P. 1
4. Teori ERD

4. Teori ERD

|Views: 162|Likes:
Dipublikasikan oleh Djoko Soerjanto
Teori membuat ERD
Teori membuat ERD

More info:

Published by: Djoko Soerjanto on Apr 24, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

BASIS DATA

Entity Relationship Diagram (ERD)

Djoko Soerjanto, M.Kom
https://www.facebook.com/groups/ubasisdata

ER DATA MODEL

Pemodelan data / sistem dalam database digunakan Model ER (Entity Relationship) Diagram atau disebut ERD. ER Diagram menggambarkan tipe objek mengenai data itu di manajemen, serta relasi antara objek tersebut. Biasanya yang menggunakan ER Diagram adalah System Analyst dalam merancang database. ER Model dibuat berdasarkan persepsi atau pengamatan dunia nyata yang terdiri atas entitas dan relasi antara entitas-entitas tersebut. Sebuah database dapat dimodelkan sebagai:  Kumpulan Entity/Entitas,  Relationship/Relasi diantara entitas

JENIS NOTASI ER DIAGRAM Dalam pembuatan ERD digunakan notasi diagram. akan tetapi pada umumnya adalah sama. El Masri dan Korth. Misal.  Perbedaannya adalah pada pemilihan simbolsimbol yang digunakan. digunakan notasi El Masri karena lebih umum banyak digunakan dan mudah dibaca dan dimengerti. notasi Chen. Martin.  .  Pada materi database dan umumnya.  Beberapa notasi yang digunakan untuk membuat ER Diagram.

NOTASI YANG DIGUNAKAN .

pekerjaan dan sebagainya. yang memiliki atribut: nim. nama dan alamat. dan ada yang bersifat abstrak. seperti: orang.  Setiap entitas memiliki atribut sebagai keterangan dari entitas. misal. pegawai.  Entitas ada yang bersifat konkrit.  . perusahaan. entitas mahasiswa.ENTITAS Entitas adalah sebuah obyek yang ada (exist) dan dapat dibedakan dengan obyek yang lain. mata kuliah. seperti: kejadian. buku.

Tidak memiliki Key Attribute sendiri.  Entitas lemah tidak memiliki identifier-nya sendiri.  .  Atribut entitas lemah berperan sebagai Partial Identifier (identifier yang berfungsi secara sebagian).ENTITAS LEMAH (WEAK ENTITY)  Entitas Lemah adalah entitas yang keberadaannya sangat bergantung dengan entitas lain.  Entitas tempat bergantung disebut Identifying Owner/Owner.

CONTOH ENTITAS LEMAH .

  Beberapa entitas kemungkinan tidak memiliki atribut kunci sendiri.  Entitas Mahasiswa dengan atribut NIM sebagai key atribut  Entitas Dosen dengan NIP sebagai key atribut. entitas demikian disebut Entitas Lemah (Weak Entity). .  Misal.ATRIBUT Setiap atribut pada entitas memiliki kunci atribut (key atribut) yang bersifat unik. dan sebagainya.

Atribut ALAMAT.Atribut LOCATIONS pada entitas DEPARTMENT  . terdiri atas atribut FNAME. Contoh: . KOTA.MNAME dan LNAME   Single-Valued Attribute: atribut yang hanya memiliki satu harga/nilai. KODE_POS. .Atribut UMUR pada entitas PEGAWAI .JENIS-JENIS ATRIBUT   Simple / Atomic Attribute: adalah atribut yang tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi atribut yang lebih mendasar. Composite Attribute: atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih mendasar. Contoh: . terdiri atas atribut JALAN.Atribut NAME.

Magister.  Contoh:  Atribut PENDIDIKAN TINGGI untuk tamatan SMP. SMU. Struktur Data untuk prasyarat mata kuliah Pemrograman Lanjut. menari. dsb.  Contoh:    Atribut PENDIDIKAN pada entitas PEGAWAI. . Sarjana. Doktor. Atribut PRASYARAT pada entitas MATA_KULIAH. dapat memiliki lebih dari satu nilai: Konsep Pemrograman & Algoritma. tennis. dapat berisi lebih dari satu nilai: SMP.  Null Values Attribute: adalah atribut dari entitas yang tidak memiliki nilai. dapat memiliki lebih dari satu nilai: sepak bola. dsb Atribut HOBBY pada entitas MAHASISWA.JENIS-JENIS ATRIBUT (#2)  Multi-Valued Attribute: adalah atribut yang memiliki isi lebih dari satu nilai. menyanyi.

