BAB II TINJAUAN KASUS

I.

PENGKAJIAN Pengkajian dilakukan hari Rabu tanggal 10 April 2013 di ruang ICU RSUD Dr. R. Soedjati Purwodadi secara alloanamnesa atau autoanamnesa.

A. IDENTITAS 1. Identitas Klien Nama Umur Jenis Kelamin Agama Suku/Bangsa Status Perkawinan Pendidikan Terakhir Pekerjaan Alamat : Ny. S : 46 tahun : Perempuan : Islam : Jawa/ Indonesia : Kawin : SD : Ibu Rumah Tangga : Geri, Kandangan RT 2 RW 9 Purwodadi No. RM Tanggal Masuk RS Diagnosa Medis : 146336 : 10 April 2013 : DSS (Dengue Shock Syndrome)

2. Identitas Penanggungjawab Nama Umur Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir Pekerjaan : Tn. K : 23 tahun : Laki-laki : SD : Wiraswasta

3. Kandangan RT 2 RW 9 Purwodadi Hubungan dengan klien : Anak B. PENGKAJIAN PRIMER a. Breathing : Respiratory rate (RR) : 16 . Keluhan utama Klien mengatakan minum hanya sedikit (250 cc). Airway : 1) Bunyi napas normal 2) Tidak ada sumbatan jalan napas b. serta mual muntah dan badan lemas. . Riwayat penyakit dahulu Klien mengatakan sebelumnya klien tidak pernah dirawat di RS dan tidak pernah operasi. Riwayat penyakit sekarang Penyakit sejak dilakukan pengkajian pasien mengatakan panas selama 4 hari. lemas 2. PENGKAJIAN SEKUNDER a. Exposure : 1) Suhu : 38 °C 2) Penurunan turgor kulit dan lidah C.100 x/menit 3) Tidak sianosis 4) Capillary refill > 2 detik d.24 x/menit c. Circulation : 1) Tekanan darah : 120/80 mmHg 2) Nadi : 80 .15 2) Kesadaran : Composentis e. Riwayat penyakit 1. Disability : 1) GCS : 13 .Alamat : Geri.

A : Allergy Klien mengatakan tidak mempunyai riwayat alergi terhadap obat-obatan. makanan dan keadaan tertentu.4. L : Last meal Klien mengatakan makan terakhir tadi pagi sekitar pukul 07. klien mual muntah dan merasa lemas. E : Event leading Klien mengatakan bisa menderita penyakit ini karena gigitan nyamuk Aides aegypti yang sedang banyak di daerah rumahnya. Asma dan Diabetes Mellitus. P : Past medical history Klien mengatakan tidak pernah menderita penyakit seperti ini sebelumnya dan di dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit sepeti ini. Riwayat kesehatan keluarga Klien mengatakan di dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit menular seperti Hepatitis dan Tb Paru. SAMPLE S : Sign and symptoms Klien mengatakan panas sudah 4 hari. b.00 tetapi tidak dihabiskan karena klien merasa badannya lemas dan nafsu makan menurun. . M : Medication Klien mengatakan hanya mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan oleh dokter ataupun tenaga medis lainnya. dan juga tidak ada yang menderita penyakit menirun seperti Hipertensi.

5. rambut tidak rontok. konjungtiva tidak anemis.D. Palpasi : ictus cordis teraba di costa ke-8 dan 9 batas kanan line parasternal kanan. tidak ada secret. Mulut : Mulut bersih. Perkusi : konfigurasi. bersih. tidak ada luka maupun penggunaan otot bantu pernapasan. tidak ada ronchi dan wheezing. Dada : Bentuk simetris kanan dan kiri. Leher : Tidak ada massa. Palpasi : stem fremitus kanan dan kiri sama. kelenjar limfe. Mata : Kemampuan penglihatan baik. . Mukosa bibir kering dan tidak sianosis. pendengaran klien masih dalam batas normal dan saat diajak bicara klien mudah menangkap dengan intensitas suara sedang. sklera tidak ikterik. Kepala : Bentuk mesochepal. PEMERIKSAAN FISIK 1. ada rambut hidung. 7. tidak terpasang nasal kanul ataupun masker oksigen. irama nafas regular. Hidung : Simetris. Telinga : Simetris. 4. batas kiri linea mid klavikula sinistra costa ke-5. mengkilap. bersih. frekuensi 19 x/ menit. Kulit kepala bersih dan tidak ada luka. Paru : Inspeksi : bentuk kanan dan kiri simetris. tidak menggunakan gigi palsu dan tidak ada caries gigi. Perkusi : sonor di seluruh lapang paru. 6. tidak ada serumen maupun alat bantu pendengaran. 3. 2. tidak ada pembesaran kelenjar tiroid. Jantung : Inspeksi : ictus cordis tidak tampak. pernafasan cuping hidung tidak ada. tidak ada polip maupun secret. Auskultasi : suara dasar vesikular. tonsil dan tidak ada nyeri telan.

