Anda di halaman 1dari 3

Bahaya Merokok Bagi Ibu Hamil dan Janin

05-02-2013 diposkan oleh melindacare Baik rokok ataupun asapnya, tentu berbahaya bagi setiap orang termasuk bagi ibu hamil. Bahaya merokok bagi ibu hamil sangat banyak, dan ini sangat berpengaruh pada kesuburan janin serta pertumbuhan anak nantinya. Ini disebabkan oleh nikotin yang terhisap akan masuk ke aliran darah menuju ke janin. Adapun bahaya merokok, baik perokok aktif maupun pasif pada ibu hamil : Wanita hamil yang merokok akan terancam keguguran dan mengalami kelainan kehamilan. Selain itu, ibu hamil akan beresiko mengalami kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim), sehingga harus dilakukan proses operasi untuk mengangkat janin dalam kandungan. Memperhambat kelahiran Bayi kesuburan Lebih lahir janin dan kemungkinan akan mengalami bagi ibu prematur. parahnyabahaya dengan cacat merokok bawaan

hamil adalah kematian bayi saat melahirkan atau masih dalam kandungan. berpotensi seperti down syndrome, intelektual yang rendah, berat badan yang rendah, rentan terhadap penyakit, dan emosi yang berlebihan pada masa kanak-kanak. Bahaya merokok bagi ibu hamil akan meningkatkan resiko kematian bayi mendadak tinggi, karena fungsi paru pada bayi yang buruk. Hal ini dikarenakan kekurangan oksigen saat bayi masih di dalam kandungan. Saat bayi lahir, ibu akan sulit untuk memproduksi ASI.

Banyak riset yang telah membuktikan bahaya merokok bagi ibu hamil, terutama pada pertumbuhan janin dan berakibat kematian saat melahirkan. Jadi bagi Anda wanita hamil, sangat dianjurkan untuk menghindari rokok demi kesehatan janin dan masa depan anak nantinya. Bagi sang ayah jangan mencoba untuk merokok di depan istri, agar asap rokok tidak terisap oleh ibu dan janin yang dikandung.

Ini Bahaya Rokok untuk Kesehatan Janin


Bangkapos.com - Selasa, 6 Maret 2012 19:41 WIB More Sharing ServicesShare|Share on facebookShare on myspaceShare on googleShare on twitter

google.image

Berita Terkait

Hasil Survei, 1 dari 14 Ibu Hamil Alami Gangguan Makan Perawatan Kecantikan Ini Berbahaya untuk Ibu Hamil Ini Lho Gejala Janin Gagal Hidup Bumil Rileks, Nyeri Bersalin Bisa Berkurang Tiga Penyakit yang Mengancam Janin 50 Juta Pasangan Sulit Punya Anak 9 Cara Sukses Mengejan yang Tepat Polusi Tingkatkan Risiko Autisme Ibu Hamil Stres, Bisa Mempengaruhi Kondisi Janin Polisi Sita Golok Pembunuh Ibu Hamil

BANGKAPOS.COM - Merokok berpengaruh terhadap kesehatan istri dan janin meskipun dia tidak langsung merokok (perokok pasif). Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan yang juga Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, dr Nasrudin AM SpOG mengatakan, merokok aktif dan pasif sangat berpengaruh langsung pada kondisi pertumbuhan dan perkembangan janin ibu terutama pada trimester pertama ini sampai usia kehamilan cukup bulan. "Kita ketahui bahwa kualitas udara (oksigen) yang kita hirup secara langsung juga diteruskan ke janin melalui plasenta," ujarnya di kampus II UMI Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. Kondisi yang antara lain bisa terjadi sebagai akibat asap rokok (zat toksis dari rokok) adalah abortus, prematuritas, pertumbuhan janin yang terhambat, cacat bawaan, bahkan yang terburuk adalah kematian janin di dalam rahim. "Secara tegas saya anjurkan kepada ibu untuk melarang bapak untuk

merokok di dalam kamar, karena selain berpengaruh pada janin, kondisi ini juga berbahaya bagi ibu dan bapak sendiri," katanya. Jika belum bisa menghentikan merokok, biasakanlah untuk merokok di tempat terbuka di mana tidak ada orang lain apalagi di tempat umum, juga hindari di sekitar ibu hamil dan anak-anak. Dampak merokok bagi kehamilan di antaranya bayi yang lahir prematur, bayi lahir dengan berat badan terlalu kecil, bayi yang meninggal sebelum mereka dapat lahir, ini semua adalah konsekuensi yang datang dengan setiap rokok yang Anda hisap pada saat Anda sedang hamil. Studi menunjukkan bahwa asap rokok memiliki lebih dari 4.000 bahan kimia, termasuk nikotin, karbon monoksida, sianida, timah, dan sekurang-kurangnya 60 senyawa penyebab kanker. Dan ini masuk ke dalam darah yang tidak hanya beredar di seluruh tubuh, tetapi juga memasuki sirkulasi oksigen dan gizi bayi pada wanita hamil.