Anda di halaman 1dari 5

Dalam sebuah sistem teknologi informasi terdapat beberapa unsur atau syarat yang saling mendukung dan terkait

satu dengan lainnya (Manager Pusat Kantor Retail ) , unsur-unsur atau syarat tersebut adalah:

1. Manusia (human) Dalam sistem teknologi informasi, manusia dibedakan menjadi beberapa bagian,sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya (Sutanta, 2003): a. Operator Operator merupakan orang yang mengoperasikan sistem teknologi informasi. Pada perpustakaan, operator sistem teknologi informasi sebagian besar adalah pustakawan, bagian administrasi dan pengguna perpustakaan. Pustakawan menggunakannya untuk melakukan pelayanan, baik sirkulasi maupun penelusuran informasi kepada pengguna. Pengguna menggunakannya untuk menelusur informasi, sedangkan bagian administrasi menggunakan sistem teknologi informasi untuk pelaksanaanadministrasi kepegawaian pustakawan. b. Pemrogram Merupakan orang yang menerjemahkan hasil dari analisis sitem infor-masi menjadi bahasa program yang akan menghasilkan sebuah system teknologi informasi. Pada perpustakaan, programmer ada yang meru pakan pustakwan yang juga menguasai pemrograman, outsourcing atau memang mempunyai sumberdaya manusia lulusan teknik informatika. c. Spesialis jaringan Merupakan orang yang ahli dalam pengelolaan jaringan dan komunikasi antar komputer. d. Pengelola basisdata Merupakan orang yang menciptakan database yang berisi data yang dibutuhkan untuk kepentingan informasi bagi pemakai. e. Analis system Bertugas menganalisis kebutuhan sistem untuk dikembangkan.

2. Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras dalam hal ini merupakan sub sistem dari komputer. Komputer itu sendiri merupakan sebuah perangkat sistem teknologi informasi yang dapat menerima dan mengolah data menjadi informasi secara cepat dan tepat. Teknologi komputer beserta perangkat yang menyertainya saat ini mengalami

perkembangan pesat, dengan harga yang makin terjangkau, ukuran yang semakin kecil dengan kemampuan semakin besar serta pengiriman data yang semakin cepat Dalam sistem teknologi informasi, perangkat keras ini akan disesuaikan dengan sistem perangkat lunak yang dikembangkan. Misalnya perangkat lunak yang dikembangkan hanya dapat berjalan optimal di perangkat computer dengan prosesor Intel Core i-3 , RAM minimal 2 GB, LAN Card, VGA Card dan syarat lainnya. Pada umumnya perangkat keras ini terdiri dari: Perangkat Input, terdiri dari keyboard, mouse, scanner, voice recognizer (alat pendeteksi suara), kamera. Perangkat Pemroses, terdiri dari Central Processing Unit dan memori Perangkat Output, terdiri dari printer, monitor.

3. Perangkat Lunak (Software) a. Perangkat Lunak Sistem Sistem operasi, merupakan program yang ditulis untuk mengendalikan operasi sistem komputer. Misalnys DOS, Windows, UNIX, Linux, Mac, FreeBSD dan lain sebagainya.Sistem bantuan, merupakan perangkat lunak yang ditulis untuk bantuan yang berhubungan dengan sistem komputer. Misalnya bantuan untuk memformat disk, membersihkan virus, mengatur layar.Perangkat lunak bahasa, merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk membuat program aplikasi atau bantuan (utility). Dengan adanya perangkat lunak bahasa, maka manusia tidak perlumenuliskan bahasa binary di komputer.

b. Perangkat lunak aplikasi Merupakan perangkat lunak yang dibangun untuk menyelesaikan masalah tertentu, baik secara umum maupun khusus. Misalnya pengolah kata,angka (umum). Sedangkan aplikasi khusus misalnya: CAD, aplikasi pengendalian produksi dll. Pada lembaga

informasi/perpustakaan perangkat lunak sistem yang digunakan sangat beragam. Meskipun sebagaian besar lebih terbiasa dengan sistem operasi Windows, namun telah banyak yang beralih ke Mac atau Linux, khusus nya yang digunakan untuk server perangkat lunak aplikasi.Perangkat lunak aplikasi khusus perpustakaan tersedia sangat banyak. Tercatat yang berkembang di Indonesia ada OtomigenX, SIPUS, SIPRUS, SIPISIS, SLiMS, Lontar, Littera, IBRA, Laser, NCI Bookman dan masih banyak lagi. Jika dikelompokkan, minimal ada beberapa kelompok. Buatan sendiri, outsourcing, opensource dan pembelian (paket).

Ada berbagai hal yang melatar belakangi lahirnya berbagai perangkat lunak ini. Mengenai pilihan apa yang sebaiknya digunakan akan dibahas pada bagian pengembangan sistem teknologi informasi.

4. Jaringan (Network) Dalam sistem teknologi informasi, jaringan menjadi sesuatu yang penting.Ketika sistem dibangun, tentunya akan ada berbagai pihak yang menggunakan. Untuk dapat menghubungkan semua elemen yang menggunakan, maka jaringan mutlak diperlukan. Komponen jaringan antara lain : komputer sebagai server dan klien, Network Interface Card, kabel, hub, konektor, jaringan telepon atau radio, modem. Hal yang harus diperhatikan dalam membangun jaringan computer adalah : Jumlah komputer serta lingkup dari jaringan (LAN, WAN) Lokasi dari hardware : komputer, kabel, panel distribusi, dan sejenisnya Protokol komunikasi yang digunakan Menentukan staf yang bertanggun jawab dalam pembangunan jaringan.

5. Data Data merupakan bahan baku informasi, dapat dide_nisikan sebagai kelompok teratur simbol-simbol yang mewakili kuantitas, fakta, tindakan, benda, dan sebagainya (Arif, 2003). Data-data ini, pada perpustakaan berbentuk data bibliogra_ koleksi (teksbook, jurnal, majalah, koleksi digital) dan juga data yang diperoleh ketika ada kegiatan kepustakawanan. Data yang terbentuk ini misalnya data peminjaman, data anggota, data terlambat dan lain sebagainya.

6. Perencanaan Teknologi Informasi Indra jid (2000) menyatakan bahwa bagi perusahaan modern, memiliki strategi bisnis saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan. Hal itu haruslah diikuti dengan dimilikinya strategi dan cetak biru strategi teknologi informasi. Hal ini bertujuan untuk menerapkan secara optimal teknologi informasi dalam perusahaan, didasari oleh kenyataan bahwa sumberdaya yang dimiliki terbatas,untuk meningkatkan daya saing atau kinerja. Selain itu kompetitor dapat dipastikan juga menggunakan perkembangan dan penerapan teknologi sebagai sebuah kekhasan dalam pelayanannya. Demikian juga halnya dengan perpustakaan. Perencanaan teknologi informasi menjadi penting untuk dilakukan. Perpustakaan, saat ini khususnya diperguruan tinggi telah banyak yang menerapkan teknologi informasi dalam mendukung

layanannya. Masuknya teknologi informasi yang semakin canggih akhirnya melahirkan apa yang disebut dengan SAP Front End data base input.

7. Eksternal Dalam membangun sistem teknologi informasi, faktor eksternal (luar) harus diperhatikan. Pada perkembangan perpustakaan, dalam hal ini dapat berupa tren teknologi informasi, tren pelayanan, pergeseran perpustakaan ketika teknologi informasi mulai merambah perpustakaan dan lain sebagainya. Dalam perencanaan sistem teknologi informasi analisis ini perlu dikuatkan untuk melihat peluang yang ada sekaligus mewaspadai ancaman yang mungkin timbul di kemudian hari. Pertukaran data antar lembaga informasi menjadi penting ketika ingin menyatukan sistem teknologi informasi beberapa perpustakaan. Analisis mengenai sistem yang telah ada, yang digunakan oleh lembaga lain serta konsep pertukaran data yang disediakan menjadi penting. Hal ini untuk mengantisipasi jika kelak ada keputusan untuk saling menukar data. Integrasi dengan sistem teknologi informasi lain pada satu institusi induk juga perlu diperhatikan. Single Sign On, sebagai sebuah model satu pintu untuk beberapa sistem teknologi informasi dirasakan penting. Hanya dengan satu ID maka dapat digunakan pada beberapa sistem. Misalnya sistem teknologi informasi perpustakaan diintegrasikan dengan sistem akademik, sistem sum berdaya manusia, sistem informasi kemahasiswaan dan lain sebagainya.

8. Internal Kemampuan sumberdaya manusia dan sumberdaya keuangan lembaga untuk membangun sistem teknologi informasi perlu diperhatikan. Kesiapan keduanya menjadi salah satu komponen pertimbangan dalam menentukan model pengembangan sistem teknologi informasi. Sebagai contoh, siapakah yang digunakan menentukan metode pengembangan sistem yang tepat. kompeten dalam analis sistem, pemrograman, teknisi jaringan; apakah lembaga memandang perlu para sta_nya memiliki kemampuan ransfer teknologi, ataukah hanya akan ditempatkan sebagai pengguna saja. Berkaitan dengan anggaran, adalah pertanyaan seberapa besar anggaran yang disiapkan.

9. Model pengembangan Untuk dapat membangun sebuah sistem teknologi informasi yang sistematis, terintegrasi pada sebuah lembaga, khususnya pada penyedia informasi diperlukan metode yang mendorong didapatkannya sebuah

sistem teknologi informasi yang handal. Namun demikian, sebelum metode pengembangan ditentukan, harus dianalisis dahulu realita yang ada di lembaga untuk kemudian

Berikut adalah gambaran secara diagram tentang system Perencanaan dari manager ke Wiraniaga/Retail