900 44. 8.16 4. Palpasi : tidak ada nyeri tekan di seluruh kuadran 9.5 juta 4. Perkusi : bunyi timpani. dapat merasakan sentuhan.0 mg/dl < 180 .000 17. tidak ada lesi.Auskultasi : terdengar bungi jantung I dan II (lup.000 – 450.2 3. tidak da benjolan. Genetalia : Tidak ada hemoroid.5 .000 32 % 0% 0% 0% 92 % 6% 2% Tanggal: 10 April 2013 Satuan Normal g/dl mm3 mm3 mm3 P: 12 . Ekstremitas : Atas : tidak tremor. DATA PENUNJANG Laboratorium Hasil Hematologi: Golongan darah Hemoglobin Eritrosit Lekosit Trombosit Hematrokrit Hitung jenis: Basofil Eosinofil Batang Segmen Limfosit Monosit Kimia klinik: Gula darah sewaktu B (+) 11. Auskultasi : ada bising usus. pada ekstremitas atas dextra terpasang infuse RL 120 cc/jam Bawah : tidak ada edema. Abdomen : Inspeksi : bentuk datar. tidak ada lesi. tidak ada edema. 11.430. klien menggunakan DC 10.000 Dewasa 0 – 1 Dewasa 2 – 3 Dewasa 3 – 5 Dewasa 35 – 70 Dewasa 25 – 40 Dewasa 2 – 6 76. CRT < 2 detik. E.000 150.000 – 10.6. 18 x/ menit. Kulit : Turgor kulit kering. dup).

Klien hanya minum 250 cc/hari .F.03 Status nutrisi: normal B: Hemoglobin: 11.A: BB: 60 kg TB: 165 cm IMT: 22.Makanan yang dihabiskan hanya ½ porsi .Klien mengatakan hanya yang menurun makan sedikit .Klien mengatakan hanya cairan minum sedikit intravaskuler ke .Input .Output DS: Nafsu makan . TERAPI Nama Obat RL Cefotaxim Cortidex OMZ Dehaf Dosis 120 cc/jam 2 x 1 gram 3 x 1 ampul 1 x 1 Flash 3 x 1 sachet Fungsi Cairan intravena Anti biotic Anti inflamasi Anti emetik Suplemen Tanggal Pemberian 10/4 11/4 12/4 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ II.Klien tampak lemas .Balance cairan .Klien mengatakan tidak ada kesulitan menelan .Klien mengatakan lemas Ekstravaskuler DO : . Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan . Interpretasi (Etiologi) DS: Pindahnya .Klien mengatakan mual DO : . ANALISA DATA No 1.2 g/dl Hematrokrit: 33% GDS: 76 mg/dl Data Fokus (Sign / Symptom) Masalah (Problem) Kurangnya volume Cairan 2.

Tingkatkan asupan oral . Observasi tanda-tanda syock.Asupan cairan oral dan / 7. Pertahankan keakuratan catatan baik asupan dan haluran . Pasang kateter urine atau intravena yang adekuat 8.Klien mampu menunjukkan 5. Kaji makanan yang disukai oleh klien Pantau kandungan nutrisi dan kalori pada catatan asupan Motivasi klien untuk mengubah kebiasaan makan Pantau nilai laboratorium ( Hb. Pantau status dehidrasi . 4. Trombosit) 2 . Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam diharapkan kebutuhan nutrisi klien terpenuhi. 5. Kaji keadaan umum klien (lemah. Kaji keluhan mual. Ht. Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan nafsu makan yang menurun IV. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1.C: Turgor kulit kering Rambut mengkilap D: Tipe diit: Lunak Pola makan: 3x/hari III. No DP 1 INTERVENSI Tujuan (NOC) Intervensi (NIC) Setelah dilakukan tindakan 1. tubuh klien terpenuhi. 2.Menampilkan hidrasi yang 4. sakit menelan. takikardi) serta tanda-tanda diharapkan volume cairan vital. keperawatan selama 3x24 jam pucat. dengan kriteria hasil : . dan muntah yang dialami klien.Asupan gizi adekual 1.Selera makan baik . Kurangnya volume cairan berhubungan dengan pindahnya cairan intravaskuler ke ekstravaskuler 2. 3. kriteria hasil: 3. Catat intake dan output.Nilai laboratorium dalam batas normal . dengan 2. Berikan cairan intravena sesuai keseimbangan volume program dokter cairan 6.

