Anda di halaman 1dari 1

Pengetahuan Klien Thypus Abdominalis Tentang Bedrest (Tirah Baring)

Posted on 24 April 2011 by grahacendikia Penderita yang dirawat dengan diagnosis observasi typhus abdominalis harus dianggap langsung sebagai penderita typhus abdominalis dan diberikan langsung perawatan yang baik untuk menghindari komplikasi, mengingat sakit yang lama, lemah dan anoreksia. Maksud tirah baring sempurna adalah mencegah komplikasi perdarahan usus atau perforasi usus yang biasanya sering terjadi pada minggu ketiga serta lokasi yang sering dilaporkan diilleum teminalis. Diagnosa ditegakkan berdasarkan adanya tanda dan gejala klinis serta pemeriksaan radiologist. Komplikasi ini sangat fatal dan membahayakan jiwa klien dan biasanya sebelum phase perforasi akan timbul perdarahan terlebih dahulu. Mengingat banyaknya masalah yang timbul,perwat memegang peran penting dalam penyembuhan klien typoid,menghindari komplikasi dan dalam pemeliharan kesehatan klien secara konperhensif yaitu meliputi upaya prevantif, promotif, dan rehabibilitatif, melalui upaya preventif yaitu dengan pemeriksaan kasehatan secara berkala dan penyuluhan kesehatan, upaya kuratif yaitu melaksanakan perawatan pada klien dengan baik dan benar. Sedangkan upaya rehabilitatif yaitu dengan memberikan latihan-latihan pada klien. Selama ini klien Thypus Abdominalis kurang memahami bedrest dan manfaat bedrest sehingga klien sering tidak melakukan bedrest dengan baik. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah dalam melakukan kegiatan sehari-hari selama klien dalam perawatan, perawat sangat penting dengan meningkatkan komunikasi interpersonal. Sehingga motivasi timbul dan individu berubah, melihat permasalahan tersebut di atas dan untuk mempercepat kesembuhan klien. Bedrest telah menjadi masalah serius yang dihadapi tenaga profesional, sehingga dipandang perlu untuk meneliti pengetahuan bedrest klien typhus abdominalis di Rumah Sakit.