P. 1
BSM 2. Sifat Dasar Sel

BSM 2. Sifat Dasar Sel

|Views: 826|Likes:
Dipublikasikan oleh Aghuts Amin

More info:

Published by: Aghuts Amin on Apr 25, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2014

pdf

text

original

Sifat Dasar Sel (Cell Properties

)
Jumailatus Solihah

Herarki (Tingkatan) Organisasi Sistem Hayati

KONSEP SISTEM HAYATI

 Ciri benda hidup
1. Struktur yang kompleks dan terorganisir sangat efisien

2. Dapat memanfaatkan energi dan senyawa atau subtansi dari lingkungannya untuk menyusun tubuhnya dan mempertahankannya dari kerusakan akibat pengaruh lingkungan -> metabolisme, homeostasis, irritabilitas
3. Dapat bereproduksi, yakni menghasilkan produk yang mirip dengan dirinya (self replication)-> tdp materi genetik 4. Setiap struktur dari komponen penyusunnya memiliki fungsi tertentu

Teori Sel

Semua benda hidup tersusun atas sel – minimal satu sel -> Sel sebagai unit fungsional terkecil benda hidup, yg tersusun atas:
 

  

Sel prokariot – sel tanpa kompartementasi internal Sel eukariot –pelipatan sistem membran internal membentuk kompartemen internal = organel2 Semua sel berasal dari sel sebelumnya

Membran sel: pembatas isi sel dengan lingkungan luar; sel sebagai kantong bahan kimia Sitoplasma dan ribosom – apapun yg ada di antara membran sel dan inti sel atau nukleoid Material DNA – dalam inti sel atau struktur nukleoid

Apakah sel itu??

Life is cellular  Sel adl unit dasar kehidupan
Setiap makhluk hidup tersusun atas satu atau lebih sel.

Cell is the smallest unit of life. Cells are small. Mengapa?  terkait dengan
sifat area permukaan dan volume sel, yang berubah dengan berbagai macam cara seiring sel bertambah besar.

The cell is the starting point for all organisms

SEL DAN SISTEM SELULER

3 Komponen Dasar Sel
Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil yang menyusun tubuh Organisme. Sel mempunyai struktur tertentu sesuai dengan jenis dan fungsinya, melakukan metabolisme (mensintesis dan merombak senyawa biomolekul) dan mampu memperbanyak diri.
 

Membran luar (outer membrane) Daerah inti di bagian tengah (central nuclear region)  materi genetik. Sitoplasma di antara keduanya.

(PROTOPLASMA)

Membran Sel/Membran Plasma

 

Bagian terluar sel yang memisahkan isi sel dan lingkungannya Tersusun dari senyawa fosfolipid bilayer (bagian dalam bersifat hidrofobik dan bagian luar bersifat hidrofilik) dan protein (reseptor, enzim dll) Struktur yang fleksibel dan dinamis. Fungsi utama mengatur keluar masuknya molekul ion ke dalam maupun keluar sel.

Sitoplasma
- Cairan intraseluler tempat tersuspensinya partikel-partikel yang tidak larut (berbagai senyawa biomolekul, mis: RNA, ribosom, asam amino, enzim,senyawa metabolit dll)

- Sistem koloidal yang bersifat seperti gel
- Tempat bersemayam organelorganel (inti, mitokondria, kloroplas, mikrotubulus dll)

Materi genetik
- Molekul penyimpan informasi genetik (sifat-sifat menurun) - Tersusun dari DNA dan RNA yang sebagian membentuk nukleoprotein (protein yang berinteraksi dengan asam nukleat) - Pada sel prokatiotik materi genetik tanpa dibatasi struktur membran, juga terdapat materi genetik ekstrakromosomal yang disebut plasmid. - Pada sel eukariotik materi genetik dikemas dalam kromosom (yang nampak jelas pada saat sel akan membelah) yang dilindungi oleh membran inti.

Dua Tipe Sel

Eukariotik (eu = baik, caryon = inti) Prokariotik

Sel Eukariotik
Organel-organel (tidak semua sel memiliki seluruh jenis organel)

1. Inti sel
2. Aparatus (badan) Golgi 3. Retikulum endoplasma 4. Vesikel 5. Mitokondria 6. Kloroplas 7. Vakuola 8. Sitosekeleton dll.

Organissasi subseluler dan komponen senyawa penyusunnya.

Pada sel eukariotik, inti sel sebagai tempat penyimpanan dan sintesis materi pembawa informasi genetik (DNA dan RNA) diselubungi sistem membran yang berpori dan berhubungan dengan sistem membran retikulum endoplasma.

 Diagram tiga demensi mitokondria.  Diagram tiga demensi kloroplas. Mitokondria, tempat utama respirasi Kloroplas, tempat melakukn fotosintesis, seluler dan memiliki DNA mitokondria. juga memiliki DNA.

Tabel I.2. Organela-organela sel eukariotik, komposisi biomolekul dan fungsi biologinya
Struktur
Membran Sel

Komposisi Molekular
Bilayer : protein (50%) lipid(50%) dan karbohidrat dan

Fungsi Biologi
Lalu lintas keluar dan masuknya nutrien dan sisa sisa metabolisme yang bersifat selektif permiabel ; aktifitas enzim penting Menyimpan informasi genetic, tempat replikasi DNA dan transkripsi DNA menjadi RNA

Nukleus

Mengandung DNA genom dan protein histon sebagai kromatin; RNA

Retikulum endoplasma dendan ribosom

Pipih, vesikel lipida dan protein dengan membran tunggal; ribosom terdiri atas protein dan RNA
Vesikel lipid, polisakarida protein dan

Permukaan dimana ribosom terikat untuk sintesis protein

Aparatus Golgi Mitokondria

Sekresi produk sel Tempat metabolisme sintesis ATP energi dan

Membran ganda dengan protein dan lipid, matriks (bagian dalam) terdapat enzim yang terlarut dan tidak terlarut, RNA dan DNA

Tabel I.2. Organela-organela sel eukariotik, komposisi biomolekul dan fungsi biologinya (lanjutan)

Lisosom (hewan)

Vesilel dibatasi membran tunggal mengandung enzim untuk hidrolisis

Metabolisme senyawa hasil endositosis dan autolisis sel

Peroksisom atau (tanaman)

(hewan) glioksisom

Vesikel yang dibatasi membran tunggal mengandung katalase dan enzim oksidatif lain Organela dengan membran ganda mengandung protein, lipid, klorofil, RNA, DNA dan ribosom Sitoskeleton yang terbuat dari protein; molekul kecil; protein terlarut, enzim, nutrien, garam dalam larutan berair

Metabolisme menggunakan H2O2

oksidatif nutrien O2 menghasilkan

Kloroplas (tanaman)

Tempat fotosintesis. Perubahan energi cahaya menjadi energi kimia (ATP) Memberi bentuk sel; tempat terjadinya reaksi metabolisme

Sitoplasma

Struktur subseluler sel penyusun organisme prokariotik dan eukariotik

Bagian-bagian sel eukariot
SEL
Dinding
Membran Lamela tengah, dinding primer, dinding sekunder Membran inti, nukleoplasma, Nukleolus, kromatin
Protoplasma

Nukleus (inti sel) Sitosol/Sitoplasma

Membran, RE, ribosom, kompleks golgi, Mitokondria, mikrobodi, sitoskeleton (mikrotubul, mikrofilamen), plastida, lisosom

Tabel I.1. Komposisi molekular dan fungsi biologis komponen sel prokariotik Struktur
Dinding sel, pili,flagella

Komposisi Molekular
Rantai polisakarida dan protein; diselubungi lipopolisakarida; pili dan flagella merupakan kepanjangan dinding sel Lipid bilaye 40%, protein 60%, beberapa karbohidrat; mesosom merupakan lekukan ke dalam membran Tersusun atas kromatin, kromosomal, protein histon Tersusun atas protein (35%) RNA (65%) DNA

Fungsi Biologi
Pertahanan melawan stress hipertonik dan mekanis; flagella membantu pergerakan; pili membentu konjugasi seksual Mengatur keluar dan masuknya nutrien, senyawa sisa; mesosom berperan padd replikasi DNA Genom; menyimpan informasi genetic;tempat replikasi DNA Tempat sintesis protein Tempat reaksi metabolisme

Membran sel, mesosom

Nukleoid

Ribosom Sitoplasma

dan

Molekul kecil, protein terlarut, enzim nutrien, garam anorganik

Bedakan antara sel Eukariotik dan Prokariotik
Berdasarkan:  Contoh Jenis organisme  Ukuran sel  Metabolisme  Organel  Inti  DNA  RNA dan protein  Sitoplasma  Pembelahan sel  Organisasi dlm organisme

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->