Anda di halaman 1dari 22

STEM CELL

Oleh :

Arbaiyah
Pembimbing: dr. Enny Pasolang, Sp.PD FINASIM
Lab/SMF IlmuPenyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Samarinda 2012

Definisi
Stem cell

adalah sel yang belum berdifresiasi dengan kemampuan memperbaharui diri yang tak terbatas atau terus-menerus dan kemudian berdifrensiasi menjadi sel-sel lain1

Sifat
differentiat e

self-regenerate/self-ren

Jenis-jenis
kemampuan berdiferensia si sumbernya, stem cell

Totipotent Pluripotent Multipotent Unipotent.

Zygote Embryonic stem cell Fetus Stem cell darah tali pusat Adult stem cell

Keuntungan dan Kerugian Memakai Jenis Stem Cell


embryonic

Keuntungan
Kerugian

Keuntungan
Keuntungan Keuntungan

Mudah didapat Mudah didapat bersifat Siap pakai Kemungkinan terkena Bersifat pluripoten tumorigenik Kontaminasi virus penyakit genetik dapat berproliferasi minimal Selalu bersifat Jumlah stem cell beratus-ratus kali relatif lipat allogenik Cara pengambilan Reaksi penolakan mudah Secara etis sangat rendah Risiko GVHD (graftkontroversial versus-host disease)

Analisa Kasus
Oligemorea merupakan salah satu Pada kasus: mengalami tidak gangguan siklus haid dimana siklus haid jadi menstuasi sejak 2 bulan setelah lebih panjang lebih dari 35 hari dan kurang mengikuti suntik 3 bulan dari 3KB bulan. selama 2 tahun. mempunyai dasar yang sama Oligemorea dengan amenore Tes kehamilan : hanya saja berbeda dari tingkat waktu terjadi. Negatif Pada darah kebanyakan oligomenoreaa Tekanan : 130/90 mmHg kesehatan wanita tidak terganggu, dan Diagnosa : Oligemenorea efek fertilitas cukupsamping baik. KB suntik Bentuk gangguan siklus haid salah satu efek samping dari kontrasepsi langkah-langkah p-treatment suntik yang terkait dilakukan pada kasus karena mekanisme kerja dari KB tersebut suntik yaitu menekan Releasing Factor dari hipotalamus.

Langkah-langkah P-treatment

Problem pasien

Tujuan Terapi

Pemil ihan terapi

Pembe rian terapi

Komun ikasi terapi

Monitoring dan Evaluasi

Langkah 1 Mengidentifikasi Masalah Pasien Problem pasien: tidak menstruasi sejak 2 bulan setelah mengikuti KB suntikan

Langkah 2 Menentuan Tujuan Terapi 1) Masa menstruasi jadi teratur 2) Memilihkan kontrasepsi yang tidak mempengaruhi masa menstruasi

Langkah 3 Pemilihan Terapi Terapi Non Farmakologis : 1) Hentikan pemakaian kontrasepsi susuk karena mungkin saja efek samping dari pemasangan KB susuk berupa perubahan pola menstruasi (pada kasus ini tidak menstruasi 2 bulan) 2) Makan-makanan bergizi 3) Menghindari stress emosional 4) Melakukan hubungan suami istri pada saat bukan masa subur. 5) Melakukan senggama terputus (Coitus Interruptus)

Langkah 3 Pemilihan Terapi Terapi Farmakologis : 1) Pemberian terapi hormon Clomifene diharapkan dapat merangsang hormon LH dan FSH sehingga siklus menstuasi bisa normal kembali. 2) Pemilihan kontrasepsi sesuai dengan keluhan sehingga kontrasepsi yang lebih cocok adalah kontrasepsi non-hormonal karena tidak memiliki efek andogenik sehingga tidak mempengaruhi hormon yang mengatur siklus menstruasi.

Efficacy IUD ++ Terjadi endomeriosis steril sehingga menimbulkan : proses nidasi sukar terjadi, meningkatkan lendir servik,adanya makrofag yang membunuh kuman Efektif 97-99%

Safety ++ ES: ++

Suitability

Cost +

KI: Hamil/diduga

perdarahan dan hamil, infeksi nyeri, ekspulsi, panggul, lecet/erosi

perforasi,infeksi, mulut rahim, kehamilan ektopik, dicurigai keganasan, perdarahan haid hebat

Copper-T Libi (Rp. 27.445) Copper T Limas (Rp. 32.065) Nova T Cu 200 AG (Rp. 145.000)

Kondom

+ pemblokir / barrier sperma Kekurangan metode ini: a) Mudah robek bila tergores kuku atau benda tajam lain b) Cara penggunaan sangat mempengaruhi keberhasilan c) Membutuhkan waktu untuk pemasangan d) Mengurangi sensasi

++ ES : reaksi alergi, hamil

+ KI : Alergi trhadap kondom karet

+++ Rp. 5.000

Tubekto mi

+++ Memotong saluran tubafalopi Perlu dan

+++

++

Rp. 2.000.000

memerlukan
persyaratan khusus

KB non hormonal yang dipilih adalah IUD karena selain tidak memberikan efek sistemik hormonal juga lebih efektif. Ada beberapa sediaan IUD yaitu CopperT Libi ( Rp. 27.445), Copper T Limas (Rp. 32.065), dan Nova T Cu 200 AG (Rp. 145.000).

Kelebihan IUD 1) Umumnya hanya memerlukan satu kali pemasangan dengan demikian satu kali memerlukan motivasi. 2) Tidak menimbulkan efek sistemik 3) Mencegah kehamilan jangka panjang 4) Sederhana, ekonomis, mudah dipakai 5) Efektivitas tinggi 6) Kesuburan reversibel 7) Dapat digunakan sampai manopouse 8) Tidak ada interaksi dengan obat-obat

Efek Samping Sedikit nyeri dan perdarahan (spotting) terjadi segera setelah pemasangan IUD. Biasanya menghilang dalam 1-2 hari. Perdarahan pada waktu haid lekorea Dismenorrea Ekspulsi IUD Infeksi Translokasi-dislokasi Kehamilan dengan IUD insito

Kontra indikasi kavum uteri Kehamilan atau Myoma uteri diduga hamil Dismenorrea berat Peradangan Stenosis kanalis panggul ser vicalis Perdarahan uterus Anemia berat abnormal atau Infeksi saluran belum diketahui kelamin penyebabnya Adanya tumor Ca panggul pada traktus Kelainan bawaan genitalis uterus yang Alergi terhadap Cu abnormal atau tumor jinak rahim Gangguan koagulasi darah yangdapat mempengaruhi

Langkah 4 Penulisan Resep


dr. Arbaiyah Anggi Jl. Trisari RT 2 No. 99 Samarinda

SIP: 0708015018
Samarinda, 7 Juli 2011

R/Fensipros No. V

S 1 dd tab I
R/ Nova T CU 200AG No.I S i.m.m

Pro: Ny X Usia : 35 Tahun Alamat : Jln. Sutomo RT 4 No. 70 Samarinda

Langkah 5 Komunikasi terapi


Informasi Terapi Fensipros mengandung Clomiphene sitrat Fensipros dengan efek farmako menghambat feed
back negatif dari homon yang mengatur menstruasi sehingga masa menstruasi bisa kembali normal
Efek samping: rasa tidak nyaman pada perut, mual, muntah, rasa tidak nyaman di payudara, gangguan penglihatan, gugup, insomnia, sakit kepala, pusing, sering buang air kecil, depresi, lelah, peningkatan BB

Obat diminum 1 tablet 1 kali sehari selama 5 hari, peroral saat atau tanpa makan. Kontrol kembali dihari ke 6 setelah pemberian obat

Informasi Terapi Kontrasepsi IUD


Meyakinkan kembali pada Memberitahu pasien bahwa pemilihan pemakaian IUD kontrasepsi yang saat masa tepat yaitu IUD Memberitahuka menstruasi, n tentang efek melihat dari segi dengan usia pasien serta samping dari keuntungan yang pemakaian IUD memasukkan alat steril IUD diperoleh dari pemakaian IUD ke dalam terkait keluhan rahim. dan keinginan pasien.

Langkah 6 Monitoring dan Evaluasi


Fensip os
Segera datang ke dokter jika terdapat efek samping setelah pengobatan Kontrol kembali di hari ke 6 setelah pengobatan. Evaluasi apakah ada tanda-tanda ovulasi/tidak Evaluasi apakah terjadi menstruasi Kontrase psi IUD Segera datang ke dokter jika terdapat efek samping dari penggunaan kontrasepsi IUD tersebut. Kontrol 3 hari setelah pemasangan Perlu kontrol setahun sekali untuk memeriksakan keberadaan IUD

Terima Kasih