Anda di halaman 1dari 2

Fisika SMK kelas 2 smt 4 setyo_prayitno2000@yahoo.

com Modul I Modul pembelajaran Fisika untuk kelas 2TKJ semester 4, sebagai pengganti pembelajaran yang hilang karena siswa melaksanakan OJT.

Termodinamika

Termodinamika
Materi yang sudah dibahas (coba jelaskan ) 1. Proses proses pada gas: isotermis, isobarik, isokorik, adiabatic 2. Grafik hubungan antara tekanan gas dan volume gas (grafik p-V) untuk berbagai proses. 3. hubungan antara jumlah mol-jumlah partikel

Usaha dapat ditentukan dengan cara menghitung luas daerah di bawah grafik p-V. Karena gas memuai (proses ke kanan ) maka usaha bernilai positip. W = luas trapezium =1/2x jumlah sisi sejajar x tinggi

=1/2.(4+2).10 .(2-0,5)
5

= 4,5.105 joule Menghitung usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses siklus Jika gas mengalami proses siklus A-B-C-DA, maka usaha yang dilakukan selama satu siklus tersebut sama dengan luas siklus. W = luas bidang ABCD Contoh Soal Hitunglah usaha yang dilakukan jika gas melakukan proses A-B-C seperti terlihat pada grafik p-V di bawah ini. Penyelesaian: Usaha = luas siklus W = luas segitiga W = x alas x tinggi W = (4-0,5)(450000200000) W = x3,5x250000 W = 437500 J

N = nN A ,

dengan N = jumlah partikel,

n=jumlah mol, dan NA=bilangan Avogadro =6,022.1023 molekul/mol

4. 5. 6. 7.

hubungan

dengan m=massa zat (gram), M=massa molekul atau massa atom (gram/mol)

m = nM

antara

jumlah

mol-massa

zat

persamaan gas ideal pV = nRT dengan p=tekanan gas (pascal), V=volum gas (m 3), n=jumlah mol (mol), R= konstanta gas umum =8,314 J mol-1K-1, T=suhu mutlak gas (K) energi dalam gas monoatomik

3 nRT 2

, gas diatomic

U =

5 nRT 2

hubungan antara perubahan energi dalam dengan perubahan suhu gas monoatomik

3 nR (T2 T1 ) 2 5 U = nR (T2 T1 ) 2 U =

dan gas diatomic

HUKUM TERMODINAMIKA

Usaha yang dilakukan gas pada berbagai proses


Usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses isobaric

Kalor yang diserap system, sebagian digunakan untuk menaikkan energi dalam dan sisanya untuk melakukan usaha luar

V = p( V2 V1 ) W = p
W = Usahajoule p = tekananpaskal V1 = volume awalm3

V2 = volume akhirm3
Usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses isokhorik

Q = U +W Q =kalor yang diserap systemjoule U = kenaikan energi dalam systemjoule W =usaha yang dilakukan systemjoule Catatan Sistem menyerap kalor Q = + System melepas kalor Q =

W=0
Usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses isotermik

Suhu system naik U = + Suhu system turun U = Sistem memuai W = + System menyusut W =

V2 W = nRT ln V1
Usaha yang dilakukan gas yang mengalami proses adiabatic

Gas monoatomik Gas diatomic


Contoh soal

3 nR( T1 T2 ) 2 5 W = nR( T1 T2 ) 2

W=

Suatu gas dalam wadah yang memiliki volum 2 m 3 dan tekanan 4 atm. Hitung usaha yang dilakukan gas jika a. gas memuai pada tekanan tetap sehingga volumnya menjadi 4 m 3 b. gas dimampatkan pada tekanan tetap sehingga volumnya menjadi 0,5 m 3 Menghitung Usaha yang dilakukan gas dari grafik p-V Jika grafik p-V diketahui maka usaha yang dilakukan dapat dihitung dengan cara menghitung luas daerah di bawah grafik tersebut Contoh Soal Perhatikan grafik p-V di samping. Jika V 1 =0,5 m3, V =2 m3, p1 = 4.105 Pa,
2

Contoh Soal Gas dalam suatu ruangan tertutup menyerap kalor 2500 joule dan dalam waktu yang bersamaan melakukan usaha sebesar 3000 joule. Berapa perubahan energi dalamnya, bagaimana suhu gas itu setelah proses? Penyelesaian Q = 2500 J, W = 3000 J Q =U + W 2500 = U + 3000 U =-500 J U = negative suhu turun Penerapan Hukum I termodinamika pada berbagai proses gas

1.

Proses isotermis

perubahan energi dalam U = 0 Q=W (kalor yang diserap seluruhnya digunakan untuk melakukan usaha)

suhu tetap tidak

ada

2. 3.

Q = U + W Proses isokhorik volume tetap tidak melakukan usaha W = 0 Q = U ( kalor


Proses isobaris yang diserap hanya digunakan menaikkan energi dalam gas ) untuk Proses adiabatik

4.

dengan penurunan energi dalam gas)

Q = 0 U + W = 0 W = - U (usaha yang dilakukan gas sama

p2=2.105 Pa, berapa usaha yang dilakukan gas tersebut?

