P. 1
askep lansia

askep lansia

|Views: 57|Likes:
Dipublikasikan oleh Syahputra D Ecko

More info:

Published by: Syahputra D Ecko on Apr 25, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2013

pdf

text

original

ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA

A. PENGKAJIAN
1. DATA BIOGRAFI Nama Tempat dan tanggal lahir Pendidikan terahir Agama Status perkawinan Alamat : ny. g :20 -03-1936 : tidak bekerja : Islam : janda : Glenmore : tn. rendy : anak klien : glenmore

Orang/ keluarga yang dapat di hubungi Hubungan dengan klien Alamat 2. RIWAYAT KELUARGA GENOGRAM

Keterangan : : Laki – laki : Perempuan : Laki – laki meninggal : Perempuan meninggal : Klien : Garis keturunan

STATUS IMUNISASI :c. ALERGI :d. lansia ini tidak pernah sakit 10.3. DESKRIPSI KEKHUSUSAN : Menggunakan gigi palsu 7. STATUS KESEHATAN SAAT INI 1. dan terapi cairan 9. Bulan dan Tahun berapa hari ini? Hari apa sekarang Apa nama tempat ini ? Apa nama jalan rumah dan nomor rumah Anda ? Berapa umur Anda ? JAWABAN Klien tidak tahu Klien mengatakan lupa klien tidak tahu Klien mengungkapkan lupa Klien mengatakan tidak tahu SKOR _ _ _ 5 _ . NUTRISI : BB: b. STATUS AKTIVITAS HIDUP SEHARI HARI : aktifitas hidup sehari – hari pada lansia ini dilihat dari indek katz lansia ini mempunyai kriteria G : karena lansia ini tidak dapat melakukan aktifitasnya sendiri karena klien slama 2 minggu hanya tiduran NO 1 2 3 4 PERTANYAAN Tanggal. RIWAYAT LINGKUNGAN HIDUP : 5. antibiotik. SUMBER SISTEM PENDUKUNG YANG DIGUNAKAN: 8. RIWAYAT KESEHATAN YANG LALU : Sebelumnya. PENYAKIT YANG DIDERITA : BATUK BERDAHK e. RIWAYAT REKREASI : klien mengunjungi cucu nya 6. RIWAYAT PEKERJAAN Pekerjaan saat ini :Pekerjaan sebelumnya : petani Jarak dari rumah : 4 kilo Alat transportasi : sepeda motor Sosial ekonomi : menengah kebawah 4. KELUHAN UTAMA : sulit barnafas 2. STATUS PENGOBATAN : diberikan oksigen. PENATALAKSANAAN MASALAH KESEHATAN a.

STATUS MENTAL : Kesimpulan : Anamnesis di dapatkan pasien tidak dapat menyebutkan nama ibunya dan alamat dia tinggal serta nama hari karena lupa 12. ASPEK SPIRITUAL : pasien tidak bisa melakukan aktivitas keagamaan karena pasien tidak mampu beraktivitas 14.6 7 Kapan Anda lahir ? Siapa kepala desa di kampung ibu sekarang ? Siapa kepala desa sebelumnya ? Siapa nama kecil ibu Anda ? Sebutkan angka dengan kurangi 3 dari angka 20 ? Klien mengungkapkan lupa Klien tidak tahu _ _ 8 9 10 Klien mengungkapkan lupa Klien mengungkapkan tidak tahu Klien dapat menjawab _ _ + Kesimpulannya : klien mengalami kerusakan intelektual BERAT karena klien tidak bisa menjawab pertanyaan – pertanyaan yang tercantum SPMSQ 11. STATUS SOSIAL : Kesimpulannya : status klien pada criteria sedang 13. Saya tidak melakukan pekerjaan sama sekali Saya sangat lelah untuk melakukan sesuatu Napsu makan saya tidak sebaik sebelumnya 3 SKOR 2 Kegiatan apa yang ibu lakukan sehari – hari selama sakit ? Apakah alsan ibu tidak melakukan sesuatu? Bagimana dengan pola makan ibu? 3 3 3 4 1 . STATUS PSIKOLOGIS : NO 1 PERTANYAAN Apakah ibu merasa sedih dengan keadaan ibu sekarang ini ? JAWABAN Saya sangat sedih / tidak bahagia dimana saya tak dapat menghadapinya.

:suara tmbahan ronkhi Masalh : ketidak efektifan jalan nafas b. Sistem gastrointestinal : normal e.klien mengalami depresi sedang karena lansia ini merasa sedih erhadap keadaannya sekarang yang sulit beraktifitas dan nafsu makan yang tidak sebaik sebelum nya. Sistem reproduksi :f. dan fremitus raba meningkat D. Sistem moskuloskeletal : normal i. Sistem pernafasan : RR 30x/menit I : bntuk dada simetris P: fremitus dada meningkat P: normal A. B. Sistem integumen : terdapat luka pada punggung bawah h. TERAPI YANG SEDANG DIJALANI KLIEN : Terapi cairan . Sistem pendengaran : normal j. suara dasar bronkial. Pemeriksaan fisik : a. PEMERIKSAAN PENUNJANG YANG TERAHIR DI ALAMI : Paru paru sebelah kanan terdapat ronkhi basah kasar. Sistem imun : normal C. OBSERVASI DAN PEMERIKSAAN FISIK 1. Sistem persyarafan : agak terganggu d. Sistem penglihatan : normal I : presmiopi P : Tidak ada nyeri tekan pada mata P : normal A : normal k. Sistem genitourinaris : normal g. K eadaan umum : 2. Sistem kardiovaskuler : hertrefe ( HR ) 108x/menit c.

Reg Rawat Hari ke : : : No 1 Kelompok Data DS: keluarga klien mengatakan klien batuk 3 minggu yang lalu DO: didapat ronki basah kasar. kurangnya minat pada makan Gangguan kognitif 4 Hilangnya nafsu makan  Kurangnnya intake dlm tbh  Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. DS: keluarga klien mengatakan klien tidak beraktifitas ( tidurtiduran) slam 2 mggu DO: tedapat luka pada punggung bawah berukuran 4x5cm. lab: lekosit 7500 foto thoraks menunjukkan kesuraman homogeny pd paru sebelah kanan. dengan dasar luka kemerahan Etiologi sekresi yang tertahan ↓ Terdapat ronkhi basah ↓ Terdengar suara bronchial ↓ Bersihan jalan tidak efektif Masalah Bersihan jalan napas tidak efektif 2 imobilitas fisik ↓ Menurunnya mobilitas fisik ↓ Mobilitas d tempat tidur ↓ Kulit tertekan ↓ Kerusakan integritas kulit Proses menua  Degenerasi primersel sel neuron di otak  Gangguan kognitif Kerusakan integritas kulit 3 DS: keluarga klien mengatakan klien tidak bisa menyebutkan nama ibunya dan alamat dia tinggal serta nama hari DO: dari pemeriksaan SPMSQ terdapat kesalahan 8-10 digolongkan kerusakan intelektual berat DS: klg klien mengatakan klien makan hanya sedikit DO: klien tampak tidak tertarik untuk makan. . RR 30x/mnit. terdengar suara bronchial. ANALISIS DATA Nama Klien No.1.

Tgl teratasi TTd 14-03-2011 . Reg : : Rawat Hari ke : Tanggal muncul 14-03-2011 Diagnosa keperawatan Bersihan jalan napas tidak efektif berhungan dengan sekresi yang tertahan yang ditandai dengan batuk 3 minggu yang lalu Kerusakan integritas kulit berhubugan dengan imobilitas fisik yang ditandai dengan klien tidak beraktifitas ( tidurtiduran) slam 2 mggu Gangguan kognitif berhubungan dengan proses penuaan ditandai dengan pasien tidak bisa menyebutkan nama ibunya dan alamat rumah serta nama hari dan dari pemeriksaan SPMSQ terdapat kesalahan 8-10 digolongkan kerusakan intelektual berat Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan Hilangnya nafsu makan yang di tandai dengan klien makan hanya sedikit. klien tampak tidak tertarik untuk makan. DIAGNOSA KEPERAWATAN Nama No. kurangnya minat pada makan.II.

