Anda di halaman 1dari 13

By Dr.

Istadi

Rancangan Kulia ah

1 Metode 1. M t d Identifikasi Id tifik i Kua K alitas lit B Bahan h M Makanan k 2. Diskusi dan Presentasi Tugas 1 3. Pengendalian M 3 Mutu, t Pe enga etan Bahan Aditif engawetan, Aditif, dan Keamanan Pangan 4 Diskusi dan Presentasi Tugas 2 4. 5. Teknologi Pemrosesa an Bahan Makanan (mis. Plasma, etc) 6. Diskusi dan Presentas si Tugas 3 7. Teknologi Pengemasan n Bahan Makanan 8. Diskusi dan Presentasi Tugas 4

Principles of DBD D Plasma Reactor

Types T of f plasma l react t : dielectric-barrier tor di l t i b i

discharge (DBD), corona a discharge, spark di h discharge, microwave i discharge, i h etc. t

Aplikasi Teknolog gi Plasma dalam pemrosesan Baha an Makanan


Ekstraksi bahan-bah han terlarut di dalam

makanan Ekstraksi Minyak Ats siri/Minyak Tumbuhan Proses Hidrodistilasi Inactivation of Bacteria Modifikasi M difik i P Permukaa k an Kontak K t k Bahan B h Makanan Membantu penumbu uhan tanaman

Ekstraksi bahan-bahan terlarut di d l dalam makanan k Microwave-Assisted Extraction


Process (MAE)
Teknik T k ik ini i i dapat d t diterapkan dit k b baik ik pada d fasa f cair i yakni k i cairan i

digunakan sebagai pelarut maupun m fasa gas yakni gas sebagai media pengekstrak Proses P ekstraksi k k if fasa cair i did d dasarkan k pada d prinsip i i perbedaan b d kemampuan menyerap ene ergi microwave pada masingmasing senyawa yang terkan ndung di dalam bahan tanaman. P Parameter t yang biasa bi di diguna akan k untuk t k mengukur k sifat if t fisik fi ik ini i i disebut sebagai konstanta dielektrik d . Alfaro et.al. (2003) mengatak kan bahwa pelarut etanol menghasilkan h ilk rendemen d min inyak k jahe j h paling li b baik ik di antara pelarut lain yang dibandingka an seperti heksana, petroleum eter, dan diklorometana. Lebih lan njut dalam penelitiannya dik t k bahwa dikatakan b h pengguna aan proses MAE mampu menurunkan waktu isolasi menjadi 60 detik daripada menggunakan ekstraksi sokh hlet dengan waktu 2 jam.

Teknik: .
Bahan B h t tanaman di dimasu ukkan kk pada d t tangki ki d dan

dicampurkan dengan pe elarut. Campuran bahan denga an pelarut dialirkan menuju microwave dimana terja adi pemecahan dinding sel bahan tanaman untuk mengeluarkan m minyak atsiri. Ampas bahan tanaman dipisahkan menggunakan filer dan ekstrak dialirka an menuju tangki evaporasi pelarut untuk memisahk kan minyak dari pelarutnya pelarutnya. Setelah dikondensasika an, pelarut tersebut ditampung pada tangki untuk digunakan kembali. kembali Selanjutnya minyak atsi iri yang dihasilkan dapat diambil dari tangki.

Ekstraksi Minyak Atsiri/Minyak A Tumbuhan


menggantikan teknologi konvensional seperti distilasi uap

(hydrodistillation), ekstraksi dengan lemak (enfleurage), dan ekstraksi pelarut (solvent extraction) Keuntungan g p proses ini terutama a adalah kecepatan p waktu untuk mengisolasi seluruh minyak atsi iri dibandingkan proses-proses sebelumnya Teknik: Gelombang elektromag gnetik yang disalurkan melalui radiasi microwave akan menembus ma aterial transparan seperti gelas atau plastik sebagai wadah bahan tanaman yang akan diisolasi. Radiasi elenjar grandular dan sistem vaskular microwave mampu mencapai ke pada bahan tanaman. Kandungan air serta komponen-komponen lainnya termasuk minyak atsiri d di dalam bahan tanaman menyerap radiasi tersebut dan akan merub bahnya menjadi energi panas. Hal ini menyebabkan terjadinya pening gkatan temperatur di dalam bahan tanaman secara tiba-tiba. Penin ngkatan temperatur terus berlangsung hingga tekanan internal melamp paui kapasitas ekspansi dinding sel sel. Pada kondisi ini, dinding sel aka an pecah dan substansi-substansi yang ada di dalamnya termasuk miny yak atsiri akan keluar dengan bebas Setelah minyak y atsiri keluar dari dinding g sel, , maka akan bercampur p dengan air yang juga terkandung di dalam bahan tanaman. Peristiwa guapan minyak atsiri dan air melalui ini mempermudah jalannya peng mekanisme hidrodifusi.

Microwave-Assiste ed Hydrodistillation Process (MAH)


Proses ini pada dasarnya meru upakan kombinasi antara

pemanfaatan radiasi gelomban ng mikro dengan sistem distilasi kering pada MAH tidak diperlukan pe elarut tambahan seperti halnya MAE MAE. Untuk menjamin berlangsungn nya proses difusi antara minyak atsiri dan air, maka bahan yang digu unakan harus segar (masih mengandung g g air) ) Teknik: bahan tanaman di dalam distillation flask yang terbuat dari gelas atau plastik agar dapat ditembus d oleh radiasi microwave akan menyerap radiasi tersebut hing gga mencapai kelenjar grandular dan sistem vaskular bahan tanama an di dalam dinding sel. Peristiwa ini menimbulkan panas sehingga dinding sel akan pecah dan minyak s keluar. Adanya air di dalam bahan atsiri di dalamnya dapat bebas tanaman yang juga panas akib bat menyerap energi elektromagnetik akan berdifusi ke dalam minya ak atsiri sehingga menimbulkan peristiwa hidrodifusi. Minyak atsiri dan air menguap bersamaan berdasarkan p prinsip p distilasi ca ampuran p tak saling g larut lalu dikondensasikan.

Inactivation of Bacteria
Menggunakan M k microwave i i d induced d plasma l sterilization t ili ti

technique Pembangkitan g p plasma tem mperatur p rendah adalah p penting g yang diperoleh dari densita as power microwave Efek in aktifasi karena pengaruh plasma bisa dicoba dengan bakteri Escherichia a coli sebagai fungsi densitas power microwave Argon plasma yang mempunyai temperatur di bawah 60 oC d dapat t di diperoleh l hd dari i mic icrowave dengan d power d density it kurang dari 4:21 w/cm3 pad da suhu ambien 34 oC Survival of E.coli was signi ificantly reduced when the microwave power density of o the plasma treatments increased

TUGAS M MANDIRI 3
Buatlah B atlah seb sebuah ah makalah tenta ang Teknologi Pemrosesan Bahan

Makanan (mekanik, plasma, , microwave, cooking, frying, dll) kaitannya dengan kualitas bahan b makan.
Makalah terdiri dari: Judul, Ab bstrak, Pendahuluan, Isi Makalah,

Kesimpulan, Referensi
Sumber: boleh dari semua sumber ==> Buku, Buku Jurnal, Jurnal Majalah, Majalah

Internet (minimal 2 sumber)


Setiap p mahasiswa tidak boleh h sama topiknya p y Jangan hanya menterjemahka an, tetapi diramu sedemikian rupa

sehingga maksud teknologi te ersebut dapat dipahami dengan baik


Makalah dikumpulkan minggu u depan ==> untuk dipresentasikan Total Waktu Presentasi per mahasiswa m & diskusi: 20 menit