3 ASPEK PENDEKATAN PENGETAHUAN ILMIAH

1. 2.

3.

Ontologis Epistemologis Aksiologis

Batas / ruang lingkup objek penelaahan b.PENDEKATAN ONTOLOGIS Mengandung 2 aspek : a. Penafsiran tentang hakekat realitas (metafisika) dari objek ontologis tersebut .

Ad.a. Batas / Ruang Lingkup Objek Penelaahan Batas / ruang lingkup yang menjadi .Objek penelaahan pengetahuan ilmiah hanya terbatas pada PENGALAMAN / YANG DIALAMI MANUSIA SECARA EMPIRIK (pengalaman konkrit. gejala alam yang ditangkap oleh panca indera) .

PENGALAMAN HIDUP MANUSIA :   Mulai dari pertemuan ovum & spermatozoa sampai kematian Sebelum pertemuan ovum & spermatozoa (PRA-PENGALAMAN) dan sesudah kematian (PASCA PENGALAMAN) BUKAN WILAYAH ONTOLOGI PENGETAHUAN ILMIAH .

b.Ad. Penafsiran Tentang Hakekat Realitas (Metafisika) Dari Objek Ontologis Tersebut    Penafsiran metafisika berdasarkan apa adanya (das sein) dengan Deduksi-deduksi yang dapat diverifikasi secara fisik Bebas dari nilai yang bersifat DOGMATIS (seharusnya = Das Sollen) .

.Einstein : Ilmu diawali dengan fakta dan diakhiri dengan fakta. apapun teori yang disusun antara keduanya.

kelestarian / keseimbangan alam .kodrat manusia .martabat manusia .PENDEKATAN AKSIOLOGIS Ilmu harus digunakan dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. meningkatkan taraf hidup manusia dengan mempertahankan : .

Penggunaan / pemanfaatan ilmu : Komunal  Universal  .

PENDEKATAN EPISTEMOLOGIS    Cara kegiatan untuk memperoleh dan menyusun ilmu Dengan metode ilmiah Metode ilmiah didasarkan : LOGICO-HIPOTETIKO-VERIFIKATIF atau DEDUCTO-HIPOTETIKO-VERIFIKATIF .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful