P. 1
Perlakuan Panas

Perlakuan Panas

|Views: 11|Likes:
Dipublikasikan oleh bivot

More info:

Published by: bivot on Apr 25, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/22/2014

pdf

text

original

RENCANA PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TARUMANAGARA MATA KULIAH

SKS / SEMESTER SILABUS : : : Perlakuan Panas 3/Genap Tujuan dan penggunaan di industri, Macam-macam digram kesetimbangan, Mekanisme terbentuknya strukturmikro, Pembentukan digram TTT dan CCT serta aplikasinya, Macam-macam proses perluakuan panasPenjelasan,pengertian, dan tujuan proses perlakuan panas,Aplikasi perlakuan panas di industri. Krauss.Goerge, Steels : Heat Treatment and Processing Principles,ASM International, Material Park, Ohio. Karl-Erik Thelning,Steel and its Heat Treatment, Butterworths,1981 1. Mampu melakukan identifikasi, formulasi dan pemecahan masalah keteknikan 2. Memahami hubungan antara pembentukan fasa dan struktur kristal yang terjadi terhadap sifat mekanis material serta aplikasinya 3. Memahami penggunaan diagram-diagram pada proses perlakuan panas (TTT dan CCT diagram) BENTUK PEMBELAJARAN Tatap Muka KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR) Mahasiswa mengetahui prinsip dan tujuan proses perlakuan panas di industri manufaktur. Mahasiswa memahami dasar diagram fasa untuk logam baja. BOBOT NILAI (%)

REFERENSI KOMPETENSI AKHIR :

MINGGU KE1

MATERI PEMBELAJARAN Pengantar Proses perlakuain panas, tujuan dan penggunaannya di Industri. Introduction Diagram kesetimbangan, macam-macam bentuk diagram kesetimbangan biner dan Fe.C diagram. Penjelasan, pengertian dan mekanisme terbentuknya strukturmikro, ferrit, austenite, pearlite. Hubungan struktur terhadap sifat mekanis logam. Termasuk sifat tarik, kekerasan dll. Penjelasa,pengertian dan mekanisme terbentuknya struktur austenit, dan martensite. Hubungan sifat mekanis, terutama kekerasan terhadap morfology struktur martensite yang dihasilkan akibat proses hardening. Pengertian dan pembentukan diagram TTT dan CCT serta penggunaannya

2

Tatap Muka

3

Tatap Muka

4

Tatap Muka

5

Tatap Muka

6

Tatap Muka

Mahasiswa mengenal mekanisme pembentukan struktur mikro serta jenis-jenisnya dalam baja. Mahasiswa memahami hubungan antara struktur mikro dan sifat mekanis. Mahasiswa mengerti perubahan struktur mikro pada temperatur tinggi. Mahasiswa memahami perubahan sifat mekanis terutama kekerasan jika dilakukan pendinginan cepat. Mahasiswa mengenal dan memahami diagram pembentuan fasa fungsi daripada temperatur dan waktu pendinginan. Mahasiswa mampu menjawab dengan benar. Mahasiswa mampu menggunakan diagram CCT dalam proses perlakuan panas. Mahasiswa memahami pengertian dari hardenability serta mendapatkan nilai hardenability secara kuantitatif. Mahasiswa memahami berbagai proses perlakuan panas. Mahasiswa mengerti tujuan dari proses tempering, standarisasi baja di industri manufaktur.

7

Tatap Muka

8 9

UTS Aolikasi diagram CCT dalam proses perlakuan panas untuk proses manufaktur di industri. Penjelasan, pengertian dan pengujian dari konsep mampu pengerasan logam (hardenability) Penjelasan macam-macam,proses perlakuan panas, annealing, hardening, sproidizing, stress relieving. Penjelasan, pengertian dan tujuan dari proses Tempering. Hubungan struktur mikro dengan peningkatan tougness dalamproses tempering. Aplikasi perlakuan panas di industri manufaktur dan standardisasi yang digunakan. Presentasi

Evaluasi Tatap Muka

25

11

Tatap Muka

12

Tatap Muka

13

Tatap Muka

14-15

Presentasi

16

UAS

Evaluasi

Mahasiswa mampu memaparkan studi kasus dengan menggunakan media presentasi serta organisasi paparan. Mahasiswa mampu menjawab dengan benar.

40

35

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->