 Contoh Multi-Valued Atribute .

JENIS-JENIS ATRIBUT (#3)  Derived Attribute: adalah atribut yang nilainya dapat diisi atau diturunkan dari perhitungan atau algoritma tertentu.100 ). dapat dihitung dari NILAI yang diperoleh MAHASISWA. dapat dihitung dari atribut TGL_LAHIR  Atribut LAMA_KULIAH.  Atribut INDEX_PRESTASI. dapat dihitung dari NIM yang merupakan kombinasi antara digit tahun dan digit yang lain ( 3112.  Contoh:  Atribut UMUR. .

 Contoh Derived Attribute .

Relasi dapat memiliki atribut. tentunya ada Nilai yang dihasilkan. dimana terjadi adanya transaksi yang menghasilkan suatu nilai tertentu.  Dimana atribut Nilai ditempatkan? .RELASI   Relasi adalah hubungan antar entitas.  Penjelasan:  Bentuk ER diatas antara Mahasiswa Mengambil Mata_Kuliah.

Jika atribut Nilai ditempatkan pada entitas Mata_Kuliah (dimana Nilai merupakan salah satu atribut dari entitas Mata_Kuliah). maka semua mata kuliah yang diambil oleh seorang mahasiswa menghasilkan nilai yang sama (tidak realistis). yang berarti seorang mahasiswa tertentu yang mengambil mata kuliah tertentu. akan mendapatkan nilai tertentu pula. maka semua mahasiswa yang mengambil mata kuliah tertentu akan memiliki nilai yang sama (tidak realistis). Attribut Nilai harus ditempatkan pada relasi Mengambil.PENJELASAN    Jika atribut Nilai ditempatkan pada entitas Mahasiswa (dimana Nilai merupakan salah satu atribut dari entitas Mahasiswa). .

 Derajat Relasi dapat berupa:  Unary Relationship (Relasi Berderajat 1)  Binary Relationship (Relasi Berderajat 2)  Ternary Relationship (Relasi Berderajat 3)  .DERAJAT RELASI Derajat Relasi adalah jumlah entitas yang berpatisipasi dalam suatu relasi.

RASIO KARDINALITAS   Dalam relasi antar 2 entitas (relasi umumnya). terdapat beberapa kemungkinan: 1 : 1 ( One-to-One )  N : 1 (Many-to-One )  M : N (Many-to-Many) .

 Contoh:  .  Sering disebut relasi rekursif (recursive relationship).UNARY RELATIONSHIP (RELASI BERDERAJAD 1) Adalah relasi dimana entitas yang terlibat hanya 1.

BINARY RELATIONSHIP (RELASI BERDERAJAD 2) Atau relasi Biner adalah relasi yang melibatkan 2 entitas.  Contoh:  .

TERNARY RELATIONSHIP (RELASI BERDERAJAD 3) Adalah relasi tunggal yang menghubungkan 3 entitas yang berbeda.  Contoh:  .

 . tapi derajat relasi sangat berperan dalam tahap implementasi.CATATAN ERD Penentuan derajat relasi tergantung dari aturan bisnis (business rule) yang ada ada di perusahaan/instansi.  Walau notasi derajat relasi tidak sedominan notasi yang lain.

4.TAHAPAN MEMBUAT ERD 1. 5. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat Menentukan atribut-atribut key dari masing-masing himpunan entitas Mengidentfikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi di antara himpunan entitashimpunan entitas yang ada beserta foreign key-nya Menentukan derajat/kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut deskriptif (non key) . 2. 3.

TAHAPAN MEMBUAT ERD #1  Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat .

TAHAPAN MEMBUAT ERD #2  Menentukan atribut-atribut key dari masingmasing himpunan entitas .

TAHAPAN MEMBUAT ERD #3  Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi di antara himpunan entitashimpunan entitas yang ada beserta foreign key-nya. .

TAHAPAN MEMBUAT ERD #4  Menentukan derajat/kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi .

TAHAPAN MEMBUAT ERD #5  Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut deskriptif (non key) .

QUESTION ? .

TUGAS Buatlah ERD untuk kasus dari tugas DFD yang sudah dibikin sebelumnya.  .  Tidak boleh ada yang sama !  Waktu 1 minggu  Dikumpulkan dalam bentuk cetakan dengan bantuan program tool bebas yang dapat membuat ERD.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->