tanggal dan waktu 1. Intervensi Rasional 1.Rb No. Tanya keadaan tubuh klien 2. Mengetahui status kesehatan klien 2. 2. Mempermudah pernafasan Keluarga dan klien mengetahui tindakan yang akan dilakukan Agar konsentrasi klien dapat mudah terfokus Agar klien mampu mengingat kembali masa lalu dan hal penting dalam hidupnya 2 1. NURSING CARE PALAN Nama klien :An. Agar keluarga klien bisa membantu dalam proses penyembuhan 2. tidak terdapat ronki basah kasar. Observasi kedalaman inspirasi kedalaman bernafas 4. Dokumentasikan masukan oral 4.tidak terdengar suara bronchial. Jadwalkan aktivitas dengan istirahat 5. Auskulturasi paru sebelum dan sesudah klien batuk 3. Dx 1 Tujuan Setelah dilakukan askep 2x60 mnt dharapkan klien bisa bnafas secara efektif dan setelah di lakukan askep 7x24jam klien bernafas dengan efektif denan criteria hasil .III. Membantu mengevaluasi keefektifan upaya batuk klien 3. Kolaborasi dengan ahli gizi 1. Kolaburasi dengan dokter dalam pemberian obat Setelah dilakukan asuhan Jelaskan pada keluarga dan keperawatan selama 1x60 klien tentang tindakan yang mnt diharapkan luka pada akan dilakukan punggung klien tidak terasa Ciptakan lingkungan yang nyaman dan tenang Tingkatkan pengungkapan kenangan dan tinjauan ulang kehidupan 3 Setelah dilakukan asuhan keperawatan 1x24 jam klien mampu mempertahankan konsentrasi dan menunjukkan penurunan minimal dalam orentasi kognitif dengan criteria klien mampu mengidentifikasi orang. Memastikan bunyi tambahan 4. Reg : Rawat Hari ke : No.tempat. Kaji status nutrisi secara kontinu 3. Mengetahui penyimpangan dari normal 3. Mengidentifikasi ketidak seimbangan antara output dan input . Jelaskan tindakan yang akan kita lakukan kpd klien/ kluarganya. RR normal.

Melaksanakan instruksi dokter dalam pemberian ogsigen. Mengobservasi kedalaman inspirasi kedalaman bernafas R= klien mengikuti instruksi kita 4. Menjelaskan tindakan yang akan kita lakukan kpd klien/ kluarganya. R= klien mengikuti instruksi kita Memberi penjelasan pada keluarga tentang tindakan yang akan dilakukan Menciptakan lingkungan yang nyaman dan tenang Meningkatkan pengungkapan ulang kenangan dan kehidupan Menanyakan keadaan klien Respon: klien masih merasa lemas mengkaji status nutrisi secara kontinu TTD 2 3 . IMPLEMETASI : An.Reg Rawat hari ke No.dakan keperawatan 1. dX/ tanggal 1 14-032011 Tin.4. Rb : : Nama Klien No. R= klien/klg memahami penjelasan kami 2. Mengubah energy/menurunka n kebutuhan kalori 5. Membantu dalam identifikasi deficit nutrisi dan kebutuhan nutrisi IV. Melakukan Auskulturasi paru sebelum dan sesudah klien batuk R= klien mengikuti instruksi kita 3.

DX 1 2 3 .30 S : keluarga klien mengatakan klien sudah tidak merasakan sakit di punggungnya lagi O : luka yang ada di punggung sudah tidak Nampak lagi A : tujuan tercapai P : intervensi di hentikan S : keluarga klien mengatakan klien hanya bisa mengingat nama ibunya.dan selain itu klien belum bisa mengingat yang lainnya O: klien mampu mempertahankan konsentrasinya.00wib EVALUASI S : keluarga klien mengatakan klien sudah bisa bernafas dengan normal O : klien terlihat bernafas dengan efektif tanpa ada secret yang menyumbat A : tujuan Tercapai P: interervensi di intervensi dihentikan.Respon: belum ada penyimpangan ditandai berat badan klien tidak menurun drastis Dokumentasikan masukan oral Respon: tidak ada masukan oral Jadwalkan aktivitas dengan istirahat Respon klien istirahat cukup Kolaborasikan dengan ahli gizi Respon: ahli gizi menyarankan asupan nutrisi klien ditambah supaya tidak kekurangan nutrisi V.reg Rawat hari ke NO. persiapan pulang jam 09. EVALUASI : An.Rb : : TANGGAL 20/03/11 JAM 08. saat ditanya nama ibunya klien bisa menjawab tetapi saat ditanya yang lainnya klien tidak bisa menjawab dan bingung A:tujuan tercapai sebagian P : intervensi dilanjutkan Nama klien No.

4 S: klien mengatakan sudah mau makan O: klien tampak tidak lemas. dan bisa BAB A: tjuan tercapai P: intervensi dihentikan .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->