P. 1
MP3EI Kalimantan

MP3EI Kalimantan

|Views: 6|Likes:
Dipublikasikan oleh Adrian von Bismarck

More info:

Published by: Adrian von Bismarck on Apr 24, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2015

pdf

text

original

Kalimantan Dalam rangka mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia untuk mendukung pencapaian tujuan Rencana Pembangunan Jangka Panjang

(RPJP) Tahun 2005-2025, pemerintah telah menyusun Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Pembangunan koridor ekonomi di Indonesia dilakukan berdasarkan potensi dan keunggulan masing-masing wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai negara yang terdiri atas ribuan pulau dan terletak di antara dua benua dan dua samudera, wilayah kepulauan Indonesia memiliki sebuah konstelasi yang unik, dantiap kepulauan besarnya memiliki peran strategis masing-masing yang ke depannya akan menjadi pilar utama untuk mencapai visi Indonesia tahun 2025. Dengan memperhitungkan berbagai potensi dan peran strategis masing-masing pulau besar (sesuai dengan letak dan kedudukan geografis masing-masing pulau), telah ditetapkan 6 (enam) koridor ekonomi seperti yang tergambar pada peta 2.... Tema pembangunan masing-masing koridor ekonomi dalam percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi adalah sebagai berikut: 1. Koridor Ekonomi Sumatera memiliki tema pembangunan sebagai “Sentra Produksi dan Pengolahan Hasil Bumi dan Lumbung Energi Nasional”; 2. Koridor Ekonomi Jawa memiliki tema pembangunan sebagai “Pendorong Industri dan Jasa Nasional”; 3. Koridor Ekonomi Kalimantan memiliki tema pembangunan sebagai “Pusat Produksi dan Pengolahan Hasil Tambang & Lumbung Energi Nasional”; 4. Koridor Ekonomi Sulawesi memiliki tema pembangunan sebagai ‘’ Pusat Produksi dan Pengolahan Hasil Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Migas dan Pertambangan Nasional; 5. Koridor Ekonomi Bali – Nusa Tenggara memiliki tema pembangunan sebagai ‘’Pintu Gerbang Pariwisata dan Pendukung Pangan Nasional’’; 6 Koridor Ekonomi Papua – Kepulauan Maluku memiliki tema pembangunan sebagai “Pusat Pengembangan Pangan, Perikanan, Energi, dan Pertambangan Nasional” Gambar 2...... Pengembangan Koridor Ekonomi Indonesia

Palangkaraya. dalam daftar rencana investasi fasttrack MP3EI akan didominasi oleh kegiatan ekonomi utama energi (migas dan batubara) dan mineral (bauksit dan besi baja)...Untuk mendukung MP3EI. sesuai dengan kondisi sumber daya dan geografis Pulau Kalimantan. yaitu: kelapa sawit. perkayuan dan besi baja. yang terkoneksi melalui Jalur Penghubung Koridor sebagaimana disajikan pada Peta 2.. dan Samarinda. Oleh karena itu. .. tema pengembangan Koridor Ekonomi Kalimantan difokuskan upaya percepatan dan perluasan pembangunan pada beberapa sektor unggulan. Adapun kegiatan-kegiatan ekonomi utama di dalam Koridor Ekonomi Kalimantan akan berpusat pada empat pusat ekonomi yakni Kota Pontianak. Banjarmasin. migas.. alumina/bauksit. Upaya dimaksud adalah dalam membangun pengembangan Koridor Ekonomi Kalimantan sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil tambang serta lumbung energi nasional sebagaimana dimaksud diatas. batubara.

Cina. Minyak dan Gas Saat ini. Berdasarkan data tahun 2009. negara tujuan utama ekspor batubara Indonesia adalah Jepang. Sektor kelistrikan merupakan pengguna batubara terbesar di dalam negeri. seperti eksplorasi di laut dalam. di samping Sumatera. India.. jauh lebih besar dibandingkan hasil produksi perkebunan karet dan . 2. Batu Bara Sektor pertambangan batubara di Kalimantan diidentifikasi sebagai salah satu kegiatan ekonomi utama yang dapat menopang perekonomian Koridor Ekonomi Kalimantan di saat produktivitas sektor migas menurun. dan beberapa negara ASEAN. Adapun.1 persen. realisasi rata-rata lifting Desember 2010 – Februari 2011 hanya sekitar 893 ribu bph. Korea Selatan. Pengembangan Koridor Ekonomi Kalimantan Berikut diuraikan secara singkat pengembangn komoditas unggulan koridor Kalimantan 1. 3. Tersendatnya produksi nasional ini salah satunya disebabkan karena menurunnya tingkat lifting minyak bumi secara alamiah1 (penurunan sekitar 12 persen per tahun) di dalam negeri. Kelapa Sawit Hasil perkebunan di Kalimantan didominasi oleh produksi kelapa sawit dengan kontribusi mencapai 80 persen.. porsi cadangan batubara di Kalimantan juga merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia. Kegiatan industri batubara Koridor Ekonomi Kalimantan terpusat di Provinsi Kalimantan Timur. Lebih dari 70 persen cadangan batubara Kalimantan terkonsentrasi di provinsi tersebut. jumlah batubara yang digunakan untuk kebutuhan dalam negeri adalah sebesar 60 juta ton (18 persen dari total produksi). Kalimantan Tengah 3.Gambar 2.7 persen. Hampir 50 persen dari cadangan batubara nasional terdapat di Kalimantan. kemudian diikuti oleh Kalimantan Selatan sebesar 23. dan Kalimantan Barat 1 persen. Pada tahun 2010. Kegiatan eksplorasi migas di Kalimantan pada masa yang akan datang diperkirakan akan mengarah pada wilayah-wilayah yang kondisi medannya lebih sulit dan membutuhkan biaya yang sangat mahal. Sementara sisanya sebesar 265 juta ton telah diekspor ke beberapa negara..

4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara mengenai upaya optimalisasi nilai tambah bahan baku mineral. Kondisi ini menunjukkan bahwa terdapat potensi besar bagi pengembangan investasi di industri perkayuan. Selain untuk menjalankan mandat UU No.7 Juta Ha) yang sudah dimanfaatkan sebagai Hutan Produksi (berdasarkan data Kementerian Kehutanan. Perkayuan Pulau Kalimantan merupakan salah satu paru-paru utama dunia terkait dengan masih luasnya area hutan yang terkandung di dalamnya. Pelaku usaha industri besi dan baja di Kalimantan didominasi oleh investor swasta dengan nilai investasi yang teridentifikasi hingga tahun 2015 sebesar IDR 40 Triliun. Pengembangan proyek di lokasi tersebut antara lain pengolahan dan pemurnian bijih besi serta pengembangan industri benefisiasi yang mengolah bijih besi dari tambang menjadi bahan baku ( pellet dan sponge iron) untuk industri baja di Indonesia. menurut data dari BPS (2008) diketahui bahwa luas areal perkebunan kelapa sawit mencapai 53 persen dari total luas areal perkebunan di Kalimantan. Tanah Bumbu. Pulau Kalimantan tercatat memiliki kawasan hutan terluas kedua setelah Pulau Papua dengan luas kawasan hutan masing-masing sebesar 41 Juta Ha dan 42 Juta Ha. Namun. Total luas areal perkebunan kelapa sawit di Kalimantan sekitar 2 juta Ha. jika ditinjau dari tingkat perkembangan areal perkebunan kelapa sawit di Kalimantan (sekitar 13 persen per tahun) tumbuh lebih pesat dibandingkan perkembangan areal kelapa sawit di Sumatera (sekitar 5 persen per tahun). Namun dari segi luas kawasan hutan produksi. cadangan bauksit terbesar berada di wilayah Kalimantan Barat. Potensi signifikan yang dimiliki oleh Kalimantan diharapkan mampu memberikan tambahan angka produksi kelapa sawit di Indonesia secara nasional. pendekatan intensifikasi perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi kegiatan ekonomi utama ini. Besi Baja Kegiatan ekonomi utama besi baja di Kalimantan. 4. Namun. Namun yang perlu diperhatikan. hingga saat ini. Dengan demikian.7 persen (15. dan tingginya angka impor alumina merupakan salah satu alasan mengapa industri pengolahan bauksit menjadi alumina perlu dikembangkan di Kalimantan. mayoritas hasil tambang bauksit diekspor sebagai bahan baku mentah. 2009). Menurut data dari Kementerian Kehutanan Kalimantan memiliki Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHKK) – Hutan Tanaman Industri (HTI) dan IUPHKK – Hutan Alam (HA) yang besar. sebagai industri utama di sektor kehutanan. dan baru sekitar 52. terdapat di Kalimantan Tengah (Kotawaringin Barat) dan Kalimantan Selatan (Batulicin. kebutuhan akan industri pengolahan bauksit menjadi alumina perlu secara serius dikembangkan di Indonesia. dan Tanah Laut). 5.kelapa. harga jual alumina yang bisa mencapai 10 kali harga jual bauksit. Sebagai bahan baku pembuatan aluminium. adalah faktor-faktor yang mendorong pengembangan industri besi baja secara optimal. . Bauksit Di Kalimantan. Adapun. Sebesar 84 persen cadangan besi baja primer dan 29 persen cadangan bijih besi laterit Indonesia terdapat di Kalimantan.8 Juta Ha). 6. Kalimantan merupakan pulau dengan luas kawasan hutan produksi tertinggi (29. Tren pergerakan harga besi baja yang terus naik dan potensi kontribusinya terhadap perekonomian yang diperkirakan dapat naik dua kali lipat. peluang untuk melakukan ekspansi lahan perkebunan sawit di Kalimantan dapat dikatakan terbatas karena adanya pertimbangan lingkungan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->