P. 1
Observasi kemasan

Observasi kemasan

|Views: 720|Likes:
Dipublikasikan oleh Teta Dear
Desain Kemasan adalah suatu proses mulai dari mendesain sampai produksi. Ada tiga kategori untuk menentukan desain kemasan. Pertama, soal makna kemasan. Kemasan sebaiknya bermakna personal, sosial, dan publik.
Desain Kemasan adalah suatu proses mulai dari mendesain sampai produksi. Ada tiga kategori untuk menentukan desain kemasan. Pertama, soal makna kemasan. Kemasan sebaiknya bermakna personal, sosial, dan publik.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Teta Dear on Apr 23, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/19/2014

pdf

text

original

OBSERVASI KEMASAN COKLAT, KEMBANG GULA, KOPI, DAN TEH LAPORAN Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas

matakuliah Pengemasan Penyimpanan dan Penggudangan Dosen pengampu: Mustika NH., S.TP., M.Pd.

Disusun Oleh: Andari Sulfaj Anja Wulan Sari Bangun Ambar Ekowati Firman Ryan T Hetty Restika Sari Tedy Tarudin Yatin Dwi Rahayu NIM. 1000748 NIM. 1005182 NIM. 1006572 NIM. 1000205 NIM. 1000497 NIM. 1000684 NIM 1006578

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDUSTRI FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2013

1

KEMASAN COKLAT Desain Kemasan adalah suatu proses mulai dari mendesain sampai produksi. Ada tiga kategori untuk menentukan desain kemasan. Pertama, soal makna kemasan. Kemasan sebaiknya bermakna personal, sosial, dan publik. Personal yaitu hanya untuk diketahui sendiri isi yang ada dalam kemasan. Bermakna sosial, biasanya untuk penghargaan atau penghormatan atas prestasi atau hasil yang dicapai. Sementara kemasan yang bernilai publik, biasanya untuk produk untuk komersial, jadi pesan kemasannya harus dapat dimengerti oleh semua orang yang membacanya. Kedua, kemasan dalam bentuk fisik. Terdiri dari kemasan primer melekat pada produknya), kemasan sekunder (melindungi produk), kemasan tersier (fungsi kemudahan dan praktis pembawaannya), kemudian kemasan transport dan sebagainya. Ketiga, mendesain kemasan yang baik harus mencakup 5 fungsi yaitu fungsi protektif, fungsi praktis, fungsi informasi, fungsi komunikasi dan fungsi lingkungan. Desain kemasan mempunyai 5 prinsip fungsional, pertama kemasan (packaging). Pada kemasan ini harus disampaikan tentang jenis produk, dan kegunaannya. Disini kejujuran jadi hal penting. Kedua, kemasan secara fisik. Fungsinya sebagai pelindung produk dari benturan, gesekan, guncangan, hentakan dan lain-lain. Disini kekuatan menjadi prinsip utama. Ketiga, kemasan yang nyaman dipakai. Maksudnya kemasan disini memberikan rasa nyaman jika disentuh, permukaannya tidak melukai, lentur saat digenggam, mudah dibersihkan, disimpan, stabil bila diletakkan. Kemasan yang dapat didaur ulang sangat diutamakan. Keempat, kemasan yang mampu menampilkan citra produk dan segmentasi pasar pemakainya. Disini melibatkan banyak unsur terutama yang berkaitan dengan imajinasi, selera, dan fantasi sipemakai. Kemasan disini harus mampu menerjemahkan siapa pemakainya, status sosial, dimana dan jenis perilaku seperti apa produk mainan tersebut dipakai. Keunikan menjadi nilai penting. Kelima, kemasan yang berprinsip mendukung keselarasan lingkungan. Kemasan yang baik adalah yang; mudah didaur ulang (recycle) ke produk baru dan tidak terkontaminasi, bisa dilebur dan dibuat kembali ke produk (re-use) asal. Berdasarkan pengamatan, banyak konsumen memilih satu jenis produk setelah melihat kemasannya. Hal ini dapat terjadi jika kemasan tersebut memberikan informasi yang cukup bagi calon pembeli, serta mempunyai disain yang menarik pembeli. Produk olahan coklat merupakan produk yang banyak dilirik oleh semua kalangan konsumen. Produk-produk cokelat yang banyak ditemukan dipasaran adalah coklat bubuk, coklat batang, seres, selai coklat, serta permen coklat. Selain fokus pada proses pengolahannya, produk coklat juga harus diperhatikan dalam pengemasannya. Kebanyakan coklat meleleh pada suhu 27oC, jadi bahan pengemasnya perlu diperhatikan untuk mempertahankan bentuk fisik produk tersebut. Berikut adalah identifikasi kemasan coklat berdasarkan bentuk, jenis dan struktur kemasan.

2

N o 1

Produk

Bentuk Kemasa n Gelas dengan leher berlekuk dan transparan

Jenis Kemasan

Struktur Kemasan

Selai Coklat

Jenis kemasan yang digunakan adalah gelas kaca (jar)

Produk dikemas dengan gelas jar sebagai pengemas primernya dan ditutupi oleh tutup plastik. Label ditempelkan pada gelas

2

Seres Ritz produk dikemas dalam bentuk silindris/ kaleng, tidak tembus cahaya dan bertutup Terdapat dua jenis kemasan yang digunakan yaitu kemasan logam dan kemasan plastik Jenis kemasan yang digunakan adalah logam sebagai kemasan sekunder dan plastik bening sebagai kemasan primernya

3

Syrup Coklat Bentuk kemasan syrup coklat ini adalah botol dengan tutup yang dibuka tutup Jenis bahan pengemasnya adalah botol plastik dengan jenis HDPE (tertera pada bagian bawah botol) Syrup coklat ini langsung dikemas pada kemasan botol plastik HDPE dengan label kertas ditempel pada botol sebagai identitas produk

4

Coklat Dairy Milk Bentuk kemasan adalah Jenis pengemas yang Struktur pengemasnya , alumunium foil 3

kotak persegi panjang tidak tembus cahaya

digunakan adalah plastik dan alumunium foil

sebagai kemasan primer dan kemasan plastiknya sebagai kemasan sekunder sekaligus sebagai label produk Struktur pengemasanya adalah alumunium foil sebagai kemasan primer dan plastik tebal sebagai kemasan sekunder sekaligus labeling produk

5

Permen coklat Bentuk permen coklat ini adalah koin, bulat tipis kemudian dibungkus lagi dengan plastik tebal menyerupai bentuk tabung Jenis bahan pengemasnya adalah alumnium foil dan plastik tebal

6

Coklat Batang Benuk kemasannya adalah persegi panjang Jenis kemasan yang digunkan adalah alumunium foil dan kertas yang mudah rapuh Struktur kemasan terdiri dari alumunium foil sebagai kemasan primer dan kemasan kertas sebagai kemasan sekunder sekaligus label produk Jenis Coklatbubuk kemasan pada dikemas dengan produkadalah platik kemudian karton ti pis baru dikemas dan plastik pada kemasan laminasi kotak karton yang merupakan kemasan sekunderya sekaligus kemasan yang dignakan sebagai identitas produk

7

Coklat bubuk

Bentuk kemasan adalah kotak

4

Pengaruh Desain Bentuk, Struktur Bahan Kemasan Coklat Terhadap Produk Coklat yang Dikemasnya Selai Coklat Desain kemasan berbentuk gelas seperti jar yang terbalik memberi penampilan yang lain dari kemasan pada umunya (unik). Bentuk kemasan seperti ini memberi ruang yang luas untuk selai coklat sehingga mudah untuk dibuka dan dicolek untuk dioleskan pada roti dan sejenisnya, menampung selai yang maksimal, dan kuat serta menarik konsumen karena bentuknya yang unik. Pengaruh bahan kemasan terhadap selai yaitu melindungi coklat dari kontak langsung dengan udara, cahaya, dan gelas kaca tahan terhadap suhu panas atau dingin. Karena gelas kaca sebelumnya dilakukan proses sterilisasi maka dapat mengawetkan selai coklat. Labeling pada selai coklat terletak pada kertas label yang ditempel pada gelas atau botol kemasan yang emyerupai jar tapi terbalik. Menunjukkan nama selai coklat (crump), rasa, komposisi, data kode produksi dan kode produk, serta nama perusahaan yang memproduksinya. Ceres Kaleng Rits Desain bentuk silinder atau tabung memberikan ruang yang luas untuk Ceres sehingga muatan ceres banyak, menarik konsumen,. Pengaruh bahan kaleng atau logam pada ceres yaitu tahan benturan, melindungi cahaya, suhu rendah atau tinggi, dan kontak udara langsung, sehingga kualitas ceres dapat terjaga dan umur simpan cereslebih tahan lama. Kemasan kaleng pada ceres

5

menjadi kemasan sekunder karena dilapisi dengan plastik bening sebelumnya dengan tujuan agar komponen ceres tidak terurai dengan kaleng, karena plastik bening cukup kuat untuk melindungi produk ceres untuk mempertahankan Labelling pada ceres kaleng menyatu dengan kemasan kaleng. Labelling pada ceres kaleng menunjukkan bahwa produk ini persembahan dari RITZ, dan terdapat komposisi bahan, berat bersih yaitu 500 gr, kode produksi atau masa kadaluarsa, nomor kode produk, memproduksinya. Sirup Coklat Hersyhey’s Desain berbentuk silider atau tabung seperti botol memberi pengaruh terhadap sirup coklat adalah dapat menampung sirup coklat dalam volum yang banyak, karena sirup berbentuk cair maka botol ini membuat sirup coklat kuat (tidak bocor) tahan terhadap benturan, cahaya, dan kontak langsung dengan udara karena tertutup rapat dan mudah dibuka, serta menarik konsumen. Pengaruh bahan kemasan botol sirup coklat yaitu memberi perlindungan sirup coklat, serta menambah umur simpan sirup coklat, bahan botol ini adalah plastik PET yang banyak digunakan untuk pembotolan bahan pangan, sehingga aman untuk produk sirup coklat. Labelling pada sirup coklat ini terdapat pada kertas lebelling kemudian ditempel pada botol kemasan sirup coklat agar tampilan kemasan lebih menarik. Lbelling menunjukkan nama sirup coklat (hershey’s), berat bersih, komposisi, kode produk dan kode produksi, serta nama perusahaan yang memproduksinya. Coklat Batang Delfi cap halal, dan nama perusahaan yang kualitasnya.

6

Desain kemasan berbentuk persegi panjang memberi pengaruh bidang pada coklat. Tersusun batangan sehingga nampak kokoh dan tebal. Pengaruh bahan kemasan sekunder dari plastik sehingga mengkonsumsinya, mempertahankan kualitas yaitu kemasan coklat menjdi tertarik mearik untuk konsumen

karena memperkecil

terjadinya goresan atau goncangan apabila tidak dikemas plastik. Pengaruk kemasan primer yang berbahan kertas laminasi yang melindungi coklat batang tetap utuh tidak terurai dan mengawetkan coklat, serta memudahkan untuk dibuka. Labelling pada coklat delfi menyatu dengan kemasan platik. Tertera nama coklat dairy milk, komposisi bahan, data produksi atau masa kadaluarsa, kode atau nomor produk, label halal, serta nama perusahaan yang memproduksi coklat tersebut. Coklat Koin Desain bentuk lingkaran atau lempengan koin membuat coklat menjadi mnarik, memudahkan konsumen untuk mengkonsumsinya, ukuran yang pas untuk langsung di konsumsi tiap koin coklat. Warna-warni pembungkus koin dapat menarik konsumen. Pembungkus plastik menguatkan coklat dari benturan, menampung banyak koin coklat dan menjadikan koin coklat tersusun rapi, melindungi koin coklat. Pengaruh bahan kemasan primer (kertas laminasi dengan alumunium foil) adalah melindungi coklat terhadap kontak langsung dengan udara, menambah umur simpan coklat, menarik konsumen karena memiliki warna yang menarik

7

dengan ukuran seragam seperti koin. Plastik tebal sebagai pengemas sekunder memberi ruang agar koin coklat tersusun rapi dan berisi banyak koin yang beraturan, melindungi koin coklat dari benturan dan sebagainya. Labelling pada coklan koin terdapat pada dua bagian kemasannya, yang pertama pada kemasan laminasi yang berwarna pink, perak, dan emas, disitu tertera nama coklat koin ditulis menyerupai uang logam atau koin yang sesungguhnya dengan tujuan untuk konsumen tertarik karena kemasanya unik. Kedua labelling pada kemasan luar yaitu plastik. Labelling menunjukkan rasa atau flavour coklat koin yang sesuai dengan warna kertas laminasi, nama coklat koin yaitu “Choc coin” komposisi, berat bersih, kode produk, kadaluarsa, dan nama perusahaan yang memproduksinya. Coklat Monggo Dengan desain bentuk yang kotak padat menyerupai bentuk balok memberi pengaruh pada coklat telihat bidang, padat berisi, kekerasan coklat yang nampak karena dapat dipegang secara langsung, menampung banyak dalam bentuk batangan, mudah dibuka untuk dikonsumsi. Struktur bahan kemasan terdiri dari kertas kraft sebagai pengemas sekunder yang memberi pengaruh kemasan coklat yang klasik namun menarik konsumen, mudah dibuka, sebagai pelindung coklat yang sebelumnya dilapisi oleh kertas yang dilaminasi dengan alumunium foil yang merupakan pengemas primer yang melindungi coklat dari kkontak udara atau suhu panas ataupun dingin, sehingga coklat dapat lebih tahan lama. Labelling produk coklat monggo menyatu dengan kemasan sekunder atau pada kertas kraft. Terlihat pada gambar, nama coklat monggo dan rasa yang beraneka ragam untuk memudahkan konsumen untuk memilih rasa dari coklat

8

tersebut. Selain itu juga labelling berisikan komposisi bahan coklat monggo, berat bersih, data produksi atau masa kadaluarsa, dan nama perusahaan yang memproduksinya. Labelling juga terdapat nomor atau kode produk coklat monggo yang dapat dideteksi dengan mesin yang ada pada casier sehingga nampak di monitor. Coklat Bubuk Desain bentuk kotak memberi ruang bagi coklat bubuk seperti terlihat berisi, kokoh, menarik konsumen. Bahan pengemas primer adalah plastik memberi pengaruh dapat melindungi coklat dari kontak langsung dengan udara dan membuat coklat bubuk tersimpan rapi saat di dalam kotak. Kotak ini berbahan kertas tebal yang merupakan pengemas sekunder yang memberi pengaruh mudah dibuka dan sebagai pelindung coklat yang sudah dikemas plastik sebelumnya. Labeling pada produk dilakukan bertujuan untuk menunjukkan berat bersih dari produk yaitu 45 gr, kemudian menyertakan lebel halal, dan memasukkan komposisi bahan-bahan pembuatan coklat bubuk. Serta menunjukkan alamat tempat dan nama perusahaan yang memproduksi, data pembuatan dan kadaluarsa . Dengan labeling pada produk coklat bubuk juga dapat memudahkan konsumen untuk mengetahui bahwa produk ini merupakan coklat bubuk, serta tampilan kemasan coklat bubuk menjadi lebih menarik. Pada labelling terdapat nomor kode produk yang dapat dideteksi dengan mesin yang ada pada caxier sehingga harga produk nampak pada monitor.

9

KEMASAN CONFECTIONERY Produk Kembang Gula Produk kembang gula (confectionery) dapat dibagi menjadi chocolate confectionery dan non-chocolate confectionery. Chocolate confectionery adalah produk kembang gula yang berbasis coklat atau lemak, sedangkan non-chocolate confectionery adalah produk kembang gula yang berbasis gula. Coating fat, disebut juga sebagai enrobing fat, merupakan lemak pada produk coklat yang digunakan untuk melapisi produk lain seperti misalnya kacang-kacangan, wafer, biskuit, coklat, dried fruit, atau produk permen . Pembuatan candy ditentukan oleh konsentrasi gula dalam pemasakan gula sirup dan kontrol pencegahan pembentukan krital. Beragam ingredient seperti gelatin, buah, kacang, susu, asam dan sebagainya dapat ditambahkan ke dalam gula. Permen adalah sejenis gulagula (confectionary) adalah makanan berkalori tinggi yang pada umumnya berbahan dasar gula, air, dan sirup fruktosa. Tekstur permen sangat ditentukan oleh lamanya campuran bahan dididihkan, suhu pendinginan, dan cara penanganan setelah pendinginan. Bila campuran gula dipanaskan, ada beberapa tahap yang khas, yaitu 116°C tahap bola-lunak, 132°C tahap bola-keras, 150155°C kertakan keras. Dipasaran kita melihat beraneka ragam kemasan produk kembang gula. Kemasan kembang gula ini dapat berupa plastik, karton, kaleng, dll. Hal tersebut agar konsumen tertarik untuk membeli produk dan kemasan itu sendiri memiliki fungsi masing-masing. Dari hasil observasi kami, dibawah ini ada beberapa produk confectionery yang ada dipasaran:

10

NO 1

PRODUK

JENIS Plastik

STRUKTUR BAHAN Kemasan • Plastik Primer : plastik laminasi, dan kemasan sekunder: karton laminasi terdiri dari polietilen dan polipropilen • Kertas berbahan Kertas yang paling tebal (lebih dari 0.3 mm)

PENGARUH D • Polietilen memi

fleksible sehingg

dibentuk dan m

daya rentang ya

Selain itu, kedap bagus

air, uap air dan g kemasan proses udara.

digunaka

prod

dibiarkan saja ak

oksidasi

• Polipropilen day uap terhadap yang ketahanan

yang

lemak

terhadap suhu t • Pada sedikit kemasan

cukup mengkilap

mem

produk karena tid

kontak langsung membantu

bahan. Kemasan

pengepakan prod

11

2

Plastik

Kemasan primer: plastik laminasi

Polietilen,alum inium foil, dan polipropilen

Pengaruh plastik

pe selain

mengemas bahan paling dijumpai, praktis,

adalah merupakan

digunakan, mamp mampu mutu menunda 3 plastik Kemasan primer: plastik Plastik Poliamida atau Nilon yang terdiri dari molekulmolekul asam amino

kesegaran bahan bahan

mempe

oksida

pangan. • Bagian transpara keadaan dalamnya. • Nilon

konsumen dapa

prod

relative

dipengaruhi

ole

simpan yang la

suhu kamar. Te teroksidasi berwarna rapuh. • Sinar matahari sifat sehingga dalamnya.

suhu yang lebih t

kuni

akan kurang baik

mek

mempengaruhi p

12

4

Plastik

Kemasan primer: plastik transparan

Plastik Selopan (MT33)

Plastik sifat

selopan tembus

sehingga baik b konsumen secara plastik nyata. selopan

mengetahui keada

S

sifat kedap udara

baik dalam menj

produk yang sed 5 Plastik Kemasan primer: plastik laminasi

lama bila terkena u Polietilen/alum •Polietilen dan po inium foil/polipropile n memiliki sifat dan

sehingga mudah

mempuny

tembus uap yan ketahanan terhadap

yan

lema

terhadap suhu t

cukup mengkilap

•Alumunium foil

daya simpan ting

penutupan mud tertusuk,

tidak mudah s terhadap proses

dan

13

6

kertas

Kemasan primer: kertas berlapis dan kemasan sekunder: kertas

Kertas, polietilen,alum inium foil, dan polipropilen

• Terjadi perubah pengaruh pengemas.

diakibatkan kare

• Terjadinya penur bahan tersebut dari

sem

terjadi

terjadi pelepasan

sebagai tanda pe • Terjadi semakin tersebut disebabkan pangan

diri terhadap lingk

aroma

berkur

terjadi

menguapnya aro lingkungan. • Alumunium foil penutupan tertusuk, • Pada sedikit

tersebut

daya simpan ting

mud

tidak mudah so

dan

terhadap proses st kemasan

mem

produk karena tid

kontak langsung membantu

bahan. Kemasan

pengepakan produ

14

7

lastik

Kemasan dan kemasan sekunder: toples plastik

Polietilen dan clorida

• Polietilen

memi

primer : plastik polivinil

fleksible sehingg

dibentuk dan m

daya rentang ya

Selain itu, kedap bagus kemasan proses udara. • Polivinil clorida sebagai permen lebih • Pada sedikit kontak

air, uap air dan g

digunaka

prod

dibiarkan saja ak

oksidasi

pegang mudah kemasan

tersebu

dikonsumsi.

mem

produk karena tid bahan. Kemasan membantu

langsung

pengepakan produ

15

8

Plastik

Kemasan dan kemasan sekunder: karton dan mika

Poliester, EVA

• Poliester tahan suhu tinggi

primer : plastik kertas, dan

permeabilitasnya sehingga baik untuk bila

uap air dan ga

kemasan terjadi

yang akan mud dengan udara. • Pada kemasan sedikit produk

mem

karen

terjadi kontak dengan bahan. sekunder dalam 9 Kemasan primer : plastik laminasi dan kemasan sekunder: kaleng • Plastik laminasi terdiri dari polietilen dan polipropilen • Kaleng terbuat dari logam

p

produk. • Polietilen dan po memiliki dan sifat

sehingga mudah

mempuny

tembus uap yan ketahanan terhadap

yang

lemak

terhadap suhu t • Pada sedikit kontak kemasan

cukup mengkilap

mem

produk karena tid bahan. Kemasan

langsung

16

membantu 10 Plastik Kemasan primer: plastik transparan dan plastik pipa Plastik CA (Selulosa Asetat) dan polivinil clorida

pengepakan produ • Plastik CA peka

cahaya matahari dicegah penambahan penstabil

dan uap air, sehin

asam

0.01%. Selain i panas dan rapuh makanan beku. • Polivinil clorida sebagai permen lebih 11 Kaleng Kemasan (commposite can)

rendah, tidak coc

pegang mudah

tersebu

dikonsumsi. Composite can • Bentuk kemasa kemasan kaleng bahan utamanya adalah kertas kraft. Composi te can adalah libatan balutan (convolute wound) dan kertas berupa satuan yang

Primer: kaleng adalah

elastis dan tida karat, ramah Kemasan produk mudah meleleh. ini lebih

penyok, anti bak praktis, kedap air

rin

li

m

sehingg

lengke

17

libatan berupa secara

kertas spiral

continious (spiral wound), dilibat hingga membentuk body termasuk didalamnya kertas foil, dan PE. 12 Plastik Kemasan primer: plastik Plastik tipe PVC untuk bentuk mainan (spongebob Plastik tebal dan transparan. • Biasanya PVC kraft, plastic aluminium yang secara berlapis-lapis

untuk mainan, PV makanan. bercampur

tidak baik untuk

K

plastik ini bisa l

ke

makanan pada suh

18

13

Plastik

Kemasan primer: Plastik Kemasan sekunder: Karton

Plastik polietilen tipe HDPE dan karton

• HDPE akan melu keras

suhu 75oC, ben

sehingga

terhadap kimia, ud

14

Karton

Kemasan dan alumunium foil Kemasan sekunder dan tersier: karton

Palstik Poly Alumunium foil Dan akrtom

• PP jenis film pla

primer: plastik, Propilen

paling ringan deng alumunium dalam produk dapat dari

g/cm3, kemasan p

be

mempe

su

membua

menjadi lengket/le

• Karton sebagai p

agar produk tida 15 Kaleng Kemasan primer: kaleng Tipe kaleng produk ini two pieces can Kaleng dua lembar adalah kaleng yang dibuat dari bahan baku plat timah, aluminium atau lakur (alloy)

dan tidak mudah j • Kelebihan dari adalah tahan karat

mengkila

da

disolder. Apabila

terjdai korosi m sehingga menyebabkan bagi mengkonsumsi.

berpengaruh pad

k

konsumen

19

KEMASAN KOPI Disain merupakan seluruh proses pemikiran dan perasaan yang akan menciptakan sesuatu dengan menggabungkan fakta, konstruksi, fungsi dan estetika untuk memenuhi kebutuhan manusia. Desain adalah konsep pemecahan masalah rupa, warna, bahan, teknik, biaya, kegunaan dan pemakaian yang diungkapkan dalam gambar dan bentuk.Penampilan yang baik dari kemasan dapat meningkatkan penjualan dari produk yang dikemas. Promosi dari produk sangat erat kaitannya dengan perilaku saingan dan perilaku konsumen. Banyak metode promosi yang dapat dilakukan seperti promosi melalui media massa, papan di jalanan, dan ini terutama dilakukan apabila produsen ingin memperkenalkan produk barunya. Untuk promosi setelah produk tersebut dikenal oleh konsumen, maka pengemasan produk memegang peranan yang penting. Berdasarkan pengamatan, banyak konsumen memilih satu jenis produk setelah melihat kemasannya. Hal ini dapat terjadi jika kemasan tersebut memberikan informasi yang cukup bagi calon pembeli, serta mempunyai disain yang menarik pembeli. Disain kemasan yang menarik, biasanya diperoleh setelah melalui penelitian yang cukup panjang mengenai selera konsumen, yang kemudian diterjemahkan dalam disain grafis cetakan. Disain yang baik tergantung pada keahlian disainer, jenis tinta, bahan dan mesin pencetak. Perkembangan industri yang pesat menyebabkan kemasan menjadi faktor yang penting dalam pengangkutan dan penyimpanan barang-barang sesuai dengan perkembangan pasar lokal menjadi pasar nasional bahkan internasional.. Pendapatan atau kemakmuran yang berkembang seiring dengan perkembangan industri, pada akhirnya menyebabkan konsumen dihadapkan pada pilihan yang beragam dari produk-produk yang bersaing untuk memperebutkan pasar. Hal ini mendorong pengusaha untuk mempengaruhi pilihan konsumen, yaitu dengan memperkenalkan konsep brandinguntuk membangun personalitas produk yang dapat dikenali konsumen. Brandatau merk adalah nama, sibol, disain grafis atau kombinasi di antaranya untuk mengidentifikasi produk tertentu dan membedakannya dari produk pesaing. Nama brand yang dicetak dalam kemasan dapat menunjukkan citra produsen dan kualitas produk tertentu. Saat ini fungsi kemasan tidak hanya sebagai wadah untuk produk, tetapi sudah bergeser menjadi alat pemasaran. Pasar swalayan dan supermarket juga sudah berkembang dengan pesat, sehigga disain grafis pada kemasan produk juga semakin berkembang. Hal ini disebabkan karena pada pasar swalayan , kemasan dapat berfungsi sebagai wiraniaga diamyang dapat menjual suatu produk, dan perbedaan dalam bentuk dan dekorasi kemasan berpengaruh besar terhadap penjualan.

20

N O 1

PRODUK

JENIS

STRUKTU BAHAN plastik : laminasi polipropile n aluminium kertas

PENGARUH

LABELLIN

R Kemasa Kemasan n aseptis Primer Plastik laminasi Kemasan Kertas

DESAIN G kemasan aseptis Nama : memiliki struktur sehingga memudahkan dalam pembentukan dan produk: yang Nescafe Tercantum: berat bersih, komposisi, nama perusahaan, aseptis hotline

dan gabungan

Sekunder : foil

untuk minuman service, yang tidak tahan kode lama seperti produksi, tanggal kadaluarsa. susu dan kopi.

21

2

Kemasa Kemasan n Kaleng Primer: Kaleng alumunium

kaleng alumunium

Kelebihan

dari Nama

tin plate adalah produk: mengkilap, kuat, Nescafe tahan karat dan Tercantum: dapat disolder. berat bersih, Perkaratan pada komposisi, kemasan kaleng nama ini terjadinya migrasi dapat perusahaan, hotline service, Sn ke kode tanggal kadaluarsa. Nama sifat produk: Kopi ABC Tercantum: berat bersih, menyebabkan

dalam makanan produksi, yang dikemas. 3 Plastik Kemasan Primer plastik laminasi, dan : • Plastik laminasi terdiri dari polietilen dan • Polietilen memiliki fleksible sehingga mudah

22

kemasan sekunder: plastik

polipropile n. Plastik polipropile n

dibentuk mempunyai daya yang Selain

dan komposisi, nama

rentang perusahaan, tinggi. hotline itu, service,

kedap terhadap kode air, uap air dan produksi, gas. bagus digunakan dalam kemasan produk dibiarkan akan ini saja terjadi Sangat tanggal kadaluarsa.

proses oksidasi dengan udara. • Polipropilen daya uap tembus yang

23

rendah, ketahanan yang baik lemak, terhadap tinggi cukup mengkilap. 4 Karton Kemasan primer: plastik, dan alumunium foil Kemasan sekunder: karton Palstik Poly •PP Propilen Alumuniu m foil Dan akrtom jenis film Nama yang produk:
dan Good Day

terhadap stabil suhu dan

plastik
ringan

alumunium berpengaruh dalam mempertahanka suhu. Karton

Tercantum: berat bersih, komposisi, nama hotline

n produk dari perusahaan, sebagai service,

24

penyangga agar kode produk penyok tidak jatuh 5 Gelas Kemasan Primer: gelas Gelas Kedap tidak produksi, dan tanggal mudah kadaluarsa dan cara penyajian. Nama

terhadap air, produk: gas , bau- Nescafe bauan sme Inert dan tidak dapat bereaksi atau bermigrasi ke dalam bahan pangan dan Classsic Tercantum: berat bersih, komposisi, nama perusahaan, hotline service, kode produksi, mikroorgani

25

tanggal kadaluarsa.

26

KEMASAN PRODUK TEH Pengemasan merupakan sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Adanya wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produkyang ada di dalamnya, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik (gesekan, benturan, getaran). Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk-bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi. Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Karena itu bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaannya. Teh merupakan minuman yang dikenal semua lapisan masyarakat, sama seperti halnya kopi yang bsia dinikmati oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak, karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh memiliki aroma yang sangat khas, hal inilah yang mendasari dimulainya perkembangan pemikiran manusia, dimana agar siapa saja yang ingin menikmati teh kapan ia mau, ia bisa langsung menikmatinya, hanya saja perbedaannya dengan teh yang biasanya panas, kali ini bisa dinikmati dengan rasa biasa ataupun juga dingin. Perkembangan teh juga semakin pesat, dimana mulai dikenal berbagai jenis teh, seperti teh hijau, teh hitam, teh putih, dan lain-lainnya. Berbagai produk mulai bermunculan, baik itu yang merupakan produk kering (teh yang belum diseduh) ataupun produk basah (teh yang sudah diseduh dan dikemas). Teh basah, hampir semuanya sudah ditambahkan gula dan bahan pengawet agar bisa tahan lama. Dari segi kemasan, sangat menentukan akan minat konsumen dan penjualan the tersebut. Dimana pada kemasan yang bisa indah tentu akan menarik pembelinya bahkan hingga setia. Kembali pada teh itu sendiri yang memiliki aroma khas dan kuat, tentu kemasan yang digunakan untuk mengemas teh ialah kemasan yang bisa mempertahankan aroma teh tersebut, sehingga nantinya saat dinikmati masih terasa aroma khas teh tersebut. Kali ini, dilakukan observasi mengenai teh yang dijual disekitar kita. Aspek yang diperhatikan ialah jenis pengemasnya, struktur pengemasnya, bahan pengemasnya, pengaruh desainnya serta labeling dari the tersebut.

27

PRODUK

JENIS Kertas karton

TEH KERING STRUKTUR Terdiri dari kemasan primer dan sekunder. Dimana kemasan primernya ialah plastic laminating, sementara kemasan sekundernya ialah kertas karton

PENGARUH DESAIN Plastik Plastic laminating laminasi terdiri sangat memiliki dari polietilen fungsi yang dan berpengaruh, karena polipropilen. bersentuhan Kertas karton langsung dengan berbahan teh. Plastic kertas yang laminating sangat paling tebal > baik sekali untuk 0.3mm produk yang teh ini karena terbuat dari polietilen dan polipropilen. Polietilen memiliki sifat fleksible sehingga mudah dibentuk dan mempunyai daya rentang yang tinggi. Selain itu, kedap terhadap air, uap air dan gas. Polipropilen memiliki daya tembus uap yang rendah, ketahanan

BAHAN

LABELLING Nama Produk: Teh Bendera Tercantum: Nama Pabrik, berat bersih, BPOM

28

Kertas

Terdiri hanya satu lapisan saja, yaitu kertas yang juga merupakan kemasan primer karena bersentuhan langsung dengan bubuk tehnya

Kertas yang digunakan ialah kertas tipis seperti kertas buram.

yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Sementara kemasan sekunder bisa sangat menjaga keselamatan kemasan primer karena terhindar dari tekanan jika ditumpuk. Pada kertas yang merupakan satusatunya lapisan kemasan, juga terdapat printing dari merk teh tersebut. Kertas ini ditakutkan tidak baik jika nantinya teh ditumpuk terlalu lama yang mana mungkin nantinya akan membuat bubuk teh didalamnya jadi rusak. Jika terkena

Nama produk: Teh cap botol Tercantum: nama, tahun berdiri, komposisi

29

kertas dan plastik

Terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan primer ialah kertas dan lapisan sekunder ialah karton dan plastik

Lapisan primer terbuat dari kertas osmofilter. Osmofilter merupakan jenis kertas kemasa yang dikembangkan secara khusus, yaitu memiliki pori-pori yang bisa ditembus air tapi tidak menghalangi kandungan yang dikemasnya untuk keluar.

air, tentu air akan langsung meresap kedalam bahan dan bubuk teh langsung mengeluarkan aroma, namun digolongkan kontaminasi karena sudah tercampur dengan air. Kertas osmofilter dirancang khusus untuk menampung bubuk teh agar memudahkan dalam penyeduhan teh. Kertas osmofilter ini berfungsi sebagai penyaring yang terdiri dari pori-porinya yang tidak menghalangi kontak air dengan bubuk the,namun masih dalam perantara kertas. Lapisan sekunder yaitu kertas karton dan plastic

