P. 1
PERLAWANAN DIPONEGORO

PERLAWANAN DIPONEGORO

|Views: 226|Likes:
Dipublikasikan oleh Jef Poetra Palaan
diponegoro
diponegoro

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Jef Poetra Palaan on Apr 25, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2015

pdf

text

original

PERLAWANAN DIPONEGORO Pangeran Diponegoro merupakan putra tertua Sultan Hamengkubuwono III, dia dibesarkan di tengah-tengah persekongkolan

-persekongkolan dan kekacauan-kekacauan yang timbul pada masa pemerintahan Sultan Hamrngkubuwono II. Selama masa kecil dan masa remajanya dia tinggal bersama neneknya , Ratu Ageng di Tegalreja. Disana ia melakukan semedi dan mempelajari kitab-kitab agama islam dan karya sasrta dan sejarah-sejarah jawa. Dia memmasuki lingkungan pesantren dan tidak mau muncul di istana yang tidak disukainya karena banyaknya persekongkolan, kemerosotan akhlak, pelanggaran susila, dan pengaruh barat yang bersifat merusak. Sekitar tahun 1805-1808 diponegoro mengalami suatu pengalaman religious yang membuatnya yakin bahwa ia adalah calon raja yang ditunjuk secara supranatural. Dia mulai melakukan ziarah ke tempat-tempat suci yang ada hubungannya dengan dinasti mataram, dimana ia mengalami serangkaian mimpi. Selama hampir dua puluh tahun Diponegora menantikan waktu yang baik. Selama masa itu situasi di jawa semakin buruk dan pengikut diponegoro semakin banyak. Pada tahim 1820-an pemberontakan-pemberontakan kecil mulai meletus. Pada tahun 1821 panen padi tidak memuaskan dan penduduk jawa banyak yang terserang penyakit kolera. Pada tahun 1822 Sultan Hamengkubuwono IV wafat ditengah terdengarnya desas-desus bahwa ia diracuni. Dan pada akhir 1822 gunung merpi meletus ini pertanda akan terjadinya kekacauan . bibit-bibit perang sudah tertanam sejak tahun 1808 dankini segera tumbuh mencapai kematangannya. Pada tahun 1823 gubernur jendral G.A.G.Ph Van der Capellen (1816-1826) mengambil keputusan untuk meng akhiri penyelewengan-penyelewengan di seputar penyerahan tanah swasta di Jawa tengah. Ia memerintahkan penyelewengan semacam itu harus dihapuskan. Para bangsawan ayang menyewakan tanahnya kini tidak hanaya kehilanagan sumber pendapatan tetapi juaga harus mengembalikan uang muka yang telah diyarkan oleh penyewa-penyewa cina dan eropa ( yang pada umumnya telah dibelanjakan) dan membayar ganti rugi kepada mereka atas berbagai perbaikan yang telah dilakukam di tanah-tanah tersebut. Inilah langkah terakhir yang membuat para bangsawan memberontak. Sebuah jalan raya baru akan dibangun di Tegalreja pada bulan mei 1825 suatu bentrokan terjadi antara pengikut Diponegoro dan para pengikut musuhnya yaitu Patih Danudirja IV. Pada tanggal 20 juli belanda mengirim serdadu- serdadu untuk menangkap Diponergoro. Segera terjadi pertempuran terbuka. Tegalreja berhasil direbut dan dibakar, tetapi diponegoro berhasil melarikan diri dan mencanangkan panji pemberontakan Perang Jawa (1825-1830) pun dimulai. Pemberontakan itu dengan cepat menyebar di seluruh jawa tengah dan jawa timur tetapi pusatnya adalah yogykarata. Lima belas dari dua puluh Sembilan pangeran, dan empat satu dan delapan puluh delapan, bergabung dengan Diponegoro. Komunutas agama bergabung dengan diponegoro, diantara kiyai maja yang menjadi pimpinan spiritual pemberontakan tersebut.

Pembelotan dan jumlah tawanan dari pihak pemberontak semakin meningkat. Satuan-satuan pasukan pemerintah kurang berhasil menghadapi taktik geriliya yang diterapkan oleh para pemberontak yang sering berpindah-pindah tempat. Harus diinagat bahwa Diponegoro bukan murka terhadap pihak belanda saja tetapi juga terhadap pihak kesultanan Yogyakarta. Pihak belanda kekurangan serdadu namun mereka dapat bantuan dari serdadu-serdadu yang berkebangsaan Indonesia. Sebenarnya pada tahun 1826 pasukan beelanda sudah cukup memadai namun mereka kurang di manfaatkan. disentri menelan korban di kedua pihak. tetapi pada tahun 1828 tanpak jelas bahwa perang telah berbalik menguntungkan belanda dan sekutu-sekutunya. Akhirnya pada bulan maret 1930 diponegoro bersedia . Penarikan diri mereka dari pihak diponegoro muncul terutama dari perselisihan antara tujuan-tujuan keagamaan dan tujuan-tujuan yang lebih secular dari para bangsawan penasihat Negara. mereka juga di cegah untuk untuk dapat menetap lama di setiap daerah. Para prajurit legion mangkunegara menunjukan kecakapan maupun kesetiaan mereka terhadap gerakan anti pemberontakan pangeran-pangeran dari Madura dan sebagian besar pembesar jawa dari daerah juga menentang diponegoro. Mereka menerapkan benteng stelsel ( system benteng) . kolera. Pada bulan September 1829. maka terancamlah kekuasaan pemerintahan belanda di seluruh jawa tengah dan jawa timur. malaria. pangeran Mangkubumi menyerah dan pada bulan oktober 1829Ai basa prawidjaya juga menyerah. Akan tetapi banyak pihak prajurit istana yang membelot pada pihak pemberontak. Diponegoro menerima kekalahan yang telak pada bulan oktober 1826 ketika mereka dipukul mundur ke Surakarta meskipun demikian diakhir-akhir 1826 pasukan pemerintahan tanpaknya tidak mampu lagi menghadapi pihak dipopnegoro yang menguasai sebahagian besar wilayah pedalaman jawa tengah. Pada akhir 1825 sudah tanpak jelas bahwa belanda akan mampu mengusir belanda dari tanah jawa dengan mudah.Diponegoro memakai gelar Erucakra dengan begitu ia mengklaim sebagai ratu adil yang dinanti-nanti. Pada bulan november1828 kyai maja bersama pemimpin-pemimpin lainnya menyerahkan diri ke pihak belanda. Setelah tahun 1827 pasukan diponegoro terus dikejar-kejar dan terjepit. Para pemberontak dipaksa untuk bertempur sebelum mereka sempat untuk berkembang menjadi besar. dengan system ini satuan-satuan kecil dapat beroperasi secara sendirian terlepas dari jaringan-jaringan pos-pos yang selalu berkembang berbenteng yang selalu berkembang dan dapat mengawasi penduduk sacara permanen. Pda tahun 1827 belanda sudah mulai mengetahui cara memanfaatkan para serdadunya. Pada bulan agustus pihak belanda memulangkan Sultan Gamengkubuwono II daritempat pengasingannya di ambon. Pihak belanda juga mendapat bantuan pasukan dari sultan Yogyakarta. Dengan menjalarnya serangan-serangan dari pihak pemberontak terhadap orang-orang cina dan eropa. namun hal ini tidak dapat membuat rakyat jawa untuk pro kepada belanda dan kontra kepada pihak pemberontak.

Jakarta: PT. tempat diponegoro wfat pada tahun 1855. Pemberontakan kini berakhir. 2008. perang ini telah menelan nyawa 8000 serdadu berkebangsaan eropa dan 700 orang yang berkebangsaan Indonesia. Pihak belanda mengasingkannya kemanado dan ke Makassar.000 orang jawa tewas sehingga penduduk yogyakartamenyusut hingga setengahnya. Apa yang di harapkannya dari perundingan itu tidaklah jelas.C Ricklefs. Ikrar Mandiriabadi .untuk melakukan perundingan di magelang. Sumber : M. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008. dipihak pemerintah. tetapi sudh past dia akan ditawan. Sedikitnya 200.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->