Anda di halaman 1dari 1

Hakikat Kewirausahaan Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya

untuk mencari peluang menuju sukses. (Suryana, 2006:2). Menurut Ducker (1959), inti kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui pemikiran kreatif dan tindakan inovatif demi terciptanya peluang. Menurut Riani (hlm. 4), kewirausahaan merupakan gabungan dari kreativitas, keinovasian, dan keberanian menghadapi risiko yang dilakukan dengan cara kerja keras untuk membentuk dan memelihara usaha baru. Kewirausahaan akan muncul apabila seseorang individu berani mengembangkan usaha-usaha dan ide barunya. Peluang Kewirausahaan Suryana (2006:4) dalam bukunya mendeskripsikan ide dan peluang usaha merupakan suatu keterpaduan di dalam melakukan suatu kewirausahaan. Ide dapat menjadi peluang apabila wirausahawan bersedia melakukan evaluasi terhadap peluang secara terus-menerus melalui proses penciptaan sesuatu yang baru dan berbeda, mengamati peluang, menganalisis proses secara mendalam, dan memperhitungkan risiko yang mungkin terjadi. Manajemen Kewirausahaan Manajemen kewirausahaan (menurut Suryana, 2006:158) menyangkut semua kekuatan perusahaan yang menjamin bahwa usahanya betul-betul eksis. Apabila usaha baru ingin berhasil maka wirausahawan harus memiliki empat kompetensi, di antaranya: 1. Fokus pada pasar, bukan pada teknologi. 2. Buat ramalan pendanaan untuk menghindari tidak terbiayainya perusahaan. 3. Bangun tim manajemen, bukan menonjolkan perorangan. 4. Beri peran tertentu, khusus bagi wirausaha penemu. Suryana. 2006. Kewirausahaan. Jakarta: Salemba Empat. Riani, Asri Laksmi dan Ranupandjoyo, Djoseno. Modul Praktik Kewirausahaan. Program Studi Diploma 3 Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret.