DAFTAR PUSTAKA Ali. M. 1992. Prosedur Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Arikunto, Suharsimi. 2002.

Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Azhari, Akyas. 2000. Psikologi Umum dan Perkembangan. Jakarta: Teraju. Darsono,dkk. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang Press. Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Panduan Lengkap KTSP. Yogyakarta: Hamalik, Oemar. 2001. Pendekatan Baru Strategi Belajar Mengajar

Berdasarkan CBSA. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Leung, Shukkwan S. 1997. On the Role of Creative Thinking in Problem posing.http://www.fiz.karlsruhe.de/fiz/publications/zdm ZDM

Volum 29 (June 1997) Number 3. Electronic Edition ISSN 1615679X. Download 6 Agustus 2002. Maxwell, K. (2001). Positive learning dispositions in mathematics

:http://www.education.auckland.ac.nz/uoa/fms/default/education/ docs/word/research/foed_paper/issue11/ACE_Paper_3_Issue_11. doc [7Februari 2009] NCTM. (1989). Curriculum and Evaluation Standards for School

0Mathematics.Reston, VA: Authur.

Ridlo S & Santoso K. (2007). Reston. Ratnaningsih. Malang: Unuversitas Negeri Malang.G. G. Polla. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapan Dalam KBK. Yasin. 2005. (2000). Disertasi Doktor pada PPS UPI: tidak dipublikasikan. Pustaka Yustisia. Buletin Pelangi Pendidikan. B. A. Electronic Edition ISSN 1615679X.fiz. Pertama (SMP). Makalah (tidak diterbitkan) disajikan dalam Seminar Lokakarya Pengembangan Kurikulum Dan Desain Inovasi Pembelajaran Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Dengan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar .de/fiz/publications/zdm ZDM Volum 29 (June 1997) Number 3.karlsruhe. The State-of-Art in Mathematical Creativity. (2001). Erkki.NCTM. 1997. Disertasi Doktor pada PPS UPI: tidak dipublikasikan. Pehkonen. 4(2). Download 6 Agustus 2002. Principles and Standards for School Mathematics. Senduk. Nurhadi.http://www. Jelajah Alam Sekitar. Upaya Menciptakan Pengajaran yang Menyenangkan. VA: NCTM. 2004. Pengaruh Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematik Serta Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Mengengah Atas.

Yatim. Sugiyono. Semarang: Jurusan Biologi FPMIPA Universitas Negeri Semarang. Manajemen Pembelajaran dan Intruksi Pendidikan. Y. Sumarmo. Kualitatif. 2000. dan R&D). Bandung: Alfabeta. 2003. Nuryati. 2005. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. 1997. Slameto. Jakarta: PT Logos Wacana Ilmu. Conny. Kontruktivisme dan Pembelajaran IPA/Biologi. Bandung: Kesuma Karya. (2005). Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Kelvin. Inovasi Pendidikan. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif. 2006.Y. 2009. Jakarta: Rineka Cipta. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia. Sudjana. Rustaman. Pengembangan Berpikir Matematik Tingkat Tinggi Siswa SLTP dan SMU Serta Mahasiswa Strata Satu Melalui Berbagai . Sukmadinata. Perspektif Pendidikan Anak Berbakat.(JAS) 13-14 Februari 2005. Makalah disampaikan pada Seminar Lokakarya Guru-Guru IPA SLTP Sekolah Swasta 7-15 Agustus 2000. Nana S. 2009. Semiawan. 2000. Jakarta: PT Grasindo. Sa’ud. Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Nana. Yogyakarta: IRCiSoD. 2007. Bandung: Alfabeta. U. Udin Syaefudin. Psikologi Belajar. Riyanto. Seifert.

Uno. Jakarta: Grafindo. 2008. Pengantar Psikologi Umum. (2008). Wardani. . Pembelajaran Inkuiri Model Silver Untuk Mengembangkan Kreativitas dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa Sekolah Menengah Atas. W. Bimo. Jakarta: Bumi Aksara. Strategi dan Implementasinya Dalam KTSP. S. Hamzah B. Jakarta: Bumi Aksara. Disertasi Doktor pada PPS UPI: tidak dipublikasikan Winkell. Yogyakarta: Andi Yogyakarta. Laporan Hibah Penelitian Tim Pascasarjana-HTPT Tahun Ketiga. 2010. Trianto. 1996. Model Pembelajaran Terpadu Konsep. Walgito. Psikologi Pengajaran. Teori Motivasi & Pengukurannya.Pendekatan Pembelajaran.S. 2003.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful