanaman ... yang tidak makro memiliki alga akar, yang

MIKROORGANISME AIR TAWAR DAN

MIKROORGANISME KEISTIMEWAANNYA AIR TAWAR DAN

KEISTIMEWAANNYA FITRIA BUDIDAYA M 1004114392 PE... OLEH JURUSAN : DIAN

Apa prinsip perhitungan MPN dan

Prinsip langkah yang MPN digunakan dalam metode

MPN enumerasi menggunakan MPN adalah mikroorganisme data suatu dari metode hasil yang

pertumbuhan mi...

LAPORAN KEWIRAUSAHAAN KEGIATAN

KEWIRAUSAHAAN LAPORAN FITRIA M (1004114392) KEGIATAN Disusun JURUSAN Oleh : DIAN

BUDIDAYA PERAIRAN FAKUL...

LAPORAN IKAN PARASIT DAN PENYAKIT

I. PENDAHULUAN 1.1.

Latar Belakang

Penyakit pada ikan merupakan salah

satu dalam masalah usaha budidaya yang sering ikan... dijumpai

debit air

  • I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

darat yang Limnologi mempelajari (misalnya didefinisikan danau, lingkungan sebagai sit... perairan ilmu

Featured Posts

this semoga is blog bermanfaat for all the ^_^ people ^_^

my Feedjit

menginfeksi ikan serta organ-organ yang terinfeksi.

2.

Tujuan dan manfaat dari praktikum teknik pengawetan spesimen parasit ikan adalah mempelajari teknik pengawetan spesimen parasit dan pembuatan preparat permanen untuk tujuan identifikasi.

3.

Tujuan dan manfaat dari praktikum siklus hidup digenea adalah untuk mempraktekkan salah satu fase dalam siklus hidup parasit digenea.

4.

Tujuan dan manfaat dari praktikum pengamatan terhadap ikan yang keracunan bahan polutan adalah melihat gejala klinis pada ikan yang disebabkan oleh adanya bahan polutan diperairan.

5. 6.
5.
6.

Tujuan dari praktikum pengamatan bakteri adalah agar mahasiswa dapat mengenal bentuk-bentuk bakteri , setelah melakukan pewarnaan gram.

Tujuan dan manfaat dari praktikum pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah adalah untuk mempraktekkan cara pembuatan sampel darah dan pewarnaan parasit pada darah terutama golongan flagellata.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Parasit adalah hewan atau tumbuh-tumbuhan yang berada pada tubuh, insang, maupun lendir inangnya dan mengambil manfaat dari inang tersebut. Dengan kata lain parasit hidup dari pengorbanan inangnya. Parasit dapat berupa udang renik, protozoa, cacing, bakteri, virus, dan

jamur. Manfaat yang diambil parasit terutama adalah zat makanan dari inangnya. Bakteri yang menyebabkan masalah penyakit pada ikan adalah bakteri batang/rod gram negatif, namun beberapa pathogen adalah bakteri rod gram positif atau cocci. Terdapat dua tipe dasar bakteri yang menyebabkan masalah pada ikan : 1) pathogen obligat, dan 2) pathogen fakultatif. Bakteri yang bersifat obligate sangat jarang ditemui yaitu bakteri yang tidak mampu hidup tanpa menempel pada inang, contohnya adalah Renibacterium salmoninarum, penyebab penyakit ginjal, dan Mycobacterium. Bakteri fakultatif mampu bertahan hiudp di air, namun pada kondisi tertentu, saat lingkungan menyebabkan stress, bakteri ini memyebabkan infeksi penyakit pada ikan. Aeromonas hydrophila, adalah satu contoh dari jenis bakteri ini yang sering ditemukan. Gejal klinis yang umum ditemui dari infeksi bakteri adalah hilangnya nafsu makan, tingkah laku dan berenang tidak tentu dan lemah, lendir yang berlebihan pada insang dan kulit, nekrosis pada integumen, sirip geripis, cairan darah terdapat di rongga abdominal, dan internal organ mengalami hemorrhagic dan bengkak. Insang menjadi pucat, bengkak, atau mengalami nekrosis.

Menurut Kottelat et al (1993), mengklasifikasikan ikan mas kedalam filum chordata, klas pises, subklas teleostei, subordo cyprinoidea, famili cyprinidae, genus cyprinus, spesies Cyprinus carpio. Ikan sepat siam merupakan ikan yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan sepat siam adalah ikan yang termasuk dalam Ordo Anabantoidea, family belontiidae, genus trichogaster, dan spesies Trichogaster pectoralis (Djuhanda,1981). Menurut Bleeker, 1852, klasifikasi ikan sepat mutiara adalah kerajaan animalia, filum chordata, kelas actinopterygii, ordo perciformes, famili osphronemidae, genus : trichogaster dan spesies trichogaster leeri (Susanto,1987) Ikan gurami memiliki bentuk tubuh pipih dan lebar dimana tinggi badannya lebih dari setengah kali panjang tubuh, sirip punggung panjang, terdiri dari 12-13 jari-jari lemah, sirip dubur terdiri dari 9-11 jari-jari keras dan 9-21 jari-jari lemah, sirip perut satu jari-jari keras dan dua diantara jari-jari lemahnya memanjang seperti benang yang berfungsi sebagai alat peraba, sirip dada terdiri dari 2 jari-jari keras yang kecil dan 13-14 jari-jari lemah. Gurat sisi

JJooiinn tthhiiss ssiittee Members (15)

with Google Friend Connect

J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s
J J o o i i n n t t h h i i s s

Already a member? Sign in

4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN sebagai seorang Definisi skripsi karya mahasiswa Skripsipolutan adalah melihat ge jala klinis pada ikan yang disebabkan oleh adanya bahan polutan diperairan. 5. 6. Tujuan dari praktikum p engamatan bakteri adalah agar mahasiswa dapat mengenal bentuk-bentuk bakteri , set elah melakukan pewarnaan gram. Tujuan dan manfaat dari p raktikum pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah adalah untuk mempraktekk an cara pembuatan sampel darah dan pewarnaan parasit pada darah terutama golongan flagellata. Widget-A nimasi-Blog II. TINJAUAN PUSTAKA Parasit adalah hewan atau tumbuh-tumbuhan yang berada pada tubuh, insang, maupun lendir inangnya dan mengambil manfaat dari inang tersebut. Dengan kata lain parasit hidup dari pengorbanan inangnya. Parasit dapat berupa udang renik, protozoa, cacing, bakteri, virus, dan jamur. Manfaat yang diambil parasit terutama adalah zat makanan dari inangnya. Bakteri yang menyebabkan masalah penyakit pada ikan adalah bakteri batang/rod gram negatif, namun beberapa pathogen adalah bakteri rod gram positif atau cocci. Terdapat dua tipe dasar bakteri yang menyebabkan masalah pada ikan : 1) pathogen obligat, dan 2) pathogen fakultatif. Bakteri yang bersifat obligate sangat jarang ditemui yaitu bakteri yang tidak mampu hidup tanpa menempel pada inang, contohnya adalah Renibacterium salmoninarum, penyebab penyakit ginjal, dan Mycobacterium. Bakteri fakultatif mampu bertahan hiudp di air, namun pada kondisi tertentu, saat lingkungan menyebabkan stress, bakteri ini memyebabkan infeksi penyakit pada ikan. Aeromonas hydrophila, adalah satu contoh dari jenis bakteri ini yang sering ditemukan. Gejal klinis yang umum ditemui dari infeksi bakteri adalah hilangnya nafsu makan, tingkah laku dan berenang tidak tentu dan lemah, lendir yang berlebihan pada insang dan kulit, nekrosis pada integumen, sirip geripis, cairan darah terdapat di rongga abdominal, dan internal organ mengalami hemorrhagic dan bengkak. Insang menjadi pucat, bengkak, atau mengalami nekrosis. Menurut Kottelat et al (1993), mengklasifikasikan ikan mas kedalam filum chordata, klas pises, subklas teleostei, subordo cyprinoidea, famili cyprinidae, genus cyprinus, spesies Cyprinus carpio . Ikan sepat siam merupakan ikan yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan sepat siam adalah ikan yang termasuk dalam Ordo Anabantoidea, family belontiidae, genus trichogaster, dan spesies Trichogaster pectoralis (Djuhanda,1981). Menurut Bleeker, 1852, klasifikasi ikan sepat mutiara adalah kerajaan animalia, filum chordata, kelas actinopterygii, ordo perciformes, famili osphronemidae, genus : trichogaster dan spesies trichogaster leeri (Susanto,1987) Ikan gurami memiliki bentuk tubuh pipih dan lebar dimana tinggi badannya lebih dari setengah kali panjang tubuh, sirip punggung panjang, terdiri dari 12-13 jari-jari lemah, sirip dubur terdiri dari 9-11 jari-jari keras dan 9-21 jari-jari lemah, sirip perut satu jari-jari keras dan dua diantara jari-jari lemahnya memanjang seperti benang yang berfungsi sebagai alat peraba, sirip dada terdiri dari 2 jari-jari keras yang kecil dan 13-14 jari-jari lemah. Gurat sisi J J o o i i n n t t h h i i s s s s i i t t e e Members (15) with Google Friend Connect Already a member? Sign in miss a (goodbye baby) my Video powered by budidaya ikan ))hohoho.. my newsreel Apple Google Microsoft From Darling to Dog: What Wall Street Wired If there was ever a time for Apple CEO Tim now. Cook Ahead to throw of Apple's investors quarterly a bone it's earnings tomorrow, shares of the have word's slid most from fawned an all-time over high company of $705 last September to about $391 as of ... Related Articles » Bracing for Disaster: How Bad Will Yahoo! Finance ( blog) sales reports But now, have suggesting after not gone a steady that well, first-quarter flow as well of news as products Apple's Street low guidance think failure so far that for to this Apple the release year, ... will any many miss new even on Wall its Related Articles » Can The Guardian Apple stop the profits rot? A year is a long time in the life of a technology for Apple. Last firm April, – and the so it iPhone has proved maker's shares had broken through predicting $600 Apple ... (£393) had they overtaken and would tipsters ExxonMobil rise were to $1,000. as the Related Articles » Seven Reasons Not To Be Foolish Forbes diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 2/8 " id="pdf-obj-1-179" src="pdf-obj-1-179.jpg">

miss a (goodbye baby)