Penyelesaian:

Fisika SMK kelas 2 smt 4 setyo_prayitno2000@yahoo.com

Termodinamika

Latihan Soal (Tugas I) 1. Dalam suatu wadah yang tertutup terdapat 2,5 mol gas oksigen. Hitunglah banyaknya molekul gas oksigen tersebut. 2. Tabung gas yang volumnya 200 liter berisi 1,5 mol gas hydrogen yang bersuhu 27 0C. Berapa tekanan gas hydrogen tersebut. 3. Gas ideal dalam ruangan tertutup volumnya 0,5 m3, bertekanan 300.000 Pa, dan bersuhu 470C, kemudian memuai secara isotermis hingga volumnya menjadi 2m3. Berapa usaha yang dilakukan gas tersebut? Berapa pula kalor yang diserap gas itu? 4. Gas helium dalam silinder yang tertutup piston melepas kalor 1000 joule, dan dalam waktu yang bersamaan melakukan usaha sebesar 2400 joule. Berapa perubahan energi dalamnya? Bagaimana suhu gas helium itu? 5. Ketika usaha 2000 J diberikan secara adiabatic untuk memampatkan mol gas ideal mono atomik, suhu mutlaknya menjadi dua kali semula. Tentukan suhu awal gas. R = 8,31 J/(mol K) 6. Suatu system termodinamika menjalankan suatu proses di mana energi dalamnya berkurang sebesar 500 J dan serentak usaha sebesar 180 J dikerjakan pada system. Hitung banyaknya kalor yang terlibat pada proses tersebut. Apakah kalor tersebut masuk ke dalam atau keluar dari system? Siklus Carnot Siklus Carnot adalah siklus mesin kalor ideal, terdiri dari dua proses isothermal dan dua proses adiabatic A-B pemuaian secara isothermal system menyerap kalor Q1 B-C pemuaian secara adiabatic C-D pemampatan secara isothermal system melepas kalor Q2 D-A pemampatan adiabatic Karena proses kembali ke keadaan awal, berarti suhu system dalam satu siklus tidak berubah, tidak terjadi perubahan energi dalam (U = 0). Penerapan hukum I termodinamika pada siklus Carnot menjadi Q =U + W Q1 Q2 = 0 + W W = Q1 Q2 W = usaha yang dilakukan mesin Q1 = kalor yang diserap dari sumber kalor bersuhu tinggi T1 Q2 = kalor yang dilepas ke sumber kalor suhu rendah T2 Efisiensi mesin kalor Efisiensi suatu mesin didefinisikan sebagai perbandingan antara kerja yang dilakukan (output) dengan kalor yang diserap mesin (input)

Bagaimana caranya menaikkan efisiensi mesin carnot? Untuk menaikkan efisiensi mesin carnot caranya yaitu dengan menaikkan suhu reservoir (sumber kalor) suhu tinggi (T1) Contoh soal Sebuah mesin Carrnot yang menggunakan sumber suhu tinggi 800 K mempunyai efisiensi 20%. Untuk menaikkan efisiensi menjadi 36%, berapakah suhu sumber tinggi harus dinaikkan? Jawab: Hitung dahulu suhu sumber rendah T 2 dari data awal =20%=0,2, suhu tinggi T1= 800 K = 1 - T2/T1 0,2 = 1 T2/800 T2/800 = 0,8 T2 = 640 K Sekarang hitung suhu sumber tinggi yang baru T 1 untuk mendapatkan efisiensi = 36% =0,36, dengan asumsi suhu sumber rendah tetapT2 =640 K. = 1 - T2/T1 0,36 = 1 -640/T1 640/T1 = 0,64 T1 = 1000 K Latihan soal (Tugas II) 1. Dalam satu siklus, sebuah mesin Carnot mengambil kalor sebanyak 350 J dari sumber bersuhu 580 K dan melepaskan kalor ke sumber bersuhu 300 K. (a). Berapa efisiensi mesin itu? (b). berapa usaha yang dilakukan tiap satu siklus? 2. Sebuah mesin Carnot bekerja diantara dua sumber panas 4870C dan sumber dingin 107 0C. Jika mesin tersebut menyerap kalor 800 J dari sumber panas, berapa jumlah kalor yang dibuang dari mesin? 3. Sebuah mesin Carnot yang menggunakan sumber suhu tinggi 800 K mempunyai efisiensi sebesar 40%, Berapakah suhu sumber tinggi harus dinaikkan agar efisiensinya naik menjadi 50%? SELAMAT BELAJAR DAN KERJAKAN SOALSOAL LATIHAN (TUGAS I dan TUGAS II) DENGAN SEBAIK-BAIKNYA, NANTIKAN KOMPETENSI BERIKUTNYA. (GETARAN GELOMBANG DAN BUNYI)

= Q
W Q1

W
1

= efisiensi mesin = usaha (kerja) yang dilakukan mesin (output) = kalor yang diserap mesin (input)

Karena W = Q1 Q2 maka

Q1 Q2 Q =1 2 Q1 Q1 T2 T1

Untuk mesin Carnot Q2/Q1 = T2/T1 maka efisiensi mesin Carnot dapat dinyatakan dengan

= 1

= efisiensi mesin carnot (efisiensi maksimum mesin kalor) T1 = suhu mutlak reservoir suhu tinggiK T2 = suhu mutlak reservoir suhu rendahK Contoh soal Sebuah mesin menyerap kalor dari sumber kalor bersuhu 6890C dan membuang kalor pada sumber kalor bersuhu 3970C. Berapa efisiensi maksimum mesin kalor itu? Penyelesaian T1 = 689 + 273 = 962 K T2 = 397 + 273 = 660 K Efisiensi maksimum (efisiensi mesin carnot )

= 1

T2 T1

(1

670 ).100% = 30% 962