00 Implementasi 1. Berikan informasi yang tepat tentang kebutuhan nutrisi 8. 1 00. DS: DO: TD: 102/67 mmHg N : 72 x/menit RR : 19 x/menit Memonitor TTV DS: DO: TD: 122/70 mmHg N : 62 x/menit RR : 19 x/menit Memonitor TTV DS: DO: TD: 118/76 mmHg N : 66 x/menit RR : 20 x/menit Memonitor TTV DS: DO: TD: 111/82 mmHg N : 61 x/menit RR : 18 x/menit Mengganti infuse DS:RL DO: Cairan infuse yang diganti RL 120 cc/jam Memonitor TTV DS: DO: TD: 121/76 mmHg N : 59 x/menit . 1 Kamis. 10 April 2013 22. Memonitor TTV Rasional TTD 1 2. Berikan makanan yang mudah ditelan seperti bubur.00 (Malam) 23. 1 01.00 6. 1 02. Berikan makanan dalam porsi kecil dan frekuensi sering. 11 April 2013 01. 7. Berikan obat-obatan antiemetik sesuai program dokter. 10. 9. Tanggal Jam Rabu.00 3. Catat jumlah / porsi makanan yang dihabiskan oleh klien setiap hari.15 5.00 4. No DP 1 IMPLEMENTASI Hari.6. V.

Memonitor TTV 1 05.00 1 06. Memberikan obat per oral 1 06. Memonitor TTV 1 04.45 11.1 03. Memandikan klien 2 06. Memonitor TTV 1 04.00 10.15 9.30 RR : 20 x/menit DS: DO: TD: 123/84 mmHg N : 64 x/menit RR : 18 x/menit DS: DO: TD: 136/87 mmHg N : 63 x/menit RR : 18 x/menit DS: klien mengatakan sedikit nyeri ketika obat dimasukkan DO: Obat yang diberikan Cortidex 1 ampul melalui intravena Klien tidak alergi dengan obat yang diberikan DS: DO: TD: 121/76 mmHg N : 60 x/menit RR : 23 x/menit DS:DO: Cairan infuse yang diganti RL 120 cc/jam DS: DO: TD: 106/65 mmHg N : 60 x/menit RR : 19 x/menit DS: Klien mengatakan setelah mandi badannya lebih segar DO: Klien tampak bersih DS: Keluarga klien mengatakan makanan yang dihabiskan hanya ¼ porsi DO: Klien hanya makan ¼ porsi DS:Keluarga klien mengatakan obat yang diberikan sudah diminum oleh klien Kelurarga klien . Memberikan injeksi intravena 1 05. Memonitor TTV 1 06.00 8.20 14. Mengganti infuse RL 12. Memberikan makanan yang mudah ditelan seperti bubur 15.00 7.15 13.

00 2 09.1 06.20 2 08.28 1 08. Memonitor TTV DS: DO: TD: mmHg N: x/menit RR : x/menit 24. Mengganti cairan DS:infuse DO: Cairan infuse yang diganti RL 120 cc/jam 20. Memonitor TTV DS: DO: TD: 112/83 mmHg N : 79 x/menit RR : 19 x/menit 18. Memonitor TTV DS: DO: TD: mmHg N: x/menit RR : x/menit 21.5 g/dl Hematrokrit: 37% Trombosit: 48. Mencatat intake DS: dan output DO: Balance cairan : + 646 17.00 1 08. mual ketika makan muntah yang DO: Klien tampak lemas dialami klien 19. Memantau nilai DS: laboratorium DO: Hemoglobin: 12.000 23. 11 April 2013 07.15 (Pagi) 07. Mengkaji DS: Klien mengatakan keluahan mual. Memantau status DS: Klien mengatakan dehidrasi selalu ingin minum DO: Mukosa bibir klien kering Turgor kulit kering Klien malas untuk minum 22.30 1 09. Menganjurkan DS: Klien mengatakan klien untuk ingin minum banyak minum DO: .30 mengatakan obat diseduh dengan ± 100 cc DO: Klien tampak meminum obat yang sudah diberikan Obat yang diberikan Dehaf 1 sachet 16.55 1 07.00 2 1 Kamis.

00 2 10. Mengkaji makanan disukai yang 1 11.2 09. Mengganti infuse RL 27.45 30. Memotivasi klien untuk mengubah kebiasaan makan 1 09.55 26. Memonitor TTV 1 10.00 29. Memonitor TTV 2 11.05 32. Memberikan asupan nutrisi 1 12. Memonitor TTV 12.48 25.45 28.00 31. Memberikan terapi per oral Air yang diminum klien sekitas 150 cc DS: Klien mengatakan ingin mengubah kebiasaan makannya dengan porsi sedikit tapi sering DO: Klien tampak makan makanan yang disediakan DS:DO: Cairan infuse yang diganti RL 120 cc/jam DS: DO: TD: mmHg N: x/menit RR : x/menit DS: Klien mengatakan makanan yang disukai yang berkuah DO: Ketika makanan yang disediakan berkuah klien ingin makan DS: DO: TD: mmHg N: x/menit RR : x/menit DS: Keluarga klien mengatakan makanan yang dihabiskan hanya ½ porsi DO: Klien hanya makan ½ porsi DS: DO: TD: mmHg N: x/menit RR : x/menit DS:Keluarga klien mengatakan obat yang diberikan sudah diminum oleh klien Keluarrga klien mengatakan obat diseduh dengan ± 100 cc DO: Klien tampak meminum obat yang sudah .

Cortidex 1 ampul . Memonitor TTV DS: DO: TD: 135/84 mmHg N : 60 x/menit RR : 20 x/menit 41.00 1 1 Kamis.Cefotaxim 1 gram melalui intravena Klien tidak alergi dengan obat yang diberikan 34.10 1 13. Memonitor TTV DS: DO: TD: mmHg N: x/menit RR : x/menit 35.45 14. Memandikan klien DS: Klien mengatakan setelah disibin badan terasa segar DO: Klien tampak lebik segar 40.12. Mengganti infuse DS:RL DO: Cairan infuse yang diganti RL 120 cc/jam 38.35 (Sore) 15. Memonitor TTV DS: DO: TD: mmHg N: x/menit RR : x/menit 37. 11 April 2013 14. Menganjurkan DS: Klien mengatakan klien untuk ingin minum banyak minum DO: 15. Memonitor TTV DS: DO: TD: 112/68 mmHg N : 58 x/menit RR : 20 x/menit 39.45 . Memberikan DS: klien mengatakan injeksi IV sedikit nyeri ketika obat dimasukkan DO: Obat yang diberikan .00 1 16. Mencatat intake DS: dan output DO: Balance cairan: 36.00 1 1 13.55 1 16.00 diberikan Obat yang diberikan Dehaf 1 sachet 33.

Memberikan asupan nutrisi 1 18.15 44.000 mm3 DS: DO: TD: 136/92 mmHg N : 56 x/menit RR : 18 x/menit DS: Klien mengatakan ingin minum DO: Air yang diminum klien sekitas 50 cc DS: Klien mengatakan dingin DO: Akral klien hangat DS: DO: TD: 104/64 mmHg N : 124 x/menit RR : 18 x/menit DS: Klien mengatakan sedikit nyeri ketika obat dimasukkan DO: Obat yang diberikan . Memantau laborat hasil 2 18.45 48. Memberikan injeksi IV Air yang diminum klien sekitas 150 cc DS: DO: TD: 128/84 mmHg N : 64 x/menit RR : 20 x/menit DS: Keluarga klien mengatakan makanan yang dihabiskan hanya ½ porsi DO: Klien hanya makan ½ porsi DS:DO: Cairan infuse yang diganti RL 120 cc/jam DS: DO: Hemoglobin : 11. Memonitor TTV 1 20.20 47.8% Trombosit : 43. Mengganti infuse RL 45.45 43. Memonitor TTV 1 19.OMZ I flash .00 46.00 2 20.1 17. Memonitor TTV 2 17.Cortidex 1 ampul .15 50. Memantau tandatanda syock 49.00 42. Menganjurkan klien untuk banyak minum 1 19.45 1 19.7 g/dl Hematrokrit : 35.Cefotaxim 1 gram melalui intravena .

50 1 21.00 1 1 00.00 Klien tidak alergi dengan obat yang diberikan 51. Mengganti infuse DS:RL DO: Cairan infuse yang diganti RL 120 cc/jam 57. Mencatat intake DS: dan output DO: Balance cairan: 47. Memonitor TTV DS: DO: TD: 124/64 mmHg N : 84 x/menit RR : 16 x/menit 60.00 1 03. Memonitor TTV DS: DO: TD: 122/81 mmHg .00 1 04. 12 April 2013 00. 11 April 2013 22.00 1 02.1 20.25 01. Memonitor TTV DS: DO: TD: 102/59 mmHg N : 54 x/menit RR : 21 x/menit 56.00 (Malam) 23.00 1 Kamis.00 1 1 Jumat.38 52. Memonitor TTV DS: DO: TD: 108/60 mmHg N : 52 x/menit RR : 12 x/menit 58. Memonitor TTV DS: DO: TD: 103/60 mmHg N : 52 x/menit RR : 18 x/menit 54. Memonitor TTV DS: DO: TD: 100/60 mmHg N : 52 x/menit RR : 20 x/menit 59. Memonitor TTV DS: DO: TD: 102/61 mmHg N : 60 x/menit RR : 21 x/menit 55. Memonitor TTV DS: DO: TD: 104/56 mmHg N : 50 x/menit RR : 18 x/menit 53.

00 06.20 06. Memberikan obat DS:Keluarga klien per oral mengatakan obat yang diberikan sudah diminum oleh klien Kelurarga klien mengatakan obat diseduh dengan ± 100 cc DO: Klien tampak meminum obat yang sudah diberikan Obat yang diberikan Dehaf 1 sachet 67. Mencatat intake DS: dan output DO: Balance cairan : -201 68.55 07. Memandikan klien DS: Klien mengatakan setelah disibin badan terasa segar DO: Klien tampak lebik segar 64. Memonitor TTV DS: DO: TD: 126/80 mmHg N : 54 x/menit RR : 17 x/menit 63.00 05.45 06. Memonitor TTV DS: DO: TD: 122/94 mmHg N : 56 x/menit RR : 26 x/menit 65. Memberikan DS: klien mengatakan injeksi intravena sedikit nyeri ketika obat dimasukkan DO: Obat yang diberikan Cortidex 1 ampul melalui intravena Klien tidak alergi dengan obat yang diberikan 62.25 1 05.1 04.35 06.00 N : 54 x/menit RR : 17 x/menit 61. Memberikan DS: Keluarga klien asupan nutrisi mengatakan makanan yang dihabiskan hanya ¾ porsi DO: Klien hanya makan ¾ porsi 66. Memonitor TTV DS: DO: pasien tampak tenang .

Monitor TTV TD: 120/92 mmHg N : 62 x/menit RR : 20 x/menit TD : 128/96 mmHg N : 64 x/menit RR : 34 x/menit TD : 128/88 mmHg N : 58 x/menit RR : 38 x/menit TD : 134/104 mmHg N : 64 x/menit RR : 40 x/menit TD : 126/76 mmHg N : 70 x/menit RR : 36 x/menit TD : 117/71 mmHg N : 72 x/menit RR : 36 x/menit TD : 117/75 mmHg N : 71 x/menit RR : 38 TD : 130/70 mmHg N : 68 x/menit RR : 32 x/menit . 12 April 2013 08.00 69.00 09. Monitor TTV 70.00 72.Jumat.00 75. Monitor TTV 14.00 71. Monitor TTV 11.00 74. Monitor TTV 13. Monitor TTV 10.00 73. Monitor TTV 12.

12 S:April 2013 O : pasien tampak tenang 07.11 S : pasien mengatakan merasa haus April 2013 O : .VI. No DP 1 EVALUASI Hari.00 A : masalah teratasi P : lanjutkan intervensi perawatan di bangsal TTD 2 1 2 . Tanggal Evaluasi Jam Kamis.00 A :masalah teratasi P : lanjutkan intervensi perawatan di bangsal Jumat.Mukosa bibir kering .12 S:April 2013 O : pasien nafsu makan bertambah 14.00 .Minum 250 cc A : masalah teratasi sebagian P : lanjutkan intervensi ke .4 banyak minum Kamis.Makan habis ½ piring .Pasien masih lemes A : masalah teratasi sebagian P :lanjutkan intervensi Jumat.00 O : .11 S : pasien mengatakan masih lemes dan makan satu April 2013 piring tidak habis 21.Akral dingin 14.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful