Anda di halaman 1dari 17

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasionall

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional


SALINAN PERATURAN MENTERI NEGARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL

NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG PEMBENTUKAN


MILLENNIUM

LEMBAGA WALl AMANAT CHALLENGE ACCOUNT - INDONESIA

IJENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PERENCANAAN KEPALA BADAN PERENCANAAN Menimbang : a. bahwa untuk kemi skir.an berkclanjutan, mcnandatangani PEMBANGUNAN PEMBANGUNAN program NASIONAL/ NASIONAL, penurunan ekonomi hibah Indonesia tingkat yang telah
Millennium

mendukung rnelalui

per tu m bu h an keriasama

Pemerintah dokumen

Challenge Compact between The United :'~tate.sof America acting through The Millennium. Challenge Corporation and Trie Republic 2011 ; o] Indonesia pada
tanggai

19 Nopcmber

b.

bahwa pcnururian
1:::'<Or10D1!

kcgiatan tingkat yarig yang

yang

akan

rlilaksanakan

untuk lintas

kernisk.nan dari

mclalu i per turr.bu han

berkelanjutan terdiri giz: kronis.

adalalkegiat.an tat a
d an

kegiatan

scktoral kckurangan barang/jasa

penanggulangan kelola pengadaan pembangunan

perneri ntah

bcrke lanj u tan:


c.

ba hwa

hc-rr la sa rkan

Pa s a l ;) ,{YelL r:J) Po r at u ra n Pre sid en tcn to ng Daria

Nomor :ldl

80 ta h u n 2011

Pcrwa.liari, le bih
dari

dalam satu

Da ua

Perwalia n digu'tdkp'l

()leh

Kcrne.r:kria n / Le m baga

lin Los

scktoral,

pcrnber.tukan

'"

-2 -

pembentukan berdasarkan Pem bangunan Pembangunan

Lembaga penunjukan

Wali

Amanat Menteri Badan

dilaksanakan Perencanaan Perencanaan pertimbangan

Nasional j Kepala

Nasional, setelah mendapat

Menteri Keuangan; d. bahwa dimaksud menetapkan Pembangunan Pembangunan berdasarkan dalam huruf Peraturan Nasional pertimbangan a, huruf Menteri tentang Negara Badan sebagaimana c, perlu Perencanaan Perencanaan Lembaga

b, dan huruf

NasionaljKepala

Pembentukan

Wali Amanat Millennium Challenge Account-Indonesia; Mengingat 1. Undang-Undang Keuangan Tahun 2003 Nomor 17 Tahun 2003 Lembaran tentang Negara

Negara (Lembaran

Negara Republik Indonesia

Nomor 47, Tambahan Nomor 4286); Nomor Negara 1 Tahun

Republik Indonesia 2. Undang-Undang Perbendaharaan Indonesia Tahun

2004 Negara

tentang Republik Lembaran

(Lembaran

2004 Nomor 5, Tambahan Nomor 4355);

Negara Republik Indonesia 3. Undang-Undang Perencanaan Republik Lembaran 4. Peraturan Tata Cara Penerimaan 5. Peraturan

Nomor 25 Tahun Tahun

2004 tentang (Lembaran

Sistem Negara

Pembangunan

Nasional

Indonesia

2004 Nomor 104, Tambahan Nomor 4421); 2011 tentang dan

Negara Republik Indonesia Pemerintah Pengadaan Hibah; Presiden Nomor 82 Nomor

10 Tahun Luar

Pinjaman

Negeri

Tahun

2007

tentang

Badan Perencanaan 6. Peraturan Pembentukan sebagaimana Presiden dan telah

Pembangunan Nomor beberapa 47

Nasional; Tahun kali 2009 tentang Negara terakhir

Organisasi

Kementerian diubah,

dengan Peraturan

Presiden Nomor 91 Tahun 2011;

7. Peraturan

...

-3 -

7.

Peraturan

Presiden

Nomor

80

Tahun

2011

tentang

Pembentukan 8. Peraturan Nasional Organisasi Perencanaan Perencanaan

Dana Perwalian; Negara Badan Tata Perencanaan Perencanaan Kerja Pembangunan Pembangunan tentang Negara Badan

Menteri Nomor dan

Nasional/Kepala

PER.005/M.PPN/10/2007 Kementerian NasionaljKepala Nasional;

Pembangunan Pembangunan

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN PEMBANGUNAN PERENCANAAN PEMBENTUKAN MENTERI NEGARA PERENCANAAN BADAN TENTANG

NASIONALjKEPALA PEMBANGUNAN NASIONAL

LEMBAGA WALl AMANAT MILLENNIUM

CHALLENGE ACCOUNT-INDONESIA.

BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan: Serikat, untuk

1. Millennium
selanjutnya dibentuk menyalurkan

Challenge
Pemerintah

Corporation
Amerika

Amerika Serikat

disingkat MCC, adalah

sebuah lembaga yang kemiskinan

hibah dengan misi mengurangi pendekatan pertumbuhan

global melalui berkelanju tan. 2. Program Pemerintah penanggulangan

ekonomi yang

Compact

adalah kemiskinan

program dengan

kemitraan MCC

antara untuk

Indonesia

disepakati dalam Millenium Challenge Compact between The United States of America acting through The Millenium Challenge Corporation and The Republic of Indonesia.
sebagaimana

3. Millennium ...

-4 -

3.

Millennium Challenge Compact between The United States of America acting through The Millennium Challenge Corporation and The Republic of Indonesia, selanjutnya disebut Compact, adalah perjanjian tertulis tentang pelaksanaan Program Compact antara Pemerintah
Indonesia tanggal 19 pelaksanaan dengan MCC yang ditandatangani dengan jangka pada waktu Nopember 2011,

selama 5 (lima) tahun sejak tanggal efektif. disingkat penjelasan akuntabilitas

4.

Program Implementation Agreement, selanjutnya


PIA, adalah kesepakatan yang memberikan implementasi, dana rinci mengenai tata laksana fiskal, pencairan, yang terkait.

penggunaan

MCC dan hal lain

5.

Millennium
disingkat bertanggung

Challenge
jawab

Account-Indonesia,
adalah untuk melaksanakan

selanjutnya lembaga yang Program

MCA-Indonesia,

Compact sesuai dengan Compact.


6. Pedoman Tata Kelola MCA-Indonesia adalah dokumen yang berisi tentang pengaturan Program Compact. 7. Menteri Nasional, adalah Negara Badan yang bidang selanjutnya menteri di mekanisme pelaksanaan

Perencanaan Perencanaan disebut Menteri

Pembangunan Pembangunan Perencanaan, urusan pembangunan

NasionaljKepala

menyelenggarakan perencanaan

pemerintahan nasional.
8.

Menteri keuangan

Keuangan urusan negara.

adalah

menteri di

yang bidang

menyelenggarakan

pemerintahan

9.

Satuan dari

Kerja, selanjutnya suatu dari unit suatu

disebut Satker, adalah bagian pada yang Kementerian dana satu atau beberapa membebani

organisasi organisasi

NegarajLembaga kegiatan APBN.

yang melaksanakan

10. Kuasa ...

-5 -

10. Kuasa pada

Pengguna Satker

Anggaran Satker

selanjutnya atau pejabat dana

disebut hibah

sebagai

KPA adalah penetapannya 11. Lembaga dibentuk Dana disepakati

kepala yang

yang ditunjuk MCC yang

mengelola

dilakukan

oleh Menteri Perencanaan. adalah suatu organisasi untuk yang yang

Wali Amanat sesuai

oleh Kementerian/Lembaga Perwalian dengan dalam Perjanjian Hibah. selanjutnya Lembaga

mengelola

kewenangan

12. Majelis Wali Amanat adalah bagian dari dipersamakan


13. Transfer

dise bu t se bagai MWA Wali Amanat yang

dengan Satker. adalah


perjanjian

Agreement

antara

MCAdan MCA-

Indonesia persyaratan Indonesia Masyarakat

dan Bank Dunia yang berisi ketentuan mengenai dalam pendanaan dan partisipasi Program Nasional

Pemberdayaan

Support Facility.

14. Permitted Accounts adalah

satu atau beberapa MCA-Indonesia

rekening dengan

bank

yang

dibuka MCC.

oleh

persetujuan

15. Bank Agreement adalah

perjanjian dengan

antara

MWA atas yang sesuai

nama

MCA-Indonesia

lembaga dan

keuangan

disetujui

oleh MCC untuk ketentuan

mengelola Permitted Accounts, persyaratan

yang mengatur dengan Compact.


16. Fiscal Agent

Agreement

adalah

perjanjian ketentuan

antara peran dan

MCA-Indonesia dan tanggung

dan Fiscal Agent yang mengatur jawab


Fiscal Agent serta

syarat lainnya sesuai dengan Compact.

BAB 11 ...

-6 -

BAB 11 PEMBENTUKAN, TUJUAN, Pasa12 Dengan Amanat selanjutnya Peraturan Menteri ini dibentuk Lembaga Wali yang TUGAS DAN FUNGSI

Millennium

Challenge

Account-Indonesia,

disebut sebagai MeA-Indonesia. Pasa13

MCA-Indonesia sebagai Indonesia Program

dibentuk

dengan

tujuan

untuk

bertindak Pemerintah yang telah

lembaga

akuntabel

yang kegiatan

mewakili ketentuan

dalam pelaksanaan

dan mengelola dana

Compact sesuai disepakati dalam Compact.

dengan

Pasa14

(1)

Tugas

MeA-Indonesia Program

adalah

melaksanakan

menyiapkan dan Compact sesuai dengan

Compact.
(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud fungsi:

pada ayat (1), MeA-Indonesia menyelenggarakan a.

koordinasi dengan lembaga terkait dalam penyiapan Program Compact;

b. koordinasi pelaksanaan

dengan serta tugas;

lembaga

terkait masalah

dalam Program dalam

kebijakan

operasional

Compact
pelaksanaan c. perencanaan, barang/jasa, pengawasan

pemecahan

pelaksanaan manajemen dan pelaporan

kegiatan, keuangan, pelaksanaan

pengadaan pengendalian Program

Transfer Agreement sebagaimana diatur dalam Compact;


melakukan

Compact, termasuk

d. mewakili ...

-7 -

d. mewakili kerj asama orgamsasi keuangan

Pemerintah dengan masyarakat dalam

Indonesia

dalam

melakukan lembaga Program

Kemen terian / Lembaga, sipil, swasta, dan pelaksanaan

rangka

Compact;
e. fungsi lainnya untuk pelaksanaan sesuai dengan Compact. BABIII RUANG LINGKUP KEGIATAN Pasa15 Program mencakup: a. meningkatkan ketergantungan pengembangan produktivitas berbasis dan lahan produktivitas pada bahan energi terbarukan, dan mengurangi sumberdaya melalui perbaikan dan bakar mengurangi fosil melalui kaca lahan Program Compact

Compact

sebagaimana

dimaksud

dalam

Pasal

serta meningkatkan pemanfaatan (kegiatan

emisi gas rumah alam

manajemen

Green
berat dan dan

Prosperity);
b. mengurangi badan kekurangan meningkatkan penghematan peningkatan c. meningkatkan signifikan menjamin dan (kegiatan dalam kualitas dan gizi mencegah anak-anak bayi di lahir lokasi dengan proyek rendah, serta mengurangi pendapatan biaya, penghasilan kekerdilan tangga anak dan melalui

rumah

peningkatan

produktivitas

(kegiatan nutrisi); pengeluaran barang pu blik dan jasa, sesuai kebutuhan barang secara yang publik, rencana dan jasa

penghematan pengadaan sesuai pelayanan

dengan

memperoleh

modernisasi

pengadaan

pemerintah).

BAB IV ...

-8 -

BABIV ORGANISASI PELAKSANA Pasal 6 Organ pelaksana a. b. c. MeA-Indonesia terdiri atas: program dan sebagai

MWA, bertindak Satker;

sebagai pengarah

Pengelola Dana Amanat; Tim Pelaksana, yang yang dibantu terdiri oleh atas Unit KPA. Pelaksana
Agent

Program

Fiscal

dan

Procurement Agent, dan Unit Pendukung

Pasal 7 (1) Tugas dimaksud a. b. dan tanggung jawab MWA sebagaimana

dalam Pasal 6 huruf a: Pengelola Dana Amanat; kebijakan kegiatan disepakati dan mengubah pelaksanaan dan dalam Compact; struktur Tim Pelaksana; program, dana mengelola

menetapkan menetapkan melaksanakan sebagaimana

c. d. e. f. g.

menetapkan

memilih Direktur Eksekutif melalui kompetisi; menetapkan menetapkan mengundang barangjjasa Direktur rencana dan danjatau Eksekutif kerja menilai usulan dan usulan hibah sesuai hasil

pemilihan secara kompetisi; penganggaran pengadaan untuk yang kegiatan berkala;

kegiatan yang telah diatur dalam Compact, dan yang sesuai dengan Program Compact; h. menyetujui dengan
Guidelines;

dokumen-dokurnen MCC

pengadaan
Program

sesuai

ketentuan

Procurement

i. menyusun

".

-9 -

1.

menyusun melakukan

laporan keuangan tugas-tugas lain

MCA-Indonesia; untuk melaksanakan

J.
(2)

Program Compact sesuai dengan Compact. Keputusan-keputusan selaku pengarah mengikat. Pasal8 Susunan keanggotaan MWA sebagaimana dimaksud dalam teknis dan operasional MWA

Program

Compact bersifat

final dan

Pasal 6 huruf a, terdiri atas : a. b. c. Ketua merangkap Sekretaris Anggota. Pasa19 (1) Ketua MWA merangkap Kepala Satker. jabatan sebagai KPA selaku anggota; anggota;

merangkap

(2) Tugas dan tanggung jawab Ketua MWA adalah : a. memfasilitasi keputusan c. proses pengambilan keputusan MWA;

b. menandatangani MWA; menyampaikan pengelolaan (3)

suratj dokumen laporan pelaksanaan

penetapan kegiatan dan

dana MCA-Indonesia. KPA adalah melaksanakan perundang-

Tugas dan tanggung jawab tugas-tugas undangan. KPA sesuai

dengan

peraturan

(4)

Dalam

melaksanakan KPA.

tugas

sebagaimana

dimaksud Unit

pada ayat (3) KPA dapat dibantu Pendukung (5)

oleh Koordinator

Tugas dan tanggung jawab Sekretaris a. melakukan keputusan pengelolaan MWA,

MWA: dan

dokumen -dokumen

menyiapkan

penyelenggaraan

rapat

...

- 10 -

rapat MWA, melakukan keputusan b. menyiapkan keputusan c. MWA; bahan oleh MWA;

pencatatan

terhadap

proses

dan hasil rapat MWA, mempublikasikan

keputusan-

perrunjarig

pengambilan

mengkoordinasikan

penyusunan dan

laporan

Lembaga

Wali Amanat MCA-Indonesia; d. melaksanakan dan tugas-tugas jawab

kesekretariatan Anggota

lainnya.

(6) Tugas

tanggung masukan

MWA adalah dalam dalam

memberikan pelaksanaan Pasal 7 ayat (1).

dan

pendapat dimaksud

tugas MWA sebagaimana

Pasal 10 (1) MWA terdiri atas anggota pemilik suara dan anggota

bukan pemilik suara. (2) Anggota pemilik suara berhak memberikan proses pengambilan (3) Anggota memberikan pengambilan bukan keputusan. pemilik atau suara masukan hanya dalam berhak proses suara dalam

pendapat keputusan.

(4) Anggota pemilik suara terdiri atas : a. dua orang perwakilan Nasional; Kementerian Kementerian organisasi Keuangan; Dalam Negeri; sipil; Kementerian Perencanaan Perencanaan

Pembangunan Pembangunan b. c. d. e.
f.

Nasional / Badan

satu orang perwakilan satu orang perwakilan satu orang perwakilan satu orang perwakilan satu orang perwakilan

masyarakat dan

dari dunia usaha; akademisi.

(5) Anggota bukan pemilik suara terdiri atas: a. satu orang perwakilan MCC; dan

b. Direktur ...

- 11 -

b.

Direktur Eksekutif. MWA yang mewakili KementerianfLembaga Lembaga. Kementerian zl.embaga

(6) Anggota diusulkan (7) Anggota

oleh Menteri/Pimpinan MWA yang mewakili

meru pakan Pejabat Eselon I. (8) Anggota organisasi MWA yang masyarakat transparan, merupakan obyektif, perwakilan non dari

sipil, dunia usaha

dan akademisi diskriminatif

dipilih secara dan akuntabel. (9) Anggota ditetapkan

MWA sebagaimana dengan Keputusan Pasal 11

dimaksud

dalam

Pasal 8

Menteri Perencanaan.

(1) Pengelola ditetapkan penggunaan

Dana oleh

Amanat MWA

selanjutnya yang untuk

disebut

dengan dan dalam

PDA adalah

lembaga dana

keuangan yang

ditunjuk

mengadministrasikan ditampung

perwalian

Permitted Accounts sesuai dengan Compact.


(2) Tugas dan tanggung jawab PDA adalah a. menangani yang dengan keuangan b. melaporkan Program administrasi dalam keuangan : Program Compact sesuai administrasi

ditampung

Permitted Accounts
pengelolaan dalam Compact; administrasi dalam

prinsip-prinsip yang disepakati penanganan

keuangan

Compact yang ditampung


pembayaran kewenangan tugas dari dari

Permitted Accounts
diatur ini

Accounts kepada MWA;


c. melakukan berdasarkan (3) Mekanisme

Permitted

MWA yang

dalam Bank Agreement. pelaksanaan PDA dalam pasal akan diatur dalam Bank Agreement.

Pasal 12 ...

- 12 -

Pasal 12 (1) Tim Pelaksana huruf untuk c adalah sebagaimana unit dan dimaksud mendukung dalam Pasal 6

kerja yang

dibentuk

oleh MWA pelaksanaan

melaksanakan

tugas MWA sehari-hari. (2) Tim Pelaksana Unit Pendukung (3) Unit Pelaksana a. menyusun keuangan b. c. terdiri atas Unit Pelaksana KPA. Program bertugas: rencana program; pengadaan permintaan barang darr/jasa pencairan dana kerja pelaksanaan dan Program dan

mengelola pelaksanaan dan prosesnya dilakukan mengelola persiapan

melalui Procurement Agent;

dan pembayaran oleh Fiscal Agent; d. e.

kepada pihak terkait yang dibantu program yang ditampung PDA;

mengelola keuangan bersama dengan

Unit Pendukung

KPA menyiapkan

dokumen terkait fasilitas perpajakan; f. membantu pengesahan Indonesia g. h. Satker menyiapkan realisasi pendapatan dan laporan keuangan dokumen pengajuan dana

dan belanja MCApenyaluran program; kepada dan Sekretaris evaluasi

MCA-Indone sia; mengelola pu blikasi pelaksanaan memberikan melaksanakan pelaksanaan J. k. 1. menyusun menyiapkan melaksanakan MWA. dukungan teknis tugas; MWA dalam melaksanakan
1.

pemantauan kegiatan;

laporan kegiatan dan keuangan; laporan lain yang diminta oleh MWA; tugas-tugas lain yang diberikan oleh

(4) Unit ...

- 13 -

(4)

Unit Pelaksana Eksekutif dan pengawasan

Program dipimpin oleh seorang Direktur jawab dalam pelaksanaan Program Compact. berwenang mengangkat dan

yang bertanggung

(5) Direktur

Eksekutif

memberhentikan (6) Unit Pendukung Unit Pendukung (7) Unit Pendukung Kepala keuangan
Compact.

personil inti. KPA dikoordinasikan KPA. KPA bertugas dalarn yang membantu KPA selaku administrasi Program oleh Koordinator

Satker negara

pengelolaan berkaitan

dengan

(8) Direktur bahwa sebagai Komitmen Direktur

Eksekutif proses landasan

akan pengadaan tunggal

memberikan

pernyataan telah Pembuat dengan

barang/jasa bagi Pejabat bersama

dilaksanakan

sesuai dengan ketentuan menandatangani kontrak

dalam Compact,

Eksekutif dengan penyedia barang/jasa, Pasal 13

(1)

Fiscal

Agent

se bagaimana lembaga untuk keuangan

dimaksud profesional mendukung

dalarn dalam

Pasal

huruf seleksi

adalah terbuka

bidang Tim

manajemen Pelaksana.

yang dipilih

oleh MWA melalui tugas

(2) Tugas dan tanggung jawab Fiscal Agent terdiri atas: a. b. menyiapkan memastikan pengesahan pembayaran dokumen dan bahwa sudah permintaan pembayaran; pernyataan permintaan ketentuan dalam

memberikan dokumen sesuai dengan

Fiscal Agent Agreement dan Bank Agreement;

c.

mengajukan

permintaan penarikan

pembayaran

kepada

PDA

agar melakukan

dari Permitted Accounts;

d. melakukan

...

