POSYANDU

Setelah mempelajari modul ini anda diharapkan:
 Mampu menjelaskan tentang Posyandu  Mengetahui siapa saja yang dapat menjadi seorang kader Posyandu  Tugas pokok seorang kader Posyandu  Mengetahui keterampilan apa saja yang perlu dimiliki seorang kader Posyandu  Mampu menjelaskan dan melaksanakan sistem 5 meja di Posyandu

. dilaksanakan oleh keluarga bersama dengan masyarakat di bawah bimbingan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat. bahagia dan sejahtera. dari dan untuk masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pada umumnya serta kesehatan ibu dan anak pada khususnya.Apakah anda mengenal Posyandu?  Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh.  Posyandu merupakan bagian dari pembangunan untuk mencapai keluarga kecil.

Balita dan orangtuanya b.Siapa sasaran utama Posyandu? a. Ibu hamil c. Perempuan usia subur . Ibu menyusui dan bayinya d.

.Siapa pelaksana Posyandu?  Pelaksana Posyandu adalah kader.  Kader Posyandu adalah siapa saja dari anggota masyarakat yang:  Mau bekerja secara sukarela dan ikhlas  Mau dan sanggup melaksanakan kegiatan Posyandu  Mau dan sanggup menggerakkan masyarakat untuk melaksanakan dan mengikuti kegiatan Posyandu.

2. Membantu petugas kesehatan dalam pendaftaran. Mempersiapkan pelaksanaan Posyandu Kegiatan bulanan Posyandu Kegiatan setelah pelayanan bulanan Posyandu Melaksanakan kunjungan rumah. penyuluhan. Menggerakkan masyarakat untuk menghadiri dan ikut serta dalam kegiatan Posyandu. . dan berbagai usaha kesehatan masyarakat  Melaksanakan kegiatan di luar Posyandu 1. 3.Apa saja tugas kader Posyandu?  Secara garis besar tugas kader Posyandu adalah sebagai berikut:  Melakukan kegiatan bulanan Posyandu 1. 2. 3.

Mempersiapkan pelaksanaan Posyandu  Sehari sebelum pelaksanaan Posyandu. meminta bantuan pada perugas kesehatan atau bila mungkin membuat sendiri. dapat diusahakan dengan meminjam.  Membagi tugas di antara para kader. kader  memberikan informasi kepada seluruh peserta Posyandu mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan di Posyandu. Melakukan kegiatan bulanan Posyandu A. dan bila perlu  bantuan dapat menyertakan ibu-ibu yang lain.  Alat dan bahan yang diperlukan dipersiapkan. .I. Bila ada alat yang belum tersedia.

Pelayanan kesehatan. makanan pendamping ASI. Kegiatan setelah pelayanan bulanan Posyandu  Mencatat seluruh hasil kegiatan Posyandu  Membahas kegiatan kegiatan Posyandu lainnya  Menetapkan jenis kegiatan yang akandilaksanakan pada kegiatan bulan berikutnya.I. misalnya: penyuluhan KB. pengajian dll. arisan. Melakukan kegiatan bulanan Posyandu B. Imunisasi. Kegiatan bulanan Posyandu (Lihat halaman 10) C. .

II. rumah ibu-ibu yang akan dikunjungi ditentukan bersama. Sebaiknya diajak pula beberapa ibu untuk ikut kunjungan rumah. Tentukan keluarga yang akan dikunjungi oleh masing-masing kader.  . Melaksanakan kegiatan di luar Posyandu A. Melaksanakan kunjungan rumah  Setelah kegiatan di dalam Posyandu selesai.

Balita yang terlalu gemuk . 6. 8. 4. Ibu hamil yang bulan lalu dikirim/rujuk ke Puskesmas. Berat badannya di bawah garis merah KMS 5. Ibu hamil dan ibu menyusui yang belum mendapat kapsul iodium. Berat badannya tidak naik 2 bulan berturut-turut. Sasaran Posyandu yang sakit. 10.II. Ibu hamil yang tidak menghadiri kegiatan di Posyandu 2 bulan berturut-turut. Ibu yang mengalami kesulitan menyusui anaknya. A. 7. Melaksanakan kegiatan di luar Posyandu Melaksanakan kunjungan rumah  Mereka yang perlu dikunjungi adalah: 1. Ibu yang anak balitanya tidak hadir 2 bulan berturut-turut di Posyandu 2. Ibu yang anak balitanya belum mendapat kapsul vitamin 3. 9.

 Langsung ke tengah masyarakat. Melaksanakan kegiatan di luar Posyandu B.II.  Melalui Tokoh masyarakat atau pemuka agama/adat. Menggerakkan masyarakat untuk menghadiri dan ikut serta dalam kegiatan Posyandu. .

Membantu petugas kesehatan dalam pendaftaran. penyuluhan. Melaksanakan kegiatan di luar Posyandu C. dan usaha kesehatan masyarakat .II.

RW Tim penggerak PKK Petugas KB (PLKB) . kader dapat berbicara atau berdiskusi dengan:        Tokoh masyarakat Tokoh agama Kepala desa (Lurah) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Petugas RT.Bagaimana jika kader menemui kesulitan dalam pelaksanaan Posyandu?  Jika menemui kesulitan.

Penyuluhan disertai peragaan (demonstrasi) .Keterampilan dan pengetahuan apa saja yang harus dikuasai oleh seorang kader?  Seorang kader dalam tugasnya akan sering melakukan penyuluhan: 1. Penyuluhan perorangan dengan tatap muka 2. Penyuluhan kelompok 3.

pelaporan.Karena itu keterampilan dan pengetahuan yang harus dikuasai oleh seorang kader adalah:    Keterampilan komunikasi interpersonal Keterampilan yang berhubungan dengan kegiatan di Posyandu (pencatatan. penimbangan dll) Pengetahuan kesehatan dasar dan gizi .

serta perlu menguasai teknik-teknik komunikasi yang efektif agar informasi dan pesan yang disampaikan kepada masyarakat dapat dimengerti dengan baik dan dilaksanakan. .• Keterampilan komunikasi interpersonal Keterampilan ini penting karena dalam Melaksanakan tugasnya seorang kader perlu memahami kebutuhan masyarakat.

agar dapat memperoleh data yang mampu membantu kader mengidentifikasi masyarakat yang perlu dikunjungi dan memperoleh perhatian khusus . pelaporan. penimbangan dll) Kader perlu memahami sistem pencatatan dan pelaporan yang benar.• Keterampilan yang berhubungan dengan kegiatan di Posyandu (pencatatan.

• Pengetahuan kesehatan dan gizi Pemahaman kader yang baik mengenai kesehatan dasar dan gizi akan membantu kader lebih effektif dalam memberikan informasi yang benar .

Sistem 5 meja tersebut tidak berarti bahwa Posyandu harus memiliki 5 buah meja untuk pelaksanaanya. tetapi kegiatan Posyandu harus mencakup 5 pokok kegiatan: .Bagaimana cara melaksanakan kegiatan bulanan Posyandu?  Pelaksanaan kegiatan di Posyandu dikenal dengan nama “sistem 5 meja”. dimana kegiatan di masing-masing meja mempunyai kekhususan sendiri-sendiri.

ibu menyusui  Meja 2 Penimbangan balita  Meja 3 Pencatatan hasil penimbangan  Meja 4 Penyuluhan dan pelayanan gizi bagi ibu balita. ibu hamil dan ibu menyusui  Meja 5 Pelayanan kesehatan. imunisasi dan pojok oralit . KB. Meja 1 Pendaftaran balita. ibu hamil.

Minta KMSnya. Pendaftaran Balita a. c. Secarik kertas ini diselipkan di KMS. berarti bulan lalu anak sudah ditimbang. kemudian ibu balita diminta membawa anaknya ke tempatpenimbangan. kemudian ibu balita diminta membawa anaknya menuju tempatpenimbangan. nama anak dicatat pada secarik kertas. kolomnya diisi secara lengkap. Bila anak sudah memiliki KMS. . Kertas ini diselipkan di KMS. berarti baru bulan ini ikut penimbangan atau KMS lamanya hilang. Ambil KMS baru.Apa saja kegiatan di masing-masing meja tersebut? Kegiatan di meja 1 1. Balita didaftar dalam formulir pencatatan balita b. Bila anak belum punya KMS. namanya dicatat pada secarik kertas.

2.  Ibu yang belum menjadi peserta KB dicatat namanya pada secarik kertas.  Ibu hamil yang tidak membawa balita diminta langsung menuju ke meja 4 untuk mendapat pelayanan gizi oleh kader serta pelayanan oleh petugas di meja 5. dan ibu menyerahkan kertas itu langsung kepada petugas di meja 5. Pendaftaran ibu hamil  Ibu hamil didaftar dalam formulir catatan untuk ibu hamil. .

 Selesai ditimbang. meja pencatatan. hasil penimbangan berat anak dicatat pada secarik kertas yang terselip di KMS.Apa saja kegiatan di masing-masing meja tersebut? Kegiatan di meja 2  Penimbangan anak dan balita. ibu dan anaknya dipersilakan menu meja 3. . Selipkan kertas ini kembali ke dalam KMS.

isilah semua kolom yang tersedia pada KMS. catatlah bulan lahir anak sesuai ingatan ibunya.  Pada penimbangan pertama.  Bila ibu tidak ingat dan hanya tahu umur anaknya yang sekarang.Apa saja kegiatan di masing-masing meja tersebut? Kegiatan di meja 3  Buka KMS balita yang bersangkutan. .  Pindahkan hasil penimbangan anak dari secarik kertas ke KMSnya.  Bila tidak ada Kartu Kelahiran tetapi ibu ingat. perkirakan bulan lahir anak dan catat.  Bila ada Kartu Kelahiran. catatlah bulan lahir anak dari kartu tersebut.

perhatikan umur dan hasil penimbangan pada bulan ini. Mintalah KMS anak. bidan di desa atau dukun terlatih.  Penyuluhan untuk semua ibu menyusui mengenai pentingnya ASI. . kapsul iodium dan vitamin A.  Penyuluhan untuk semua ibu hamil. Kemudian ibu balita diberi penyuluhan. Anjurkan juga agar ibu memeriksakan kehamilannya sebanyak minimal 5 kali selama kehamilan pada petugas kesehatan.Apa saja kegiatan di masing-masing meja tersebut? Kegiatan di meja 4  Penyuluhan untuk semua orang tua balita.

Kegiatan ini dipimpin dan dilaksanakan oleh petugas dari Puskesmas. .Apa saja kegiatan di masing-masing meja tersebut? Kegiatan di meja 5  Kegiatan di meja 5 adalah kegiatan pelayanan kesehatan dan pelayanan KB. imunisasi serta pojok oralit.

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful