P. 1
Ustek Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Badung

Ustek Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Badung

|Views: 513|Likes:
Dipublikasikan oleh Reni Carica
menjelaskan tentang penyusunan KLHS di kabupaten Badung provinsi Bali
menjelaskan tentang penyusunan KLHS di kabupaten Badung provinsi Bali

More info:

Published by: Reni Carica on Apr 25, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2015

pdf

text

original

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG

A
DATA ORGANISASI PERUSAHAAN

A.1.

Latar Belakang Perusahaan 1. Umum CV. TRI MATRA DISAIN terbentuk dengan dilandasi sikap kerjasama dan keinginan mengembangkan diri bersama serta tanggungjawab profesi, dimana didalamnya tergabung beberapa sumber daya manusia dengan berbekal ilmu pengetahuan dan profesionalisme yang tinggi. CV. TRI MATRA DISAIN adalah badan usaha Jasa Konsultansi yang didirikan pada Tanggal 27 Januari 1992 di Denpasar - Bali dengan lingkup layanan Bidang Sipil, Arsitektur, Tata Lingkungan, Mekanikal dan Elektrikal. Disisi lain, CV. TRI MATRA DISAIN didirikan dengan tujuan untuk memberikan jangkauan pelayanan yang lebih luas di bidang jasa konsultansi serta mengantisipasi perkembangan pembangunan yang ada. Perkembangan dunia usaha jasa konsultasi yang sejalan dengan laju pembangunan bangsa dituntut adanya sumber daya manusia yang handal dengan profesionalisme tinggi dalam usaha peningkatan kualitas pembangunan. Meningkatnya profesionalisme telah mampu mengikuti perkembangan pembangunan, hal ini menyebabkan semakin meningkatnya mutu layanan yang diberikan dibidang jasa konsultasi. Dalam meningkatkan mutu pelayanan CV. TRI MATRA DISAIN didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidangnya masing-masing. Serta dalam hal penanganan berbagai masalah pekerjaan, CV. TRI MATRA DISAIN ada dalam posisi untuk mendapatkan
1

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG

solusi teknik terbaik dan pendekatan ekonomis untuk masing-masing penyelesaian permasalahan. CV. TRI MATRA DISAIN adalah badan usaha Jasa Konsultansi yang didirikan pada tanggal 20 April 1984 di Denpasar - Bali dengan lingkup layanan Bidang Sipil, Arsitektur, Tata Lingkungan, dan Mekanikal dan Elektrikal. Konsultan ini didirikan dengan tujuan untuk berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan pembangunan daerah dan nasional khususnya dalam memberikan pelayanan di bidang jasa konsultansi. 2. Data Administrasi Data – data administrasi yang akan kami presentasikan adalah bertujuan untuk memudah bagi pengguna jasa yang akan mempercayakan kepada kami untuk melaksanakan pekerjaan. Data Administrasi CV. TRI MATRA DISAIN adalah sebagai berikut : Nama Perusahaan Bentuk Badan Usaha Alamat Kantor Pusat Akte Pendirian Perusahaan : CV. TRI MATRA DISAIN : Perseroan Komanditer : Jalan Tunggul Ametung I/9 Denpasar Bali : No. 63 Tanggal 27 Januari 1992 Notaris Amir Sjarifudin, SH. Akte Perubahan : Nomor 39 Mei 2007 Notaris Ida Ayu Dwi Lestari, SH. NPWP Perusahaan Ijin Usaha Keanggotaan Profesi : No. 01.543.621.5-901.000 : IUJK No. 2203.1.91.92.01153 : INKINDO No. 5049/P/0057.BL (Anggota Penuh)
2

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG

Sertifikat Badan Usaha 3. Organisasi Perusahaan

: No. A008-2-BL71-000007

Untuk operasional perusahaan CV. TRI MATRA DISAIN dilakukan oleh beberapa pengurus perusahaan yang memiliki pengalaman manajemen dan pengalaman teknis yang di koordinir oleh seorang Direktur. A.2. Struktur Organisasi Perusahaan Struktur Organisasi Perusahaan CV. Tri Matra Disain seperti tergambar pada diagram berikut.

DIREKTUR

DIVISI
PERENCANAAN TEKNIK

DIVISI
PENGAWASAN TEKNIK

DIVISI
ADMINISTRASI

PROYEK

3

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG

B
DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN

B.1.

Pengalaman Perusahaan. Dalam perkembangan dunia usaha khususnya dalam bidang jasa konsultansi bersama ini pula kami prsentasikan jenis pekerjaan sejenis yang pernah ditangani sesuai dengan Bidang dan Sub Bidang Layanan yang dimiliki meliputi Bidang Sipil Sub Bidang Prasarana Keairan seperti Perencanaan dan Pengawasan Embung, Sistem Irigasi, Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Baku, untuk bidang Teknik Lingkungan seperti penyusunan RIS Kabupaten Jembrana, AMDAL, UKL & UPL dan Perencanaan Kota dan Wilayah.

B.2.

Pengalaman dalam Jasa Inspeksi Teknis/Supervisi Bidang Sipil Keairan Bidang Sipil Sub Bidang Prasarana Keairan. Dalam bidang pengembangan dan

pengelolaan sumber daya air CV. TRI MATRA DISAIN telah berpengalaman

dalam perencanaan embung, bendung, sistem penyediaan air baku, jaringan irigasi,

pengamanan pantai dan pengendalian banjir dan bangunan air lainnya. Untuk pekerjaan Advisory RIS SPAM, CV. TRI MATRA DISAIN telah melaksanakan kegiatan sejenis pada tahun 2011 dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali, Satker Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali yaitu Konsultan Advisory Perencanaan Teknis dan RIS yang mencakup dua perencanaan RIS SPAM yaitu RIS SPAM Kabupaten Tabanan dan RIS SPAM Kabupaten Jembrana. Untuk perencanaan Embung untuk rencana penyediaan air baku, CV. TRI MATRA DISAIN telah melaksanakan kegiatan perencanaan dari Dinas
4

Desain Teknis Sarana Transportasi diantaranya : 5 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Pekerjaan Umum Kabupaten karangasem yaitu Perencanaan Embung Lean di Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Dalam Bidang Sipil CV. perencanaan detail bangunan dan jaringan irigasi dan penyusunan biaya konstruksi Pengalaman dibidang perencanaan pengamanan daerah pantai yang pernah dilaksanakan yaitu Studi Kelayakan Rehabilitasi Pantai Pengaman Pariwisata di Kabupaten Karangasem dari Pemerintah Kabupaten Karangasem. Adapun lingkup kegiatan yang dilakukan meliputi survei inventarisasi kondisi eksisting jaringan.I Manduang di Kabupaten Klungkung. perencanaan detail embung dan bangunan penunjang. survei kelembagaan. • Desain Pengamanan Pantai di Nusa Penida • Survei Geolistrik untuk Pengembangan Air Tanah di Kabupaten Buleleng. Perencanaan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi meliputi Perencanaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D. Desain Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Daya Air diantaranya : • Desain Sistem Penyediaan Air Bersih Telagawaja Di Kabupaten Karangasem. rencana biaya konstruksi dan penyusunan O & P. investigasi geoteknik. survei sosial ekonomi pertanian. dengan lingkup pekerjaan yaitu survei topografi. perencanaan pola tanam. 2. TRI MATRA DISAIN juga telah berpengalaman dalam desain teknis dan jasa`survei sebagai berikut : 1.

Bidang Arsitektur Untuk Desain Teknik dan Supervisi Konstruksi Bidang Arsitektur. • Survei Geolistrik Untuk Pengembangan Air Tanah di Kawasan Wisata Batuampar Kabupaten Buleleng. dan Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Hotel. baik Arsitektur Gedung. • Survei Geoteknik untuk Perencanaan Pondasi Gedung dan Bangunan Lainnya. TRI MATRA DISAIN didukung oleh Arsitektur Tradisional Bali dan Arsitektur Modern dan telah menghasilkan beberapa desain Villa. • Kumara Sakti Hotel di Ubud – Gianyar. 3. • • Master Plan Pengembangan Pelabuhan Benoa. dan Geoteknik Geohidrologi diantaranya : • Survei Topografi Site untuk Pembangunan Sangrilla Hotel di Jimbaran – Bali. 6 . Interior dan Ekterior CV. diantaranya : • Desain Villa The Bale di Jimbaran – Bali.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG • Detail Desain Ruas Jalan Kawasan Pedesaan di Kabupaten Karangasem. dan Gedung Kantor Instansi Pemerintah. Master Plan Utilitas Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Jasa Survei Topografi. Landscape.

• Desain Gedung Kantor PT. • Desain Interior Villa di Canggu – Bali. TRI MATRA DISAIN telah menyelesaikan beberapa paket pekerjaan. Dan pengalaman lainnya di bidang pengembangan dan pengelolaan sumber daya air yang telah banyak dilakukan dalam eksistinsinya di bidang jasa konsultan ditunjukkan pada bagian B mengenai uraian Pengalaman Perusahaan pada Data Teknis ini.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG • Review Desain Arsitektur dan Supervisi Konstruksi Cafe dan Restoran The Wave Inna Kuta Beach Hotel Kuta – Bali. Disamping itu CV. Bersama ini kami lampirkan daftar pengalaman perusahaan untuk pekerjaan sejenis selama periode 10 ( Sepuluh ) tahun terakhir Khusus pengalaman dalam Bidang Tata Lingkungan 7 . TRI MATRA DISAIN telah memiliki pengalaman dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Studi Penataan Kawasan.Bali Dalam bidang Perencanaan Kota dan Wilayah CV. Swadarma Indotama Finance Denpasar .

Karangasem .) 8 MITRA KERJA 9 1 .00 446.000.00 - 5 .00 479.745. Bebandem Kab.000.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .Bidang Tata Lingkungan Provinsi Bali 11 Agustus 2011 S/D 8 Nop 2011 5.PPK Pembinaan Penataan Bangunan Dan Lingkungan.745. Gianyar 2 Agust 2011 S/D 29 Des 2011 12.Bidang Tata Lingkungan Provinsi Bali 31 Mei 2011 S/D 27 Okt 2011 19.000.Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum Perencanaan Teknik Sistem Penyediaan Air Minum Telaga Waja Di Kec. Gianyar 31 Mei 2011 S/D 26 Nop 2011 30.00 - 2 .00 - 7 Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kabupaten Gianyar .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR BIDANG TATA LINGKUNGAN NO.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .00 - 8 .PPK Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali Kampanye Publik .Bidang Tata Lingkungan Kodya Denpasar 19 Agust 2011 S/D 16 Des 2011 15.00 335.363.00 96.50 112.546. Bangli 1 Juli 2011 S/D 28 Oktober 2011 9.000.Bidang Tata Lingkungan Kab. 1 PENGGUNA JASA / SUMBER DANA 2 NAMA PAKET PEKERJAAN 3 LINGKUP LAYANAN 4 LOKASI 5 PERIODE 6 ORANG BULAN (MM) 7 NILAI KONTRAK (Rp.00 - 6 .00 96.Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali Penyusunan RTR Kawasan DAS Tukad Petanu .Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum Perencanaan Pengamanan Mata Air Jehem Mata Air Tirta Bulan Dan Mata Air Tirta Rare di Kabupaten Bangli . Karangasem 20 Juni 2011 S/D 1 Nop 2011 16.50 213.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .000.Bidang Tata Lingkungan Kab.00 - 4 .Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .357. Satker Penataan Bangunan Dan Lingkungan Bali .Bidang Tata Lingkungan Kab.Bidang Tata Lingkungan Kab.000.00 - 3 .PPK Pembinaan Penataan Bangunan Dan Lingkungan.000.408.165.PPK Pembinaan Pelaksanaan Penataan Ruang Daerah II Fasilitasi Prakarsa Masyarakat Dan Peningkatan RTH Perkotaan . Satker Penataan Bangunan Dan Lingkungan Bali Pekerjaan Rencana Tindak Penataan Permukiman Tradisional/ Bersejarah Kabupaten Buleleng .Pemerinah Provinsi Bali Bidang Tata Ruang Dan Cipta Karya .

PPK Pembinaan Teknis.Bidang Tata Lingkungan Kab.706.00 236.000.000.00 - 9 Monitoring dan Evaluasi Tahunan Embung Seraya Timur dan Muntig di Kabupaten Karangasem .350.PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali Penyusunan Rencana Tindak Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan Kabupaten Tabanan.Bidang Tata Lingkungan Kab.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .Bidang Tata Lingkungan Kab.975.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .665.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Sumber Daya Air .000.00 - 12 .Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali Penyusunan Data Base PLP 2004 . Pengembangan Permukiman.Bidang Tata Lingkungan Kab. Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Bali. Klungkung . Buleleng 12 Mei 2011 S/D 18 Nop 2011 11.50 236.00 - 11 Evaluasi Pemanfaatan Pembangunan Prasarana PLP .00 - 15 Studi Pengembangan Pemanfaatan Mata Air Pulesai di Kabupaten Jembrana . Buleleng 31 Mei 2011 S/D 27 Sept 2011 10.00 167.50 184.00 - 9 . Tabanan 12 Mei 2011 S/D 18 Nop 2011 12. Jembrana 12 Mei 2011 S/D 8 Oktober 2011 20.Departemen Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida .000. Karangasem 20 April 2011 S/D 25 Juli 2011 16.00 236.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 8 .00 - 16 Perencanaan Teknis Manajemen Persampahan Kabupaten Karangasem .000.000.PPK Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali Konsultan Advisory Perencanaan Teknis dan RIS .Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya . Karangasem 25 Mei 2011 S/D 21 Okt 2011 10.000.975.00 - 13 .00 372.000. .00 184.PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali Pekerjaan Rencana Tindak Penataan RTH Kabupaten Buleleng .Bidang Tata Lingkungan Kab.Bidang Tata Lingkungan Kab.PPK Pembinaan Penataan Bangunan Dan Lingkungan.222. Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Bali-Penida .00 - 10 Monitoring dan Evaluasi Garis Pantai dan Kinerja Bangunan Pengamanan Pantai di Kab.Bidang Tata Lingkungan Provinsi Bali 24 Mei 2011 S/D 20 Nop 2011 22. Satker Penataan Bangunan Dan Lingkungan Bali .00 - 14 .00 167.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .00 668. Karangasem 23 Mei 2011 S/D 18 Nop 2011 14.Departemen Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida .Bidang Tata Lingkungan Kab.989. Gianyar dan Kab. Klungkung 25 Mei 2011 S/D 20 Nop 2011 9.000.665.Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Program. .PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air .2010 .PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air .Bidang Tata Lingkungan Kab.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .277.