Nama produk: Teh celup sariwangi Tercantum: nama pabrik, isi teh celup, berat bersih, suara konsumen, expired

30

Lapisan sekunder ialah karton dan plastic tipis yang berfungsi untuk melindungi teh celup yang terdapat dalam kertas karton. Kertas dan plastic Terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan primer ialah kertas dan lapisan sekunder ialah plastik Lapisan primer terbuat dari kertas osmofilter. Osmofilter merupakan jenis kertas kemasa yang dikembangkan secara khusus, yaitu memiliki pori-pori yang bisa ditembus air tapi tidak menghalangi kandungan yang

berfungsi untuk menjaga keamanan the dari kontaminasi luar. Plastic juga menghalangi keluarnya aroma dari the yang terdapat didalam kertas kartonm karena kertas karton tidak tertutup dengan sangat rapat. Hampir sama dengan penjelasan the sariwangi kemasan kotak diatas, hanya saja disini berbeda dalam lapisan sekunder yang mana disini lapisan sekundernya ialah plastic laminating yang tertutup rapat dan bisa menjaga keutuhan aroma the didalam kemasan tidak keluar.

Nama Produk: Teh celup sariwangi Tercantum: nama pabrik, isi teh celup, berat bersih, suara konsumen, expired

31

Kertas dan plastik

Terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan primer ialah kertas dan lapisan sekunder ialah plastik

dikemasnya untuk keluar. Lapisan sekunder ialah plastic laminating yang bisa menjaga aroma teh tidak keluar. Lapisan primernya ialah kertas osmofilter yang berporipori khusus dan berfungsi sebagai penyaringan. Lapisan sekunder ialah plastic laminating

Hampir sama dengan penjelasan the sariwangi diatas, hanya saja disini berbeda bentuk kertas osmofilter saja, dimana pada the sariwangi kertasnya berbentuk kotak dan diberi benang, sementara pada the sari murni kertasnya berbentuk bulat dan tanpa benang

Nama produk: The sari murni Tercantum: nama pabrik, isi teh, expired, suara konsumen

32

PRODUK

JENIS Botol kaca

TEH BASAH STRUKTUR Lapisan primernya ialah botol kaca yang tebal

BAHAN

Kaca adalah gabungan berbagai oksida anorganik yang tak mudah menguap, yang di hasilkan dari dekomposisisi dan peleburan senyawa alkali dan alkali tanah, pasir serta berbagia penyusun lainnya sehingga menghasilkan produk yang mengahasilkan struktur atom yang acak. Kaca

PENGARUH DESAIN Bentuk dari kemasan yang berlekuk memudahkan jika digenggam olah tangan. Sifat kaca yang transparan menambah ketertarikan konsumen untuk menikmatinya karena bisa melihat langsung warna tehnya.

LABELLING Nama Produk: Teh Botol Sosro Tercantum: berat bersih, nama pabrik, expired

33

Kemasan aseptis

adalah pruduk yang mengalami vitrifi kasi sempurna, atau setidaktidaknya produk yang mengandung amat sedikit bahan nonvitreo d alam keadaan suspensi. Kemasan Plastik laminasi primer ialah terdiri dari plastik polipropilen dan laminating aluminium foil dan kemasan sekunder ialah kertas

Kemasan aseptis memiliki struktur yang gabungan sehingga memudahkan dalam pembentukan

Nama produk: Teh Kotak Tercantum: nama pabrik, isi bersih, expired, komposisi

34

Kemasan kaleng

Kemasan primer yaitu kaleng

Kaleng yang digunakan terbuatdari aluminium yang tidak terlalu tebal.

Kemasan kaleng ini memiliki kelebihan mengkilap, kuat, tahan karat dan dapat disolder. Hanya saja jika benturan yang dialami cukup keras, kemasan akan sedikit remuk Polietilen memiliki sifat fleksible sehingga mudah dibentuk dan mempunyai daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak.

Nama produk: Tebs Tercantum: nama pabrik, berat bersih, expired

Plastic

Lapisan primernya ialah plastic.

Bahan dari pengemas ini ialah plastic polietilen.

Nama produk: Teh Gelas Tercantum: namapabrik, berat bersih, komposisi, expired

35

Plastic

Lapisan primernya ialah plastic.

Bahan pengemas ini adalah plastic polietilen.

Polietilen memiliki sifat fleksible sehingga mudah dibentuk dan mempunyai daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak. Dibagian bawah botol tercantum PET no.1 yang menandakan hanya untuk sekali pakai saja, karena dikhawatirkan jika digunakan lagi, senyawa yang terdapat dalamplastik akan terbaur dengan minumannya danbisa membahayakan.

Nama produk: Teh Pucuk Harum Tercantum: nama pabrik, berat bersih, komposisi, expired

36

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->