Anda di halaman 1dari 8

Fisika Komputasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Metode Eliminasi Gauss Sistem Persamaan Linear dengan 3 Variabel


Nikita Fatah Enting (1211703024) , Ahmad Rivai, Delia noor Wahidah, Evi Marlina, Sapto Wijanarko, Wahid Abdurahman
Fisika, Sains dan Tehknologi, Universitas Islam Negri Bandung, Indonesia
(email:nikitafatahghanii@yahoo.co.id)

Abstract: On Practicum about Gaussian Elimination Method Linear Equation Systems with 3 variables, we nd the value of x in the spring system using Newtons laws and compare them with experiments using matlab software. The purpose of this lab is Understanding the Gaussian elimination method to nd solutions SPL, the algorithm is able to make a MATLAB-based method and Gaussian elimination to solve systems of linear equations several applications in the eld of Physics. X values obtained in this experiment is x1 = 0.0350, x2 = 0.0325, x3 = 0.450. Key words: Gaussian elimination, systems of linear equations, Newtons laws, spring. Abstrak: Pada Praktikum mengenai Metode Eliminasi Gauss Sistem Persamaan Linear dengan 3 Variabel, kami mencari nilai x pada sistem pegas dengan menggunakan hukum newton dan membandingkannya dengan percobaan menggunakan software matlab. Tujuan dari parktikum ini adalah Memahami metode eliminasi Gauss untuk mencari solusi SPL, mampu membuat algoritma metode eliminasi Gauss berbasis MATLAB dan memecahkan beberapa aplikasi sistem persamaan linier pada bidang Fisika. Nilai x yang didapat pada percobaan ini adalah x1 = 0.0350, x2 = 0.0325, x3 = 0.450. Kata kunci: Eliminasi Gauss, Sistem persamaan linear, hukum newton, pegas.

Pendahuluan

Jika diketahui sistem persamaan linear : a11 x1 + a12 x2 + a13 x3 = b1 a21 x1 + a22 x2 + a23 x3 = b2 a31 x1 + a32 x2 + a33 x3 = b3 Maka dapat dituliskan sebagai perkalian matriks Ax = b yang berbentuk : [a11 a12 a13 ] [x1 ] = [b1 ] [a21 a22 a23 ] [x2 ] = [b2 ] [a31 a32 a33 ] [x3 ] = [b3 ] atau dapat ditulis sebagai berikut : [a11 a12 a13 |b1 ] [a21 a22 a23 |b2 ] [a31 a32 a33 |b3 ] Metode eliminasi Gauss bertujuan untuk mengubah matriks A menjadi matriks segitiga atas, yaitu berbentuk: [a11 a12 a13 |b1 ] [0a22 a23 |b2 ] [00a33 |b3 ] sehingga dapat diselesaikan dengan teknik penyulihan mundur (backward substitution). Metode Eliminasi dapat dilakukan dengan cara : 1. Tahap 1 Eliminasi ( nol-kan ) nilai a21 a23 dengancara : 21 R2baru = R2 ( a a11 )R1 31 R3baru = R3 ( a a11 )R1 2. Tahap 2 Eliminasi (nol-kan) nilai a32 dengancara : 32 R3baru = R3 ( a a22 )R2
Penulis.

nikita fatah enting: nikitafatahghanii@yahoo.co.id Copyright c Fisika Komputasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia Laporan Praktikum Komputasi

Laporan Praktikum Komputasi Fisika Komputasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 1-8

Sampai pada tahap ini matriks telah menjadi matriks segitiga atas. Selanjutnya bisa dilakukan teknik penyulihan mundur (backward substitution) untuk menemukan nilai x1 , x2 , x3 .

Landasan teori

Umumnya, sistem yang kita pelajari adalah sistem massa-pegas yang ideal; yaitu sebuah massa yang diikatkan di ujung sebuah pegas yang tak bermassa dan terletak di atas bidang yang licin tanpa gesekan. Pegas pada sistem ini selain tak bermassa, juga dianggap memenuhi hukum Hooke dengan konstanta pegas k. Dalam keadaan sesungguhnya, kita tidak pernah bisa menemukan sebuah pegas ideal seperti di atas karena : semua pegas pasti memiliki massa. Selain itu hukum Hooke hanya dapat berlaku untuk amplitudo yang sangat kecil. Walaupun demikian, sistem ideal ini tetap merupakan model yang sangat bermanfaat karena untuk amplitudo getaran yang cukup kecil, hampir semua pegas akan memenuhi hukum Hooke. Selain itu, pada umumnya massa pegas selalu cukup kecil dibandingkan dengan massa balok yang dilekatkan. Pada kasus pegas ini kami menggunakan hukum newton II. Hukum kedua Newton menyatakan gaya yang bekerja pada sebuah benda sama dengan perubahan momentum linier (p) terhadap waktu (t). Karena Hukum kedua newton berbunyi : Perubahan dari gerak selalu berbanding lurus terhadap gaya yang dihasilkan / bekerja, dan memiliki arah yang sama dengan garis normal dari titik singgung gaya dan benda.

Tujuan

Tujuan dari Praktikum ini adalah : 1. Memahami metode eliminasi Gauss untuk mencari solusi SPL 2. Mampu membuat algoritma metode eliminasi Gauss berbasis MATLAB 3. Memecahkan beberapa aplikasi sistem persamaan linier pada bidang Fisika

Editor Laporan Praktikum Komputasi II: nikitafatahganii@yahoo.co.id

nikita fatah enting,et all : Logika Fuzzy

4
4.1

Metode Penelitian
Alat dan Bahan

Matlab Software Latex

4.2

Prosedur Penelitian

Prosedur Penilitian dari Metode Eliminasi gauss pada Sistem Persamaan Linear dengan 3 variabel adalah sebagai berikut : 1. Diaktifkan Matlab lalu membuat 2 le editor untuk function dan metode eliminasi gauss. 2. Dimasukkan rumusan sistem pegas pada le function untuk dieksekusi pada le mtd eliminasi gauss 3. klik run untuk mengetahui hasil dari eliminasi gauss pada sistem persamaan linear 3 variabel. 4. bandingkan dengan hasil manual

nikita homepage: http://www.niktafatahenting.blogspot.com/

Laporan Praktikum Komputasi Fisika Komputasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 1-8

5
5.1

Hasil dan Analisis


Teori

Sebuah sistem massa - pegas dapat digambarkan sebagai berikut :

Figure 1: Sistem massa pegas, (a) kondisi awal; (b) kondisi akhir setelah seimbang

Editor Laporan Praktikum Komputasi II: nikitafatahganii@yahoo.co.id

nikita fatah enting,et all : Logika Fuzzy

Jika semua pegas identik dengan konstanta pegas k, tentukan besar x1 , x2 , danx3 . solusi : Diagram gaya-gaya yang bekerja pada sistem massa pegas:

Figure 2: Diagram gaya pada sistem massa pegas Sesuai Hukum Newton, maka akan diperoleh: Tinjau m1 : kx1 + k (x2 x1 ) + k (x2 x1 ) + m1 g = m1 a 2k (x2 x1 ) + m1 g kx1 = m1 m1 tinjau m2 k (x2 x1 ) k (x2 x1 + m2 g + k (x2 x3 = m2 a m2 tinjau m3 k (x3 x2 ) + m3 g = m2 a m3 Sehingga akan diperoleh : 2kx1 + 4kx2 = m1 g 6kx1 + 2kx3 = m2 g 4kx2 + 6kx3 = m3 g Diketahui : k = 10 N/m m1 = 3Kg m2 = 4Kg m3 = 5Kg g = 9.8 m/s Maka dapat ditemukan nilai matriksnya yaitu : dengan bentuk matriks : [k ] {x} = {W } (8) (9) (10) d2 x = m3 g k (x3 x2 ) dt2 (6) (7) d2 x = k (x2 x3 + m2 g 2k (x2 x1 ) dt2 (4) (5) d x dt2
2

(1) (2) (3)

d2 x = 2k (x2 x1 ) + m1 g kx1 dt2

nikita homepage: http://www.niktafatahenting.blogspot.com/

Laporan Praktikum Komputasi Fisika Komputasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 1-8

Maka akan diperoleh hasil : x1 = 0.0350 x2 = 0.0325 x3 = 0.450

5.2
5.2.1

Matlab
Script Matlab File Fungsi Metode Eliminasi Gauss

function x=EliminasiGauss(A,b) - membentuk matrik augmentasi dim = size(A); n = dim(1); for i = 1:n A(i,n+1) = b(i); end ==== Proses Triangularisasi ==== for i = 1:n-1 - awal proses pivoting if A(i,i) == 0 for s = 1:n+1 v = A(i,s); u = A(i+1,s); A(i,s) = u; A(i+1,s) = v; end end - akhir proses pivoting for j = i+1:n m=A(j,i)/A(i,i); for k = 1:n+1 A(j,k) = A(j,k)-m*A(i,k); end end end ==== Proses Substitusi Mundur ==== x(n,1)=A(n,n+1)/A(n,n); for i = n-1:-1:1 S = 0; for k = i+1:n S = S + A(i,k)*x(k,1); end x(i,1)=(A(i,n+1)-S)/A(i,i); end 5.2.2 Script Matlab File Matriks Problem

clear all clc - inisialisasi matrik A A = [30 -20 0 -20 30 -10 0 -10 10]; - inisialisasi vektor b b = [19.6 ; 29.4 ; 24.5];

Editor Laporan Praktikum Komputasi II: nikitafatahganii@yahoo.co.id

nikita fatah enting,et all : Logika Fuzzy

I=EliminasiGauss(A,b) 5.2.3 Output

Pada metode eliminasi gauss pada sistem persamaan linear dalam kasus sistem pegas menggunakan hukum newton dilakukan dua tahap, yaitu : 1. Tringulasi Yaitu mengubah matriks A menjadi matriks segitiga ( dengan begitu matriks B juga berubah ). 2. Substitusi mundur Yaitu menghitung x mengikuti urutan terbalik, dari yang terakhir (xi )sampaiyangpertama(x1 ). Dari hasil matlab dan teori menunjukan hasil yang sama yaitu : x1 = 0.0350 x2 = 0.0325 x3 = 0.450

nikita homepage: http://www.niktafatahenting.blogspot.com/

Laporan Praktikum Komputasi Fisika Komputasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 1-8

KESIMPULAN

Dari hasil praktikum yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa Metode Eliminasi Gauss dengan Sistem Persamaan Linear merupakan metode yang dilakukan dengan dua tahap untuk mendapatkan ketiga nilai x pada sistem persamaan linear dengan matriks. dua tahap tersebut adalah tringulasi dan substitusi mundur. Pada praktikum ini kami mencoba membandingkan hasil dari teori yang menggunakan hukum newton dengan hasil matlab. dari kedua percobaan tersebut menghasilkan nilai x yang sama yaitu x1 = 0.0350, x2 = 0.0325, x3 = 0.450

References
[1] [2] [3] [4] [5] Steven C. Chapra dan R.P Canale .1991.Metode Numerik untuk Teknik dengan Penerapan pada Komputer Pribadi Richard M.Felder dan Ronald W. Rousseau,Elementary Principal of Chemical Process 2nd Ed, 1986.book Andrew Duffy, Electric charge and Coulombs law, .1999. Physics lecture demonstrations at Boston University book Tom Henderson, Lesson 3: Electric Force, .2004. book Ari Kurniawan.,Metode Numerik dengan Fortran77 dan Quick Basic 4.5.2005. book

Editor Laporan Praktikum Komputasi II: nikitafatahganii@yahoo.co.id