Anda di halaman 1dari 5

NAMA : RETRI ATIKA SUCI PRATIWI NIM : 1213015003

KELAS : SI B

TANAMAN HIAS
KAMBOJA (Plumeria rubra L. Var acutifolia [Poir.] Bailey)

Nama a. Sinonim Plumeria acuminata Ait., P. Acuminata Roxb., P. Acutifolia Poir., P. Alba Blanco,P.obtusa Lour., P.rubra L. Form acutifolia Woods b. Nama Daerah Sumatera : bunga kemboja, kamboja, kamboyang, kolong susu, cempaka kemboja, cempaka kubur, cempaka mulia, pandam.

Jawa : kamoja, samoja, kamboja, samboja, semboja, campaka bakul, campaka sabakul, campaka malja. Sulawesi : bunga lomilate, bunga doka, bunga jane mawara, bunga jera, bunga uwae mawara, bunga tampung Maluku : kalansusun, kupa tajon, capaka butu, capaka kubu, saya kolocucu. c. Nama asing Ji dan hua (C), temple tree, temple flower, pagoda tree (I), frangipani, kerhofbloem. d. Nama simplisia Flos Plumeriae (bunga kamboja).

Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (menghasilkan biji) Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Spesies : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua/dikotil) : Asteridae : Gentianales : Apocynaceae : Plumeria acuminata

Uraian Tumbuhan Tanaman ini berasal dari Amerika tropik dan biasa ditanam sebaga tanaman hias di perkerangan, taman, kuburan, atau tumbuh liar. Dapat ditemuka dari 1-700 m dpl. Pohon kecil bercabang banyak, tinggi 3-7 m, dan mengandung getah. Batang pokok besar yang tumbuh membengkak, berkayu, keras dengan cabangcabang gemuk berdaging, sedangkan cabang muda lunak dan terdapat tanda bekas tangkai daun yang telah bergerombol di ujung tangkai. Tangkaian daun berbentuk

lanset, kaku seperti kulit, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi rata, tulang daun menyirip, panjang 20-40 cm, dan lebar 6-12,5 cm. Perbungaan terompet, sisi dalam berambut, dan berwarna kuning. Mahkota bunga berwarna putiuh atau merha dan wangi. Buah bumbung, 1 atau 2, saling berjauhan, berbentung tabung memanjang gepeng, panjang 180-20 cm, lebar 2 cm, berongga dua, berwarna hitam kecoklatan, dan berbiji banyak. Perbanyakan dengan setek batang ataua biji.

Sifat dan Khasiat Rasa bunga manis, sedikit pahit, bersifat sejuk dan harum. Berkhasiat menurunkan panas (antipiretik), meluruhkan kencing (diuretik), dan

menghentikan (antitusif). Kulit kayu berkhasiat melancarkan buang air besar ( laksatif).

Kandungan Kimia Getah berwarna putih mengandung damar dan kautcuk, senyawa sejenis karet, serta senyawa triterpenoid amyrin dan lupeol. Kulit akar dan batang mengandung iridoids seperti plumieride, suatu zat pahit yang beracun. Sebagai laksan, gunakan dengan dosis 0,2-0,3 g yang dimakan sebelum tidur dan esok pagi bisa diare 1-2 kali. Jika dimakan dengan dosis lebih dari 0,3 g, berkhasiat melancarkan kencing. Daun dan batang mengandung fulvoplumierin.

Bagian yang digunakan Bunga, kering atau segar. Getah, daun, kulit, batang dan akar juga digunakan sebagai obat.

Indikasi Bunga (ji dan hua, Frangipani Flower) digunakan untuk mengatasi : Mencegah pingsan karena udara terlalu panas (heat Stroke) Diare, disentri

Gangguan pencernaan, gangguan penyerapan makanan pada anak, kurang gizi (malnutrisi) Sakit kuning Batuk denga dahak berwarna kuning, flu disertai demam Cacingan Sembelit Batu ginjal Kencing nanah, sifilis (lues) Busung air dan Beri-beri

Cara Pemakaian Untuk diminum, rebus 10-15 g bunga. Untuk pemakaian luar, giling halus, bubuhkan pada tempat yang sakit, seperti sakit gigi, luka, bisul, bengkak, telapak kaki pecah-pecah, tertusuk duri dan tulang ikan, serta tumor.

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian Fulvoplumierin dengan dosis 1,5 mg menghambat perkembangan kuman TBC.

Contoh Pemakaian Disentri, menceret karena panas dalam Rebus 12-24 g bungan kering, minum Kencing nanah Rebus sepotong akar kamboja dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Saring, minum. Telapak kaki bengkak dan pecah-pecah Rebus sepotong kulit kamboja dengan 3 liter air sampai mendidih. Gunakan hangat untuk merendam kaki yang sakit

Bisul 1) Panaskan daun kamboja sampai lemas, oleskan minyak kelapa, lalu tempelkan pada bisul. 2) Oleskan beberapa tetes getah batang kamboja pada bisul, lakukan 2 kali sehari Gigi berlubang Lumaskan beberapa tetes getah kamboja pada kapas, gunakan untuk menutup gigi yang berlubang. Hati-hati jangan mengenai gigi yang sehat. Benjolan keras (tumor) Giling halus kulit kayu, tambahkan air seperti bubur, tempelkan pada bagian tubuh yang benjol. Tertusuk duri, tulang ikan dan pecahan beling Oleskan getah kamboja ke bagian yang sakit, benda yang masuk akan keluar Busung air Potong-potong 6 jari kulit batang kamboja, rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Saring, minum Busung air, frambusia Potong-potong 3 ukuran telapak tangan kulit batang kamboja, rebus dengan 20 liter air sampai mendidih selama 15 menit. Gunakan air rebusannya untuk berendam. Lakukan 1-2 kali sehari Sifilis (raja singa, lues) Rebus 4 buah kulit batang kamboja seukuran jari yang telah dipotongpotong dengan 4 gelas air sampai tersisa separuh. Saring, minum dengan air gula secukupnya 3 kali gelas sehari Clavus (kapalan) Teteskan getah kamboja ke bagian yang kapalan setaip hari sampai sembuh.