my Video

4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN sebagai seorang Definisi skripsi karya mahasiswa Skripsipolutan adalah melihat ge jala klinis pada ikan yang disebabkan oleh adanya bahan polutan diperairan. 5. 6. Tujuan dari praktikum p engamatan bakteri adalah agar mahasiswa dapat mengenal bentuk-bentuk bakteri , set elah melakukan pewarnaan gram. Tujuan dan manfaat dari p raktikum pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah adalah untuk mempraktekk an cara pembuatan sampel darah dan pewarnaan parasit pada darah terutama golongan flagellata. Widget-A nimasi-Blog II. TINJAUAN PUSTAKA Parasit adalah hewan atau tumbuh-tumbuhan yang berada pada tubuh, insang, maupun lendir inangnya dan mengambil manfaat dari inang tersebut. Dengan kata lain parasit hidup dari pengorbanan inangnya. Parasit dapat berupa udang renik, protozoa, cacing, bakteri, virus, dan jamur. Manfaat yang diambil parasit terutama adalah zat makanan dari inangnya. Bakteri yang menyebabkan masalah penyakit pada ikan adalah bakteri batang/rod gram negatif, namun beberapa pathogen adalah bakteri rod gram positif atau cocci. Terdapat dua tipe dasar bakteri yang menyebabkan masalah pada ikan : 1) pathogen obligat, dan 2) pathogen fakultatif. Bakteri yang bersifat obligate sangat jarang ditemui yaitu bakteri yang tidak mampu hidup tanpa menempel pada inang, contohnya adalah Renibacterium salmoninarum, penyebab penyakit ginjal, dan Mycobacterium. Bakteri fakultatif mampu bertahan hiudp di air, namun pada kondisi tertentu, saat lingkungan menyebabkan stress, bakteri ini memyebabkan infeksi penyakit pada ikan. Aeromonas hydrophila, adalah satu contoh dari jenis bakteri ini yang sering ditemukan. Gejal klinis yang umum ditemui dari infeksi bakteri adalah hilangnya nafsu makan, tingkah laku dan berenang tidak tentu dan lemah, lendir yang berlebihan pada insang dan kulit, nekrosis pada integumen, sirip geripis, cairan darah terdapat di rongga abdominal, dan internal organ mengalami hemorrhagic dan bengkak. Insang menjadi pucat, bengkak, atau mengalami nekrosis. Menurut Kottelat et al (1993), mengklasifikasikan ikan mas kedalam filum chordata, klas pises, subklas teleostei, subordo cyprinoidea, famili cyprinidae, genus cyprinus, spesies Cyprinus carpio . Ikan sepat siam merupakan ikan yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan sepat siam adalah ikan yang termasuk dalam Ordo Anabantoidea, family belontiidae, genus trichogaster, dan spesies Trichogaster pectoralis (Djuhanda,1981). Menurut Bleeker, 1852, klasifikasi ikan sepat mutiara adalah kerajaan animalia, filum chordata, kelas actinopterygii, ordo perciformes, famili osphronemidae, genus : trichogaster dan spesies trichogaster leeri (Susanto,1987) Ikan gurami memiliki bentuk tubuh pipih dan lebar dimana tinggi badannya lebih dari setengah kali panjang tubuh, sirip punggung panjang, terdiri dari 12-13 jari-jari lemah, sirip dubur terdiri dari 9-11 jari-jari keras dan 9-21 jari-jari lemah, sirip perut satu jari-jari keras dan dua diantara jari-jari lemahnya memanjang seperti benang yang berfungsi sebagai alat peraba, sirip dada terdiri dari 2 jari-jari keras yang kecil dan 13-14 jari-jari lemah. Gurat sisi J J o o i i n n t t h h i i s s s s i i t t e e Members (15) with Google Friend Connect Already a member? Sign in miss a (goodbye baby) my Video powered by budidaya ikan ))hohoho.. my newsreel Apple Google Microsoft From Darling to Dog: What Wall Street Wired If there was ever a time for Apple CEO Tim now. Cook Ahead to throw of Apple's investors quarterly a bone it's earnings tomorrow, shares of the have word's slid most from fawned an all-time over high company of $705 last September to about $391 as of ... Related Articles » Bracing for Disaster: How Bad Will Yahoo! Finance ( blog) sales reports But now, have suggesting after not gone a steady that well, first-quarter flow as well of news as products Apple's Street low guidance think failure so far that for to this Apple the release year, ... will any many miss new even on Wall its Related Articles » Can The Guardian Apple stop the profits rot? A year is a long time in the life of a technology for Apple. Last firm April, – and the so it iPhone has proved maker's shares had broken through predicting $600 Apple ... (£393) had they overtaken and would tipsters ExxonMobil rise were to $1,000. as the Related Articles » Seven Reasons Not To Be Foolish Forbes diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 2/8 " id="pdf-obj-1-188" src="pdf-obj-1-188.jpg">
4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN sebagai seorang Definisi skripsi karya mahasiswa Skripsipolutan adalah melihat ge jala klinis pada ikan yang disebabkan oleh adanya bahan polutan diperairan. 5. 6. Tujuan dari praktikum p engamatan bakteri adalah agar mahasiswa dapat mengenal bentuk-bentuk bakteri , set elah melakukan pewarnaan gram. Tujuan dan manfaat dari p raktikum pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah adalah untuk mempraktekk an cara pembuatan sampel darah dan pewarnaan parasit pada darah terutama golongan flagellata. Widget-A nimasi-Blog II. TINJAUAN PUSTAKA Parasit adalah hewan atau tumbuh-tumbuhan yang berada pada tubuh, insang, maupun lendir inangnya dan mengambil manfaat dari inang tersebut. Dengan kata lain parasit hidup dari pengorbanan inangnya. Parasit dapat berupa udang renik, protozoa, cacing, bakteri, virus, dan jamur. Manfaat yang diambil parasit terutama adalah zat makanan dari inangnya. Bakteri yang menyebabkan masalah penyakit pada ikan adalah bakteri batang/rod gram negatif, namun beberapa pathogen adalah bakteri rod gram positif atau cocci. Terdapat dua tipe dasar bakteri yang menyebabkan masalah pada ikan : 1) pathogen obligat, dan 2) pathogen fakultatif. Bakteri yang bersifat obligate sangat jarang ditemui yaitu bakteri yang tidak mampu hidup tanpa menempel pada inang, contohnya adalah Renibacterium salmoninarum, penyebab penyakit ginjal, dan Mycobacterium. Bakteri fakultatif mampu bertahan hiudp di air, namun pada kondisi tertentu, saat lingkungan menyebabkan stress, bakteri ini memyebabkan infeksi penyakit pada ikan. Aeromonas hydrophila, adalah satu contoh dari jenis bakteri ini yang sering ditemukan. Gejal klinis yang umum ditemui dari infeksi bakteri adalah hilangnya nafsu makan, tingkah laku dan berenang tidak tentu dan lemah, lendir yang berlebihan pada insang dan kulit, nekrosis pada integumen, sirip geripis, cairan darah terdapat di rongga abdominal, dan internal organ mengalami hemorrhagic dan bengkak. Insang menjadi pucat, bengkak, atau mengalami nekrosis. Menurut Kottelat et al (1993), mengklasifikasikan ikan mas kedalam filum chordata, klas pises, subklas teleostei, subordo cyprinoidea, famili cyprinidae, genus cyprinus, spesies Cyprinus carpio . Ikan sepat siam merupakan ikan yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan sepat siam adalah ikan yang termasuk dalam Ordo Anabantoidea, family belontiidae, genus trichogaster, dan spesies Trichogaster pectoralis (Djuhanda,1981). Menurut Bleeker, 1852, klasifikasi ikan sepat mutiara adalah kerajaan animalia, filum chordata, kelas actinopterygii, ordo perciformes, famili osphronemidae, genus : trichogaster dan spesies trichogaster leeri (Susanto,1987) Ikan gurami memiliki bentuk tubuh pipih dan lebar dimana tinggi badannya lebih dari setengah kali panjang tubuh, sirip punggung panjang, terdiri dari 12-13 jari-jari lemah, sirip dubur terdiri dari 9-11 jari-jari keras dan 9-21 jari-jari lemah, sirip perut satu jari-jari keras dan dua diantara jari-jari lemahnya memanjang seperti benang yang berfungsi sebagai alat peraba, sirip dada terdiri dari 2 jari-jari keras yang kecil dan 13-14 jari-jari lemah. Gurat sisi J J o o i i n n t t h h i i s s s s i i t t e e Members (15) with Google Friend Connect Already a member? Sign in miss a (goodbye baby) my Video powered by budidaya ikan ))hohoho.. my newsreel Apple Google Microsoft From Darling to Dog: What Wall Street Wired If there was ever a time for Apple CEO Tim now. Cook Ahead to throw of Apple's investors quarterly a bone it's earnings tomorrow, shares of the have word's slid most from fawned an all-time over high company of $705 last September to about $391 as of ... Related Articles » Bracing for Disaster: How Bad Will Yahoo! Finance ( blog) sales reports But now, have suggesting after not gone a steady that well, first-quarter flow as well of news as products Apple's Street low guidance think failure so far that for to this Apple the release year, ... will any many miss new even on Wall its Related Articles » Can The Guardian Apple stop the profits rot? A year is a long time in the life of a technology for Apple. Last firm April, – and the so it iPhone has proved maker's shares had broken through predicting $600 Apple ... (£393) had they overtaken and would tipsters ExxonMobil rise were to $1,000. as the Related Articles » Seven Reasons Not To Be Foolish Forbes diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 2/8 " id="pdf-obj-1-191" src="pdf-obj-1-191.jpg">
4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN sebagai seorang Definisi skripsi karya mahasiswa Skripsipolutan adalah melihat ge jala klinis pada ikan yang disebabkan oleh adanya bahan polutan diperairan. 5. 6. Tujuan dari praktikum p engamatan bakteri adalah agar mahasiswa dapat mengenal bentuk-bentuk bakteri , set elah melakukan pewarnaan gram. Tujuan dan manfaat dari p raktikum pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah adalah untuk mempraktekk an cara pembuatan sampel darah dan pewarnaan parasit pada darah terutama golongan flagellata. Widget-A nimasi-Blog II. TINJAUAN PUSTAKA Parasit adalah hewan atau tumbuh-tumbuhan yang berada pada tubuh, insang, maupun lendir inangnya dan mengambil manfaat dari inang tersebut. Dengan kata lain parasit hidup dari pengorbanan inangnya. Parasit dapat berupa udang renik, protozoa, cacing, bakteri, virus, dan jamur. Manfaat yang diambil parasit terutama adalah zat makanan dari inangnya. Bakteri yang menyebabkan masalah penyakit pada ikan adalah bakteri batang/rod gram negatif, namun beberapa pathogen adalah bakteri rod gram positif atau cocci. Terdapat dua tipe dasar bakteri yang menyebabkan masalah pada ikan : 1) pathogen obligat, dan 2) pathogen fakultatif. Bakteri yang bersifat obligate sangat jarang ditemui yaitu bakteri yang tidak mampu hidup tanpa menempel pada inang, contohnya adalah Renibacterium salmoninarum, penyebab penyakit ginjal, dan Mycobacterium. Bakteri fakultatif mampu bertahan hiudp di air, namun pada kondisi tertentu, saat lingkungan menyebabkan stress, bakteri ini memyebabkan infeksi penyakit pada ikan. Aeromonas hydrophila, adalah satu contoh dari jenis bakteri ini yang sering ditemukan. Gejal klinis yang umum ditemui dari infeksi bakteri adalah hilangnya nafsu makan, tingkah laku dan berenang tidak tentu dan lemah, lendir yang berlebihan pada insang dan kulit, nekrosis pada integumen, sirip geripis, cairan darah terdapat di rongga abdominal, dan internal organ mengalami hemorrhagic dan bengkak. Insang menjadi pucat, bengkak, atau mengalami nekrosis. Menurut Kottelat et al (1993), mengklasifikasikan ikan mas kedalam filum chordata, klas pises, subklas teleostei, subordo cyprinoidea, famili cyprinidae, genus cyprinus, spesies Cyprinus carpio . Ikan sepat siam merupakan ikan yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan sepat siam adalah ikan yang termasuk dalam Ordo Anabantoidea, family belontiidae, genus trichogaster, dan spesies Trichogaster pectoralis (Djuhanda,1981). Menurut Bleeker, 1852, klasifikasi ikan sepat mutiara adalah kerajaan animalia, filum chordata, kelas actinopterygii, ordo perciformes, famili osphronemidae, genus : trichogaster dan spesies trichogaster leeri (Susanto,1987) Ikan gurami memiliki bentuk tubuh pipih dan lebar dimana tinggi badannya lebih dari setengah kali panjang tubuh, sirip punggung panjang, terdiri dari 12-13 jari-jari lemah, sirip dubur terdiri dari 9-11 jari-jari keras dan 9-21 jari-jari lemah, sirip perut satu jari-jari keras dan dua diantara jari-jari lemahnya memanjang seperti benang yang berfungsi sebagai alat peraba, sirip dada terdiri dari 2 jari-jari keras yang kecil dan 13-14 jari-jari lemah. Gurat sisi J J o o i i n n t t h h i i s s s s i i t t e e Members (15) with Google Friend Connect Already a member? Sign in miss a (goodbye baby) my Video powered by budidaya ikan ))hohoho.. my newsreel Apple Google Microsoft From Darling to Dog: What Wall Street Wired If there was ever a time for Apple CEO Tim now. Cook Ahead to throw of Apple's investors quarterly a bone it's earnings tomorrow, shares of the have word's slid most from fawned an all-time over high company of $705 last September to about $391 as of ... Related Articles » Bracing for Disaster: How Bad Will Yahoo! Finance ( blog) sales reports But now, have suggesting after not gone a steady that well, first-quarter flow as well of news as products Apple's Street low guidance think failure so far that for to this Apple the release year, ... will any many miss new even on Wall its Related Articles » Can The Guardian Apple stop the profits rot? A year is a long time in the life of a technology for Apple. Last firm April, – and the so it iPhone has proved maker's shares had broken through predicting $600 Apple ... (£393) had they overtaken and would tipsters ExxonMobil rise were to $1,000. as the Related Articles » Seven Reasons Not To Be Foolish Forbes diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 2/8 " id="pdf-obj-1-193" src="pdf-obj-1-193.jpg">
4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN sebagai seorang Definisi skripsi karya mahasiswa Skripsipolutan adalah melihat ge jala klinis pada ikan yang disebabkan oleh adanya bahan polutan diperairan. 5. 6. Tujuan dari praktikum p engamatan bakteri adalah agar mahasiswa dapat mengenal bentuk-bentuk bakteri , set elah melakukan pewarnaan gram. Tujuan dan manfaat dari p raktikum pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah adalah untuk mempraktekk an cara pembuatan sampel darah dan pewarnaan parasit pada darah terutama golongan flagellata. Widget-A nimasi-Blog II. TINJAUAN PUSTAKA Parasit adalah hewan atau tumbuh-tumbuhan yang berada pada tubuh, insang, maupun lendir inangnya dan mengambil manfaat dari inang tersebut. Dengan kata lain parasit hidup dari pengorbanan inangnya. Parasit dapat berupa udang renik, protozoa, cacing, bakteri, virus, dan jamur. Manfaat yang diambil parasit terutama adalah zat makanan dari inangnya. Bakteri yang menyebabkan masalah penyakit pada ikan adalah bakteri batang/rod gram negatif, namun beberapa pathogen adalah bakteri rod gram positif atau cocci. Terdapat dua tipe dasar bakteri yang menyebabkan masalah pada ikan : 1) pathogen obligat, dan 2) pathogen fakultatif. Bakteri yang bersifat obligate sangat jarang ditemui yaitu bakteri yang tidak mampu hidup tanpa menempel pada inang, contohnya adalah Renibacterium salmoninarum, penyebab penyakit ginjal, dan Mycobacterium. Bakteri fakultatif mampu bertahan hiudp di air, namun pada kondisi tertentu, saat lingkungan menyebabkan stress, bakteri ini memyebabkan infeksi penyakit pada ikan. Aeromonas hydrophila, adalah satu contoh dari jenis bakteri ini yang sering ditemukan. Gejal klinis yang umum ditemui dari infeksi bakteri adalah hilangnya nafsu makan, tingkah laku dan berenang tidak tentu dan lemah, lendir yang berlebihan pada insang dan kulit, nekrosis pada integumen, sirip geripis, cairan darah terdapat di rongga abdominal, dan internal organ mengalami hemorrhagic dan bengkak. Insang menjadi pucat, bengkak, atau mengalami nekrosis. Menurut Kottelat et al (1993), mengklasifikasikan ikan mas kedalam filum chordata, klas pises, subklas teleostei, subordo cyprinoidea, famili cyprinidae, genus cyprinus, spesies Cyprinus carpio . Ikan sepat siam merupakan ikan yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan sepat siam adalah ikan yang termasuk dalam Ordo Anabantoidea, family belontiidae, genus trichogaster, dan spesies Trichogaster pectoralis (Djuhanda,1981). Menurut Bleeker, 1852, klasifikasi ikan sepat mutiara adalah kerajaan animalia, filum chordata, kelas actinopterygii, ordo perciformes, famili osphronemidae, genus : trichogaster dan spesies trichogaster leeri (Susanto,1987) Ikan gurami memiliki bentuk tubuh pipih dan lebar dimana tinggi badannya lebih dari setengah kali panjang tubuh, sirip punggung panjang, terdiri dari 12-13 jari-jari lemah, sirip dubur terdiri dari 9-11 jari-jari keras dan 9-21 jari-jari lemah, sirip perut satu jari-jari keras dan dua diantara jari-jari lemahnya memanjang seperti benang yang berfungsi sebagai alat peraba, sirip dada terdiri dari 2 jari-jari keras yang kecil dan 13-14 jari-jari lemah. Gurat sisi J J o o i i n n t t h h i i s s s s i i t t e e Members (15) with Google Friend Connect Already a member? Sign in miss a (goodbye baby) my Video powered by budidaya ikan ))hohoho.. my newsreel Apple Google Microsoft From Darling to Dog: What Wall Street Wired If there was ever a time for Apple CEO Tim now. Cook Ahead to throw of Apple's investors quarterly a bone it's earnings tomorrow, shares of the have word's slid most from fawned an all-time over high company of $705 last September to about $391 as of ... Related Articles » Bracing for Disaster: How Bad Will Yahoo! Finance ( blog) sales reports But now, have suggesting after not gone a steady that well, first-quarter flow as well of news as products Apple's Street low guidance think failure so far that for to this Apple the release year, ... will any many miss new even on Wall its Related Articles » Can The Guardian Apple stop the profits rot? A year is a long time in the life of a technology for Apple. Last firm April, – and the so it iPhone has proved maker's shares had broken through predicting $600 Apple ... (£393) had they overtaken and would tipsters ExxonMobil rise were to $1,000. as the Related Articles » Seven Reasons Not To Be Foolish Forbes diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 2/8 " id="pdf-obj-1-195" src="pdf-obj-1-195.jpg">

powered by

4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN sebagai seorang Definisi skripsi karya mahasiswa Skripsipolutan adalah melihat ge jala klinis pada ikan yang disebabkan oleh adanya bahan polutan diperairan. 5. 6. Tujuan dari praktikum p engamatan bakteri adalah agar mahasiswa dapat mengenal bentuk-bentuk bakteri , set elah melakukan pewarnaan gram. Tujuan dan manfaat dari p raktikum pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah adalah untuk mempraktekk an cara pembuatan sampel darah dan pewarnaan parasit pada darah terutama golongan flagellata. Widget-A nimasi-Blog II. TINJAUAN PUSTAKA Parasit adalah hewan atau tumbuh-tumbuhan yang berada pada tubuh, insang, maupun lendir inangnya dan mengambil manfaat dari inang tersebut. Dengan kata lain parasit hidup dari pengorbanan inangnya. Parasit dapat berupa udang renik, protozoa, cacing, bakteri, virus, dan jamur. Manfaat yang diambil parasit terutama adalah zat makanan dari inangnya. Bakteri yang menyebabkan masalah penyakit pada ikan adalah bakteri batang/rod gram negatif, namun beberapa pathogen adalah bakteri rod gram positif atau cocci. Terdapat dua tipe dasar bakteri yang menyebabkan masalah pada ikan : 1) pathogen obligat, dan 2) pathogen fakultatif. Bakteri yang bersifat obligate sangat jarang ditemui yaitu bakteri yang tidak mampu hidup tanpa menempel pada inang, contohnya adalah Renibacterium salmoninarum, penyebab penyakit ginjal, dan Mycobacterium. Bakteri fakultatif mampu bertahan hiudp di air, namun pada kondisi tertentu, saat lingkungan menyebabkan stress, bakteri ini memyebabkan infeksi penyakit pada ikan. Aeromonas hydrophila, adalah satu contoh dari jenis bakteri ini yang sering ditemukan. Gejal klinis yang umum ditemui dari infeksi bakteri adalah hilangnya nafsu makan, tingkah laku dan berenang tidak tentu dan lemah, lendir yang berlebihan pada insang dan kulit, nekrosis pada integumen, sirip geripis, cairan darah terdapat di rongga abdominal, dan internal organ mengalami hemorrhagic dan bengkak. Insang menjadi pucat, bengkak, atau mengalami nekrosis. Menurut Kottelat et al (1993), mengklasifikasikan ikan mas kedalam filum chordata, klas pises, subklas teleostei, subordo cyprinoidea, famili cyprinidae, genus cyprinus, spesies Cyprinus carpio . Ikan sepat siam merupakan ikan yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan sepat siam adalah ikan yang termasuk dalam Ordo Anabantoidea, family belontiidae, genus trichogaster, dan spesies Trichogaster pectoralis (Djuhanda,1981). Menurut Bleeker, 1852, klasifikasi ikan sepat mutiara adalah kerajaan animalia, filum chordata, kelas actinopterygii, ordo perciformes, famili osphronemidae, genus : trichogaster dan spesies trichogaster leeri (Susanto,1987) Ikan gurami memiliki bentuk tubuh pipih dan lebar dimana tinggi badannya lebih dari setengah kali panjang tubuh, sirip punggung panjang, terdiri dari 12-13 jari-jari lemah, sirip dubur terdiri dari 9-11 jari-jari keras dan 9-21 jari-jari lemah, sirip perut satu jari-jari keras dan dua diantara jari-jari lemahnya memanjang seperti benang yang berfungsi sebagai alat peraba, sirip dada terdiri dari 2 jari-jari keras yang kecil dan 13-14 jari-jari lemah. Gurat sisi J J o o i i n n t t h h i i s s s s i i t t e e Members (15) with Google Friend Connect Already a member? Sign in miss a (goodbye baby) my Video powered by budidaya ikan ))hohoho.. my newsreel Apple Google Microsoft From Darling to Dog: What Wall Street Wired If there was ever a time for Apple CEO Tim now. Cook Ahead to throw of Apple's investors quarterly a bone it's earnings tomorrow, shares of the have word's slid most from fawned an all-time over high company of $705 last September to about $391 as of ... Related Articles » Bracing for Disaster: How Bad Will Yahoo! Finance ( blog) sales reports But now, have suggesting after not gone a steady that well, first-quarter flow as well of news as products Apple's Street low guidance think failure so far that for to this Apple the release year, ... will any many miss new even on Wall its Related Articles » Can The Guardian Apple stop the profits rot? A year is a long time in the life of a technology for Apple. Last firm April, – and the so it iPhone has proved maker's shares had broken through predicting $600 Apple ... (£393) had they overtaken and would tipsters ExxonMobil rise were to $1,000. as the Related Articles » Seven Reasons Not To Be Foolish Forbes diyanpleiades.blogspot.com/2013/01/laporan-parasit-dan-penyakit-ikan_8074.html 2/8 " id="pdf-obj-1-199" src="pdf-obj-1-199.jpg">

budidaya ikan ))hohoho..

my newsreel

Apple

Google

Microsoft

From Darling to Dog: What Wall Street

Wired

If there was ever a time for Apple CEO

Tim now. Cook Ahead to throw of Apple's investors quarterly a bone it's

earnings tomorrow, shares of the

have word's slid most from fawned an all-time over high company of $705

last September to about $391 as of ...

Related Articles »

Bracing for Disaster: How Bad Will

Yahoo! Finance ( blog)

sales reports But now, have suggesting after not gone a steady that well, first-quarter flow as well of news as

products Apple's Street low guidance think failure so far that for to this Apple the release year, ... will any many miss new even on Wall its

Related Articles » Can The Guardian Apple stop the profits rot?

A year is a long time in the life of a

technology for Apple. Last firm April, – and the so it iPhone has proved

maker's shares had broken through

predicting $600 Apple ... (£393) had they overtaken and would tipsters ExxonMobil rise were to $1,000. as the

Related Articles »

Seven Reasons Not To Be Foolish

Forbes

4/23/13

diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN

sempurna mulai dari pangkal kepala sampai kepangkal ekor yang terdiri dari 30-33 keping sisik.

Live Traffic Feed
Live Traffic Feed

A visitor from Malang, Jawa Timur arrived from google.co.id and viewed "diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN" 0 secs ago

A visitor from Bekasi, Jawa Bara arrived from google.co.id and viewed "diyAn's Zone ))^_^((:

A visitor from Jakarta, Jakarta Raya arrived from google.com and viewed "diyAn's Zone ))^_^((: ENDOPARASIT NEMATODA PADA IKAN" 2 hours 36 mins ago

A visitor from Malang, Jawa Timur arrived from google.co.id and viewed "diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN" 2 hours 37 mins ago

Handjani dan Samsundari (2005), penyakit merupakan suatu keadaan dimana organisme tidak dapat mempertahankan keadaan normal karena adanya gangguan fungsi fisiologi yang dapat disebabkan oleh organisme patogen maupun faktor lainnya. Dengan demikian timbulnya serangan penyakit pada ikan dapat disebabkan oleh organisme lain, pakan maupun keadaan lingkungan. Lingga dan Susanto (1987), menyatakan penyakit parasiter adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya parasit yang menyerang pada badan ikan, insang, lendir maupun dalam tubuh ikan itu sendiri. Parasit ini dapat berupa protozoa, cacing, udang renik, jamur, bakteri dan virus. Lokasi penyerangan berbeda-beda, kadang didalam tubuh namun tidak jarang diluar (kulit, insang dan sirip). Taufik (1984), menyatakan bahwa penyakit ikan terjadi sebagai interaksi antara ikan dengan lingkungan. Hal-hal yang mempengaruhi berkembangnya penyakit berkembangnya penyakit adalah gangguan lingkungan, jenis, perubahan musim, fluktuasi suhu yang tinggi dan cara penanganan yang salah dapat mengakibatkan ikan menjadi stres, luka atau kerusakan pada tubuhnya.

III. BAHAN DAN METODE

  • 3.1. Waktu dan tempat

Praktikum Parasit dan Penyakit Ikan ini dilaksanakan pada hari kamis mulai tanggal 22 Oktober, 29 Oktober, 5 November, 12 November, 19 November, 26 November, dan 3 Desember 2011 pukul 13.00 – 15.00 WIB. Yang bertempat di Laboratorium Parasit Dan Penyakit Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.

(Osphronemus gouramy), ikan sepat rawa (Trichogaster pectoralis), dan ikan sepat mutiara Sepat mutiara (Trichogaster leeri) yang masih hidup serta lauran aquades, sedangkan alat yang digunakan yaitu mikroskop, gunting bedah, pinset, slide glass, mistar ukur, cover glass dan alat tulis.

(Osphronemus gouramy) yang masih hidup berukuran besar, aquades, dan safranin. Sedangkan alat yang digunakan yaitu petri disk, slide glass, pipet tetes, cover glass dan alat tulis.

  • 3.2.3. Pengamatan terhadap siklus digenea

Quarterly earnings from Apple for the three months ended March 30 come out Tuesday after the market closes. Unlike in prior quarters, there is not a high probability scenario that can be laid out with any degree of confidence ahead of earnings. Acting ...

powered by Share It Share this on Facebook Tweet this View stats (NEW) Appointment gadget >>
powered by
Share It
Share this on Facebook
Tweet this
View stats
(NEW) Appointment gadget >>
Total Tay angan Lam an
13,718

Adapun bahan yang digunakan yaitu siput, aquades. Sedangkan alat yang digunakan yaitu lampu, slide glass, cover glass, cawan petri, dan pipet paestur.

  • 3.2.4. Pengamatan terhadap ikan yang keracunan bahan polutan

Adapun bahan yang digunakan yaitu ikan patin (Pangasius pangasius) ukuran 5-10 cm, deterjen bubuk, bayclin, minyak jelantah dan oli. Sedangkan alat yang digunakan yaitu wadah stoples volume 5-10 liter, stopwatch, gunting bedah, pinset dan alat tulis.

  • 3.2.5. Pengamatan terhadap bakteri

Adapun bahan yang digunakan yaitu ikan Aeromonas sp, aquades, alcohol absolute, minyak emersi, kristal violet, lugol dan safranin. Sedangkan alat yang

digunakan yaitu jarum ase, kaca objek, mikroskop, lampu bunsen, pipet tetes.

  • 3.2.6. Pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah

Adapun bahan yang digunakan yaitu ikan mas (Cyprinus carpio) dan yang masih hidup berukuran besar, larutan natrium citrate 3,8%, alkohol absolute dan larutan giemsa. Sedangkan alat yang digunakan yaitu jarum suntik, slide glass, cover glass dan alat tulis.

  • 3.3. Metode Penelitian

Metode yang dipergunakan pada praktikum ini adalah metode langsung dimana objek

diteliti dan diamati secara langsung oleh praktikan.

4/23/13

diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN

4/23/13 diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN 3.4. Prosedur Pratikum 3.4.1. Metode dasar dalam

3.4. Prosedur Pratikum

3.4.1. Metode dasar dalam identifikasi ektoparasit dan

endoparasit

  • 1. Ikan yang sakit dimasukkan kedalam wadah

  • 2. Ambil satu ekor ikan dan ambil lendir dibagian sisik ikan

kemudian letakkan di diatas slide glass dan amati jenis

bakterinya dibawah mikroskop

  • 3. Kemudian ambil insangnya dan letakkan diatas slide glass dan amati jenis bakterinya dibawah mikroskop

  • 4. Bedah ikan tersebut dan ambil ginjalnya kemudian amati bakteri dibawah mikroskop

  • 5. Gambar jenis-jenis bakteri yang didapat dalam kertas gambar

  • 3.4.2. Pengawetan spesimen parasit

    • 1. Ikan diambil dari tempatnya lalu diambil lendirnya dari bagian atas kebawah

    • 2. Liat diabgian insang sisik dan daerah luar ikan dan amati dibawah mikroskop

    • 3. Bedah ikannya dan liat dibagian ususnya

    • 4. Lalu amati dan gambar parasit apa yang didapatkan

  • 3.4.3. Pengamatan siklus hidup digenea

    • 1. Ambil siput dari lokasi-lokasi peternakan ikan

    • 2. Pindahkan beberapa siput pada cawan petri, lalu dipenuhi dengan air

    • 3. Tutup cawan petri tanpa ada gelembung udara. Jika terbentuk gelembung

  • udara, ulangi lagi mengisi cawan petri dengan aquades

    • 4. Sinari cawan petri yang berisi siput tersebut dengan cahaya atau lampu kuat.

    • 5. Amati cercaria yang dikeluarkan dari siput, lalu pindahkan pada slide glass tutup dengan cover glass

    • 6. Amati dibawah mikroskop majemuk dan gambar larva cercaria tersebut

    • 3.4.4. Pengamatan terhadap ikan yang keracunan bahan polutan

      • 1. Siapkan wadah kemudian isi wadah dengan air

      • 2. Larutkan bahan pencemar, aduk sampai homogen

      • 3. Masukkan ikan

      • 4. Amati tingkah laku ikan,mucus dan bukaan mulutnya selama lebih kurang 30 menit

      • 5. Ikan yang sudah mati kemudian dibedah dan diamati warna jantung, insang, hati dan ginjalnya

      • 6. Catat di kertas gambar hasil yang diperoleh

  • 3.4.5. Pengamatan terhadap bakteri

    • 1. Ambil satu kolom bakteri dengan jarum ose, letakkan diatas kaca objek,

  • teteskan sedikit akuades lalu buat preparat ulas, kemudian kering anginkan selanjutnya dilewatkan diatas api lampu bunsen 3 kali, tujuan untuk fiksasi

    • 2. Genangi dengan zat warna kristal violet 1-2 menit

    • 3. Buang kelebihan warna dengan cara memberi larutan lugol selama 1 menit

    • 4. Cuci dengan alkohol absolute beberapa detik, bilas dengan air kran mengalir

    • 5. Genangi dengan safranin selama 2-3 menit lalu cuci dengan air kran mengalir

    • 6. Amati dibawah mikroskop dengan pembesaran 10 × 100 (teteskan minyak emersi ke preparat)

    • 7. Gambar bentuk-bentuk bakteri dan apa warnanya

    • 3.4.6. Pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah

      • 1. Ambil darah dari ikan mas dengan menggunakan jarum suntik. Penggumpalan darah dapat dihindari dengan menggunakan larutan natrium citrate 3,8% atau heparin

      • 2. Letakkan setetes darah pada salah satu ujung slide glass yang tidak berminyak

      • 3. Tempelkan salah satu ujung slide glass yang lain pada slide glass yang mengandung darah, lalu geser kearah menjauhi darah untuk menciptakan lapisan tipis darah

      • 4. Biarkan kering udara lapisan spesimen darah tersebut

      • 5. Warnai dengan larutan giemsa dan biarkan kering

      • 6. Amati dan gambar parasit darah dibawah mikroskop

    IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

    4/23/13

    diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN

    4.1. Hasil

    Selama praktikum parasit dan penyakit ikan, mendapatkan hasil praktikum

    Banyak Sedang Banyak
    Banyak
    Sedang
    Banyak

    sebagai berikut:

    4.1.1.

    Metode dasar dalam identifikasi ektoparasit dan endoparasit

     
     

    Gambar 1. Camallanus lacustris

     

    Gambar 2. Ichthyophthirius multifiliis

    Gambar 3. Dactylogyrus sp

    4.1.2.

    Teknik pengawetan spesimen parasit

     
     

    Gambar 4. Ichthyophthirius multifilii

     

    4.1.3.

    Pengamatan Siklus hidup parasit digenea

     
     

    Gambar 8. Siput

    Gambar 9. Cercaria

    4.1.4.

    Pengamatan terhadap ikan yang keracunan bahan polutan

     

    Bahan polutan

    : bayclin, deterjen dan rondap/

     

    Dosis

    : dikondisionalkan

    Menit ke 1

    : 157

    bukaan operculumnya

     

    Ikannya keliatan stress dan megap-megap, pergerakan liar dan tubuhnya memucat.

         

    Tabel 1. Pengamatan perbandingan terhadap ikan yang keracunan

     

    Pengamatan

    Merah pekat

    Insang

    Jantung

    Merah pekat

     

    Mukus

    Polutan:

               
     

    Bayclin

    Merah pekat

    Merah pekat

    Deterjen

    Rondap

    Merah pekat

    Merah pekat

     

    Tidak polutan

             

    (kokntol)

    tidak terdapat bintik hitam

    merah tua

    Tidak ada

    4.1.5.

    Pengamatan bakteri

     
     

    Gambar 10. Aeromonas sp gram negatif

     

    4.1.6.

    Pewarnaan dan pembuatan preparat parasit darah

    4/23/13

    diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN

    Eritosit = Leukosit = 4 10 Mm 2 4 10 2 500 Mm ML 2 Peripheal
    Eritosit =
    Leukosit =
    4
    10
    Mm 2
    4
    10
    2
    500
    Mm ML 2
    Peripheal parasit darah :
    500
    ML 2
    ML 2
    • 4.2. Pembahasan

    Gambar 7. Darah

    Kusumah dalam Mairita (1999), menyatakan serangan patogen pada ikan dikenal

    dengan ektoparasit dan endoparasit. Ektoparasit yaitu parasit yang hidup pada tubuh bagian luar

    organisme yang ditumpanginya. Sedangkan endoparasit yaitu parasit yang hidup pada organ

    tubuh bagian dalam suatu organisme yang ditumpanginya.

    Penyakit Ichthyophthiriosis menyebabkan kematian masal baik pada ikan stadia larva,

    ikan kecil maupun ikan dewasa. Larva dan ikan kecil adalah stadia yang paling rentan. Kematian

    masal terjadi secara bertahap, dan kurang dari satu minggu lebih dari 70% ikan akan mati.

    Penyakit Ichthyophthiriosis memiliki tanda klinis yang khas, yaitu adanya

    bercak putih pada permukaan kulit dan insang dari ikan yang terinfeksi. Penetrasi parasit ke dalam

    jaringan kulit ikan menyebabkan perubahan pada jaringan integument, yaitu terbentuknya rongga

    di sekitar parasit, ephitelial sel rusak, pembuluh darah di daerah infeksi pecah dan jaringan akan

    diselimuti oleh sel darah.