Bali .00 10 . Pemeriksaan Kualitas Lingkungan . Karangasem 16 Juni 2010 s/d 14 Oktober 2010 12.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .Bidang Tata Lingkungan Tersebar di Prov.Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab.00 86.Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.999.000.Bidang Tata Lingkungan Kab.00 22 Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum IKK Abang Kabupaten Karangasem .PPK Penataan Lingkungan Permukiman (PLP) Sakter Penataan Bangunan dan Lingkungan Bali Pemutakhiran/ Updating Data Sarana dan Prasarana Pendidikan .Kementrian Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .00 244.PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali Perencanaan Teknis 3R Skala Kawasan di Sengkidu .Pemerinah Kabupaten Buleleng Kantor Lingkungan Hidup .Pemerintah Kabupaten Badung Badan Lingkungan Hidup . selaku PA/Pengguna Barang Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Buleleng . 2010 7.00 74.Bidang Tata Lingkungan Kota Denpasar 14 April 2011 S/D 19 Juni 2011 6.863.PPK / PA Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng .360.Pemerintah Kabupaten Badung Dinas Cipta Karya .600.00 - 19 .000.PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali UKL / UPL Normalisasi Alur Tukad Teba .483.00 20 Penyesuaian Kajian Teknis dan Draft Raperda RDTR Kecamatan Denpasar Timur .PPK Kegiatan Pemutakhiran/ Updating Data Sarana dan Prasarana Pendidikan .Pemerintah Kota Denpasar Badan Perencanaan Pembanguan Daerah .435.000. Gianyar 19 April 2010 s/d 16 Agust 2010 13. Bali Badan Lingkungan Hidup . Bali26 April 2010 s/d 24 Juli 2010 9.Pemerintah Prov.Bidang Tata Lingkungan Kab.50 171.000.00 - 18 .Kepala Bappeda Kota Denpasar.900.50 39.000.00 21 . Prov.Bidang Tata Lingkungan Kab.00 23 Pemeriksaan Kualitas Lingkungan . Bali Dinas Pekerjaan Umum .000.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .00 48.00 25 Rencana Tindak Penanganan Lingkungan Terbuka Hijau Kabupaten Gianyar .000.00 97. Buleleng 5 Oktober 2010 s/d 3 Desember 2010 4.00 71. Badung selaku Pejabat Pengguna Anggaran Kegiatan Pemantauan Kualitas Lingkungan dengan Pek.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 17 .410. Karangasem 7 April 2011 S/D 15 Agustus 2011 8.967.Bidang Tata Lingkungan Kab.00 166.Pemerintah Prov.Bidang Tata Lingkungan Kota Denpasar 23 Agustus 2010 s/d 20 Nop.Bidang Tata Lingkungan Kabupaten Badung 19 Juli 2010 s/d 16 Sept 2010 3. Badung 8 Juni 2010 s/d 4 Nopember 2010 14.00 24 Konsultasi Publik Pengelolaan Sampah .Kegiatan Pengendalian Sampah .000.000.

000. Bali Dinas Pekerjaan Umum .00 32 Penyusunan Statistik Pertambangan Batuan di Kab.000.00 27 Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Kawasan Besakih . Karangasem 11 Nop 2009 s/d 31 Desember 2009 15.Pemerintah Prov.50 284. Badung 7 Juli 2009 s/d 6 Oktober 2009 14.000.Pemerintah Prov.00 31 Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Buleleng .Bidang Inspeksi Teknis Kab. Karangasem 9 Juli 2009 s/d 6 Oktober 2009 93.00 283.Departemen Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida . Prov.459.00 11 .Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .PPK Pengembangan Infrastruktur Metropolitan .000.234. Bali Dinas Pekerjaan Umum .00 28 Perencanaan Air Minum Desa Duda.500. Bali Dinas Pekerjaan Umum . Sidemen Kab. Bali Dinas Pekerjaan Umum . Bali .903.Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.00 97. Karangasem 08 September 2010 s/d 06 Desember 2010 10.000.497. Bali .Pemerintah Kab.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Buleleng 3 September 2009 s/d 1 Desember 2009 7.Bidang Inspeksi Teknis Bidang Inspeksi Teknis Kawasan Kuta Kab.40 87.000.Pemerintah Prov. Karangasem . Karangasem .Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 34.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 26 . Tabanan 19 Oktober 2009 s/d 17 Desember 2009 9.000.Pemerintah Prov.90 291.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan . Buleleng Kantor Lingkungan Hidup .50 74.PPK/Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng .Kepala Bidang Pertambangan .Bidang Tata Lingkungan Kab. Tabanan Kantor Lingkungan Hidup .Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.PPK Perencanaan dan Program Pemantauan Kawasan Suci Kabupaten Badung .505.00 29 Perencanaan Air Minum IKK Manggis di Kab. Bali .00 33 DED Sistem Drainase Kawasan Wisata Kuta .00 30 Penyusunan Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah .Bidang Inspeksi Teknis Kab.927. Karangasem .Bidang Inspeksi Teknis Kab. Duda Timur dan Kec.Bidang Tata Lingkungan Kabupaten Badung 14 April 2010 s/d 12 Juli 2010 7.000. Karangasem 1 Juni 2009 s/d 29 Okt 2009 17.Pemerintah Kab.000.30 341.00 34 Penyusunan DPPLH Pembangunan Sistem Air Baku Telagawaja Di Kabupaten Karangasem .Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU. Karangasem 11 Nop 2009 s/d 31 Desember 2009 11. Prov.000.Pemerintah Kabupaten Badung Dinas Cipta Karya .893. Prov.PPK Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Ruang di Kabupaten Badung .

00 12 .00 39 .UPT Balai Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Bali Utara Survey Kondisi Sungai-sungai Potensial di Kawasan Bali Utara .336.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 35 .Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung .524.00 30.00 36 Review Desain Teknis Rehabilitasi Tanggul Pengaman Pantai Jungut Batu .420.00 211.Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .395.Bidang Inspeksi Teknis Kab. 2009 13. Bali Dinas Pekerjaan Umum .Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab. Klungkung 11 Nopember 2008 s/d 10 Des 2008 10. Prov.806.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab. Karangasem / Pengguna Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klungkung Penyusunan Desain Kawasan Sepanjang Tukad Badung Kota Denpasar .PPK Pembinaan Teknis Bangunan Gedung (PTBG) Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Bali .00 42 DED Teknik Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai Lembongan .Bidang Tata Lingkungan Kota Denpasar dan Bidang Inspeksi Teknis 11 Mei 2009 s/d 7 Sept. Buleleng 24 April 2009 s/d 22 Juli 2009 6.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Selaku Pejabat Pembuat Komitmen .20 225.000.Pemerintah Kab.Bidang Inspeksi Teknis di Kawasan Bali Utara 10 Nopember 2008 s/d 24 Des 2008 4.Bidang Inspeksi Teknis Kab.000. Bali .Bidang Inspeksi Teknis Kab.000.Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 44.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Pemerintah Kab.000.00 40 Perencanaan Teknis Kegiatan Perbaikan Irigasi Subak di Kec.Direktorat PBL .660. Karangasem 11 Pebruari 2009 s/d 11 April 2009 3.Bidang Inspeksi Teknis Kabupaten Badung 20 Februari 2009 s/d 21 Mei 2009 5.Dep.000.Kepala Bidang Sumber Daya Air selaku Kuasa PA /Kuasa Pengguna Barang DPU. Bali Dinas Pekerjaan Umum .716.914. Pekerjaan Umum .00 120.000. Karangasem / Pengguna Anggaran . Karangasem Dinas Pekerjaan Umum . Manggis dan Abang .00 38 Pembuatan Ded Sistem Distribusi Air Bersih Telaga Waja Penyusunan Database Kegiatan Keciptakaryaan . Klungkung 28 April 2009 s/d 27 Mei 2009 4. Karangasem Dinas Pekerjaan Umum .00 43 .000. Karangasem 2 April 2009 s/d 3 Juni 2009 13.00 41 DED Perencanaan Jaringan Air Bersih / Air Minum di Kecamatan Selat dan Sidemen . Buleleng .000.50 88.Pemerintah Kabupaten Badung Dinas Cipta Karya .Pemerintah Prov.00 34.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Pemerintah Prov.000.Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klungkung .00 37 Perencanaan Penyediaan Air Baku Sanggalangit di Kab.00 29.350. Karangasem 12 Pebruari 2009 s/d 12 Maret 2009 5.50 39.

Pemerintah Prov. Pemb.Departemen Pekerjaan Umum .Departemen Pekerjaan Umum .Pemerintah Prov.01. Kab. 2008 13.00 49 .050. Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida . Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida . Bali Pemantuan pemanfaatan ruang kawasan strategis Kota Denpasar.PPK Pengembangan Infrastruktur Persampahan dan Sanitasi SARBAGITA Penyusunan Neraca DSDP .(BLH) .00 13 .Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 45 .Satker Pengembangan penyehatan Lingk Permukiman Bali . 2008 14.Bidang Inspeksi Teknis dan Bidang Inspeksi Teknis 28 Agustus 2008 s/d 6 Okt 2009 3. Karangasem 14 Mei 2008 s/d 24 Agustus 2008 8.00 48 Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Buleleng Outline Plan Drainase Kawasan Kuta .Bidang Inspeksi Teknis Kab.Bidang Inspeksi Teknis Kawasan Kuta dan Bidang Inspeksi Teknis Kab.Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .000.00 54 Monitoring Perkembangan DAS SUB SWS 03.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 44 .00 46.00 46 Penyusunan Buku Konsep Taman Bali/ Bali Menuju pulau Taman . Bali Dinas Pekerjaan Umum .00 50 Studi Identifikasi dan Detail Desain Pompa Hidrant di Kabupaten Buleleng .Dep.00 172.15 & 03. Bali Badan Perenc.00 53 .Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 86.582.50 19.000.PPK Perencanaan dan Program . Karangasem .Pemerintah Prov.000. Badung 21 Juli 2008 s/d 22 Sept 2008 6.000.50 93. Buleleng 23 Juni 2008 s/d 21 Okt. 2008 5.00 52 Iventarisasi Kerusakan dan Bangunan Pengaman Pantai Serta Teknis Pengamanan Abrasi Pantai di Prov.900.50 93. Bali DED Pilot Project Composting Bangli .Pemerintah Kab.00 238. Kab. Kab.Bidang Inspeksi Teknis 28 Agustus 2008 s/d 11 Nop.Kuasa Pengguna Anggaran/Pengguna Barang DPU.000.Bidang Inspeksi Teknis Kab.227. Bali (tersebar) 16 Juni 2008 s/d 12 Nop 2008 20.00 51 Studi Evaluasi Sistem Penyedian Air Baku Mata Air Pejarakan di Kab.Dep.000.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Bali Dinas Pekerjaan Umum . Badung . Bangli .420.16 di Kab. Provinsi Bali .00 173.Pemerintah Prov. Kab. Buleleng Kantor Lingkungan Hidup .00 47 Pembuatan DED Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kab.90 95.01.797.000.Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum .50 174.Dirjen Cipta Karya Satker Pengembangan Persampahandan Sanitasi Sarbagita .865.806. Tabanan. Buleleng 4 Agustus 2008 s/d 2 Oktober 2008 125. Badung 23 Mei 2008 s/d 19 Sept 2008 7.000. 2008 12. Buleleng 24 Juni 2008 s/d 22 Okt. Bangli 28 Agustus 2008 s/d 25 Nop.Bidang Tata Lingkungan Denpasar.718. Tabanan.000.Kepala Bidang Pertambangan .PPK Perencanaan dan Program .Bidang Inspeksi Teknis dan Inspeksi Teknis Prov.000.000. Buleleng . Bali Badan Lingkungan Hidup .060.283.Bidang Inspeksi Teknis Kawasan SARBAGITA 9 September 2008 s/d 7 Desember 2008 3.

457. Badung .582.Dep.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Bali (Bapedalda) Prov.000. Badung 28 April 2008 s/d 28 Agust 2008 8. Karangasem .Bidang Inspeksi Teknis Kab Gianyar 9 Mei 2008 s/d 6 Agustus 2008 9. Bali Kajian Penuruan Muka Air Danau Batur . Gianyar . Pekerjaan Umum Dirjen Sumber Daya Air . Bangli 30 April 2008 s/d 27 Agst 2008 91.50 75.000. 2007 6. Cai .Kepala Satuan Kerja Sementara Proyek Penyediaan Air Baku Bali Pemuktahiran Sistem Informasi Tata Ruang di Kab. Karangasem 3 April 2008 s/d 25 Nop. 2007 4.Dinas Pekerjaan Umum Kab.000.50 59.00 60 Penyusunan Kajian Peraturan Gubenur Tentang Lokasi Pembuangan Limbah FS.50 89.Dep.Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 61 .Kepala Dinas Pekerjaan Umum / Pengguna Anggaran .321.Pemerintah Prov.00 47.Bidang Inspeksi Teknis Kab.000.Bidang Inspeksi Teknis 9 Kab.Pemerintah Kab.00 56 .465. Bali Dinas Pekerjaan Umum Membuat Petunjuk O&P Untuk D.50 84.000.500.00 48./Kota Prov.596. Bali .Pemerintah Prov. Cengcengan Kab.Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Bali/PPK Pengembangan Kawasan Permukiman Perdesaan.00 57 .00 93.00 65 Studi Identifikasi Pra Desain Embung Daerah Kritis Air Kabupaten Buleleng . Klungkung 14 April 2008 s/d 12 Juli 2008 5. 2008 9.00 64 .00 63 . Rehabilitasi Pantai Penunjang Pariwisata Perencanaan 1 Unit Embung Dusun Lean Desa Bunutan Kecamatan Abang Perencanaan Teknis Rehabilitasi Bendung dan Jaringan Irigasi DI.Pemerintah Kabupaten Klungkung Dinas Pekerjaan Umum .000. Buleleng 18 Juni 2005 s/d 20 Oktober 2005 6. Bali Kab.Dirjen Cipta Karya Satker PengebanganPersampahan dan Sanitasi Sarbagita .000.50 59.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Karangasem Dinas Pekerjaan Umum Kab. Karangasem 27 Juli 2006 s/d 12 Oktober 2006 4.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 55 .762. Badung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah .Bidang Inspeksi Teknis 7 Nopember 2007 s/d 17 Des. Perbaikan Lingkungan Permukiman di Kabupaten Karangasem FS.Bidang Inspeksi Teknis Kota Denpasar 7 April 2008 s/d 6 Mei 2008 7.000.00 46. Karangasem 7 Nopember 2007 s/d 16 Des 2007 8.714.Bidang Inspeksi Teknis Kab.250.00 47.I.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Bali (Bapedalda) Prov. Karangasem Dinas Pekerjaan Umum Kab.000.00 14 .000.355.190.Pemerintah Prov. . Karangasem 7 Nopember 2007 s/d 14 Des.00 58 Penyusunan DED Infrastruktur Pulau Kecil dan Kawasan Perdesaan Tertinggal di Nusa Penida Kabupaten Klungkung .00 59 Penyusunan UKL dan UPL Trashrack Tukad Loloan . Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .00 62 .411.

maka kami lampirkan uraian pengalaman kerja dari CV. 15 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG C URAIAN PENGALAMAN PERUSAHAAN Berdasarkan daftar pengalaman kerja pada Bab sebelumnya. Tri Matra Disain untuk pekerjaan sejenis selama periode 10 ( Sepuluh ) tahun terakhir.

Tri Matra Disain 1.350.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. 3.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. NAMA PEKERJAAN 3.03.Teknik Sipil .00 3.00 14. Karangasem : Rp372. dst. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.000 : KU.00 16 . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : PPK Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali : Konsultan Advisory Perencanaan Teknis dan RIS : Konsultan Advisory Perencanaan Teknis dan RIS : Kab.08/PKPAM-TMD/120 tanggal 23 Mei 2011 : 23 Mei 2011 s/d 18 Nopember 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .00 4.Ekonomi JUMLAH Jumlah Orang Bulan 4.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan . 1. 2. PENGGUNA JASA 2. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. 1 2 3 4 Team Leader Ahli Air Minum Ahli Kelembagaan Ahli Keuangan Posisi Keahlian .Hukum .00 3.

Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.50 4.00 2. Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Bali-Penida : Studi Pengembangan Pemanfaatan Mata Air Pulesai di Kabupaten Jembrana : Studi Pengembangan Pemanfaatan Mata Air Pulesai di Kabupaten Jembrana : Kab.00 3. Tri Matra Disain 1.00 2. 1 2 3 4 5 6 Team Leader Ahli Disain/Struktur Ahli Hidrologi/Hidrolika Ahli Mekanikal dan Elektrikal Ahli Geodesi Ahli Cost Estimator Posisi Keahlian .50 17 .02. PENGGUNA JASA 2. 3.Teknik Elektro . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Program.Teknik Sipil .Teknik Geodesi .475.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. NAMA PEKERJAAN 3.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan .Teknik Penyehatan .Orang Bulan : 6 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. 2. 1.00 20.03/BWS-BP/PPR/09 tanggal 12 Mei 2011 : 12 Mei 2011 s/d 8 Oktober 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .00 4. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.000 : HK. Jembrana : Rp332. dst.Teknik Sipil JUMLAH Jumlah Orang Bulan 5.

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. Bebandem Kab.50 2. 1 2 3 4 5 Posisi Team Leader/Teknik Lingk.1/3518/DPU tanggal 20 Juni 2011 : 20 Juni 2011 s/d 1 Nopember 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .50 2.Teknik Lingkungan . Bebandem : Kab.745. Ahli Struktur/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Lingkungan Ahli Pemetaan / Teknik Geodesi Ahli Cost Estimate Keahlian .000 : 602.50 3. 3.50 3. PENGGUNA JASA 2. dst. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Teknik Sipil . Karangasem : Rp96. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1.50 16.Teknik Sipil JUMLAH Jumlah Orang Bulan 4.50 18 .Teknik Sipil / Lingkungan . 2. Karangasem : Kab. NAMA PEKERJAAN 3. Karangasem Perencanaan Teknik Sistem Penyediaan Air Minum Telaga Waja Di Kec. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum : Perencanaan Teknik Sistem Penyediaan Air Minum Telaga Waja Di Kec.Teknik Geodesi .Orang Bulan : 5 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Tri Matra Disain 1.

3.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan . 1.000 : 602. Bangli : Rp112. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum : Perencanaan Pengamanan Mata Air Jehem Mata Air Tirta Bulan Dan Mata Air Tirta Rare di Kabupaten Bangli Perencanaan Pengamanan Mata Air Jehem Mata Air Tirta Bulan Dan Mata Air Tirta : Rare di Kabupaten Bangli : Kab. Tri Matra Disain 1.Teknik Geodesi Jumlah Orang Bulan 4. dst.1/2956/DPU tanggal 1 Juli 2011 : 1 Juli 2011 s/d 28 Oktober 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. PENGGUNA JASA 2.50 19 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.00 3.00 1. 1 2 3 4 Team Leader Ahli Disain/Struktur Ahli Lingkungan Ahli Sosiologi Posisi Keahlian . 2.Teknik Penyehatan .546. NAMA PEKERJAAN 3.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.Teknik Sipil .00 1.50 JUMLAH 9.

NAMA PEKERJAAN 3.00 2. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.Geografi Jumlah Orang Bulan 3. Tri Matra Disain 1. 1 2 Posisi Team Leader/Teknik Lingk. 1.00 20 . PENGGUNA JASA 2.000 : 602. Ahli Disain Grafis Keahlian .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.Teknik Sipil / Pengairan/Lingkungan . 3.745.Orang Bulan : 2 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.00 JUMLAH 5. dst.1/5828/DPU tanggal 11 Agustus 2011 : 11 Agustus 2011 s/d 8 Nopember 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . 2. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali : Kampanye Publik : Kampanye Publik : Provinsi Bali : Rp96.

Tri Matra Disain 1. Gianyar dan Kab. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Metropolitan Satker Pengembangan PLP Bali : Evaluasi Pemanfaatan Pembangunan Prasarana PLP : Evaluasi Pemanfaatan Pembangunan Prasarana PLP : Kab. 3.Teknik Sipil . 1.Teknik Lingkungan .Teknik Lingkungan . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Team Leader Ahli Penglolaan Sampah Ahli Struktur Bangunan Ahli Teknik Drainase Ahli Air Limbah-1.000 : KU.08/PIPLPM-TMD/11. PENGGUNA JASA 2.00 4. Klungkung : Rp668.08. Ahli Air Limbah-2.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.222.00 3.00 4. 2.00 21 .Teknik Lingkungan .Teknik Elektro .Hukum . NAMA PEKERJAAN 3.Orang Bulan : 9 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 6.00 2.Teknik Sipil . Ahli Mekanikal Elektrikal Ahli Kelembagaan Ahli Estimasi Biaya Posisi Keahlian .00 4.00 2. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. dst.00 JUMLAH 22.Teknik Lingkungan .18 tanggal 24 Mei 2011 : 24 Mei 2011 s/d 20 Nop 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .00 4.00 4.

03/BWS-BP/OP/06 tanggal 25 Mei 2011 : 25 Mei 2011 s/d 21 Oktober 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . PENGGUNA JASA 2. Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Bali-Penida Monitoring dan Evaluasi Tahunan Embung Seraya Timur dan Muntig di Kabupaten Karangasem Monitoring dan Evaluasi Tahunan Embung Seraya Timur dan Muntig di Kabupaten : Karangasem : Kab.02.Teknik Sipil / Pengairan . NAMA PEKERJAAN 3. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : : Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Program.Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 5.00 2.Teknik Sipil . Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.00 3. 1. 1 2 3 Team Leader Ahli Dam Ahli Operasi dan Pemeliharaan Posisi Keahlian . Karangasem : Rp184. 3.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. 2. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.000 : HK. dst.50 22 .706.Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Tri Matra Disain 1.50 JUMLAH 10.

863.000 : 602.00 23 . 3.00 12.00 1. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.00 3. 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Teknik Sipil JUMLAH Jumlah Orang Bulan 4.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan .Teknik Geodesi . Bali : Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum IKK Abang Kabupaten Karangasem : Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum IKK Abang Kabupaten Karangasem : Kabupaten Karangasem : Rp166. Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.Teknik Penyehatan .1/3609/DPU tanggal 16 Juni 2010 : 16 Juni 2010 s/d 14 Oktober 2010 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . Dinas Pekerjaan Umum.Orang Bulan : 5 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Ahli Struktur/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pemetaan/Teknik Geodesi Ahli Cos Estimator Keahlian . 1 2 3 4 5 Posisi Team Leader/Teknik Penyehatan Lingk.Teknik Sipil .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. 1.00 2. PENGGUNA JASA 2. Tri Matra Disain 1. dst.00 2. Prov. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov. Bali.

70 1. Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. Ahli Struktur/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pemetaan/Geodesi Ahli ME/Teknik Mesin Ahli Geoteknik/Teknik Sipil/Geologi Ahli Cos Estimator Keahlian . Nama Perusahaan TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.1/8734/DPU. Sidemen Kab.31 Des 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Teknik Sipil / Geologi . Bali. Sidemen Kab. 2.70 JUMLAH 11. Tanggal 11 Nopember 2009 : 11 Nov 2009 .70 1.70 1.Orang Bulan : 7 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Prov. Karangasem Perencanaan Air Minum Desa Duda. Bali Perencanaan Air Minum Desa Duda.70 1. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : : : Pemerintah Prov. Karangasem : Kabupaten Karangasem : Rp291.90 24 .000.70 1. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Teknik Sipil . NAMA PEKERJAAN 3. 1. Dinas Pekerjaan Umum. 3.Teknik Penyehatan Lingkungan .Teknik Geodesi . PENGGUNA JASA 2. Tri Matra Disain 1.Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 1. Duda Timur dan Kec.Teknik Lingkungan/Teknik Penyehatan . Duda Timur dan Kec.000 : 620.70 1. 1 2 3 4 5 6 7 Posisi Team Leader/Teknik Penyehatan Lingk. dst.Teknik Mesin .

Teknik Penyehatan .30 25 .70 15.Teknik Sipil . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Orang Bulan : 9 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.1/8731/DPU. Dinas Pekerjaan Umum. PENGGUNA JASA 2. dst. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov.70 1. Ahli Struktur/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan . Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.70 1.1 Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan . Karangasem : Kabupaten Karangasem : Rp341. tanggal 11 Nopember 2009 : 11 Nov 2009 . Prov.70 1. 1. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.70 1. NAMA PEKERJAAN 3. 3.31 Des 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Posisi Team Leader/Teknik Penyehatan Lingk.70 1.000.Teknik Penyehatan . Tri Matra Disain 1. Bali.Teknik Mesin .000 : 602.70 1.Teknik Sipil .3 Ahli Pemetaan/Teknik Geodesi Ahli ME/Teknik Mesin Ahli Geoteknik/Teknik Sipil/Geologi Ahli Cos Estimator Keahlian .70 1. Karangasem : Perencanaan Air Minum IKK Manggis di Kab.Teknik Geodesi .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.Teknik Sipil JUMLAH Jumlah Orang Bulan 1.2 Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan . 2.70 1.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan . Bali : Perencanaan Air Minum IKK Manggis di Kab.Teknik Penyehatan .

00 1.Badung : Rp283. M-TMD/08.09 : : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.Teknik Geodesi .Teknik Sipil . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : : : Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .00 4x2 3.Teknik Sipil Jumlah ASSISTEN AHLI 1 2 3 4 Ass.Teknik Sipil . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. 1. Ahli Muda Bor Master Jumlah Orang Bulan 3.00 2. NAMA PEKERJAAN 3.08/PPLP.00 2. 3.Teknik Sipil / Pengairan . Tri Matra Disain 1.Orang Bulan : 6 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 7 Juli 2009 S/D 6 Oktober 2009 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Aulity Test Ass.Teknik Sipil / Pengairan . Ahli Muda Gambar Ass. Ahli Muda Pengukuran / Geodesi Ass. Nama Perusahaan TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.00 1.00 26 . Ahl.00 3.000 : Ku.00 1. 2.459.00 14.PPK Pengembangan Infrastruktur Metropolitan DED Sistem Drainase Kawasan Wisata Kuta DED Sistem Drainase Kawasan Wisata Kuta : Kawasan Kuta . dst.08. PENGGUNA JASA 2.00 2.00 2. 1 2 3 4 5 6 Posisi Team Leader/Ahli Lingkungan Ahli Teknik Drainase Ahli Geodesi / Pemetaan Ahli Struktur Bangunan Ahli Mekanika Tanah / Geologi Teknik Ahli Estimasi Biaya Keahlian .I Muda Lab.

2009 tanggal 28 April 2009 : 28 April 2009 s/d 27 Mei 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .00 1.00 : 602. NAMA PEKERJAAN 3.00 1. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Kabupaten Klungkung.1/CV. 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Teknik Sipil /Pengairan . 2. Tri Matra Disain 1. dst.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.000.336. TMD/IV. PENGGUNA JASA 2.Teknik Geodesi .00 JUMLAH 4.1/940/DPUK-AIR dan 28. 1 2 3 4 Team Leader Ahli Disain / Struktur Ahli Geodesi Ahli Estimasi Biaya Posisi Keahlian .Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 1.00 1. Dinas Pekerjaan Umum : Review Desain Teknis Rehabilitasi Tanggul Pengaman Pantai Jungutbatu : Review Desain Teknis Rehabilitasi Tanggul Pengaman Pantai Jungutbatu : Kabupaten Klungkung : Rp30. 1. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.00 27 .Teknik Sipil .

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

CV. Tri Matra Disain

1. PENGGUNA JASA 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI

:

Pemerintah Prov. Bali Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Bidang Sumber Daya Air selaku Kuasa PA /Kuasa Pengguna Barang DPU. Prov. Bali

: Perencanaan Penyediaan Air Baku Sanggalangit di Kab. Buleleng : Perencanaan Penyediaan Air Baku Sanggalangit di Kab. Buleleng : Kabupaten Buleleng : Rp88.716.000 : 602.1/1693/DPU dan 24/CV-TMD/IV/2009, Tanggal 24 April 2009 : 24 April 2009 - 22 Juli 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : - Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli

10 PERUSAHAAN MITRA KERJA

Tenaga Ahli Asing Orang Bulan

Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan

No. 1. 2. 3. dst. -

Nama Perusahaan -

TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 Team Leader Ahli Hidrolika Ahli Desain / Struktur Posisi - Teknik Sipil - Teknik Sipil / Pengairan - Teknik Sipil Keahlian Jumlah Orang Bulan 3,00 2,00 1,50

JUMLAH

6,50

28

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

CV. Tri Matra Disain

1. PENGGUNA JASA 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI

: : :

Pemerintah Prov. Bali, Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU. Prov. Bali Pembuatan DED Sistem Distribusi Air Bersih Telaga Waja Pembuatan DED Sistem Distribusi Air Bersih Telaga Waja

: Kabupaten Karangasem : RP. 225.420.000,00 : 602.1 / 1837 / DPU : 2 April 2009 - 3 Juni 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : - Orang Bulan : 7 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli

10 PERUSAHAAN MITRA KERJA

Tenaga Ahli Asing Orang Bulan

Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan

No. 1. 2. 3. dst.

Nama Perusahaan

TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 4 5 6 7 Posisi Team Leader/Teknik Penyehatan Lingk. Ahli Konstruksi/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Hidrologi/Sipil Hidro Ahli Pemetaan/Teknik Geodesi Ahli ME/Teknik Mesin Ahli Geoteknik/Teknik Sipil/Geologi Ahli Cos Estimator - Teknik Sipil - Teknik Sipil - Teknik Sipil / Pengairan - Teknik Geodesi - Teknik Mesin - Teknik Sipil - Teknik Sipil JUMLAH Keahlian Jumlah Orang Bulan 2,10 1,85 1,85 1,85 1,85 1,85 1,85 13,20

29

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

CV. Tri Matra Disain

1. PENGGUNA JASA 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI

: Pemerintah Kabupaten Karangasem, Dinas Pekerjaan Umum : Perencanaan Teknis Kegiatan Perbaikan Irigasi Subak di Kec. Manggis dan Abang : Perencanaan Teknis Kegiatan Perbaikan Irigasi Subak di Kec. Manggis dan Abang : Kabupaten Karangasem : Rp34.806.000 : 602.1/175/DPU/2009 tanggal 12 Pebruari 2009 : 12 Pebruari 2009 - 13 Maret 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : - Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli

10 PERUSAHAAN MITRA KERJA

Tenaga Ahli Asing Orang Bulan

Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan

No. 1. 2. 3. dst.

Nama Perusahaan

TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 Team Leader Ahli Irigasi Cost Estimator Posisi - Teknik Sipil - Teknik Sipil/Pengairan - Teknik Sipil Keahlian Jumlah Orang Bulan 1,0 1,0 1,0

JUMLAH

3,00

30

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

CV. Tri Matra Disain

1. PENGGUNA JASA 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI

: Pemerintah Kabupaten Karangasem - Dinas Pekerjaan Umum : DED Perencanaan Jaringan Air Bersih/ Air Minum di Kec. Selat dan Sidemen : DED Perencanaan Jaringan Air Bersih/ Air Minum di Kec. Selat dan Sidemen : Kabupaten Karangasem : Rp29.914.000 : 602.1/1050/DPU/2009, tanggal 17 Pebruari 2009 : 17 Feb 2009 - 17 April 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : - Orang Bulan : 2 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli

10 PERUSAHAAN MITRA KERJA

Tenaga Ahli Asing Orang Bulan

Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan

No. 1. 2. 3. dst. -

Nama Perusahaan -

TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 Team Leader Ahli Hidrolika Posisi - Teknik Sipil - Teknik Sipil / Pengairan Keahlian Jumlah Orang Bulan 2,00 1,00

JUMLAH

3,00

31

dst.50 2.350. 2.Teknik Geodesi . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Kabupaten Klungkung. NAMA PEKERJAAN 3. Tri Matra Disain 1. PENGGUNA JASA 2.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.Teknik Sipil /Pengairan .50 JUMLAH 10.00 2.00 32 . TMD/XI/2008 tanggal 11 Nopember 2008 : 10 Nopember 2008 s/d 10 Des 2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Orang Bulan : 5 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. 1 2 3 4 5 Team Leader Ahli Disain / Struktur Ahli Geodesi Ahli Pantai Ahli Estimasi Biaya Posisi Keahlian . 1. Dinas Pekerjaan Umum : DED Teknik Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai Lembongan : DED Teknik Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai Lembongan : Kabupaten Klungkung : Rp120.00 1.000 : 602.1/6521/DPUK-AIR dan 11/CV. 3.Teknik Sipil .Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 2. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.Teknik Pantai / Sipil .00 2.

00 2. Tri Matra Disain 1.Teknik Sipil . 1 2 3 4 5 6 Posisi Team Leader/Ketua Tim Ahli Teknik Mesin / Elektro Ahli Sipil (Struktur) Ahli Geologi Ahli Geodesi Ahli Hidrologi Keahlian .50 2.Teknik Sipil Mesin / Elektro / Sipil .283. dst.Teknik Geologi / Sipil / Pengairan Jumlah Orang Bulan 3. 2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Teknik Geodesi . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov. 1. NAMA PEKERJAAN 3. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. Bangli : Kabupaten Bangli : Rp173.1/85/DPU-TB/2008 dan 28/TMD-KONT/VIII/2008 tanggal 28 Agustus 2008 : 28 Agustus 2008 s/d 25 Nop.Teknik Mesin / Elektro .Teknik Geologi . 3.Orang Bulan : 6 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.00 2. 2.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.00 2.00 1.00 33 . Bali Dinas Pekerjaan Umum Kepala Bidang Pertambangan : Pembuatan DED Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kab. Bangli : Pembuatan DED Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kab. PENGGUNA JASA 2.50 JUMLAH 13.000 : 602.

5 1. 1. tanggal 21 Juli 2008 : : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.0 1. 3.08/PIPSS-TMD.0 34 . NAMA PEKERJAAN 3. Ahli Drainase Perkotaan Ass. Ahli Sungai . Satker Pengembangan Infrastruktur Persampahan dan Sanitasi Sarbagita : Outline Plan Drainase Kuta : Outline Plan Drainase Kuta : Kawasan Kuta : Rp93. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya.Teknik Sipil / Pengairan . 2.08.22.Teknik Sipil / Pengairan Jumlah Orang Bulan 2.08. dst.00 : KU.0 1.Teknik Sipil Jumlah 1 2 ASSISTEN AHLI Ass.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 21 Juli 2008 s/d 18 September 2008 (60 hari kalender) 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. 1 2 3 4 Posisi Ketua Team / Team Leader Ahli Drainase Perkotaan Ahli Sungai Ahli Estimasi Biaya Keahlian .000.Teknik Sipil / Pengairan .5 6. Tri Matra Disain 1. PENGGUNA JASA 2.50 1.Teknik Sipil / Pengairan .Teknik Lingkungan . Nama Perusahaan TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.797.5 1.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.

Pekerjaan Umum.227. dst. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Dep. 2.22 Oktober 2008 (4 Bulan) : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .00 2. Tri Matra Disain 1.08/BWS-BP/PPR/18.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. 08. Buleleng : Rp172. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. 1 2 3 4 Team Leader Ahli Mekanikal Ahli Irigasi Ahli Geologi Posisi . 1. Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida : Studi Identifikasi dan Detail Desain Pompa Hidrant di Kabupaten Buleleng : Studi Identifikasi dan Detail Desain Pompa Hidrant di Kabupaten Buleleng : Kab.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. PENGGUNA JASA 2.50 JUMLAH 12. NAMA PEKERJAAN 3.Teknik Sipil / Pengairan . tanggal 24 Juni 2008 : 24 Juni 2008 .Teknik Sipil / Geologi Keahlian Jumlah Orang Bulan 4.00 35 .Teknik Sipil . Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.50 2.Teknik Mesin . 3.00 3.000 : KU.

1 2 3 4 5 6 7 Team Leader Ahli Desain / Hidrolika Ahli Geodesi Ahli Hidrologi Ahli Hidrogeologi Ahli Sosial Ekonomi dan Lingkungan Ahli Mekanikal & Elektrikal Posisi .00 14.Teknik Sipil / Geologi .50 36 .08/BWS-BP/PPR/15.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Departemen Pekerjaan Umum. NAMA PEKERJAAN 3. Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida : Studi Evaluasi Sistem Penyedian Air Baku Mata Air Pejarakan di Kab.50 2. Buleleng : Kab.00 1.Teknik Mesin JUMLAH Keahlian Jumlah Orang Bulan 4.21 Oktober 2008 (4 Bulan) : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Teknik Geodesi . Buleleng : Studi Evaluasi Sistem Penyedian Air Baku Mata Air Pejarakan di Kab.718. PENGGUNA JASA 2. Buleleng : Rp174.Ekonomi Pembangunan .Teknik Sipil / Pengairan . 3. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 2.00 3.Teknik Mesin . 08.Teknik Sipil . Tri Matra Disain 1.000 : Kontrak No.Orang Bulan : 7 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. dst. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. : KU.50 1. tanggal 23 Juni 2008 : 23 Juni 2008 .50 1. 1.00 1.

2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . Dinas Pekerjaan Umum UPT Balai Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Bali Utara : Survey Kondisi Sungai-sungai Potensial di Kawasan Bali Utara : Survey Kondisi Sungai-sungai Potensial di Kawasan Bali Utara : Kab. 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.Teknik Geodesi Jumlah Orang Bulan 1.50 1. : 602. Buleleng : Rp39. PENGGUNA JASA 2. Bali. 2008 . 2. 1. dst.50 1.2008.50 JUMLAH 4.000 : Kontrak No.Teknik Sipil / Pengairan . NAMA PEKERJAAN 3.395.Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Tri Matra Disain 1. 2008 : 10 Nop.1/TMD KONT/XI. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 Posisi Team Leader / Ketua Tim Ahli Sungai Ahli Geodesi / Pemetaan Keahlian .Teknik Sipil / Pengairan .50 37 .24 Des.1/8896/DPU/ 10. Tanggal 10 Nop.

: : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . 1 2 3 4 Team Leader Ahli Disain Ahli Hidrologi Ahli Sosial Ekonomi dan Lingkungan Posisi . 93.1/3621/DPU/14/TMD-KONT/V/2008 : 14 Mei 2008.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. Karangasem : Kab.16 di Kab. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov.5 8.582. PENGGUNA JASA 2.01. 3.Teknik Sipil .01.24 Agustus 2008. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.Teknik Sipil . : 602.000 : Kontrak No.50 38 . dst.Teknik Sipil JUMLAH Keahlian Jumlah Orang Bulan 3 2 2 1. 1. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 2.16 di Kab.15 & 03. Tri Matra Disain 1. NAMA PEKERJAAN 3.01.15 & 03. Karangasem : Rp.Teknik Sipil . Bali Dinas Pekerjaan Umum : Monitoring Perkembangan DAS SUB SWS 03.01. Karangasem : Monitoring Perkembangan DAS SUB SWS 03.

Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Bali . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov. 2. Map Info Jumlah Orang Bulan 5. : 602.00 3. 1 2 3 4 5 6 Team Leader Ahli Teknik pantai Ahli Hidrologi Ahli Geoologi Teknik Ahli Teknik Lingkungan Ahli GIS Posisi Keahlian .50 2.060. Bali : Tersebar di Provinsi Bali : Rp238.Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) : : Iventarisasi Kerusakan dan Bangunan Pengaman Pantai Serta Teknis Pengamanan Abrasi Pantai di Prov.Teknik Sipil / Pengairan .50 JUMLAH 20. NAMA PEKERJAAN 3.00 3. Tanggal 16 Juni 2008 : 16 Juni 2008 -12 Nop. Bali Iventarisasi Kerusakan dan Bangunan Pengaman Pantai Serta Teknis Pengamanan Abrasi Pantai di Prov.Teknik Lingkungan .00 4. Tri Matra Disain 1.Teknik Geologi .00 39 . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. 3. 2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . PENGGUNA JASA 2.Ahli Komputer / Prog. 1.1/3355/FISIK/BAPPEDA.000 : Kontrak No. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. dst.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.00 2.Teknik Sipil / Pengairan .Teknik Sipil / Pengairan .

Ahli Pertanian Agronomi . Tri Matra Disain 1. 1 2 3 Team Leader Ahli Agronomi Ahli Sosial Ekonomi/Fasilitator Posisi Keahlian . Gianyar : Membuat Petunjuk O&P Untuk D. NAMA PEKERJAAN 3.I.355. 2.I.1/2250/DPU/ 09-KONT/CV-TMD/V/2008 : 9 Mei 2008 . Bali : Membuat Petunjuk O&P Untuk D. 3.000 : Kontrak No. Gianyar : Kabupaten Gianyar : Rp47. 1.Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. PENGGUNA JASA 2. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.6 Agust 2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Ahli Pertanian Sosial Ekonomi Jumlah Orang Bulan 3 3 3 JUMLAH 9. Cengcengan Kab.00 40 . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Prov. : 602.Ahli Teknik Sipil / Pengairan .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. dst. Cengcengan Kab.

Disamping itu dengan maksud untuk dapat memberikan masukan atau pertimbangan bagi pihak panitia / direksi sehingga akan lebih menyempurnakan 41 . D. Umum Konsultan telah mempelajari dengan seksama kerangka acuan kerja (KAK) yang tercantum dalam Dokumen Seleksi Umum Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung yang dikeluarkan oleh Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali. Tanggapan Umum Secara garis besar Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung yang ada sudah memenuhi alur kerja yang sistematis dan pada hakikatnya merupakan patokan dasar dalam pelaksanaan pekerjaan yang di dalamnya telah dijelaskan secara rinci.1.1. pihak Konsultan akan mengikuti semua ketentuan yang tercantum dalam KAK dan syarat – syarat tersebut mulai dari tahapan mengikuti seleksi umum ini sampai dengan tahapan pelaksanaan pekerjaan apabila pihak kami mendapat kepercayaan untuk memenangkan seleksi ini.2. sehingga diharapkan tidak ada lagi pertanyaan – pertanyaan yang menyebabkan hambatan pada pelaksanaan pekerjaan. Untuk mendapatkan hasil yang optimal diperlukan kejelasan / kesepahaman dari setiap aspek yang tertuang dalam KAK tersebut diantara kedua belah pihak dalam hal ini pihak Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali dan Konsultan. Tanggapan Terhadap KAK D. Kementerian Pekerjaan Umum.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG D TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KAK D.2. Oleh karena itu. Direktorat Jenderal Cipta Karya. maka Kami sebagai penyedia jasa telah memahami dan benarbenar mengerti. Direktorat Pengembangan Air minum.

dan sasaran dari pekerjaan yang diharapkan bisa tercapai dengan tepat waktu. Lingkup kegiatan seperti yang termuat di dalam kerangka acuan kerja yang harus dilaksanakan oleh konsultan mencakup beberapa bagian pekerjaan yang sudah dirinci tahapan pelaksanaannya. Dan konsultan cukup memahami apa yang disajikan dalam KAK. TANGGAPAN KHUSUS 1. dan setelah dipelajari dan diamati dengan sebaik . 3. maupun penjelasan-penjelasan yang disampaikan dalam rapat penjelasan yang telah dilakukan.baiknya maka konsultan berpendapat bahwa lingkup pekerjaan sudah sangat jelas dan mudah dipahami oleh Konsultan. pada prinsipnya kerangka acuan untuk pelaksanaan pekerjaan secara keseluruhan sudah jelas dan dapat memberikan gambaran mengenai bentuk pelaksanaan pekerjaan yang akan dilaksanakan. tujuan dan sasaran pekerjaan di atas masih perlu diperjelas dengan kondisi saat ini terhadap 42 . D.2. Tanggapan Terhadap Latar Belakang Setelah konsultan mempelajari dengan seksama bagian pendahuluan dan latar belakang yang terdapat pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung.2. Tanggapan Terhadap Kegiatan Yang Dilaksanakan dan Cara Pelaksanaan Kegiatan Konsultan menyadari bahwa keberhasilan pelaksanaan pekerjaan akan tercapai jika memahami dengan seksama terhadap apa yang dimaksud di dalam Kerangka Acuan Kerja.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Kerangka Acuan Kerja yang ada. diperlukan beberapa tanggapan terhadap Kerangka Acuan Kerja. 2. Tanggapan Terhadap Maksud dan Tujuan Dengan memperhatikan penjelasan mengenai maksud. Hal yang perlu dipertanyakan hanya bersifat teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Dengan demikian keseluruhan lingkup pekerjaan yang masuk didalamnya bisa terlaksana sepenuhnya dengan baik.

baiknya. 4. Hal ini untuk memperjelas sasaran yang ingin dicapai untuk Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung secara detail. sebab semua perencanaan dan kegiatan yang akan dilakukan selalu berdasarkan atas ketersediaan sumber daya yang terdapat dilokasi pekerjaan. 6. Tanggapan Terhadap Tempat Pelaksanaan Kegiatan Konsultan menyadari pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung ini akan dapat berjalan dengan baik pada tempat atau Kabupaten / Kota yang memenuhi persyaratan kriteria yang bisa difasilitasi. tujuan dan sasaran dari pekerjaan sudah cukup jelas dan konsultan berkeyakinan dapat menyelesaikannya dengan sebaik . Jadi semua tenaga ahli yang disyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja ini telah sesuai dengan lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan seperti yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG kegiatan perencanaan RIS yang sedang berlangsung maupun akan berlangsung. Terlepas dari hal ini konsultan berpendapat bahwa maksud. 43 . Tanggapan Terhadap Keluaran Secara jelas keluaran yang harus diperoleh adalah tersedianya dokumen Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung yang harus diserahkan dalam pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung sudah dapat mengadopsi semua kebutuhan penyusunan dan evaluasi Kelembagaan SPAM. Dengan adanya sumber daya yang memadai maka kegiatan akan dapat berjalan dengan baik. 5. Tanggapan Terhadap Personil Personil yang disyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja untuk Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung dirasa sudah mencukupi dari segi kuantitas maupun kualitas apabila sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

Apabila ada kegiatan yang mundur maka semua kegiatan yang telah disusun tidak akan berjalan sesuai dengan kehendak. Untuk mengantisipasi padatnya kegiatan yang harus dilakukan oleh konsultan. Tanggapan Terhadap Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Konsultan berpendapat bahwa jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang disediakan selama 4 (empat) bulan kalender atau 120 (seratus dua puluh) hari kalender. 44 . Konsultan sanggup menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan tersebut dengan bantuan dari Direksi Pekerjaan dan Instansi terkait lainnya. Jadwal Personil dan Jadwal Penggunaan Alat harus sangat hati-hati dan harus konsekuen dengan Jadwal masing-masing. agar tidak terdapat kegiatan yang mundur. mencukupi untuk menyelesaikan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung dengan sebaik baiknya.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 7. maka dalam penyusunan Bagan Alir dan Jadwal Pelaksanaan.

yang diterapkan sejak formulasi Kebijakan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG E URAIAN PENDEKATAAN METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA PROGRAM KERJA E. LATAR BELAKANG E. mengacu pada Undang-Undang No. langkah-langkah pencegahan timbulnya dampak negatif terhadap kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup menjadi semakin mendesak untuk ditempuh. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam upaya mencegah dan meminimalisasi terjadinya kerusakan sumber daya alam dan pencemaran lingkungan. pada saat ini Kabupaten Badung. Rencana dan program (KRP). Bali sedang melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Badung. Penanggulangan dan Pengendalian dampak negatif terasa tidak cukup dan kurang efektif jika dilakukan pada saat kegiatan telah memasuki operasi dan sepenuhnya hanya mengandalkan pendekatan teknologi. telah berkembang Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup dalam pengambilan keputusan terhadap kebijakan. rencana dan program pembangunan tidak merusak lingkungan sekaligus menjamin keberlanjutan pembangunan itu sendiri.Gambaran Umum Seiring dengan semakin meningkatnya masalah lingkungan hidup di seluruh pelosok bumi yang terbentang lokal Hingga global. Berkenaan dengan hal tersebut di atas. rencana.1. dan untuk meyakinkan bahwa RTRW Kabupaten Badung dengan kebijakan.1. maka Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) terhadap RTRW untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan 45 .1. dan/atau program.

dengan lingkup pengkajian sebagai berikut : . Mengwi. dan/atau program pembangunan. sehingga diperoleh keluaran seperti yang dimaksud E. rencana dan program yang tertuang dalam RTRW Kabupaten Badung 2011 – 2031.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan. Abiansemal.1. Disamping itu di wilayah ini juga terdapat 16 Kelurahan.Identifikasi isu-isu dan permasalahan lingkungan hidup strategis yang berdamapk penting dan diperkirakan akan saling berpengaruh terhadap kebijakan. E.2. rencana dan program yang akan dilakukan. 2) Lingkup Substansi Pekerjaan ini adalah melakukan penyusunan KLHS dengan metode dan pendekatan yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap kebijakan. rencana.52 km2 Ha. Kuta Utara. Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung meliputi : 1) Lingkup Wilayah Perencanaan tata ruang meliputi seluruh wilayah administratif Kabupatenn Badung yang terdiri dari 6 ( enam ) wilayah Kecamatan yang terbentang dari bagian Utara ke Selatan yaitu Kecamatan Petang. 164 Lingkungan 8 Banjar Dinas Persiapan dan 8 Lingkungan Persiapan dengan luas wilayah 418. Terletak pada posisi 08o14'17"08o50'57" Lintang Selatan dan 115o05'02" -115o15'09"BujurTimur. Lingkup Pekerjaan Lingkup Pekerjaan Belanja Jasa Konsultasi Perencanaan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis.2. & Kuta Selatan. 369 Banjar Dinas. 46 Desa. Kuta.Maksud Dan Tujuan Kerangka Kerja Acuan (KAK) ini dimaksudkan sebagai petunjuk bagi Konsultan dalam melakukan penelitian perencanaan Penyusunan KLHS agar prinsip-prinsip pembangunan secara tegas terintegrasi dalam penyusunan RTRW kabupaten Badung. . 46 .

.4. rencana dan program untuk pemenuhan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan . dan Laporan Exucutive Summary E.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG . Pendekataan Teknis dan Metodelogi Kegiatan E.1. rencana dan program terhadap kondisi lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Badung. Pada definisi pertama. E.Rekomendasi perbaikan pengambilan keputusan kebijakan.Pendekatan Studi Defenisi Ada dua definisi KLHS yang lazim diterapkan.Melakukan kajian terhadap pengaruh kebijakan. rencana atau program pembangunan.3. Laporan Akhir. rencana dan program yang memenuhi prinsip – prinsip pembangunan berkelanjutan. Sedangkan definisi kedua. Keluaran Hasil/produk yang akan dihasilkan dari Pekerjaan Belanja Jasa Konsultasi Perencanaan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. rencana dan program yang saling terkait serta alternatif KRP serta rekomendasi perbaikan yang mempengaruhi pengambilan keputusan dan kebijakan dengan memenuhi prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan meliputi Laporan Pendahuluan. menekankan pada keberlanjutan pembangunan dan pengelolaan sumberdaya. 47 . KLHS berfungsi untuk menelaah efek dan/atau dampak lingkungan dari suatu kebijakan.Perumusan alternatif penyempurnaan kebijakan. Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung adalah berupa dokumen KLHS terhadap RTRW Kabupaten Badung 2011 – 2031 yang berisikan pengkajian dan penyempurnaan terhadap kebijakan. yaitu definisi yang menekankan pada pendekatan telaah dampak lingkungan (EIA-driven) dan pendekatan keberlanjutan (sustainability-driven).4.

yaitu KLHS yang bersifat instrumental. kerjasama lintas batas wilayah administrasi. strategic decision-making]. and for ensuring the integration of sustainability principles into. 48 . bisa dimanfaatkan sebagai instrument metodologis pelengkap (komplementer) atau tambahan (suplementer) dari penjabaran RTRW. mengarahkan. Oleh karena tidak ada mekanisme baku dalam siklus dan bentuk pengambilan keputusan dalam perencanaan tata ruang.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Definisi KLHS untuk Indonesia kemudian dirumuskan sebagai proses sistematis untuk mengevaluasi pengaruh lingkungan hidup dari. Tipologi ini membantu membedakan pengaruh yang diharapkan dari tiap jenis KLHS terhadap berbagai ragam RTRW. Posisinya berada pada relung pengambilan keputusan. dan menjamin diintegrasikannya prinsip-prinsip keberlanjutan dalam. bisa memperkaya proses penyusunan dan evaluasi keputusan. KLHS bisa menentukan substansi RTRW. rencana dan program [KRP]. baik dari sudut langkah-langkah prosedural maupun teknik dan metodologinya. termasuk bentuk aplikasinya. pengambilan keputusan yang bersifat strategis [SEA is a systematic process for evaluating the environmental effect of. transformatif. dan substantif. atau kombinasi dari beberapa atau semua fungsi-fungsi diatas. maka manfaat KLHS bersifat khusus bagi masing-masing hirarki rencana tata ruang wilayah [RTRW]. dan menjamin tidak terjadinya efek negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan dipertimbangkan secara inheren dalam kebijakan. Sifat pengaruh KLHS dapat dibedakan dalam tiga kategori. Peran KLHS dalam Perencanaan Tata Ruang KLHS adalah sebuah bentuk tindakan stratejik dalam menuntun. Penerapan KLHS dalam penataan pelaksanaan ruang juga bermanfaat Mengenai untuk meningkatkan efektivitas Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) dan atau instrumen pengelolaan lingkungan lainnya. serta memperkuat pendekatan kesatuan ekosistem dalam satuan wilayah (kerap juga disebut “bio-region” dan/atau “bio-geo-region”). strategis dan partisipatif.

menghambat proses perencanaan yang sudah berjalan. Pada intinya. dan pemanfaatan ruang di tingkat Pemerintah. Hasil yang akan dicapai pasti berdampak langsung pada penentuan arah kebijakan lingkungan hidup. perangkat-perangkat ini tidak dimaksudkan untuk mengulang pekerjaan yang serupa. Dengan bersama-sama merumuskan langkah dan strategi yang pragmatic untuk dapat secara langsung menyempurnakan persepsi dan sistem bekerja kita dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan. Seluruh tata laksana yang diharapkan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah akan diupayakan untuk mengakomodasikan berbagai keterbatasan. Diharapkan pula inspirasi akan terbentuk dan kemudian mewarnai arah kebijakan pembangunan di tingkat daerah. jaringan kerja. Kondisi-kondisi yang dibutuhkan di daerah. sumberdaya alam. seperti penyiapan organisasi dan kelembagaan. diharapkan akan tersebar semangat pencapaian target kesejahteraan masyarakat yang tidak mengorbankan lingkungan hidup di kalangan para talon legislatif yang sedang bersiap menghadapi pemilihan umum maupun kalangan masyarakat secara umum. fleksibel. bahkan disiapkan untuk dapat dibuat keputusankeputusannya. implementasi perangkat-perangkat ini tidak akan berangkat sebagai sebuah beban tambahan. Adalah tugas kami untuk selalu memberikan pedoman bagi para hadirin sekalian. dan memperpanjang birokrasi. peningkatan kapasitas.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Penerapan KLHS pada Kebijakan Tata Ruang di Daerah Penerapan Kajian Lingkungan Hidup Strategi dan penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya untuk mencapai tujuan-tujuan diatas yang didasarkan atas kondisi dan kebutuhan masing-masing. dan tetap mengedepankan efisiensi dan efektivitas kerja. 49 . sampai dengan kemungkinan-kemungkinan pemecahan masalah pendanaan akan selalu kami pertimbangkan. Oleh karena itu.

Berdasarkan literatur terkait. 3) KLHS sebagai Kajian Terpadu/Penilaian Keberlanjutan (Integrated Assessment Sustainability Appraisal) KLHS diterapkan sebagai bagian dari uji KRP untuk menjamin keberlanjutan secara holistik. sehingga sudut pandangnya merupakan paduan kepentingan aspek sosial. KLHS kemudian lebih ditempatkan sebagai bagian dari kajian yang lebih luas yang menilai atau menganalisis dampak sosial.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Pendekatan KLHS Pendekatan KLHS dalam penataan ruang didasarkan pada kerangka bekerja dan metodologi berpikirnya. sehingga bisa diterapkan sebagai sebuah telaah khusus yang berpijak dari sudut pandang aspek lingkungan hidup. atau b) sebagai bagian dari strategi spesifik pengelolaan sumberdaya alam. dan lingkungan hidup. 4) KLHS sebagai pendekatan Pengelolaan Berkelanjutan Sumberdaya Alam (Sustainable Natural Resource Management) atau Pengelolaan Berkelanjutan Sumberdaya (Sustainable Resource Management) KLHS diaplikasikan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Model a) menekankan pertimbangan – pertimbangan kondisi sumberdaya alam sebagai dasar dari substansi RTRW. yaitu : 1) KLHS dengan Kerangka Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup/AMDAL (EIA-Mainframe) KLHS dilaksanakan menyerupai AMDAL yaitu mendasarkan telaah pada efek dan dampak yang ditimbulkan RTRW terhadap lingkungan hidup. ekonomi dan lingkungan hidup secara terpadu. sementara model b) menekankan 50 . 2) KLHS sebagai Kajian Penilaian Keberlanjutan Lingkungan Hidup (Environmental Appraisal) KLHS ditempatkan sebagai environmental appraisal untuk memastikan KRP RTRW menjamin pelestarian fungsi lingkungan hidup. dan a) dilaksanakan sebagai bagian yang tidak terlepas dari hirarki sistem perencanaan penggunaan lahan dan sumberdaya alam. Perbedaannya adalah pada ruang lingkup dan tekanan analisis telaahannya pada tiap hirarhi KRP RTRW. ekonomi. sampai saat ini ada 4 (empat) model pendekatan KLHS untuk penataan ruang. Dalam prakteknya.

Aplikasi-aplikasi pendekatan di atas dapat diterapkan dalam bentuk kombinasi. kapasitas institusi dan sumberdaya manusia aparatur pemerintah selaku pelaksana dan pengguna KLHS. konteks kerangka hukum RTRW yang dihasilkan/ditelaah. lingkup isu mengenai sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang menjadi fokus. \ 51 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG penegasan fungsi RTRW sebagai acuan aturan pemanfaatan dan perlindungan cadangan sumberdaya alam. sesuai dengan : hirarki dan jenis RTRW yang akan dihasilkan/ditelaah. serta tingkat kemauan politis atas manfaat KLHS terhadap RTRW.

52 . Elaborasi kerangka kerja dan metodologi KLHS yang umum digunakan adalah seperti tersebut dalam Gambar 2.1.Metodelogi Kegiatan Kerangka kerja KLHS Integrasi pertimbangan-pertimbangan lingkungan dalam proses penyusunan dan pengambilan keputusan (pembangunan) secara luas dikenal sebagai cara efektif untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kerangka kerja KLHS bervariasi. tapi secara umum. studi KLHS fokus pada KRP yang merupakan komponen-komponen stratejik dalam suatu proses pengambilan keputusan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG E. karena sasaran kajian KLHS adalah KRP yang akan memberikan implikasi luas terhadap berbagai aspek kehidupan manusia. KLHS merupakan alat/instrumen yang digunakan untuk mengintegrasikan secara terstruktur aspek-aspek LH ke dalam proses pengambilan keputusan-keputusan stratejik (KRP).4.1. terdiri dan mencakup komponen – komponen tersebut pada Gambar 3. Perlu dikemukakan kembali mengapa KLHS dianggap strategis? Pertama.4. Dalam pengelolaan lingkungan. Selain itu.

KLHS adalah kajian lingkungan yang diimplementasikan pada tingkat KRP. Namun demikian. kerangka kerja pelaksanaan KLHS 53 . Dengan demikian.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Perlu dikemukakan di sini bahwa tidak ada standar baku prosedur/metodologi pelaksanaan KLHS. Masing-masing negara/pelaksana melakukan KLHS dengan menggunakan metodologi yang dikehendaki.

pembangunan sektoral. dalam panduan ini implementasi KLHS adalah untuk perencanaan tata ruang. dan daerah aliran sungai). Implementasi KLHS dalam Perencanaan Tata Ruang Panduan diarahkan untuk menunjukkan pada tahapan mana implementasi KLHS terhadap proses penyusunan rencana tata ruang seharusnya dilakukan. Meskipun KLHS dapat diimplementasikan untuk berbagai macam KRP (antara lain.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG dapat bervariasi.1. regional. 54 . Untuk itu. diperlukan informasi yang menunjukkan keterkaitan antara tahapan proses penyusunan rencana tata ruang dan tahapan prosedur KLHS seperti tampak dalam Tabel 3. menjadi acuan implementasi KLHS dalam perencanaan tata ruang wilayah provinsi.1. tapi umumnya mempunyai urutan kerja seperti tersebut dalam Gambar 3.

udara dan sumberdaya lainnya. Oleh karena itu. Dengan demikian. Selanjutnya dilakukan analisis terhadap sembilan aspek dari mulai analisis kebijakan dan strategi pengembangan kabupaten hingga analisis kelembagaan. perlu kajian tentang persoalan dan analisis dari sisi tata ruang untuk internalisasi konsep KLHS. Langkah penting selanjutnya adalah melakukan konseptualisasi rencana (tata ruang) setelah merumuskan tujuan perencanaan. Kegiatan ini meliputi delapan langkah dari mulai arahan struktur dan pola pemanfaatan ruang hingga arahan kebijakan tata guna tanah. prosedur penyusunan rencana tata ruang wilayah provinsi berdasarkan Keputusan Menteri Kimpraswil No. Dalam pedoman tersebut dikemukakan tujuh tahapan proses penyusunan RTRW Provinsi dimulai dengan persiapan yang meliputi penyusunan TOR hingga pemberitahuan kepada publik tentang rencana penyusunan RTRWP. air. maupun kabupaten/kota. Aspek infrastruktur merupakan kunci dari penyusunan struktur dan pola pemanfaatan ruang di tingkat nasional. 55 . Kegiatan review ini diikuti dengan pengumpulan data yang diperlukan untuk penyusunan suatu RTRW.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Perencanaan tata ruang terkait dengan penyusunan struktur dan pola ruangnya. pertimbangan kepentingan lingkungan hidup belum sepenuhnya terakomodir dalam RTRW. namun demikian tidak dijelaskan bagaimana analisis keterpaduan (utamanya antar sektor dan antar wilayah) dan pertimbangan kepentingan lingkungan hidup seharusnya dilakukan dalam proses penyusunan rencana tata ruang. Langkah berikutnya adalah melakukan review terhadap RTRW sebelumnya sebagai pertimbangan untuk perbaikan RTRW berikutnya. provinsi. 327 Tahun 2002. Dari keseluruhan langkah-langkah penyusunan RTRW tersebut di atas. Dua langkah penyusunan tata ruang terakhir adalah diskusi terbuka dihadapan seluruh pemangku kepentingan dan pengesahan oleh DPRD Provinsi. meskipun telah dipertimbangkan pentingnya aspek keterpaduan dalam proses penyusunan rencana tata ruang dan aspek LH.

keseluruhan tahapan prosedur KLHS dapat diimplementasikan berdasarkan tahapan yang relevan dari keseluruhan proses penyusunan rencana tata ruang wilayah provinsi. 2. 327/2002. dilaksanakan pada tahap Analisis penyusunan RTRWP. Dengan demikian. Kimpraswil No. 56 . maka dalam panduan ini disiapkan dua pilihan cara melakukan implementasi KLHS dalam perencanaan tata ruang. Dalam Gambar 3.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Mempertimbangkan bahwa perencanaan tata ruang di Indonesia ada yang belum dibuat (untuk wilayah pengembangan baru) dan akan selalu direvisi (minimal sekali dalam lima tahun). dilaksanakan pada tahap Konsepsi Rencana penyusunan RTRWP. 3. Men. langkah 1 dan 2 dalam prosedur pelaksanaan KLHS seperti tersebut dalam Gambar 3. langkah 3 dan 4 dalam prosedur KLHS diimplementasikan pada Tahap 4 proses penyusunan rencana tata ruang.1 diimplementasikan pada proses review RTRWP Demikian pula. Misalnya. dilaksanakan pada tahap Review RTRWP.2 ditunjukkan implementasi KLHS terhadap proses penyusunan rencana tata ruang untuk masing-masing tahapan. yaitu salah satu atau kombinasi dari tiga tahapan proses penyusunan RTRWP berikut (Gambar 3. Implementasi KLHS pada Proses Penyusunan RTRWP Implementasi KLHS untuk mengintegrasikan kepentingan LH dalam proses penyusunanrencana tata ruang tidak dilakukan pada setiap tahapan proses penyusunan rencana tata ruang sebagaimana diatur oleh Kep. melainkan pada tahapan yang dianggap strategis.2): 1.

57 . penerapan KLHS dapat dilakukan pada salah satu atau ketiga pembahasan laporan RTRWP yang sedang dievaluasi sebagai berikut (Gambar 3. dilaksanakan pada pembahasan Laporan Pendahuluan.3) : 1. yang dilakukan setelah tahap persiapan dan tahap review RTRW.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Implementasi KLHS pada Evaluasi Laporan RTRWP Pilihan implementasi KLHS lainnya adalah KLHS dilaksanakan pada tahap Evaluasi Laporan RTRWP. Dalam hal ini.

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 2. maka masuk dalam katagori standar minimal. 58 . yang dilakukan setelah tahap konsepsi rencana.2) dan/atau pada pembahasan laporan Buku Data dan Analisis (Gambar 3. 3. tergantung pada kebutuhan dan prioritas pengelolaan lingkungan hidup di daerah.3). dilaksanakan pada pembahasan laporan Buku Rencana. Karena pada kedua tahap tersebut seharusnya dilakukan analisis integrasi kepentingan LH dalam proses penyusunan rencana tata ruang. Apabila implementasi KLHS hanya dilaksanakan pada salah satu dari ketiga tahap proses penyusunan dan/atau dilakukan pada salah satu dari ketiga tahap evaluasi laporan RTRWP. Kedua katagori tersebut merupakan pilihan. dilaksanakan pada pembahasan laporan Buku Data dan Analisis. maka pelaksanaan KLHS masuk dalam katagori standar maksimal. Dalam hal ini. untuk pilihan standar minimal implementasi KLHS seharusnya dilaksanakan pada tahap Analisis (Gambar 3. Namun demikian. apabila implementasi KLHS dilakukan pada ketiga tahap proses penyusunan dan/atau dilakukan pada ketiga tahap evaluasi laporan RTRWP tersebut di atas. yang dilakukan setelah tahap pengumpulan data dan tahap analisis.

59 . Langkah ini diperlukan atas alasan-alasan : 1) memfokuskan telaah pada KRP yang memiliki nilai strategik. dan 3) memberikan gambaran umum metodologi pendekatan yang akan digunakan. 2) memfokuskan telaah pada KRP yang diindikasikan akan memberikan konsekuensi penting pada kondisi lingkungan hidup.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Penapisan Kegiatan penapisan menentukan perlu atau tidaknya dilakukan KLHS terhadap sebuah konsep/muatan rencana tata ruang.

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Karena penyusunan RTRW wajib dilakukan maka tahap penapisan tidak diperlukan. Apakah rancangan RTR berpotensi mendorong timbulnya percepatan kerusakan sumber daya alam (hutan. air atau pesisir) dan pencemaran lingkungan yang kini tengah berlangsung di suatu wilayah atau DAS? dan/atau 2. sementara penyusunan RTR dengan tingkat kerincian Kawasan bisa ditapis terlebih dulu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut : 1. 60 . atau kekeringan di wilayah-wilayah yang saat ini tengah mengalami krisis ekologi? dan/atau 3. pokok bahasan dokumen KLHS akan lebih difokuskan pada isu-isu atau konsekuensi lingkungan dimaksud. Pelingkupan Pelingkupan merupakan proses yang sistematis dan terbuka untuk mengidentifikasi isu-isu penting atau konsekuensi lingkungan hidup yang akan timbul berkenaan dengan rencana KRP RTR Wilayah dan Kawasan. Berkat adanya pelingkupan ini. tanah. Apakah rancangan RTR berpotensi mengancam keberlanjutan penghidupan (livelihood sustainability) suatu komunitas atau kelompok masyarakat tertentu di masa mendatang? Jawaban positif bagi salah satu pertanyaan diatas sudah cukup untuk memberikan alasan bahwa rancangan RTR tersebut memiliki potensi efek penting dan perlu dipertimbangkan untuk dilengkapi dengan KLHS. Apakah rancangan RTR berpotensi meningkatkan intensitas bencana banjir. Apakah rancangan RTR berpotensi menurunkan mutu air dan udara termasuk ketersediaan air bersih yang dibutuhkan oleh suatu wilayah yang berpenduduk padat? dan/atau 4. longsor. Apakah rancangan RTR akan menyebabkan meningkatnya jumlah penduduk golongan miskin sebagai akibat adanya pembatasan baru atas akses dan kontrol terhadap sumber-sumber alam yang semula dapat mereka akses? dan/atau 5.

serta teknik analisis yang sesuai dan terkini.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Telaah dan Analisis Teknis Telaah dan analisis teknis adalah proses identifikasi. dan/atau 3) kegiatan-kegiatan operasional pengelolaan efek lingkungan hidup (misalnya: penerapan kode bangunan yang hemat energi). Telaah kerentanan masyarakat dan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim dan bencana lingkungan. b) penentuan dan penerapan aras rinci (level of detail) analisis agar sesuai dengan kebutuhan rekomendasi. Pengembangan Alternatif Alternatif yang dikembangkan dapat mencakup : 1) substansi pokok/dasar RTRW (misalnya: pilihan struktur dan pola ruang). Jenis-jenis kerangka telaah yang lazim dibutuhkan. serta pengujian efektivitas RTRW dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan. deskripsi. dan c) sistematisasi proses pertimbangan seluruh informasi. antara lain: Telaah daya dukung dan daya tampung lingkungan. Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan dilakukan untuk memilih alternatif terbaik yang bisa dilaksanakan yang dipercaya dapat mewujudkan tujuan penataan ruang dalam kurun waktu yang ditetapkan. Telaah dan analisis teknis mencakup : a) pemilihan dan penerapan metoda. 2) program atau kegiatan penerapan muatan RTRW (misalnya: pilihan intensitas pemanfaatan ruang). kepentingan dan aspirasiyang dijaring. Telaah hubungan timbal balik kegiatan manusia dan fungsi ekosistem. Telaah ketahanan dan potensi keanekaragaman hayati. dan evaluasi mengenai konsekuensi dan efek lingkungan akibat diterapkannya RTRW. Alternatif terpilih tidak hanya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial akan tetapi juga dapat 61 .

Hal ini disebabkan cakupan muatan RTRW yang bersifat operasional memiliki ragam penerapan yang variatif dan bersinggungan langsung dengan kegiatan masyarakat. analisis risiko. maka keterlibatan atau partisipasi masyarakat harus lebih luas dan intens dibanding KLHS pada tingkat kabupaten atau kota. kegiatan pemantauan dan tindak lanjut dapat diatur berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku. benefit-cost ratio. Namun demikian. Pada dasarnya efektivitas penerapan rekomendasi KLHS berkaitan langsung dengan efektivitas RTRW bagi wilayah rencananya. dan mendapatkan tanggapan dalam proses KLHS. atau kawasan. survai opini untuk menentukan prioritas.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG menjamin terpeliharanya fungsi lingkungan secara terus menerus. analisis skenario dan multikriteria. Bila KLHS diaplikasikan untuk tingkat kabupaten. kota. Pemantauan dan Tindak Lanjut Sesuai dengan kebutuhannya. Berbagai metodologi yang lazim diterapkan dalam pengambilan keputusan. Partisipasi dan Konsultasi Masyarakat Seluruh rangkaian KLHS bersifat partisipatif. peraturan perundangan yang mengatur keterlibatan masyarakat. serta komitmen dan keterbukaan dari pimpinan organisasi pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah. Secara umum boleh dikatakan bila KLHS diaplikasikan pada tingkat nasional atau provinsi. Semua komponen kegiatan diwarnai berbagai bentuk partisipasi dan konsultasi masyarakat. memberikan masukan. dll. sehingga tata laksananya bisa mengikuti aturan pemantauan efektivitas RTRW. antara lain: compatibility [internal dan eksternal] appraisal. Kegiatan ini juga mensyaratkan adanya tata laksana 62 . Secara spesifik. tingkat keterlibatan atau partisipasi masyarakat sangat bervariasi tergantung pada aras (level of detail) RTRW. maka proses pelibatan masyarakat atau konsultasi publik harus dilakukan sedini mungkin dan efektif. harus ada ketersediaan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk menelaah.

Dapat pula terjadi situasi dimana tidak semua komponen kerja perlu dilaksanakan atas alasan-alasan tertentu tanpa mengurangi nilai penting dari pelaksanaan KLHS itu sendiri. seluruh komponen kerja KLHS bisa dijadikan bagian yang tak terpisahkan dari langkah-langkah pekerjaan penyusunan RTRW. Internalisasi KLHS dalam Proses Penyusunan RTRW Komponen-komponen kerja KLHS dilaksanakan dengan memperhatikan proses formal yang berjalan. 63 . misalnya pengintegrasian beberapa komponen kerja di tahap-tahap tertentu dan memisahkannya pada tahap yang lain. Kombinasi berbagai alternatif pelaksanaannya sangat ditentukan oleh kekhususan proses pengambilan keputusan yang sedang terjadi pada masing-masing RTRW.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG penyaluran aspirasi masyarakat. proses kerjanya bisa terpisah (stand alone). Banyak kondisi dimana kombinasi antara kedua hal diatas akan terjadi. termasuk pada tahap pengambilan keputusan. Pada situasi dimana KLHS hadir sebagai kebutuhan untuk mendukung proses pengambilan keputusan di tahap akhir proses perencanaan. Dalam kasus dimana proses perencanaan RTRW belum terbentuk atau dilaksanakan.

64 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Kerangka kerja diatas bisa dilakukan paralel atau semi terintegrasi terhadap proses revisi RTRW. langkah (3) dan (4) pada tahap pengumpulan data dan analisis RTRW. misalnya dengan melakukan langkah-langkah (1) dan (2) pada tahap persiapan revisi RTRW. dan langkah (5) dan (6) pada proses konsepsi muatan RTRW hasil revisi. Namun bisa pula dilakukan proses KLHS terpisah saat draft dokumen hasil revisi RTRW sudah siap untuk ditelaah.

Hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategic terhadap rencana penataan ruang pulau Sumatera. Banyaknya sorotan yang menyatakan ketentuan dalam Undang-undang dirasakan memberatkan merupakan dasar dari pelaksanaan membangun upaya bersama yang produktif dan didasari prinsip berbagi tanggung jawab secara adil. dan Sulawesi sudah dipastikan menjadi jauh lebih rentan daripada masa-masa sebelumnya.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Tantangan Bagi Pemerintah Daerah Namun demikian. Jawa. tidak dapat disangkal bahwa tantangan diatas dapat memberikan tekanan bagi pemerintah daerah jika dihadapkan pada berbagai bentuk keterbatasan sumberdaya masing-masing. Sumatera dan Kalimantan akan segera memasuki kondisi kritis bila kegiatan tetap berjalan dengan pola business as usual. Secara umum. Jawa telah mencapai tingkat kritis. dan Sulawesi serta kajian singkat terhadap pulau Kalimantan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup menyimpulkan bahwa daya dukung lingkungan hidup keempat pulau besar tersebut telah mengalami tekanan berat. margin biaya sosial dan lingkungan 65 .

ekspansi wilayah perkotaan. Untuk mengakomodasikan pertumbuhan ekonomi. dan kurun waktu jangka panjang yang minimal mencakup masa dua puluh tahun. dan pemanfaatan sumber daya alam. E. Dalam rencana kerja ini akan diuraikan urutan – urutan pekerjaan. kemampuan daya dukung dan daya tampung lingkungan ditingkatkan melalui inovasi IPTEK dan pendekatan social budaya. Pengembangan infrastruktur perkotaan dan ekonomi harus diikuti dengan pengembangan infrastruktur lingkungan hidup (green infrastructure).USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG yang timbul akibat pembangunan fisik dan ekonomi pada masa mendatang akan jauh lebih tinggi daripada sebelumnya. konsep penanganan masalah. dan atmosfir demokrasi yang menjadi aset bangsa dioptimalkan sepenuh-penuhnya untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan hidup. pola produksi dan konsumsi diubah untuk memenuhi standar keberlanjutan.4. tanggung jawab dan personil yang terlibat. Kesamaan keterbatasan yang disikapi dengan berbagai inovasi menarik dari beberapa daerah diharapkan akan menjadi sumber inspirasi mengenai bagaimana menyiapkan dan menindaklanjuti tantangan yang harus dihadapi dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan secara umum dan penerapan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 secara khusus. kurun waktu jangka menengah lima tahun. pengerahan sarana maupun personil pendukung. maka berbagai bentuk strategi yang bisa dilakukan dalam kurun waktu transisi satu tahun. langkah-langkah inovatif harus segera dilakukan. Untuk membantu pemenuhan mandat Undang-undang. dimana dalam Undang-undang telah secara spesifik diatur pets jalannya. perkembangan penduduk. Kesemua aspek diatas harus diawali dengan perencanaan yang komprehensif dan didasarkan pada prinsip-prinsip keberlanjutan. Strategi-strategi ini perlu dikritisi sebelum disepakati untuk dapat dilaksanakan. 66 . PROGRAM KERJA Rencana kerja merupakan gambaran menyeluruh dan komprehensif usulan dari konsultan dalam melaksanakan pekerjaan yang akan ditangani sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah diberikan.

Identifikasi dan Perbandingan alternative KRP. ketidakpastian. isu –isu keberlanjutan pembangunan. tujuan dan fokus KLHS. keterlibatan public dan stakeholder lain. Penapisan Apakah diperlukan Studi KLHS . Evaluasi dan perkiraan dampak. keterkaitan KRP dengan persoalan LH. mitigasi dampak 5. KRP lain yang relevan. 3. Alternatid KRP dan Pengambilan Keputusan Hasil. Argumentasi pengambilan keputusan 67 . Untuk memudahkan dalam pelaksanaan pekerjaan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG schedule pelaksanaan pekerjaan serta schedule personil. Tahap Persiapan Mobilisasi Personil dan Peralatan Administrasi dan Koordinasi Pemahaman Metodelogi dan peraturan atau kebijakan terkait b. analisis system. proses dan mekanisme pengambilan keputusan. dan sinergistik. sehingga dalam penyusunan jadwal pelaksanaan pekerjaan harus berpatokkan pada Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan tersebut. Analisis: multi-kriteria. Program Kerja diatas dapat dirinci kedalam tahap – tahap pekerjaan berikut : 1. Tahap Penyusunan a. kumulatif. konteks kelembagaan. Alternatif KRP Tujuan/sasaran KRP. menentukan konteks dan data dasar. Fokus dampak : tidak langsung. dan pembobotan. Analisis KRP dan alternatifnya. 4. maka harus disusun Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan. 2. sasaran KLHS dan sasaran KRP. Bagan Alir ini berisikan tahapan-tahapan pekerjaan yang akan dikerjakan. Pelingkupan Ruang lingkup KLHS. Penyusunan KLHS 1. Studi dan Data Dasar. Analisis Lingkungan (Evaluasi dan Valuasi) Interprestasi data. isu-isu permasalahan lingkungan.

Pengkajian pengaruh kebijakan. Temuan yang terdapat pada laporan pendahuluan ini merupakan bahan masukan awal dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis terhadap RTRW Kabupaten Badung. Hasil kajian awal berupa kebijakan terkait wilayah perencanaan. Laporan Akhir Laporan Akhir ini sekurang-kurangnya memuat : 1. 2. tindak lanjut pengelolaan dampak KRP melalui pembentukan system pengelolaan LH Adaptif a. Bali selanjutnya b. rencana. dan/atau program terhadap kondisi lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Badung. 1. Bali. Perangkat survei primer & sekunder yang akan dilakukan dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis RTRW Kabupaten Badung. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan ini sekurang-kurangnya memuat : Data awal wilayah perencanaan. Bali. Jumlah laporan pendahuluan yang telah disetujui dicetak sebanyak 5 buku dan dilengkapi dengan soft copy : Laporan Pendahuluan. dan program yang disusun. Identifikasi isu-isu dan permasalahan lingkungan hidup strategis yang diperkirakan akan saling berpengaruh terhadap kebijakan. serta gagasan awal pengembangan wilayah perencanaan. 68 . bahan tayangan presentasi. Rencana Pemantauan dan Pengelolaan KRP Implementasi mitigasi dampak. Potensi dan permasalahan awal wilayah perencanaan. Bali. Metode pendekatan yang digunakan. Keluaran a.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 6. rencana. monev untuk perbaikan KRP. Program kerja pelaksanaan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis RTRW Kabupaten Badung. 2. Keluaran 2.

Bali. rencana. bahan tayangan presentasi dan peta berwarna 5 album yang dicopy dalam 10 (lima) buah CD c. rencana.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 3. dan/atau program yang mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan. Laporan Akhir ini dibuat sebanyak 10 buku dan dilengkapi dilengkap dengan soft copy : Laporan Akhir . 69 . Rekomendasi perbaikan untuk pengambilan keputusan kebijakan. Perumusan alternatif penyempurnaan kebijakan. 4. Laporan Exucutive Summary Laporan Executive summary merupakan ringkasan dari seluruh pelaksanaan penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis RTRW Kabupaten Badung. dan/atau program. diserahkan pada saat melakukan seminar/diskusi/ pembahasan Laporan Akhir sebanyak 10 buku.

disamping penyediaan sarana peralatan kerja dengan kualitas yang dapat dipertanggung jawabkan. Organisasi Berdasarkan pada pengalaman Konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan studi selama ini.5. sangat diperlukan struktur organisasi pelaksanaan pekerjaan yang mantap.5. Organisasi pelaksanaan pekerjaan menggambarkan hubungan antar personil Konsultan dan hubungan kerja antara Konsultan dengan Pemberi pekerjaan sesuai hirarki tugas.1. 70 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG E. tanggung jawab dan wewenangnya masing-masing. disertai pula dengan penempatan personil tenaga ahli yang berkualitas sesuai dengan spesialisasi masing-masing. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan pada akhir pekerjaan studi ini. Organisasi dan Personil E. maka tim Konsultan telah menyiapkan organisasi pelaksanaan pekerjaan seperti yang tertera pada Gambar Bagan Organisasi Pelaksanaan Pekerjaan.

Lingkungan) Ahli Hidro-geologi (S1. Personil a. b. Teknik Planologi Ass.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG BLH Kabupaten Badung CV. Tri Matra Disain Administrator Team Leader (S1 T. dengan pendidikan Sarjana (S1) Tehnik Perencanaan Wilayah Kota/Planologi. Ahli Teknik PWK (S1. 1 (satu) orang Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah. 1 (satu) orang Team Leader dengan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan yang memiliki pengalaman profesional selama 6 (enam) tahun dan memiliki sertifikat keahlian (SKA Perancana Teknik Lingkungan). Ekonomi) Operator Komputer (S1. Informatika) Ass. 1 (satu) orang Ahli Kebijakan Publik dengan pendidikan Sarjana (S1) Sarjana Ekonomi Studi Pembangunan yang memiliki pengalaman profesional selama 5 tahun c. Ekonomi) Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah (S1. 71 . Teknik Lingkungan) Bagan Organisasi Pelaksana Pekerjaan E.5.2. Ahli Lingkungan (S1. Teknik PWK/Planologi)) Ahli Kebijakan (S1.

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG yang memiliki pengalaman 5 Tahun dan memiliki sertifikat keahlian (SKA Wilayah & Kota) d. 2 (dua) orang Sub Profesional Staff/Asisten Ahli masing-masing dengan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan dan Pendidikan Sarjana (S1) Tehnik Perencanaan Wilayah Kota/Planologi yang memiliki pengalaman profesional selama 2 (dua) tahun. dengan pendidikan Sarjana (S1) Informatika/komputer yang memiliki pengalaman profesional selama 1 (satu) tahun . 1 (satu) orang Operator Komputer. g. 72 . dengan pendidikan Sarjana (S1) Ekonomi yang memiliki pengalaman profesional selama 1 (satu) tahun. f. yang memiliki pengalaman 5 Tahun e. dengan pendidikan Sarjana (S1) Hidro Geologi/Teknik Kimia. 1 (satu) orang Administrator. 1 (satu) orang Ahli Hidro-geologi.

month personel dan perhitungan volume pekerjaan yang akan dilaksanakan harus mampu ditransfer pada sebuah rencana kerja yang matang. Penyelesaian keseluruhan pekerjaan diselesaikan dalam waktu 120 (seratus dua puluh) hari kalender sesuai dengan berita acara rapat penjelasan umum terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Kerja (SPK). Waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam Kerangka Acuan Kerja adalah 120 (seratus dua puluh) hari kalender. sehingga perhitungan man . 2. Pekerjaan akan dibagi menjadi dua bagian yaitu Pekerjaan Lapangan dan Pekerjaan Kantor. Pekerjaan dimulai setelah proses administrasi kontrak kerja antara konsultan dengan pihak pemberi tugas diselesaikan. Sesuai dengan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan yang tercantum dalam KAK . konsultan akan memperhatikan ruang lingkup kegiatan serta jangka waktu pelaksanaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan disusun berdasarkan pertimbangan sebagai berikut : 1.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG F JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN Dalam proses pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung. yang efisien dan terkendali oleh sebuah jalur aktifitas yang mantap. Konsultan telah mencermati secara sungguh-sungguh ragam kegiatan dan waktu pelaksanaannya. Hal ini dimaksudkan agar produk/ hasil rencana nantinya tidak bertentangan dengan ketentuan yang terdapat pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang sudah ditetapkan oleh Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali serta dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Secara teknis administrasi. Semua kerangka berpikir dalam program kerja ini dituangkan dalam bentuk Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan dan Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan. 73 .

74 . maka untuk lebih jelasnya secara umum jadwal terinci dapat dilihat dalam Tabel yang terdapat pada halaman berikut.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 3. Rencana kerja yang diusulkan oleh Konsultan sesuai dengan KAK berkaitan dengan tugas-tugas konsultan.

Identifikasi dan Perbandingan alternative KRP .Isu .Isu .Sasaran KRP dan KLHS c ALTERNATIF KRP .Penentuan Ruang Lingkup KLHS .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Tabel F.Tujuan dan Sasaran KRP .Tujuan dan Fokus KLHS b PELINGKUPAN . Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung No 1 Persiapan Uraian Kegiatan 1 a Mobilisasi Perosnil dan Peralatan b Administrasi dan Koordinasi c Pemahaman Metodelgi.isu Permalsahan Lingkungan \ .Konteks Kelembagaan .Keterkaitaan KRP Dengan Persoalan Lingkungan Hidup .Isu Keberlanjutan Pembangunan .Analisis KRP dan alternatifnya d ANALISIS LINGKUNGAN (EVALUASI DAN VALUASI) e f 5 ALTERNATIF KRP DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN RENCANA PEMANTAUAN DAN PENGELOLAAN KRP Laporan 2 I 3 4 1 Waktu Pelaksanaan II III 2 3 4 1 2 3 IV 4 1 2 3 4 Keterangan a Pendahuluan d Laporan Akhir e f Laporan Executive Summary Diskusi dan Pembahasan 75 . Peraturan & Kebijakan 3 Penyusunan KLHS a PENAPISAN .Menentukan Konsteks dan Data Dasar .1.

Kantor/studio lengkap dengan peralatan yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan 2. Biaya Alat Tulis Kantor 4. yang meliputi antara lain : 1. Konsultan menggunakan fasilitas dan sarana pendukung yang diperlukan sebagai pendukung dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut. yang pada dasarnya telah disesuaikan dengan persyaratan yang tertuang dalam kerangka acuan kerja. Dalam melaksanakan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung ini. diperlukan juga sarana dan prasarana pendukung dimana sarana pendukung ini dapat digunakan untuk mempermudah dan memperlancar pekerjaan. Fasilitas Dan Sarana Yang Digunakan Konsultan akan menyediakan fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk menunjang pekerjaan ini. Kebutuhan lainnya guna memperlancar dan menyukseskan pelaksanaan pekerjaan ini 7. 1 (satu) unit kendaraan operasional roda 4 6. Apabila ada yang peralatan yang harus dibeli dalam kegiatan ini.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Selain jadwal pelaksanaan kegiatan diatas. Uraian mengenai fasilitas dan sarana yang digunakan oleh Konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan ini disajikan pada sebagai berikut. Disamping itu diharapkan 76 . Ruang Kerja/Kantor Untuk kelancaran kegiatan pekerjaan pihak konsultan telah menyiapkan kantor yang permanen Denpasar sehingga memudahkan Team Konsultan berkoordinasi dengan pemberi pekerjaan dan setiap saat dapat asistensi/diskusi dalam penyelesaian pekerjaan. Biaya Komunikasi 3. 4 (empat) unit kendaraan operasional roda 2 5. maka pada akhir penugasan barang atau peralatan yang dibeli tersebut harus diserahkan kepada pengguna jasa.

1 2 3 4 5 6 7 B. tergantung dari volume dan kapasitas alat. TRI MATRA DISAIN Kapasi tas atau NO . 1 2 3 C 1 2 3 D 1 2 Pe ralatan Kan tor Meja Kerja+Kursi OHP Media St al Laptop Komput er Print er Scanner T elepon+Fax Pe ralatan Pe nu njang Kamera Meja Gambar Kalkulat or Pe ral atan Lapan gan Alat Ukur T heodolit he Alat Ukur Wat erpass Alat Sondir Tran sportasi Kendaraan roda 4 Kendaraan roda 2 Me rk dan Ti pe Tahu n Kondi si Lokasi S aat Ini Bu kti Kepe mi l i k an Pe mbuatan Bai k /Rusak 10 1 2 8 4 1 1 5 GB X GB 30 lbr/mnt - Lokal 3M T oshiba Int el P4 64 MB Deskjet 1280 Umax Ast ra Panasonic 1996 2003 2003 2005 2005 2005 2000 Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi 2 2 2 - Fuji Mut oh EY Casio FX 3600 2006 2000 2004 Baik Baik Baik Denpasar Denpasar Denpasar Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi 1 1 1 - - - Baik Baik Baik Denpasar Denpasar Denpasar Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi 1 1 - - - Baik Baik Denpasar Denpasar Milik P ribadi Milik P ribadi 77 . Je ni s Pe ral atan/Pe rl e n gkapan JUMLAH O utput Saat Ini A. DATA PERALATAN / PERLENGKAPAN Nama Perusahaan : CV. Adapun volume dan kapasitas alat dari masing-masing pekerjaan tersaji pada Tabel Daftar Peralatan (Terlampir).USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG nantinya setelah selesai pekerjaan pihak pemberi pekerjaan mudah menghubungi konsultan. Peralatan Peralatan yang digunakan untuk setiap pekerjaan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kegiatan.

00 B.50 2.00 4. Tabel F. JENIS ALAT JUMLAH I II III IV JUMLAH BULAN KET.00 2 4 4. Pe ralatan Kantor 1 2 3 4 5 6 7 Meja Kerja+Kursi OHP Media Stal Laptop Komputer Printer Scanner Telepon+Fax 10 1 2 8 4 1 1 4. A.50 1. Jadwal Penggunaan Peralatan JADWAL PENGGUNAAN PERALATAN Nama Perusahaan: CV.00 4. Jadwal peralatan dan volume serta waktu pemakaian tersaji pada Tabel Jadwal Penggunaan Peralatan (Terlampir).USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Jadwal Peralatan Jadwal peralatan untuk pekerjaan akan disesuaikan dengan waktu pemakaian.00 4.00 4. dan jadwal peralatan ini berkaitan dengan schedule pelaksanaan dan personil untuk pelaksanaan seluruh kegiatan.00 4.00 4.00 4.00 4. TRI MATRA DISAIN B ULAN NO. Pe ralatan Penunjang 1 2 C 1 2 3 D 1 3 Kamera Kalkulator Peralatan Lapangan Alat Ukur Theodolithe Alat Ukur Waterpass Alat Sondir Transportasi Kendaraan roda 4 Kendaraan Roda 2 1 1 4.00 78 .00 2 2 1 1.2.

sehingga mampu menghasilkan beberapa inovasi desain tidak hanya secara teknis. dan mampu memberikan manfaat lebih secara ekonomi kepada masyarakat. keinginan masyarakat pengguna. Tenaga Ahli yang akan ditugaskan tersebut dikoornidir oleh seorang Team Leader yang memiliki kemampuan dalam koordinasi dan komunikasi dengan pihak pengguna jasa. maupun kualifikasi pendidikan. UMUM Konsultan dalam peleksanaan pekerjaan ini akan menyediakan dan menugaskan beberapa Tenaga Ahli sesuai dengan yang dibutuhkan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK). Tanggapan terhadap tugas dan tanggung jawab tenaga ahli.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG G KOMPOSISI DAN PENUGASAN PERSONIL G. baik mengenai jenis keahlian. serta pengalaman personil. efesiensi pendanaan. pengalaman dibidang penanganan pekerjaan sejenis dalam pengembangan sumber daya air. 79 . Dimana masing-masing Tenaga Ahli memiliki pemahaman yang sama mengenai kondisi dan permasalahan daerah lokasi studi. Uraian mengenai Tenaga Ahli seperti yang disyaratkan dalam KAK. instansi teknis terkait dan Tenaga Ahli lainnya. dalam hal ini perlu adanya penekanan terhadap desain yang akan dilakukan. Masing-masing Tenaga Ahli tersebut memilki tugas dan tanggung-jawab masing-masing sesuai dengan bidang keahliannya. Dalam hal ini konsultan akan mengusulkan Tenaga Ahli dengan pendidikan (S1) sesuai bidang keahliannya dan memiliki sertifikat keahliaan (SKA) yang dikeluarkan Asosiasi Keahlian atau Badan/Lembaga yang berwenang serta memiliki pengalaman sesuai bidang keahlian untuk menangani pekerjaan sejenis. layak secara lingkungan.1. Adapun Tenaga Ahli yang diusulkan dalam pelaksanaan studi ini telah memilki kualifikasi pendidikan. menurut Konsultan telah sesuai dengan lingkup kegiatan yang dituntut dalam studi ini.

1 (satu) orang Ahli Kebijakan Publik dengan pendidikan Sarjana (S1) Sarjana Ekonomi Studi Pembangunan yang memiliki pengalaman profesional selama 5 tahun c. 1 (satu) orang Team Leader dengan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan yang memiliki pengalaman profesional selama 6 (enam) tahun dan memiliki sertifikat keahlian (SKA Perancana Teknik Lingkungan). 2 (dua) orang Sub Profesional Staff/Asisten Ahli masing-masing dengan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan dan Pendidikan Sarjana (S1) Tehnik Perencanaan Wilayah Kota/Planologi yang memiliki pengalaman profesional selama 2 (dua) tahun. dengan pendidikan Sarjana (S1) Informatika/komputer yang memiliki pengalaman profesional selama 1 (satu) tahun 80 . 1 (satu) orang Administrator.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Kualifikasi dan jumlah Tenaga Ahli yang disediakan oleh penyedia jasa untuk menangani pekerjaan ini sesuai dengan KAK dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut : a. dengan pendidikan Sarjana (S1) Ekonomi yang memiliki pengalaman profesional selama 1 (satu) tahun. g. dengan pendidikan Sarjana (S1) Hidro Geologi/Teknik Kimia. 1 (satu) orang Ahli Hidro-geologi. yang memiliki pengalaman 5 Tahun e. 1 (satu) orang Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah. f. dengan pendidikan Sarjana (S1) Tehnik Perencanaan Wilayah Kota/Planologi. 1 (satu) orang Operator Komputer. b. yang memiliki pengalaman 5 Tahun dan memiliki sertifikat keahlian (SKA Wilayah & Kota) d.

Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota 4.00 81 . ST CV. Komposisi dan Pengugasan Personil Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung NO. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal 4. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Lingkungan Ass.00 PERUSAHAAN TENAGA AHLI LOKAL/ASING LINGKUP KEAHLIAN POSISI DIUSULKAN URAIAN PEKERJAAN JUMLAH ORANG BULAN 2 Drs. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah Ass. I Wayan Budiarsa Suyasa CV.50 4 Panca Yusyahnota.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Tabel G. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Teknik Lingkungan Bidang Air Minum Ahli Sipil (Hidrologigeologi) Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah Ahli Kebijakan Publik 1. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Sipil (Hidrologi-geologi) 1. Ahli Lingkungan 4.1.00 1 Dewi Rahayu Santi Maryam. MT CV.00 2 To Be Name CV. I Putu Suyasa CV. ST CV. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Membantu team leader dalam Ahli Perencanaan Tata Ruang mengevaluasi KRP pada RTRW Wilayah yang mempunyai dampak lingkungan Membantu Team Leader dalam mengindentifikasi isu .00 B 1 Tenaga Penunjang To Be Name CV. ST CV. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Lingkungan Team Leader Mengkoordinir seluruh kegiatan mulai dari tahap persipan sampai pada tahap penyusuan laporan Membantu team leader dalam mengidentifikasi kebijakan publik dalam KRP pada RTRW Identifikasi dan analisis kondisi wilayah dengan KRP pada RTRW 4. A 1 Tenaga Ahli Ir.00 A Tenaga Pendukung 5 Komang Santhi. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Membantu administrasi dan Administrasi dan Keuangan Administrasi dan Keuangan keuangan dalam pelaksanaan kegiatan Memabantu dalam Operator Komputer Operator Komputer pengoperasionalan komputer 4.50 3 Drs.isu permasalahan lingkungan dan dampak KRP pada Lingkungan Hidup Membantu Tenaga Ahli Perencanaan Tata Ruang dalam mengevaluasi KRP pada RTRW yang berdampak pada Lingkungan Hidup 4. Tietien Setiyo Rini.

mobilisasi tenaga profesional oleh pihak konsultan dengan berbagai disiplin ilmu yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dalam kegiatan ini nantinya. Untuk itu. Berikut ini. Pemberi kerja senantiasa akan memberikan instruksi/perintah kerja. penugasan Personil Tim Konsultan disusun berdasarkan jenis dan macam pekerjaan yang tersurat didalam Kerangka Acuan Kerja (KAK). untuk lebih jelasnya dipaparkan dalam Tabel Jadwal Penugasan Personil tim konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan dan nama personil tenaga profesional yang terlibat secara langsung dalam kegiatan ini. Untuk diperlukan pengaturan pelaksanaan penugasan personil dan sampai sejauh mana keterlibatan masingmasing personil terhadap kegiatan pekerjaan ini. serta koordinasi pelaksanaan pekerjaan berperan penting dalam menghasilkan itu.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG H JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Berdasarkan pengalaman konsultan dalam melaksanakan pekerjaanpekerjaan sejenis. Oleh karena itu. kualitas pula kerja yang dapat jadwal dipertanggungjawabkan. yang akan mendukung tenaga profesional dalam melaksanakan tugasnya. Hubungan kerjasama antar personil. 82 . Tim didukung sepenuhnya oleh semua fungsional dari Konsultan. diperlukan pengaturan jadwal pelaksanaan pekerjaan. kebutuhan mobilisasi tenaga penunjang akan selalu memperimbangkan kebutuhan tenaga profesional. Selain itu. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Badung adalah pihak yang mengharapkan hasil pekerjaan ini secara optimal. Dalam menunjang pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung ini. agar dapat dicapai suatu pola tata koordinasi pelaksanaan pekerjaan secara baik. serta menyetujui hasil pekerjaan yang dihasilkan konsultan. tim konsultan juga akan memobilisasi tenaga pendukung.

0 4.0 1. I Wayan Budiarsa Suyasa Panca Yusyahnota. ST B Staff Penunjang 1 Administrasi dan Keuangan 2 Operator Komputer To Be Name To Be Name 83 .0 27. Jadwal Penugasan Tenaga Ahli Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung Waktu Penugasan II III 2 3 4 1 2 3 No A Tenaga Ahli 1 Team Leader Posisi Nama 1 Ir.0 Sub Total 11. Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Dewi Rahayu Santi Maryam. ST 2 Ass. ST 2 I 3 4 1 IV 4 1 2 3 4 Orang Bulan 4.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Tabel H.0 Sub Total Total 4.0 8. MT Drs. Ahli Lingkungan Komang Santhi.0 Sub Total 4.0 2 Ahli Kebijakan Publik 3 Ahli Sipil (Hidrologi-geologi) 4 Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah B Staff Pendukung 1 Ass.0 4.0 8.5 1.5 4. I Putu Suyasa Drs. Tietien Setiyo Rini.1.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->