Anda di halaman 1dari 2

Reaksi Kusta Definisi : suatu episode akut dalam perjalanan kronis kusta yang merupakan reaksi kekebalan (respon

selular dan humoral) yang merugikan pasien. Reaksi ini terjadi sebelum mendapat pengobatan, sesudah atau selama. Namun sering terjadi dalam 6 bulan 1 tahun sesudah mulai pengobatan. Jenis reaksi : Reaksi tipe I (reaksi reversal, reaksi regarding, reaksi borderline) Terjadi pada pasien borderline, yang menyebabkan peningkatan kekebalan selular secara cepat. Pada reaksi ini terjadi pergeseran tipe kusta ke arah Pause Basiler. Faktor pencetus tidak diketahui tapi kemungkinan berkaitan dengan reaksi hipersensivitas tipe lambat. Klasifikasi reaksi tipe I Reaksi ringan Reaksi berat Tambah aktif, menebal, panas, Lesi membengkak sampai nyeri tekan, makula menebal pecah, merah, terasa panas, nyeri tekan. Ada lesi kulit plak baru, tangan dan kaki bengkak, sendi2 sakit Tidak ada neuritis Ada neuritis, nyeri tekan dan/atau gguan fx spt kelemahan otot Demam (-) Demam ringan ENL = eritema nodusum leprae Reaksi ringan ENL yang nyeri tekan sedikit dan biasax hilang sendiri dalam 2-3 hari Tidak ada neuritis Reaksi berat ENL nyeri tekan pecah (ulseratif) Ada neuritis, ada gangguan pada organ mata (iridosiklitis) dan testis (epididimoorkitis), dst Demam ringan-berat Gejala Lesi kulit

Saraf tepi

Keadaan umum Klasifikasi reaksi tipe II

Gejala Lesi kulit

Saraf tepi

Keadaan umum

Demam (-)

Beda reaksi tipe I dan relaps Reaksi tipe I Umumnya muncul selama masa pengobatan (pada kurun waktu 6 bulan, sesudah penghentian pengobatan) mendadak Demam dan perasaan tdk enak Beberapa lesi/seluruhnya menjadi eritema mengkilat dan bengkak Muncul sedikit Sering pecah dan ulserasi Disertai deskuamasi Byk saraf yg terlibat, ada nyeri tekan Sangat baik Relaps Biasanya muncul lama, sesudah pengobatan > 1 tahun Pelan-pelan Tidak ada demam Hanya pinggiran sebagian, lesi jadi eritema dan iritatif memburuk Jarang Tdk ada deskuamasi Dapat terjadi hanya 1 saraf atau gguan motoris Tidak jelas

Gejala Interval waktu

Timbul gejala Gguan sistem Lesi lama Lesi baru Ulserasi Penyembuhan Keterlibatan saraf Respon thd steroid (prednison)

Patch test : pada daerah fleksor lengan bawah atau interskapular dioleskan alergen yang diduga menjadi pemicu penyakit, lalu ditutup dengan kain kasa dan selofan permeabel. Sesudah 24 48 jam, dibaca apakah terdapat reaksi atau tidak. Reaksi dinilai sebagai berikut: 1+ 2+ 3+ 4+ 5+ eritema eritema, edema, papul eritema, edema, papul, vesikel sama dengan 3+, tetapi disertai vesikel yang berkonfluensi sama dengan 4+, tetapi keadaan madidans dengan/atau tanpa nekrosis