    Dana dan angka (1990), menyatakan bahwa serangan Dactylogyrus sp sering

    dijumpai pada insang, kulit dan sirip. Penularan dari organisme ini melalui pergesekan

    tubuh pada fase infektif (fase berenang bebas).

    Afrianto dan liviawaty (1994), ikan yang terserang gyrodactylus sp ini

    biasanya akan menjadi kurus dan kulitnya tidak kelihatan bening lagi, sirip ekor

    sering rontok dan tutup insang tidak dapat menutup dengan sering terlihat

    menggosok-gosok badannya dengan sengaja kedasar kolam atau benda keras lainnya.

    Sutriawati (1997), menyatakan bahwa gejala penyakit yang dapat ditimbulkan

    oleh dactylogyrus sp dan gyrodactilus sp adalah insang dan kulit menjadi rusak, luka

    dan terjadi pendarahan. Pernapasan terganggu, kulit ikan berlendir banyak dan

    warna pucat, ikan lemas dan tidak suka bergerak serta siripnya menguncup.

    Camallanus lacustris merupakan parasit air tawar yang umum yang bersifat

    kosmopolit untuk menginfeksi ikan berbeda-beda untuk setiap inangnya yang

    menununjukkan spesifikasi yang luas (Grabda, 1991)

    Menurut Paperna (1995), digenia mempunyai siklus hidup tidak langsung dan

    fase dewasanya bersifat parasitik pada vertebrata. Selain itu, ikan juga dapat

    diinfeksi oleh fase larva, metaserkaria. Infeksi metaserkaria merupakan sumber utama

    penyakit.

    Pengamatan terhadap ikan patin yang diberikan bahan polutan seperti

    bayclin, deterjen dan rondap memiliki indikasi seperti ikan akan megap-megap,

    pergerakan yang agresif dengan bergerak kepermukaan perairan untuk mencoba

    menagbil oksigen dari luar sehingga pergerakan operculum sangat cepat, perlahan-

    lahan ikan menjadi kejang-kejang kemudian beberapa menit kemudian terjadinya

    mortalitas.

    Bakteri aeromonas Sp yang diamati memiliki bentuk yang bulat, tepi yang

    rata dan memiliki diameter 0,2 cm (uji fisika). Pada uji pewarnaan gram bakteri

    memberikan hasil bakteri berwarna merah sehingga dapat disimpulkan bakteri gram

    negatif. Sedangkan pada uji KOH 3% yang berdasarkan 1 koloni bakteri memberikan

    hasil yang cair/tidak mengental maka ditandai bakteri ini bersifar gram negatif.

    Uji sampel darah pada ikan mas memiliki eritrosit yang melebihi batas normal

    yang dapat dikatakan ikan mengalami penyakit hipermia, terhadap leukosit juga

    melebihi batas normal ditandai bahwa selama kehidupan ikan mengalami stress.

    V. KESIMPULAN DAN SARAN

    • 5.1. Kesimpulan

    Serangan patogen pada ikan dikenal dengan ektoparasit dan endoparasit. Ektoparasit

    yaitu parasit yang hidup pada tubuh bagian luar organisme yang ditumpanginya. Sedangkan

    endoparasit yaitu parasit yang hidup pada organ tubuh

    Penyakit merupakan suatu keadaan dimana organisme tidak dapat mempertahankan

    keadaan normal karena adanya gangguan fungsi fisiologi yang dapat disebabkan oleh organisme

    patogen maupun faktor lainnya. Dengan demikian timbulnya serangan penyakit pada ikan dapat

    disebabkan oleh organisme lain, pakan maupun keadaan lingkungan.

    • 5.2. Saran

    Untuk mendapatkan hasil yang baik sebaiknya kerjasama sesama praktikan

    bisa berjalan dengan lancar. Dan juga diharapkan kepada asisten agar tetap

    4/23/13

    diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN

    menegakkan disiplin bagi praktikan yang tidak serius selama praktikum berlangsung.

    DAFTAR PUSTAKA

    Afrianto dan Liviawaty. 2003. Pengendalian hama dan penyakit ikan. Penerbit

    kanisius. Yogyakarta

    Dana. D dan S. L. Angka. 1990. ‘Masalah Penyakit Dan Bakteri Pada Ikan Air Tawar

    Serta Cara Penanggulangannya’. Makalah Pada Seminar Nasional II

    Penyakit Ikan Dan Udang. Balai Penelitian Perikanan Air Tawar. Bogor.

    121 hal

    Djuhanda, T. 1981. Dunia ikan. Armico Bandung. 190 halaman.

    Grabda, J. 1991. Marine Fish Parasitology, an Outline. Polish Scientific Publisher.

    Poland, p: 3-22; 29-31

    Susanto, H. 1987. Budaya Ikan di Pekarangan., Penerbit Penebar Swadaya., Jakarta.

    Sutriawati, H. 1997. ‘Identifikasi Dan Pengendalian Parasit Pada Ikan Mas Di Balai

    Budidaya Air Tawar Sukabumi Jawa Barat. Skripsi. Jurusan Biologi

    Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam IPB. Bogor. 32 hal

    Irawan .2004. Budidaya Ikan Ait Tawar. Ikan Gurame, Ikan Nila. Kanisius. Yogyakrta.

    Kordi .2004. Penanggulangan Hama dan Penyakit Ikan. C.V. Aneka. Solo.

    Kusumamihardja S. 1989. Diktat Parasitologi. Bogor: Institut Pertanian

    Bogor. Yanong RPE. 2002. Nematode (Roundworm) Infection in Fish.

    Sirkular 911:33570-3434.

    Kottelat, M., A. J, Whitten, S. N. Kartika Sari dan Wirjoatmojo. 1993. ‘Ikan Air Tawar

    Tawarv Indonesia Bagian Barat dan Sulawesi’. Jakarta . 293 hal.

    Lingga, P dan H. Susanto. 1987. ‘Ikan Hias Air Tawar’. Penebar Swadaya. Jakarta. 236

    hal.

    Mairita, H. 1999. ‘Ektoparasit Pada Ikan Jelawat (Leptobarbus haevenii Bleker) Yang

    Dipelihara Dalam Kolam Kelurahan Langgini Kec. Bangkinang Kab.

    Kampar Prov. Riau’. Skripsi. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan

    Universitas Riau. Pekanbaru. 48 hal (Tidak diterbitkan)

    Paperna, I. 1995. Digenea (Phylum Platyhelminthes). In Woo, P. T. K. (Ed). Fish

    Disease and Disorders. Volume 1. Protozoa and Metazoa Infections.

    University Press. Cambridge. P: 329.

    4/23/13

    diyAn's Zone ))^_^((: LAPORAN PARASIT DAN PENYAKIT IKAN

    LAMPIRAN

    Diposkan oleh diyan fi3ya Manurung di 18.23

    0 komentar:

    Blog Design by Gisele Jaquenod