Anda di halaman 1dari 4

Analisis stratifikasi dengan metode Mantel and Haenszel 1.

Tabel Hubungan antara status gizi (obesitas dan normal) dengan citra tubuh
Status Gizi Citra Tubuh Tidak Puas Obesitas Normal 62 29 25 98 Puas 0,0001 4,960 2,606-9,441 p-value OR 95% CI

Jenis Kelamin

Status Gizi Obesitas BB Normal Obesitas BB Normal

Citra Tubuh Tidak Puas 35 19 27 10 X Puas 8 24 12,741


2

p 0,0001

OR 5,526

95% CI 2,08314,663

OR MH

95% CI MH

Perempuan

5,461 17 34 13,477 0,0001 5,400 Laki-laki 2,13013,690

4,5896,496

Nilai OR MH = Nilai OR MH = Nilai OR MH = Nilai OR MH = Nilai OR MH = X2 MH = (


*(
(

( ( ( (

) ( ) ( ) ( ) (

) )

*(
( )

) (
) ( (

)+
) )

X2 MH = (

) (
) ) ( ) ( ( ) (

)+
) )

X2 MH = X2 MH = X MH =

= 364,337
= 19,087

CI 95% = 4,589-6,496

Analisis Compounding : Persentase Perbedaan OR = x 100% = 10,1% (< 30%)

Artinya jenis kelamin bukan merupakan variabel compounding terhadap hubungan status gizi (obesitas dan normal) dengan citra tubuh 2. Tabel Hubungan antara status gizi (kurus dan normal) dengan citra tubuh
Status Gizi Citra Tubuh Tidak Puas Kurus Normal 63 29 24 58 Puas 0,0001 5,250 2,747-10,035 p-value OR 95% CI

Jenis Kelamin

Status Gizi Kurus

Citra Tubuh Tidak Puas 38 19 X2 Puas 5 24 18,782

p 0,0001

OR 9,600

95% CI 3,16429,124

OR MH

95% CI MH

Perempuan

BB Normal Kurus

6,208 25 10 19 34 10,674 0,001 4,474 Laki-laki 1,77711,266

5,1797,442

BB Normal

Nilai OR MH = Nilai OR MH = Nilai OR MH = X2 MH = ( X2 MH = X MH = 19,762


*(

( (

) ( ) (

) (
) ( ) ( (

)+
) )

= 390,163

CI 95% = 5,179-7,442 Analisis Compounding : Persentase Perbedaan OR = x 100% = 18,24% (< 30%)

Artinya jenis kelamin bukan merupakan variabel compounding terhadap hubungan status gizi (kurus dan normal) dengan citra tubuh

3. Tabel Hubungan antara status gizi (obesitas dan normal) dengan prilaku makan
Status Gizi Prilaku Makan Menyimpang Tidak Menyimpang Obesitas Normal 53 20 34 67 0,0001 5,222 2,747-10,908 p-value OR 95% CI

Jenis Kelamin

Status Gizi Obesitas

Perilaku makan Menyimpang 36 12 Tidak menyimpang 7 31 X2 27,158

p 0,0001

OR 13,286

95% CI 4,65637,912

OR MH

95% CI MH

Perempuan

BB Normal Obesitas

5,888 17 8 27 36 4,526 0,033 2,833 Laki-laki 1,0667,529

4,8047,213

BB Normal

Nilai OR MH = Nilai OR MH = Nilai OR MH = X2 MH = ( X2 MH = X MH = 17,079


*(

( (

) ( ) (

) (
) ( ) ( (

)+
) )

= 291,701

CI 95% = 4,804-7,213 Analisis Compounding : Persentase Perbedaan OR = x 100% = 12,75% (< 30%)

Artinya jenis kelamin bukan merupakan variabel compounding terhadap hubungan status gizi (obesitas dan normal) dengan prilaku makan.

4. Tabel Hubungan antara status gizi (Kurus dan normal) dengan prilaku makan
Status Gizi Prilaku Makan Menyimpang Tidak Menyimpang Kurus Normal 68 20 19 67 0,0001 11,989 5,878-24,455 p-value OR 95% CI

Jenis Kelamin

Status Gizi Kurus

Perilaku makan Menyimpang 38 12 Tidak menyimpang 5 31 X2 32,298 p 0,0001 OR 19,633

95% CI 6,24161,761

Perempuan

BB Normal Kurus BB Normal

Laki-laki

30 8

14 36

22,417

0,0001

9,643

3,56626,072

Nilai OR MH = Nilai OR MH = Nilai OR MH = X2 MH = ( X2 MH = X MH = 20,740


*(

( (

) ( ) (

) (
) ( ) ( (

)+
) )

= 430,151

CI 95% = 10,329-16,817 Analisis Compounding : Persentase Perbedaan OR = x 100% = 9,93 % (< 30%)

Artinya jenis kelamin bukan merupakan variabel compounding terhadap hubungan status gizi (kurus dan normal) dengan prilaku makan.