- 14 -

d.

melakukan penggunaan

pencatatan dana hibah MCC; laporan


Fiscal

semua

transaksi

e.

menyiapkan sesuai
Agreement;

penggunaan
Agent

dana hibah MCC dan


Bank

dengan

Agreement

f.

memberikan Tim keuangan pengelolaan

dukungan dan dan keuangan tugas

teknis lain yang dibutuhkan PDA dalam pengelolaan akuntabilitas dari dana dalam memastikan

Pelaksana

yang bersumber sebagaimana

hibah MCC; dan g. melaksanakan diatur


Fiscal Agent Agreement dan Bank Agreement.

Pasal 14
(1) Procurement Agent sebagaimana

dimaksud

dalam Pasal tugas

6 huruf c adalah lembaga profesional yang dipilih oleh MWA melalui seleksi terbuka Tim Pelaksana.
(2) Procurement Agent

untuk

mendukung

bertugas dalam barang/jasa. Pasal 15

memberikan pengelolaan

asistensi proses

kepada

Tim

Pelaksana

kegiatan pengadaan

MWA

menyusun

dan

menetapkan kepentingan

metoda dapat

untuk

memastikan

pemangku

berpartisipasi

dalam pelaksanaan

Program Compact. BABV

PEMBIAYAAN DAN PERPAJAKAN Pasal 16 Pembiayaan Program Compact berasal dari rupiah murni dan diatur dalam Compact.

hibah MCC sebagaimana

Pasal 17 ...

- 15 -

Pasal 17

(1)

Penggunaan ketentuan

dana peraturan dana

rupiah

murrn

sesuai

dengan

perundang-undangan. hibah MCC mengikuti ketentuan

(2)

Penggunaan

Compact.
Pasal 18 Pengaturan dan mekanisme fasilitas pajak/kepabeanan oleh

MCA-Indonesia

mengikuti

ketentuan

yang ditetapkan

Menteri Keuangan.

BAB VI PEMANTAUAN,EVALUASIDAN
Pasal 19 MWA melakukan pemantauan dan evaluasi pada terhadap

PELAPORAN

pelaksanaan dan peraturan

Program

Compact berdasarkan

Compact

perundang-undangan. Pasa120

(1)

Tim

Pelaksana

menyampaikan

laporan

triwulanan

kepada MWA. (2) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat


(1) terdiri

atas pelaksanaan (3)

kegiatan dan realisasi keuangan. laporan semesteran Menteri kemajuan dan

MWA menyampaikan pengelolaan kepada MCC.

kegiatan dan pengelolaan

Program Compact Keuangan,

Menteri Perencanaan,

(4)

Selain MWA

laporan

sebagaimana

dimaksud lain

pada sesuai atau

ayat (3), dengan yang

menyampaikan

laporan

peraturan dipersyaratkan

perundang-undangan dalam Compact.

BAB VII...

- 16 -

BAB VII PENGELOLAAN DAN PENGALIHAN BARANG MILIK NEGARA Pasal 21 Pengelolaan berasal dilakukan undangan. BAB VIII PENUTUPAN MeA-INDONESIA Pasal22 MeA-Indonesia ditutup berdasarkan ketentuan dalam dan sesuai pengalihan pelaksanaan dengan barang milik peraturan negara yang

dari

kegiatan

MeA-Indonesia, perundang-

ketentuan

Compact.
BABIX PEDOMAN TATA KELOLA Pasal 23 (1) (2) Pedoman ditetapkan Tata Kelola MeA-Indonesia disusun dan

oleh MWA. dimaksud pada ayat

Pedoman Tata Kelola sebagaimana (1) paling kurang terdiri atas : a. b. tata kelola pelaksanaan tata kelola keuangan.

program dan kegiatan; merupakan bagian

(3)

Pedoman Tata Kelola MeA-Indonesia yang tidak terpisahkan perjanjian pelaksanaan dengan hibah. BABX

Compact dan dokumen

KETENTUAN LAIN -LAIN Pasal 24 Apabila terdapat perbedaan antara Peraturan Menteri ini dengan ketentuan melaksanakan

Compact dan PIA, maka para pihak dapat kegiatan sesuai Compact dan PIA.

BAB XI ...

- 17 -

BABXI KETENTUAN PENUTUP Pasa125 Peraturan diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, Menteri memerintahkan
im

Menteri

im

mulai

berlaku

pada

tanggal

pengundangan penempatannya

Peraturan

dengan

dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan

di Jakarta

pada tanggal 19 April 2012

MENTERI NEGARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL,
ttd

ARMIDA S. ALISJAHBANA Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 20 April 2012 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA,
ttd

AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 NOMOR 437